cover
Contact Name
Suwarsi
Contact Email
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Phone
+62274-4437888
Journal Mail Official
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tajem KM. 1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta
ISSN : 20888872     EISSN : 25412728     DOI : 10.35842/jkry
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta (p-ISSN: 2088-8872; e-ISSN:2541-2728 http://nursingjurnal.respati.ac.id/) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu keperawatan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta diterbitkan oleh Progam Studi S1 Ilmu Keperawatan & Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
PENCEGAHAN DENGAN KADAR ASAM URAT PADA MASYARAKAT DUSUN DEMANGAN WEDOMARTANI, NGEMPLAK, SLEMAN, YOGYAKARTA Mitra Agus Telaumbanua; Adi Sucipto; Siti Fadlilah
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4 No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v4i3.154

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) semakin meningkat kejadian pada masyarakat (Bustan, 2007). Salahsatu dari PTM yaitu penyakit sendi. Penyakit sendi adalah peradangan sendi yang disebabkan karenaadanya peningkatan kadar asam urat dalam darah (Sandjaya, 2014). Kadar asam urat dapatdipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan asam urat, dimana jika memilikitingkat pengetahuan yang tinggi maka mudah menerima dan mengolah informasi terkait dengan asamurat. Tujuan : Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan dengan kadarasam urat di masyarakat Dusun Demangan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. MetodePenelitian : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasi analitik dengan menggunakanrancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Dusun Demangan Wedomartani, Ngemplak,Sleman, Yogyakarta. Jumlah sampel yaitu 78 responden. Teknik sampling yang digunakan adalahpurposive sampling. Analisa dengan menggunakan uji chi square. Instrumen yang digunakan adalahkuesioner dan uric acid meter. Hasil uji statistik chi square tentang hubungan tingkat pengetahuandengan kadar asam urat didapatkan nilai p value (0,001) dengan nilai Odd Ratio (OR) 6,378. Hasiluji tentang perilaku pencegahan dengan kadar asam urat didapatkan nilai p value (0,000).Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahantentang asam urat dengan kadar asam urat.
HEALTH COACHING SUCCESS TIPS : A LITERATURE REVIEW Chandra Tri Wahyudi; Astuti Yuni Nursasi
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 8 No 1 (2021): JANUARY 2021
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v8i1.594

Abstract

Health coaching is a way of expanding the scope of health services through health promotion and disease prevention efforts by giving information in order to improve preventive behaviour in the community. The success of health coaching is determined by health workers’ understanding of the influencing factors. However, not many researches have been done in this area. Outlining evidence-based information within nursing field in regard to factors that determine the success of health coaching. This study is a non-systematic literature review analysing 10 related journals. The success of health coaching is determined by several factors including, agreement between both parties, good trainer (confidence, responsible, thorough, and appreciative), supportive trainer, motivated patients, collaboration between trainer and patients, good communication skills, frequency and duration of interaction between them. Several studies conducting telephone-based health coaching showed a significant success in converting patients’ behaviour into preventive behaviour. Keywords: Health Coaching; Health Promotion; Disease Prevention; Literature Review
Karakteristik Suami Yang Berhubungan Dengan Sikap Dalam Menangani Kegawatdaruratan Maternal Dan Neonatal Eko Mindarsih
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 1 (2018): JANUARY 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i1.164

Abstract

Status kesehatan sebuah negara akan bergantung salah satunya pada Angka Kematian Ibu (AKI). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo, AKI diketahui mencapai 136,98 per 100.000 Kelahiran Hidup pada tahun 2016. Angka itu meningkat cukup signifikan dibanding 2015 yang tercatat sebesar 38,22 per 100.000. Dalam data absolut, jumlah kematian ibu sepanjang 2016 mencapai tujuh kasus, sedangkan tahun sebelumnya hanya dua kasus. Hasil studi pendahuluan, pada Januari 2017, Dusun Gebang I, terdiri dari 47 Kepala Keluarga, pada tahun 2016 telah meberikan konstribusi kematian maternal dan neonatal. Sikap dalam menangani kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal penting agar tidak terjadi keterlambatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan karakteristik suami dengan sikap dalam penanganan kegawatdaruratan maternal neonatal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik korelasi. Uji statistik menggunakan Spearman’s Rho, Pendekatan waktu yang digunakan adalah cross sectional. Teknik sample menggunakan purposiv sampling. Karakteristik responden mayoritas berpendidikan menengah, berumur >60 tahun dan bekerja sebagai petani. Sikap suami dalam penanganan kegawatdaruratan maternal neonatal dalam kategori positif. Analisis bivariat menggunakan Spearman’s Rho, p value = 0,282 pada pendidikan, p value=0,161 pada umur dan p value=0,002 pada pekerjaan. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada Hubungan karakteristik pendidikan dan umur dengan Sikap dalam Penanganan Kegawatdaruratan Maternal Neonatal. Ada Hubungan pekerjaan suami dengan Sikap dalam Penanganan Kegawatdaruratan Maternal Neonatal
FACTORS ASSOCIATED WITH BURNOUT AMONG NURSES DURING COVID-19 PANDEMIC: A SCOPING REVIEW Suis Galischa Wati; Ade Sutrimo
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 9 No 1 (2022): JANUARY 2022
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v9i1.640

Abstract

The current COVID-19 pandemic has become a serious threat and difficult challenge for global health. This detrimental condition increases nurses' workload, the risk of fatigue and can cause stress on nurses that can induce burnout. Untreated burnout must be examined thoroughly because it can lead to a decrease of nurses’ performance and prompted to nursing errors that will affect the quality of health services and patient care outcomes. However study related to nursing burnout is still rarely performed. This scoping review aimed to identify several factors related to burnout in nurses during the COVID-19 pandemic. This study was conducted between January-March 2021 by searching and analyzing all eligible studies from several electronic databases including ProQuest, Science Direct, Scopus, and Springer Link for related articles published from 2019 to 2021. The following terms were used in the search: burnout, nursing burnout, cause of nursing burnout, and COVID-19. A systematic process using The Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and a Meta-Analyses (PRISMA) guideline were carried out in the review process. A total of 10 article journals were finally selected of 343 studies. Sociodemographic factors (female, marriage, having child, education qualification, age, and ethnicity), psychological factors (depression, stress, anxiety, resilience, and self-efficacy), and also occupational factors (workload, job demands, working environment, working as a front line worker, direct contact with a COVID-19 patient, availability of personal protective equipment, and salary) were identified as factors that influenced burnout syndrome among nurses during the COVID-19 pandemic. Keywords: Nurse; Burnout; Covid-19; Pandemic; Nursing Manager
Family Acceptance Dan Tingkat Stres Pasien HIV Dhina Widayati; Farida Hayati; Nurul Chotijah
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i2.203

Abstract

Penyakit HIV/AIDS merupakan salah satu stressor psikososial dalam kehidupan seseorang. Apalagi bagi penderita HIV/AIDS, penyakit ini tergolong kronis sekaligus terminal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat penerimaan keluarga dengan tingkat stres pasien HIV di Poli VCT RSUD Kabupaten Kediri. Desain penelitian adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya seluruh pasien HIVdengan sampel 30 responden diambil dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis dengan uji rank spearman dengan  0,05. Analisa data diperoleh hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh responden 96,7% dengan tingkat penerimaan cukup dan sebagian besar responden 70,0% dengan tingkat stress normal. Korelasi rank spearman diperoleh (p value) 0,009 artinya ada hubungan tingkat penerimaan keluarga dengan tingkat stres pasien HIV dengan nilai kekuatan hubungan sedang (r= -0,471) dengan arah negatif. Dalam menghadapi berbagai masalah terkait penyakit HIV/AIDS, dalam hal ini responden sangat membutuhkan penerimaan dari keluarga yang akan meningkatkan harapan dan kualitas hidupnya. Peran pendamping pasien HIV harus selalu aktif dan memberikan dukungan terutama mengenai kebutuhan pasien HIV. Koping responden diharapkan dapat diperbaiku agar tingkat stress dapat menurun.
FAMILY NURSING CARE IN FAMILY WITH DIABETES MELLITUS WITH A FOCUS OF INAFFECTIVENESS MANAGEMENT OF TYPE 2 DIABETES MELLITUS DIET IN BANJARNEGARA DISTRICT Danik Rakhmawati; Muhammad Iqbal Ramadlan; Moh Ridwan
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 9 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v9i3.623

Abstract

Diabetes is something that cannot be explained with clear and concise answers, but in general it can be described as a series of anatomical and chemical problems caused by various factors. Data from the World Health Organization (2015) shows that Indonesia has the seventh highest number of people with diabetes in the world, after China, India and the United States, with a population of 230 million in 2015 which reached 5.8% or around 8.5 million people suffer from diabetes. diabetes. The purpose of this study aims to obtain an overview in treating clients with diabetes mellitus with the problem of ineffectiveness of diet management of type 2 diabetes mellitus. The method of writing this case study uses descriptive analysis, is a nursing process method that focuses on one of the most important issues in each case, namely patient care. Diabetes, focuses on the ineffectiveness of the diet for type 2 diabetes. From the results and discussion that the client named Mr. S the reason the client was studied was to determine the client's dietary compliance. When the assessment is carried out, the client suffers from DM who has entered stage V with a developmental stage that has not been passed, namely stages VI to VIII. From the results of nursing care carried out, the problem of adherence to the Diabetes Mellitus diet was partially resolved. When the assessment is carried out, the client suffers from DM who has entered stage V with a developmental stage that has not been passed, namely stages VI to VIII. From the results of nursing care carried out, the problem of adherence to the Diabetes Mellitus diet was partially resolved. When the assessment is carried out, the client suffers from DM who has entered stage V with a developmental stage that has not been passed, namely stages VI to VIII. From the results of nursing care carried out, the problem of adherence to the Diabetes Mellitus diet was partially resolved.
Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) Efektif Untuk Mendeteksi Risiko Depresi Postpartum Prima Daniyati Kusuma; Carla Raymondalexas Marchira; Shinta Prawitasari
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 3 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i3.266

Abstract

Bentuk yang paling ringan dari depresi postpartum seringkali tidak dikenali karena dianggap normal. Oleh karena itu, skrining sangatlah dianjurkan kepada ibu dengan gejala depresi pada masa postpartum. Pemeriksaan skrining dapat dibantu dengan skala penilaian psikiatrik Patient Health Questionnaire 9 (PHQ-9). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas PHQ-9 terhadap EPDS untuk mendeteksi risiko depresi postpartum. Jenis penelitian non eksperimental dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu postpartum. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, sebanyak 100 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner PHQ-9 dan EPDS. Analisis data menggunakan screening test Thorner-Remain berupa tabulasi 2x2. Jumlah penderita depresi postpartum melalui pemeriksaan PHQ-9 sebanyak 66% sedangkan melalui EPDS sebanyak 51%. PHQ-9 dan EPDS memiliki perbedaan rentang skoring dalam mengklasifikasikan depresi. PHQ-9 memiliki nilai sensitivias yang tinggi (76,47%) dan memiliki nilai spesifisitas yang rendah (44,90%) dibandingkan dengan pemeriksaan EPDS. Berdasarkan hasil tersebut, PHQ-9 efektif untuk mendeteksi depresi postpartum dengan sensitivitas yang tinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah PHQ-9 dan EPDS efektif dalam mendeteksi depresi postpartum. PHQ-9 efektif dalam mendeteksi depresi postpartum ringan sedangkan EPDS efektif dalam mendeteksi depresi postpartum berat.
THE EFFECT OF INCREASED BLOOD PRESSURE ON THE DECREASING QUALITY OF LIFE OF ELDERLY PEOPLE WITH HYPERTENSION Istianna Nurhidayati; Arlina Dhian Sulistyowati; Sri Sat Titi Hamranani; Sandra Risa Paramita
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v10i01.709

Abstract

Hypertension is one of the most important risk factors for cardiovascular disease, especially in the elderly. Recent data show that almost half of the patients with hypertension and one-third of the elderly with comorbidities were non-adherent to treatment. This study aims to assess the relationship between blood pressure and the quality of life (QoL) of the elderly with hypertension. This was a quantitative correlation study carried out with a cross-sectional approach and an analytic study. The sampling technique utilized was simple random sampling. This study involved 104 elderly patients with hypertension. The WHOQOL-OLD questionnaire and a blood pressure measuring device were used to collect the data. The data were then analyzed using Kendall Tau (p-value 0.000 <0.05). The results showed that 74% of the elderly had uncontrolled blood pressure and 60.6% had a low QoL category. The results of Kendal's analysis showed a relationship between blood pressure and quality of life for the elderly with hypertension (p=0.000; r= -734). In conclusion, there was a relationship between blood pressure and the quality of life of the elderly with hypertension. Moreover, an increase in blood pressure would reduce the QoL level of the elderly.
Efektifitas Diabetes Self Management Education Terhadap Self Care Penderita Diabetes Mellitus: A Literature Review Ratna Agustiningrum; Kusbaryanto Kusbaryanto
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i2.309

Abstract

Diabetes Mellitus adalah salah satu penyakit yang masih mengancam kesehatan masyarakat di dunia. Beberapa upaya pencegahan dapat dilakukan dengan upaya primer, sekunder, dan tersier. Salah satu upaya tersier yang dapat dilakukan untuk mencegah komplikasi atau cacat melalui penyuluhan atau pendidikan kesehatan (pendidikan). Makalah ini bertujuan untuk menguji penerapan Edukasi Manajemen Diri Diabetes untuk perawatan diri pasien dengan diabetes mellitus. Pencarian artikel mulai dari Desember 2017. Tinjauan literatur dilakukan dengan mencari artikel publikasi tentang Proquest, PubMed, Sciencedirect, dan Cochrane Library dengan menggunakan kata kunci diabetes mellitus tipe 2 dan manajemen diri diabetes mellitus + perawatan diri, kemudian melakukan pemilihan berdasarkan kriteria inklusi dan dilakukan penilaian kritis sehingga artikel yang relevan berjumlah 6 artikel. Data akan diekstraksi dari artikel tersebut dan kemudian dikelompokkan untuk diskusi dan disimpulkan. Dari 5 artikel penelitian diindikasikan bahwa edukasi manajemen diri diabetes efektif dalam meningkatkan perawatan diri pada pasien DM. Satu artikel menunjukkan bahwa selain edukasi manajemen diabetes mellitus mandiri salah satu faktor pendukungnya adalah dukungan keluarga. Penerapan Edukasi Diabetes Self Management efektif terhadap peningkatan perawatan diri pada penderita Diabetes Mellitus.
Gambaran Karakteristik Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Dengan Hidroterapi Sitz Bath Bina Melvia Girsang; Nur Afi Darti; Roymond Simamora; Evi Indriani Karo
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i3.388

Abstract

Munculnya infeksi pada perineum dapat merambat pada saluran kandung kencing atau pun pada jalan lahir yang dapat berakibat pada munculnya komplikasi infeksi kandung kencing maupun infeksi pada jalan lahir. Infeksi tidak hanya menghambat proses penyembuhan luka tetapi dapat juga menyebabkan kerusakan pada jaringan sel penunjang, sehingga akan menambah ukuran dari luka itu sendiri, baik panjang ataupun kedalaman luka perineum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai gambaran karakteristik luka perineum pada ibu postpartum di klinik Madina, Medan dengan hidroterapi sitz bath. Hidroterapi sitz bath diberikan pada ibu post partm sejumlah 20 orang dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. yang dilakukan mulai bulan April sampai dengan bulan Juni 2019. Penilaian karakteristik luka dilakukan dengan menggunakan skala penilaian luka Southampton, yang telah diuji coba dengan koefisien korelasi Karl Pearson menghasilkan nilai r = 0,99, dengan relibilitas seluruh alat dihitung dengan menggunakan rumus spearman brown  0,99, dan dianggap sangat reliabel. Penilaian karakteristik luka perineum dilakukan dua kali sehari selama tiga hari, mencakup ekimosis, eritema, dan edema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan distribusi frekuensi dan nilai rerata karakteristik luka perineum secara signifikan pada hari ketiga. Rerata dan standar deviasi perubahan karakteristik luka ekimosis pada hari pertama (2,15±0,48) berubah pada hari ketiga (1,15±0,36), eritema (2,85±0,58) menjadi (1,45±0,51), dan edema (2,80±0,52) menjadi (1,80±0,69). Hidroterapi sitz bath dapat dijadikan sebagai intervensi dalam operasional prosedur perawatan luka perineum ibu post partum selama di ruang rawat dan di rumah.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): January 2025 Vol 10 No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 10 No 2 (2023): MAY 2023 Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023 Vol 9 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 9 No 2 (2022): MAY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARI 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARY 2022 Vol 8 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 8 No 2 (2021): MAY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARI 2021 Vol 7 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 7 No 2 (2020): MAY 2020 Vol 7 No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7, No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7 No 1 (2020): JANUARY 2020 Vol 6 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019 Vol 6, No 3 (2019): September 2019 Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019 Vol 6, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 6 No 1 (2019): JANUARY 2019 Vol 5, No 3 (2018): September 2018 Vol 5 No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5 No 1 (2018): JANUARY 2018 Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 4, No 3 (2017): September 2017 Vol 4 No 3 (2017): SEPTEMBER 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4 No 2 (2017): MAY 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017 Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 3 No 2 (2016): SEPTEMBER 2016 Vol 3, No 2 (2016): September 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 3 No 1 (2016): MARCH 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015): September 2015 Vol 2 No 2 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 2 No 1 (2015): MARCH 2015 Vol 2, No 1 (2015): Maret 2015 Vol 2 No 4 (2014): MAY 2014 Vol 2, No 4 (2014): Mei 2014 More Issue