cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
ISSN : 23382996     EISSN : 25286978     DOI : -
Core Subject : Education,
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan, Universitas Singaperbangsa Karawang. Konten jurnal meliputi tulisan hasil penelitian atau kajian teoretis pada bidang pendidikan secara umum. Jurnal ini terbit dua kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 219 Documents
ANALISIS KESALAHAN PENULISAN EJAAN YANG DISEMPURNAKAN PADA JURNAL MESIN SAINS TERAPAN Emilda Emilda; Siti Aminah
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 8 No 1 (2020): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ejaan merupakan suatu pedoman yang diperlukan pada penulisan berupa karya ilmiah, kesusastraan, maupun penulisan berita, sehingga karya tersebut memenuhi unsur atau tata cara penulisan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Oleh karena itu ejaan juga merupakan ketentuan-ketentuan yang dijadikan sebagai pedoman berbahasa dan menjadi juklak (petunjuk pelaksanaan) bagi bangsa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesalahan ejaan pada artikel Jurnal Mesin Sains Terapan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Jenis data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data tertulis yang bersumber dari artikel Jurnal Mesin Sains Terapan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes, dokumentasi, pengamatan, dan pencatatan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesalahan-kesalahan ejaan dalam penulisan artikel Jurnal Mesin Sains Terapan, yang meliputi kesalahan penggunaan huruf kapital, penggunaan huruf miring, penggunaan kata, penggunaan kata depan, penggunaan singkatan, dan penggunaan tanda baca yaitu penggunaan titik dan penggunaan tanda koma. Kesalahan tersebut kemungkinan bisa disebabkan karena kurangnya pemahaman penulis dalam penggunaan ejaan yang baik dan benar. Sehingga melanggar aturan-aturan penulisan ejaan yang disempurnakan. Penyebab lainnya karena Jurnal Mesin Sains Terapan belum adanya peran seorang Copyeditor dan Proofreader pada susunan tim editor sebagai ahli dalam mereview tata tulis artikel sebelum artikel tersebut di terbitkan.
PERAN REPUTASI SEKOLAH, NILAI-NILAI PELAYANAN, DAN KUALITAS PELAYANAN PADA KEPUASAN SISWA Niko Sudibjo; Maria Imaculata Rini Agustin
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 7 No 2 (2019): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi masyarakat atas reputasi, nilai-nilai dan kualitas pelayanan sekolah memilikipengaruh kuat terhadap kecenderungan masyarakat untuk memilih sekolah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh reputasi sekolah, nilai-nilai pelayanan dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan siswa. Desain penelitian ini adalah korelasional dan data diperoleh melalui survey yang dianalisis dengan metode PLS SEM. Adapun subjek penelitian adalah 275 murid kelas XI dan XII SMA Strada St. Thomas Aquino. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa reputasi sekolah, nilai-nilai pelayanan berpengaruh positif  terhadap kualitas pelayanan, reputasi sekolah berpengaruh positif terhadap kepuasan siswa, namun nilai-nilai pelayanan tidak berpengaruh terhadap kepuasan siswa.
INVESTIGASI METODE PEMBELAJARAN SMALL GROUP DISCUSSION (SGD) DALAM PEMBELAJARAN LISTENING Iwan Ridwan; Abdul Kodir Al-Baekani
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 7 No 2 (2019): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyimak atau listening menjadi momok yang sangat menegangkan atau bahkan menakutkan bagi para peserta didik terutama ketika menghadapi tes menyimak itu sendiri seperti dalam tes TOEFL, TOEIC, IELTS, dan tes menyimak yang lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi penggunaan teknik Small Group Discussion dalam menjawab soal dipembelajaran menyimak atau Listening serta tanggapan mahasiswa terkait penggunaan teknik tersebut.  Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah melalui pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptive. Adapun instrumen yang digunakan adalah observasi kelas dan wawancara dengan mahasiswa serta dokumentasi. Hasil observasi menunjukan proses pembelajaran mata kuliah Listening selama 100 menit. Prosesnya terbagi kedalam tiga pase, yakni, Pre-Listening Activity, Listening Activity (Mahasiswa berdiskusi menjawab soal), Post-Listening Activity (Mahasiswa dan dosen membahas kosakata yang digunakan berdasarkan tema dalam rekaman). Adapun hasil wawancara dengan mahasiswa yang menunjukan bahwa rata-rata mahasiswa merasa senang dengan teknik diskusi dalam menjawab soal komprehensif karena merasa terbantu oleh temannya yang lebih memahami isi rekaman. Oleh karena itu, teknik ini dapat dikategorikan teknik yang bagus untuk digunakan dalam kelas Listening. Hal ini dapat terlihat dari hasil akhir mahasiswa yang rata-rata mendapatkan nilai B. Kata Kunci: Menyimak (Listening), Small Group Discussion
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATA KULIAH FOUNDATION OF EYL Nina Puspitaloka; Shinta Nur Hasanah
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 8 No 1 (2020): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menginvestigasi penerapan model pembelajaran Blended Learning, (2) mengetahui persepsi mahasiswa, serta (3) mengetahui kendala apa saja yang dihadapi selama menggunakan Blended Learning pada Mata Kuliah Foundation of EYL. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Responden dalam penelitian ini merupakan mahasiswa semester IV Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Lembar observasi, kuesioner, dan dokumentasi digunakan sebagai instrumen penelitian. Hasil dari penelitian adalah: (1) pengimplementasian model pembelajaran Blended Learning pada mata kuliah Foundation of EYL dapat diintegrasikan dengan Google Classroom. Kelas online dan kelas tatap muka dilaksanakan bergantian setiap minggunya; (2) persepsi mahasiswa terhadap pengimplementasian model pembelajaran ini yaitu sebagian besar mahasiswa memberikan respon yang positif karena dianggap sebagai model pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan; (3) Kendala-kendala yang dihadapi adalah koneksi internet yang kurang memadai, saat pembuatan video dibutuhkan tempat yang minim gangguan suara, saat mengedit video dibutuhkan kemampuan yang mumpuni, dan waktu yang cukup lama saat penggunggahan video.
UTILIZING OF STUDENTS TEAM WORK CORNER TECHNIQUE IN IMPROVING STUDENTS READING COMPREHENSION Acep Bahrum Kamil
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 8 No 1 (2020): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of making this research was to know Utilizing of Students Team Work Corner (STWC) technique in Improving Students Reading Comprehension. Related to the problems that have found out taken from the observation time, such: They have lack of understand or poor in their vocabulary and feel bored while reading text, and students still confused how to get the information from content to definite main idea and so on reading text. The place for research was taken from Unsika at the first semester students in 2018. There are 60 students both of Experimental and control class students. The researcher tried out the method to cope the problems with STWC technique that is the simplest method of cooperative learning method. The main idea of STWC is to motivate the students in order to they can support and help each other. As regard the data interpretation and discussion in the previous chapter, the overall results of this research can be conducted by the researcher actually, that STWC technique could improve students reading comprehension going to high level.
IMPLEMENTASI TECHNOLOGICAL CURRICULUM PADA MODEL DESAIN KURIKULUM PELATIHAN PROFESI GURU VOKASIONAL Andrie Chaerul
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 7 No 2 (2019): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan studi pengembangan model desain kurikulum pelatihan berbasis Technological Curriculum yang sesuai dengan kebutuhan guru vokasional untuk mencapai kualifikasi akademik, kompetensi dan sertifikasi pendidik. Kajian masalah ini didasari oleh pemikiran bahwa kegiatan pendidikan dan pelatihan harus diperangkati dengan kurikulum yang terstruktur dan memadai sesuai dengan kebutuhan guru. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menghasilkan model desain kurikulum pelatihan profesi guru vokasional berbasis Technological Curriculum yang sesuai dengan kebutuhan guru. Dalam kegiatan penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R & D). Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Karawang dengan subjek penelitian guru vokasional dalam berbagai bidang keahlian di SMK. Model desain kurikulum pendidikan dan latihan profesi guru vokasional berbasis Technological Curriculum dirancang berdasar pada need assessment terutama yang berkaitan dengan tanggung jawab profesi. Modl final dari hasil penelitian ini berupa Model desain kurikulum pendidikan dan latihan profesi guru vokasional berbasis Technological Curriculum yang sudah tervalidasi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA Nisa Humayroh; Hunaepi Hunaepi; Ida Royani; Yusria Hadiana; Baiq Deana Rahayuan
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 7 No 2 (2019): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to improve the cognitive learning outcomes of Grade VII students of MTs Mambaul Abror 2018/2019 Academic Year through the application of the TGT (Team Games Tournament) learning model. This research is a Classroom Action Research (CAR), where the research subjects are Grade VII students of MTs Mambaul Abror in 2018/2019 with the object of research being the students' cognitive learning outcomes. Student cognitive learning outcomes data obtained through test questions are provided at the end of the learning cycle. The results obtained by the percentage of the implementation of the RPP in the first cycle of 56.3% with an unfavorable category the second meeting of 68.75% with a fairly good category. The percentage of RPP implementation in the second cycle was 81.3% in the good category while the second meeting was 93.8% in the very good category. For observations of student activities in the first cycle obtained a percentage of 50% with a fairly good category and the second meeting obtained a percentage of 64, 28% with a good category. The percentage of observations of student activities in the second cycle obtained the results of the first meeting of 78.6% with a very good category and the second meeting obtained a percentage of 100% with a very good category. While the cognitive learning outcomes of students obtained a percent of tage classical completeness in the first cycle by 55% and in the second cycle by 80%. So it can be concluded that the application of the TGT learning model (Team Games Tournament) can improve cognitive learning outcomes of Grade VII students of MTs Mambaul Abror 2018/2019 Academic Year. 
OTONOMI PENDIDIKAN TINGGI DAN PEMBIAYAANNYA: ANTAR KEMAJUAN DAN KOMERSIALISASI PENDIDIKAN (Tinjauan terhadap UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi) Anne Sarvitri; Asep Sunandar
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 8 No 1 (2020): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan semula merupakan public goods/barang publik yang harus dapat diakses tanpa perlu persaingan (non rivalry) dan tanpa perkecualian (non excludable), tetapi pada suatu titik tertentu pemerintah tidak sanggup membiayai semuanya sehingga pendidikan masuk ke dalam ranah common goods (barang umum). Pada bagian ini jelas peran pemerintah di dalam penyediaan pendidikan, termasuk pendidikan tinggi, sangat diharapkan oleh masyarakat. Di sisi lain, terdapat desakan dari dunia pendidikan tinggi, bahwa pendidikan tinggi tidak dapat berkembang dengan optimal jika tidak diberikan kewenangan dan otonomi di dalam pengelolaannya, baik secara akademik, maupun pengelolaan non akademik, karena kedua hal ini akan saling menunjang. Diyakini bahwa dengan demikian, perguruan tinggi berpeluang lebih untuk memiliki daya saing yang tinggi. Hal ini yang menjadi latar belakang digulirkannya  UU No 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Banyaknya tentangan dari masyarakat berkaitan dengan kekhawatiran orang akan komersialisasi dan liberalisasi pendidikan menyebabkan perlu ditelaah kembali kebijakan pendidikan tinggi ini dan masukan bagi perbaikan UU tersebut.
EFEK TATANAN MANAJERIAL UNTUK MENGETAHUI HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN KINERJA PEGAWAI Oding Supriadi
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 8 No 1 (2020): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tatanan manajerial sebuah perguruan tinggi dibutuhkan seorang pemimpin yang mampu membuat kebijakan dan keputusan yang tepat. Untuk itu diperlukan gaya kepemimpinan dan kinerja yang baik bagi seseorang dalam melaksanakan tugas pokok pada sebuah instansi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara gaya kepemimpinan dengan kinerja pegawai akibat dari tananan manajerial yang telah diterapkan di Universitas Singaperbangsa Karawang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan dengan kinerja pegawai, dimana 81,72% kinerja pegawai dapat ditentukan melalui gaya kepemimpinan.
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN PROSES MELALUI METODE PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED INSTRUCTION DAN STUDI KASUS TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Deni Nasir Ahmad; Mal Alfahnum; Sepni Yanti
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 9 No 1 (2021): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem-based Instruction (PBI) adalah bentuk pengembangan pengetahuan siswa melalui pengajuan pertanyaan yang penuh dengan makna, mengumpulkan dan mengevaluasi bukti-bukti yang terkait dengan permasalahan yang dihadapi, mengusulkan suatu penjelasan tentang masalah yang dihadapi, dan pengambilan tindakan yang dibenarkan untuk memecahkan masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu: a) untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan metode pembelajaran keterampilan proses melalui metode pembelajaran PBI pada mata pelajaran Biologi; b) untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan metode pembelajaran studi kasus pada mata pelajaran Biologi; c) untuk mengetahui seberapa besar perbedaan antara pendekatan pembelajaran keterampilan proses melalui metode pembelajaran PBI dengan metode pembelajaran studi kasus pada mata pelajaran Biologi. Metode penelitian yang dgunakan yaitu quasi eksperimen. Uji stastistik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu uji-t. Adapun hasil dari penelitian sebagai berikut:  a) terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan pendekatan pembelajaran keterampilan proses melalui metode pembelajaran PBI pada mata pelajaran Biologi; b) terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan metode pembelajaran studi kasus pada mata pelajaran Biologi; c) terjadi perbedaan hasil pembelajaran dimana metode atau model pembelajaran PBI lebih tinggi atau lebih baik dari pada metode pembelajaran studi kasus pada mata pelajaran Biologi.