cover
Contact Name
Nurina Ayuningtyas
Contact Email
nurinaayu.n@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
nurinaayu.n@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Published by STKIP PGRI Sidoarjo
ISSN : 23378166     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 90 Documents
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA Miftakhul ilmah
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan matematika Vol. 2 No. 2 (September)
Publisher : STKIP PGRI SIDOARJO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu alat yang digunakan untuk mengetahui kualitas jawaban siswa dibandingkan dengan jawaban yang benar yaitu mengggunakan taksonomi SOLO. Taksonomi SOLO terdiri dari lima level yaitu prastruktural, unistruktural, multistruktural, relasional dan extended abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan taksonomi SOLO ditinjau dari kemampuan matematika. Pemilihan subyek yaitu 1 siswa dari masing-masing kelompok siswa berkemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Pengelompokkan siswa diperoleh dari tes kemampuan matematika yang terdiri dari 5 soal obyektif. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan tinggi, siswa beremampuan sedang, dan siswa berkemampuan rendah menunjukkan tingkat level taksonomi solo yang berbeda.
PROFIL KEMAMPUAN PENALARAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH ARITMETIKA SOSIAL Dwi Suciati
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP PGRI SIDOARJO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaransiswa dalam memecahkan masalah aritmetika sosial. Jenis penelitianadalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam memecahkan masalaharitmetika siswa kurang mampu memahami masalah, kurang mampumenyusun rencana pemecahan masalah, kurang mampu melaksanakanrencana pemecahan masalah dengan benar karena siswa hanya sekedartahu apa yang ditanya, tanpa memahami konsep cara penyelesaiannya.Selain itu dalam menyelesaikan soal matematika siswa terbiasa tidakmenalarnya menggunakan langkah-langkah pemecahan masalah.Kata Kunci: kemampuan penalaran, memecahkan masalah, aritmetikasosial.Keywords: reasoning ability, problem solving, social arithmetic.
METODE QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA BILANGAN PADA POKOK BAHASAN BILANGAN BULAT Robiatul Adawiyah; Dewi Sukriyah; intan bigita kusumawati
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP PGRI SIDOARJO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Quantum Teaching terhadap hasil belajar matematika pada pokok bahasan bilangan bulat SMP kelas VII Yos Sudarso Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta didik dalam menyelesaikan soal bilangan bulat setelah diterapkan metode Quantum Teaching. Berdasarkan analisis data menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar pre test dan post test menggunakan metode Quantum Teaching dengan nilai H0 ditolak dimana db= 19-1, dan H1 diterima dan thitung 7,750 > ttabel = 2,101.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN BRPIKIR MATEMATIS RIGOROUS (RMT) PADA MATERI BANGUN RUANG DI KELAS VIII D SMP NUSANTARA KRIAN Fifin Irawati; intan bigita kusumawati
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan matematika stkip pgri sidoarjo
Publisher : STKIP PGRI SIDOARJO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini beberapa penelitian di dunia dilakukan untuk menunjukkan keampuhan dan keberhasilan sebuah paradigma baru untuk penciptaan berpikir matematika tingkat tinggi dan pengembangan konseptual matematika dan ilmu pengetahuan. Dari paradigma itulah muncul gagasan teori Rigorous Mathematical Thinking (RMT). Dengan mengembangkan perangkat pembelajaran matematika dengan pendekatan berpikir matematis rigorous (RMT), guru dapat memediasi siswa dalam penggunaan fungsi kognitif RMT dalam membangun konsep matematika pada kegiatan belajara mengajar. Karakteristik pendekatan berpikir matematis rigorous (RMT) yaitu adanya teori Sosiokultural Vygotsky dan teori Mediated Learning Experience (MLE). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian adalah RPP, LKS dan THB. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan pembelajaran menurut Thiagarajan dan Semmel yang telah dimodifikasi sehingga menjadi model 3-D, yang terdiri dari: tahap Pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (develop). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMP Nusantara Krian. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SMP NEGERI 2 BUDURAN SIDOARJO Siti Asmaul Khusnah; Lailatul Mubarakah
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP PGRI SIDOARJO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik matematika yang abstrak, mengakibatkan banyak siswa yang hanya menelan mentah semua materi tersebut tanpa mencoba untuk memahami informasi apa yang terkandung di dalamnya. Mengingat perlunya kemampuan komunikasi matematika maka dalam penelitian ini model pembelajaran yang dipilih adalah model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think talk write terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuisioner. Hasil penelitian dapat disimpulkan melalui data yang diperoleh melaui 2 instrumen penelitian yang dianalisis dengan teknik analisis statistika. Penelitian ini Sig 0.021 yang jauh lebih kecil dari alpha 0.05 sehingga disimpulkan bahwa X (model pembelajaran kooperatif tipe think talk write memiliki pengaruh signifikan terhadap Y (kemampuan komunikasi matematika siswa). Hubungannya diformulasikan dengan persamaan y = 21,502 + 0,406X.
PROSES BERPIKIR SISWA TUNANETRA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA MATERI GEOMETRI Hullatun Nabilah
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP PGRI SIDOARJO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses memperoleh pengetahuan, siswa tunanetra mengalamiproses berpikir. Siswa tunanetra dalam penelitian ini yang mengalamigangguan penglihatan tidak dapat dibantu dengan alat optik apapun.Ketika siswa memecahkan masalah, akan terjadi kondisi tidak setimbang(disequilibrium) antara pengetahuan yang sudah ada dan pengetahuanyang diterima. Untuk mencapai kesetimbangan (equilibrium) antarasiswa dengan lingkungan, maka siswa akan mengalami proses asimilasidan akomodasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikanproses berpikir siswa tunanetra dalam memecahkan masalah matematikamateri geometri. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif denganmenggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan padatahun ajaran 2014/2015 di SMPLB YPAB A Surabaya kelas IX.Penentuan subjek dilakukan dengan melakukan wawancara kepada gurumatematika dengan ketentuan siswa tunanetra buta total yang memilikikemampuan komunikasi baik. Uji kredibilitas dalam penelitian inimenggunakan pantas/kaya(rich) yaitu deskripsi tebal yang dapatdigunakan untuk membuat keputusan dalam hal transferabilitas karenapeneliti menjelaskan dengan detail partisipan atau setting studinya.Kata Kunci: Proses Berpikir, Siswa Tunanetra, Memecahkan Masalah Matematika, Geometri
PENGARUH SIKAP SISWA PADA MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SMP Tri Achmad Budi Susilo
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP PGRI SIDOARJO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena pada kurikulum 2013 yangmenekankan pentingnya keseimbangan kopetensi sikap, pengetahuan danketerampilan, kemampuan matematika yang dituntut dibentuk melaluipembelajaran berkelanjutan dimulai dengan meningkatkan pengetahuantentang metode-metode matematika, dilanjutkan dengan keterampilanmenyajikan suatu permasalahan secara matematis dan menyelesaikan, danbermuara pada pembentukan sikap jujur, kritis, kreatif, teliti dan taataturan. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui ada tidaknya pengaruhpositif dan signifikan antara sikap siswa pada matematika terhadap hasilbelajar matematika. Penelitian ini menggunakan metode Ex Post Facto,pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan metode angketdan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar angket danlembar nilai hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan, ada pengaruhpositif dan signifikan antara sikap siswa pada matematika terhadap hasilbelajar matematika sebesar 0,475 dan tergolong cukup tinggi dengankoefisien determinasi 0,2256, sehingga dapat dikatakan sikap siswa padamatematika berpengaruh 22,56% terhadap hasil belajar matematika, dan77,44% dipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci: sikap siswa pada matematika, hasil belajar matematika 
IDENTIFIKASI PROSES BERPIKIR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA DITINJAU DARI PERBEDAAN KEPRIBADIAN SISWA Hanik dwiningtiyas; Siti Nuriyatin
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP PGRI SIDOARJO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya pendidikan merupakan proses untuk mengembangkan potensi diri sendiri sehingga dapat menghadapi setiap perubahan yang terjadi dalam kehidupan. Dalam mengembangkan potensi diri diperlukan suatu kreativitas agar seseorang dapat memiliki bermacam-macam kemungkinan dalam menyelesaikan suatu persoalan yang mungkin terjadi. Proses berpikir siswa juga meliputi pengembangan kepercayaan diri dan disposisi untuk mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi kuantitatif dalam menyelesaikan soal dan mengambil keputusan. penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk deskriptif, gambaran atau sistematis, aktual dan akurat, sifat, situasi, kondisi atau fenomena dengan menggunakan data berupa kata - kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau obyek yang diamati secara utuh. Identifikasi proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal materi Relasi pada mata pelajaran ditinjau dari perbedaan kepribadian siswa. Hasil penelitian proses berpikir yang memiliki kepribadian introvers memecahkan masalah cenderung lebih suka menyelesaikan dengan menyendiri dan lebih tertutup. Proses berpikir yang memiliki kepribadian ekstrovers dalam memecahkan masalah selalu bersikap positif dan percaya diri.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN “WHAT’S ANOTHER WAY” PADA MATERI BILANGAN BULAT Ida Kholilatur Rosidah; Intan Bigita Kusumawati
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP PGRI SIDOARJO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan bagian integral dalam pembangunan, yang diarahkan dan bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas. Manusia sendiri sebagai subjek dan objeknya dalam pendidikan. Pembelajaran dengan Pendekatan “What Another Way” sebagai pembelajaran yang menitik beratkan pada aktivitas belajar peserta didik kreatif dalam memecahkan suatu masalah matematika dengan menggunakan cara lebih dari satu. Subjek penelitian ini peserta didik kelas VII SMP TPI (Taman Pendidikan Islam) Gedangan, dan tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) kemampuan berpikir kreatif peserta didik sebelum dan sesudah pembelajaran (2) ketuntasan belajar peserta didik (3) respon peserta didik terhadap pembelajaran.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa (1) kemampuan berpikir kreatif peserta didik sebelum dikatakan kurang baik dan sesudah pembelajaran dapat dikatakan baik (2) ketuntasan belajar peserta didik mengalami peningkatan (3) peserta didik memberikan respon yang positif terhadap pembelajaran matematika dengan pendekatan “What’s Another Way” dalam mengerjakan soal.
KEMAMPUAN SISWA TENTANG INTEGRASI MATEMATIKA DALAM PERMAINAN TRADISIONAL ANAK-ANAK SIDOARJO Hetty Eka Setianingtyas; Eka Nurmala Sari Agustina; Suhar tatik
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP PGRI SIDOARJO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa tentang integrasi matematika dalam permainan tradisional anak-anak Sidoarjo. Berdasarkan hasil tes didapatkan kategori kemampuan yang meliputi: kemampuan rendah, sedang, dan tinggi. Siswa dengan kategori kemampuan tinggi adalah siswa yang mampu memberikan analisis yang baik terhadap unsur matematika dalam proses atau trik permainan tradisional. siswa dalam kategori kemampuan sedang adalah siswa yang mampu menentukan kandungan unsur matematika dengan baik, namun penjelasan dalam proses atau trik kurang. Siswa dalam kategori kemampuan rendah adalah siswa yang kurang mampu menentukan kandungan unsur matematika dalam permainan tradisional, begitu pula dengan penjelasannya. Kategori kemampuan siswa tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu : pengalaman bermain siswa, daya analisis siswa, perhatian siswa terhadap proses penelitian, dan pengalaman siswa untuk memanfaatkan matematika dalam kehidupan sehari-hari.