cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jurnalpharmaconmw@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi, STIKES Mandala Waluya Kendari Jalan A.H Nasution No. G-37, Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
ISSN : 24426032     EISSN : 25989979     DOI : 10.35311
Core Subject : Health,
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia merupakan jurnal (Open Journal System) untuk informasi bidang ilmu farmasi yang memuat kajian tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk tulisan ilmiah, studi kepustakaan dan studi empirik. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia telah memiliki ISSN cetak : 2442 - 6032 dan ISSN online : 2598-9979 Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia terbit 2 kali setahun (Bulan Juni dan Desember).
Arjuna Subject : -
Articles 284 Documents
Optimasi Formula Sediaan Tablet Konvensional Ekstrak Terpurifikasi Daun Pacar Kuku (Lawsonia inermis L.) sebagai Antidiabetes dengan Variasi PVP sebagai Pengikat Wijayanti, Putri Mega; Sugiartin, Alni; Ifaya, Mus; Andriani, Rina
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i1.809

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat tingginya kadar gula dalam darah yang terjadi karena pankreas tidak dapat menghasilkan cukup insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimasi formula sediaan tablet konvensional ekstraketanol daun pacar kuku (Lawsonia inermis L.) sebagai antidiabetes dengan variasi pvp sebagai pengikat. Metode penelitian ini yaitu eksperimental. Adapun prosedur dalam penelitian ini dimulai dari penyiapan sampel, ektraksi sampel, skrining fitokimia, proses purifikasi, pencampuran dan granulasi, evaluasi fisik granul, percetakan tablet, serta evaluasi fisik tablet terpurifikasi daun pacar kuku. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu fomula sediaan tablet ekstrak terpurifikasi daun pacar kuku dengan menggunakan bahan pengikat PVP telah memenuhi uji stabilitas fisik sediaan granul yang baik pada formula I dengan konsentrasi 5 % dan formula II dengan konsentrasi 3 % karena mampu menghasilkan tablet yang sesuai dengan persyaratan parameter uji tablet.
Formulasi Sediaan Toner Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea) sebagai Antioksidan Kulit Herman, Herman; Almeida, Maria; Devara, Rachel; Bone, Mahfuzun; Zamruddin, Nur Masyithah
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i1.811

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea) dikenal sebagai tanaman obat yang mengandung antosianin dengan potensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan merumuskan dan mengevaluasi sediaan toner berbahan dasar ekstrak bunga telang sebagai antioksidan untuk perawatan kulit. Ekstrak diperoleh melalui maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian diuji kandungan metabolit sekunder serta aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Toner diformulasikan menggunakan basis gliserin 5% dan dievaluasi melalui uji organoleptik, pH, stabilitas, dan aktivitas antioksidan selama empat siklus suhu. Hasil menunjukkan rendemen ekstrak sebesar 7,88% dengan kandungan alkaloid, flavonoid, terpenoid, dan tanin. Aktivitas antioksidan ekstrak tergolong kuat dengan nilai IC50 sebesar 67,73 ppm dan persen peredaman tertinggi 30,603% pada konsentrasi 90 ppm. Toner dengan formula basis gliserin 5% memenuhi kriteria organoleptik dan menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi sebesar 25,145% pada suhu 4?, meskipun nilai pH sediaan belum seluruhnya berada dalam rentang ideal.
Essential Oils from Etlingera elatior Inflorescence against α-Amylase and α-Glucosidase Inhibition Syafni, Nova; Nofrizal, Nofrizal; Ismed, Friardi; Putra, Deddi Prima
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i1.812

Abstract

The increasing number of diabetes mellitus cases every year is alarming for every country. More than 90% of the cases are type-2 diabetes mellitus. The range of diabetes mellitus patients is at a productive age, including in Indonesia. Type-2 diabetes mellitus can be managed by reducing postprandial glucose levels. The approach inhibits α-amylase and α-glucosidase enzymes. A preliminary study on the local edible plants in Solok district, Etlingera elatior, showed potential against the α-glucosidase enzyme by TLC-bioautography screening. The essential oils from the inflorescence of E. elatior were extracted by hydro-distillation. The analysis of components from the essential oils identified 20 compounds. GC-MS data showed that the highest abundance percentages were 1-dodecanol (39.79%), dodecanal (28.20%), α-pinene (13.11%), decanal (4.16%), and dodecanol acetate (2.75%). The inhibition against the α-glucosidase enzyme obtains the IC50 value of 73.95 and 67.55 ?g/mL for the essential oils and acarbose, respectively. The inhibition against the α-amylase enzyme obtains the IC50 value of 70.87 and 12.28 ?g/mL for the essential oils and acarbose, respectively. The essential oils from the inflorescence of E. elatior could inhibit α-amylase and α-glucosidase enzymes, even though the potential was lower than that of acarbose as a positive control.
Efektivitas Sediaan Gel Ekstrak Kulit Pisang Ambon (Musa paradisiaca var sapientum) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar dan Luka Sayat Nofita, Nofita; Fadila, Syabil Salza; Pratiwi, Intan Ayu; Saputri, Gusti Ayu Rai; Hermawan, Dessy
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i1.815

Abstract

Kulit pisang merupakan bagian dari buah pisang ambon yang memiliki efektivitas sebagai penyembuhan luka dengan dibuat dalam bentuk sediaan gel. Tujuan penelitian ini untuk. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol 96%. Uji skrining fitokimia membuktikan positif mengandung flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, kuinon, dan terpenoid. Konsentrasi yang digunakan dalam formula sediaan gel ekstrak kulit pisang ambon yaitu F1 (5%), F2 (10%), F3 (15%). Kontrol negatif (K-) yaitu sediaan gel tanpa ekstrak, dan kontrol positif (K+) gel bioplacenton. Hasil pengujian luka bakar pada formula K (+) dan F3 terjadi penutupan luka sempurna dengan rata-rata penurunan diameter luka 20 mm. Perlakuan F1, F2, dan K (-) pada hari ke 14 proses penutupan luka tidak secara sempurna dengan rata-rata penurunan diameter luka F1 16,8 mm, F3 18,2 mm, dan K (-) 8,1 mm. Hasil pengujian luka sayat pada formula F3 menunjukkan aktivitas penyembuhan luka sayat yang lebih cepat dengan rata-rata selisih penurunan diameter luka 0,31 cm. F2 dan K (+) dengan nilai selisih 0,30 menunjukkan penyembuhan yang baik. F1 nilai selisih 0,23 cm menunjukkan penyembuhan yang cukup baik. K(-) nilai selisih 0,21 menunjukkan penyembuhan yang paling lambat. Konsentrasi 15% memberikan efektivitas penyembuhan yang lebih efektif dalam penyembuhan luka bakar dan luka sayat. Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan, nilai selisih, dan nilai rata-rata ukuran luka yang diperoleh, maka memberikan hasil yang maksimal.