cover
Contact Name
Merita Eka Rahmuniyati
Contact Email
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati
ISSN : 25025570     EISSN : 25500864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KESMAS RESPATI (p-ISSN: 2502-5570, e-ISSN: 2550-0864) is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various public health disciplines (biostatistics and demography, epidemiology, health education and behavioral science, health policy administration, environmental health, nutrition, reproductive health, occupational health and safety.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2023)" : 10 Documents clear
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Imas Nurjanah; Kiki Novianty; Anggun Setia Ningrum; Cahya Syahrani
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i1.466

Abstract

Data World Health Organization (WHO) mencatat bahwa Indonesia menempati peringkat 9 dunia dengan persentase BBLR >15,5% dari kelahiran setiap tahunnya. Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan Indonesia tahun 2019, penyebab kematian neonatal terbanyak di Indonesia adalah kondisi BBLR dengan persentase 35,3%. Tujuan umum dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian BBLR. Meliputi variabel independen yaitu umur ibu, paritas, jarak kehamilan, riwayat persalinan dan variabel dependen yaitu BBLR. Metode Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir baik yang mengalami BBLR maupun yang tidak mengalami BBLR yang berjumlah 146 pada populasi yang berjumlah 600. peneliti menggunakan rumus besaran sample Slovin dengan teknik sampling Proportionate Stratified Random Sampling. Angka kejadian BBLR adalah 14,4%. analisa data univariat dan bivariat menggunakan uji chi- square. Hasil Uji Chi-suare pada variabel paritas terdapat hubungan dengan kejadian BBLR dimana nilai ρ = 0,001. Variabel usia, jarak kehamilan dan riwayat persalinan BBLR tidak memiliki hubungan dengan kejadian BBLR. Kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian BBLR. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan sebagai sumber informasi bagi ibu hamil
Faktor Risiko Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di BPM Bunda Helena Bukit Cimanggu Kota Bogor Fitria Lestari; Lela Zakiah; Fikria Nur Ramadani
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i1.463

Abstract

Anemia dalam kehamilan merupakan permasalahan klasik yang tidak pernah terselesaikan, terutama di negara berkembang. Kebutuhan zat besi saat hamil lebih besar dibandingkan kondisi tidak hamil. Zat besi perlu ditingkatkan saat kehamilan untuk memenuhi kebutuhan janin dan sebagai persiapan proses persalinan. Secara global, diperkirakan lebih dari 5% populasi di dunia mengalami anemia dan 56% nya terjadi di negara berkembang, sedangkan di indonesia prevalensi  anemia sebesar 42%. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Faktor Risiko yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 105 orang Ibu Hamil. Penelitian dilakukan di BPM Bunda Helena Jalan Bukit Cimanggu Kota Bogor Tahun 2022. Hasil analisis data didapatkan faktor sosioekonomi sangat mempengaruhi angka kejadian pada ibu hamil.
Interactive book: An Alternative tool for educating sexual abuse prevention in early childhood Zahrina Mardhiyah; Aditya Nanda Priyatama
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i1.475

Abstract

In early childhood (0-6 years), lack of understanding of sexual organs, ease of manipulation along with the lower age of the child are strong risk factors for Child Sexual Abuse (CSA) in early childhood. Meanwhile, the eastern culture adopted in Indonesia tends to still regard the giving of its information as something taboo. Till now, there is no media for educating children about CSA prevention that can help parents in the process. So, this study aims to develop an interactive book as an educational tool for CSA prevention in early childhood so that adults, especially parents, feel more comfortable in providing understanding to children about CSA prevention. The method used is mixed methods on seven experts of psychology and early childhood education. Qualitative Descriptive Analysis was used to see the important improvement points in the development of interactive books. Meanwhile, quantitative analysis is used to see the feasibility of interactive books based on the expert's assessment which will be processed with Aiken’s v. The qualitative results show that the selection of themes, colors, words, illustrations, and sizes are important factors in the feasibility of books and improvement points in interactive books. Quantitatively, interactive books are considered worthy of being a tool for the prevention of CSA in early childhood with an Aiken’s v coefficient ranging from 0.75-0.93 for each sub-theme, which means worthy as a CSA prevention tool. The existence of an interactive self-protection book is expected to be a choice of educational media as well as an assessment for parents, teachers, or health workers in identifying cases of child sexual violence in their environment more comfortably without appearing rigid cause of taboo in eastern culture.
Efektivitas Penyuluhan Menggunakan Media dengan Bahasa Daerah Terhadap Pengetahuan Remaja Mengenai Seks Pranikah di Desa Bhuana Giri Karangasem I Gusti Agung Ayu Berlian Audya Parimayuna; Anak Agung Sagung Ratu Putri Saraswati; Muhammad Apriyanto
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i1.473

Abstract

Pernikahan dini merupakan permasalahan global yang masih berlangsung hingga saat ini dan berlangsung karena salah satu faktor yaitu kehamilan yang tidak diinginkan yang berhubungan dengan perilaku seksual remaja pranikah. Perilaku tersebut juga memberi dampak yaitu risiko penularan penyakit menular sexual dan kanker serviks. Pengetahuan remaja tentang pendidikan seksualitas masih belum memadai terutama untuk remaja yang berada di pedesaan. Informasi kesehatan dibutuhkan melalui promosi kesehatan dengan penyuluhan yang juga menggunakkan media dengan memperhatikan nilai budaya dan kebiasaan masyarakat, salah satunya dari segi penggunaan bahasa daerah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penyuluhan menggunakkan media dengan bahasa daerah terhadap pengetahuan remaja mengenai seks pranikah di Desa Bhuana Giri, Karangasem. Jenis penelitian ini adalah quasi-experiment dan pendekatan two group pretest-posttest design dimana pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi dengan 2 kelompok intervensi. Pengukuran pengetahuan pre-test dan post-test menggunakan kuesioner kemudian dilakukan analisis dari hasilnya dengan uji Wilcoxon untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dan uji Mann-Whitney untuk menguji beda pengaruh intervensi. Didapatkan hasil bahwa ada perbedaan pengaruh antara kelompok intervensi dengan media bahasa Indonesia dan bahasa daerah yaitu bahasa Bali dimana nilai p=0,025 ≤ α=0,05. Diketahui mean sesudah penyuluhan dengan media Bahasa Indonesia sebesar 20,94 sedangkan mean sesudah penyuluhan dengan media Bahasa Bali sebesar 30,06. Penyuluhan dengan menggunakkan baik media bahasa Indonesia dan bahasa daerah memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja mengenai seks pranikah di Desa Bhuana Giri, Karangasem. Namun, penggunaan media dengan bahasa daerah lebih efektif dibandingkan dengan penggunaan media bahasa Indonesia sehingga perlu diperhatikan penggunaan bahasa dalam penyuluhan mengingat kultur Indonesia yang beragam dari segi bahasa. 
Karakteristik Penderita Tuberkulosis Paru di Kabupaten Sleman, D.I.Yogyakarta Desto Arisandi; Wiwit Sugiarti; Rista Islamarida
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i1.470

Abstract

Indonesia merupakan negara yang menyumbang jumlah penderita TB tertinggi di dunia setelah India dan China.  Prevalensi TB secara regional terhadap penemuan kasus baru TB di DIY sejak tahun 2017 hingga 2019 mengalami peningkatan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran distribusi karakteristik penderita TB paru wilayah kerja puskesmas Kabupaten Sleman, D.I.Yogyakarta tahun 2021.Jenis penelitian deskriptif observsional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yaitu penderita TB paru berusia ³ 15 tahun yang berada di 25 wilayah kerja puskesmas Kabupaten, Sleman, D.I.Yogyakarta pada periode Januari-Desember 2021.Hasil penelitian yaitu jumlah penderita TB paru di wilayah kerja puskesmas yang ada di Kabupaten Sleman, D.I.Yogyakarta tahun 2021 sebanyak 261 orang dengan karakteristik lebih banyak pada laki-laki (58,62%), usia 15-25 (24,14%), bekerja sebagai Non PNS/Swasta (32,18%), tipe TB dengan kategori kasus baru (81,23%), dan hasil pengobatan akhir dengan kategori sembuh sebanyak 127 orang (48,66%).
Hubungan Pengetahuan Dengan Praktik Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Dalam Pemberian Pelayanan Kebidanan Masa Pandemi Covid-19 Pada Praktik Mandiri Bidan Etik Sulistyorini; Fitria Hayu Palupi
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i1.464

Abstract

Latar Belakang: Pemerintah mewajibkan semua fasilitas kesehatan untuk menerapkan upaya pengendalian dan pencegahan infeksi. Penerapan pengendalian dan pencegahan infeksi di fasilitas Kesehatan tingkat pertama dan di praktik mandiri bidan sangat strategis karena terkait erat dengan pencegahan penyakit infeksi yang bersumber dari masyarakat.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan praktik pencegahan dan pengendalian infeksi dalam pelayanan kebidanan masa pandemi Covid-19 pada praktik mandiri bidan.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Descriptive Correlative dengan metode pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini seluruh Praktik Mandiri Bidan yang ada diwilayah Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2021 sebanyak 101. Sampel diambil secara Accidental Sampling, dan diperoleh sejumlah 32 responden.Hasil: Karakteristik responden mayoritas berusia 41-50 tahun (53,1%), mayoritas berpendidikan DIV/S1 Kebidanan (50%), dan mayoritas lama menyelenggarakan praktik mandiri bidan > 10 tahun (68,8%). Pengetahuan tentang pengendalian dan pencegahan infeksi mayoritas baik (71,9%), Praktik pengendalian dan pencegahan infeksi mayoritas cukup (87,5%). Hasil Analisa bivariat tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan praktik pengendalian dan pencegahan infeksi pada praktik mandiri bidan dengan nilai signifikansi 0,314 dimana lebih besar dari nilai p value 0,05.Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pengetahuan Bidan tentang pengendalian dan pencegahan infeksi dengan praktik pengendalian dan pencegahan infeksi pada praktik mandiri bidan. Kata Kunci: Pengetahuan, Praktik, Pencegahan Infeksi, Bidan
Persepsi Kader Posyandu tentang Penggunaan Sistem Informasi Posyandu di Desa Sukoharjo Ngaglik Sleman Tyas Ning Yuni Astuti Anggraini; Ekawati Ekawati; Kharisma Kharisma
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i1.485

Abstract

Proses pemantauan kesehatan ibu dan anak di Indonesia secara rutin setiap bulan dilakukan di Posyandu. Berdasarkan studi pendahuluan melalui Bidan desa, terdapat permasalahan terkait pengumpulan data posyandu yaitu data yang diisi dalam bentuk format lalu dikirimkan ke Bidan Desa setiap 1 bulan sekali, namun kader tidak tepat waktu mengumpulkan. Jika data dalam bentuk manual ini terdapat kesalahan dan kekurangan, maka berakibat pada data Posyandu yang tidak tepat sehingga keputusan pengambilan di Desa bisa kurang tepat yang nantinya akan mempengaruhi kebijakan dalam menanggulangi kesehatan ibu dan anak. Di era yang modern seperti saat ini, dimungkinkan untuk menghemat waktu dan tenaga yaitu dengan sistem komputerisasi. Namun, sistem inipun diharapkan bisa memudahkan para kader, maka studi ini melihat bagaimana pandangan kader posyandu terkait penggunaan sistem informasi posyandu. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif. Subyek penelitian menggunakan purposive sampel yakni di seleksi dari beberapa kader Posyandu di desa Sukoharjo. Pengambilan data menggunakan teknik fokus grup discussion dan observasi terkait dengan pengembangan sistem informasi. Kader berusia muda (31-47 tahun) sebanyak 8 orang (62%), mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 8 orang (62%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 9 orang (69%). Pelaksanaan pelaporan menggunakan sistem informasi pada awalnya mengalami penolakan dikarenakan kebutuhan peralatan yang diharapkan terpenuhi seperti: handphone, akses internet dan pelatihan. Subyek penelitian menggunakan purposive sampel yakni di seleksi dari beberapa kader Posyandu di desa Sukoharjo. Pengambilan data menggunakan teknik fokus grup discussion dan observasi terkait dengan pengembangan sistem informasi. Kader berusia muda (31-47 tahun) sebanyak 8 orang (62%), mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 8 orang (62%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 9 orang (69%). Pelaksanaan pelaporan menggunakan sistem informasi pada awalnya mengalami penolakan dikarenakan kebutuhan peralatan yang diharapkan terpenuhi seperti: handphone, akses internet dan pelatihan. Subyek penelitian menggunakan purposive sampel yakni di seleksi dari beberapa kader Posyandu di desa Sukoharjo. Pengambilan data menggunakan teknik fokus grup discussion dan observasi terkait dengan pengembangan sistem informasi. Kader berusia muda (31-47 tahun) sebanyak 8 orang (62%), mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 8 orang (62%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 9 orang (69%). Pelaksanaan pelaporan menggunakan sistem informasi pada awalnya mengalami penolakan dikarenakan kebutuhan peralatan yang diharapkan terpenuhi seperti: handphone, akses internet dan pelatihan. mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 8 orang (62%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 9 orang (69%). Pelaksanaan pelaporan menggunakan sistem informasi pada awalnya mengalami penolakan dikarenakan kebutuhan peralatan yang diharapkan terpenuhi seperti: handphone, akses internet dan pelatihan. mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 8 orang (62%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 9 orang (69%). Pelaksanaan pelaporan menggunakan sistem informasi pada awalnya mengalami penolakan dikarenakan kebutuhan peralatan yang diharapkan terpenuhi seperti: handphone, akses internet dan pelatihan.Sesuai hasil diskusi dengan kader, sistem informasi di Posyandu harus dapat memfasilitasi tiga hal yaitu handphone, akses internet, dan pelatihan. Diharapkan pula memilih kader yang sesuai agar lebih mudah menggunakan sistem informasi Posyandu.
INTERVENSI MINDFULLNESS SPIRITUAL ISLAM UAPAYA PENURUNAN KECEMASAN PADA LANSIA HIPERTENSI ERA NEW NORMAL COVID 19 DI DESA BANGUNREJO NGAWI Kusnul Efa Herfita; Maryatun Maryatun; Alfina Hidayah
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i1.465

Abstract

Pasca pandemic covid 19 tetap membutuhkan upaya pencegahan terhadap penyebaran virus  dengan menerapkan protocol kesehatan. Akan tetapi melihat fenomena di masyarakat pedesaan akan sangat berbeda. Masyarakat mempersepsikan pandemic covid 19 telah hilang sehingga perilaku masyarakat di pedesaan  sebagian besar tidak melakukan protocol kesehatan dalam aktivitas sehari hari. Hal ini tentunya akan sangat beresiko kepada   bayi  atau lansia yang mempunyai kormobid penyakit  yang mempunyai daya imunitas rendah.Lansia hipertensi sebagian besar akan mengalami masalah psikologis yaitu kecemasan yang membutuhkan pengobatan lama.  Pada penelitian ini bertujuan menerapkan intervensi  Mindfulness Spiritual Islam dalam menurunkan kecemasan pada lansia dengan hipertensi Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh intervensi Mindfulness Spiritual Islam terhadap penurunan kecemasan pada lansia hipertensi pasca pandemic covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode kuantitatif Quasy eksperiment dan menggunakan rancangan Pretest-Posttest Without Control. Jumlah sampel 30 orang. Penelitian dilakukan di daerah pedesaan  Bangunrejo Ngawi. Kuesioner yang digunakan untuk pengumpulan data kecemasan yaitu DASS atau Despression Anxiety Stress Scale. Analisa data dilakukan dengan cara  uji Paired t-test. Hasil penelitian yaitu  Ada pengaruh yang signifikan pada intervensi   Spiritual Islam pada penurunan kecemasan pada lansia hipertensi.
Prediktor Penggunaan Rokok Elektrik pada Remaja di Kecamatan Sambelia Lombok Timur Wiga Jatih Asgara; Heni Trisnowati; Hesti Yuningrum; Naomi Nisari Rosdewi
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i1.486

Abstract

Rokok elektrik saat ini sudah mulai menggeser eksistensi rokok konvensional, bahkan yang tidak merokok menyukai rokok elektrik. Perokok konvensional saat ini banyak yang beralih menggunakan rokok elektrik. Sebagian masyarakat cenderung menggunakan rokok elektrik karena rasa penasaran sebagai inovasi baru meskipun harganya kurang terjangkau. Kehadiran rokok elektrik ini dinilai menggantikan rokok konvensional sebagai terapi. Merokok di kalangan remaja dapat dipengaruhi karena beberapa faktor, yaitu lingkungan keluarga yang merokok, pengaruh pergaulan teman sebaya, dampak dari melihat iklan di jalanan, televisi, ataupun internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prediktor penggunaan rokok elektrik pada remaja di Kecamatan Sambelia Lombok Timur. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian adalah kelompok remaja pengguna rokok elektrik di Kecamatan Sambelia Lombok Timur dengan jumlah 46 remaja. Kriteria inklusi yaitu usia 18 sampai dengan 23 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji fisher exact test. Hasil uji fisher exact test menunjukkan bahwa lingkungan keluarga perokok diperoleh nilai p-value 0,002 (< 0,05); teman sebaya diperoleh nilai p-value 0,547 (> 0,05), dan paparan iklan rokok elektrik diperoleh nilai p-value 0,621 (> 0,05). Ada pengaruh lingkungan keluarga perokok terhadap penggunaan rokok elektrik. Teman sebaya dan paparan iklan tidak berpengaruh terhadap penggunaan rokok elektrik pada remaja di Kecamatan Sambelia Lombok Timur.
Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Rendahnya Minat Ibu Terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Shanti Ariandini; Nurul Azmi Fauziah; Silvi Eliyuda Fauziah; Siti Chamdiyatul Jamilah; Siti Elsa Fauziah; Gaby Rossa Adindata
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i1.462

Abstract

Pasangan usia subur di Kota Bogor dari data Profil Dinas Kesehatan tahun 2017 sebanyak 153.908 warga. Terdapat 118.410 peserta KB (76,94%). Pemakai IUD hanya 22.669 peserta (14,9%) dan Implant 7.137 peserta (4,51%). Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan pengetahuan dengan rendahnya minat ibu tentang pemakaian MKJP. Survei analitik secara cross sectional digunakan pada penelitian ini. Sampel atas penelitian ialah seluruh peserta KB baik MKJP maupun non MKJP yang berjumlah 55 pada populasi yang berjumlah 124 penelitian ini menggunakan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dengan cara menyebar kuisioner yang telah diuji validitas (0.7) dan reliabilitas (87). Hasil diperoleh hampir seluruh peserta berusia >35 tahun (65.5%), berpendidikan tinggi (76.4%), memiliki tingkat pengetahuan baik (61.9%), tidak memiliki pekerjaan (78.2%) dan tidak berminat menggunakan MKJP (80.0%). Hasil uji chi-square menunjukan tidak adanya hubungan antara pengetahuan dan rendahnya minat ibu terhadap MKJP dengan p value 0,307.Diharapkan dengan menjadi bahan referensi dan penambah wawasan untuk ibu terutama akseptor KB dalam menentukan pilihan metode kontrasepsi yang tepat umtuk digunakan.Kata Kunci: MKJP,Pengetahuan 

Page 1 of 1 | Total Record : 10