cover
Contact Name
Dr. Zahraeni Kumalawati, S.P.,M.P,
Contact Email
btp@polipangkep.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
btp@polipangkep.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan
ISSN : 20896166     EISSN : 26572060     DOI : -
Core Subject : Agriculture, Social,
Agroplantae adalah Jurnal Ilmu Pertanian Terapan yang menjadi sarana bagi peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bidang ilmu Budidaya Tanaman, dengan lingkup Pemuliaan Tanaman, Bioteknologi Tanaman, Teknologi Benih, Perlindungan Tanaman, dan Kesuburan Tanah.
Arjuna Subject : -
Articles 134 Documents
PENGARUH POC YANG DIPERKAYA Trichoderma sp. DAN BIOCHAR PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) Al- Mar’ah, Syifa; Nurmiaty, Nurmiaty; Thamrin, Syahruni
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 14 No 1 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v14i1.941

Abstract

Sampai saat ini masih sedikit dilakukan penelitian tentang efektivitas penggunaan pupuk organic cair yang diperkaya Trichoderma sp. dan biochar terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung (Zea mays L.). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh POC yang diperkaya Trichoderma sp. pada pertumbuhan dan produksi tanaman jagung (Zea mays L.), untuk mengetahui pengaruh pemberian biochar dari berbagai jenis bahan baku terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung (Zea mays L.) dan untuk melihat interaksi antara aplikasi POC yang diperkaya Trichoderma sp. dengan pemberian biochar dari berbagai jenis terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung (Zea mays L.) yang lebih baik dan sesuai yang diharapkan. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun dalam bentuk faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu POC yang diperkaya Trichoderma sp. dengan 2 taraf perlakuan yaitu ; tanpa perlakuan dan POC yang diperkaya Trichoderma sp. dan faktor kedua yaitu pemberian Biochar, dengan 3 taraf perlakuan, yaitu ; tanpa perlakuan, Biochar arang kayu, dan Biochar arang sekam. Kombinasi antara aplikasi POC yang diperkaya Trichoderma sp. dan biochar arang sekam menunjukkan hasil yang sangat tinggi terhadap semua parameter yang diukur dibandingkan dengan tanpa perlakuan.
PENGARUH PUPUK KOMPOS, MIKORIZA ARBUSKULAR, DAN BIOSAKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG PADA TANAH SALIN D, Rahmad; Syamsoraya, Dwi Ramadani; Nurhalisyah, Nurhalisyah
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 14 No 1 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v14i1.942

Abstract

Corn (Zea mays L.) is one of the important food commodities in Indonesia. The use of corn, especially as an industrial raw material and animal feed, continues to increase. Increasing corn production can be done by utilizing sub-optimal soils, one of which is saline soil. The purpose of this study is to determine the effect of compost fertilizer, arbuscular mycorrhizae and biosaka on the production of corn plants in saline soil. The research consisted of 5 treatments, namely; chemical fertilizers., compost fertilizers., Compost fertilizers and arbuscular Mycorrhiza., Compost and Biosaka., Compost fertilizers, arbuscular mycorrhiza, and Biosaka. The results of the study were that the compost fertilizer treatment gave the best results at the plant height of 162.08 cm, the stem diameter was 18.15 mm, the weight of corn was 130.08 grams, the weight of seeds per cob was 236.33 grams, the weight of the cob was 89.00 grams, the biomass weight was 14.27 grams and the production per hectare was 16.88 tons/ha. Compost fertilizer and arbuscular microza treatment gave the highest number of leaves, which was 10.17 sheets. Compost fertilizer treatment provides better results for plant height, stem diameter, fruit weight, seed weight, cob weight, biomass weight and production per hectare and Combination treatment of compost fertilizer, arbuscular mycorrhizae and biosaka does not provide the best results for the growth and production of corn plants planted on saline soil.
PENGARUH PUPUK KOMPOS, BIOCHAR DAN MOL TERHADAP PRODUKSI TANAMAN JAGUNG PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING D, Rahmad; Nurul, Nurul; Nurmiaty, Nurmiaty
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 14 No 1 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v14i1.944

Abstract

The development of corn plants (Zea mays L) can be carried out in the soil of Podsolik Merah Kuning. Constraints of organic matter content and low nutrient content so that the production produced is less than optimal. The purpose of this study is to find out the effect of compost, biochar and MOL on the growth and production of corn plants planted in the soil of Podsolik Merah Kuning.The research was prepared in the form of a Group Random Design (RAK) consisting of 5 treatments, namely chemical fertilizers, compost fertilizers and biochar., compost fertilizers and MOL., and compost fertilizers, biochar and MOL. The results showed that the compost fertilizer treatment gave the best results for plant height, which was 176.50 cm, stem diameter 2.56 cm, and fruit weight 106.08 grams. The treatment of compost and MOL gave the best results on the number of leaves as many as 11.08 sheets. The treatment of compost and biochar fertilizers gave the best results at a biomass weight of 430.83 grams. The combination treatment of compost, biochar and MOL gave the best results for the weight of seeds per cob of 167.33 grams, the weight of cobs of 62.00 grams, and the production per hectare of 11.95 tons/ha. The application of compost, biochar, and MOL has an intangible effect on the weight of fruit, seed weight per cob, cob weight and production per hectare but has a real effect on plant height, number of leaves, stem diameter and biomass weight. The application of compost, biochar, and MOL fertilizers tends to provide higher yields for the growth and production of maize plants planted in the Podsolik Merah Kuning soil
POTENSI PENGEMBANGAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) BERDASARKAN KESESUAIAN SIFAT FISIK TANAH DI KABUPATEN PANGKEP Khaeriah, Miftahul; Nurmiaty, Nurmiaty; Junaedi, Junaedi
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 14 No 1 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v14i1.947

Abstract

This research aims to analyze the level of suitability of land physical properties for the development of corn plants in Pangkep Regency. The method used is by collecting administrative maps in Pangkep Regency. The technique used is by using the Arc-GIS processing tool, digital land system data is cut with the administrative map of Pangkep Regency to obtain a land data system for Pangkep Regency. Data on the physical characteristics of Pangkep Regency were extracted from the Pangkep Regency land system data to obtain data and maps of the physical characteristics of the Pangkep Regency area. Then analyze the physical characteristics of the soil for the suitability of corn plants for the suitability of each physical characteristic of the soil in Pangkep Regency with the requirements for growing corn plants based on the criteria of the Ministry of Agriculture's Research and Development Center. Conclusions that can be drawn from this research are: 1. There is land with a very suitable land suitability class (S1) for the development of corn plants with a total area of 29,641ha spread across every sub-district in Pangkep Regency.2. There is land with a moderately suitable land suitability class (S2) with a total area of 3,730 ha and a marginally suitable land suitability class (S3) with a total area of 17,903 ha for corn crops in Pangkep Regency. 3 There is land with an unsuitable land suitability class (N) with a total area of 27,754 ha which has severe inhibiting factors so that it cannot be used as a location for developing corn plants in Pangkep Regency.
PROPAGASI IN VITRO Dendrobium macrophyllum DI BERBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN Worabay, Descarlo; Anwar, Arniana; Ariyani, Luh; Tanur, Evelin Anggelina; Rombe, Yunita Pare
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 14 No 1 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v14i1.948

Abstract

Dendrobium macrophyllum adalah salah satu spesies anggrek yang berasal dari keluarga Orchidaceae Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh berbagai media pertumbuhan terhadap pertumbuhan eksplan D. macrophyllumdalam kultur in vitro. Empat media yang diuji meliputi MS (Murashige dan Skoog), ND (Nutrient Medium), NDM (New Doughasima Medium), dan NDMP (New Doughasima Medium Plus). Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa media NDMP memberikan hasil terbaik dalam peningkatan jumlah tunas, pertambahan akar dan pertambahan tinggi. Hal ini menandakan perbedaan signifikan antara perlakuan media. Media NDMP, yang mengandung media dasar NDM diperkaya dengan ZPT berupa BA dan NAA sebagai auksin serta Kinetin sebagai sitokinin, mampu memicu pembelahan sel yang lebih tinggi, sedangkan media MS dan ND menunjukkan hasil yang kurang optimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemilihan media pertumbuhan yang tepat untuk propagasi in vitro D.macrophyllum, yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam budidaya anggrek. Hasil ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi praktisi hortikultura dalam memilih media kultur yang sesuai untuk perbanyakan tanaman anggrek secara efektif.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) BERDASARKAN SIFAT KIMIA TANAH DI KABUPATAEN PANGKEP Nurfauziah, Nurfauziah; Nurmiaty, Nurmiaty; Kafrawi, Kafrawi
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 14 No 1 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v14i1.950

Abstract

Evaluation of land suitability will provide information for land use in accordance with plant characteristics so that land can be used as it should. The purpose of this study was to determine the classification of land suitability for corn based on soil chemical properties in Pangkep Regency. This research was conducted from February to April 2024. Located in several districts in Pangkep Regency. This research was conducted using survey method. The technique used is by using Arc-GIS processing tools, digital land system data is cut with the administrative map of Pangkep Regency so as to obtain land system data for Pangkep Regency. Data on the chemical characteristics of Pangkep Regency were extracted from the land system data of Pangkep Regency to obtain data and maps of chemical characteristics of the Pangkep Regency area. Then the analysis of soil chemical characteristics for corn crop suitability matches the suitability of each soil chemical characteristic in Pangkep District with the requirements for growing corn crops based on the criteria of the Puslitbangtan Ministry of Agriculture. The conclusions that can be drawn from the study are 1.There is land with a land suitability class that is quite suitable (S2) ) for corn crops with a total area of 15,412 ha spread across several districts in Pangkep namely Kec. Balocci 3,275 ha, Bungoro 2,692 ha, Labakkang 116 ha, Mandalle 1,005 ha, Ma'rang 1,273 ha, Minasatene 338 ha, Segeri 1,334 ha and Todong Tallasa 5,378 ha. There is one sub-district where no suitable land was found, namely Pangkajene sub-district. 2.There is land with a land suitability class that is marginally suitable (S3) with a total area of 61,723 ha. Spread across several sub-districts in Pangkep district, namely Balocci sub-district 9,899 ha, Bungoro sub-district 6,207 ha, Labakkang sub-district 10,379 ha, Mandalle sub-district 3,519 ha, Ma'rang sub-district 8,212 ha, Minasatene sub-district 8,241 ha, Pangkajene sub-district 4,050 ha, Segeri sub-district 4,751 ha and Todong Tallasa sub-district 6,465 ha. 3.There is an unsuitable land suitability class (N) with a total area of 1,895 ha for corn crops in Pangkep District. Scattered in several kecematan in Pangkep district, namely Ma'rang sub-district 1 ha, Segeri sub-district 39 ha and Todong Tallasa sub-district 1,855 ha
PERILAKU PETANI KAKAO DALAM PENGENDALIAN ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN (OPT) DI KABUPATEN SIGI Ratnawati, Ratnawati; Jaya, Kasman; Spetriani, Spetriani; Krismayanti, Nova
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 14 No 2 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v14i2.957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku petani kakao dalam mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan strategi pengelolaan kakao yang komprehensif yang mempertimbangkan praktik pertanian berkelanjutan. Penelitian dilakukan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, tepatnya di Desa Petimbe dan Desa Sidondo 1, dengan menggunakan metode survei, studi komparatif dengan kuesioner terstruktur dan wawancara semi-terstruktur pada petani, yaitu; 20 petani pada masing-masing Desa,sehingga terdapat 40 petani responden. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan dalam perilaku petani dalam pengendalian OPT berbasis Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Petani di Desa Petimbe lebih menggunakan pengendalian hayati, seperti penggunaan agens hayati berupa Beuveria bassiana dan Trichoderma sp dan pemanfaatan pestisida nabati untuk mengendalikan OPT. Sedangkan petani di Desa Sidondo 1 lebih mengandalkan penggunaan pestisida sintetis. Jenis OPT yang dominan menyerang di kedua desa relatif sama yaitu; Penggerek Buah Kakao (PBK) (Conopomorpha cramerella), Pengisap Daun (Helopeltis sp), Penggerek batang (Zeuzera coffeae) dan Busuk buah (Phytopthora palmivora) dan Penyakit kanker batang Vascular Streak Dieback (Oncobasidium theobromae) hanya ditemukan di Desa Petimbe. Meskipun profil demografis petani relatif sama, namun perilaku petani kakao berbeda dalam pengendalian OPT karena perbedaan pengetahuan dan konflik internal yang terjadi.
KOMBINASI PENGGUNAAN PUPUK KANDANG KAMBING DAN POC ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Andini, Sri; Rosanna, Rosanna; Hamzah, Hamzah; Mado, Irwan
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 14 No 2 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v14i2.966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang kambing, pengaruh pemberian POC eceng gondok, dan interaksi antara pemberian pupuk kandang kambing dan POC eceng gondok terhadap laju pertumbuhan tanaman kacang tanah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pupuk kandang kambing dan POC eceng gondok yang telah melalui proses fermentasi selama 14 hari. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 perlakuan yaitu pupuk kandang kambing dan POC eceng gondok. Perlakuan pupuk kandang kambing terdiri dari 4 dosis yaitu tanpa pupuk kandang kambing (K0), pupuk kandang kambing 200 gr/polybag (K1), pupuk kandang kambing 250 gr/polybag (K2), pupuk kandang kambing 275 gr/polybag (K3). POC eceng gondok dengan 4 dosis yaitu tanpa POC eceng gondok (P0), POC eceng gondok 150 ml/liter air (P1), POC eceng gondok 300 ml/liter air (P2), POC eceng gondok 450 ml/liter air (P3). Penelitian ini diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 48 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah tangkai daun dan jumlah bunga pertanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari analisis statistik dengan menggunakan metode rancangan acak kelompok menunjukkan bahwa terdapat dua parameter yang berpengaruh nyata yaitu jumlah cabang pada umur 14 hst, 21 hst, dan 30 hst, parameter jumlah tangkai daun pada umur 14 hst. Sedangkan parameter yang menunjukkan pengaruh tidak nyata yaitu tinggi tanaman dan jumlah bunga pertanaman. Namun, data jumlah bunga pertanaman menunjukkan hasil yang baik pada perlakuan (K1P1) yaitu 6,33.
BUDIDAYA PADI ( Oryza sativa L. ) VARIETAS IPB 9G DENGAN TEKNOLOGI BAPOKOK Ramadhan, Syahrul; Dulbari, Dulbari; Subarjo, Subarjo; Rahmadi, Rizky
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 14 No 2 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v14i2.977

Abstract

IPB 9G Rice Variety is one of the superior varieties newly developed by the Bogor Agricultural Institute, has high yield potential and efficiency in fertilizer and water use. The study aims to determine the growth and yield response of IPB 9G Variety cultivated using the Bapokok planting method. Bapokok technology is a rice cultivation method that emphasizes efficiency in utilizing planting time intervals and production input costs by utilizing straw as a source of organic material that is more environmentally friendly and sustainable. The study was arranged using a Randomized Completely Block Design (RCBD) with six treatments and four replications. The results showed that plant growth did not differ in the treatments tested, producing an average plant height of 135-145 cm, the number of tillers 4-6 stems per clump, with a leaf greenness level of 34-36 (SPAD). Yield conversion per hectare in various Bapokok planting methods ranged from 6-8 tonha-1. The organic Bapokok planting system treatment (P6) on the IPB 9G variety resulted in the highest average conversion yield of 8 tonha-1.
EVALUASI PEMBERIAN PUPUK SLOWRELEASE BIOCHARSP36 TERHADAP PERTUMBUHAN TEMBAKAU PADA TANAH BERTEKSTUR LIAT Sukmawati, Sukmawati; Sukardi, Sukardi; Qadri, Sri Nur; Rahim, Iradhatullah; Zamzam, Syamsiar
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 14 No 2 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v14i2.978

Abstract

Tembakau lokal mempunyai peranan penting dalam industri rokok kretek di Indonesia, karena 80% rokok kretek dibuat dengan menggunakan tembakau lokal. Akan tetapi, di beberapa daerah kualitas tembakau lokal masih rendah yang disebabkan oleh pemupukan yang kurang efisien. Penggunaan pupuk lepas lambat dapat meningkatkan efisiensi penyerapan hara oleh tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan pupuk lepas lambat berbasis biochar SP36 (SRF-BiocharSP36) terhadap karakteristik morfologi tanaman tembakau. Metode penelitian yang digunakan adalah percobaan lapangan dengan menggunakan rancangan acak kelompok untuk menguji perlakuan pupuk SRFbiochar SP36. Perlakuan yang diujikan yaitu SRFbiocharSP36 sebagai pupuk dasar, SRF-BiocharSP36, SRF-biocharSP36+urin Sapi dan SRF-BiocharSP36+urin sapi+Azotobacter terhadap karakter morfologi tembakau meliputi: tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, sudut daun bendera dan berat basah daun tembakau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SRF-Biochar SP36 yang digunakan sebagai pupuk dasar memberikan hasil terbaik dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (68,60 cm) dan diameter batang (19,39 mm). Selain itu, formula ini memberikan hasil terbaik terhadap jumlah daun (24 helai) dan berat basah daun (44,92 g). Dengan demikian, formulasi SRF-Biochar SP36 dapat digunakan sebagai pupuk dasar untuk meningkatkan efisiensi pemupukan sehingga dapat memaksimalkan produksi tembakau lokal.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 14 No 1 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 13 No 2 (2024): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 13 No 1 (2024): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 12 No 2 (2023): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 12 No 1 (2023): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 11 No 2 (2022): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 11 No 1 (2022): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 10 No 2 (2021): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 10 No 1 (2021): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 9 No 2 (2020): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Vol 9 No 1 (2020): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Vol 8 No 2 (2019): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Agroplantae Vol 8 No 1 (2019): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Vol 7 No 2 (2018): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Vol 7 No 1 (2018): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Vol 6 No 2 (2017): AgroPlantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan Vol 6 No 1 (2017): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan More Issue