cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
ISSN : 16931475     EISSN : 25499777     DOI : doi.org/10.24114/jik
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ini di kelola oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan. Jurnal memuat tentang hasil penelitian dan hasil kajian teori dalam bidang Olahraga.
Arjuna Subject : -
Articles 359 Documents
PENGARUH LATIHAN INTERVAL TERHADAP PENINGKATAN VO2Max ATLET CRICKET KABUPATEN LUMAJANG Trio Wahyu Wicaksono, Akhmad; Dita Yuliastrid; Hijrin Fithroni; Lutfhi Abdil Khuddus
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 25 No 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v25i1.72400

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program latihan interval terhadap peningkatan VO2max atlet cricket putra level amatir. Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest–posttest yang melibatkan 10 atlet cricket putra dengan karakteristik (usia 19,1 ± 1,79 tahun, berat badan 59,4 ± 8,21 kg, tinggi badan 165,1 ± 5,62 cm, dan BMI 21,9 ± 2,26 kg/m²). VO2max diukur menggunakan Multistage Fitness Test (MFT). Program latihan interval dilakukan selama tiga bulan dengan frekuensi tiga kali per minggu, terdiri dari pemanasan, lari kontinyu 2000 meter selama 12 menit, latihan interval 4×200 meter selanjutnya beban latihan ditingkatkan secara bertahap melalui penambahan dua repetisi setiap empat minggu, dimulai dari empat minggu pertama hingga minggu keempat dan dilanjutkan hingga minggu terakhir, waktu istirahat 30 detik dengan intensitas tinggi, serta pendinginan. Analisis menggunakan paired sample t-test dengan taraf signifikasi p-value<0.05 terdapat peningkatan pada VO2max atlet. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan nilai VO2max (p=0.003). Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi lari kontinyu dan interval intensitas terukur mampu memberikan adaptasi fisiologis berupa peningkatan efisiensi kerja jantung dan pemanfaatan oksigen. Program latihan ini dapat direkomendasikan bagi pelatih cricket sebagai metode efektif untuk meningkatkan daya tahan atlet level amatir.
PENGARUH LATIHAN PUNCH RESISTANCE BAND DAN PUNCH DUMBEL TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT LENGAN PADA ATLET TINJU PERTINA HUMBAHAS Roni Zega; Puji Ratno
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN ##issue.vol## 25 ##issue.no## 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/4eyajf37

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan punch resistance band dan punch dumbell terhadap peningkatan daya ledak otot lengan. Penelitian ini dilaksanakan di Lapangan SMA N 2 Doloksanggul, Desa Matiti,Kecamatan Doloksanggul,Kabupaten Humbang Hasundutan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi experimen. Yang menjadi populasi adalah atlet Tinju Pertina Humbahas yang berjumlah 10 orang. Jumlah sampel 10 orang diperoleh dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian untuk pengumpulan data dengan tes dan pengukuran yaitu dengan tes medicine ball untuk mengukur daya ledak otot lengan. Penelitian dilakukan selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali dalam seminggu. Untuk melihat pengaruh variabel bebas maupun terikat digunakan perhitungan statistik uji-t. Dari hasil pengujian hipotesis yaitu latihan Latihan Punch Resistance Band dan Punch Dumbel terhadap daya ledak otot lengan diperoleh nilai sig 0.000 < 0.05, Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara daya ledak otot lengan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima.
Studi Literatur Pengaruh Aktivitas Fisik Teratur terhadap Kesehatan Mental Remaja: Studi Literatur Pengaruh Aktivitas Fisik Teratur terhadap Kesehatan Mental Remaja Pratiwi Nanta Andreani Nanta
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN ##issue.vol## 25 ##issue.no## 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tt66kv46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas fisik teratur terhadap kesehatan mental remaja melalui pendekatan studi literatur terhadap 30 artikel ilmiah nasional terakreditasi SINTA yang diterbitkan pada periode 2016–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review dengan tahapan pengumpulan, seleksi, dan analisis tematik terhadap artikel yang membahas hubungan antara aktivitas fisik dan kesehatan mental remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas fisik berpengaruh positif terhadap berbagai aspek kesehatan mental remaja, termasuk penurunan stres, depresi, dan kecemasan, serta peningkatan kesejahteraan emosional, kepercayaan diri, dan motivasi belajar. Aktivitas dengan intensitas sedang hingga tinggi yang dilakukan secara rutin minimal tiga kali per minggu terbukti memberikan dampak paling signifikan terhadap kesejahteraan psikologis. Selain itu, kegiatan fisik berbasis kelompok seperti senam bersama atau fun run terbukti mampu memperkuat interaksi sosial dan dukungan emosional antarremaja. Kajian ini menegaskan bahwa aktivitas fisik merupakan strategi promotif dan preventif yang efektif dalam meningkatkan kesehatan mental remaja, serta dapat diintegrasikan dalam program sekolah dan komunitas. Penelitian lanjutan direkomendasikan menggunakan desain longitudinal dan mixed-method untuk menilai efek jangka panjang aktivitas fisik terhadap stabilitas mental remaja secara komprehensif.
Analisis Analisis Tata Laksana Fraktur Distal Radius Dan Os Skafoid Pergelangan Tangan Pada Populasi Aktif: Pendahuluan Metode Penelitian Hasil Penelitian Pembahasan Kesimpulan dan Saran Analisis Tata Laksana Fraktur Distal Radius Perbandingan Tata Laksana Konservatif dan Operatif pada Fraktur Os Skafoid Mekanisme Cedera dan Akurasi Diagnosis pada Fraktur Pergelangan Tangan Evaluasi Efektivitas Fiksasi Internal pada Fraktur Distal Radius Tingkat Penyembuhan dan Komplikasi pada Fraktur Os Skafoid rayhan hasan
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN ##issue.vol## 25 ##issue.no## 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsed7j93

Abstract

Wrist fractures, particularly Distal Radius Fracture (DRF) and Scaphoid Fracture, are common musculoskeletal injuries among active populations, such as athletes. DRF often occurs due to a fall on an outstretched hand (FOOSH), while scaphoid fractures have a high risk of complications, including non-union and avascular necrosis (AVN). This study aims to analyze the injury mechanisms, diagnostic accuracy, and the comparison between conservative and operative management of wrist fractures. A systematic literature review was conducted, focusing on studies from 2018 to 2025. The results indicate that internal fixation with a volar locking plate for unstable DRF provides better functional outcomes compared to conservative treatment. Meanwhile, displaced scaphoid fractures require percutaneous screw fixation to achieve optimal healing. In conclusion, individualized treatment is crucial, with minimally invasive surgical intervention being the preferred approach for complex fractures. Keywords: Distal Radius Fracture, Scaphoid Fracture, Wrist Injury, Operative Management, Volar Locking Plate.
Respon Pemulihan Fisiologis Akut Pasca Small-Sided Games Bola Voli Remaja Laki-Laki Fadhania Amellia Putri
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN ##issue.vol## 25 ##issue.no## 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/axbnq343

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola pemulihan fisiologis akut setelah aktivitas Small-Sided Games format 3 lawan 3 pada atlet bola voli remaja laki-laki. Sebanyak dua belas peserta mengikuti empat set permainan berdurasi lima menit dengan pengukuran suhu tubuh, denyut jantung (heart rate), frekuensi napas (respiratory rate), persepsi usaha (rating of perceived exertion), dan countermovement jump pada enam titik waktu pemulihan selama tiga puluh menit. Analisis menunjukkan respons fisiologis meningkat tajam sesaat setelah aktivitas, diikuti pemulihan cepat pada heart rate, respiratory rate, dan perceived exertion dalam rentang sepuluh hingga dua puluh menit. Suhu tubuh mencapai puncaknya pada menit kesepuluh sebelum menurun kembali mendekati nilai awal. Performa neuromuskular belum pulih penuh hingga menit ketiga puluh, ditandai penurunan countermovement jump. Temuan ini menegaskan bahwa sistem neuromuskular memerlukan waktu pemulihan lebih panjang dibanding sistem kardiovaskular dan pernapasan.
PENGARUH LATIHAN BULGARIAN SPLIT SQUAD DAN LATIHAN BOX JUMP TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA TEAM BOLA VOLI SMAN 2 PALU gifhar; Christian Kungku; Didik Purwanto; Nyoman Sukrawan
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN ##issue.vol## 25 ##issue.no## 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/36b4b644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari kombinasi Latihan Bulgarian Split Squat dan Latihan Box Jump terhadap daya ledak otot tungkai pada tim bola voli SMAN 2 Palu. Daya ledak otot tungkai sangat dibutuhkan dalam bola voli, terutama saat melakukan teknik lompatan seperti smash dan blocking. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest terhadap 20 atlet SMAN 2 Palu sebagai sampel. Latihan Bulgarian Split Squat bertujuan meningkatkan kekuatan unilateral, keseimbangan, dan menargetkan otot paha depan, paha belakang, dan glutes. Sementara itu, Box Jump adalah latihan pliometrik yang berfokus pada peningkatan daya ledak, kecepatan, dan koordinasi. Program latihan dilakukan sebanyak 18 kali pertemuan selama kurang lebih satu bulan, dengan frekuensi tiga kali seminggu. Pengujian daya ledak otot tungkai dilakukan menggunakan instrumen Vertical Jump Test. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji normalitas ShapiroWilk dan uji hipotesis Dependent T-test dengan bantuan SPSS 27. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. > 0,05). Hasil uji Dependent T-test menunjukkan nilai signifikansi Sig. (2-tailed).
PENGARUH VARIASI LATIHAN DRILL DAN LATIHAN FIRST TOUCH UNTUK MENINGKATKAN PASSING DAN CONTROLING DALAM SEPAK BOLA PADA PEMAIN USIA 10-12 TAHUN DI SSB SAUSU RAYA Nasar Ashari; Didik Purwanto; addrian Bulu Baan; Humaedi; Gunawan
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN ##issue.vol## 25 ##issue.no## 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/mqhevn67

Abstract

This study aimed to examine the effects of first touch training variations, namely first touch two player drill, first touch triangle drill, and first touch on the move, on improving passing and ball controlling skills of 10–12-year-old players at SSB Sausu Raya. The research employed an experimental method using a quasi-experimental design with a three groups pretest–posttest design. The sample consisted of 30 players divided into three experimental groups, each comprising 10 players. Data were collected using passing and stopping skill tests. Data analysis included normality testing, homogeneity testing, paired sample t-test, and independent sample t-test at a significance level of 0.05.The results revealed that all first touch training variations had a significant effect on improving passing and ball controlling skills, as indicated by significance values of 0.00 < 0.05 in all experimental groups. However, the independent sample t-test results indicated no significant differences among the three training variations. It can be concluded that first touch two player drill, triangle drill, and first touch on the move are equally effective in enhancing passing and ball controlling skills of 10–12-year-old soccer players. This study recommends the flexible and integrated application of first touch training variations in youth soccer development programs.
Analisis Hubungan Massa Otot Lengan Dan Kekuatan Genggaman Tangan Pada Performa Shooting Pemain Bolabasket Ruri Rani Dara Putri; Abdul Aziz Hakim; Fatkur Rohman Kafrawi; Mokhamad Nur Bawono
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN ##issue.vol## 25 ##issue.no## 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/c4esnt45

Abstract

This study aims to analyze the relationship between arm muscle mass and handgrip strength on basketball players' shooting performance. A sample of 21 basketball players from the Surabaya State University student league used long-range shooting or three-pointers as a research indicator. The study used a quantitative cross-sectional design. Arm muscle mass was measured using BIA, handgrip strength using a handheld dynamometer, and shooting performance through a 10-shot three-pointer test. Shapiro–Wilk analysis showed a normal distribution of the data, so the Pearson correlation test was then used. The results showed a positive and significant relationship between arm muscle mass and three-pointer shooting percentage (strong relationship) and between handgrip strength and three-pointer shooting percentage (moderate relationship). These findings indicate that upper extremity strength plays an important role in the stability and control of long-range shooting or shooting performance, but still depends on the player's technique and neuromuscular control.
PROFIL KEMAMPUAN MOTORIK KASAR SISWA SD INPRES PERUMNAS TINGGEDE BERDASARKAN TES TGMD-2 Ajriana Safana; Hendriana Sri Rejeki; Ihsan Muslimin; Muhammad Fauzan; Desi Natalia Rewalino; Kaharuddin; Alif Mulfi Laonu
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN ##issue.vol## 25 ##issue.no## 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/w05vjz64

Abstract

This study aims to describe the gross motor skills of students at SD Inpres Tinggede Perumnas using the Test Of Gross Motor Development Second Edition (TGMD-2). The research employed a descriptive quantitative approach involving 10 students aged nine to ten years. The assessment covered two major components, locomotor skill and object control skills, with each performance evaluated through specific criteria and two trials per skill.the result show that the average locomotor score was 39.7, categorized as good, although several students were still ini the fair category, indicating thay some locomotor patterns had not developed optimally. The object control component showed a higher average score 41.6, with most students categorized as good to very good. These findings suggest that students have more frequent exposure to activities involving object manipulation compared to locomotor-based activities. Overall, the gross motor skills of the students are at an adequate level for their age group. The results provide useful information for physical education teachers to design targeted learning strategies that support students motor development