cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
literasi.almaata@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 25024116     EISSN : 25031864     DOI : 10.21927/literasi
Core Subject : Education,
Focus and scope; Educational curriculum studies Subject matter studies Instructional media and educational aid Instructional methods and strategies Techer competence Psyco-socioanthropology studies Educational system managemant Educational character, gender and evalution
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 3 (2025)" : 12 Documents clear
Implementation of an Independent Curriculum Integrated with Information and Communication Technology: A Case Study of SD Inpres Dok VIII Atas Jayapura City Papua Province Ernawati, Ernawati; S, Neti; Wibowo, Rezky Aprilyanto
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).373-383

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum integrated with technology plays a strategic role in creating interactive, adaptive, and relevant learning experiences in line with the demands of the digital age and national education goals. However, empirical research on the application of the Merdeka Curriculum based on Information and Communication Technology (ICT) in eastern Indonesia is still limited, especially in public elementary schools such as SD Inpres Dok VIII Atas, Jayapura City, Papua Province. This study aims to examine and provide an overview of the implementation of the Merdeka Curriculum that integrates ICT in learning at the elementary school level. The method used is qualitative with a descriptive approach through literature study, observation, and interviews with teachers and students. The results of the study show that ICT integration plays an important role in the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening (P5) project, especially in increasing student engagement, strengthening character, and preparing them to face global challenges and digital disruption. The use of technology also supports efficient classroom management and the application of differentiated learning. However, the effectiveness of implementation is greatly influenced by school leadership support, the availability of ongoing teacher training, and access to devices and the internet. This study recommends strengthening teachers' digital capacity, equalizing ICT infrastructure, and forming learning communities. Keywords: Merdeka Curriculum, Information, and Communication Technology, Primary School.
Pengaruh Layanan Pendidikan dan Konsultan Komunikasi terhadap Minat Peserta Didik di Lembaga Pioneer Class Makassar: Analisis Regresi Linear Berganda Akbar, A.Ali; Arianto, Arianto; Sonni, Alem Febri
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).306-318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh layanan pendidikan dan konsultan komunikasi terhadap minat peserta didik di Lembaga Pioneer Class Makassar. Lembaga pendidikan non-formal, seperti lembaga bimbingan belajar, memainkan peran penting dalam mendukung pendidikan di luar sistem formal. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, lembaga ini menghadapi tantangan dalam menarik minat peserta didik untuk bergabung dan berpartisipasi aktif dalam program yang mereka tawarkan. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda untuk menguji seberapa besar pengaruh layanan pendidikan dan konsultan komunikasi terhadap minat peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsultan komunikasi memiliki pengaruh signifikan terhadap minat peserta didik, sementara layanan pendidikan tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman bagaimana konsultan komunikasi berperan dalam meningkatkan minat peserta didik untuk memilih lembaga pendidikan dan bagaimana komunikasi yang efektif dapat memperkuat layanan pendidikan yang diberikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi lembaga pendidikan untuk mengoptimalkan strategi komunikasi mereka dan meningkatkan kualitas layanan untuk menarik minat peserta didik.
Membangun Karakter Santun Melalui Bahasa: Perspektif Filsafat Ilmu dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Zurviana, Elvi; Sauri, Sofyan
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).384-402

Abstract

Degradasi komunikasi peserta didik, baik dalam konteks tatap muka maupun virtual, menimbulkan hambatan signifikan dalam bidang penguasaan bahasa dan pembentukan karakter. Berusaha untuk menyelidiki internalisasi prinsip-prinsip literasi bahasa melalui lensa filsafat sains, khususnya berfokus pada ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Studi ini dilakukan secara konseptual, menggunakan analisis kerangka kerja yang dikemukakan oleh Brown & Levinson serta Leech dalam konteks pendidikan. Kajian ini dilakukan dengan metode studi pustaka terhadap teori-teori kesantunan dan filsafat ilmu dalam konteks pendidikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesatuan linguistik merupakan entitas nilai yang mencakup dimensi budaya dan etika. Perspektif ontologis menjelaskan sifat dasar kepatuhan sebagai aspek integral dari keberadaan sosial, serta perspektif epistemologis mengeksplorasi proses di mana pengetahuan tentang keterikatan bahasa melalui pengalaman pendidikan, sedangkan perspektif aksiologis menggarisbawahi implikasi etis yang melekat dalam penerapan bahasa sopan. Hasil studi ini menjelaskan model akuisisi bahasa yang secara fundamental berorientasi pada nilai-nilai dan pengembangan karakter, yang bertujuan untuk secara konsisten meningkatkan Profil Pelajar Pancasila.
Pemanfaatan Media Digital dalam Upaya Peningkatan Literasi Bahasa Indonesia Darmawan, Arief; Koriah, Siti; Anshori, Muhamad Hidayatulloh; Mas'ud, Zuelvan Mansy
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).362-372

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan bahasa, baik dalam konteks komunikasi maupun pembelajaran. Perubahan ini menuntut adanya inovasi dalam pengembangan literasi bahasa Indonesia agar tetap relevan dengan kebutuhan generasi digital sekaligus memperkuat identitas kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan efektivitas pemanfaatan media digital dalam peningkatan literasi bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka terhadap berbagai artikel ilmiah, laporan kebijakan, dan praktik literasi digital di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital seperti buku-el, aplikasi pembelajaran interaktif, podcast, blog, dan kanal YouTube edukatif memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan keterampilan membaca, menulis, serta berpikir kritis masyarakat. Diskusi hasil penelitian menunjukkan bahwa temuan ini sejalan dengan beberapa studi terdahulu yang menyoroti peran teknologi dalam pendidikan bahasa, namun penelitian ini menambahkan perspektif baru melalui analisis terhadap dimensi interaktif dan partisipatif media digital dalam membentuk ekosistem literasi yang kolaboratif dan adaptif. Dengan demikian, novelty penelitian ini terletak pada pemaknaan media digital bukan sekadar alat bantu pembelajaran, melainkan instrumen strategis dalam penguatan literasi bahasa Indonesia di era globalisasi digital. Kata kunci: Literasi Bahasa Indonesia, Media Digital, Inovasi Pembelajaran
Pemanfaatan Media Tebak Gambar pada Materi Majas Metafora Siswa Kelas VI SDN Samaran Lidyawati, Irfiana; Zuliana, Eka
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).319-328

Abstract

Perkembangan bahasa dan sastra menjadi sebuah tantangan dalam perkembangan teknologi, khususnya pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa kemampuan bahasa dan sastra siswa pada materi majas metafora masih kurang optimal, minat belajar siswa rendah serta penggunaan media yang kurang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemanfaatan media tebak gambar dalam meteri majas metafora bagi guru dan siswa kelas VI SDN Samaran dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi majas metafora. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang berfokus pada penggunaan media yang dapat meningkatkan minat belajar, pemahaman konsep, serta interaksi antar siswa dalam pembelajaran majas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tebak gambar memberikan dampak yang positif bagi guru dan siswa. Guru lebih mudah menyampaikan materi secara konstektual, menciptakan suasana kelas yang aktif, serta dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi majas metafora. Selain itu, dampak positif bagi siswa adalah pembelajaran menjadi menarik sehingga dapat meningkatkan partisipasi siswa dan dapat memahami materi dengan cepat. Hal ini ditunjukkan dengan rasa ketertarikan siswa terhadap materi yang lebih tertantang dan tidak bosan dalam pembelajaran. Dengan demikian, media tebak gambar dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam materi majas metafora serta dapat mendorong kolaborasi antar guru dan siswa dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta bermakna.Kata kunci : media tebak gambar, majas metafora, keterampilan bahasa.
Hakikat Pembelajaran Matematika dan Integrasinya dengan Nilai Islam di Madrasah Ibtidaiyah (Studi Kasus di MI Darul Falah Kabupaten Kediri) Nasir, Muhammad; Barizi, Ahmad; Kawakib, Akhmad Nurul; Bukhori, Imam; Awalyah, Chusnul Chotimah
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).329-341

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang diajarkan sejak ditingkat sekolah dasar. Matematika tidak bisa dilepaskan dengan nilai-nilai ilmu keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hakikat pembelajaran matematika, pembelajaran matematika di madrasah ibtidaiyah, dan bentuk integrasi matematika dengan nilai islam di madrasah ibtidaiyah. Sangat penting bagi umat islam untuk mengetahui tentang hubungan pembelajaran matematika dengan nilai keislaman sejak ditingkat pendidikan dasar. Dengan begitu, umat islam juga dapat lebih memahami bahwa ilmu matematika yang sebelumnya dianggap hanya sebagai ilmu umum, ternyata juga memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek pada penelitian ini yaitu guru matematika di MI Darul Falah Kabupaten Kediri. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu pada hakikatnya pembelajaran matematika di tingkat dasar memuat empat hal yaitu 1) Menelusuri pola dan hubungan, 2) Kreatifitas yang membutuhkan (imajinasi, intuisi, dan penemuan), 3) Kegiatan pemecahan masalah dan 4) Sebagai alat komunikasi. Matematika sebagai ilmu deduktif dan abstrak, banyak menggunakan simbol sebagai bahasa, menyebabkan siswa sekolah dasar dengan rentang usia 7 sampai 12 tahun yang masih dalam tahap perkembangan operasional konkret mengalami kesulitan karena belum bisa untuk berpikir secara abstrak atau formal. Dengan demikian Pada Proses mengajarkan matematika, pendidik diharapkan memiliki kemampuan dalam menghubungkan matematika dengan dunia anak yang masih belum bisa berpikir secara deduktif supaya bisa memahami matematika, salah satu caranya melalui benda konkret atau alat praga. Penerapan matematika di madrasah ibtidaiyah mengacu pada KMA No. 450 tahun 2024 tentang implementasi kurikulum merdeka di madrasah..Kata Kunci: Hakikat, Pembelajaran Matematika, Integrasi, Nilai Islam
Efektivitas Penerapan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Cambridge di SMA Bosowa Al-Azhar Cilegon Nurjannah, Ijah; Silmi, Tsaniya; Meylani, Sri Awalia; Hafifah, Riris Nurul; Febriyanti, Kantina; Usman, Usman
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).428-439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam tentang implementasi kurikulum di SMA Bosowa Al Azhar Cilegon, yang menerapkan dua kurikulum secara bersamaan: Kurikulum Nasional (Merdeka) dan Kurikulum Internasional (Cambridge). Integrasi kedua kurikulum ini dikaji untuk mengetahui bagaimana sekolah mampu menyelaraskan standar nasional dan internasional dalam mencapai tujuan pendidikan dan mengembangkan potensi siswa secara holistik, meliputi aspek akademik, karakter, keterampilan, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi untuk memperoleh data yang komprehensif dan akurat. Wawancara dilakukan dengan guru biologi dan pengembang kurikulum sekolah, sedangkan observasi difokuskan pada kegiatan pembelajaran di kelas dan implementasi program sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah berhasil menerapkan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui berbagai strategi inovatif dan lebih kolaboratif yang melibatkan peserta didik secara aktif. Program unggulan seperti Homestay, Islamic Studies, Morning Activity, dan kolaborasi dengan universitas merupakan bentuk nyata dukungan sekolah terhadap pengembangan kompetensi siswa secara menyeluruh. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan keselarasan dengan kebutuhan dan tujuan pendidikan. Selain itu, penggunaan media teknologi diintegrasikan ke dalam proses belajar mengajar untuk meningkatkan efektivitas, kreativitas, dan pemahaman siswa, terutama dalam mata pelajaran seperti Biologi. Secara keseluruhan, integrasi kurikulum nasional dan internasional di sekolah ini menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, relevan, inklusif, dan responsif terhadap tantangan pendidikan abad ke-21.
Faktor-faktor penyebab Rendahnya Minat Baca Mahasiswa di Perpustakaan ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat Ramadhani, Annisa; Madeten, Sisilya Saman; Kurniawan, Kurniawan
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).354-361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebab rendahnya minat baca mahasiswa di perpustakaan ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh pustakawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga metode, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dalam penelitian ini dilakukan dengan menelusuri berbagai aspek yang memengaruhi rendahnya minat baca mahasiswa, mencakup faktor internal seperti rutinitas membaca, tingkat motivasi, dan ketersediaan waktu, serta faktor eksternal seperti sarana perpustakaan, mutu layanan, dan kondisi lingkungan baca. Data dianalisis melalui upaya tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, dilakukan perpanjangan pengamatan, validasi kepada informan (member check), serta triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat memiliki peran strategis dalam membentuk dan mengembangkan budaya literasi di lingkungan akademik, khususnya dalam mendorong kebiasaan membaca di kalangan mahasiswa. Namun, peran ini belum sepenuhnya optimal akibat berbagai kendala yang berasal dari faktor internal mahasiswa maupun faktor eksternal yang berkaitan dengan fasilitas dan layanan perpustakaan. Selain itu, pustakawan mengalami hambatan berupa keterbatasan koleksi buku yang relevan dan minimnya tenaga pendukung. Temuan ini diharapkan menjadi acuan dalam merancang strategi sebagai upaya mendorong berkembangnya budaya literasi di kalangan sivitas akademika di wilayah perguruan tinggi.Kata Kunci: Minat Baca, Mahasiswa, Perpustakaan, Literasi, Pustakawan
Meningkatan Kemampuan Membaca Kata Menggunakan Media Loose Parts Kelompok A TK PKK IV Baturetno Dwi Putri, Averin Bahana; Maryatun, Ika Budi; Aprilia, Alya Citra
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).417-427

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca kata pada anak usia 4-5 tahun di TK PKK IV Baturetno menggunakan media loose parts. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan membaca anak yang masih rendah dan keterbatasan media pembelajaran yang tersedia. Pada usia 4-5 tahun memang wajar jika anak belum dapat membaca lancar, namun diharapkan anak mampu mengenali huruf, memahami bunyi huruf, dan mencoba membaca kata sederhana. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar anak belum mencapai kemampuan pramembaca tersebut dan kondisi ini diperburuk oleh keterbatasan media pembelajaran yang menarik yang berdampak pada kurangnya minat dan antusiasme anak dalam kegiatan membaca, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang lebih menarik untuk anak usia dini. Salah satu alternatif yang digunakan adalah media loose parts. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat kerjasama antara peneliti dan guru kelas. Subjek untuk penelitian yakni anak usia 4-5 tahun (Kelompok A) berjumlah 13 anak. Objeknya adalah peningkatan kemampuan membaca anak menggunakan media loose parts. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan masing-masing siklus tiga pertemuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca dari Pra Siklus, Siklus I, dan Siklus II. Rata-rata kemampuan membaca pada Pra Siklus mencapai (42,6%) dengan Sebagian besar berupa pada kategori “kurang”. Tindakan pada siklus 1, terjadi peningkatan menjadi (65,8%) dengan kategori “cukup”. Setelah tindakan terdapat 10 anak (76,92%) berada pada kategori baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media loose parts terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca anak usia 4-5 tahun di TK PKK IV Baturetno. Media ini memberikan kesempatan anak untuk berkreasi dan belajar secara aktif dan menyenangkan.
Peran Surau dalam Dinamika Islamisasi dan Pusat Pendidikan pada Masa Awal Kesultanan Pontianak Faisol, Faisol; Kholiq, Abdul; Hermansyah, Hermansyah
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).440-454

Abstract

Kontribusi awal Kesultanan Pontianak dalam membentuk sistem pendidikan Islam di wilayah Kalimantan Barat. Fokus pembahasan diarahkan pada peran strategis Sultan Syarif Abdurrahman Al-Qadri dalam merancang model pendidikan Islam yang berakar pada nilai-nilai budaya lokal dan praktik keagamaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan pendekatan historis yang mencakup tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan penulisan historiografi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sejak masa pendiriannya, Kesultanan Pontianak tidak hanya berperan sebagai pusat kekuasaan politik, melainkan juga sebagai penggerak utama dalam dakwah dan pengembangan pendidikan Islam. Pendidikan berlangsung secara nonformal melalui lembaga tradisional seperti surau dan masjid yang menjadi pusat utama pembelajaran agama. Materi yang diajarkan mencakup fikih, tauhid, tasawuf, dan Al-Qur’an, yang disampaikan melalui metode talaqqi dan ceramah. Para ulama yang mengajar umumnya merupakan lulusan Makkah dan Madinah, yang memiliki pengaruh keilmuan dan sosial yang kuat dalam masyarakat. Sistem pendidikan yang diterapkan bersifat fleksibel, berbasis komunitas, dan mengedepankan pendekatan personal antara guru dan murid. Model pendidikan ini mencerminkan suatu bentuk integrasi antara nilai spiritual, pengetahuan keislaman, dan realitas sosial lokal. Dengan demikian, kontribusi Kesultanan Pontianak dalam pendidikan Islam tidak hanya bersifat historis, tetapi juga memberikan landasan konseptual bagi sistem pendidikan Islam yang kontekstual, adaptif, dan berkelanjutan pada era kontemporer. Peneliti berharap hasil temuan ini dapat memberikan kontribusi ilmiah bagi pengembangan wacana pendidikan Islam di masa kini dan mendatang.

Page 1 of 2 | Total Record : 12