cover
Contact Name
Angga Yasir
Contact Email
anggayasir92@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpfm@malahayati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26550679     EISSN : 26552701     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) merupakan kumpulan hasil pengabdian masyarakat dan ulasan (review) yang dilakukan oleh dosen baik secara pribadi maupun bekerja sama dengan mahasiswa atau pihak lainnya di bidang kefarmasian dan kesehatan serta keilmuan lain terkait. Hasil pengabdian yang dipublikasikan dalam jurnal ini berbentuk pengabdian eksperimental maupun non eksperimental. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (April dan November).
Arjuna Subject : -
Articles 134 Documents
PENYULUHAN TENTANG PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN OBAT GOLONGAN NARKOTIKA PADA GENERASI MUDA DI SMA ISLAM EL SYIHAB BANDAR LAMPUNG Angin, Martianus Perangin; Mayora, Cica; Putri, Clarisa Mutiara; Safitri, Defina Dwi
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i2.13631

Abstract

Penggunaan narkotika yang semakin meningkat di Indonesia, khususnya di Lampung, menjadi hambatan besar dalam mencapai aspirasi negara untuk mewujudkan masyarakat bebas narkoba. Meskipun pemerintah telah berupaya melalui tindakan regulasi dan program rehabilitasi, kurangnya kesadaran yang komprehensif di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai berbagai jenis narkotika, manfaatnya, dan konsekuensi serius dari penyalahgunaannya, tetap menjadi isu krusial. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan upaya edukasi yang terstruktur dan terarah untuk merubah persepsi dan meningkatkan kesadaran akan bahaya besaryang ditimbulkan oleh narkotika, terutama di kalangan remaja. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang berbagai jenis narkotika, implikasi kesehatannya, serta dampak negatifnya, dengan tujuan mengurangi penyalahgunaan narkotika. Sebagai bagian dari inisiatif ini, sebuah seminar untuk penyebaran pengetahuan dan edukasi tentang anti-narkotika telah dijadwalkan akan diselenggarakan di SMA Islam El Syihab di Bandar Lampung pada hari Kamis, 7 Desember 2023, dimulai pukul 10:00 dengan partisipasi sekitar 50 siswa-siswi kelas 11. Hasil penelitian pasca seminar menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa tentang narkotika. Meskipun mayoritas menunjukkan pemahaman yang memuaskan, sebagian kecil masih menunjukkan pemahaman yang kurang memadai. Evaluasi menyeluruh, melibatkan data statistik, perbedaan jenis kelamin, serta analisis tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa, telah dilakukan. Evaluasi holistik ini menyoroti area-area tertentu yang memerlukan perhatian lebih lanjut untuk memperkuat kesadaran anti-narkotika di kalangan remaja Indonesia. Kata kunci: Pencegahan narkotika, Peningkatan pengetahuan, Penyuluhan
Edukasi Cara Penyimpanan Dan Pembuangan Obat Yang Benar Di Posyandu Mawar Jingga Panjang Selatan Rudy, Muhammad; Wati, Ria Widya; Adriana, Umi Helpa; Sudarti, Wiwik; Zahrani, Andieta
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i2.7838

Abstract

Penyimpanan dan pembuangan obat di Indonesia, menjadi masalah yang penting yang ada di masyarakat. Penyimpanan obat yang tidak benar bisa mengakibatkan masalah yang serius, seperti zat aktif dalam obat dapat menurun dan dapat mengakibatkan keracunan obat. Selain itu, pembuangan obat yang salah dapat disalahgunakan yaitu obat dapat di daur ulang secara illegal pada kemasan atau obat yang sudah kadaluwarsa. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada ibu-ibu Posyandu Mawar Jingga Panjang Selatan mengenai pentingnya cara menyimpan dan membuang obat yang benar. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah ceramah dan tanya jawab yang menggunkan alat bantu media Leaflet agar mempermudah dalam kegiatan penyuluhan. Penyuluhan berjalan dengan lancar, tetapi ada sedikit kendala seperti ibu-ibu yang ingin cepat pulang. Hasil dari penyuluhan adalah ibu-ibu yang awalnya tidak mengetahui dan sembarangan dalam menyimpan dan membuang obat dapat mengetahui dengan baik dan benar, serta penyuluhan ini dapat meberikan peningkatan pengetahuan dan wawasan bagi ibu-ibu Posyandu Mawar Jingga, Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Kota Bnadar Lampung.
PENYULUHAN MENGENAI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG RASIONAL DI LINGKUNGAN SDN 3 BANDAR SAKTI Primadiamanti, Annisa; Fadilla, Aliza Nur; Diandini, Alvina Trisna Dwi; Ariza, Angga Dwi
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.14909

Abstract

Antibiotik merupakan obat golongan antimikroba yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri. Resistensi adalah keaadaan dimana obat yang digunakan untuk membunuh bakteri sudah berkurang keefektifannya. Pengetahuan masyarakat tentang antibiotik yang minim, dapat memengaruhi sikap dan perilaku kesehatan, termasuk dalam penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik yang rasional, dan dapat mencegah timbulnya resistensi terhadap antibiotik. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan. Sasaran kegiatan ini yaitu masyarakat, guru serta pegawai yang ada di SDN 3 Bandar Sakti. Hasil yang diperolah kepada 10 peserta menunjukkan bahwa pada nilai sesudah penyuluhan dari kategori baik dengan nilai 90-95 poin sebanyak lima (5) peserta yaitu pada responden 3,4,5, dan 6, pada nilai sesudah penyuluhan dari kategori cukup yaitu 80-85 poin sebanyak lima (5) peserta yaitu pada responden 1,2,7,8 dan 10, artinya memiliki peningkatan hasil lebih tinggi sesudah penyuluhan dibandingkan sebelum penyuluhan, maka hampir semua peserta mengalami peningkatan pengetahuan sesudah penyuluhan dibandingkan dengan sebelum penyuluhan. Sedangkan untuk kategori buruk < 40%, hanya terdapat 1 responden didalamnya, dengan penurunan nilai dari pretest 60 poin, menjadi 50 poin. Hal tersebut dikarenakan masih kurangnya informasi yang diterima oleh masyarakat tentang penggunaan obat antibiotik yang tepat baik dari pihak dinas kesehatan maupun petugas kesahatan. Kata Kunci: antibiotik, edukasi, penggunaan, pengetahuan
POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT Tutik, Tutik; Septilia, Riska; Octavia, Selvia; Amanda, Sephia Putri; Sari, Septi Widya; Sofyan, Shefira
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.7857

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan dan penyuluhan pentingnya kesehatan diri dan keluarga melalui perilaku hidup sehat, pendidikan kesehatan, menjaga pola makan, dan memberi pemahaman tentang penanganan penyakit degeneratif sederhana yang dapat dilakukan oleh dirinya sendiri atau keluarga. Kegiatan ini tidak hanya memberikan demonstrasi, tetapi juga secara langsung mempraktekan dan mengajaribagaimana cara menjaga pola hidup bersih dan sehat. Antara lain memberi perlengkapan lengkap mandi pada anak anak dan anak langsung mempraktekan cara gosok gigi yang benar, cara mencuci tangan yang benar, cara membuang sampah, dan cara membersihkan diri dari kotoran dan kuman. Kegiatan pengabdian dilakukan di SD Negeri 1 Way gubak. Dari hasil. Kegiatan penyuluhan dan edukasi pola hidup bersih dan sehat, ternyata masih banyak anak anak yang belum tau bagaimana cara menjaga pola hidup bersih dan sehat. Dan dengan adanya kegiatan ini akhirnya anak anak menjadi paham dan mengerti bagaimana cara menjaga pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari segala penyakit. Karena dengan membiasakan pola hidup bersih,badan akan menjadi sehat,pikiran jernih dan akan mudah untuk belajar sehari hari di Sekolah. Kata Kunci : Edukasi Kesehatan, Pengetahuan, Informasi.
PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR RISIKO DEPRESI PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 17 GEDONG TATAAN Primadiamanti, Annisa; Ciecilia Dewi, Mentari; Kh, Miftakhul; Nirwan Fachrozi, Muhammad
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i2.13396

Abstract

Peristiwa bullying seringkali terjadi di Sekolah Dasar. Bentuk penyimpangan perilaku yang terjadi pada siswa SD tidak hanya berupa kekerasan, adapun hal lainnya mulai dari sekedar mengejek temannya,  memukul, mencubit, menjambak dan menjegal temannya saat berjalan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi sikap dan perilaku bullying kepada siswa sekolah dasar serta memberi pemahaman kepada pihak sekolah tentang dampak bullying terhadap kesehatan mental anak, yaitu depresi. Peserta kegiatan ini adalah siswa/siswi kelas enam (VI) di SD Negeri 17 Gedong Tataan yang berjumlah 33 siswa. Kegiatan ini menggunakan intsrumen kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan nilai mean dan disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil observasi sesudah penyuluhan dengan data kuesioner yang diberikan sebanyak 13 butir pertanyaan diperoleh hasil yaitu sebanyak (37%) siswa/i yang memilih setuju. Pada sisw/i yang memilih setuju memiliki dua pengertian yaitu sebagian siswa/i masih menganggap bullying itu adalah perilaku atau tindakan yang wajar, dan sebagian lainnya lagi merupakan jawaban setuju dari sikap positif yang menggambarkan tindakan yang tidak boleh dilakukan oleh seseorang dan dampak yang ditimbulkan bagi seseorang yang mengalami bullying. Selanjutnya sebanyak (63%) siswa yang memilih tidak setuju mengenai perilaku bullying yang terjadi.
PEMANFAATAN DAUN SAMBILOTO SEBAGAI TEH HERBAL ANTIDIARE DI KELURAHAN KEDAUNG KOTA BANDAR LAMPUNG Susanti, Dwi; Gatra, Anggel Alba; Revanti, Anggun Triana; Wahyuni, Anis
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.14350

Abstract

Diare merupakan peningkatan frekuensi dan perubahan konsitensi feses yang disebabkan oleh agen infeksi pada gastrointestinal dan sering terjadi pada balita paling sedikit 3 kali dalam 24 jam. Salah satu penyebab penyakit diare adalah bakteri Escherichia coli. Teh herbal adalah minuman yang mengandung herbal berkhasiat untuk kesehatan. Sambiloto diyakini memiliki khasiat dalam pengobatan tradisional salah satunya sebagai antidiare. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan inovasi masyarakat di Kelurahan Kedaung. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab dengan alat bantu kuesioner, leaflet, video, dan alat demonstrasi. Hasil pretest (sebelum penyuluhan) dari 30 peserta penyuluhan menunjukkan persentase tingkat pengetahuan masyarakat masih rendah 42%, sedangkan tingkat pengetahuan tinggi 63% pada hasil posttest (setelah penyuluhan). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat di Kelurahan Kedaung tentang pemanfaatan daun sambiloto sebagai teh herbal antidiare meningkat secara signifikan setelah dilakukan penyuluhan serta masyarakat dapat membuat teh herbal dari daun sambiloto untuk alternatif pengobatan penyakit diare.Kata Kunci: Diare, Sambiloto, Teh, Penyuluhan 
UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN DIARE PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 1 KARANG MARITIM Nofita, Nofita; Romadhon, Agung; Seto, Deni Gagat; Sari, Desi Novita; Fadhil, Rafi Muhammad
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i2.14051

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk sosialisasi ini  dilaksanakan atas dasar kerjasama antara mahasiswa KKL - PPM Universitas Malahayati Bandar Lampung di Kelurahan Karang Maritim Di SDN 1 Karang Maritim. Bentuk program pengabdian kepada masyarakat yang dimaksud adalah untuk memberikan sosialisasi kepada siswa maupun siswi SDN 1 Karang Maritim mengenai Upaya Pencegahan Dan Pengobatan Diare . Diare adalah penyakit yang membuat penderitanya menjadi sering buang air besar dengan kondisi tinja yang encer atau berair. Diare1 umumnya terjadi akibat mengkonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi virus, bakteri, atau parasite. Kemudian metode yang dapat digunakan dalam menjalani program ini adalah dengan menggunakan wawancara serta tanya jawab. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang penatalaksanaan serta pencegahan dan pengobatan Diare. Dengan adanya sosialisasi ini, memberikan edukasi atas pencegahan serta pengobatan Diare.Kata kunci : penyuluhan, pencegahan, diare
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL KELOR UNTUK MENGATASI PENYAKIT DEGENERATIF Tutik, Tutik; Lestari, Alfi; Syahputri, Alivia Dela; Mentari, Chelsea Cidera; Eka Putra, Ari Subki
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i2.7866

Abstract

Penyakit degeneratif adalah penyakit tidak menular yang disebabkan oleh penurunan fungsi organ tubuh kronis akibat proses penuaan atau proses lain termasuk peradangan kronis. Penyakit ini terjadi karena adanya perubahan pada sel-sel tubuh yang akhirnya mempengaruhi fungsi organ secara menyeluruh, Penyakit degenerative semakin berkembang karena menurunnya aktivitas fisik, gaya hidup dan pola makan. Daun kelor (Moringa oleifera)  termasuk tanaman  herbal yang tumbuh di Indonesia, merupakan sumber daya alam yang sering digunakan bagi kesehatan. . Ekstrak tanaman herbal kelor yang mengandung berbagai phytochemical seperti alkaloid, flavonoid, steroid, glikosida dan lain-lain dapat digunakan sebagai antimikroba, antioksidan, antikanker, antidiabetes dan antihipertensi dan manfaat lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan penyuluhan pentingnya mengetahui penyakit degeneratif dan cara pencegahan terhadap penyakit ini dengan tanaman obat tradisional daun kelor. Dan dengan adanya kegiatan ini akhirnya masyarakat dan pengurus Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Sumber Agung Kemiling, Bandar Lampung, Lampung menjadi paham serta mengerti bagaimana pencegahan penyakit degeneratif dengan menggunakan tanaman obat tradisional daun kelor. Kata Kunci : Penyakit Degeneratif, Daun Kelor, Penyuluhan
EDUKASI TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT BATUK DAN PILEK DI TK IT ANAK CERDAS 2 KURUNGAN NYAWA KABUPATEN PESAWARAN, LAMPUNG Mardiyah, Arsita; Wijaya, Satria; Wahidah, Siti; Wahyu, Wayan
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.13568

Abstract

Batuk merupakan suatu bentuk refleks fisiologis dan mekanisme tubuh yang berfungsi untuk membersihkan saluran napas dan paru-paru baik itu lendir, mikroorganisme tertentu ataupun benda asing lainnya. Permasalahan batuk pilek pada anak sangat sering ditemukan, hal tersebut dikarenakan anak sangat rentan terjangkit virus. Kebanyakan para orang tua juga menganggap batuk pilek adalah masalah biasa yang wajar terjadi pada anak-anak, bukan masalah yang perlu penanganan khusus dan segera seperti pada kasus kejang, kelainan kongenital maupun masalah gawat lainnya. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang batuk dan pilek serta pencegahan yang benar, maka dari itu masyarakat kurang tanggap dengan adanya penyakit yang anak alami. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan, yaitu menggunakan metode edukasi, wawancara dan pengisian kuesioner. Populasi, yaitu murid TK (Taman Kanak-Kanak) dengan rentang usia 4-7 tahun dan sampel 27 murid TK IT Anak Cerdas 2. Hasil analisis didapatkan bahwa rata-rata pengetahuan responden terkait pencegahan batuk & pilek sebelum dilakukan penyuluhan (Pre Test) diperoleh hasil rata-rata sebesar 26,67%, namun setelah dilakukan penyuluhan (Post Test) diperoleh rata-rata 97,78% dengan peningkatan pengetahuan sebesar 71,11%.
PENYULUHAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) KUNYIT SEBAGAI PEREDA HAID DI SMK HAMPAR BAIDURI KALIANDA Amalia, Putri; Ningrum, Friska Ayu; Oktavia, Friska; Nafisa, Gita Mutiara
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i2.13514

Abstract

PENYULUHAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) KUNYIT SEBAGAI PEREDA HAID DI SMK HAMPAR BAIDURI KALIANDA *)Putri Amalia1 , Friska Ayu Ningrum1, Friska Oktavia1, dan Gita Mutiara Nafisa1 1Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Malahayati, Jl. Pramuka No.27, Bandar Lampung, Lampung, 35153, Indonesia*)Email korespondensi: putriamalia@malahayati.ac.id ABSTRAK Masa remaja (juga dikenal sebagai pubertas) adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa yang ditandai dengan perubahan fisiologis dan psikologis. Salah satu perubahan tersebut adalah menstruasi. Wanita biasanya menjelang atau saat menstruasi akan mengalami nyeri haid atau dismenorhea selama 2-3 hari yang dimulai sehari sebelum menstruasi. Nyeri ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari karena menyebabkan kram pada perut bagian bawah, kadang-kadang disertai dengan pusing, lemas, mual, dan muntah. Penyebab nyeri haid dikarena kejang otot uterus. Rasa nyeri tersebut dapat dikurangi dengan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) seperti kunyit (Curcuma longa Linn.). Senyawa aktif yang terkandung dalam kunyit: kurkumin dan minyak atsiri yang memiliki bebarapa khasiat, salah satunya sebagai pereda haid. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang TOGA kunyit sebagai alternatif pereda nyeri haid pada remaja di SMK Hampar Baiduri Kalianda. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang dapat digunakan sebagai tolak ukur peningkatan pemahaman dan pengetahuan remaja di SMK Hampar Baiduri Kalianda tentang kunyit sebagai pereda haid. Kata Kunci: Tanaman Obat Keluarga (TOGA), kunyit, nyeri haid, pereda nyeri, kurkumin

Page 9 of 14 | Total Record : 134