cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Edutama
  • Jurnal Pendidikan Edutama
  • Website
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 23392258     EISSN : 2548821X     DOI : -
Core Subject : Education,
Edutama Journal of Education (Jurnal Pendidikan Edutama) is double -blind peer reviewed open access journal that provides publication of articles in all education field. it aims to promote excellence through the dissemination of high-quality research finding in provide a platform scientists and academicians all over the world to promote, share and discuss various and issues developments in different areas of educational research.
Arjuna Subject : -
Articles 419 Documents
Analisis Kesulitan Belajar Siswa dengan Taksonomi Solo Anis Umi Khoirotunnisa; Ahmad Kholiqul Amin; M. Taufiqurrohman
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2165

Abstract

Analysis of learning difficulties needs to be done as one of the evaluations process in the classroom. With this difficulty analysis the teacher can diagnose the types of difficulties experienced by students, the results of this research are expected to be a reference for improvement of learning process. To analyze student difficulties, the SOLO taxonomy theory is used which divides the level of student error in solving problems from the first level, namely prestructural, unistructural, multistructural, relational and extended abstract. This error level classification is seen from the student's work in solving the problem of flat shapes which contains 10 questions describing the material. Students were randomly selected from all grade VII MTs SA Miftahul Hikmah located in Parengan sub-district, Tuban district, East Java. The data analysis technique uses source triangulation, where the test results are validated by interviewing students based on the level of errors made. From the results of data analysis and interviews, it was concluded that students had difficulties at the prestructural, unistructural and multistructural levels. Based on this research, students with low initial abilities are at the level of prestructural and unistructural errors, students have difficulty interpreting the questions so that they have difficulty determining the problem solving to be used, then students with initial abilities are having difficulties at the multistructural and relational levels and students with high initial ability tends to only have difficulty extended Abstract or making conclusions.Keyword: difficulties, SOLO Taxonomy, shapes.Analisis kesulitan belajar perlu untuk dilakukan sebagai salah satu proses evaluasi di kelas. Dengan adanya analisis kesulitan ini guru dapat mendiagnosis tipe kesulitan yang dialami siswa, hasil kajian ini nantinya diharapkan dapat menjadi acuan pembenahan proses pembelajaran. Untuk menganalisis kesulitan siswa digunakan digunakan teori Taksonomi SOLO yang membagi level kesalahan pengerjaan siswa dalam menyelesaikan masalah dari level pertama yakni prastruktrural, Unistruktural, Multistruktural, Relasional dan Extended Abstract. Pengklasifikasian level kesalahan ini dilihat dari pekerjaan siswa dalam menyelesaikan maslah bangun datar yang berisi 10 soal uraian pada materi tersebut. Siswa dipilih secara random dari seluruh kelas VII MTs SA Miftahul Hikmah yang berada di kecamatan Parengan Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Teknik Analisis Data menggunakan Triangulasi sumber, dimana dari hasil tes di validasi dengan wawancara kepada siswa berdasarkan level kesalahan yang dilakukan. Dari hasil analisis data dan wawancara didapatkan hasil kesimpulan bahwa siswa mengalami kesulitan pada level prastruktural, Unistruktural dan Multistruktural. Berdasarkan penelitan ini, siswa dengan kemampuan awal rendah berada pada level kesalahan  prastruktural dan unistruktural siswa mengalami kesulitan dalam menginterpretasikan soal sehingga mengalami kesulitan menentukan pemecahan masalah yang akan digunakan, selanjutnya pada siswa dengan kemampuan awal sedang melakukan kesulitan pada level multistructural dan level relational dan siswa dengan kemampuan awal tinggi cenderung hanya mengalami kesulitan extended Abstract atau membuat kesimpulan.Kata kunci: Kesulitan, Taksonomi Solo, Bangun Datar. 
Pengalaman Program Praktik Mengajar, Kreativitas, dan Locus of Control untuk Siapan Menjadi Guru Era Revolusi Industri 4.0 Rosmiati Rosmiati; Zuhri Saputra Hutabarat
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2533

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the readiness of students to become teachers in the era of the industrial revolution 4.0. Educational progress is closely related to the industrial revolution 4.0 which is used to support the learning process wherever it is located. Through the experience of teaching practice programs, the way prospective teachers are able to develop their educational knowledge competencies in the COVID-19 situation is by increasing creativity through the use of various technological advances along with the times. So as to create the next generation of the nation that is superior, able to compete, and ready to become competent and professional teachers of the industrial revolution 4.0 era. This study uses a quantitative approach using survey methods. In managing the results of this study, the Slovin formula is used to represent the entire population of 755 using a Likert scale to measure each of the indicators of the variables studied, about a series of statements given in the form of a questionnaire and distributed online via google form. The research sample was 261 prospective teacher respondents who had finished implementing the teaching practice program in schools in Jambi Province, then after the data had been collected they were analyzed using SEM-PLS. The results of this study are: 1) The formation of the skills of prospective teachers in teaching and guiding students in real in schools by constantly improving and developing the competencies of the educational sciences that he has in accordance with the needs of students in the era of the industrial revolution 4.0, 2) Through experience teaching practice programs in schools, prospective teachers get more learning media references through incorporating learning methods and models according to the needs of students in the era of the industrial revolution 4.0. 3) The role of campuses and schools is to be able to realize intelligent education through improving the quality of education, equitable distribution of education, and expanding access through relevance in realizing prospective economic teachers in the era of the industrial revolution 4.0. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan mahasiswa menjadi guru era revolusi industri 4.0. Kemajuan pendidikan sangat erat kaitannya dengan revolusi industri 4.0 yang dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran di manapun berada. Melalui pengalaman program praktik mengajar, cara calon guru mampu mengembangkan kompetensi ilmu pendidikannya disituasi covid 19, dengan cara meningkatkan kreativitas melalui pemanfaatan berbagai kemajuan teknologi seiring perkembangan zaman. Sehingga tercipta generasi penerus bangsa yang unggul, mampu bersaing, dan siap menjadi guru era revolusi industri 4.0 berkompetensi dan profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei.  Dalam mengelola hasil penelitian ini menggunakan rumus Slovin untuk merepresentasikan seluruh populasi sebanyak 755 dengan menggunakan skala likert untuk mengukur setiap indikator-indikator variabel yang diteliti, tentang serangkaian pernyataan-pernyataan yang diberikan dalam bentuk kuesioner dan disebarkan secara online melalui google form. Sampel penelitian sebanyak 261 responden calon guru yang telah selesai melaksanakan program praktik mengajar di sekolah yang ada Provinsi Jambi, selanjutnya setelah data terkumpul dianalisis dengan menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian ini adalah: 1) Terbentuknya keterampilan calon guru dalam mengajar dan membimbing siswa secara rill di sekolah dengan senantiasa calon guru selalu meningkatkan dan mengembangkan kompetensi-kompetensi ilmu pendidikan yang dia miliki sesuai dengan kebutuhkan siswa di era revolusi industri 4.0, 2) Melalui pengalaman program praktik mengajar di sekolah, calon guru memperoleh lebih banyak referensi media pembelajaran melalui penggabungan metode dan model pembelajaran sesuai kebutuhkan siswa di era revolusi industri 4.0. 3) Peranan kampus dan sekolah mampu mewujudkan pendidikan cerdas melalui peningkatan kualitas pendidikan, pemerataan pendidikan, dan perluasan akses melalui relevansi dalam mewujudkan calon guru ekonomi era revolusi industri 4.0.
Factors Affecting The Bajo Tribe Construction of Children’s Education In Sapeken Islands Supianto Supianto
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2578

Abstract

Abstract: Equitable access for education can be a measure of a country's justice. Although almost all countries, including Indonesia, have echoed campaigns on education for all, this has not always been successful. Various obstacles were faced, such as socio-cultural constraints, especially for isolated tribes. This study aims to determine the factors that influence parents' construction in the Bajo Tribe towards children's education in the Sapeken Islands. This research is qualitative research with a phenomenological method. The study was conducted for one year with ten subjects. Data was obtained through participatory observation, then analyzed using the NVivo program. The results show that at least five factors influence the construct of Bajo parents on their children's education. The five factors include religious and moral values, relations with the outside world, availability of transportation facilities, educational facilities, and access to information. Abstrak: Pemerataan akses pendidikan dapat menjadi ukuran keadilan suatu negara. Meskipun hampir semua negara, termasuk Indonesia, telah menggemakan kampanye pendidikan untuk semua, namun hal ini tidak selalu berhasil. Berbagai kendala dihadapi, seperti kendala sosial budaya, terutama bagi suku terasing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pembinaan orang tua Suku Bajo terhadap pendidikan anak di Kepulauan Sapeken. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode fenomenologis. Penelitian dilakukan selama satu tahun dengan sepuluh subjek. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, kemudian dianalisis menggunakan program NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setidaknya ada lima faktor yang mempengaruhi konstruk orang tua Bajo terhadap pendidikan anaknya. Kelima faktor tersebut antara lain nilai agama dan moral, hubungan dengan dunia luar, ketersediaan sarana transportasi, sarana pendidikan, dan akses informasi. 
PPKM (Pengembangan Perangkat berbasis Kurikulum MBKM) as the Practice of Distance Learning in the Course of Statistical Method Dian Ratna Puspananda; Dwi Erna Novianti; Ayu Fitrianingsih
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2540

Abstract

Abstract: The covid-19 pandemic causes the need of distance learning. As in offline learning, its learning objectives have to be fulfilled. In the learning process, lesson plan is very important. The aim of this study is to develop the MBKM based lesson plan as the implementation of distance learning. The method of this study is research and development which implements the development model of Thiagarajan that is modified into three stages, namely: define, design, and develop stages. The methods in collecting data are documentations, questionnaires, and achievement tests. Based on the analysis results, the modification of developed learning tools using 4-D model produces MBKM based learning tools which is implemented in the distance learning using Moodle. The learning tools are valid based on the experts and the results of pretest that show the positive responses on learning and the achievement results that fulfilled the criteria of validity, reliability, and sensitivity test items.   Abstrak: Pandemi covid-19 menyebabkan perlunya pembelajaran jarak jauh. Seperti dalam pembelajaran offline, capaian pembelajaranpun harus terpenuhi. Dalam proses pembelajaran, RPP sangatlah penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan RPP berbasis MBKM sebagai implementasi pembelajaran jarak jauh. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang mengimplementasikan model pengembangan Thiagarajan yang dimodifikasi menjadi tiga tahap, yaitu: tahap define, design, dan develop. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi, angket, dan tes prestasi. Berdasarkan hasil analisis, modifikasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan menggunakan model 4-D menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis MBKM yang diimplementasikan dalam pembelajaran jarak jauh menggunakan Moodle. Perangkat pembelajaran tersebut valid berdasarkan ahli dan hasil pretest yang menunjukkan respon positif terhadap pembelajaran dan hasil pencapaian yang memenuhi kriteria validitas, reliabilitas, dan sensitivitas item tes.
Implementasi Blended Learning Berbasis Moodle pada Mata Kuliah Perkembangan Peserta Didik Siti Ermawati
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2332

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the application of Moodle-Based blended learning in Learning Development of Learners. This study focuses on two main studies, namely the application of blended learning and how it affects students. The research was carried out in one of the classes in the English Education Study Program of IKIP PGRI Bojonegoro for 14 meetings which were attended by 30 students. Data collection techniques used include; interviews, observations, and documentation. The results of this study indicate that (1) the application of Moodle-based blended learning in Learning Development of Learners runs smoothly, (2) most students (86.2%) agree that the use of Moodle-based blended learning helps them understand the learning material. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan blended learning Berbasis Moodle pada pembelajaran Perkembangan Peserta Didik. Studi ini berfokus pada dua kajian utama yaitu penerapan blended learning dan bagaimana dampaknya bagi mahasiswa. Penelitian dilaksanakan di salah satu kelas pada program studi pendidikan Bahasa Inggris IKIP PGRI Bojonegoro selama 14 Pertemuan yang diikuti oleh 30 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain; wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa (1) penerapan blended learning berbasis Moodle dalam pembelajaran Perkembangan Peserta Didik berjalan dengan lancar, (2) sebagian besar mahasiswa (86,2%) setuju bahwa penggunaan blended learning berbasis moodle membantu mereka memahami materi pembelajaran.
Implementasi Algoritma K-Means pada Kesiapan Guru Menyelenggarakan Pembelajaran Daring Eka Budhi Santosa
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2589

Abstract

Abstract: Teachers need certain characteristics to be ready to organize online learning. The purpose of this research is to see the readiness of teachers in conducting online learning. The characteristics of the teachers collected were gender, generational, last education, teacher tenure, teacher's internet self-efficacy level, learning environment and variations of online learning models. This study uses the K-Means algorithm for clustering, then the analysis of the relationship between variables is used by Spearman's rho. The K-Means algorithm was performed on a dataset of 285 teachers. The results of the K-Means analysis obtained 8 clusters with various characteristics of each cluster. Furthermore, the Spearmans Rho Correlation analysis obtained significant correlation results with probability values > 0.05 being "Generation" and "Teacher tenure" as well as "Environment" and "Variation of online learning models". The relationship between “Generation” and “Teacher tenure” is positive and moderate. Meanwhile, the relationship between "Environment" and "Variation of online learning models" is positive and moderate. That is, the better the learning environment, the teachers tend to use more varied online learning models.Keyword: K-Means, Teacher characteristics, Online learning  Abstrak: Guru membutuhkan karakteristik tertentu supaya siap menyelenggarakan pembelajaran daring. Tujuan penelitian ini adalah melihat kesiapan guru dalam menyelenggarakan pembelajaran daring. Karakteristik guru yang dikumpulkan adalah gender, kelompok generasi, pendidikan terakhir, masa kerja guru, tingkat internet self efficacy guru, lingkungan pembelajaran dan variasi model pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan algoritma K-Means untuk clustering, selanjutnya analisis hubungan antar variabel digunakan Spearman’s rho.  Algoritma K-Means dilakukan pada dataset 285 guru. Hasil analisis K-Means didapatkan 8 cluster dengan karakteristik tiap klaster yang beragam. Selanjjutnya analisis Korelasi Spearmans Rho diperoleh hasil korelasi yang signifikan dengan nilai probabilitas >0,05 adalah “Generasi” dan “Masa kerja guru” serta “Lingkungan” dan “Variasi model pembelajaran daring”. Hubungan antara “Generasi”  dan “Masa kerja guru” bersifat positif dan sedang. Sedangkan, hubungan antara “Lingkungan”  dan “Variasi model pembelajaran daring” bersifat positif dan sedang. Artinya, semakin baik lingkungan pembelajaran maka guru cenderung akan menggunakan model pembelajaran daring lebih variatif.Kata kunci: K-Means, karakteristik guru, pembelajaran daring
Program Vinglish Melalui Flipbook Based E Module dan English Ecological Spot untuk Meningkatkan English Literacy Ima Isnaini Taufiqur Rohmah; M. Zainudin; Fitri Nurdianingsih
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2546

Abstract

Abstract:  Vinglish (Village of English) is a partnership program design between lecturers and students of IKIP PGRI Bojonegoro with the Village Government that focuses on scientific research in rural community education in order to accelerate English Literacy of village human resources. The purpose of this research is to describe the implementation of VINGLISH with the help of Flip Book Based E-Module and English Ecological Spot to improve English Literacy of villagers. This research will apply a case study qualitative approach. The results showed that there was an increase of 27% in English literacy of villagers who were safe targeted at village children and village officials. This study recommends a more in-depth study of the effectiveness of the VINGLISH (Village of English) program which is viewed from villagers autonomous learning. Abstrak: inglish (Village of English) merupakan sebuah rancangan program kemitraan antara dosen dan mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro bersama Pemerintah Desa yang berfokus pada Riset keilmuan pendidikan masyarakat desa dalam rangka akselerasi English Literacy sumberdaya manusia desa. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi VINGLISH dengan bantuan Flip Book Based E-Module dan English Ecological Spot untuk meningkatkan English Literacy warga desa. Penelitian ini akan menerapkan pendekatan kualitatif studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keniakan sejumlah 27% English literacy warga desa yang aman disasarkan pada anak-anak desa dan perangat desa. Penelitianini merekomendsikan untuk kajian lebih mendalam tentang efektivitas program VINGLISH (Village of English) yang ditinjau autonomous learning 
Strategi Efektif untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika Junarti Junarti; M. Zainudin
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2538

Abstract

Abstract: The mathematics literacy of Indonesian students is still low. A mathematical literacy method is required to increase mathematical literacy skills. Several national and international articles have investigated various mathematical literacy strategies. As a result, the goal of this research is to present numerous mathematical literacy practices based on a review of 16 national and international studies. Data collection methods include identifying, analyzing, categorizing, classifying, and describing mathematical literacy strategies from four national and twelve international articles. The findings revealed that the types of mathematical literacy practices employed varied and did not differ between school levels. Elementary schools employ four4 types of strategies, secondary schools employ eleven11 strategies, and higher education employs 29 strategies. The content/literacy/notation area vocabulary strategy is widely utilized at three levels of education. PMRI is an approach utilized at two levels of education: primary school and secondary school. At the high school and university levels, the strategies used are connection, elaboration, control, understanding, consolidation, and visual representation. The effectiveness of the strategies discussed in these 16 articles was not evaluated specifically. The employment of strategies cannot be done in separately, but must be combined with other strategies. So multi-strategy is an effective and recommendable strategy.Keyword: effective strategy, mathematical literacy skills. Abstrak Kemampuan literasi matematika siswa Indonesia masih rendah. Strategi literasi matematika dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika. Beberapa strategi literasi matematika banyak dikaji pada beberapa artikel nasional maupun internasional. Oleh karena itu tujuan kajian ini untuk mendeskripsikan beberapa strategi literasi matematika dari kajian pustaka 16 artikel nasional dan internasional. Metode pengumpulaan data dengan mengidentifikasi, menganalisis, kemudian mengaktegorikan, mengklasifikasi serta mendeskripsikan strategi literasi matematika dari 4 artikel nasional dan 12 artikel internasional. Hasil penelitian menunjukkan jenis strategi literasi matematika yang digunakan variatif dan tidak membedakan tingkatan sekolah. Jumlah strategi yang digunakan di SD ada 4 jenis strategi, yang digunakan di Sekolah Menengah sebanyak 11 jenis strategi, dan yang digunakan di PT sebanyak 29 jenis strategi. Strategi yang sama dan banyak digunakan pada 3 tingkat pendidikan yaitu strategi kosakata area konten/ keaksaraan/ notasi. Strategi yang digunakan pada dua tingkat pendidikan sekolah dasar dan sekolah menengah seperti PMRI. Strategi yang digunakan pada tingkat sekolah menengah dan PT yakni seperti koneksi, elaborasi, kontrol, pemahaman, konsolidasi, dan representasi visual. Keefektifan strategi yang dikaji pada 16 artikel ini tidak dikaji secara spesifik. Penggunaan strategi tidak dapat dilakukan secara terpisah-pisah namun harus terintegrasi dengan beberapa strategi yang lainnya. Jadi strategi yang efektif dan dapat direkomendasikan yaitu multi-strategi.Kata kunci: strategi efektif, kemampuan literasi matematika 
Penerapan Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Integral Berbantuan Geogebra Darum Budiarto; Sudirman Sudirman; Erry Hidayanto
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.1366

Abstract

Abstract: This study aims to describe the application of geogebra-assisted inquiry learning to improve student learning outcomes on integral material. This type of research is classroom action research (CAR). The subjects in this study were 36 students of class XI IPA-1 SMA Negeri 4 Bojonegoro. This research was conducted in two cycles. The results of this study are the application of inquiry learning to students of class XI IPA-1 SMA Negeri 4 Bojonegoro integral material with the help of geogebra can: (1) increase student learning outcomes by 4.5 points, namely in the first cycle the class average value is 68.3 and increased in the second cycle with a class average of 72.8; and (2) an increase in completeness between the first and second cycles by 8.4%, namely completeness in the first cycle by 69.4% and an increase in the second cycle by 77.8%. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran inkuiri berbantuan geogebra untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi integral. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah 36 peserta didik kelas XI IPA-1 SMA Negeri 4 Bojonegoro. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian ini adalah penerapan pembelajaran inkuiri pada peserta didik kelas XI IPA-1 SMA Negeri 4 Bojonegoro materi integral dengan berbantuan geogebra dapat: (1) meningkatkan hasil belajar peserta didik sebesar 4,5 poin yaitu pada siklus pertama nilai rerata kelas 68,3 dan meningkat pada siklus kedua dengan nilai rerata kelas 72,8; dan (2) adanya peningkatan ketuntasan  antara siklus pertama dan siklus kedua sebesar 8,4% yaitu ketuntasan pada siklus pertama sebesar 69,4% dan meningkat pada siklus kedua sebesar 77,8%.  
Grammatical Mistakes of Indonesian-English Translation on Students’ Thesis Abstracts Iis Sujarwati; Muthia Hamidah
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2212

Abstract

Abstract: The study aimed to knowing the grammatical mistakes found in students’ translation texts especially in the thesis abstract made by students of the Business and Economy Faculty of Bengkulu University. It investigated how the grammatical rules were implemented in their thesis abstracts. The study used the analysis of English grammar rules based on grammatical theories. The documents were used as the main data in this study, there were ten thesis abstracts made by the students. The results showed that there were 38 grammatical mistakes found. The most frequent grammatical mistakes made by students were word choice, word order, verb + agreement, and tenses. Then, at the end of the analysis, researchers gave the model of improvement based on the grammatical rules toward the grammatical mistakes that researchers found. This step was very important because the translation was about how we transferred the source language to the target language in equal meaning. Abstak: Studi ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan tata bahasa yang ditemukan pada teks terjemahan mahasiswa khususnya pada abstrak skripsi yang dibuat oleh mahasiswa Fakultas Bisnis dan Ekonomi Universitas Bengkulu. Ini memeriksa bagaimana aturan tata bahasa diterapkan dalam abstrak tesis mereka. Penelitian ini menggunakan analisis aturan tata bahasa Inggris berdasarkan teori tata bahasa. Data utama dalam penelitian ini berbentuk dokumen, yaitu sepuluh abstrak skripsi yang dibuat oleh mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 38 kesalahan tata bahasa. Kesalahan tata bahasa yang paling banyak ditemukan adalah pilihan kata, urutan kata,  kata kerja + agreement, dan tenses. Kemudian, pada akhir analisis, peneliti memberikan model perbaikan berdasarkan kaidah gramatikal terhadap kesalahan gramatikal yang peneliti temukan. Langkah ini sangat penting, karena penerjemahan adalah tentang bagaimana kita mentransfer bahasa sumber ke bahasa sasaran dalam arti yang setara.