cover
Contact Name
EVI YESIFINA DUMARISTA
Contact Email
napitupulu.fina70@gmail.com
Phone
+6285797777585
Journal Mail Official
jurnalliterasi@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Jl. R.E. Martadinata No.150 Ciamis Jawa Barat email: jurnalliterasi@gmail.com
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya
Published by Universitas Galuh
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya telah terindek Sinta 5 oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (RistekDikti) Republik Indonesia sebagai pencapaian untuk jurnal yang memiliki kualitas dalam manajemen dan publikasi. Selanjutnya, Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannyatelah diindeks oleh situs pengindeksan berikut, seperti: Science and Technology Index (SINTA) Google Scholar Portal Garuda
Articles 239 Documents
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM TUTURAN RAGAM BAHASA FORMAL SISWA KELAS XI MIPA 7 asri yani
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 2, No 2 (2018): JURNAL LITERASI OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.585 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v2i2.1276

Abstract

Latar belakang penelitian ini disebabkan adanya penggunaan dua bahasa atau ragam bahasa yang dilakukan siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung di lingkungan SMA N 2 Ciamis. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik alih kode dan campur kode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 7. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI, terdiri dari 10 kelas berjumlah 392 siswa dengan selisih keseluruhan siswa perempuan berjumlah 219 dan siswa laki-laki berjumlah 173. Sampel yang diambil dalam penelitian adalah 10% dari populasi yaitu siswa kelas XI MIPA 7 yang berjumlah 40 siswa. Dipilihnya siswa kelas XI MIPA 7 sebagai sampel penelitian karena bertujuan mewakili kelas-kelas lain, bersifat homogen, dan memiliki intensitas yang tinggi dalam penggunaan ragam bahasa sesuai dengan objek yang akan dikaji oleh peneliti. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) dan Simak Libat Cakap (SLC), sementara itu terdapat teknik observasi (pengamatan langsung) dilengkapi teknik rekam, serta teknik catat, teknik dokumentasi untuk memperkuat data. Penelitian ini menghasilkan simpulan karakteristik alih kode yang dapat digolongkan menjadi dua, yaitu 1) alih kode ke dalam (intern) berbentuk peralihan bahasa Indonesia ke bahasa Sunda dan 2) alih kode ke luar (ekstern) berbentuk peralihan bahasa Indonesia ke bahasa Inggris serta peralihan bahasa Indonesia ke bahasa Arab.Karakteristik campur kode dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu 1) campur kode ke dalam (intern) berbentuk penyerpihan bahasa Sunda ketika menggunakan bahasa Indonesia, dan 2) campur kode ke luar (ekstern) berupa penyerpihan bahasa Arab ketika menggunakan bahasa Indonesia dan penyerpihan bahasa Inggris saat menggunakan bahasa Indonesia.
REPRESENTASI POLITISI INDONESIA (ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH PADA TOPIK “NEGERI JENAKA” DALAM MATA NAJWA) Anggi Restiani
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 3, No 2 (2019): JURNAL LITERASI OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.926 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v3i2.1755

Abstract

Tujuan penelitian ini memaparkan representasi Para Politisi Indonesia melalui topic perbincangan dalam acara Mata Najwa dengan topik “Negeri Jenaka” yang mendatangkan komedian ternama Cak Lontong. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan dukungan kajian pustaka dan observasi guna memperkaya data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana kritis model Norman Fairclough yang meliputi teks, Discourse Practice, dan Sociocultural Practice. Hasil penelitian menunjukkan adanya temuan mengenai representasi Politisi Indonesia yang digambarkan melalui acara Mata Najwa dalam topik bertajuk “Negeri Jenaka”. Dari perbincangan antara Najwa Shihab sang Moderator dengan Cak Lontong Bintang tamu pada malam itu merepresentasikan Politisi Indonesia dalam tiga karakter film anak “ si unyil”. Dimana cak lontong mengelompokan politisi Indonesia menjadi tiga kelompok, yang pertama politisi yang dikelompokan menjadi karakter si Unyil dalam serial anak, cak lontong menyebutnya dengan istilah playback. Lalu kelompok politisi yang kedua adalah karakter pak ogah yang diberi istilah flashback, dan yang terakhir kelompok politisi berkarakter Pak Ogah yang diberi istilah cashback. Dalam penelitian ini ditemukan aspek-aspek penelitian sesuai dengan teori yang digunakan kecuali aspek institusional, karena tidak ditemukan keterkaitan dengan institusi manapun pada objek penelitian.
EFEKTIVITAS MODEL TTW (THINK TALK WRITE) DALAM MATERI CERPEN DI KELAS IX (Studi kasus di SMP Negeri 3 Padaherang, Kabupaten Pangandaran) Tridays Repelita
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 3, No 2 (2019): JURNAL LITERASI OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.804 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v3i2.2874

Abstract

Dalam Kurikulum 2013 menuntut adanya sebuah pengembangan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan strategi yang efektif dan inovatif sehingga dalam proses pembelajaran dikelas mampu diimplementasikan sesuai dengan tuntutan dari kurikulum tujuan kurikulum itu sendiri. Model pembelajaran Think Talk Write (TTW) diharapkan dapat membangun mindset, merefleksi, mengorganisasi sebuah gagasan, kemudian menguji gagasan tersebut.Tindakan kelas berasal dari istilah bahasa Inggris Classroom Action Research, yang berarti penelitian yang dilakukan pada sebuah kelas untuk mengetahui akibat tindakan yang diterapkan pada suatu subyek penelitian di kelas.Peningkatan kemampuan menceritakan kembali isi dari cerpen, dapat dilihat dari hasil tes keterampilan bercerita di depan kelas yang berupa tes lisan. Peningkatan tersebut mampu dilihat dari skor rata-rata kelas pada tahap siklus 1 dan siklus 2 yang meliputi peningkatan pada setiap masing-masing aspeknya. Masing-masing aspek tersebut, yaitu (1) Aspek Pelafalan, pada aspek ini terjadi peningkatan skor sebesar 0,84. Dari skor pada siklus I sebesar 3,29 menjadi sebesar 4,13. (2) Aspek kosakata juga mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut sebesar 0,92 dari yang semula sebesar 3,21 pada siklus I menjadi sebesar 4,13 pada siklus 2. (3) Aspek struktur pada siklus I memiliki rata-rata kelas sebesar 3,00 menjadi sebesar 4,13 yang berarti terjadi peningkatan sebesar 1,13. (4) Aspek kesesuaian konten dan muatan cerita mengalami peningkatan sebesar 0,92. Skor yang diperoleh sebesar 2,96 pada siklus 1 menjadi sebesar 3,88 pada siklus II. 5) Aspek kelancaran pada siklus I skor sebesar 2,96 meningkat menjadi 4,04 yang berarti terjadi peningkatan sebesar 1,08. (6) Aspek Gaya (ekspresi) mengalami peningkatan sebesar 0,96. Hasil skor pada siklus I sebesar 3,00 menjadi 3,96 pada siklus II. (7) Aspek mengolah atau mengembangkan ide cerita mengalami peningkatan, yang semula memiliki skor pada siklus I sebesar 3,00 menjadi sebesar 4,04 pada siklus II yang artinya terdapat peningkatan sebesar 1,04.
NILAI MORAL DALAM NOVEL BIDADARI BERMATA BENING KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY Kinkin Patimah
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 2, No 2 (2018): JURNAL LITERASI OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.775 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v2i2.1275

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan kenyataan di lapangan bahwa nilai moral sudah sangat rendah. Membaca karya sastra memungkinkan seseorang mendapatkan masukan tentang nilai-nilai kehidupan positif yang patut diteladani. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan nilai moral yang terdapat dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahaman El Shirazy. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik studi pustaka, analisis dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa nilai  moral yang terdapat dala novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy terdiri dari nilai yang berhubungan manusia dengan dirinya sendiri yakni terdapat tokoh yang memiliki sikap  jujur yakni berbicara apa adanya, memiliki sikap sabar, yakni    mampu mengendalikan hawa nafsu, memiliki sikap rendah hati, mampu menjaga dan mempertahankan harkat dan martabatnya sebagai seorang manusia, memiliki sikap tanggung jawab. Nilai moral yang berhubungan dengan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial dan lingkungan alam yakni terdapat  tokoh yang senantiasa menghormati orang yang lebih tua, saling tolong menolong terhadap sesama, senantiasa berprasangka baik terhadap orang lain, mampu menepati janji, taat terhadap norma-norma yang berlaku dalam lingkungan masyarakat, menjaga lingkungan. Nilai moral yang yang behubungan manusia dengan Tuhannya yakni terdapat tokoh yang yang  meyakini wujud dan keesaan Allah serta meyakini apa yang difirmankan-Nya (beriman), senantiasa taat, yakni patuh kepada segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, senantiasa ikhlas, yakni melaksanakan perintah dengan pasrah dan tidak mengharapkan sesuatu, kecuali ke ridhaan Allah, senantiasa tawakal, yakni mempercayakan diri kepada Allah dalam melaksanakan suatu kegiatan atau rencana, senantiasa bersyukur, yakni mengucapkan rasa syukur kepada Allah atas nikmat yang telah diberikan-Nya, senantiasa Bertasbih, yakni mensucikan Allah dengan memperbanyak ucapan subhanallah (maha suci Allah), senantiasa istigfar, yakni meminta ampun kepada Allah atas segala dosa yang diperbuat,senantiasa berdoa, yakni meminta kepada Allah apa saja yang diinginkan dengan cara yang baik. Implikasi penelitian ini dapat dijadikan model bahan ajar membaca untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kata Kunci : Novel, Nilai Moral
ANALISI SEMIOTIK TARIAN BULAN TERANG DESA RAJAWALI BANDA NAIRA Kasmawati Kasmawati; Najirah Amsi Najirah Amsi; Eka Ardiyanti Kaimen Eka Ardiyanti Kaimen
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 3, No 2 (2019): JURNAL LITERASI OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.96 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v3i2.2587

Abstract

Peneltian ini butujuan untuk menkaji analisis semiotik Tarian Bulan Terang Desa Rajawali Banda Maira. Dalam Meneliti Tarian Bulan Terang. Jenis penelitian ini deskriftif kualitatif dengan pendekatan etnografi yang  merupakan urain dan penafsiran dari suatu budaya atau sistem dari kelompok sosial. Lokasi Penelitian ini dilakukan di Banda Naira tepatnya di Desa Rajawali, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Data penelitian ini adalah berupa instrumen wawancara tentang tarian bulan terang dan dokumentasi tarian bulan terang. Dalam hal ini gerakan dan tutuan yang akan saya teliti berjumlah 5 lagu yang menjdi bahan data pendukung penelitian ini. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah (1) observasi primer, yakni pengamatan secara langsung terhadaptarian tersebut melalui data hasil rekaman, (2) wawancara eksploratif terkait dengan tarian bulan terang di banda naira. Hasil Penelitian Tarian Bulan Terang dari segi makna semiotik Pertama adalah aiwando, gerakan dan arti nyanyiannya, ditemukan tanda berupa kata aiwando yang mana dalam tarian aiwando itu sendiri memilliki makna berkumpul sebagai panggilan untuk seluruh masyarakat agar segera berkumpul. Kedua Berdasarkan gerakan dan nyanyian yang saya teliti dari tarian Patra Julale maka terdapat tanda semiotik yaitu kegembiraan yang memilliki makna suasana hati masyarakat yang gembira pada saat datangnya bulan purnama yang sudah lama di nanti-nantikan. Ketiga Tanda yang terdapat dalam tarian Aije Muje Mure adalah pencarian yang dilambangkan dengan gerakan mekingkar dan nyanyian di mana nona maniska tuan putri kananjo. Keempat tanda yang terdapat dari nyanyian Adidjela adalah kekuatan masyarakat rajawali untuk menjaga persatuan dan kesatuan tang dilambangkan dengan pegangan tangan yang begitu erat antara setiap penari. Kelima, Dari gerakan dan tarian yang saya teliti, maka tanda yang terdapat dalam tarian Payong-Payong adalah tanda persatuan yang di lambangkan dengan payung yang terbuka dan tertutup yang melambangkan persatuan antara masyarakat rajawali yang tak terpisahkan hingga saat ini.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 LALOLAE DALAM MENULIS TEKS ANEKDOT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL NESTED BERBASIS BERPIKIR KRITIS Darminton Mondolalo
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 3, No 2 (2019): JURNAL LITERASI OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.897 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v3i2.2889

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa  pada kemampuan menulis teks anekdot di kelas X SMA Negeri 1 LaLolae. Hasil belajar yang diperoleh siswa belum sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah diputuskan oleh sekolah. Maka peneliti dan guru kelas memutuskan untuk melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model nested berbasis berpikir kritis. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas. Istrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, RPP, dan dokumentasi. Faktor yang diselidiki adalah faktor siswa, faktor guru, dan faktor pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa proses dan hasil keterampilan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA 1 Lalolae menggunakan model nested berbasis berpikir kritis meningkat.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM TUTURAN PENJUAL DAN PEMBELI SAYUR DI PASAR BARU MAJENANG KABUPATEN CILACAP Neni Mersita
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 2, No 2 (2018): JURNAL LITERASI OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.275 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v2i2.2798

Abstract

Penelitian ini berjudul “Alih Kode dan Campur Kode dalam Tuturan Penjual dan Pembeli Sayur di Pasar Baru Majenang Kabupaten Cilacap”. Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah adanya permasalahan ketidakjelasan karakteristik suatu bahasa yang terjadi pada pedagang syur di pasar baru Majenang Kabupaten Cilacap. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik alih kode dan campur kode yang ditemukan dalam tuturan penjual dan pembeli sayur di pasar baru Majenang Kabupaten Cilacap. Desain penelitian ini dalah deskriptif kualitatif artinya data yang dianalisis dan hasil penelitian hanya menggambarkan dan menjelaskan tidak berbentuk angka-angka. Sumber penelitian ini adalah penjual dan pembeli sayur, dan data penelitian ini rekaman percakapan. Teknik pengumpulan data yaitu telaah pustaka, teknik observasi, teknik lanjutan, teknik rekam, teknik catat dan teknik dokumentasi. Penelitian ini menemukan simpulan bahwa karakteristik alih kode dalam tuturan penjual dan pembeli sayur di pasar baru Majenang kabupaten Cilacap terdapat alih kode intern yang berupa peralihan bahasa Indonesia ke bahasa daerah (Jawa dan Sunda) dan peralihan bahasa daerah (Jawa dan Sunda) ke bahasa Indonesia. Karakteristik campur kode berupa pencampuran bahasa yang disisipi kata, disisipi frase, dan disisipi klausa yang terjadi antara bahasa Indonesia terhadap bahasa daerah (Jawa dan Sunda) serta percampuran bahasa yang terjadi pada bahasa daerah (Sunda dan Jawa) terhadap bahasa Indonesia.
EKSISTENSI SASTRA CYBER: WEBTOON DAN WATTPAD MENJADI SASTRA POPULER DAN LAHAN PUBLIKASI BAGI PENGARANG Fathiyatul Billah Yusanta; Rianna Wati
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 4, No 1 (2020): JURNAL LITERASI APRIL 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.876 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v4i1.3080

Abstract

Tentang pengaruh cyber bagi karya sastra untuk menjadikan karya sastra tersebut populer dan cyber yang menjadi lahan kreatif pengarang
NILAI-NILAI SOSIAL DALAM NOVEL HUJAN KARYA TERE LIYE SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN KAJIAN PROSA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI DIKSATRASIADA UNIVERSITAS MATHLA’UL ANWAR BANTEN Sopyan Sauri
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 4, No 1 (2020): JURNAL LITERASI APRIL 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.457 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v4i1.3364

Abstract

ABSTRACT: The purpose of this study is to describe the social values contained in the rainy novel by Tere Liye. The research method used in studying the rain novel by Tere Liye is a descriptive qualitative method. The object of this research is the social values in the rainy novel by Tere Liye published by PT Gramedia Main Library of 2016. The technique of collecting data in this study uses literature study techniques. The data analysis technique uses the semiotic model reading method, heuristic and hermeneutic reading.The results of data analysis on the rainy novel by Tere Liye can be concluded that the social values contained in the novel are the value of helping, family, loyalty, caring, responsibility, discipline, empathy, harmony of life, tolerance, cooperation, and democracy.The results of the analysis of social values in the rain novel by Tere Liye can be used as an alternative material for prose study in Indonesian literary language education students and the Mathla'ul anwar University Banten area
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN MULTILITERASI PADA PERKULIAHAN PEMBELAJARAN BERBICARA Heryanto Gunawan
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 4, No 1 (2020): JURNAL LITERASI APRIL 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.934 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v4i1.3457

Abstract

Konsep pendidikan abad XXI pada dasarnya menekankan pada empat aspek yakni Knowledge Work, Thinking Tools, Learning Research, dan Digital Lifestyle. Keempat aspek itulah yang nantinya melahirkan prinsip-prinsip pembelajaran, menyediakan alat-alat belajar, dan menciptakan lingkungan belajar yang harus dipersiapkan dunia pendidikan saat ini. Cita-cita konsep pendidikan abad XXI secara tersirat menekankan pada aspek interaksi sosial yang pada dasarnya menggunakan bahasa sebagai media utamanya, yang kemudian disesuaikan dengan perkembangan teknologi. Diperlukan sebuah cara untuk meningkatkan kompetensi atau kemampuan berbicara akademik mahasiswa calon guru bahasa dan sastra Indonesia. Terkait dengan cara tersebut, penulis menggunakan model pembelajaran multiliterasi sebagai cara untuk meningkatkan kompetensi atau kemampuan berbicara akademik sekaligus meningkatkan kemampuan penguasaan bahan ajar berbicara pada mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan adanya perbaikan dan peningkatan kemampuan berpresentasi ditandai dengan nilai yang diperoleh mahasiswa. Pada saat observasi awal nilai terendah mahasiswa berada pada angka 40 dan tertinggi di angka 69. Nilai tersebut mengalami peningkatan pada saat observasi akhir, dengan nilai terendah pada angka 75 dan tertinggi pada grafik di angka 87. Begitupula dengan kemampuan menguasai bahan ajar berbicara. Pada saat observasi awal nilai terendah mahasiswa berada pada angka 50 dan tertinggi di angka 67. Nilai tersebut mengalami peningkatan pada saat observasi akhir, dengan perolehan angka 71 untuk nilai terendah dan 92 untuk angka tertinggi.

Page 5 of 24 | Total Record : 239