cover
Contact Name
Aref Vai
Contact Email
arefvai@lecturer.unri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anggaseptiadi37@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JOURNAL OF SPORT EDUCATION (JOPE)
Published by Universitas Riau
ISSN : 26544474     EISSN : 26549069     DOI : 10.31258
Core Subject : Education,
JOPE adalah wadah penerbitan jurnal-jurnal pendidikan olahraga yang sudah bersistem OJS (Open Journal System), terindeks Google Scholar dengan p-ISSN : 2654-4474 dan e-ISSN : 2654-9069 serta secara berkala terbit pada bulan desember dan juli. Artikel ilmiah yang dipublikasikan ialah hasil penelitian, gagasan-gagasan konseptual serta kajian teori yang bisa teraplikasi dalam seluruh perkembangan ilmu olahraga terkhusus pada pendidikan olahraga.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2024)" : 8 Documents clear
Teacher performance and student fitness: is there a significant relationship? Bella Shasi Saraswara; Ali Maksum; Advendi Kristiyandaru; Muhammad Labib Siena Ar Rasyid
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.6.2.126-138

Abstract

(English)This research aims to reveal the level of PF of students in ten JHS based on the results of PE teachers' performance based on four competencies. Fitness of JHS students in the city of Pekanbaru and the influence of PE teacher performance on fitness student physical. An Ex Post Facto approach was used in this survey research. The instrument to see the performance of PE teachers is to use a questionnaire. Meanwhile, to measure students' PF, the test used is the bleep test. The principal, deputy principal for public relations, deputy principal for curriculum, and one student in class VIII (eight) whose physical fitness data was taken randomly from each school were used as samples in this study. The results of this research include: (1) the performance of JHS PE teachers in Pekanbaru City has met expectations because the four competencies are in the very good category, where personality competency has the highest percentage, (2) Lack of PA inside and outside school will causes low PF of students (Vo2Max), (3) From the results of the regression test which shows a figure of 14.3%, it shows that the high quality of PE teachers' performance does not have a direct impact on students' PF. The conclusion of this research is that the competence of PE teachers does not have a significant impact on students' PF levels because there are other factors that influence it, such as the level of active participation of students inside and outside school. These findings recommend, among other things: (1) the need for consistency in the quality of PE teachers and the professionalism of teachers in schools, (2) the need to maintain the quality of students' PF to improve the quality of life, (3) the need to determine or select PE materials that are adapted to the characteristics of children so that students can be more active in the learning process so that the goals of PE are achieved. (Indonesian)Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tingkat kebugaran jasmani siswa di sepuluh sekolah menengah pertama didasarkan pada hasil kinerja guru pendidikan jasmani berdasarkan empat kompetensi. kebugaran siswa sekolah menengah pertama di kota Pekanbaru dan pengaruh kinerja guru pendidikan jasmani terhadap kebugaran. fisik siswa.  Pendekatan Ex Post Facto digunakan dalam penelitian survei ini. Instrumen untuk melihat kinerja guru pendidikan jasmani adalah dengan menggunakan angket. Sedangkan untuk mengukur kebugaran jasmani siswa, tes yang digunakan adalah bleep test.  Kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang humas, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, satu siswa kelas VIII (delapan) yang data kebugaran jasmaninya diambil secara acak disetiap sekolah dijadikan sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini antara lain: (1) kinerja guru pendidikan jasmani JHS di Kota Pekanbaru sudah memenuhi harapan karena keempat kompetensi berada pada kategori sangat baik, dimana kompetensi kepribadian mempunyai persentase paling tinggi, (2) Kurangnya aktivitas fisik di dalam dan di luar sekolah akan menyebabkan rendahnya kebugaran jasmani siswa (Vo2Max), (3) Dari hasil uji regresi yang menunjukkan angka 14,3% menunjukkan tingginya kualitas kinerja guru penjas tidak berdampak langsung terhadap kebugaran jasmani siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kompetensi guru PE tidak berdampak secara signifikan terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa karena ada faktor lain yang mempengaruhinya seperti tingkat partisipasi aktif siswa di dalam maupun luar sekolah. Temuan tersebut merekomendasikan antara lain: (1) diperlukan konsistensi kualitas guru pendidikan jasmani dan profesionalitas guru di sekolah, (2) perlunya menjaga kualitas kebugaran jasmani siswa untuk meningkatkan kualitas hidup, (3) perlunya menetapkan atau memilih materi pendidikan jasmani yang disesuaikan dengan karakteristik anak sehingga siswa dapat lebih aktif dalam proses pembelajaran sehingga tujuan pendidikan jasmani tercapai.Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The effect of cognition training on the concentration of low intellectual athletes in open-skill sports Alfian Faris Zulfiqar; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.6.2.171-179

Abstract

(English)This research discusses the effect of cognitive training (life kinetik and brain gym) on the concentration of low-intellectual athletes in open-skill sports. This research was conducted to determine the effect of cognitive training (life kinetik and brain gym) on the concentration of low-intellectual athletes in open-skill sports and to determine the differences in influence between the two. This research is using experimental method. The population is 48 athletes in open-skill sports. The sample consisted of 27 athletes taken using purposive sampling technique. The instruments used in this research were Advanced Progressive Matrices (APM) and Concentration Grid Test (CGT). The data analysis technique used is the paired sample t-test and the independent sample t-test. The results of the research showed that there was a significant influence between life kinetik training and brain gym training on the concentration of low intellectual athletes in open-skill sports, but there was no significant difference in the influence between life kinetik training and brain gym training on the concentration of low intellectual athletes in sports. open skill sports(Indonesian)Penelitian ini membahas tentang pengaruh latihan kognisi (life kinetik dan brain gym) terhadap konsentrasi atlet intelektual rendah pada cabang olahraga open-skill. Cabang olahraga open-skill merupakan olahraga yang lingkunganya bergerak secara dinamis, bervariasi dan tidak dapat diduga. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh latihan kognisi (life kinetik dan brain gym) terhadap konsentrasi atlet intelektual rendah pada cabang olahraga open-skill serta mengetahui perbedaan pengaruh diantara keduanya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi sebanyak 48 atlet cabang olahraga open-skill. Sampel berjumlah 27 atlet yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah Advanced Progressive Matrices (APM) dan Concentration Grid Test (CGT). Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji paired sample t-test dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan life kinetik dan brain gym terhadap konsentrasi atlet intelektual rendah pada cabang olahraga open-skill, namun tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan life kinetik dengan latihan brain gym terhadap konsentrasi atlet intelektual rendah pada cabang olahraga open-skill.Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Development of communication media, information, and education on safe, comfortable, and healthy bicycle movements Prayogi Dwina Angga; Deddy Whinata Kardiyanto
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.6.2.98-114

Abstract

(English)This research and development aim to produce communication, information and education media products for safe, comfortable and healthy bicycle movements. The research and development approach for educational media posters and leaflets adapts the stages of research and development by Borg and Gall which outlines 4 stages, namely: (1) preliminary study; (2) planning and development; (3) validation, evaluation and revision; (4) implementation. This research and development was carried out in Malang city and Solo city using the target target bicycle community. Data analysis techniques used in research and development use qualitative and quantitative approaches. Qualitative data is obtained from the results of open questions. Quantitative data is obtained through the results of filling out questionnaires conducted in expert validation tests, small group trials and large group trials. The results of the validation test conducted by material experts and media experts obtained a percentage of 86% and 83.13% respectively. The results of the small group trial obtained a percentage value of 89.19%, while in the large group trial obtained a percentage value of 89.30%. All the results of testing the product both at the validity and practicality test stages have very good criteria. It is hoped that this media will become an instrument that can increase knowledge and change the behavior of communities or individuals by implementing cycling behavior properly and correctly. (Indonesian)Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk media komunikasi, informasi dan edukasi gerakan sepeda aman, nyaman dan sehat. Pendekatan penelitian dan pengembangan media edukasi poster dan leaflet ini mengadaptasi tahapan penelitian dan pengembangan oleh Borg dan Gall yang secara garis besar terdapat 4 tahapan, yaitu: (1) studi pendahuluan; (2) perencanaan dan pengembangan; (3) validasi, evaluasi dan revisi; (4) implementasi. Penelitian dan pengembangan ini dilaksanakan di kota Malang dan kota Solo dengan menggunakan target sasaran komunitas sepeda. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil pertanyaan terbuka. Data kuantitatif diperoleh melalui hasil pengisian angket yang dilakukan pada uji validasi ahli, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Hasil uji validasi yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli media diperoleh persentase berturut-turut sebesar 86% dan 83.13%. Pada hasil uji coba kelompok kecil diperoleh nilai persentase sebesar 89.19%, sedangkan pada uji coba kelompok besar diperoleh nilai persentase sebesar 89.30%. Seluruh hasil pengujian terhadap produk baik pada tahap uji validitas maupun kepraktisan memiliki kriteria sangat baik. Adanya media ini diharapkan menjadi salah satu alat yang dapat meningkatkan pengetahuan, serta dapat merubah perilaku komunitas atau individu dengan menerapkan perilaku bersepeda secara baik dan benar. Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The effect of feldenkrais exercise on reducing lower back pain in elderly social services of banten province Annisa Putri Fahmawati; Junaidi Junaidi; Nadya Dwi Oktafiranda; Ela Yuliana; Sandi Prayudho
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.6.2.160-170

Abstract

(English)This study aims to determine the effect of Feldenkrais Exercise to reduce pain in elderly people suffering from low back pain at the Banten Provincial Social Service Home. The research method used is pre-experimental method with Pre and Post Test with One Group Design. By comparing two evaluation results, namely pre-test and post-test. In this study, the instrument used was Numerical Rating Scales (NRS) which is used to assess pain intensity using numbers 1-10. The population in this study were elderly people at the Banten Provincial Social Service Home totaling 54 people, the sample in this study amounted to 10 people, using purposive sampling technique that met the inclusion criteria. With the data analysis technique in this study using the Wilcoxon Test (paired sample test) which is a non-parametric test. Based on the results of hypothesis testing, it is found that the hypothesis is accepted, namely Feldenkrais exercise has an effect on reducing low back pain in the elderly at the Banten Provincial Social Service Home where the average value of positive rank = 0.00 and negative rank = 5.50, so there is a decrease in low back pain in the elderly. Based on the results of the research that has been described, it can be concluded that there is a decrease in low back pain as evidenced by the data results with a value of 0.004 <0.05, so there is a significant difference. This concludes that Feldenkrais exercise can be used as an exercise program that is easy for the elderly to do in reducing low back pain.(Indonesian)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Feldenkrais Exercise untuk menurunkan nyeri pada lansia yang menderita nyeri punggung bawah di Panti Dinas Sosial Provinsi Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre-experimental dengan rancangan Pre and Post Test with One Grup Design. Dengan membandingkan dua hasil evaluasi yaitu pre-test dan post-test. Pada penelitian ini instrument yang digunakan adalah Numerical Rating Scales (NRS) yang digunakan untuk menilai intensitas nyeri dengan menggunakan angka 1-10. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di Panti Dinas Sosial Provinsi Banten sejumlah 54 orang, sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 orang, dengan menggunakan teknik purposive sampling yang memenuhi syarat kriteria inklusi. Dengan Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon (Uji sampel berpasangan) yang merupakan uji non-parametrik. Berdasarkan Hasil uji hipotesis diperoleh bahwa hipotesis diterima, yaitu feldenkrais exercise berpengaruh terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada lansia di Panti Dinas Sosial Provinsi Banten dimana diperoleh nilai rerata positive rank = 0,00 dan negative rank = 5,50, maka terjadi penurunan nyeri punggung bawah pada lansia. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat penurunan nyeri punggung bawah dibuktikan juga dengan hasil data dengan nilai sebesar 0,004 < 0,05 maka terdapat perbedaan yang signifikan. Hal ini menyimpulkan bahwa feldenkrais exercise dapat dijadikan program latihan yang mudah dilakukan oleh lansia dalam menurunkan nyeri punggung bawah. Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Implementation of fundamental movement learning gymnastics in elementary schools Herman Chaniago; Wahyuningtyas Puspitorini; Yafi Velyan Mahyudi
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.6.2.115-125

Abstract

(English)This research aims to study how students learn basic floor exercise movements in elementary school and the impact on physical and cognitive growth. The results of this research will provide guidelines for learning gymnastics in elementary schools and increase awareness of the importance of fun and interactive learning methods. The research method used in this action research is the Kemmis and McTaggart model. The research subjects were students from the second grade of elementary school aged between 8-9 years and totaling 27 children, consisting of 17 girls and 12 boys. The research instrument was an observation sheet related to students' responses during learning and basic gymnastics movement skills. The balance indicator obtained the highest average score, namely 84, twisting movement 79, rolling movement 72, and flexibility 75. From the results of the assessment, the average met the minimum criteria for student completeness in physical education learning. Meanwhile, the difference in assessments from cycle I and cycle II obtained a result of 2.868 which was greater than t0 2.755 and α (0.05). This research confirms that the implementation of basic gymnastics movements in elementary school students is effective in improving balance, coordination, and flexibility. It has a positive impact on student's physical development and should be integrated into the primary school sports curriculum. Research also confirms the important role of physical health in preparing children physically.(Indonesian)Tujuan penelitian ini untuk mempelajari bagaimana siswa belajar gerak dasar gymnasticdi sekolah dasar dan dampak pada pertumbuhan fisik dan kognitif. Hasil penelitian ini akan memberikan pedoman pembelajaran senam di sekolah dasar dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya metode pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan ini adalah model Kemmis dan Mc Taggart. Subyek penelitian adalah siswa dari kelas dua SD yang berusia antara 8-9 tahun dan berjumlah 27 anak, terdiri dari 17 perempuan dan 12 laki-laki. Pengambilan sampel dengan purposive sampling yaitu menetapkan usia pada level 1 gymnastic. Instrumen penelitian berupa lembar observasi yang terkait dengan respon siswa selama pembelajaran dan tes keterampilan gerak dasar senam. Pada indicator keseimbangan memperoleh nilai rata-rata paling tinggi yaitu 84, gerakan memutar 79, gerakan berguling 72 dan kelenturan 75. Dari hasil penilaian tersebut rata-rata sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimum siswa dalam pembelajran pendidikan jasmani. Sedangkan perbedaan penilaian dari siklus I dan siklus II diperoleh hasil 2,868 lebih besar dari t0 2,755 dan α (0,05). Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa implementasi gerak dasar gymnastic pada siswa sekolah dasar efektif dalam meningkatkan keseimbangan, koordinasi, dan fleksibilitas. Ini memiliki dampak positif pada perkembangan fisik siswa dan sebaiknya diintegrasikan dalam kurikulum olahraga sekolah dasar. Penelitian juga mengkonfirmasi peran penting kesehatan fisik atau untuk mempersiapkan fisik bagi anak-anak.Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Analysis of gyaku tsuki's punch motion on junior class karate athletes At dojo surya yudha prestasi Arbin Ranggaseta Dwiantika; Fajar Awang Irawan
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.6.2.139-150

Abstract

(English)The purpose of this study was to analyze the motion of the Gyaku Tsuki on Junior Class Karate athletes at Dojo Surya Yudha Prestasi. This type of research uses quantitative research with survey methods. The sample in this study were junior class athletes at Dojo Surya Yudha Prestasi, Banjarnegara Regency (16-17 years old), totaling 11 athletes. Data analysis techniques in this study used the Kinovea 0.9.5 application. Analysis of the punching movement of Gyaku Tsuki athlete Dojo Surya Yudha Prestasi has an average speed of 0.58 seconds, an average distance between the feet of 84.3 cm, an average punch speed of 16.4 meters/s, an average right arm angle when hitting is 172.1 degrees, the average striking angle is 152.8 degrees, the average left leg angle is 109.9 degrees, and the average right leg angle is 120.7 degrees. The conclusion found that the angle of the right arm, the angle of the left leg, the angle of the right leg, and the angle of the strike formed greatly influence the speed of Gyaku Tsuki's punch. So good coordination and correct technique are needed to optimize the Gyaku Tsuki punch movement. It is hoped that further research can discuss the effectiveness of Gyaku Tsuki's punch.(Indonesian)Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis gerak pukulan Gyaku Tsuki pada atlet karate kelas Junior di Dojo Surya Yudha Prestasi. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini adalah atlet Kelas Junior di Dojo Surya Yudha Prestasi (16 – 17 tahun) yang berjumlah 11 atlet. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan aplikasi Kinovea versi 0.9.5. Analisis gerakan Teknik pukulan Gyaku Tsuki atlet Dojo Surya Yudha Prestasi mempunyai rata-rata kecepatan 0,58 m/s, rata- rata jarak antar kaki 84,3 cm, kecepatan rata-rata pukulan 16,4 meter/s, rata-rata sudut lengan kanan saat memukul sebesar 172,1 derajat, rata-rata sudut togok sebesar 152,8 derajat, rata-rata sudut tungkai kiri 109,9 derajat, dan rata-rata sudut tungkai kanan sebesar 120,7 derajat. Kesimpulan dari penelitian ini menemukan bahwa sudut lengan kanan, sudut tungkai kiri, sudut tungkai kanan, dan sudut togok yang dibentuk sangat mempengaruhi pada kecepatan pukulan Gyaku Tsuki. Sehingga diperlukan koordinasi yang baik dan teknik yang benar untuk dapat mengoptimalkan Gerakan Teknik pukulan Gyaku Tsuki. Diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat membahas terkait efektifitas pukulan Gyaku Tsuki.Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Implementation of e-book flip pdf professional learning sepak takraw in college students Silvi Aryanti; Arizky Ramadhan; Novritika Novritika; Fitriana Fitriana; Samsul Azhar; Rizki Gustaman; Frayesi Frayesi
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.6.2.151-159

Abstract

(English)Media is one of the determining factors for success in physical education learning. In the 5.0 era, the media provided is expected to be informative and efficient so that it can facilitate the learning process and obtain maximum learning results. This research aims to determine the use of Professional Flip PDF Based Sepak Takraw Learning E-Books among students through the application of media development carried out by the author, namely flip PDF e-book media in sepak takraw learning. This research is quantitative research on the application of the use of e-book flip pdf media. The subjects of this research were 20 students in the third semester of Physical Education and Health, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sriwijaya. The stage of this research is to conduct a survey on the use of professional e-book flip pdf media among students. Data analysis used was the percentage of success in applying media to takraw learning outcomes. The research results obtained were 80.1% which were included in the feasible and efficient category based on the results carried out to help the learning and success of sepak takraw. The findings of this research are that the E-Book Flip PDF Professional research product can be used as a reference for student teaching materials in sepak takraw learning(Indonesian)Media merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan dalam pembelajaran pendiidkan jasmani, di era 5.0 media yang diberikan diharapkan bersifat informatif dan efisien sehingga dapat memudahkan proses pembelajaran dan mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan E-Book Pembelajaran Sepak Takraw Berbasis Flip PDF Professional pada Mahasiswa melalui penerapan pengembangan media yang dilakukan oleh penulis yaitu media e-book flip pdf dalam pembelajaran sepak takraw. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pendekatan survey penerapan dari penggunaan media e-book flip pdf. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa semester III berjumlah 20 orang mahasiswa Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya. Tahapan penelitian ini yaitu dengan melakukan survey penggunaan media e-book flip pdf profesional kepada mahasiswa. Analisis data yang digunakan presentase keberhasilan penerapan media kepada hasil pembelajaran takraw. Hasil penelitian yang diperoleh 80,1% yang termasuk dalam kategori Layak dan efisiens berdasarkan hasil yang dilakukan untuk membantu pembelajara dan keberhasilan sepak takraw. Temuan penelitian ini adalah produk penelitian E-Book Flip PDF Professional dapat digunakan sebagai referensi bahan ajar mahasiswa pada pembelajaran sepak takraw.Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jombang district community perceptions of women trainers abdul jabbar albaihaqi; Kurniati Rahayuni; Prisca Widiawati
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.6.2.180-192

Abstract

(English)This reseacrh aims to determine the perception of people in Jombang Regency towards female trainers. ‎This research is motivated by: 1) negative perception and patriarchal culture, where sport is ‎considered only for men and women are considered incapable of success in the field of sport 2) the ‎coaching profession in Indonesia has always been dominated by men, which indicates limited access ‎for women to have coaching experience; 3) social assumptions that lead to discrimination against ‎women who engage in sports activities. This reseacrh used a descriptive quantitative approach, the ‎participants of the reseacrh were the people of Jombang Regency totalling 104 men and 107 women, who ‎used sports infrastructure, could read and write and were adults. This research was conducted by using questionnaires as the validated and disseminated through googleform and pasted information on notice boards in ‎sports venues. This research analysis technique is using descriptive statistics, such as frequency, mean, ‎median, and standard deviation can be used to analyse respondent characteristics, such as age, gender, ‎education level, and level of involvement in sports. The results of this study can be known that 1) ‎external internal barriers, many female trainers often experience fatigue. 2) organizational barriers, ‎government support is still lacking for female trainers. 3) Socio-cultural barriers, the profession of ‎female trainer is a profession that is widely demanded by society to produce achievements. 4) Gender ‎barriers, coach recruitment systems favour men over women.  (Indonesian)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat di Kabupaten ‎Jombang terhadap ‎‎pelatih Perempuan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh: 1) ‎persepsi buruk dan budaya patriarki, yaitu ‎dimana olahraga dianggap hanya untuk laki-laki saja dan perempuan dianggap tidak mampu sukses di ‎bidang olahraga 2) ‎profesi pelatih di Indonesia selalu ‎didominasi oleh laki-laki, yang mengidikasikan ‎terbatasnya akses untuk perempuan untuk memiliki pengalaman melatih; 3) Anggapan sosial yang ‎mengarah pada ‎diskriminasi ‎terhadap perempuan yang melakukan aktifitas olahraga, dimana ‎perempuan dianggap lemah dan tidak mampu berolahraga sebaik laki-laki. Penelitian ini menggunakan ‎‎‎pendekatam kuantitatif deskriptif, Partisipan penelitian adalah masyarakat ‎Kabupaten Jombang yang ‎‎berjumlah 104 orang laki-laki dan 107 orang perempuan, ‎yang menggunakan sarana prasarana ‎‎olahraga, bisa baca tulis dan usia dewasa. ‎Penelitian ini menggunakan  kuesioner yang sudah ‎‎divalidasi dan ‎menyebarkan melalui googleform dan menempelkan informasi di papan ‎pengumuman ‎‎di tempat-tempat olahraga. Teknik analisis penelitian ini adalah ‎mengunakan statistik deskripif, seperti ‎‎frekuensi, mean, median, dan standar deviasi ‎dapat digunakan untuk menganalisis karakteristik ‎‎responden, seperti usia, jenis ‎kelamin, tingkat pendidikan, dan tingkat keterlibatan dalam olahraga. ‎‎Hasil ‎penelitian ini dapat diketahui bahwa 1) hambatan internal eksternal, banyak pelatih ‎perempuan ‎‎sering mengalami kelelahan. 2) hambatan organisasi,dukungan ‎pemerintah masih kurang terhadap ‎‎pelatih perempuan. 3) hambatan sosial budaya, ‎profesi pelatih perempuan adalah profesi yang banyak ‎‎di tuntut oleh masyarakat ‎untutk menghasilkan prestasi. 4) hambatan gender, sistem perekrutan ‎‎pelatih lebih ‎menguntungkan laki-laki daripada perempuan.‎Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Page 1 of 1 | Total Record : 8