cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial
ISSN : 14126451     EISSN : 25280430     DOI : -
Core Subject : Social,
The social welfare research journal focuses on writing materials which is an article that discuss results of research related to social welfare issues, divides scientific thought and reviews of research results in the field of social welfare. Publication of researchs have impact on the prospect of development of social welfare service program, and effort of handling social welfare problem. JPKS is published every four times in a year like in March, June, September and December.
Arjuna Subject : -
Articles 264 Documents
The Effect of Conditional Cash Transfer on Temptation Goods Consumption: Evidence From Program Keluarga Harapan in Indonesia Simanjuntak, Bonar Partungkoan; Jinnai, Yusuke
Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial
Publisher : Babes Litbang Yankessos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31105/jpks.v20i1.2380

Abstract

Conditional Cash Transfer (CCT) has become a popular policy utilized by governments in many countries to serve as a safety net for low income people. However, several previous studies find that the increase of income from CCT will increase the consumption of temptation goods. This study examines the effect of Program Keluarga Harapan, a CCT policy in Indonesia, to the consumption of temptation goods. By utilizing fixed effect model, this study finds that the increase of every rupiah decreases tobacco consumption. This study contributes to the literature by estimating the rupiah value of CCT.
Coping the Obstacles in Silence : The Explorative Study of Adversity Intelligence of Deaf People Riestyane, Riestyane; Ninin, Retno Hanggarani; Siswadi, Ahmad Gimmy Prathama
Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial
Publisher : Babes Litbang Yankessos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31105/jpks.v20i1.2434

Abstract

Kesulitan individu Tuli terkait kemampuan berbicara dan menangkap informasi audio secara normal menimbulkan beberapa hambatan, seperti ketidakstabilan emosi, serta cara berkomunikasi dengan individu dengar (normal). Beberapa di antaranya mengalami kesulitan, namun beberapa lainnya memiliki kemampuan yang baik dalam mengatasi hambatan tersebut, dimana kemampuan ini disebut adversity intelligence. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri kemampuan individu Tuli dalam mengatasi hambatan yang muncul karena kondisi tuli tersebut, serta untuk mengetahui faktor apa saja yang dapat mendukung dan menghambat individu Tuli dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Penelitian kualitatif eksploratif ini melibatkan responden berusia 18-40 tahun yang mengalami kondisi tuli sejak lahir, dengan menggunakan instrumen wawancara serta dokumentasi rekaman. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa penghambat utama yang dialami individu Tuli bukanlah kondisi tuli secara fisik, melainkan faktor perekonomian serta komunikasi yang kurang lancar dengan orang lain. Responden menyikapi kondisi ini melalui upaya pencarian solusi (mencari pekerjaan, berkomunikasi dengan bantuan perantara atau orang ketiga) untuk meningkatkan penerimaan dan ketahanan diri sendiri. Selain kemampuan adversity intelligence yang baik, support system dapat menjadi pendukung berupa peluang dan dampak positif bagi individu Tuli, yaitu dari orang terdekat dan juga pemerintah yang turut berperan menfasilitasi kebutuhan individu Tuli di lingkungan masyarakat. Sementara itu, keterbatasan akses dan kesulitan memahami gerak bibir individu dengar merupakan beberapa faktor penghambat bagi individu Tuli. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan dapat melibatkan responden dengan latar belakang yang lebih variatif, serta melakukan komunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat oleh peneliti langsung.
Pemberdayaan Gepeng melalui Bimbingan Keterampilan Guna Mewujudkan Kemandirian Gepeng Murtiwidayanti, Sri Yuni; Ikawati, Ikawati
Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 19, No 3 (2020): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial
Publisher : Babes Litbang Yankessos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31105/jpks.v19i3.1990

Abstract

      Penelitian bertujuan mengetahui efektivitas pemberdayaan melalui bimbingan keterampilan guna mewujudkan kemandirian Gepeng. Jenis penelitian ini adalah Action Reaction, rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Exsperimen Design dalam bentuk One Group Pretest Post Test Design. Subjek penelitian  ditentukan secara purposive yaitu Gepeng, ditentukan sebanyak 32 orang. Penentuan lokasi penelitian berdasarkan purposive, ditentukan Kota Malang. Pengumpulan data  menggunakan testing dengan pedoman wawancara mendalam, mengingat tingkat pendidikannya rendah  bahkan buta huruf untuk melihat kondisi awal (pre-test) dan kondisi akhir (post-test). Hasil  penelitian menemukan  adanya  efektivitas pemberdayaan melalui bimbingan keterampilan guna mewujudkan kemandirian Gepeng antara sebelum dan sesudah pemberdayaan. Berdasarkan hasil temuan, direkomendasikan  pendampingan rutin dan berkelanjutan  bagi peserta pemberdayaan, mengingat pola pikir peserta belum semua berubah. Faktor pemasaran masih mendominasi faktor penghambat, keterampilan yang diperoleh  dapat  menambah pendapatan keluarga. Perlu keterlibatan pihak terkait terutama Diperindag yang mempunyai andil  besar dalam pemasaran sehingga membantu kemandirian gepeng dan keluarga  melalui usaha ekonomi produktif. Kementerian Sosial RI, melalui Diretorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial bahwa pemberdayaan Gepeng melalui bimbingan keterampilan sesuai minat dan bakat, serta pasaran dengan mempertimbangkan sumber potensi sekitar.melalui Program Desaku Menanti dapat diterapkan lebih luas (semua provinsi). Program tersebut mampu  memecahkan masalah sosial di perkotaan (mencegah kaum urban ke kota tanpa keterampilan kerja); meningkatkan keterlibatan Pemerintah daerah dalam masalah Gepeng;  meningkatnya keberdayaan Gepeng dalam hal mau berusaha dan bekerja); dan  Salah satu program dapat mengurangi jumlah kemiskinan.
Kebutuhan Pelayanan Sosial bagi Lanjut Usia Terlantar Rusmiyati, Chatarina
Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial
Publisher : Babes Litbang Yankessos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31105/jpks.v19i2.1946

Abstract

This study aimed to determine the implementation of social assistance through home care services and its benefits for neglected elderly people. The research location was in Jeneponto Regency, South Sulawesi, Republic of Indonesia with consideration that there were quite a lot of neglected elderly people in the region and social assistance through home care had been carried out by the Elderly Social Welfare Institution (LKS LU). The study used a qualitative descriptive approach. Data collection was carried out by interview using interview guides and observations. The data collected was analyzed descriptively to illustrate the implementation of social assistance through home care and its benefits for the elderly. The results showed that social assistance through home care in Jeneponto District carried out by the Bakti Jaya Elderly Social Welfare Institution and Ummi Naharia Elderly Social Welfare Institute had been going well. Home care services took the form of social care, social assistance and meeting the basic needs of the elderly. Elderly recipients of home care social assistance were happy with the attention given by the mentors. They were happy and satisfied with the assistance received, such as milk, biscuits, cereal drinks, tea, coffee and other needs as requested. The existence of a social security program for the elderly so far is expected to continue to exist as a form of government attention to all members of the community, especially for neglected elderly. Keywords: needs; social services; neglected elderly; Social Welfare Institution for Elderly (LKS LU).
Pemberdayaan Sosial Dalam Penanggulangan Kemiskinan Studi Peran Kelembagaan Badan Usaha Milik Desa di Desa Rumbai Jaya, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau Alkadaf, Muammar
Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial
Publisher : Babes Litbang Yankessos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31105/jpks.v20i1.2399

Abstract

abstrakKelembagaan Badan Usaha Milik Desa merupakan salah satu pelaku pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat di tingkat desa. Badan Usaha Milik Desa Lancang Kuning Desa Rumbai Jaya Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau merupakan dikategorikan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir sebagai Badan Usaha Milik Desa yang berhasil dan dijadikan sebagai Badan Usaha Milik Desa percontohan di Kabupaten Indragiri Hilir. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, penentuan informan dilakukan secara purposive, dan data dianalisis dengan reduksi data, display/penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian, Badan Usaha Milik Desa Lancang Kuning Desa Rumbai Jaya telah berfungsi dan memberikan kontribusi dalam pemberdayaan sosial dalam bentuk mampu meningkatkan usaha-usaha rumah tangga masyarakat, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat desa dan memberikan kontribusi pada pendapatan asli desa (PADesa). Penelitian ini merekomendasikan, Pemerintahan Desa dan pengelola Badan Usaha Milik Desa diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan aset-aset desa yang belum terkelola, pemerintah pusat dan daerah perlu melakukan pelatihan pengembangan sumber daya manusia (SDM) kepada pengelola BUM Desa secara terus menerus dan masyarakat terkait dengan kewirausahaan sosial.Kata Kunci: Pemberdayaan,  Sosial, Ekonomi, Kelembagaan, Badan Usaha Milik Desa
Strategi Masyarakat Miskin Dalam Menghadapi Kerawanan Pangan di Desa Trimurti, Kabupaten Bantul Ashar, Haris Nur
Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial
Publisher : Babes Litbang Yankessos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31105/jpks.v20i1.2334

Abstract

Abstract Some of the Sustainable Development Goals (SDGs) are to end hunger, achieve food security, improve nutrition, and promote sustainable agriculture. However, until now this goal is far from ideal. The problem of food insecurity still occurs in both big cities and villages because of one indicator of the food security subsystem is not available. In these circumstances, the poor society face two problems at once, that is food insecurity and the family economy matter. This research focuses on the strategies adopted by the poor society in Trimurti Village in dealing with existing food insecurity. Using qualitative methods, the strategies of the poor society can be described clearly. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation which processed and tested for validity by the triangulation method. The results showed that the strategy taken by the poor in dealing with food insecurity was to change their diet, change their work patterns, and owe either food or money.AbstrakSalah satu tujuan dari SDGs adalah mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, meningkatkan gizi, dan mendorong pertanian yang berkelanjutan. Namun demikian, hingga saat ini tujuan tersebut masih jauh dari keadaan ideal. Kerawanan pangan masih terjadi baik di kota maupun di desa akibat subsistem ketahanan pangan tidak tersedia. Dalam keadaan tersebut masyarakat miskin menghadapi dua masalah sekaligus, yakni kerawanan pangan dan perekonomian keluarga. Penelitian ini menitikberatkan pada strategi yang diambil oleh masyarakat miskin di Desa Trimurti dalam menghadapi kerawanan pangan yang ada. Dengan menggunakan metode kualitatif, strategi masyarakat miskin dapat digambarkan dengan jelas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang selanjutnya diolah dan diuji keabsahannya dengan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi yang diambil oleh masyarakat miskin dalam menghadapi kerawanan pangan adalah dengan mengubah pola makan, mengubah pola kerja, dan berutang baik bahan makanan atau uang.
The Role of Social Support for Students with Disabilities in Achieving Non-Academic Achievements Sabila, Yuniar Adelia; Sekar, Dwi Amalia Chandra; Annisah, Annisah
Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 20 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial
Publisher : Balai Besar Litbang Pelayanan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31105/jpks.v20i2.2358

Abstract

Keberadaan sekolah inklusif memberikan kesempatan bagi siswa penyandang disabilitas untuk mendapatkanpendidikan formal seperti anak normal lainnya. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar mereka dapatmengikuti proses pembelajaran dan meraih prestasi baik akademik maupun non akademik. Penelitian ini bersifat deskriptifkualitatif dan bertujuan untuk mendeskripsikan dukungan sosial bagi siswa penyandang disabilitas di SMP Negeri 226Jakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada dua orang siswa penyandang disbailitas yang berprestasi,orang tua dan saudara kandung, teman, dan guru. Data diperdalam dengan melakukan observasi, studi pustaka, dan studidokumentasi. Data dianalisis secara bertahap yaitu melalui proses pengorganisasian, kategorisasi, dan interpretasi dataserta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial dari sekolah (guru dan teman)berperan besar dalam pencapaian prestasi non akademik siswa penyandang disabilitas. Selain itu, dukungan keluarga jugaberperan sangat krusial. Bentuk dukungan sosial yang diterima siswa penyandang disabilitas berupa dukungan emosional,instrumental, apresiasi, dan informasional. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa kerjasama antara sekolah dan keluargasiswa penyandang disabilitas sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan pendidikan akademik mereka di sekolah danuntuk meraih prestasi di kemampuan khusus yang mereka miliki. Rekomendasi ditujukan kepada pemerintah dan sekolah untuk menciptakan lebih banyak lingkungan inklusif bagi siswa penyandang disabilitas dan meningkatkan dukungan sosial bagi siswa penyandang disabilitas sehingga berprestasi.
Aktivasi Modal Sosial sebagai Strategi Menjaga Kelangsungan Hidup di Tegalpanggung Yogyakarta Prayoga, Reza Amarta
Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 20 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial
Publisher : Balai Besar Litbang Pelayanan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31105/jpks.v20i2.2424

Abstract

Tulisan ini mengulas persoalan kemiskinan dengan fokus modal sosial sebagai strategi kelangsungan hidupkeluarga miskin. Kondisi miskin menunjukkan realitas yang krisis. Berbagai strategi dimanfaatkan keluarga miskinuntuk memenuhi kebutuhan hidup agar dapat bertahan dan melanjutkan kehidupan sehari-hari. Tulisan ini bertujuanuntuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi strategi menjaga kelangsungan hidup (survival) pada keluarga miskin diTegalpanggung Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.Teknik pengumpulan data dengan observasi terlibat dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwakeluarga miskin menerapkan pemanfaatan aset tidak nyata (intangible asset) dalam bentuk modal sosial. Bentuk modalsosial yang dibangun oleh keluarga miskin berupa kerabat famili, tetangga, rekan kerja atau sejawat, dan jaringanarisan. Lebih lanjut, modal sosial dapat menjadi strategi pilihan bertindak alternatif sebagai katub penyelamat (safetyvalve) yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga kelangsungan hidup. Untuk itu, keluarga miskin perlu memperkuatmodal sosial yang mereka miliki melalui pemanfaatan potensi kolektivitas masyarakat. Selain itu, diperlukan penguatanprogram pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan modal sosial untuk menciptakan kemandirian komunitas sertamemangkas individualitas masyarakat.
Implementasi dan Tingkat Kepuasan Masyarakat terhadap Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) kiswanto, eddy
Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 20 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial
Publisher : Balai Besar Litbang Pelayanan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31105/jpks.v20i2.2584

Abstract

Penilaian masyarakat sebagai penerima manfaat dari suatu program sangat penting untuk diketahui sebagai bahanevaluasi dan peningkatan implementasi program. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan tingkat kepuasan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terhadap program ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Pelaksanaan survey dilakukan dengan wawancara langsung atau tatap muka dengan 700 KPM di Kota Medan, Bandar Lampung, Jakarta Utara, Tasikmalaya, Surakarta, Tegal, Malang, Probolinggo, Mataram, dan Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 82,9 persen KPM mengetahui bahwa program ini merupakan pengganti program Rastra/Raskin. Sebagian besar KPM telah mencairkan BPNT dengan jenis bahan pangan berupa beras dan gula. Semua KPM PKH di sepuluh kota tersebut telah mencairkan BPNT. KPM yang belum melakukan pencairan BPNT sebanyak 52,8 persen karena belum mendapatkan jadwal pencairan bantuan. Sementara sebanyak 15,5 persen belum mendapatkan kartu BPNT. KPM banyak yang belum mengetahui bahwa saldo dapat ditukarkan kapan saja di luar waktu yang telah ditentukan atau dapat disisakan. Permasalahan yang muncul terkait program ini adalah sebesar 50,3 persen mengeluhkan kualitas beras yang kurang baik jika dibandingkan dengan kualitas beras di toko/warung lainnya. Selain itu, sebesar 72,9 persen mengeluhkan tidak adanya bukti transaksi (bon/nota) ketika melakukan transaksi di E-Warong. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap program BPNT sangat tinggi karena hampir 90 persen menyatakan cukup puas dan puas. Rekomendasi penting dari penelitian ini antara lain 1) Perlu peningkatan  sosialisasi program BPNT; 2) Peningkatan kualitas bantuan pangan; 3) Peningkatan kualitas pelayanan E-Warong; 4) Pembentukan lembaga untuk menangani keluhan masyarakat; dan 5) Perlunya monitoring dan evaluasi program BPNT.
FENOMENA RELAWAN GACA DALAM PENDAMPINGAN ANAK DI LINGKUNGAN PWA PROPINSI JAWA TENGAH Wahyuningsih, Istiqomah Risa; S, Suparmi; Kustiyati, Sri
Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 20 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial
Publisher : Balai Besar Litbang Pelayanan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31105/jpks.v20i2.2635

Abstract

GACA merupakan sebuah gerakan masif dalam upaya membentuk generasi penerus yang kokoh, unggul danberkemajuan dalam hal mengantisipasi terjadinya kekerasan pada anak, termasuk kekerasan seksual terhadap anak danperempuan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Gerakan Aisyiyah ini selaras dengan program Pemerintah dalammengatasi kasus kekerasan terhadap anak. Masyarakat yang bersedia melakukan pendampingan terhadap kasus kekerasanpada anak di bawah Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Propinsi Jawa Tengah disebut relawan GACA. Tujuan penelitianuntuk mendeskripsikan fenomena relawan GACA dalam pendampingan anak di lingkungan PWA Propinsi Jawa Tengah.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan April-Nopember 2019 diPWA Jawa Tengah khususnya PDA Kabupaten Banjarnegara. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposivesampling dengan jumlah informan 10 orang. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi danstudi dokumen. Wawancara dilakukan kepada 10 orang informan, rata-rata berumur 61 tahun. Informan ini sebelummasuk sebagai relawan GACA sudah aktif dalam organisasi Aisyiyah Muhammadiyah, dimulai dari IPM, NA, PCA/PCMdan PDA/PDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena relawan GACA digambarkan dalam beberapa aspekantara lain motivasi menjadi relawan, hambatan atau kendala, perilaku prososial relawan, faktor yang mempengaruhiperilaku prososial relawan, proses pendampingan GACA dan respon keluarga klien terhadap GACA dari sisi relawan.Rekomendasi penelitian ini adalah upaya menurunkan angka kekerasan terhadap anak, Pemerintah dapat melakukankolaborasi dengan Pimpinan Pusat Aisyiyah dalam optimalisasi GACA.

Filter by Year

2013 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2021): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 20 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 19, No 3 (2020): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 19, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 18, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 18 No. 3 (2019): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 18, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 18, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 17 No. 4 (2018): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 17 No. 3 (2018): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 17, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 16 No. 4 (2017): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 16 No. 3 (2017): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 15 No. 4 (2016): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 15 No. 3 (2016): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 14 No. 4 (2015): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 14 No. 3 (2015): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 14 No. 2 (2015): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 14 No. 1 (2015): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 13 No. 4 (2014): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 13 No. 3 (2014): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 13 No. 2 (2014): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 13 No. 1 (2014): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 12 No. 4 (2013): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 12 No. 3 (2013): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 12 No. 2 (2013): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 12 No. 1 (2013): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial More Issue