cover
Contact Name
Angga Yasir
Contact Email
anggayasir92@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpfm@malahayati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26550679     EISSN : 26552701     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) merupakan kumpulan hasil pengabdian masyarakat dan ulasan (review) yang dilakukan oleh dosen baik secara pribadi maupun bekerja sama dengan mahasiswa atau pihak lainnya di bidang kefarmasian dan kesehatan serta keilmuan lain terkait. Hasil pengabdian yang dipublikasikan dalam jurnal ini berbentuk pengabdian eksperimental maupun non eksperimental. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (April dan November).
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
EDUKASI PEMANFAATAN DAUN KELOR (Moringa oleifera) PADA IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Tutik Tutik; Faizal Buana Prasetya; Kinanti Sasikirana; Safana Zahra Jannati; Salsabilla Alda Nimatha; Windi Ardiko; Shafira Aulia Zahra
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v9i1.25733

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia dan berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi yang optimal. Pengetahuan ibu hamil tentang gizi dan pemanfaatan pangan lokal menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin secara optimal. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai pencegahan stunting melalui edukasi pemanfaatan daun kelor sebagai sumber gizi lokal yang mudah diperoleh, terjangkau, dan memiliki nilai gizi tinggi. Metode yang digunakan adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan penyuluhan edukatif  dan pemberian bibit daun kelor yang dilaksanakan di Posyandu Dusun Tanjung Laut, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan meliputi survei awal melalui wawancara dengan bidan dan kader posyandu, penyuluhan mengenai stunting dan gizi ibu hamil, demonstrasi pengolahan daun kelor, pembagian bibit kelor kepada peserta, serta evaluasi pengetahuan menggunakan metode pretest dan postest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang stunting dari 80% menjadi 93% setelah diberikan edukasi. Pengetahuan ibu hamil mengenai pemanfaatan daun kelor sebagai sumber gizi juga mengalami peningkatan dari 98,6% menjadi 100%. Hasil edukasi menunjukkan bahwa edukasi berbasis pangan lokal efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai hubungan antara gizi selama kehamilan dan pencegahan stunting. Edukasi pemanfaatan daun kelor mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan berpotensi mendorong perubahan perilaku gizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan secara berkelanjutan. Kata Kunci : Stunting, Ibu Hamil, Daun Kelor, Edukasi Gizi
EDUKASI MINUMAN HERBAL PASEKA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KESEHATAN REMAJA DI SMA IT CINTA ILLAHI GUNUNG SUGIH, LAMPUNG TENGAH Putri Amalia; Mutiana Mutiana; Putri Kurnia Wati; Nanda Dien Putri; Putri Tahhiyah
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v9i1.25769

Abstract

Edukasi kesehatan merupakan salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pola konsumsi sehat. Salah satu alternatif yang dapat diperkenalkan adalah minuman herbal berbahan alami sebagai pilihan minuman yang lebih aman dan menyehatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan remaja melalui edukasi minuman herbal PASEKA yang terdiri atas pandan, serai, kayu manis, dan gula aren sebagai pemanis alami. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas XI–XII SMA IT Cinta Illahi Gunung Sugih, Lampung Tengah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi pembuatan minuman herbal, pembagian leaflet edukatif, diskusi, serta evaluasi menggunakan desain pretes dan postes. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari 64,8% sebelum kegiatan menjadi 100% setelah kegiatan, dengan kenaikan sebesar 35,2 poin persentase atau setara dengan 54,32%. Selain itu, peserta menunjukkan minat dan keterlibatan yang tinggi selama kegiatan serta respons positif terhadap minuman herbal sebagai alternatif konsumsi sehat. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi minuman herbal PASEKA yang disertai praktik langsung efektif dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan remaja serta mendukung pembentukan perilaku hidup sehat sejak usia sekolah. Kata kunci: edukasi kesehatan, minuman herbal, PASEKA, pengetahuan kesehatan
PENYULUHAN KESEHATAN TANGKIS DAN GERAKAN SEKOLAH SEHAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SPRAY ANTI-NYAMUK SERAI DAN HERBAL PADA SISWA SD NEGERI 2 RAJABASA BANDAR LAMPUNG Iwang Davi Setiawan; Ni Wayan Jihan Febrianti; Leni Simarmata; Priyagung Putri Dinda Sawitri; M. Delvis Iqbal Fauzi; M.Ridho Diva Pratama; Made Winasti Monica
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v9i1.25771

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih sering menyerang anak usia sekolah karena lingkungan belajar yang mendukung berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa sekolah dasar dalam mencegah DBD melalui edukasi kesehatan dan pelatihan pembuatan Lemongrass Herbal Spray, yaitu spray anti-nyamuk alami berbahan daun serai dan herballain, dalam kerangka Program Gerakan Sekolah Sehat (GSS) dengan tema TANGKIS (Tanamkan Gaya Hidup Sehat dengan Inovasi Serai). Program dilaksanakan di UPT SDN 2 Rajabasa Bandar Lampung dengan melibatkan 69 siswa kelas VI melalui rangkaian pre-test, penyuluhan tentang DBD dan GSS, demonstrasi, praktik langsung pembuatan Lemongrass Herbal Spray, dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa pada seluruh indikator terkait GSS, DBD, vektor nyamuk, langkah pencegahan, serta cara penggunaan spray herbal yang aman, disertai antusiasme tinggi selama praktik meskipun terdapat kendala suasana kelas dan jadwal yang berdekatan dengan ujian.Kata Kunci: Gerakan Sekolah Sehat, DBD, Lemongrass Herbal Spray, spray anti-nyamuk herbal, serai.
PENGARUH PROGRAM EDUKASI KOMPREHENSIF TENTANG TANAMAN KUMIS KUCING (Orthosiphon stamineus) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN KUALITAS HIDUP PASIEN ASAM URAT DI DESA JATIMULYO Diva Arsynta Virginia; Iwang Davi Setiawan; Devi Ayu Wulandari; Jenny Calista; Dhija Calista Mulina Insan; Karen Nina; A. Siraj Sulthan
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v9i1.25773

Abstract

Pendahuluan: Asam urat merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan berdampak pada kualitas hidup penderita. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan asam urat, termasuk pemanfaatan tanaman obat tradisional, menjadi salah satu faktor risiko kekambuhan.Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat pengetahuan dan kualitas hidup pasien asam urat melalui program edukasi komprehensif mengenai tanaman kumis kucing (Orthosiphon stamineus). Metode:Kegiatan dilaksanakan di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, menggunakan metode edukasi melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi penggunaan herbal, serta evaluasi pretest dan posttest. Subjek kegiatan berjumlah 20 peserta penderita asam urat. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Rata-rata nilai pengetahuan peserta meningkat dari 60,00 pada pretest menjadi 91,50 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p 0,05), yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian edukasi. Kesimpulan: Program edukasi komprehensif tentang tanaman kumis kucing efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan berpotensi memperbaiki kualitas hidup pasien asam urat di Desa Jatimulyo.Kata Kunci : Asam urat, Kumis kucing, Edukasi kesehatan, Tanaman obat,Pengabdian masyarakat
EDUKASI PENERAPAN CERDAS PENGGUNAAN OBAT DENGAN 5 O PADA SISWA/I SMA IT SMART INSANI SEPUTIH JAYA GUNUNG SUGIH LAMPUNG TENGAH Preti Septiana; Martianus Perangin Angin; M. Richo Noventa; Made Wisnu Dwi Candra; Melida Eltizami; Melani Eka Rizki Pratiwi; Putu Meliana
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v9i1.25744

Abstract

Penggunaan obat yang tidak rasional masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok remaja yang sering melakukan swamedikasi tanpa pemahaman yang memadai. Salah satu upaya untuk mencegah kesalahan penggunaan obat adalah melalui edukasi prinsip 5O (Obat apa, Obat apa khasiatnya, Obat berapa dosisnya, Obat bagaimana cara penggunaannya, dan Obat apa efek sampingnya). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa/i SMA IT Smart Insani Seputih Jaya, Lampung Tengah, mengenai penerapan cerdas penggunaan obat berdasarkan prinsip 5O. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental one group pretest–posttest.  Peserta kegiatan berjumlah 120 siswa dari kelas X, XI, dan XII. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang mengukur pengetahuan penggunaan obat berdasarkan prinsip 5O. Data dianalisis secara deskriptif dan komparatif dengan membandingkan hasil pretest dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase jawaban benar pada seluruh indikator pengetahuan setelah diberikan edukasi, dengan peningkatan paling signifikan pada pemahaman mengenai dosis obat dan bahaya penggunaan obat berlebihan. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi prinsip 5O berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang penggunaan obat yang rasional. Edukasi berbasis prinsip 5O dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan literasi obat pada remaja dan mencegah kesalahan penggunaan obat. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi obat pada remaja dan diharapkan dapat mendorong perilaku penggunaan obat yang rasional, aman, dan bertanggung jawab sejak dini. Kata kunci: edukasi kesehatan, penggunaan obat rasional, prinsip 5O, remaja, swamedikasi
BAHASA KOMUNIKATIF DALAM TEKS LEAFLET PENYALAHGUNAAN OBAT KERAS PADA SISWA KELAS X SMA GAJAH MADA BANDAR LAMPUNG Satria Wijaya; Khoironi Surya Wijaya; Oni Desmalia Putri; Putu Happy Meldiana; Putu Lasmi; Wayan Dea Aryani
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v9i1.25284

Abstract

Penyalahgunaan obat keras pada remaja merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak pada kondisi psikologis, sosial, serta prestasi akademik. Remaja berada pada fase perkembangan yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan tekanan teman sebaya sehingga diperlukan edukasi sebagai langkah pencegahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya penyalahgunaan obat keras di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan di SMA Gajah Mada Bandar Lampung dengan melibatkan 30 siswa kelas X. Metode yang digunakan adalah partisipatori melalui penyuluhan interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan siswa. Materi meliputi pengenalan obat keras, risiko penyalahgunaan, serta dampaknya terhadap kesehatan mental dan sosial. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan nilai rata-rata pengetahuan dari 91,00 menjadi 96,00 (p 0,05). Edukasi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan aman.Kata kunci: remaja, obat keras, promosi kesehatan, penyuluhan.
SOSIALISASI POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI LINGKUNGAN STBA ANAS BIN MALIK LAMPUNG Rosita Wati; Meita Mahardianti; Endah Endah; I Gde Eka Dirgayussa; Yusuf Maulana; Muhammad Artha Jabatsudewa Maras; Marsudi Siburian; Dea Callista Argiyanti; Sabri Alfa Majid; Marulitua Lumban Siantar
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v9i1.26043

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat di Lingkungan STBA Anas Al Malik Lampung” yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, praktik, dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan koordinasi serta penyusunan materi dan sarana pendukung. Tahap pelaksanaan dilakukan secara interaktif dengan penyampaian materi tentang pola hidup sehat dan kebersihan diri. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik mencuci tangan yang benar sesuai standar kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, keterampilan, serta kesadaran peserta terhadap pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa peningkatan pengetahuan, keterampilan praktis, serta terjalinnya kerja sama antara ITERA dan STBA Anas Al Malik Lampung.