cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 25485970     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 500 Documents
Kajian Pengembangan Sistem Aplikasi Berbasis Android dan Web di Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Muhammad Idris; Sobar Sobar; Catur Septiawan Gunarto
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 10, No 4 (2020): November 2020
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik10411

Abstract

It requires an application that can help the queue, the recording process, the storage process and payment of medical record data. The purpose of this study is to examine the development of an Android and web-based Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJNHK) application system at the general polyclinic outpatient registration. This type of research is qualitative research and development. The informants of this study were SIMRS information technology officer, person in charge of patient admission, and outpatient polyclinic patients. This research was conducted in October - December 2019 at the Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Hospital in Jakarta. Android-based application system development consists of improving patient validation and confirmation of registration via WhatsApp, dynamic and attractive display, information presented updates, easier doctor appointments with special features can see photos of doctors, doctor schedules that display doctor profiles, can see info bed, appointment cancellation feature, see the patient's status on the Electronic Medical Record, and see the patient's prescription drug status on E-Prescription. Whereas the development of a web-based application system consists of improving patient validation and confirmation of registration via WhatsApp, dynamic and attractive display, information presented updates, easier doctor appointments with special features can see photos of doctors, doctor schedules that display doctor profiles, can see bed info, and agreement cancellation features. It is hoped that hospitals will continue to develop Android and web-based PJNHK application systems for services that are more effective and efficient and of high quality, such as in the future information is added about whether the doctor is on leave or not and there is a quick notification when doctors cancel their service practices. Keywords: development; system; application; Android; web ABSTRAK Dibutuhkannya sebuah aplikasi yang dapat membantu proses antrian, proses pencatatan, proses penyimpanan serta pembayaran data rekam medis. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengembangan sistem aplikasi berbasis android dan web Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJNHK) di tempat pendaftaran pasien rawat jalan poliklinik umum. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penelitian dan pengembangan. Informan penelitian ini adalah petugas informasi teknologi SIMRS, penanggungjawab tempat penerimaan pasien, dan pasien poliklinik rawat jalan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober – Desember 2019 di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta. Pengembangan sistem aplikasi berbasis android terdiri dari Perbaikan validasi pasien dan konfirmasi pendaftaran via whatsapp, tampilan dinamis dan menarik, informasi yang disajikan update, perjanjian ke dokter yang lebih mudah dengan fitur khusus dapat melihat foto dokter, jadwal dokter yang menampilkan profile dokter, dapat melihat info tempat tidur, fitur pembatalan perjanjian, melihat status pasien pada Electronic Medical Record, dan melihat status resep obat pasien pada E-Resep. Sedangkan pengembangan sistem aplikasi berbasis web terdiri dari Perbaikan validasi pasien dan konfirmasi pendaftaran via whatsapp, tampilan dinamis dan menarik, informasi yang disajikan update, perjanjian ke dokter yang lebih mudah dengan fitur khusus dapat melihat foto dokter, jadwal dokter yang menampilkan profile dokter, dapat melihat info tempat tidur, danfitur pembatalan perjanjian. Diharapkan rumah sakit untuk senantiasa terus mengembangkan sistem aplikasi berbasis android dan web PJNHK guna pelayanan yang lebih efektif dan efisien serta bermutu, seperti kedepannya ditambahkan informasi mengenai status dokter apakah cuti atau tidak dan adanya pemberitahuan yang cepat bila dokter membatalkan praktik pelayanannya. Kata kunci: pengembangan; sistem; aplikasi; Android; web
Gambaran Pengetahuan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Posyandu Balita di Poskesdes THR 2 Kecamatan Sirimau Kota Ambon Rahma Tunny; Windatania Mayasari; Yuyun Hartati Sillehu
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik7ibu21

Abstract

Posyandu adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat itu sendiri yang dibantu oleh para petugas kesehatan di suatu wilayah kerja Puskesmas, dimana program ini dapat dilaksanakan di balai dusun, balai kelurahan, maupun tempat-tempat lain yang mudah di datangi oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan posyandu balita di poskesdes THR 2 kecamatan. sirimau kota Ambon. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Deskriptifdengan pendekatan cross sectional study, jumlah sampel yang di pilih sebanyak 67 responden penelitian ini di lakukan di poskesdes THR 2 kecamatan. Sirimau kota Ambon selama 3 minggu mulai dari tanggal 8-25 agustus 2019. Hasil penelitian ini di dapatkan responden dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 5 orang (7,5%) dan tingkat pengetahuan dengan cukup sebanyak 18 orang (26,9%), sedangkan responden dengan tingkat pengetahuan baik sebanyak 44 orang (65,7%) dan responden yang tidak memanfaatkan posyandu seabanyak 55 orang (82,1%), sendangkan responden yang memanfaatkan posyandu sebanyak 12 orang (17,9%).disimpulan dari hasil penelitianbahwa hampir dari seluruh responden memiliki pengetahuan yang baik (65,7%) dan lebih dari sebagian responden tidak memanfaatkan posyandu (82,1%) Di Poskesdes THR 2 Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Kata kunci: posyandu; pengetahuan; pemanfaatan
Hubungan Lama Pemberian ASI Dengan Status Gizi (BB/U) Anak Usia 24 Bulan Wilayah Kerja Puskesmas Singosari Tahun 2017 Ria Lusi Utami
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik7ibu05

Abstract

Sampai saat ini Indonesia masih menghadapi masalah gizi kurang seperti Kurang Energi Protein (KEP), Kurang Vitamin A (KVA), Anemia Gizi Besi (AGB) dan Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKYRiset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah bayi 6- 24 bulan dengan riwayat pemberian ASI secara eksklusif mempunyai status gizi yang lebih baik dibanding bayi 6-24 bulan yang tidak mendapatkan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari Tahun 2017. Penelitian dilakukan dengan menggunakan disain kasus kontrol, pada 143 kasus dan 143 kontrol, bayi berusia 6-24 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bayi 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari yang diberi ASI Eksklusif berisiko 0,441 (P= 0,003, CI 95%: 0,256-0,760) kali untuk menderita gizi kurang dibanding bayi yang tidak diberi ASI eksklusif setelah dikontrol oleh variabel kovariat yaitu status ekonomi, BBLR, status kesehatan bayi 2 minggu terakhir sebelum dilakukan pengumpulan data, praktek pemberian makan, tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu dan paritas atau dengan kata lain bayi 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari yang tidak mendapatkan ASI eksklusif 2,3 kali lebih berisiko untuk menderita gizi kurang dibanding bayi yang mendapat ASI eksklusif setelah dikontrol oleh variabel kovariat. Dari hasil analisis juga diketahui bahwa seorang bayi dapat terhindar dari menderita gizi kurang sebanyak 28,57% jika mendapatkan ASI eksklusif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pemberian ASI secara eksklusif dapat mencegah bayi usia 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari Tahun 2017 untuk menderita gizi kurang (OR=0,441, P= 0,003, CI 95%: 0,256-0,760) dan seorang bayi dapat terhindar dari menderita gizi kurang sebanyak 28,57% jika mendapatkan ASI eksklusif. Kata kunci: ASI eksklusif; status gizi bayi; BB/U
Pengaruh Senam Nifas Terhadap Involusi Uteri pada Ibu Post Partum di Poskesdes Dusun Kalauli Desa Kaitetu Kecamatan Leihitu Kab. Maluku Tengah Erlin Kiriwenno; Rusnani Martahan; Achwilla Tamara Wenno
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn24

Abstract

Senam nifas adalah sederetan gerakan tubuh yang dilakukan untuk mempercepat pemulihan keadaan ibu setelah melahirkan yang dilakukan sejak hari pertama melahirkan setiap hari sampai hari ke sepuluh. Data awal di Puskesmas Perawatan Hila, jumlah ibu nifas di Poskesdes Dusun Kalauli pada tahun 2017 berjumlah 49 orang, pada taun 2018 berjumlah 44 orang. Penulis juga melakukan survey awal pada 4 orang ibu post partum di Dusun Kalauli di peroleh 3 ibu post partum takut melakukan banyak gerakan sebelum 1 bulan setelah melahirkan dan 1 ibu post partum melalukan banyak gerakan setelah post partum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperimenone group pretestposttest design dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ada perbedaan yang bermakna antara penurunan TFU sebelum dan sesudah melakukan senam nifas. Ada pengaruh senam nifas terhadap involusi uteri pada ibu post partum di Poskesdes Dusun Kalauli Desa Kaitetu Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Kata kunci: senam nifas; involusi uteri
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pengobatan Pasien Post Stroke Di Poli Syaraf RSUD Tuan Rondahaim Kabupaten Simalungun 2017 Tuty Swarni Sinaga
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 10, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik10209

Abstract

Family support is family attitudes, actions and acceptance of family members. The problem found in this study is the lack of support to the treatment of post-stroke patients. The purpose of this study was to determine family support with medication adherence. The method in this study is cross sectional analytic survey to determine the relationship of variables with spearman statistical tests. The sample in this study were 54 patient at Simalungun District Hospital. This research instruments questionnaire for family support and medication adherence. From the results of the Spearman statistical test, p value = 0.00 which means there is asignifican trelationship between family support and medication adherence. From the re sults of the study, it was found that the percentage of good family support was 72%, family support was 19% and family support was less than 9%. While the results of the percentage of treatment adherence obtained good treatment adherence 72%, treatment compliance was 26% and treatment compliance wasless 2%. The relationship in this study can be due to the high motivation of patients and their families to recover from post stroke. From the results above it can be concluded that family supports in large part good with a percentage of 72% because of the high concern for the family towards their family members. And most of the treatment compliance is good with a percentage of 72% due to the influence of good family support. Based on the results of the conclusions above, it is necessary to motivate families to always provide family support to their members. Keywords: family support; treatment compliance ABSTRAK Dukungan keluarga merupakan sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap anggota keluarganya. Masalah yang ditemukan pada penelitian ini adalah kurangnya dukungan dalam kepatuhan pengobatan pasien post stroke. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan. Metode dalam penelitian ini adalah survey analitik cross sectional untuk mengetahui hubungan variabel dengan uji spearman. Sampel pada penelitian ini adalah 54 pasien di Poli Syaraf RSUD Kabupaten Simalungun. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan persentase pada dukungan keluarga dan kepatuhan pengobatan. Dari hasil penelitian uji statistik spearman didapatkan nilai p=0,00 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan. Dari hasil penelitian didapatkan persentase dukungan keluarga baik 72%, dukungan keluarga cukup 19% dan dukungan keluarga kurang 9%. Sedangkan hasil persentase kepatuhan pengobatan didapatkan kepatuhan pengobatan baik 72%, kepatuhan pengobatan cukup 26% dan kepatuhan pengobatan kurang 2%. Adanya hubungan pada penelitian ini dapat dikarenakan tingginya motivasi pasien dan keluarganya untuk pulih dan sembuh dari post stroke. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga sebagaian besar baik dengan persentase72% karena tingginya kepedulian keluarga terhadap anggota keluarganya. Dan sebagaian besar kepatuhan pengobatan baik dengan persentase 72%, karena pengaruh dukungan keluarga yang baik. Berdasarkan hasil kesimpulan diatas, maka perlu dilakukan motivasi kepada keluarga untuk selalu memberikan dukungan keluarga kepada anggotanya. Kata kunci: dukungan keluarga; kepatuhan pengobatan
Kajian Pola Peresepan Obat Infeksi Saluran Pernafasan Akut di Puskesmas Bah Kapul Kota Pematangsiantar Tahun 2017 Hendry Kurniawan
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik7ibu19

Abstract

Minimnya pelayanan kesehatan dan persediaan obat kerap kali mempengaruhi pola peresepan obat di Puskesmas. Hingga saat ini masih sering ditemukan puskesmas yang kehabisan obat, sehingga pasien yang datang berobat hanya menerima obat seadanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Peresepan Obat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dipuskesmas Bah Kapul Kota Pematangsiantar Periode Januari – April 2017. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Data yang digunakan adalah data pengobatan pasien yang terdiagnosa ISPA dipuskesmas Bah Kapul Kota Pematangsiantar Periode Januari – April 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin, umur, dan kasus penyakit penyerta tidak berdampak pada penelitian. Obat yang paling banyak diresepkan untuk pasien menderita penyakit ISPA adalah obat sub golongan sistem pernafasan, golongan obat antibiotika, dan golongan sistem neuro – muskular. Pola peresepan obat ISPA tidak tergantung pada stok obat di puskesmas. Jenis/item obat yang paling sering diresepkan adalah CTM. Menurut jumlah jenis obat ISPA yang paling banyak diresepkan adalah Amoxicillin. Kekuatan obat ISPA yang diberikan tergantung dengan stock obat, dan kekuatan obat ISPA yang ada di Puskesmas Bah Kapul Kota Pematangsiantar Periode Januari – April 2017 yang diberikan pada tiap pasien hanya 1 jenis kekuatan obat saja. Pemberian obat ISPA di Puskesmas Bah Kapul Kota Pematangsiantar sudah sesuai dengan terapi walaupun kekuatan pemberian obatnya dipengaruhi oleh stok obat yang ada. Kata kunci: antibiotik; pola peresepan puskesmas; obat infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil (Primigravida) Terhadap Perubahan Fisiologis Pada Masa Kehamilan Di Klinik Mitra Kasih Kota Pematangsiantar Ria Lusi Utami
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Kehamilan merupakan suatu proses yang fisiologis dan alamiah, proses kehamilan adalah merupakan suatu mata rantai mulai dari konsepsi, nidasi, adaptasi ibu terhadap nidasi, pemeliharaan kehamilan, perubahan hormon sebagai persiapan menyongsong kelahiran bayi. Kehamilan merupakan suatu hal yang normal yang akan dialami oleh seorang ibu yang sudah menikah, kehamilan juga merupakan suatu fase yang membahagiakan bagi ibu dan pasangannya. Namu kehamilan juga merupakan suatu kondisi dimana ibu akan rentan mengalami stres, hal ini diakibatkan oleh terjadinya perubahan fisiologis tubuh dan fungsi metabolisme dari si ibu. Wanita selama kehamilannya memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam dirinya. Perubahan yang terjadi selama kehamilan umumnya menimbulkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran bagi sebagian besar ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan ibu primigravida tentang perubahan fisiologis yang terjadi masa selama kehamilan di klinik mitra kasih kota pematangsiantar. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptip yang bertujuan untuk pengetahuan gambaran Pengetahuan Ibu Primigravida Tentang Perubahan Fisiologis Selama Kehamilan Dengan sampel menggunakan total sampling sebanyak 42 orang. Hasil Penelitian: Dari tabel di atas, berdasarkan jawaban responden terhadap hasil kuisioner maka mayoritas berpengetahuan kurang 8 orang (19,0%) dan minoritas berpengetahuan cukup sebanyak 16 orang (38,0%) dan berpengetahuan baik sebanyak 18 orang (19,0%). Dari hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa ibu hamil primigravida mayoritas berpengetahuan kurang sebanyak 8 orang (19,0%) diharapkan kepada ibu hamil untuk lebih meningkat aktif dalam mencari informasi dan mengikuti penyuluhan khususnya tentang perubahan fisiologis pada masa kehamilan. Kata kunci: ibu hamil; perubahan fisiologis
Tingkat Pengetahuan Masyarakat dan Pengunjung Tentang Obat Swamedikasi dan Rasionalitsas di Dua Apotek Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun Edwin Tony Simanjuntak
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik7ibu15

Abstract

Swamedikasi, sebagai upaya yang paling banyak dilakukan untuk mengatasi penyakit ringan, masih terkendala oleh terbatasnya pengetahuan masyarakat mengenai obat dan penggunaannya. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh edukasi menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan dan rasionalitas penggunaan obat swamedikasi. Penelitian pra-eksperimental ini menggunakan desain studi one group pre-test/post-test. Responden adalah pengunjung berusia 18-59 tahun di dua apotek kecamatan Bandar, yang pernah menggunakan obat oral untuk mengobati demam, batuk, flu, nyeri, diare, dan gastritis dalam tiga bulan sebelum waktu penelitian. Responden diambil secara consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara bebas terpimpin menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Leaflet yang berisi informasi tentang swamedikasi diberikan kepada responden setelah pre-test dilakukan. Jumlah responden yang diperoleh adalah sebanyak 97 responden. Seluruh responden tersebut dihubungi kembali melalui telepon setelah 4-5 minggu pemberian edukasi, untuk dilakukan post-test menggunakan kuesioner yang sama dengan yang digunakan pada saat pre-test. Uji Wilcoxon dan uji McNemar digunakan untuk menganalisis secara statistik data yang diperoleh. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa edukasi dapat secara bermakna meningkatkan pengetahuan swamedikasi (p = 0,000) dan rasionalitas penggunaan obat swamedikasi responden (p = 0,015). Kata kunci: pengetahuan; obat swamedikasi
Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Cerebral Palsy Spastik Qudriplegi Tipe Ekstensi di Rumah Sakit Efarina Pangkalan Kerinci Tuty Swarni Sinaga
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik6hkn10

Abstract

Latar Belakang: cerebral palsy spastik quadriplegia adalah gangguan postur badan gangguan gerakan yang bersifat non progresif yang disebabkan oleh karena lesi atau perkembangan abnormal pada otak yang sedang tumbuh atau belum selesai pertumbuhannya yang ditandai dengan peningkatan reflex tendon, hiperkontraktilitas pada keempat ekstremitas dan klonus yang terjadi pada anggota gerak bawah. modalitas yang diberikan pada kondisi ini Terapi Latihan passive exercise, latihan berguling, dan Nebulizer. Tujuan: Untuk mengetahui manfaat pemberian modalitas terapi latihan dalam mengurangi spastisitas, meningkatkan motorik kasar, serta manfaat nebulizeruntuk mengurangisputum. Metode: Metode Fisioterapi yang digunakan dalam kasus tersebut yaitu dengan modalitas terapi latihan, serta nebulizer dan evaluasi dengan metode pengukuran spastisitas dengan skala Asworth, motorik kasar (GMFM), dan evaluasi keluarnya sputum. Hasil: Setelah dilakukan 6 kali terapi didapatkan hasil tidak adanya penurunan spastisitas, tidak mengalami peningkatkan kemampuan fungsional, dan keluarnya sputum. Kesimpulan: Pada kasus tersebut modalitas terapi latihan passive exercise dan latihan berguling belum mampu mengurangi spastisitas dan meningkatkan motorik kasar serta meningkatkan kemampuan fungsional. Tetapi didapatkan hasil berupa keluarnya sputum dengan terapi nebulizer. Kata kunci: cerebral palsy spastik qudriplegi; fisioterapi
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISMENORHEA PRIMER PADA SISWI MA AL-IKHLAS KAIRATU Wiwi Rumaolat
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 10, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/10301

Abstract

The problem of human waste disposal is a major problem because of human waste (feces) is a source of multi-complex disease spread. The research design used in this study was a pre-experimental study. From a total of 81 respondents, the results showed that the pre-test showed that respondents with good knowledge were 23 people (28.4%) and respondents with sufficient knowledge were 58 people (71.6%). Meanwhile, the post-test results of good knowledge were 73 people (90.1%), and respondents with sufficient knowledge were 8 people (9.9%). Based on the results of the nonparametric Wilcoxon test who experienced a decrease in knowledge by 3 people and whose knowledge increased as many as 53 people and their knowledge remained as many as 25 people with a significant value of 0.000. From the result of this research can be this study shows that there is a significant change in the level of knowledge before and after the interview. Keywords : latrine; health education ABSTRAK Masalah pembuangan kotoran manusia merupakan masalah yang pokok karena kotoran manusia (feces) adalah sumber penyebaran penyakit multikompleks. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pra eksperimental. Dari total 81 responden didaptkaan hasil bahwa pre test menunjukan bahwa responden dengan pengetahuan yang baik sebanyak 23 orang (28,4%), dan responden dengan pengetahuan cukup sebanyak 58 orang (71,6%) sedangkan post test di dapatkan bahwa pengetahuan responden yang baik sebanyak 73 orang (90,1%), dan responden dengan pengetahuan cukup sebanyak 8 orang (9,9%) berdasarkan hasil uji nonparametrik Wilcoxon yang mengalami penurunan pengetahuan sebanyak 3 orang dan yang pengetahuannya meningkat sebanyak 53 orang dan yang pengetahuannya tetap sebanyak 25 orang dengan nilai 0,000 (P < 0,05). Penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perubahan tingkat pengetahuan yang bermakna sebelum dan sesudah intervensi. Kata kunci: jamban; health education

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 15, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025 Vol 15, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 14, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 14, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 14, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 14, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 Vol 13, No 4 (2023): November 2023 Vol 13, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 13, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 13, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 4 (2022): November 2022 Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 12, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 12 (2022): Nomor Khusus Hari AIDS Sedunia Vol 11, No 4 (2021): November 2021 Vol 11, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 11, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 4 (2020): November 2020 Vol 10, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 10, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 10, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 4 (2019): November 2019 Vol 9, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019 Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 8, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6, No 4 (2016): November 2016 Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2015): Mei 2015 Vol 5, No 1 (2015): Februari 2015 More Issue