cover
Contact Name
Putri Pradnyawidya Sari
Contact Email
putr003@kominfo.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
putr003@kominfo.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Komunika : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika
ISSN : 23031700     EISSN : 25795899     DOI : -
Jurnal Komunika is a scientific communication media publishing research finding/critical analysis focused on communication, media, and information technology. It is published twice in a year, in June and November.
Arjuna Subject : -
Articles 104 Documents
Tantangan dan Peluang Pemanfaatan Augmented Reality di Perangkat Mobile dalam Komunikasi Pemasaran Shiddiq Sugiono
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 10, No 1 (2021): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v10i1.3715

Abstract

Augmented Reality (AR) merupakan teknologi digital yang telah memberikan banyak manfaat dalam berbagai aktivitas, tak terkecuali pemasaran. Sebagai teknologi yang dapat diakses melalui perangkat mobile, AR dinilai menjadi teknologi yang efektif dalam melakukan komunikasi pemasaran. Tidak hanya meningkatkan niatan seseorang dalam membeli produk, teknologi AR pada perangkat mobile dinilai dapat menjadi media komunikasi yang memberikan solusi sesuai kebutuhan pelanggan, dapat digunakan dimanapun dan mendorong competitive advantage dari pelanggan. Adapun sebagai teknologi yang diakses melalui perangkat digital maka AR tidak luput dari tantangan-tantangan yang harus dihadapi oleh perusahaan. Dalam hal ini, pemetaan tantangan dan peluang menjadi salah satu bagian penting dalam penyusunan strategi komunikasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai berbagai manfaat yang dapat dihadirkan oleh AR dalam komunikasi pemasaran melalui perangkat mobile. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur sistematis dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan 8 literatur yang diterbitkan dari tahu 2018 sampai dengan 2020. Penelitian ini menghasilkan sebuah kerangka berfikir mengenai tantangan dan peluang yang dihadirkan oleh AR dalam konteks komunikasi pemasaran. Berdasarkan hasil analisis, AR menjadi teknologi memiliki peran penting dalam mengimplementasikan komunikasi pemasaran yang terintegrasi hal ini dikarenakan teknologi tersebut berfokus pada komunikasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya dan mampu membuka titik temu antara pelanggan dengan produk. Adapun dalam menjawab tantangan penggunaan teknologi AR dalam komunikasi pemasaran, organisasi harus mampu memberikan anggaran khusus untuk mengembangkan konten 3 dimensinya.
Analisis Tingkat Literasi Digital Generasi Milenial Kota Surabaya dalam Menanggulangi Penyebaran Hoaks Novianto Puji Raharjo; Bagus Winarko
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 10, No 1 (2021): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v10i1.3795

Abstract

Hoaks dianggap sebagai persoalan serius di era digital. Permasalahan tersebut mengindikasikan rendahnya literasi digital masyarakat. Di Indonesia, banyaknya jumlah pengguna Internet dan tingginya frekuensi masyarakat mengakses konten informasi dan media sosial, terutama di kalangan generasi milenial,  tidak diiringi dengan kesadaran untuk menggunakan internet dengan bijak. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi digital generasi milenial di Kota Surabaya dalam menanggulangi penyebaran hoaks. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah generasi milenial usia 15 sampai 19 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital generasi milenial di Kota Surabaya secara umum berada pada indeks kategori rendah. Komponen tertinggi ditunjukkan oleh Kemampuan Memahami,  dengan skor indeks literasi digital 46,8%, yang termasuk kategori sedang. Komponen terendah ditunjukkan oleh Kemampuan Berkolaborasi dengan skor indeks literasi digital 32,2%. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi kebijakan baru kepada pembuat kebijakan sebagai screening data awal terkait tingkat literasi digital.
Rancangan Pendukung Pembelajaran Jarak Jauh dengan Menggunakan Learning Management System Siti Alfiyatun Ni'mah
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 10, No 1 (2021): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v10i1.4145

Abstract

Revolusi industri 4.0 merupakan capaian tertinggi kemajuan teknologi pada sistem informasi dalam sejarah manusia. Dampak dari revolusi ini berpengaruh pada kehidupan manusia termasuk dalam bidang pendidikan. Teknologi Informasi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan apabila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan pelatihan, serta mempunyai arti yang sangat penting bagi kesejahteraan. Sebagai pendukung pembelajaran yang efektif dan efisien Learning Management System (LMS) dapat mendukung penerapan pembelajaran jarak jauh, mendukung penyusunan, penggandaan dan distribusi bahan ajar, proses penilaian belajar dalam berbagai bentuk model evaluasi belajar dan interaksi antara pengajar dan mahasiswa melalui berbagai bentuk interaksi menggunakan media audio visual. Dalam mencapai tujuan penelitian maka penelitian ini mengikuti tahapan dari model perancangan waterfall. Penegembangan LMS pada Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah diujicoba oleh semua user antara lain staff admin, mahasiswa, dan dosen. Hasil data secara umum menunjukkan bahwa LMS yang dibangun telah mampu memenuhi semua kebutuhan pembelajaran mahasiswa 85%, dan untuk kekurangannya 15% yaitu tidak ada pemberitahuan dari LMS ketika ada tugas dan materi, untuk praktikum LMS belum dapat membantu.
Kesenjangan Digital Tingkat Ketiga pada Pemuda Pedesaan di Kabupaten Cianjur, Indonesia Ismail Fajar
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 10, No 1 (2021): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v10i1.4260

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesenjangan digital pada pemuda pedesaan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Indonesia di masa pandemi Covid-19, menggunakan konsep kesenjangan digital tingkat ketiga yang digagas oleh Massimo Ragnedda (2017). Studi-studi sebelumnya tentang kesenjangan digital di masyarakat pedesaan dan pemuda cenderung membahas masalah kesenjangan digital tingkat pertama dan tingkat kedua yang berfokus pada kesenjangan akses dan perbedaan pengalaman dalam menggunakan TIK. Namun, penelitian-penelitian tersebut tidak mampu menjelaskan kesenjangan digital dalam mereproduksi ketimpangan sosial, sehingga penelitian ini mencoba mengeksplorasi reproduksi tersebut melalui analisis kesenjangan digital tingkat ketiga. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner online yang diisi secara mandiri oleh 368 responden yang tersebar di empat desa yang mewakili karakteristik wilayah desa di Kabupaten Cianjur. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa gender, tingkat pendidikan, kelas pekerjaan dan tingkat pendapatan berpengaruh terhadap tingkat pemanfaatan TIK bagi pemuda pedesaan di Kabupaten Cianjur. Selain itu, karakteristik pedesaan sebagai variabel kontrol memengaruhi hubungan antara variabel usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, kelas pekerjaan dan tingkat pendapatan dengan tingkat pemanfaatan TIK. Tingkat pemanfaatan TIK dalam studi ini menunjukkan fenomena kesenjangan digital tingkat ketiga, yaitu fenomena adanya gap antara mereka yang mendapat manfaat dari TIK dan mereka yang tidak mendapat manfaat dari TIK. Tingkat pemanfaatan TIK yang dipengaruhi oleh variabel-variabel di atas menunjukkan bahwa kesenjangan digital tingkat ketiga mereproduksi ketimpangan sosial yang telah ada di kalangan anak muda pedesaan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Faktor demografi, kondisi struktur sosial dan karakteristik wilayah pedesaan menjadi basis sosial yang timpang dan berpotensi untuk semakin diperparah dengan adanya perbedaan manfaat yang didapat oleh pemuda pedesaan di Kabupaten Cianjur dari teknologi informasi dan komunikasi.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) oleh UMKM pada Masa Pandemi COVID-19 Eka Handayani; Putri Pradnyawidya Sari; Maulia Jayantina Islami
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 10, No 2 (2021): Komunika
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v10i2.4622

Abstract

Kebiasaan baru selama masa covid 19 tidak hanya mengubah cara hidup masyarakat tetapi juga merombak strategi bisnis dunia usaha. Sepinya dagangan dan turunnya omset membuat UMKM harus berinovasi. Pemanfaatan teknologi adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari lagi. Tujuan dari kajian ini adalah memberikan gambaran bagaimana UMKM beradaptasi untuk bertahan di masa pandemi ini, serta untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan teknologi digital oleh UMKM sehingga mereka harus mengalami perubahan dari bisnis konvensional menjadi bisnis secara online. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif dengan tujuan untuk memberikan data tentang informasi yang di perlukan dalam pengamatan. Langkah prosedur dalam analisis data adalah dengan cara reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Data diolah dengan aplikasi Ms. Excel 2013 untuk mendapat persentase sehingga memperoleh insight untuk di analisis. Data diperoleh dari survei online menggunakan tools dari  google form. Banyaknya responden yang memilih strategi dengan memanfaatkan teknologi informasi maka peran pemerintah adalah dengan memberi dukungan berupa bimbingan dan mentoring usaha khususnya di bidang teknologi informasi, baik berupa pelatihan maupun bimbingan teknis. Secara infrastruktur pemerintah dapat memberikan memberi dukungan pemasaran dan kanal distribusi bagi produk mereka. Pelatihan yang mereka butuhkan dapat berupa pelatihan pemasaran digital, pelatihan produksi dan pelatihan pengelolaan keuangan. Dengan pelatihan tersebut maka akan mengakselerasi digital bagi pelaku UMKM karena menerapkan pola pikir.
Implementasi Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Siswa Berprestasi di Sekolah Menengah Atas dengan Metode AHP dan TOPSIS Adhim Jati Kusuma; Adjie Pramana Putra; Julianto Lemantara
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 10, No 2 (2021): Komunika
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v10i2.4488

Abstract

Karena tingginya tingkat kompetisi antar siswa maupun antar sekolah, maka Sekolah Menengah Atas (SMA) perlu melakukan seleksi siswa berprestasi untuk memunculkan kemauan bersaing antar siswa secara sehat dengan melibatkan berbagai pertimbangan. Adapun pertimbangan kriteria didalamnya yaitu nilai akademik, prestasi non akademik, sikap, perilaku, bakat, riwayat organisasi, dan penilaian ekstrakurikuler berdasarkan kurikulum 2013. Saat ini, banyak SMA melakukan proses penilaian secara manual sehingga membutuhkan waktu 1-2 minggu. Selain itu, proses pemilihan siswa berprestasi untuk kegiatan perlombaan juga masih melibatkan subjektivitas dari beberapa guru saja yang mengindikasikan kurang optimalnya hasil yang didapatkan karena menandakan adanya keberpihakan. Oleh karena itu, dibangunlah aplikasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pemilihan siswa berprestasi dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dengan model pengembangan Extreme Programming. Untuk proses pengujian fungsi aplikasi SPK ini dilakukan dengan metode Black-Box serta pengujian tingkat keakurasian menggunakan 104 sampel dan 6 kriteria yang ada dengan membandingkan antara hasil aplikasi dan hasil perhitungan secara manual. Hasil penelitian menunjukkan pengguna SPK ini dapat terbantu untuk menyelesaikan pemilihan siswa berprestasi dengan waktu kurang dari 20 menit. Tingkat keakurasian yang dihasilkan oleh aplikasi ini mencapai 100%.
Analisis The Whalen Seven Steps Strategic Divisi Komunikasi dan Marketing Jakarta Smart City pada Aplikasi Jakarta Kini Farahdinta Destanti; Uljanatunnisa Uljanatunnisa; Lusia Handayani
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 10, No 2 (2021): Komunika
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v10i2.4406

Abstract

Kehidupan manusia modern tidak dapat dilepaskan dari kemajuan teknologi karena dampaknya yang memberikan kemudahan dalam beraktivitas, seperti kemudahan dalam memperoleh informasi dari media. Pemanfaatan media ini tidak hanya dilakukan oleh individu, tetapi juga oleh institusi seperti Jakarta Smart City (JSC). Jakarta Smart City hadir dalam bentuk aplikasi yang bernama JAKI (Jakarta Kini) dengan berbagai fitur yang bertujuan untuk mempermudah kehidupan masyarakat yang tinggal ataupun beraktivitas di Jakarta. Untuk memperkenalkan aplikasi JAKI ke masyarakat, divisi komunikasi dan marketing JSC menerapkan dua dari tiga konsep marketing public relations (PR), yaitu pull and pass strategy. Hasilnya, JSC berhasil mencapai target jumlah pengguna aplikasi Jakarta Kini sebanyak satu juta orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kunci keberhasilan dari strategi pull and pass yang dijalankan oleh Divisi Komunikasi dan Marketing untuk aplikasi JAKI. Analisis penelitian ini menggunakan konsep the Whalen 7 Steps Strategic dengan metode penelitian studi kasus dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pull and pass yang dijalankan oleh Divisi Komunikasi dan Marketing sesuai dengan konsep the Whalen 7 Steps Strategic, seperti pemanfaatan media sosial, website, press release, pemuka masyarakat, email blast, JSC talks, dan pameran.
Analisis Manajemen Redaksi Media Online di Masa Pandemi Covid19 di Tirto.id Yogyakarta Nunuk Parwati
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 10, No 2 (2021): Komunika
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v10i2.3979

Abstract

Pandemi Covid-19 yang telah melanda Indonesia sejak awal tahun 2020 membawa pengaruh yang signifikan kepada kehidupan masyarakat. Masyarakat diminta untuk melakukan segala aktivitas dari rumah, termasuk aktivitas bekerja, untuk menanggulangi penyebaran virus Covid-19. Dampaknya, banyak perusahaan media harus melakukan penyesuaian manajemen redaksional, tidak terkecuali tirto.id Yogyakarta. Oleh karena itu, penelitian kualitatif ini bermaksud melakukan analisis penerapan manajemen redaksi tirto.id di masa pandemi Covid-19. Teknik observasi, studi literatur dan wawancara daring diterapkan sebagai metode pengumpulan data. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi diketahui bahwa secara umum, manajemen redaksi tirto.id telah menjalankan fungsi manajemen seperti planning, organizing, actuating, dan controlling dengan baik di masa Covid-19. Alur kerja redaksi tetap berjalan seperti biasa, mulai dari perencanaan, liputan daring dan proses penulisan berita serta penyuntingan naskah dilakukan secara virtual sebelum berita ditayangkan di portal tirto.id. Penugasan dilakukan secara daring memanfaatkan platform digital seperti WhatsApp atau email. Dalam pelaksanaan liputan, redaksi tirto.id tidak mengizinkan reporternya melakukan liputan lapangan, termasuk ke wilayah zona merah. Walaupun demikian, peliputan tetap bisa dilakukan dengan memanfaatkan berbagai platform daring seperti aplikasi video conference atau aplikasi percakapan. Namun, bila terdapat kebutuhan untuk melakukan peliputan di lapangan, reporter harus mematuhi aturan yang dikeluarkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) selama masa pandemi Covid-19. Pengawasan tetap dilakukan secara ketat, baik di masa normal maupun pandemi Covid-19, agar kualitas liputan terjaga dan tetap baik.
Persepsi Masyarakat Terhadap Covid-19 Pasca Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Wahyudiyono Wahyudiyono; Bambang Riawan Eko; Trisnani Trisnani
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 10, No 2 (2021): Komunika
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v10i2.4484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap Covid-19 pascapelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 4 level. Persepsi tersebut meliputi persepsi tentang bahaya penyakit Covid-19, penerimaan terhadap vaksinasi Covid-19, tanggapan atas kemungkinan munculnya varian baru Covid-19 dan respons terhadap kehidupan sosial yang normal. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 25 sampai 31 Oktober 2021. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan  Google form. Link untuk pengisian  tersebut dipublikasikan melalui media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp. Umur responden dibatasi antara 17 – 65 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat sangat menyadari bahaya penyakit Covid-19 dan khawatir tertular, dengan persentase sebesar 64,5%. Masyarakat juga mengkhawatirkan munculnya varian baru Covid-19 yang bisa memicu serangan Covid-19 gelombang ketiga, dengan persentase sebesar 74,2%. Masyarakat menyadari dan sangat percaya pentingnya vaksinasi Covid-19 untuk mengatasi penyakit Covid-19, dengan persentase sebesar 90,7% dan sebagian besar (96,9%) sudah melaksanakan vaksinasi. Pelaksanaan vaksin sebagian besar dilakukan saat terjadinya puncak serangan Covid-19. Berkurangnya jumlah kasus penularan Covid-19 akhir-akhir ini membuat sebagian besar responden berpendapat bahwa sudah waktunya berbagai aktivitas mulai dilaksanakan lagi, misalnya kegiatan keagamaan, pembelajaran tatap muka, maupun kegiatan lainnya di tempat umum dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Public interest of textual characteristics information of Ministry of Environment and Forestry on social media Titis Hutama Syah; Silvana Syah; Nurmalasari Nurmalasari
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 10, No 2 (2021): Komunika
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v10i2.4442

Abstract

Media sosial banyak dimanfaatkan masyarakat dalam memperoleh informasi, demikian juga lembaga pemerintahan, banyak yang menggunakan media sosial dalam menyebarkan informasi. Salah satunya adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui halaman Facebook fanpage-nya. Informasi yang diberikan pada umumnya berbentuk teks atau video dan gambar disertai penjelasan teks. Untuk itu,penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik informasi tekstual terhadap ketertarikan minat pengunjung pada halaman Facebook fanpage KLHK. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan scraping dan dilanjutkan pemrosesan bahasa alamiah (Natural Language Processing) untuk mengetahui karakteristik teks. Minat masyarakat diukur berdasarkan likes, shares, dan comments, dan disusun ke dalam klaster dengan metode Kmeans. Frekuensi kata yang sering muncul pada setiap klaster di analisis menggunakan similaritas cosine agar dapat dilakukan inferensi sesuai dengan domain KLHK. Relabeling dilakukan untuk menarik inferensi pada klaster yang terbentuk. Penelitian yang dilakukan dapat membentuk empat klaster. Klaster-klaster tersebut adalah klaster pengelolaan sumber daya alam nasional, pelestarian satwa liar, kegiatan pelestarian satwa liar,dan tim konservasi. Minat masyarakat tertinggi terdapat pada klaster pelestarian satwa liar yang ditunjukan dengan jumlah likes terbanyak. Sedangkan klaster yang paling banyak dibagikan dan dikomentari adalah klaster tim konservasi. Informasi yang terdapat dalam penelitian ini dapat digunakan oleh lembaga terkait dalam meningkatkan dan mengembangkan penyebaran informasi melalui media sosial.

Page 9 of 11 | Total Record : 104