cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jkp@hamzanwadi.ac.id
Editorial Address
Jalan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid No. 132 Pancor Selong, Lombok Timur, NTB, 83612 Tlp. (0376) 21394, 22953, Fax. (0376) 22953.
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 2549841X     DOI : 10.29408/jkp
Core Subject : Social,
JKP terbit dua kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember dengan nomor eISSN: 2549-841X. Adapun tujuannya adalah mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian atau kajian teoritis (invited authors) dalam bidang bimbingan dan konseling yang belum pernah dipublikasikan. Penulis bisa berasal dari berbagai kalangan seperti guru, dosen, praktisi, maupun pemerhati bimbingan dan konseling. Cakupan dan ruang lingkup materi terdiri dari: Pertama kurikulum bimbingan dan konseling. Kedua teknik bimbingan dan konseling. Ketiga media bimbingan dan konseling. Keempat bimbingan dan konseling berbasis teknologi dan informasi. Kelima penilaian dan evaluasi bimbingan dan konseling. Keenam Lesson Study, dan lainnya yang terkait dengan peningkatan kualitas konselor.
Arjuna Subject : -
Articles 83 Documents
COPING STRESS PADA FAMILY CAREGIVER PASIEN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) Ariska, Desi; Sholichah, Mutingatu
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 7 No 1 (2023): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v7i1.21234

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengungkap secara mendalam mengenai sumber-sumber stres yang dialami dan proses coping yang dimiliki caregiver orang dengan gangguan jiwa. Penelitian menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Penelitian ini melibatkan dua orang subjek yang berperan sebagai caregiver bagi keluarganya yang mengalami gangguan jiwa dan dua orang significant person. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber-sumber stres subjek I berasal dari anak yang mengalami gangguan jiwa skizofrenia dan sangat sulit diminta mengkonsumsi obat. Subjek I cenderung menggunakan problem focused coping bentuk confronting coping dan seeking information. Subjek I hanya menggunakan emotional focused coping ketika terdesak dan merasa tidak mampu mengubah keadaan. Kondisi stress subjek II berasal dari kakak yang mengalami skizofrenia. Subjek II lebih mandiri secara ekonomi karena memiliki usaha sendiri dan mendapat materi  dari suami. Subjek II lebih cenderung menggunakan emotional focused coping bentuk seeking social support dan acceptance responsibility untuk bertahan dalam situasi yang dirasa menekan. Penelitian ini menemukan adanya penggunaan antisipatif coping pada subjek, serta ditemukan adanya penggunakan emotional focused coping bentuk religious coping membantu penerimaan caregiver terhadap kondisi yang harus dijalani oleh kedua subjek. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proses coping yang dimiliki masing-masing subjek dipengaruhi oleh dukungan sosial dan kondisi ekonomi yang melatarbelakangi subjek.
BIMBINGAN KLASIKAL BERBASIS MINDFULNESS UNTUK MENCEGAH DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SISWA Budianto, Agus; Marfu’atun, Marfu’atun; Ariska, Desi
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 7 No 2 (2023): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v7i2.24150

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sedangkan metode yang digunakan bersifat eksperimen dengan rancangan penelitian one group pre-test and post -test design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI MA Hubbul Jiron NW, dengan sampel siswa 22 siswa. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket. Penelitian ini bertujuan untuk mencegah dampak negatif penggunaan media sosial, dengan layanan bimbingan klasikal berbasis mindfulness. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan t-test menunjukkan bahwa t-hitung lebih besar dari pada t-tabel (6,38>2,080) pada taraf signifikan 5% menunjukkan bahwa ada pencegahan perilaku dampak negatif penyalahgunaan media sosial pada siswa kelas XI MA Hubbul Jiron NW Pringgarata tahun pelajaran 2023/2024. Hal tersebut menujukan Ha: di terima dan Ho: di tolak. Sehingga dapat di simpulkan bahwa ada pencegahan dalam layanan bimbingan klasikal berbasis mindfulness dalam mencegah dampak negatif penggunaan media sosial pada siswa kelas XI MA Hubbul Jiron NW Pringgarata tahun pelajaran 2023/2024.
KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN QUR'ANI TEKNIK TERAPI PENJANGKIT SUKSES UNTUK MENINGKATKAN SELF REGULATION ISLAMI SISWA KELAS AKSELERASI Astuti, Martina Widya; Ridwan, Ridwan; Musifuddin, Musifuddin
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 7 No 2 (2023): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v7i2.24152

Abstract

Martina Widia Astuti “Layanan Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Qur'ani, Teknik Terapi Penjangkit Sukses untuk Meningkatkan Regulasi Diri Islami Siswa Kelas Akselerasi di SMAN 1 Pringgabaya” Program Studi Bimbingan dan Konseling 2023.            Self Regulation merupakan kemampuan individu secara aktif mengatur dirinya sendiri, baik mengatur fikiran, emosi, perasaan, dan kondisi serta tuntunan sosial yang berdasar pada kematangan berpikir untuk mencapai tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas penerapan konseling Qur'ani dengan menggunakan terapi penjangkit sukses untuk meningkatkan regulasi diri islami siswa kelas akselerasi di SMAN 1 Pringgabaya. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian ABA subjek Tunggal. Subjek penelitian ini adalah seorang siswa kelas Akselerasi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dan analisis menggunakan data kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data fase awal intervensi (A1) sebelum diberikan perlakukan (pretest) berupa konseling Qur'ani dengan terapi penjangkit sukses memperoleh skor 68 dengan mean rata-rata 13,6 yang menunjukkan regulasi diri siswa dalam kategori cukup rendah. Pada fase baseline (B) skornya meningkat menjadi 74 dengan mean rata-rata 14,8, menunjukkan kategori sedang. Kemudian setelah diberikan baseline (B) berupa konseling Qur'ani dengan terapi penjangkit sukses skornya meningkat menjadi 80, dengan mean rata-rata 16, yang menunjukkan regulasi diri siswa menjadi meningkat.
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN ANALISIS TRANSAKSIONAL UNTUK MENGURANGI KEBIASAAN MENGKONSUMSI MINUMAN KERAS PADA REMAJA DUSUN SUREBAYE LAUK DESA BARABALI KECAMATAN BATUKLIANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH Yulianti, Dewi; Wulandari, Indri Sofia
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 7 No 2 (2023): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v7i2.24324

Abstract

This study aims to provide group counseling services with a transactional analysis approach to reduce the habit of consuming alcohol in teenagers in the surebaye lauk hamlet, Barabali village, Batuliang sub-district, Central Lombok district. This research is a quantitative study with an experimental pre-test post- test design method. The research subjects were 4 teenagers from surebaye lauk village, barabali village. Data collection using a questionnaire. The data analysis technique used descriptive analysis and data hypothesis testing. From the results of data analysis of group counseling services on the ability of adolescents to overcome the habit of consuming alcohol, it was obtained tcount of 3.073 while the number in the t-value table for the one-tailed test (one tail test) with a significance level of 0.05 (5%) at db N = 4 is 2.132. Therefore, the result of data analysis of 3.073 is above the limit of rejection of the null hypothesis which is 2.132 (tcount > ttable), so this study is significant.
PENERAPAN KONSELING QUR’ANI UNTUK MENGENTASKAN ADAB BURUK GENERASI MILENIAL PADA SISWA SMPN 1 SURALAGA Nusuki, Nusuki; Sulistiana, Herlina
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 7 No 2 (2023): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v7i2.24345

Abstract

This thesis discusses the phenomenon of bad manners that occurs among the millennial generation which is caused by the influence of technological advances and  how to apply Qur'anic counseling that uses repentance therapy in alleviating these bad manners. This study also aims to find out how the effectiveness of the application of Qur'anic Counseling by using repentance therapy carried out through group counseling services. The results of this study indicate that the initial phase data (A1) before being given treatment (pretest) in the form of Qur'anic counseling with repentance therapy obtained a maximum score of 128 with an average mean of 25.6 which shows bad manners of students in the bad category. During the intervention phase (B) the score decreased to 83 with an average of 16.6 indicating a slightly poor category. Then after being given an intervention (B2) the score decreased to 59 with an average mean of 11.8 which indicates that the students' bad manners are not bad
Kegiatan Belajar yang Menyenangkan Sudut Pandang Psikologi Positif Takiuddin, Muhamad
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 7 No 2 (2023): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v7i2.24749

Abstract

Kegiatan  belajar di sekolah seringkali dipersepsikan oleh siswa  sebagai suatu aktivitas   yang kurang menyenangkan, banyak tugas, membuat siswa  stress,  dan tidak sering kali menimbulkan perilaku bolos pada siswa. Tentu banyak faktor yang dapat membuat  kegiatan belajar menjaadi kurang meneyanangkan bagi siswa.   Akan tetapi dalam konteks tulisan ini akan membahas konsep belajar yang menyenangkan menurut konsep teori psikologi posiitif. Psikologi positif sebagai suatu gerakan baru dalam psikologi memiliki beberapa konsep teoritis yang dapat diaplikasikan dalam proses pendidikan khususnya dalam proses belajar yang menyenangkan. Tujuan dari tulisan ini adalah menguraikan beberapa konsep teori dalam psikologi positif yang dapat  menciptakan suasana  belajar yang menyenagkan dan dapat dinikamti oleh siswa pada saat  melakukan kegiatan belajar. Uraian teoritis kegiatan belajar yang menyenangkan ini dilakukan dengan cara mengkaji beberapa  literature seperti  buku, jurnal, dan sumber lain yang berkaitan dengan psikologi positif khusunya dalam konteks pendidikan. Hasil penelusuran  berbagai sumber menemukan beberapa cara yang dapat dilakukan agar kegiatan  belajar dapat dinikamti sebagai suatu kegiatan yang menyenagkan bagi siswa, sehingga dapat meningkatkan produktivitas belajar di sekolah.   Keywords : Psikologi Positif, Belajar, Kebahagiaan  
ANALISIS SURVEY FAKTOR PENYEBAB PERNIKAHAN DINI DAN EKSISTENSI BUDAYA MERARIQ KODEK PADA REMAJA DI LOMBOK TIMUR Aulia, Fitri; Suastra, I Wayan; Aryana, Ida Bagus Putu
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 7 No 2 (2023): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v7i2.24926

Abstract

Early marriage is a social problem that is still relevant in Indonesia, including in NTB Province. Especially in East Lombok Regency, Terara District. This research aims to identify the factors that cause early marriage and the existence of the codek-drawing culture among teenagers in Terara. The method used is a quantitative approach, survey method, data was collected from a population of female teenagers who were perpetrators of early marriage in Lando Village, Terara District with a sample of 49 respondents. The techniques used in this research are questionnaires and interviews. The results showed that of the 49 respondents who filled in the 21 question items, 278 respondents chose the score "Strongly Agree (SS)," 376 respondents chose "Agree (S)," 283 respondents chose "Disagree (TS)," and 92 respondents select "Strongly Disagree (STS)." This shows that the factors causing early marriage are (1) educational background, (2) promiscuity, (3) customs and culture, (4) family economy, (5) mass media, and (6) parental encouragement influencing decision making. early-age marriage. Among these factors, the existence of the Merariq Kodek culture is still quite dominant, through parental encouragement which is still strong towards the existence of this culture.
KONSELING QUR’ANI TERAPHY FITRAH UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM ANAK YANG MENOLAK MASUK PONDOK PESANTREN Mi'roj, Muhammad; Ridwan, Ridwan; Nusuki, Nusuki
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 8 No 1 (2024): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v8i1.24153

Abstract

Self esteem (muru’ah) atau harga diri pada dasarnya merupakan suatu penilain diri yang berkaitan tentang diri yang dipengaruhi oleh sikap, intraksi, penghargaan,serta kelayakan dirinya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Dalam penelitian ini menggunakan model penelitian Single Subjeck Quantitatif Desaign (SSQD) dengan menggunakan model desan A-B-A. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMP Islam  Pringgabya Utara sebanyak tujuh siswa. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan observasi. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa data fase awal intervensi (A1) sebelum diberikan layanan (pre-test) konseling Qur’ani dengan terapi fitrah memperoleh skor 34 dengan mean rata-rata 20,4 yang menunjukkan self esteem konseli dalam kategori sangat rendah. Pada fase baseline (B) skornya meningkat menjadi 39 dengan mean rata-rata 23,4, menunjukkan kategori sedikit rendah. Kemudian setelah diberikan baseline (B) berupa konseling Qur’ani dengan terapi fitrah skornya meningkat menjadi 43, dengan mean rata-rata 25,8, yang menunjukkan self esteem koneli menjadi baik.
PELAKSANAAN ANALISIS KEBUTUHAN PESERTA DIDIK DALAM PENYUSUNAN PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA KELAS VIII SMPN 3 SELONG Hasanah, Uswatun; Marfu’atun, Marfu’atun; Mahyatun, Baiq
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 8 No 1 (2024): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v8i1.25997

Abstract

Angket kebutuhan Peserta Didik (AKPD) merupakan sebuah angket yang berisi sejumlah soal berupa pernyataan terkait dengan masalah-masalah yang diasumsikan biasa terjadi pada peserta didik. Hasil pengolahan angket tersebut yang akan membantu guru bimbingan dan konseling untuk merancang program bimbingan konseling untuk membantu peserta didik mengatasi permasalahan yang dialaminya guna mewujudkan efektif, efisiensi sekaligus pencapaian sasaran layanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan program bimbingan konseling yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode penentuan sampel menggunakan sampling jenuh. Berdasarkan hasil penelitian Analisis Kebutuhan Peserta Didik yang paling dibutuhkan dalam pemberian layanan adalah bidang layanan pribadi dengan materi tentang bagaimana memahami diri dan menjadi pribadi yang mandiri.
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI SISWA YANG TERLAMBAT DI SMAN 1 MASBAGIK Nurfitri, Umami; Ariska, Desi; Anwar, Nurul
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 8 No 1 (2024): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v8i1.26001

Abstract

There are still some students who violate school rules, for example, students often come late to school. Based on this, the purpose of this study was to find out the role given by the Guidance and Counseling teacher in overcoming the problem of students coming to school late at SMAN 1 Masbagik. The results of this study concluded that the role given by the Guidance and Counseling teacher was one of them by providing guidance and direction as well as implementing individual counseling to students who came late to school. The reasons for students arriving late varied, there were students who said they were late getting up in the morning and there were also students who said they were tired of helping their parents after school so that the next morning they woke up late the next morning, and there were also students who reasoned that they were lazy to take math lessons. With the provision of individual counseling services by Guidance and Counseling teachers, it can be seen that there is a decrease in students coming to school late. Therefore, the implementation of individual counseling services can overcome the problem of students coming late to school at SMAN 1 Masbagik