cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Edutama
  • Jurnal Pendidikan Edutama
  • Website
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 23392258     EISSN : 2548821X     DOI : -
Core Subject : Education,
Edutama Journal of Education (Jurnal Pendidikan Edutama) is double -blind peer reviewed open access journal that provides publication of articles in all education field. it aims to promote excellence through the dissemination of high-quality research finding in provide a platform scientists and academicians all over the world to promote, share and discuss various and issues developments in different areas of educational research.
Arjuna Subject : -
Articles 419 Documents
Implementing Intensive Listening Course to Improve Listening Score of Non-English Department Students Norita Prasetya Wardhani; Ratna Ayu Dewi
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 1 (2022): January 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i1.1751

Abstract

AbstractEnglish listening skill is not an easy skill for engineering students who mostly are not fully supported by their surroundings. They just listened something in English from songs or film with Indonesian subtitle. Facing English Proficiency Listening test is a scourge for the students because they are not confident enough and having less knowledge on listening English materials. To encounter that problem, the lecturer implemented an intensive listening course to improve the listening score of non-English department students. There were three objectives of this study. They were (1) to describe the process and implementation of intensive listening course to improve the listening score of non-English department students; (2) to describe the students’ listening scores after the intensive listening course was implemented; (3) to describe the surveys to find out the students’ opinions about this program. The participants of this research were 129 students of mechanical and civil engineering departments. This research used descriptive quantitative research as methodology. The data was gathered from the observation, students’ tests, and survey. This research showed that the non-English department students were given five test opportunities to achieve 423 points (as minimum score). The English course had 12 meetings, in which two of those meetings were focused on listening skill. They had 3 times of tests and the test result showed unsatisfactory scores. From those three tests, most of the students were able to answer correctly around 9 to 15 numbers, whereas the questions were 50 numbers. To improve the score, the students were given an additional listening intensive course. The lecturer gave more explanation and exercises to the students and it could improve students’ score. Most of the students were able to answer correctly around 16 to 31 numbers.Keywords: Non-English Students, Intensive Listening Course, Students’ Listening skill, Listening Strategies. AbstrakKeterampilan mendengarkan bahasa Inggris bukanlah keterampilan yang mudah bagi mahasiswa teknik yang sebagian besar tidak sepenuhnya didukung oleh lingkungannya. Mereka hanya mendengarkan sesuatu dalam bahasa Inggris dari lagu atau film dengan subtitle bahasa Indonesia. Menghadapi Tes Kecakapan Bahasa Inggris Listening merupakan momok bagi para mahasiswa karena mereka tidak cukup percaya diri dan kurang memiliki pengetahuan tentang materi listening bahasa Inggris. Untuk menghadapi masalah itu, dosen menerapkan kursus mendengarkan intensif untuk meningkatkan skor mendengarkan mahasiswa non-bahasa Inggris. Ada tiga tujuan dari penelitian ini. Mereka adalah (1) mendeskripsikan proses dan pelaksanaan kursus menyimak intensif untuk meningkatkan skor menyimak mahasiswa non-bahasa Inggris; (2) mendeskripsikan skor menyimak siswa setelah mata kuliah menyimak intensif dilaksanakan; (3) untuk mendeskripsikan survei untuk mengetahui pendapat siswa tentang program ini. Partisipan penelitian ini adalah 129 mahasiswa jurusan teknik mesin dan sipil. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif sebagai metodologinya. Data dikumpulkan dari observasi, tes siswa, dan survei. Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa non-Bahasa Inggris diberi lima kesempatan tes untuk mencapai 423 poin (sebagai nilai minimum). Kursus bahasa Inggris memiliki 12 pertemuan, di mana dua dari pertemuan tersebut berfokus pada keterampilan mendengarkan. Mereka menjalani 3 kali tes dan hasil tes menunjukkan nilai yang tidak memuaskan. Dari ketiga tes tersebut, sebagian besar siswa mampu menjawab dengan benar sekitar 9 sampai 15 angka, sedangkan soal sebanyak 50 angka. Untuk meningkatkan skor, para siswa diberi kursus intensif mendengarkan tambahan. Dosen lebih banyak memberikan penjelasan dan latihan kepada mahasiswa sehingga dapat meningkatkan nilai mahasiswa. Sebagian besar siswa mampu menjawab dengan benar sekitar 16 sampai 31 angka.Kata kunci: Siswa Non-Bahasa Inggris, Kursus Intensive Listening, Keterampilan Mendengarkan Siswa, Strategi Mendengarkan
Bahan Ajar Teks Eksposisi Berbantuan 3D PageFlip Professional untuk SMA Nining Setia Asih; Sobihah Rasyad; Juwanda Juwanda
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 1 (2022): January 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i1.2248

Abstract

Bahan Ajar Teks Eksposisi Berbantuan 3D PageFlip Professional untuk SMA
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa SD Melalui Media Game Edukasi Andorid Rokhmatul Alfiah; Mohammad Faizal Amir
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 1 (2022): January 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i1.2228

Abstract

Abstract: The low level of activity and learning outcomes on flat-shaped materials requires an appropriate solution, especially elementary school mathematics learning that is currently taking place during the COVID-19 pandemic. This study aims to increase the activity and learning outcomes of elementary school students on flat-shaped materials through the application of android educational game media. This media was created through the 1st and 2nd Math android application. The research method used is classroom action research with Kurt Lewin's model. This study lasted for two cycles with indicators of success, namely completeness of activities and student learning outcomes are at least 75% classically. The results showed that students' learning activities in the pre-cycle were 15% (less), the first cycle increased by 51.25%, and the second cycle was 82.75% (good). The increase in student learning outcomes in the pre-cycle was 41.25% (less), the first cycle increased by 66.75% (less), and the second cycle increased by 86% (good). Thus, the use of android educational game media improves elementary school students' activity and learning outcomes in flat-shaped material.Keywords: Activities, learning outcomes, educational game media, android technology Abstrak: Rendahnya aktivitas dan hasil belajar pada materi bangun datar membutuhkan suatu solusi yang tepat, terlebih pembelajaran matematika sekolah dasar yang dilakukan saat ini berlangsung selama masa pandemi covid-19. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa sekolah dasar pada materi bangun datar melalui penerapan media game edukasi android. Media ini dibuat melalui aplikasi android 1st and 2nd Math. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kurt Lewin. Penelitian ini berlangsung selama 2 siklus dengan indicator keberhasilan yaitu ketuntasan aktivitas dan hasil belajar siswa berada minimal 75% secara klasikan. Hasil penelitian menunjukkan aktifitas belajar siswa pada prasiklus sebesar 15% (kurang), siklus I meningkat sebesar 51,25%, dan siklus II sebesar 82,75% (baik). Peningkatan hasil belajar siswa pada prasiklus sebesar 41,25% (kurang), siklus 1 meningkat sebesar 66,75% (kurang), dan siklus II  meningkat sebesar 86% (baik). Dengan demikian, penerapan media game edukasi android meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada materi bangun datar siswa sekolah dasar.Kata Kunci: Aktivitas, hasil belajar, media game edukasi, teknologi andorid 
Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Kualitas Pembelajaran Daring di Universitas HKBP Nommensen Medan (Pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Ekonomi) 2021 Dearlina Sinaga; Nova Yunita Sari; Taridauli Sormin; Yolandita Indriani Sihombing
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 1 (2022): January 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i1.2234

Abstract

Abstract: The covid-19 pandemic has a very bad influence on education. For instance, the teaching and learning activities in the classroom can no longer be carried out. Therefore, the purpose of this study is to find out the influence of COVID-19 pandemic on online learning carried out by the Economics Department, FKIP at University of HKBP Nommensen, Medan. This study is a qualitative research with the subjects of study are students of the Economics Department. Data collection techniques are observation, questionnaires, and interviews. The data validation technique uses source triangulation. The data analysis technique in this study implements content analysis which includes three activities, namely, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The conclusion of this study is that the online learning; during the covid-19 pandemic carried out by the Economic Department at the University of HKBP Nomensen Medan by utilizing internet media and learning applications that have been provided; has not been implemented properly or has not been optimal because there are several indicators that have not been fulfilled in which the indicator comes from students and lecturers. Keywords: covid-19 pandemic, online learning, Economics Department, University students  Abstrak: Pandemi covid-19 memberikan pengaruh sangat buruk terhadap pendidikan. Pengaruh buruk yang dapat dirasakan di dalam pendidikan ialah aktivitas belajar mengajar di dalam kelas kini tidak dapat lagi terlaksana. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui dampak pandemi covid-19 terhadap pembelajaran daring yang dilaksankan oleh Program Studi Ekonomi, FKIP Universitas HKBP Nommensen Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian mahasiswa Program Studi Ekonomi, FKIP Universitas HKBP Nommensen Medan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan wawancara. Teknik validasi data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan konten analisis yang mencakup tiga kegiatan, yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Simpulan penelitian ini adalah proses pembelajaran daring selama pandemi covid-19 yang dilakukan oleh Program Studi Pendidikan Ekonomi di universitas HKBP Nomensen Medan dengan memanfaatkan media internet dan aplikasi belajar yang sudah sediakan belum terlaksana dengan baik atau belum optimal karena ada beberapa indikator yang belum terpenuhi, baik itu indikator yang berasal dari mahasiswa maupun dosen. Kata Kunci: pandemi covid-19, pembelajaran daring, Program Studi Ekonomi, mahasiswa
Pengaruh Penggunaan Handphone terhadap Interaksi Sosial Santri Putri di Pondok Pesantren Miftahul Huda IV Mojosari Kabupaten Malang Hendra Hendra Rustantono; Laely Fatimatuzzahro
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 1 (2022): January 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i1.2047

Abstract

Phenomena that occur in Islamic boarding schools become the background for this research, that is the lack of responsiveness between individuals nor groups who prefer their handphone than to be with their friends. This research aims to determine the impact of handphone use and its effect on the social interaction of female students at Miftahul Huda IV Islamic Boarding School Mojosari Malang Regency. This research uses a quantitative approach, with survey methods, data collection techniques uses questionnaires and observations. The sampling technique used a total sample of 60 students. The results obtained from the research analysis show that the significance value is 0.000 which means less than the probability value of 0.05 and the value of 0.766 or the effect of using mobile phones on social interaction is 76%. That is, Ho is rejected and Ha is accepted, which shows that there is a significant influence between the use of handphhone on the social interaction of female students at Miftahul Huda IV Islamic Boarding School Mojosari Malang Regency. The use of handphone in this research is at an intermediate level with a percentage of 43%. Social interaction in this research is at the intermediate level with a percentage of 45%. Fenomena yang terjadi di dalam pondok pesantren menjadi latar belakang penelitian ini, yaitu kurangnya responsif antar individu maupun kelompok yang lebih memilih dengan Handphonenya dari pada dengan teman-temannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan handphone dan pengaruhnya terhadap interaksi sosial santri putri di Pondok Pesantren Miftahul Huda IV Mojosari Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif, dengan metode survei, teknik pengumpulan data berupa angket dan observasi. Teknik sampling menggunakan sampel total sejumlah 60 santri. Hasil yang diperoleh dari analisis penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti kurang dari nilai probabilitas 0,05 dan nilai 0,766 atau pengaruh penggunaan Handphone terhadap interaksi sosial sebesar 76%. Artinya, Ho ditolak dan Ha diterima, yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara penggunaan Handphone terhadap interaksi sosial santri putri di Pondok Pesantren Miftahul Huda IV Mojosari Kabupaten Malang. Penggunaan Handphone pada penelitian ini berada pada tingkat menengah dengan presentase 43%. Interaksi sosial pada penelitian ini berada pada tingkat menengah dengan presentase 45%.
Studi Literatur: Komik Sebagai Media Pembelajaran yang Efektif Dian Ratna Puspananda
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 1 (2022): January 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i1.1682

Abstract

Abstract: This study aims to gather sufficient information about the development of comics as an effective learning medium. This research method is a literature study that collects some previous research to answer the development of comics as an effective learning medium. The results of this study show that comics are a very effective learning medium to increase student and student interest, motivation, activities, and learning outcomes. Comic learning media is a learning media favored by students. This can be seen from the research results of the previous articles which show that the response of students is very positive with the presence of comics as a learning medium. Keywords: Literature Study, Comic, Learning Media Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang cukup tentang pengembangan komik sebagai media pembelajaran yang efektif. Metode penelitian ini adalah studi literatur yang mengumpulkan beberapa penelitian sebelumnya untuk menjawab pengembangan komik sebagai media pembelajaran yang efektif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komik adalah media pembelajaran  yang sangat efektif untuk meningkatkan  minat, motivasi, aktivitas, dan hasil belajar siswa serta mahasiswa. Media pembelajaran komik adalah media pembelajaran yang digemari peserta didik. Hal ini nampak dari hasil penelitian dari artikel-artikel sebelumnya yang menunjukkan bahwa respon peserta didik sangat positif dengan adanya komik sebagai media pembelajaran. Kata Kunci: Studi Literatur, Komik, Media Pembelajaran
Academic Advising Session: The Perspective of Students and Advisors Nurhaeni Nurhaeni
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 1 (2022): January 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i1.1748

Abstract

Abstract : This research aimed to explore the perspective of students and academic advisors on their advising session that had been going so far. The method applied descriptive analysis since it was intended to set out the perspective of the research participants. Questionnaire was distributed to 103 university students of a study program. Afterwards, interview was conducted to five students and academic advisors for further clarification. The findings of this research revealed that both students and academic advisors admitted that the advising session was not yet as effective as what they had hoped for. They mentioned overlapping schedules and lacking of students’ motivation as parts of the reasons the advising session was not yet effective. For the future, the students and academic advisors both agreed that they need to create more communication and closer connection to have a better advising session.   Keyword: Academic Advising Session, Academic Advisor, StudentsAbstrak :Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif mahasiswa dan penasehat akademik terkait sesi pertemuan akademik yang telah mereka jalankan. Metode yang digunakan merupakan analisis deskriptif mengingat penelitian ini akan menjabarkan perspektif para responden. Angket didistribusikan kepada 103 mahasiswa dari sebuah program studi. Setelah itu, wawancara dilakukan kepada lima mahasiswa dan penasehat akademik untuk klarifikasi yang lebih jauh. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa dan penasehat akademik mengakui bahwa sesi pertemuan akademik belum seefektif yang mereka harapkan. Mereka menyebutkan bahwa kesamaan ketidaksesuaian jadwal dan kurangnya motivasi mahasiswa sebagai bagian alasan sesi pertemuan akademik belum efektif sesuai dengan harapan. Untuk ke depannya, mahasiswa dan pembimbing akademik sepakat bahwa mereka harus menciptakan lebih banyak komuniasi dan hubungan yang lebih dekat agar terciptanya sesi pertemuan akademik yang lebih baik.Kata kunci: Sesi Pertemuan Akademik, Penasehat Akademik, Mahasiswa
Transitivity System in Narrative Texts for Junior High School Wida Mulyanti; Setyo Wati
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 1 (2022): January 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i1.2252

Abstract

Abstract: This study describes the transitivity system in narrative texts in Junior High School textbooks also explores how the understanding of process types in narratives informs pedagogical practices. The study was designed by employing qualitative descriptive method. The findings show that the most frequent process is material process, followed by relational process, mental process, verbal process, and existential process. The behavioral process is absent from all of the analyzed texts. The findings show that the texts are categorized into simple narratives. Thus, it can be concluded that the texts in the textbooks correspond to the stages of students’ intellectual development. However, grammatical errors are also found in the texts. It means that transitivity analysis does not only cover the experiential meaning of texts, more broadly than that, it can also analyze clauses grammatically and lexically in detail up to errors in the use of function words with evidence of asynchronous meaning in the transitivity system. Furthermore, the pedagogical implications of transitivity analysis are as follows: 1) leads students to acknowledge the author's purpose, 2) provides teachers with many ideas for experiential probe questions that students can use when exploring clauses in a text, and 3) sharpening students’ critical thinking. Keyword: junior high school textbooks, transitivity system, narrative texts. Abstrak: Penelitian ini menganalisis sistem transitivitas dalam teks naratif pada buku teks Sekolah Menengah Pertama serta mengeksplorasi bagaimana pemahaman tentang jenis berimplikasi pada praktik pedagogis. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses yang paling sering terjadi adalah proses material, diikuti proses relasional, proses mental, proses verbal, dan proses eksistensial. Proses perilaku absen dari semua teks yang dianalisis. Temuan menunjukkan bahwa teks-teks tersebut dikategorikan kedalam jenis teks naratif sederhana. Maka, dapat disimpulkan bahwa teks-teks naratif dalam buku teks telah sesuai dengan tahapan perkembangan intelektual siswa. Namun, kesalahan tata bahasa juga ditemukan dalam teks-teks tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa analisis transitivitas tidak hanya dapat menunjukkan makna eksperiensial dalam teks, lebih luas dari itu, klausa yang tata bahasa dan maknanya asinkron juga dapat diketahui. Selanjutnya, implikasi pedagogis dari analisis transitivitas adalah sebagai berikut: 1) mengarahkan siswa untuk mengetahui tujuan penulis, 2) menyediakan ide bagi guru dalam membuat pertanyaan penyelidikan yang dapat digunakan siswa ketika menganalisis klausa dalam suatu teks, dan 3) meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa. Kata kunci: Buku teks Sekolah Menengah Pertama, sistem transitivitas, teks naratif
Kebutuhan Pengembangan Buku Ajar Analisis Kesalahan Berbahasa berdasarkan Kompetensi Abad 21 Meilan Arsanti; Oktarina Puspita Wardani; Ida Zulaeha; Subyantoro Subyantoro; Nas Haryati Setyaningsih; Cahyo Hasanudin
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 1 (2022): January 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i1.2242

Abstract

Abstract: To support teaching of languange error analysis, textbook; which is suitable with the 21st century competences; is needed. This study is a form of research and development with several stages. In this stage, the researchers describe the needs for developing extbook of language error analysis viewed from students' and lecturer's point of views. The research instruments are questionnaire, observation, and interview to the students and lecturer at Language and Literature Education Department of FKIP UNISSULA. The total students is 45 persons in  the even semester. The results of study reveal that 1) students and lecturer have many troubles such as there is no textbook of Language error analysis which is suitable with the 21st century competence. 2. Textbook which is needed by students can support the learning objectives. 3. The materials in the textbook consist of language error analysis, types of error, aspects of error in 4 language competences, the implementation of language error analysis. 4. Textbook is developed based on completeness if content, attractiveness of presentation, language, and graphics. 5. Textbook is developed using 6 criteria: valid, significance, interesting, consistency, adequacy, and basic pattern of developed teaching materials. 6. Textbook is printed and can be accessed digitally Keywords: Need analysis, textbook development, language error analysis, 21st century competences  Abstrak: Untuk menunjang perkuliahan Analisis Kesalahan Berbahasa, maka dibutuhkan buku ajar yang sesuai dengan kompetensi abad 21. Penelitian ini merupakan penelitian RnD dengan beberapa tahapan. Pada tahap ini peneliti mendeskripsikan kebutuhan pengembangan buku ajar Analisis Kesalahan Berbahasa dari sisi mahasiswa dan dosen. Instrumen yang digunakan berupa angket kebutuhan, observasi, dan wawancara kepada mahasiswa dan dosen di Program studi PBSI, FKIP Unissula sebanyak 45 mahasiswa semester genap angkatan 2020. Hasil penelitian nenunjukkan bahwa 1) mahasiswa dan dosen mengalami kendala dalam perkuliahan, yaitu belum adanya buku ajar Analisis Kesalahan Berbahasa yang sesuai dengan kompetensi abad 21, 2) buku ajar yang diperlukan oleh mahasiswa adalah yang dapat menunjang tujuan pembelajaran, 3) materi di dalam buku ajar berisi tentang: analisis kesalahan berbahasa, jenis dan daerah kesalahan, kesalahan berbahasa pada 4 aspek keterampilan berbahasa, dan penerapan dan pemanfaatan analisis kesalahan berbahasa, 4) buku ajar dikembangkan berdasarkan aspek kelengkapan isi, kemenarikan penyajian, kebahsaan, dan kegrafikaan, 5) buku ajar dikembangkan dengan 6 kriteria atau prinsip : benar dan sahih (valid), kebermanfaatan, menarik, konsistensi, adekuasi (kecukupan), dan landasan pola-pola pengembangan bahan ajar, serta 6) buku ajar dikemas tidak hanya dalam bentuk buku cetak, tetapi bisa diakses secara digital. Kata Kunci: analisis kebutuhan, pengembangan buku ajar, analisis kesalahan berbahasa, kompetensi abad 21
Improvement of Intrapreneurship Behavior in Higher Education Novie Rachma Yulia; Sri Setyo Iriani; Andre Dwijanto Witjaksono; Siti Sri Wulandari
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 1 (2022): January 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i1.2167

Abstract

Abstract: Educational Development Contribution is no longer the only source of income from universities. Universities are expected to have a Business Center as a solution to overcome financing problems and increase income as well as welfare for organizational members within the university. This Business Center can run if members of the organization have an entrepreneurial spirit and intrapreneurship behavior. This research aims to explore the transformational leadership style and entrepreneurial character as factors that can increase intrapreneurship behavior (Behavioral Intrapreneurship) in organizational members at a private university located in West Surabaya. The research uses a qualitative method with a case research approach and quantitative by the percentage method for descriptive analysis on each variable. In-depth interviews were conducted with key informants and questionnaires for other respondents. This is intended to be able to explore phenomena that exist in the field. The results of this research indicate that the rector at the university has a transformational leadership style while the lecturers and employees at the university have an entrepreneurial character and intrapreneur behavior. This research concludes that the transformational leadership style of the leader contributes to the formation of intrapreneurship behavior in the university environment. Abstrak: Kontribusi Pengembangan Pendidikan bukan lagi satu-satunya sumber pendapatan dari perguruan tinggi. Perguruan tinggi diharapkan memiliki Pusat bisnis sebagai solusi untuk mengatasi masalah pembiayaan dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan bagi anggota organisasi di lingkungan perguruan tinggi. Pusat Bisnis ini dapat berjalan jika anggota organisasi memiliki jiwa kewirausahaan dan perilaku intrapreneurship. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi gaya kepemimpinan transformasional dan karakter wirausaha sebagai faktor yang dapat meningkatkan perilaku intrapreneurship (Behavioral Intrapreneurship) pada anggota organisasi pada sebuah perguruan tinggi swasta yang berlokasi di Surabaya Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian kasus dan kuantitatif dengan metode persentase untuk analisis deskriptif pada masing-masing variabel. Wawancara mendalam dilakukan dengan informan kunci dan kuesioner kepada responden lain. Hal ini dimaksudkan untuk dapat menggali fenomena-fenomena yang ada di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rektor di universitas memiliki gaya kepemimpinan transformasional sedangkan dosen dan karyawan di universitas memiliki karakter kewirausahaan dan perilaku intrapreneur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional pemimpin berkontribusi terhadap pembentukan perilaku intrapreneurship di lingkungan universitas.