cover
Contact Name
Reni Oktaviani
Contact Email
aksis@unj.ac.id
Phone
+6285920169388
Journal Mail Official
aksis@unj.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Jakarta Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur, Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25809040     DOI : https://doi.org/10.21009
Aksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is a high-qualified open access Journal which is managed by Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Indonesian Literature and Language Education), Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Jakarta and published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Institute of Research and Community Service) of the Universitas Negeri Jakarta. The journal is published biannually in June and December. The journal welcomes contributions from research on field or literature studies as well as on theoretical and critical studies, which includes the scope of Indonesian language education, Indonesian literary education, Indonesian language, and Indonesian literature.
Articles 207 Documents
Moral Values in Selected Folklores of Toraja Tribes Andi Febriana Tamrin; Yulhaidir Yulhaidir; Wulan Sari Tangnga Lobo'
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2021): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5 Nomor 2, Desember
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/AKSIS.050206

Abstract

This research discusses about the moral values ​​in selected folklore of the Toraja tribe, namely Seredukung and Lakipadada by Junus Bunga Lebang. The purpose of this research is to find out what the moral values are can be found in selected folklores of Toraja tribes. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The data is taken from selected Toraja folklore, namely Seredukung and Lakipadada by Junus Bunga Lebang. This research uses Thomas Lickona's conceptual theory of moral values. The results of this research indicates that, there are seven moral values ​​in the selected folklore of the Toraja tribe, namely Seredukung and Lakipadada. There are three moral values that can be found in Seredukung folklore, namely responsibility, tolerance, and self-discipline. While in Lakipadada folklore there are four moral values that can be found namely honesty, helpfulness, cooperation, and courage. Keywords: moral values, folklores of Toraja Tribes, Seredukung, Lakipadada Abstrak Penelitian ini membahas tentang nilai moral pada cerita rakyat terpilih suku Toraja yaitu Seredukung dan Lakipadada karya Junus Bunga Lebang, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja nilai-nilai moral yang terdapat dalam cerita rakyat terpilih suku Toraja. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitif. Data diambil dari cerita rakyat terpilih suku Toraja yaitu Seredukung dan Lakipadada karya Junus Bunga Lebang. Penelitian ini menggunakan teori konsep Thomas Lickona tentang nilai moral. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tujuh nilai moral pada cerita rakyat terpilih suku Toraja yaitu Seredukung dan Lakipadada. Ada tiga nilai moral yang terdapat dalam cerita rakyat Seredukung, yaitu tanggung jawab, toleransi, dan disiplin diri. Sedangkan dalam cerita rakyat Lakipadada terdapat empat nilai moral yang dapat ditemukan yaitu kejujuran, tolong menolong, kerjasama, dan keberanian. Kata kunci: nilai moral, cerita rakyat suku Toraja, Seredukung, Lakipadada
Onomastics in The “Sosok” Rubric on Kompas Daily Newspaper Rizki Putri Dwi Iswati; Sudaryanto Sudaryanto
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2021): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5 Nomor 2, Desember
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/AKSIS.050213

Abstract

This study examines the onomastics of people's names and place names in the news text of the Kompas daily "Sosok" rubric. The background of this research is to be able to describe the origin, form and meaning of people's names and places' names in the "Sosok" rubric. The purposes of this study are (1) to describe the origin, shape, and meaning of people's names in the news text of the Kompas daily "Sosok" rubric, (2) to describe the origin, shape, and meaning of place names in the Kompas daily "Sosok" news text. Data collection methods and techniques in this study used the listening method with the basic tapping technique, the follow-up technique of Simak, Libas, Baca, Cakap (SLBC) and the advanced technique of note-taking. The methods and techniques of data analysis in this study used the referential equivalent method and the basic determining Pilah Unsur Penentu (PUP) and the advanced comparison Hubung, Banding, Menyamakan (HBS). The results of the research on onomastics contained in the news text of the Kompas daily “Sosok” rubric found 31 data. The type of origin, form, and meaning of people's names found 15 types consisting of 15 data. Types of origin, form, and meaning of self-name where there are 13 types consisting of 16 data. Keywords: onomastics, personal name, place name Abstrak Penelitian ini mengkaji onomastika nama diri orang dan nama diri tempat dalam teks pada rubrik “Sosok” di harian Kompas. Latar belakang penelitian ini adalah mendeskripsikan asal-usul, bentuk, dan makna nama diri orang dan nama diri tempat yang ada dalam rubrik “Sosok” harian Kompas. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan asal-usul, bentuk, dan makna nama orang dalam teks berita rubrik “Sosok” harian Kompas, (2) mendeskripsikan asal-usul, bentuk, dan makna nama tempat dalam teks berita rubrik “Sosok” harian Kompas. Metode dan teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap, teknik lanjutan Simak, Libas, Bebas, Cakap (SLBC) dan teknik lanjutan catat. Metode dan teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode padan referensial dan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP) dan teknik lanjutan Hubung, Banding, Samakan (HBS). Hasil penelitian terhadap onomastika yang terdapat dalam teks berita rubrik “Sosok” harian Kompas ini ditemukan sebanyak 31 data. Jenis asal-usul, bentuk dan makna nama diri orang ditemukan 15 jenis terdiri dari 15 data. Jenis asal-usul, bentuk dan makna nama diri tempat terdapat 13 jenis terdiri dari 16 data. Kata Kunci: onomastika, nama diri, nama tempat
Use of Indonesian Vocabulary by Children in KB Aisyyah III Baruga Kecamatan Baruga Wa Ode Irawati
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2021): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5 Nomor 2, Desember
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/AKSIS.050203

Abstract

The purpose of this study was to determine the vocabulary used by children in KB Aisyiyah III Baruga and describe the class classification of words spoken by children in KB Aisyiyah III Baruga. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The data in this study are in the form of vocabulary spoken by children in KB Aisyiyah III Baruga. Data collection uses the speaking and listening method while the data collection technique uses elicitation, recording, and note-taking techniques. The data collected were analyzed using psycholinguistic methods, then data analysis was carried out through data identification, data presentation, and concluding. Based on the results of data analysis, it can be stated that the number of vocabulary used by children 0-6 years is different from one another. The types of Indonesian vocabulary used by children are 27 types of vocabulary that refer to concrete or real things. Children's vocabulary covers almost all classes of Indonesian words, namely nouns, verbs, adjectives, adverbs, pronouns, numerals, prepositions, and conjunctions. However, the dominant a word-class used is nouns. Keywords: vocabulary, word class, children Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kosakata yang digunakan oleh anak-anak di KB Aisyiyah III Baruga dan mendeskripsikan klasifikasi kelas kata yang diucapkan oleh anak-anak di KB Aisyiyah III Baruga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kosakata yang dituturkan oleh anak-anak di KB Aisyiyah III Baruga. Pengumpulan data menggunakan metode cakap dan simak, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik elisitasi, rekam, dan catat. Data-data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan metode psikolinguistik. Selanjutnya, analisis data dilakukan melalui identifikasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil analisis data dapat dikemukakan bahwa jumlah kosakata yang digunakan anak 0-6 tahun berbeda antara satu dengan yang lain. Jenis kosakata bahasa Indonesia yang digunakan anak sebanyak 27 jenis kosakata yang mengacu pada hal-hal konkret atau nyata. Kosakata anak mencakup hampir seluruh kelas kata bahasa Indonesia, yaitu nomina, verba, adjektiva, adverbia, pronomina, numeralia, preposisi, dan konjungsi. Namun, kelas kata yang dominan digunakan adalah nomina. Kata kunci: kosakata, kelas kata, anak-anak
Error Analysis In The News On krjogja.com and The Relationship with Teaching Materials In Indoneian Error Analysis Dwi Shantika
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2021): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5 Nomor 2, Desember
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/AKSIS.050214

Abstract

Language is a communication tool that is systematic which is usually used by humans. Language is also used to communicate between two or more people. Language is divided into two, namely spoken language and written language. Spoken language is a variety of language expressed by spoken media, while written language is a variation of language used with written media. This study aims to describe the forms of written Indonesian errors in the news on the website www.krjogja.com in August 2021 which include: (1) describing the forms of errors in Indonesian in the field of spelling, (2) describing the forms of errors in Indonesian in the fields of (3) describing the relationship Write Indonesian errors in the news on the website www.krjogja.com with the Indonesian Language Error Analysis teaching material. This research belongs to the type of descriptive research. The subject of this research is the website www.krjogja.com and the object of the research is in the form of written Indonesian errors in spelling and syntax. The data collection methods and techniques used were the listening method and the basic tapping technique, followed by the advanced free-involvement-free listening (SBLC) technique, and the note-taking technique. Based on the results of this study, it resulted in the form of written Indonesian errors, namely the connection of written Indonesian errors on the www.krjogja.com site which was used as an alternative teaching material for Indonesian error analysis lectures, one of which was written Indonesian errors in the spelling field as many as 10 forms of errors, and the syntax field. as many as 10 types of errors. Keywords: error analysis, spelling, syntax Abstrak Bahasa merupakan alat komunikasi yang bersifat sistematis yang biasa digunakan oleh manusia. Bahasa juga digunakan untuk berkomunikasi antara dua orang atau lebih. Bahasa dibagi menjadi dua yaitu bahasa lisan dan bahasa tulis. Bahasa lisan adalah ragam bahasa yang diungkapkan dengan media lisan, sedangkan bahasa tulis merupakan varisi bahasa yang digunakan dengan media tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalalahan berbahasa Indonesia tulis pada berita di situs www.krjogja.com bulan Agustus 2021 yang meliputi: (1) mendeskripsikan bentuk kesalahan berbahasa Indonesia bidang ejaan, (2) mendeskripsikan bentuk kesalahan berbahasa Indonesia bidang, (3) mendeskripsikanketerkaitan kesalahan berbahasa Indonesia tulis pada berita di situs www.krjogja.com dengan bahan ajar Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Adapun subjek penelitian ini adalah situs www.krjogja.com dan objek penelitiannya berupa bentuk kesalahan berbahasa Indonesia tulis bidang ejaan dan sintaksis. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan ialah metode simak dan teknik dasar sadap, diikuti teknik lanjutan simak bebas libat cakap (SBLC), dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian ini menghasilkan wujud kesalahan berbahasa Indonesia tulis yaitu kaitan kesalahan berbahasa Indonesia tulis pada situs www.krjogja.com yang dijadikan alternatif bahan ajar perkuliahan analisis kesalahan berbahasa Indonesia salah satunya bentu kesalahan berbahasa Indonesia tulis bidang ejaan sebanyak 10 bentuk kesalahan, dan bidang sintaksis sebanyak 10 bentuk kesalahan. Kata kunci: analisis kesalahan berbahasa, ejaan, sintaksis
Intertextual Study in Comparative Literature: Folklore of Oedipus and Folklore of Sangkuriang Dwi Anggraini; Gianira Shola Shafira; Ferra Rossa Lestari
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2021): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5 Nomor 2, Desember
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/AKSIS.050208

Abstract

The purpose of this research is to identify intertextual study in comparative literature of Oedipus folklore and Sangkuriang folklore. The intertextual study of comparative literature in this study aims to obtain identification results regarding affirmations, negations, restorations, and parodies in literary works through folklore. The research used is descriptive qualitative research with descriptive analysis method. The objects used in this research are Oedipus folklore and Sangkuriang folklore. The results of this study show some data obtained from affirmations, negations, and parodies. There are two affirmations obtained in the intertextual study of the Oedipus folklore and the Sangkuriang folklore. There are two negations found in the intertextual study of the Oedipus folklore and the Sangkuriang folklore. There is only one parody found in the intertextual study of the Oedipus folklore and the Sangkuriang folklore. However, restoration in the intertextual study of the two folklores in this study was not found. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya kajian intertekstual dalam sastra bandingan antara cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang”. Kajian intertekstual dalam sastra bandingan dalam penelitian ini ingin memperoleh hasil identifikasi mengenai afirmasi, negasi, restorasi, dan parody dalam karya sastra melalui cerita rakyat. Penelitian yang digunakan ialah penelitian deksriptif kualitatif dengan metode deksriptif analisis. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang”. Hasil dari penelitian ini menunjukkan beberapa data yang diperoleh dari afirmasi, negasi, dan parodi. Afirmasi yang diperoleh dalam kajian intertekstual pada cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang” ada dua afirmasi. Negasi yang ditemukan dalam kajian intertekstual dalam cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang” ada dua negasi. Parodi yang ditemukan dalam kajian intertekstual dalam cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang” hanya ada satu parodi. Namun, restorasi dalam kajian intertekstual terhadap kedua cerita rakyat dalam penelitian ini tidak ditemukan. Kata kunci: kajian intertekstual, cerita rakyat, teks transformasi
Student Perceptions on Online Learning for Indonesian General Course In The Pandemic Covid-19 Phase Ari Suryawati Secio Chaesar; Titi Setiyoningsih
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2021): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5 Nomor 2, Desember
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/AKSIS.050207

Abstract

The Covid-19 pandemic has had an impact on the education sector. The government's efforts to break the chain of the spread of the Covid-19, which is growing massively, is by implementing an online learning policy. This study aims to determine student perceptions of online learning for Indonesian general courses in the Covid-19 pandemic phase. This study uses a survey method approach with a descriptive nature which aims to describe the situation or phenomenon that occurs. The subjects of this study were Sebelas Maret University students who were active in the odd semester of the 2021/2022 academic year, totaling 124 students. Data collection techniques were carried out by distributing questionnaires filled out online by students. The results showed that online learning can be accessed easily (66.1% agree), provide high learning motivation (48.4% agree and 48.4% disagree), online learning does not provide high learning motivation (50.8 % agree), carried out on time according to the study schedule (63.7% agree), learning materials are presented in accordance with the syllabus (71.8% agree), the lecturer responds to questions and opinions that arise (64.5 % agree), the lecturer gives you the opportunity to give questions or opinions (62.9% agree), online learning makes me believe the value of the Indonesian general courses that are followed increases (67.7% agree), the media/application used is very good easy to use (78.2% agree), easy to collect assignments and exams online (69.4% agree). It can be concluded that online learning for Indonesian general courses in the Covid-19 pandemi phase received a good response from students and it is recommended that lecturers always provide motivation to students.
Speech Strategy in Sentilan Sentilun Episode "Selangkah Menuju RI 1" on Metro TV (Critical Discourse Analysis) Nur Sekhudin
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2021): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5 Nomor 2, Desember
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/AKSIS.050220

Abstract

This study discusses speech through critical discourse analysis (CDA) on Sentilan Sentilun Episode "Selangkah Menuju RI 1" in Metro TV with qualitative descriptive analysis method. This study aims to show the form of speech that is communicated, so speech strategies are found that are used to criticize. The critical discourse analysis (CDA) results show that Sentilan Sentilun Episode "Selangkah Menuju RI 1" in Metro TV describes the events to convey the message and display its participants. The speech strategy often used is indirect speech compared to direct speech. That is related to the delivery of conversational implicature in the form of criticism. Thus, it can be said that the participants on Sentilan Sentilun Episode "Selangkah Menuju RI 1" in Metro TV are seen using expressive strategies through what is felt by the speaker to convey the implications of the conversation in the form of criticism.
Indonesian Writing Error on the Placate in Medan City: An Analysis Alfrija Irza Sahara; Yohana Hartati Sianipar; Hotmaida Siregar; Fitriani Lubis; Emasta Evayanti Simanjuntak
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2021): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5 Nomor 2, Desember
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/AKSIS.050217

Abstract

The study aims to understand about standard and non-standard language in writing ethics properly and correctly. This research used descriptive methods. The research approach is qualitative research. Through this research, researchers will obtain data on Indonesian writing errors on a plaque. The results found in the form of standard and non-standard language sentences. Every word or sentence contained in a plaque, of course, errors can be found in the writing. This relates to standard and non-standard language. Standard language is a language whose writing is formal, there are no abbreviated words and the writing is in accordance with the linguistic structure. Meanwhile, non-standard language is an informal language whose writing is like but still ethical. Many people do not know the right writing when writing something. So that the results of research conducted by researchers can describe various Indonesian writing errors on a plaque. Keywords: standard language, nonstandard language Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami penulisan bahasa yang baku dan non baku dalam etika penulisan secara baik dan benar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pendekatan penelitian adalah penelitian kualitatif. Melalui penelitian ini maka peneliti akan memperoleh data kesalahan penulisan Bahasa Indonesia pada sebuah plakat. Hasil yang ditemukan berupa kalimat bahasa baku dan non baku. Setiap kata atau kalimat yang terdapat pada sebuah plakat, tentu dapat dijumpai kesalahan di dalam penulisannya. Hal tersebut berhubungan dengan bahasa baku dan non baku. Bahasa baku adalah bahasa yang tulisannya formal tidak ada kata yang disingkat dan penulisannya sesuai dengan struktur kebahasaan. Sedangkan bahasa non baku bahasa yang nonformal yang penulisannya mana suka tetapi tetap beretika. Banayak orang yang tidak tahu akan kepenulisan yang tepat ketika menulis sesuatu. Sehingga hasil penelitian yang dilakukan peneliti dapat mendeskripsikan berbagai kesalahan penulisan bahasa Indonesia pada sebuah plakat. Kata kunci: bahasa baku, bahasa nonbaku
The Treasure of the Lexicon of Kepadian in the Bugis Society: An Ecolinguistic Study Supriadi Supriadi; Nurjayanti Kaharuddin
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2021): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5 Nomor 2, Desember
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/AKSIS.050209

Abstract

This research aims to explain (1) the form and category of the compact lexicon in the Bugis society; (2) Cultural value or meaning in the myth speech of the kepadian bugis society. The data collection method used in research is a method of observation, which is carefully the speech expressed by informants, especially speech related to the data lexicon of cohesion. This method is accompanied by several techniques such as the technique of listening to observation- participatory, interviews, audiovisual recording, and taking notes. Data is quantitatively analyzed. The results showed that there are various forms and categories of compact lexicon in the Bugis society. Treasures of the compact lexicon in the Bugis society that patronize the lexicon dynamics of cohesion in the Bugis society, changes in the physical and social environment; the development of science and technology; Changes in the mental attitudes of the younger generation towards the values, norms, and socio-cultural prevailing in society. Keywords: Kepadian lexicon, Bugis culture, ekolinguistic Abstrak Penelitian ini bertujuan menjelaskan (1) bentuk dan kategori leksikon kepadian pada masyarakat Bugis; (2) nilai budaya atau makna dalam tuturan mitos kepadian masyarakat Bugis. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah metode simak (pengamatan), yaitu secara seksama tuturan yang diujarkan oleh informan, terutama tuturan yang berkaitan dengan data leksikon kepadian. Metode ini disertai dengan beberapa teknik seperti teknik simak libat cakap (observasi- partisipatuf), wawancara, rekam secara audiovisual, dan catat. Data dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat bermacam-macam bentuk dan kategori leksikon kepadian pada masyarakat Bugis. Khazanah leksikon kepadian pada masyarakat Bugis yang memenguruhi dinamika leksikon kepadian pada masyarakat Bugis, yakni terjadi perubahan lingkungan fisik dan sosial; perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; perubahan sikap mental generasi muda terhadap nilai, norma, dan sosio kultural yang berlaku dalam masyarakat. Kata kunci: leksikon Kepadian, budaya Bugis, ekolinguistik
Online Learning from Home with Cisco Webex Soelis Setyoningrum
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2021): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5 Nomor 2, Desember
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/AKSIS.050210

Abstract

This article aims to evaluate the use of online learning application named Cisco Webex. Cisco Webex allows users to meet online, collaborate, and share content. Cisco Webex provides a breakthrough in disseminating home learning using Webex meetings. The home learning approach can certainly cause students to miss the opportunity to understand the subject matter more deeply the subject matter and not all parents have the ability to provide understanding for their children. To overcome this problem, schools utilizesmany online learning methods and one of it is Cisco Webex application which is intended to facilitate the students to learn at home during this pandemic outbreak. Keyword: learning from home, online learning, Cisco Webex Abstrak Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan rumah belajar secara daring dengan Cisco Webex sebagai pembelajaran daring Cisco Webex memungkinkan pengguna untuk bertemu secara daring, berkolaborasi dan berbagi konten. Cisco Webex memberikan terobosan di dalam menyebarluaskan Rumah Belajar dengan menggunakan Webex Meetings. Pendekatan pembelajaran di rumah pastinya dapat menyebabkan siswa kehilangan kesempatan untuk memahami dan mengerti dengan lebih dalam materi pelajaran yang diberikan dan tidak semua orang tua punya kemampuan untuk memberikan pemahaman kepada putra atau putrinya. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah kami memanfaatkan banyak cara pembelajaran daring melalui aplikasi Cisco Webex agar dapat memfasilitasi semua siswa untuk tetap dapat belajar di rumah, aman, nyaman, dan tentram. Kata kunci: belajar dari rumah, pembelajaran daring, Cisco Webex

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2024): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 1 (2023): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2022): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2022): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2021): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5 Nomor 1, Juni 2021 Vol 5 No 2 (2021): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5 Nomor 2, Desember Vol 4 No 1 (2020): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 4 Nomor 1, Juni 2020 Vol 4 No 2 (2020): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 4 Nomor 2, Desember Vol 3 No 1 (2019): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 3 Nomor 1, Juni 2019 Vol 3 No 2 (2019): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 3 Nomor 2, Desember Vol 2 No 1 (2018): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 2 Nomor 1, Juni 2018 Vol 2 No 2 (2018): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 2 Nomor 2, Desember Vol 1 No 1 (2017): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 1 Nomor 1, Juni 2017 Vol 1 No 2 (2017): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 1 Nomor 2, Desember More Issue