cover
Contact Name
Andreas Christian Louk
Contact Email
andreas.louk@staf.undana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalfisika@undana.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
ISSN : 25035274     EISSN : 26571900     DOI : https://doi.org/10.35508/fisa
Jurnal Fisika – Fisika Sains dan Aplikasinya diterbitkan oleh Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknk - Universitas Nusa Cendana secara berkala (setiap 6 bulan) yaitu setiap bulan April dan Oktober, dengan tujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pengkajian, dan pengembangan bidang Fisika beserta dengan terapan ilmu fisika. Artikel yang dipublikasi dalam Jurnal FiSA dapat berupa Artikel Penelitian maupun Artikel Konseptual (non-penelitian).
Arjuna Subject : -
Articles 214 Documents
ANALISIS POLA SEBARAN AIR LINDI SEKITAR TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) NOENBILA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN MENGGUNAKAN METODE ELEKTROMAGNETIK KONDUTIVITAS Harison Nubatonis; Hadi Imam Sutaji; Ali Warsito; Jehunias L. Tanesib
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v6i1.2489

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis pola sebaran air lindi sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Noenbila Kabupaten Timor Tengah Selatan menggunakan metode elektromagnetik konduktivitas. Tujuan penelitian adalah menentukan nilai konduktivitas dan suseptibilitas, keterkaitan antara keduanya serta pola sebaran lindi bawah permukaan pada TPA Noenbila. Akuisisi data menggunakan GF Instrument CMD-4 dan GPS (Global Positioning System) di lima lokasi yaitu A/1, B/2, C/3, D/4 dan E/5. Hasil pengukurannya berupa konduktivitas, suseptibilitas serta titik koordinat dalam lintang dan bujur. Data tersebut kemudian diinterpretasikan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil interpretasi kuantitatif menunjukkan bahwa lokasi yang tercemar lindi hanya di C/3 dan E/5 yang memiliki konduktivitas dan suseptibilitas yaitu 3,11-137,37 mS/m dan 4,02-44,27 ppt serta 3,86-110,11 mS/m dan 3,93-12,02 ppt. Interpretasi kualitatif menunjukkan pola sebaran lindi yang berada di lokasi C/3 dan E/5 berpotensi mengalir atau merembes dari arah utara TPA menuju sungai yang berada di bagian selatan. Potensi ini, akan lebih besar terjadi karena geologi bawah permukaan TPA Noenbila berupa batugamping koral yang relatif mudah dialiri air karena memiliki ukuran porous yang besar dan adanya faktor luar seperti turunnya air hujan serta meningkatnya tumpukan sampah penyebab terbentuknya lindi.
PENGARUH UKURAN TABUNG UDARA DENGAN TINGGI PIPA KELUARAN 7 METER TERHADAP EFISIENSI POMPA HIDRAM DOUBLE KATUP LIMBAH Robin Diyener Takain; Defmit B. N. Riwu; Adi Y. Tobe; Dominggus G. H. Adoe
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v6i1.2724

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ukuran tabung udara terhadap efisiensi pompa hidram PVC double katup limbah. Pompa hidram yang digunakan dalam penelitian ini memiliki diameter pipa masukan 2 inchi dan diameter pipa keluaran ½ inchi. Variasi tinggi tabung udara yang dilakukan adalah 100 cm, 120 cm dan 140 cm. Sedangkan tinggi pipa keluaran yang dilakukan adalah 7 m. Hasil penelitian ini menunjukkan efisiensi tertinggi yang diperoleh terdapat pada tinggi tabung udara 140 cm dengan tinggi pipa keluaran 7 m yaitu 81,9 % dan efisiensi terendah yang diperoleh terdapat pada tinggi tabung udara 100 cm yaitu 70,24 %. Pernambahan tinggi ukuran tabung udara dapat meningkatkan efisiensi pompa hidram. Hal ini terjadi karena rongga udara yang besar menambah tekanan air melalui pipa keluaran.Kata kunci Pompa Hidram PVC Double Katup limbah; Tinggi Tabung Udara; Efisiensi AbstractTthe purpose of this study was carried out toknow the effect of air tube sizeon the efficiency of PVC hydram pumps double waste valve.The hydram pumpused in this study has a 2 inch diameter input pipe and½ inch diameter output pipe. The height variation of the air tube is carried out100 cm, 120 cm and 140 cm. While the height of the output pipe made is 7 m.The results of this study showed the highest efficiency obtained in the height of the air tube 140 cm with a high output pipe 7m that is 81,9% and the lowest efficiency obtained is in the height of the tubeair 100 cm is 70,24%. Increasing the height of the air tube size can increase the efficiency of the hydram pump. This happened because the large air cavity increases the water pressure through the outlet pipe.Key word :PVC hydram pump double waste valve; height of the air tub; efficiency
PERANCANGAN SISTEM TRANSMISI MESIN PRES BIJI KELOR DENGAN PUTARAN MESIN 1400 RPM Rima Nindia Selan; Defmit. Riwu; Jack Pah
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v5i2.2967

Abstract

Abstrak Mesin pres biji kelor termasuk jenis mesin hidrolik dengan mekanisme tekan horizontal. Cara kerja mesin pres biji kelor dengan meneruskan daya putaran dari poros melalui media penghantar (fluida) menjadi daya tekan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem transmisi mesin pres biji kelor dengan putaran mesin 1400 rpm, daya 1 Hp dan kapasitas awal 100 gram. Metode penelitian berupa analisis numeric dengan variabel yang disesuaikan. Perancangan system transmisi menggunakan bahan S30C dengan kekuatan tarik 58 kg/mm2 dan tegangan geser diizinkan 4,83 kg/mm2 Mesin pres biji kelor menghasilkan kecepatan transmisi 18,70m/s dengan perkiraan waktu pemerasan 2,18 detik. Mesin pengepress biji kelor dengan mekanisme tekan horizontal memiliki hasil perasan yaitu sekitar 15,6% (100 g biji kelor = 16 ml minyak kelor) dengan gaya tarik transmisi 267,54 N. Kata kunci: Sistem transmisi, putaran mesin, daya, mesin pres Abstract Moringa seed press is a type of hydraulic machine with a horizontal pressing mechanism. The moringa seed press works by passing the rotational power from the shaft through the conveying medium (fluid) to become compressive power. This study aims to design a transmission system for the moringa seed pressing machine with an engine speed of 1400 rpm, 1 hp power, and an initial capacity of 100 grams. The research method is numerical analysis with adjusted variables. The design of the transmission system uses S30C material with tensile strength () 58 kg/mm2 and allowed shear stress () 4.83 kg/mm2. The moringa seed pressing machine produces a transmission speed of 18.70m/s with an estimated squeeze time of 2.18 seconds. The moringa seed pressing machine with a horizontal pressing mechanism has a yield of about 15.6% (100 g of moringa seeds = 16 ml of Moringa oil) with a transmission pulling force of 267.54 N.Keywords: Transmission system, engine speed, power, pressing machine
PENGARUH UKURAN KATUP LIMBAH TERHADAP EFISIENSI POMPA HIDRAM Dominggus G. H. Adoe; Defmit B. N. Riwu; Matheos Marc Tuka Penu
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v6i1.2986

Abstract

PENGARUH UKURAN KATUP LIMBAH TERHADAP EFISIENSI POMPA HIDRAM Dominggus G.H. Adoe, Defmit B.N. Riwu, Matheos M.T. Penu Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, UNDANA Jl. Adisucipto, Penfui-Kupang NTT Email :marktukapenu@gmail.com Abstrak Air selalu menjadi bagian terutama dalam kehidupan makhluk hidup di belahan bumi manapun. Bagian yang membentuk permukaan bumi berupa gunung, bukit, dataran tinggi, dataran rendah, lembah, sungai, maupun laut. Jika permukaan bumi tersebut terisi dengan air, gerakan air akan menuju ketempat yang lebih rendah dari tempat awal kedudukannya. Teknologi sederhana dan hemat energi dan dapat menaikkan air dari tempat yang rendah ketempat yang tinggi adalah “Pompa Hidram” Pompa hidram atau singkatan dari hidraulik ram berasal dari kata hidro sma dengan air (cairan), ram sama dengan hantaman, pukulan atau tekanan, sehingga terjemahan bebasnya menjadi hantaman air atau tekanan air. Jadi, pompa hidram adalah pompa yang energi penggeraknya berasal dari hantaman air yang masuk ke dalam pompa melalui pipa pengantar. Berdasarkan hasil eksprimen dan analisa data dapat disimpulkan bahwa efisiensi tertinggi terdapat pada variasi diameter katup limbah 3 dim sebesar 78,56 % untuk efisiensi D’Aubuisson, dan 78,58 % untuk efisiensi Rankine. Sedangkan efisiensi terendah, terdapat pada variasi diameter katup limbah 2 dim sebesar 63,80 % untuk efisiensi D’Aubuisson, dan 51,39 % untuk efisiensi Rankine. Kata Kunci : pompa hidram, debit, diameter katup, efisiensi pompa hidram, pipa Abstract Water has always been a part especially in the life of living things in any hemisphere. The parts that make up the earth's surface are mountains, hills, highlands, lowlands, valleys, rivers, and seas. If the surface of the earth is filled with water, the movement of the water will go to a place that is lower than the place where it started. The technology is simple and energy efficient and can raise water from a low place to a high place is "Hydram Pump" Hydram pump or an abbreviation of hydraulic ram comes from the word hydro sma with water (liquid), ram is equal to impact, punch or pressure, so the translation release of water impact or water pressure. So, a hydram pump is a pump whose driving energy comes from the impact of water entering the pump through the delivery pipe. Based on the results of experimentation and data analysis, it can be concluded that the highest efficiency is found in the variation of the diameter of the 3 dim waste valve, which is 78.56% for D'Aubuisson's efficiency, and 78.58% for Rankine efficiency. While the lowest efficiency, there is a variation of the diameter of the 2 dim waste valve of 63.80% for D'Aubuisson's efficiency, and 51.39% for Rankine efficiency. Keywords : hydraulic ram, debit, valve diameter, the efficiency of hydraulic ram
A QUADRATIC-QUARTIC-QUINTIC (QQQ) PERTURBATION ON HARMONIC OSCILLATOR: HAMILTONIAN MATRIX REPRESENTATION Herry F. Lalus
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This paper discusses a one-dimensional harmonic oscillator system subjected to simultaneous quadratic-quartic-quintic perturbation. The main objective of this paper is to calculate the matrix representation of its Hamiltonian. To keep more generally, these three perturbation terms use different small parameters. The method used in this paper is the standard algebraic method using Dirac notation with the bases that have also been shown. The results of the analysis that has been carried out, it is obtained in the form of the Hamiltonian matrix representation of this system which contains the three different small parameters. If the three parameters are chosen to be zero (without perturbation), the matrix form will be reduced to a standard harmonic oscillator matrix.Keywords: QQQ perturbation; harmonic oscillator, Hamiltonian matrix representation.
KAJIAN AWAL SIFAT OPTIK GRAPHENE OXIDE BERBAHAN DASAR ARANG SEKAM PADI DENGAN METODE LIQUID PHASE EXFOLIATION MENGGUNAKAN ALAT BANTU BLENDER DAN ULTRASONIC CLEANER Intan Riani Solo; Minsyahril Bukit; Albert Z. Johannes; Redi K. Pingak
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian tentang kajian awal sifat optik Graphene Oxide (GO) berbahan dasar arang sekam padi dengan metode Liquid Phase Exfoliation (LPE) menggunakan alat bantu blender dan Ultrasonic Cleaner telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi waktu sintesis GO menggunakan blender, ultrasonifikasi, dan blender yang dilanjutkan dengan ultrasonifikasi pada sifat optik GO, berdasarkan pada hasil karakterisasi UV-Vis. Dengan menggunakan alat bantu tersebut dilakukan variasi waktu 1 jam, 2 jam, dan 3 jam. Larutan didiamkan semalam, diambil bagian yang terangkat ke permukaannya dan dipisahkan. Kemudian bagian yang dipisahkan tersebut diencerkan dengan menggunakan aquades. Hasil tersebut dikarakterisasi menggunakan Spektrometer UV-Vis untuk mendapatkan spektrum serapannya. Berdasarkan hasil analisis spektrum dari ketiga perlakuan diperoleh jangkauan spektrum berada dalam range 200 nm sampai 400 nm. Nilai puncak serapan maksimum pada perlakuan blender 1 jam, 2 jam dan 3 jam secara berturut – turut adalah 3,319; 3,333dan 3,983 pada masing – masing panjang gelombang 223 nm; 222 nm dan 223 nm. Nilai puncak serapan maksimum pada perlakuan ultrasonifikasi 1 jam, jam dan 3 jam secara berturut – turut adalah 2,466; 2,115 dan 1,877 pada masing – masing panjang gelombang 223 nm; 223 nm dan 224 nm. Nilai puncak serapan maksimum pada perlakuan blender yang dilanjutkan dengan ultrasonifikasi 1 jam, 2 jam dan 3 jam secara berturut – turut adalah 2,777; 1,838; dan 1,961 pada masing – masing panjang gelombang 224 nm; 223 nm dan 224 nm. Berdasarkan nilai puncak serapan dan rentang panjang gelombang yang diperoleh dari hasil karakterisasi spektrometer UV-Vis, dapat disimpulkan bahwa material GO berhasil disintesis dalam penelitian ini. Dari hasil perbandingan spektrum ketiga perlakuan di atas, sintesis GO dengan metode LPE dengan alat bantu blender menghasilkan GO dengan konsentrasi yang paling tinggi dan waktu mempengaruhi jumlah konsenterasi GO yang dihasilkan.Kata kunci: GO; LPE, blender; ultrasonifikasi; blender-ultrasonifikasi. AbstractA preliminary study on the optical properties of Graphene Oxide (GO) from rice husk charcoal with the Liquid Phase Exfoliation (LPE) method using a blender and ultrasonic cleaner treatment has been done. The purpose of this research is to determine the influence of the time variation of GO synthesis using a blender, ultrasonication, and blender followed by ultrasonication on the optical properties of GO, based on the results of UV-Vis characterization. With the use of the treatment tools, we made 1 hour, 2 hours, and 3 hours’ time variations respectively. The solution was left overnight, then the raised portion on the surface was separated from the solution. The separated parts were diluted using equates and then characterized using the UV-Vis spectrometer to obtain its absorption spectrum. Based on the results of the spectrum analysis of the three treatments, spectrum coverage is obtained in the range of 200 nm to 400 nm. The maximum absorption coefficients from the 1 – hour, 2 – hour, and 3 – hour blender treatment were 3.319; 3.333, and 3.983 at 223 nm, 222 nm, and 223 nm respectively. The corresponding values from ultrasonication treatment were 2.466; 2.115 and 1.877 at 223 nm, 223 nm, and 224 nm respectively, and those from the blender treatment followed by ultrasonication were 2.777; 1.838 and 1.961 at 224 nm, 223 nm, and 224 nm respectively. Based on the absorption coefficients and the wavelength range obtained from UV-Vis spectrometer characterization results, it can be concluded that the GO material was successfully synthesized in this research. From the comparisons of the three treatments, GO synthesized using the LPE method with the blender treatment yields GO with the highest concentration, and time affects the number of GO concentrations produced.Keywords: GO, LPE, Blender, Ultrasonication, Blender- ultrasonication.
Front Matter Vol 5, No. 2 - Oktober 2020 Andreas Christian Louk
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMULIAAN TANAMAN KACANG TUNGGAK (VIGNA UNGUILATA) LOKAL MALAKA DENGAN METODE IRRADIASI MULTIGAMMA Adelina Bete; Jehunias Leonidas Tanesib; Bartholomeus Pasangka
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kacang tunggak (vigna unguilata) merupakan tanaman palawija berpolong yang telah lama dikenal oleh masyarakat NTT sebagai bahan makanan bergizi yang biasanya dimasak bersama nasi. Tingkat produktivitas kacang tunggak sangat dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain penggunaan varietas unggul, kesuburan tanah serta teknik budidayanya. Oleh karena itu untuk meningkatkan produktivitas kacang tunggak pada lahan kering dilakukan penelitian untuk mengetahui dan untuk mendapat varietas unggul, dengan menggunakan teknik radiasi multigamma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan radiasi multigaamma dengan dosis 1000 rads, 2000 Rads, 3000 Rads, 4000 Rads. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan dosis radiasi terbaik terdapat pada dosis 2000 Rads. Katakteristik fisis unggul yang diperoleh meliputi tumbuh lebih cepat, tinggi tanaman 205,5 cm, umur panen lebih singkat yaitu 80 hari setelah tanam, jumlah produksi lebih tinggi yaitu 43, 67 gram/ 100 biji dan kandungan protein 19, 679%. Kata kunci: Pemuliaan; kacang tungga; irradias; multigamma. Abstract The cowpea (vigna unguilata) is a sprouted palawija plant that has long been known by the people of NTT as a nutritious food ingredient that is usually cooked with rice. The productivity level of cowpea is strongly influenced by many factors including the use of improved varieties, soil fertility and cultivation techniques. Therefore, to increase the productivity of cowpea on dry land, a research was conducted to find out and to get superior varieties, using multigamma radiation techniques. The method used in this research is to use multigaamma radiation at a dose of 1000 rads, 2000 Rads, 3000 Rads, 4000 Rads. The results showed that the use of the best radiation dose was found at a dose of 2000 Rads. The superior physical catabolism obtained includes growing faster, plant height 205.5 cm, shorter harvest life, 80 days after planting, the number of production is higher, 43.67 gram / 100 seeds and protein content 19, 679%. Keywords: Breeding; cowpea; irradiation; multigamma.
VISUALISASI FENOMENA KOMBINASI DIFRAKSI DAN INTERFERENSI PADA CELAH GANDA MEMANFAATKAN METODE SECANT BERBASIS PEMROGRAMAN DELPHI Valerianus Jehadu; Ali Warsito; Albert Zicko Johannes; Andreas Christian Louk
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian tentang visualisasi fenomena kombinasi difraksi dan interferensni pada celah ganda dengan tujuan menerapkan metode secant untuk memperoleh solusi jarak terang pusat ke terang dengan intensitas tertentu dan memperoleh grafik 2 dimensi dari distribusi intensitas cahaya. Solusi jarak terang pusat (intensitas maksimum) ke terang dengan intensitas tertentu padakasuskombinasi difraksi dan interferensi pada celah ganda diperoleh dengan mencari akar-akar persamaan intensitascahayanya.Dari hasil perhitungan grafis dan komputasi diperoleh solusi jarak terang pusat ke terang dengan intensitas tertentu.Pada nilai perbandingan 0.6I0, metode grafis dengan rentang nilai x dari 0.00877 sampai 0.0088 diperoleh nilai jarak terang pusat ke terang dengan intensitas tertentu sebesar 0.008781 mm. Sedangkan pada metode komputasi dengan nilai tebakan 0.005 dan 0.264 diperoleh nilai jarak 0.00878129 mm. Dari dua variasi yang digunakandapat dilihat bahwa pada variasi panjang gelombang, 500 nm, 550 nm, dan 600 nm diperoleh interval pita terang pusat berturut-turut dari -0.0094392 mm sampai 0.00943919 mm, -0.0103831 mm sampai 0.01038311 mm, dan-0.011327 mm sampai 0.01132703 mm. Kemudian pada variasi jarak celah ke layar 500 mm, 550 mm, dan 600 mm diperoleh nilai interval pita terang berturut-turut dari -0.0103831mm sampai 0.01038311 mm, -0.01142142 mm sampai 0.01142142 mm, dan -0.0124597 mm sampai 0.01245973 mm.Katakunci: Difraksi; interferensi; Celah Ganda; Intensitas, Secant Abstract Research on the visualization of diffraction and interference combination phenomena on double slits has been carried out to apply the secant method for determining the solution of the maximum distance intensity to bright with the certain intensity and obtaining a two graph of the light intensity distribution. The solution of the maximum distance intensity to bright with a certain intensity is obtained by looking for the roots of the light intensity equation.From the result of calculationgraphical and computationally have gotten the solution of the maximum distance intensity to bright with a certain intensity. On the comparison value 0.6I0, a graph method with the interval from 0.00877 to 0.0088 is gotten the maximum distance intensity luminous with a certain intensity of 0.008781 mm. Meanwhile, on computational methods with the guessed value, 0.005 to 0.264 is reached distance value 0.00878129 mm. From two variation used, can be viewed that on wavelength variation 500 nm, 550 nm, 600 nm, are obtained a central light band interval successively from -0.0094392 mm to 0.00943919 mm, -0.0103831 mm to 0.01038311 mm, and 0.011327 mm to 0.01132703 mm. Then in the variation of the gap distance to the screen of 500 mm, 550 mm, and 600 mm, the values of the bright band intervals are obtained from -0.0103831 mm to 0.01038311 mm, -0.01142142 mm to 0.01142142 mm, and -0.0124597 mm to 0.01245973 mm. Keywords: Diffraction; Interference; double slits; intensity; and secant.
PENGARUH WAKTU PERENDAMAN DAN MEDIA PERENDAMAN TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT OPEN HOLE DISCONTINUOUS KULIT BUAH KELAPA MATRIKS POLYESTER Dominggus G. H. Adoe; Defmit B. N. Riwu; Yoffial D. Banani
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemanfaatan serat alam sebagai pengikat pada komposit sudah banyak digunakan, diantaranya Seratb buah lontar, serat daun gewang, serat widuri, serat nenas, serat kelapa dan masih banyak serat lainnya. Perkembangan teknologi, sifat fisika-kimia serat, dan kesadaran konsumen untuk kembali ke bahan alami, membuat serat sabut kelapa dimanfaatkan menjadi bahan baku industri karpet, jok dan dashboard kendaraan, kasur, bantal, dan hardboard. Serat sabut kelapa yang dikombinasikan dengan resin sebagai matriks akan dapat menghasilkan alternatif yang salah satunya aplikasi material yang mendukung pemanfaatan komposit. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis pengaruh waktu perendaman dan media perendaman terhadap kekuatan tarik komposit open hole discontinuous kulit buah kelapa matriks polyester. Dalam pengujian kekuatan tarik matriks dan komposit open hole discontinuous menggunkan standar ASTM D5766. Dari pengujian tarik yang dilakukan terhadap spesimen uji, diperoleh data rata-rata beban pengujian untuk setiap jenis komposit yaitu komposit tanpa perendaman memiliki beban tarik putus tertinggi dengan nilai rata-rata sebesar 2013 N, pada komposit yang diberi perlakuan perendaman air tawar 1 hari memilik beban tarik putus dengan nilai rata-rata teringgi 1777 N, dan nilai rata-rata beban tarik putus terendah adalah pada komposit yang diberi perlakuan perendaman air tawar 21 hari dengan nilai beban tarik putus terendah 1477 N. Sedangkan pada perlakuan perendaman air laut 1 hari memiliki nilai beban tarik putus rata-rata tertinggi sebesar 1733 N dan nilai rata-rata beban tarik putus terendah ialah pada komposit yang diberi perlakuan perendaman air laut 21 hari dengan nilai terendah 1380 N. Kata Kunci: komposit, serat alam, kulit kelapa, uji tarik. Abstract The use of natural fibers as a binder on composites has been widely used, including palm fiber, gewang leaf fiber, thistle fiber, pineapple fiber, coconut fiber and many other fibers. Technological developments, physical-chemical properties of fiber, and consumer awareness to return to natural materials, make coconut fiber fibers used as raw materials for the industry of carpets, seats and vehicle dashboards, mattresses, pillows and hardboards. Coconut coir fibers combined with resin as a matrix will be able to produce alternatives, one of which is the application of materials that support the use of composites. In this study, an analysis of the effect of immersion time and immersion media on the tensile strength of open hole composites was analyzed by discontinuous coconut shells of polyester matrix. In testing the tensile strength of the matrix and open hole discontinuous composites using the ASTM D5766 standard. From the tensile testing performed on the test specimens, the average test load for each typeof composite is obtained without the immersion composite having the highest drop pull load with an average value of 2013 N, in the composite treated with fresh water immersion 1 day has a load tensile drop with the highest average value of 1777 N, and the lowest average tensile pull load is on the composite treated with 21 days freshwater immersion with the lowest drop load value of 1477 N. While the treatment of sea water immersion 1 day has a value the highest average drop-out load is 1733 N and the lowest average tensile pull load is in the composite treated with 21 days sea water immersion with the lowest value of 1380 N.Keywords: composite, natural fiber, skin fiber, strain test.

Page 11 of 22 | Total Record : 214