cover
Contact Name
Angga Yasir
Contact Email
anggayasir92@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpfm@malahayati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26550679     EISSN : 26552701     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) merupakan kumpulan hasil pengabdian masyarakat dan ulasan (review) yang dilakukan oleh dosen baik secara pribadi maupun bekerja sama dengan mahasiswa atau pihak lainnya di bidang kefarmasian dan kesehatan serta keilmuan lain terkait. Hasil pengabdian yang dipublikasikan dalam jurnal ini berbentuk pengabdian eksperimental maupun non eksperimental. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (April dan November).
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2024)" : 11 Documents clear
Penyuluhan Masyarakat Tentang Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Untuk Mengatasi Kondisi Neurodegeneratif di Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan. Tamarin, Laura; Leoni, Leoni; Leonita, Made; Samor, Vania Amanda
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.13915

Abstract

Penyuluhan Masyarakat Tentang Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Untuk Mengatasi Kondisi Neurodegeneratif di Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan.
PENYULUHAN MENGENAI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG RASIONAL DI LINGKUNGAN SDN 3 BANDAR SAKTI Primadiamanti, Annisa; Fadilla, Aliza Nur; Diandini, Alvina Trisna Dwi; Ariza, Angga Dwi
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.14909

Abstract

Antibiotik merupakan obat golongan antimikroba yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri. Resistensi adalah keaadaan dimana obat yang digunakan untuk membunuh bakteri sudah berkurang keefektifannya. Pengetahuan masyarakat tentang antibiotik yang minim, dapat memengaruhi sikap dan perilaku kesehatan, termasuk dalam penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik yang rasional, dan dapat mencegah timbulnya resistensi terhadap antibiotik. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan. Sasaran kegiatan ini yaitu masyarakat, guru serta pegawai yang ada di SDN 3 Bandar Sakti. Hasil yang diperolah kepada 10 peserta menunjukkan bahwa pada nilai sesudah penyuluhan dari kategori baik dengan nilai 90-95 poin sebanyak lima (5) peserta yaitu pada responden 3,4,5, dan 6, pada nilai sesudah penyuluhan dari kategori cukup yaitu 80-85 poin sebanyak lima (5) peserta yaitu pada responden 1,2,7,8 dan 10, artinya memiliki peningkatan hasil lebih tinggi sesudah penyuluhan dibandingkan sebelum penyuluhan, maka hampir semua peserta mengalami peningkatan pengetahuan sesudah penyuluhan dibandingkan dengan sebelum penyuluhan. Sedangkan untuk kategori buruk < 40%, hanya terdapat 1 responden didalamnya, dengan penurunan nilai dari pretest 60 poin, menjadi 50 poin. Hal tersebut dikarenakan masih kurangnya informasi yang diterima oleh masyarakat tentang penggunaan obat antibiotik yang tepat baik dari pihak dinas kesehatan maupun petugas kesahatan. Kata Kunci: antibiotik, edukasi, penggunaan, pengetahuan
POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT Tutik, Tutik; Septilia, Riska; Octavia, Selvia; Amanda, Sephia Putri; Sari, Septi Widya; Sofyan, Shefira
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.7857

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan dan penyuluhan pentingnya kesehatan diri dan keluarga melalui perilaku hidup sehat, pendidikan kesehatan, menjaga pola makan, dan memberi pemahaman tentang penanganan penyakit degeneratif sederhana yang dapat dilakukan oleh dirinya sendiri atau keluarga. Kegiatan ini tidak hanya memberikan demonstrasi, tetapi juga secara langsung mempraktekan dan mengajaribagaimana cara menjaga pola hidup bersih dan sehat. Antara lain memberi perlengkapan lengkap mandi pada anak anak dan anak langsung mempraktekan cara gosok gigi yang benar, cara mencuci tangan yang benar, cara membuang sampah, dan cara membersihkan diri dari kotoran dan kuman. Kegiatan pengabdian dilakukan di SD Negeri 1 Way gubak. Dari hasil. Kegiatan penyuluhan dan edukasi pola hidup bersih dan sehat, ternyata masih banyak anak anak yang belum tau bagaimana cara menjaga pola hidup bersih dan sehat. Dan dengan adanya kegiatan ini akhirnya anak anak menjadi paham dan mengerti bagaimana cara menjaga pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari segala penyakit. Karena dengan membiasakan pola hidup bersih,badan akan menjadi sehat,pikiran jernih dan akan mudah untuk belajar sehari hari di Sekolah. Kata Kunci : Edukasi Kesehatan, Pengetahuan, Informasi.
PEMANFAATAN DAUN SAMBILOTO SEBAGAI TEH HERBAL ANTIDIARE DI KELURAHAN KEDAUNG KOTA BANDAR LAMPUNG Susanti, Dwi; Gatra, Anggel Alba; Revanti, Anggun Triana; Wahyuni, Anis
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.14350

Abstract

Diare merupakan peningkatan frekuensi dan perubahan konsitensi feses yang disebabkan oleh agen infeksi pada gastrointestinal dan sering terjadi pada balita paling sedikit 3 kali dalam 24 jam. Salah satu penyebab penyakit diare adalah bakteri Escherichia coli. Teh herbal adalah minuman yang mengandung herbal berkhasiat untuk kesehatan. Sambiloto diyakini memiliki khasiat dalam pengobatan tradisional salah satunya sebagai antidiare. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan inovasi masyarakat di Kelurahan Kedaung. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab dengan alat bantu kuesioner, leaflet, video, dan alat demonstrasi. Hasil pretest (sebelum penyuluhan) dari 30 peserta penyuluhan menunjukkan persentase tingkat pengetahuan masyarakat masih rendah 42%, sedangkan tingkat pengetahuan tinggi 63% pada hasil posttest (setelah penyuluhan). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat di Kelurahan Kedaung tentang pemanfaatan daun sambiloto sebagai teh herbal antidiare meningkat secara signifikan setelah dilakukan penyuluhan serta masyarakat dapat membuat teh herbal dari daun sambiloto untuk alternatif pengobatan penyakit diare.Kata Kunci: Diare, Sambiloto, Teh, Penyuluhan 
EDUKASI TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT BATUK DAN PILEK DI TK IT ANAK CERDAS 2 KURUNGAN NYAWA KABUPATEN PESAWARAN, LAMPUNG Mardiyah, Arsita; Wijaya, Satria; Wahidah, Siti; Wahyu, Wayan
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.13568

Abstract

Batuk merupakan suatu bentuk refleks fisiologis dan mekanisme tubuh yang berfungsi untuk membersihkan saluran napas dan paru-paru baik itu lendir, mikroorganisme tertentu ataupun benda asing lainnya. Permasalahan batuk pilek pada anak sangat sering ditemukan, hal tersebut dikarenakan anak sangat rentan terjangkit virus. Kebanyakan para orang tua juga menganggap batuk pilek adalah masalah biasa yang wajar terjadi pada anak-anak, bukan masalah yang perlu penanganan khusus dan segera seperti pada kasus kejang, kelainan kongenital maupun masalah gawat lainnya. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang batuk dan pilek serta pencegahan yang benar, maka dari itu masyarakat kurang tanggap dengan adanya penyakit yang anak alami. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan, yaitu menggunakan metode edukasi, wawancara dan pengisian kuesioner. Populasi, yaitu murid TK (Taman Kanak-Kanak) dengan rentang usia 4-7 tahun dan sampel 27 murid TK IT Anak Cerdas 2. Hasil analisis didapatkan bahwa rata-rata pengetahuan responden terkait pencegahan batuk & pilek sebelum dilakukan penyuluhan (Pre Test) diperoleh hasil rata-rata sebesar 26,67%, namun setelah dilakukan penyuluhan (Post Test) diperoleh rata-rata 97,78% dengan peningkatan pengetahuan sebesar 71,11%.
SOSIALISASI TEH DAUN KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI MINUMAN HERBAL PENCEGAH HIPERTENSI Ulfa, Ade Maria; Lysti, Erna; Yasmin, Adinda Nurina; Sinaga, Agnes Santa Sylvia; Triyola, Agnes; Suhanawati, Tenti
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.14806

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal, setiap peningkatan 120 mmHg tekanan darah sistolik atau 80 mmHg tekanan darah diastolik dapat meningkatkan resiko kematian akibat penyakit jantung iskemia dan stroke. Daun Kelor (Moringa oleifera) secara tradisional dapat bermanfaat sebagai antibakteri, antikolestrol, pencahar, antiinflamasi, antitumor, antipiretik, antispasmodic, mengobati rheumatik dan anti hipertensi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang teh daun kelor sebagai minuman herbal dengan upaya pencegahan hipertensi pada pasien di Puskesmas Rajabasa Indah dan diharapkan dapat meningkatan ekonomi masyarakat sebagai usaha UMKM serta dapat dijadikan usaha produk rumah tangga. Sasaran penelitian ini 30 pengunjung Puskesmas Rajabasa Indah. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang teh daun kelor sebagai minuman herbal sebesar 25%, dan secara statistik didapatkan  p value 0,00 (taraf kepercayaan 95 %) artinya ada hubungan antara peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan daun kelor sebagai minuman herbal dalam bentuk sediaan teh dengan diberikannya sosialisasi.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENGGUNAAN OBAT YANG BAIK DAN BENAR UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Salamah, Richa Putri; Rudy, Muhammad; Agustina, Ria Elisa; Novianti, Riri
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.13574

Abstract

Obat adalah bahan atau panduan bahan, termasuk produk biologi yang digunakan untuk mempengaruhi atau menyelidiki sistem fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan diagnosis, pencegahan, penyembuhan, pemulihan, peningkatan kesehatan dan kontrasepsi untuk manusia. Berdasarkan informasi yang di dapatkan dari hasil wawancara oleh tim pengabdian dengan kepala sekolah SD Negeri 2 Rajabasa, siswa/siswi SD Negeri 2 Rajabasa banyak yang belum mengetahui tentang penggunaan obat yang baik dan benar. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa kelas 5 di SD Negeri 2 Rajabasa mengenai penggunaan obat yang baik dan benar, sehingga mereka dapat mengelola kesehatan mereka lebih baik dan mengurangi bahaya dan risiko penggunaan obat yang tidak tepat.Dilaksanakan dengan metode penyuluhan, Pre Test, Post Test dan diskusi tanya jawab seputar materi yang telah disampaikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan penggunaan obat yang baik dan benar. Kegiatan ini sangat bermanfaat pada siswa/siswi kelas 5 di SD Negeri 2 Rajabasa.
PENYULUHAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) BIJI PALA SEBAGAI ANTIDIARE DI SMK HAMPAR BAIDURI KALIANDA Amalia, Putri; Gumelar, Salsabila Adiesya; Yunita, Selvi; Anggraini, Septi Ayu
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.14890

Abstract

Penyakit diare adalah salah satu masalah kesehatan yang sering menyerang masyarakat berbagai usia, bahkan dapat juga menyebabkan kehilangan elektrolit, dehidrasi, shock, dan bahkan kematian. Faktor yang menyebabkan penularan penyakit ini, yakni sarana air bersih (SAB), sanitasi lingkungan, jamban, kualitas bakterologis air, saluran pembuangan air limbah (SPAL), dan kondisi rumah. Salah satu bakteri yang menyebabkan diare yaitu bakteri Escherichia coli yang menghasilkan enterotoksin. Diare dapat diatasi dengan berbagai cara diantaranya yaitu membiasakan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) seperti biji pala (Myristica fragfrans). Biji pala berpotensi sebagai bahan antibakteri karena mengandung senyawa fenol, terpenoid, flavonoid. Sifat lipofilik flavonoid dapat merusak membran sel bakteri karena membran sel mengandung lipid sehingga memungkinkan senyawa tersebut melewati membran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan bertujuan untuk mengedukasi siswa/i akan pentingnya melestarikan pemanfaatan tanaman obat untuk pengobatan yang salah satunya yaitu tanaman pala yang dapat digunakan sebagai antidiare di SMK Hampar Baiduri Kalianda. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk presentasi materi, diskusi, dan tanya jawab yang dapat digunakan sebagai indikator peningkatan pemahaman dan pengetahuan siswa/i di SMK Hampar Baiduri Kalianda tentang biji pala sebagai antidiare.Kata Kunci: Tanaman Obat Keluarga (TOGA), biji pala, diare, flavonoid
PENYULUHAN MENJAGA POLA MAKAN DAN GAYA HIDUP UPAYA MENGENDALIKAN RHEUMATOID ARTHRITIS DI KECAMATAN KALIAWI Saputri, Gusti Ayu Rai; Safitri, Atri Dwi; Paramitha, Ayu; Millenia, Choiriyah Fajar
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.13620

Abstract

Rheumatoid Arthritis adalah penyakit kronis yang menyebabkan nyeri, Penyakit peradangan sendi biasanya dirasakan terutama pada sendi-sendi bagian jari, pergelangan tangan, lutut dan kaki, pada stadium lanjut penderita tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari dan kualitas hidupnya akan menurun. Pola makan juga menjadi salah satu pencetus terjadinya Rheumatoid Arthritis. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan Masyarakat tentang pola makan yang sehat untuk pasien penderita Rheumatoid Arthritis dan menjaga gaya hidup sehat demi Upaya mengendalikan Rheumatoid Arthritis. Menggunakan metode yang melibatkan peran dan partisipasi masyarakat secara langsung dalam proses kegiatan ini dan melakukan penyuluhan yang meliputi edukasi dan tanya jawab. Sasaran penyuluhan ini yaitu wanita dan lansia sebanyak 30 orang dengan 15 butir soal pertanyaan. Berdasarkan hasil dari data yang diperoleh yaitu sebelum penyuluhan tingkat rendah ada sebanyak 17 orang (43.3%). Lalu setelah penyuluhan dapat dilihat tingkat rendah menurun menjadi 5 orang saja (16.7%). Dan dilanjutkan dengan uji Spearman Rank diperoleh hasil yaitu nilai correlation coefficient sebesar 0,759 artinya korelasi kuat. Maka dapat disimpukan bahwa Hal ini menunjukan bahwa ada peningkatan yang terjadi setelah dan sebelum dilakukannya penyuluhan.
IMPLEMENTASI MANFAAT HAND SANITIZER DI SDN 2 GADINGREJO UTARA KABUPATEN PRINGSEWU Nofita, Nofita; Aulia, Maharani Riska; Dewi, Rizqya Salma; Putri, Salma Gustia
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.14891

Abstract

Hand sanitizer merupakan inovasi pembersih tangan tanpa air yang mengandung zat antiseptik digunakan untuk membersihkan tangan. Saat ini, hand sanitizer telah menjadi bagian penting dari upaya pencegahan virus, penggunaannya juga dapat memberikan manfaat dalam mencegah penyebaran penyakit lain di lingkungan sekolah dasar. Berdasarkan informasi yang didapatkan, pengetahuan sebagian besar siswa/siswi atapun warga sekolah di SD Negeri 2 Gadingrejo Utara tentang pentingnya penggunaan hand sanitizer masih minim. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan kesehatan dan kebersihan siswa, guru, dan staf sekolah, serta menghambat penyebaran virus. Metode penyampaian materi pada kegiatan ini dalam bentuk ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan diperoleh bahwa penyuluhan penyuluhan terkait manfaat penggunaan hand sanitizer sangat bermanfaat bagi siswa/siswi kelas 4 dan 5 di SDN 2 Gadingrejo Utara. Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, dapat meningkatkan pengetahuan mengenai manfaat penggunaan hand sanitizer supaya terhindar penyakit yang disebabkan oleh virus.

Page 1 of 2 | Total Record : 11