cover
Contact Name
EVI YESIFINA DUMARISTA
Contact Email
napitupulu.fina70@gmail.com
Phone
+6285797777585
Journal Mail Official
jurnalliterasi@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Jl. R.E. Martadinata No.150 Ciamis Jawa Barat email: jurnalliterasi@gmail.com
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya
Published by Universitas Galuh
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya telah terindek Sinta 5 oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (RistekDikti) Republik Indonesia sebagai pencapaian untuk jurnal yang memiliki kualitas dalam manajemen dan publikasi. Selanjutnya, Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannyatelah diindeks oleh situs pengindeksan berikut, seperti: Science and Technology Index (SINTA) Google Scholar Portal Garuda
Articles 252 Documents
Distribusi Frasa dalam Fabel Tradisional Berjudul "Sabuk Nabi Sulaiman" Hua, Gloria Hanania Kinanthi Christ; Suhartono, Suhartono
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 9, No 1 (2025): JURNAL LITERASI APRIL 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v9i1.17469

Abstract

This study aims to analyze the distribution of phrases in the traditional fable titled Sabuk Nabi Sulaiman. The research employs a descriptive qualitative method with reading and note-taking techniques applied to the fable text. The collected data were analyzed based on the types of phrases in the Indonesian language, namely noun phrases, verb phrases, prepositional phrases, adjectival phrases, adverbial phrases, and numerical phrases. The results show that 63 sentences in the fable contain various types of phrases, consisting of 24 noun phrases, 24 verb phrases, 4 prepositional phrases, 8 adjectival phrases, 2 adverbial phrases, and 1 numerical phrase. Noun and verb phrases dominate the sentence structure, reflecting the story’s focus on describing characters, objects, and actions. Meanwhile, prepositional, adjectival, adverbial, and numerical phrases function as complements to provide additional information that enriches the context of the narrative. This research contributes to the advancement of education, particularly in teaching the Indonesian language. The findings can be utilized as instructional materials to understand sentence structures and phrase types in narrative texts. Additionally, this study expands insights into the linguistic richness of traditional fables, which can be leveraged as culturally-based teaching media. Thus, the results of this research are expected to assist educators and learners in better understanding and appreciating the Indonesian language in the context of traditional literature.
REHABILITASI CAGAR BUDAYA DALAM NOVEL BOGOR MENGADUK WAKTU : KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA Widiyanti, Lusy
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 9, No 1 (2025): JURNAL LITERASI APRIL 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v9i1.17518

Abstract

Dalam novel Bogor Mengaduk Waktu karya Avia Maulidina menceritakan tentang anak gadis remaja yang mendapat kesempatan melihat masa lalu dan mempelajari langsung sejarah Kota Bogor bersama teman-temannya. Cerita dalam novel ini mengisahkan para bangunan sejarah memberontak untuk menghentikan waktu, hingga terjadilah Kota Bogor tahun 2023 dengan Kota Bogor tahun 1923 bertemu dalam satu ruang yang sama, setiap orang dan setiap kejadian tumpah ruah seperti kaca tiga dimensi yang dapat saling melihat, namun tidak dapat saling bersatu. Dalam meneliti novel Bogor Mengaduk Waktu karya Avia Maulidina ini, penulis menggunakan pendekatan sastra bagian pendekatan pragmatik karena pembaca dapat memahami dengan mudah dan baik pesan yang disampaikan dalam novel ini (Manurung, 2024). Penulis menggunakan penelitian sastra tentang antropologi sastra yang meneliti sikap dan perilaku manusia dalam berinteraksi dan berkomunikasi melalui fakta-fakta sastra dan budaya. Pembahasan tentang bahasa daerah, sastra daerah, hingga kearifan lokal memunculkan hasil penelitian dari antropologi sastra (Alfiana, 2024). Publik dapat mengakses novel ini untuk semua kalangan karena mencantumkan pesan moral yang bijak terkait cagar budaya dan kearifan lokal, terutama bagi generasi muda. Pendekatan moral yang dapat disampaikan dengan lembut namun tepat, menjadi salah satu bentuk keunggulan novel ini. Para tokoh dengan penokohan yang kekinian menjadi daya tarik pembaca dalam memahami komunikasi dan interaksi yang terjadi pada setiap alurnya.
Sejarah Politik Indonesia dalam Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan Mauludani, Seli; Ambarwati, Alin
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 9, No 1 (2025): JURNAL LITERASI APRIL 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v9i1.17681

Abstract

Dalam sastra, politik adalah cara untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi pada masa lalu. Fakta dapat dipublikasikan dalam bentuk tulisan, seperti novel. Novel Eka Kurniawan "Cantik Itu Luka" menggabungkan elemen romansa, sosial, dan politik. Buku Cantik Itu Luka menggambarkan sejarah perpolitikan Indonesia dengan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hal ini. Politik adalah upaya untuk menetapkan peraturan yang dapat diterima oleh sebagian besar warga untuk membawa masyarakat ke arah kehidupan bersama yang harmonis, menurut Miriam Budiarjo (2008: 15). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menemukan kata-kata, kalimat, dan paragraf dalam buku Cantik Itu Luka yang mengandung elemen sejarah politik. Selain itu, studi ini berfokus pada sejarah politik di masa kolonial hingga pascakemerdekaan serta masa pemberontakan PKI.  Kata Kunci: Sejarah politik, Kolonial, PKI.
Analisis Bentuk dan Fungsi Pada Tuturan Belian Namang dalam Ritual Pengobatan Orang Sakit di Desa Kedang Ipil Shinta, Nabilla
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 9, No 1 (2025): JURNAL LITERASI APRIL 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v9i1.18439

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk dan fungsi tuturan dalam mantra Belian Namang yang digunakan dalam Ritual Pengobatan Orang Sakit oleh masyarakat suku Kutai Adat Lawas di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Banun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Mantra merupakan rangkaian kata atau ucapan yang dipercaya memiliki kekuatan gaib serta kesaktian, yang berfungsi untuk penyembuhan penyakit dan perlindungan dari gangguan roh gaib. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan fungsi mantra Belian Namang dalam konteks ritual pengobatan tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif yang disajikan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara terstruktur, pencatatan, penyimakan, dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data mencakup reduksi data, transkripsi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra Belian Namang memiliki empat bentuk utama yang dapat dianalisis, yaitu: terdiri dari rangkaian kata dengan unsur rima (persajakan) dan ritme, bersifat lisan atau magis, memiliki karakter asoferik (menggunakan bahasa khusus antara pembicara dan pendengar), serta menggunakan kata-kata yang jarang ditemukan dalam bahasa sehari-hari. Berdasarkan analisis fungsi, mantra ini berperan sebagai alat pengendali sosial, sarana untuk membangun toleransi, media berdoa, serta upaya pelestarian budaya lokal masyarakat Kutai Adat Lawas. Penelitian ini tidak hanya memberikan pemahaman mendalam mengenai bentuk dan fungsi mantra Belian Namang saja, tetapi juga berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan, khususnya dalam kajian bahasa, budaya, dan kearifan lokal. Melalui penelitian ini, pengetahuan mengenai struktur dan makna mantra dapat digunakan dalam pendidikan bahasa dan sastra, terutama dalam memahami kekayaan linguistik dan estetika bahasa lisan. Selain itu, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan ajar dalam mata pelajaran seperti antropologi, sosiolinguistik, dan budaya lokal, sehingga mendorong pelestarian tradisi serta meningkatkan apresiasi terhadap warisan budaya nusantara. Dengan demikian, penelitian ini berperan dalam memperkaya wawasan akademik serta memberikan kontribusi dalam pengembangan kurikulum berbasis budaya di lingkungan pendidikan.
Analisis Penyebab Berkurangnya Penggunaan Bahasa Jawa di Kalangan Generasi Muda di Sumatera Utara Siregar, Dean; Sukma, Ayman Human; Pertiwi, Ayu Amelia; Syaifullah NST, Sarah Putri; Chairunisa, Hera
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 9, No 1 (2025): JURNAL LITERASI APRIL 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v9i1.18398

Abstract

This study analyzes the causes of the declining use of the Javanese language among young generations in North Sumatra. This language shift is influenced by various factors, such as social environment, education, and technology. The study employs a literature review method by examining various relevant sources. The findings indicate that the lack of language transmission from the older to the younger generation is the primary factor contributing to this language shift. A social environment that prioritizes the Indonesian language, along with the lack of educational policies supporting regional languages, further accelerates this process. Additionally, the dominance of social media and technology, which primarily use Indonesian and English, reduces young people's exposure to the Javanese language. The preservation of the Javanese language can be achieved through its integration into formal education, the utilization of technology as a learning tool, and the strengthening of cultural communities. With the synergy of these three aspects, the Javanese language in North Sumatra can still be maintained.
ANALISIS NASKAH DRAMA MONOLOG “MARSINAH MENGGUGAT” KARYA RATNA SARUMPAET MENGGUNAKAN KAJIAN FEMINISME Nurfadhila, Haifa
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 9, No 1 (2025): JURNAL LITERASI APRIL 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v9i1.18506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis drama "Marsinah Menggugat" melalui pendekatan feminisme dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pertama, pendekatan feminisme diterapkan untuk mengeksplorasi representasi perempuan dalam konteks sosial dan politik di Indonesia, terutama terkait dengan perjuangan hak-hak buruh. Drama "Marsinah Menggugat", yang terinspirasi oleh kisah nyata aktivis buruh perempuan, menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi oleh perempuan dalam upaya mereka untuk mendapatkan keadilan dan kesetaraan. Kedua, analisis karakter dan narasi dalam drama ini mengungkapkan bagaimana suara perempuan sering kali terpinggirkan, namun melalui karya seni ini, perjuangan mereka berhasil diangkat dan diperjuangkan. Ketiga, metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari teks drama serta wawancara dengan penonton dan kritikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa "Marsinah Menggugat" tidak hanya berfungsi sebagai karya seni, tetapi juga sebagai alat untuk menyuarakan isu-isu feminis yang relevan, serta menekankan pentingnya peran perempuan dalam gerakan sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi kajian feminisme dan seni pertunjukan di Indonesia.Kata Kunci: feminisme, kualitatif deskriptif, Marsinah Menggugat.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA CAPTION UNGGAHAN INSTAGRAM PARA CALON PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA MASA PEMILU 2024 Agung, Syahrun; Putri, Devita Etika; Febrisanti, Resti; Astriani, Aveny Septi
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 9, No 1 (2025): JURNAL LITERASI APRIL 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v9i1.18533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan berbahasa pada caption postingan Instagram para calon presiden Indonesia masa Pemilu 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data baca catat. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan ada beberapa kesalahan berbahasa pada beberapa caption postingan Instagram para calon presiden Indonesia selama rentang waktu unggahan 26 November s.d. 2 Desember 2023. Kesalahan berbahasa tersebut terdiri dari 13 kesalahan fonologi, 7 kesalahan morfologi, 5 kesalahan semantik, dan 3 redudansi Dapat disimpulkan bahwa masih banyak kesalahan berbahasa yang terjadi di dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di dalam penulisan caption akun resmi para calon presiden Indonesia masa Pemilu 2024.
Konflik Kelas Sosial Pada Film Mencuri Raden Saleh Karya Angga Dwimas Sasongko Isnanda, Wheka; Suaedi, Hasan; Afrizal, Mohamad
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 9, No 1 (2025): JURNAL LITERASI APRIL 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v9i1.17787

Abstract

Penelitian ini menyelidiki konflik kelas sosial yang tergambar dalam film Mencuri Raden Saleh melalui lensa teori Marxisme yang diperkenalkan oleh Karl Marx. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, studi ini menganalisis isu kelas sosial yang muncul dalam adegan dan dialog sepanjang film. Data dikumpulkan melalui pengamatan terhadap elemen naratif dan visual, kemudian dianalisis secara mendalam untuk mengungkap dinamika konflik kelas dan representasi ketimpangan sosial. Konflik yang disajikan mencerminkan ketimpangan antara kelas borjuis dan proletar, di mana kelas atas memanfaatkan kekuasaan dan sumber daya untuk mengeksploitasi kelas bawah. Ketegangan ini diekspresikan melalui konflik internal, seperti tekanan psikologis dan dilema moral, serta konflik eksternal yang melibatkan manipulasi dan intimidasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa film ini merefleksikan isu sosial yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, serta memberikan wawasan mendalam tentang dampak ketidaksetaraan sosial dan pentingnya perubahan sistemik. Selanjutnya, penelitian ini menekankan peran film sebagai medium kritis yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendorong diskusi tentang keadilan sosial.
NILAI RELIGIUS, MORAL DAN BUDAYA DALAM CERITA RAKYAT SI MARUNI PAHLAWAN BAJAU SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA Azni, Fadhilah; Putri, Nina Queena Hadi
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 9, No 1 (2025): JURNAL LITERASI APRIL 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v9i1.18480

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melestarikan budaya serta mendeskripsikan nilai-nilai yang terkandung dalam cerita rakyat Kalimantan Selatan Si Maruni Pahlawan Bajau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa buku cerita rakyat Daerah Kalimantan Selatan karya Brotomoeljon. Analisis data dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu, membaca dan memahami secara menyeluruh cerita rakyat Si Maruni Pahlawan Bajau, menganalisis unsur nilai religius, moral dan budaya dalam cerita rakyat Si Maruni Pahlawan Bajau dan terakhir memaparkan dan menyimpulkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini yaitu ditemukan beberapa nilai religius, moral dan budaya yang sejalan dengan teori yang digunakan. Nilai religius berkaitan dengan ketaatan kepada Tuhan dan bentuk rasa syukur manusia. Nilai moral berkaitan dengan kesantunan, timbal balik dari tolong-menolong, sikap baik hati, rendah diri, pengorbanan, keberanian, baik hati, kejujuran dan tatakrama. Nilai Budaya berkaitan dengan sebutan gelar, bahasa, adat-istiadat, permainan tradisional dan tradisi lisan. Nilai-nilai tersebut dapat digunakan sebagai referensi bahan ajar Bahasa Indonesia di SMP dan SMA dalam pengembangan diri siswa terhadap budaya lokal.
DAMPAK DIGITALISASI TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM PENDIDIKAN DAN DUNIA KERJA Joyo, Vivian Jesslyn; Salsabila, Zulfa Salsabila; Hardiyanto, Fahrudin Eko
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 9, No 2 (2025): JURNAL LITERASI OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v9i2.19389

Abstract

Digitalisasi telah membawa perubahan signifikan di berbagai sektor,termasuk di dunia pendidikan dan dunia kerja. Dengan adanya digitalisasi penggunaan bahasa indonesia,  dalam ranah pendidikan memungkinkan adanya akses terhadap informasi yang beragam. Hal ini dapat mempengaruhi kemampuan bahasa indonesia baik dalam hal kosakata,struktur kalimat,maupun kaidah tata bahasa jika tidak diimbangi dengan penguatan literasi bahasa indonesia. Namun, dengan adanya digitalisasi juga melihatkan kemajuan teknologi digital telah membawa peningkatan besar dalam berbagai aspek kehidupan. Walaupun digitalisasi mendukung akses informasi yang lebih luas dan cepat, namun juga menghadirkan berbagai tantangan dalam menjaga keaslian dan kelestarian bahasa Indonesia yang baik dan benar.Dunia kerja ikut terpengaruh perkembangan teknologi digital yang mendorong penggunaan bahasa indonesia yang lebih ringkas, cepat dan efisien serta bisa menjangkau seluruh dunia tanpa batas seperti media sosial, aplikasi yang membantu produktivitas dalam pekerjaan dan efesiensi waktu. Pekerjaan juga menuntut kemampuan komunikasi lisan maupun tertulis yang efektif yang dapat dikembangkan melalui platform digital dan komunikasi lintas negara.Selain itu, digitalisasi juga menghadirkan banyak sekali dampak positif maupun negatif  serta menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi bahasa indonesia dengan menuntut penguatan literasi berbahasa untuk memastikan bahasa indonesia berfungsi secara optimal di tengah arus perubahan ini.Dengan dilakukan penelitian pengamatan terhadap mahasiswa Universitas Pekalongan mengenai penggunaan Bahasa Indonesia di era digitalisasi seperti adanya penggunaan tata bahasa yang tidak baku seperti umpatan dan kata yang tidak pantas dan tidak sesuai dengan PUEBI dalam kehidupan perkuliahan.