cover
Contact Name
Ns. Susi Nurhayai, M.Kep
Contact Email
susinurhayati74@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
susinurhayati74@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Smart Keperawatan
ISSN : 23016221     EISSN : 25025236     DOI : -
Core Subject : Health,
The focus of this journal is the dissemination of information related to all nursing area including basic research in nursing, management nursing, emergency and critical nursing, medical surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing, family nursing education nursing, complementary and alternative medicine in nursing. Letters and commentaries of our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a peer-review process according to standardized criteria.
Arjuna Subject : -
Articles 154 Documents
The Effect of Giving Black Garlic on the Lowering of Blood Pressure of Uncontrolled Hypertensive Patient Mujito Mujito; Dewi Rachmawati; Zinedine Zidney Arrad-Mizan
Jurnal Smart Keperawatan Vol 9, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v9i2.656

Abstract

Hypertension as a silent killer is the most common cause of premature death. Most hypertensive patients are not aware that they have hypertension or are not aware of the treatment. Control efforts are needed, one of which is non-pharmacological therapy using black garlic. The aim is to determine the effect of giving black garlic on reducing blood pressure in uncontrolled hypertension patients. The research design was a pre-experimental one-group pretest and posttest design, a sample of 20 patients with undiagnosed or uncontrolled hypertension was taken by purposive sampling technique. Data collection was carried out by measuring blood pressure before and after the intervention by giving 2 pieces of black garlic, 2 times per day for 1 week, statistical tests using Paired sample t-test. The results showed that the average systolic and diastolic blood pressure before the intervention was 152.25 mmHg and 95.25 mmHg. After the intervention, the average systolic and diastolic blood pressure was 135.15 mmHg and 81.50 mmHg, and the p-value was 0.001, which means that there was an effect of giving black garlic on reducing blood pressure in uncontrolled hypertension patients. Giving black garlic inhibits the activity of angiotensin-converting enzymes, especially angiotensin II, thereby increasing the relaxation of blood vessels which can further reduce blood pressure.Keywords: black garlic; blood pressure; uncontrolled hypertensionPengaruh Pemberian Bawang Putih Hitam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Yang Tidak Terkendali Pasien HipertensiABSTRAKHipertensi sebagai silent killer merupakan penyebab paling umum kematian dini. Sebagian besar pasien hipertensi tidak sadar mengidap hipertensi atau tidak mengetahui pengobatannya. Diperlukan upaya pengendalian yang salah satunya adalah terapi non farmakologi menggunakan black garlic. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian black garlic terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi yang tidak terkontrol. Desain penelitian adalah pre-experimental one group pretest and posttest design, sampel 20 penderita hipertensi tidak terdiagnosis atau tidak terkontrol diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi dengan pemberian 2 buah bawang hitam, 2 kali per hari selama 1 minggu, uji statistik menggunakan Paired sample t-test. Hasil menunjukan rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum intervensi adalah 152,25 mmHg dan 95,25 mmHg. Setelah dilakukan intervensi rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik adalah 135,15 mmHg dan 81,50 mmHg, p-value 0,001 yang berarti ada pengaruh pemberian black garlic terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi yang tidak terkontrol. Pemberian black garlic menghambat aktivitas angiotensin-converting enzymes, khususnya angiotensin II sehingga meningkatkan relaksasi pembuluh darah yang selanjutnya dapat menurunkan tekanan darah.Kata kunci: bawang putih hitam; tekanan darah; hipertensi yang tidak terkontrol 
Health Education With Hypertension Treatment Video Media Increases Knowledge About Hypertension Treatment Amrih Widiati; Puput Rahmawati
Jurnal Smart Keperawatan Vol 9, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v9i2.691

Abstract

Hypertension is high blood pressure in the arteries causing an increased risk of cardiovascular diseases such as stroke, kidney failure, heart attack, and kidney damage. Hypertension treatment begins with increasing public knowledge about hypertension treatment management. Objective: Knowing the effectiveness of health education through the media of posters and videos on client knowledge about hypertension treatment. The method uses a quantitative approach with a quasi-experiment two-group pre-posttest. The total sample of 20 respondents was obtained with purposive sampling techniques. The statistical test uses a paired t-test test and different test-independent t-tests. The results showed the average value of respondents' knowledge before being given health education through posters of 14.75 and after 17.90. The average score of respondents' knowledge before being given health education through video was 15.15 and after was 22.50. There is an effect of health education through posters and videos on client knowledge about hypertension treatment, a p-value of 0.000 (<0.05) is obtained. Conclusion: Health education through video media is considered more effective against changes in client knowledge about hypertension treatment.                                                                                                                        Keywords: health education; hypertension; knowledgePendidikan Kesehatan Dengan Media Video Perawatan Hipertensi Meningkatkan Pengetahuan Tentang Perawatan HipertensiABSTRAK Hipertensi adalah tekanan darah tinggi di arteri menyebabkan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular seperti stroke, gagal ginjal, serangan jantung, dan kerusakan ginjal. Pengobatan hipertensi diawali dengan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penatalaksanaan pengobatan hipertensi. Tujuan: Mengetahui efektifitas penyuluhan kesehatan melalui media poster dan video terhadap pengetahuan klien tentang pengobatan hipertensi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan quasi eksperimen two group pre-posttest. Jumlah sampel sebanyak 20 responden diperoleh dengan teknik purposive sampling. Uji statistik menggunakan uji t-test berpasangan uji beda independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pengetahuan responden sebelum diberikan penyuluhan kesehatan melalui poster sebesar 14,75 dan sesudah diberikan 17,90. Rata-rata skor pengetahuan responden sebelum diberikan penyuluhan kesehatan melalui video adalah 15,15 dan sesudahnya adalah 22,50. Terdapat efektifitas penyuluhan kesehatan melalui poster dan video terhadap pengetahuan klien tentang pengobatan hipertensi didapatkan nilai p 0,000 (<0,05). Kesimpulan: Pendidikan kesehatan melalui media video dinilai lebih efektif terhadap perubahan pengetahuan klien tentang pengobatan hipertensi.Kata kunci: pendidikan kesehatan; hipertensi; pengetahuan
Benefits of Progressive Muscle Relaxation to Improve Sleep Quality in Youth Kanthi Suratih; Erindra Budi
Jurnal Smart Keperawatan Vol 9, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v9i2.683

Abstract

 Sleep disturbances are common among teenagers in the era of the Covid-19 pandemic due to the implementation of online learning. .The results of several systematic reviews and meta-analyses on eight databases to determine the impact of COVID-19 on children and adolescents (aged < 18 years) found anxiety and depression disorders, reactions to emotional and mental health, psychological distress, and behavioral disorders, sleep disturbances, nightmares and it all can affect aspects of adolescent life, especially in orphanages where they do not have relatives and parents. So it is felt that it is very important to do a non-pharmacologic therapeutic action to overcome these problems and progressive muscle relaxation is one of the easy methods to be carried out by teenagers in orphanages. This study aims to determine the effect of progressive muscle relaxation on adolescent sleep quality. using method. pre- and post-test experiments with a control group. Involving research subjects as many as 42 teenagers. Data were analyzed by paired t test not using the SPSS 21 program. There was a significant difference between the control and treatment groups with a mean of 6,52  and 4,20  and getting a p-value of 0.003 so that it can be concluded that the implementation of progressive muscle relaxation can be useful for making good sleep quality for adolescents in orphanages.Keywords: progressive muscle relaxation; sleep quality; teenagersManfaat Relaksasi Otot Progresif Untuk Tingkatkan Kualitas Tidur RemajaABSTRAK Gangguan tidur sering terjadi di kalangan remaja di era pandemi Covid-19 akibat penerapan pembelajaran daring. .Hasil beberapa tinjauan sistematis dan meta-analisis pada delapan database untuk mengetahui dampak COVID-19 pada anak dan remaja (usia <18 tahun) ditemukan gangguan kecemasan dan depresi, reaksi terhadap kesehatan emosional dan mental, tekanan psikologis, dan perilaku gangguan, gangguan tidur, mimpi buruk dan itu semua dapat mempengaruhi aspek kehidupan remaja terutama di panti asuhan dimana mereka tidak memiliki kerabat dan orang tua. Sehingga dirasa sangat penting dilakukan tindakan terapi non farmakologis untuk mengatasi permasalahan tersebut dan relaksasi otot progresif merupakan salah satu metode yang mudah dilakukan oleh remaja di panti asuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kualitas tidur remaja. menggunakan metode. eksperimen sebelum dan sesudah tes dengan kelompok kontrol. Melibatkan subyek penelitian sebanyak 42 remaja. Data dianalisis dengan uji t berpasangan tidak menggunakan program SPSS 21. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan perlakuan dengan mean 6,52 dan 4,20 serta mendapatkan p-value 0,003 sehingga dapat disimpulkan penerapan relaksasi otot progresif dapat bermanfaat untuk membuat tidur nyenyak. kualitas remaja di panti asuhan. Kata kunci: relaksasi otot progresif; kualitas tidur; remaja 
Resilience With The Level of Anxiety of Pregnant Women During The Covid-19 Pandemic in Tourism Destination Area in Buleleng District Made Bayu Oka Widiarta; Hesteria Armynia Subratha; Wigutomo Gozali; I Nyoman Suardyatma; Putu Sukma Megaputri; Putu Suryani
Jurnal Smart Keperawatan Vol 9, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v9i2.686

Abstract

During the Covid-19 pandemic, many Tourism Destination Areas (DTW) were affected, one of which was a decrease in visits and a decline in the community's economy, causing many psychological problems, especially for groups of pregnant women. The handling of this problem has not been carried out by related parties. The aim is to determine the relationship between resilience and the anxiety level of pregnant women in the tourist destinations of Pemuteran Village and Pejarakan Village. The cross-sectional approach used a sample of 72 pregnant women. Sampling technique with non-probability sampling with purposive sampling. Data collection used a standardized questionnaire measuring anxiety levels Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), and resilience measurement using The Connor-Davidson Resilience questionnaire (CD-RISC). Univariate analysis to determine the characteristics data and demographic data, and bivariate analysis Spearman's Rank test. The results showed that most of the respondents showed an anxiety level in the mild category, 55 people (76.4%). The level of resilience of majority of respondents has a high level of resilience, namely 52 people (72.2%). There is a significant relationship between high resilience associated with decreased anxiety with a p-value of 0.001 <0.05 with a value of r = -606. The higher the resilience, the lower the anxiety level of pregnant women.                                                                                                                                           Keywords: resilience; anxiety; pregnant mother; tourist destination area; the covid-19 pandemicResiliensi Dengan Tingkat Ansietas Ibu Hamil Selama Pandemi Covid-19 Di Daerah Tujuan Wisata Kabupayen BulelengABSTRAKMasa pandemi covid-19 banyak kawasan Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang terdampak salah satunya yaitu penurunan kunjungan dan merosotnya perekonomian masyarakat sehingga banyak menimbulkan masalah psikologis terutama pada kelompok ibu hamil. Penanganan masalah ini belum dilaksanakan oleh pihak terkait. Tujuan untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan tingkat ansietas ibu hamil pada daerah tujuan wisata Desa Pemuteran dan Desa Pejarakan. Pendekatan cross sectional menggunakan sampel sebanyak 72 ibu hamil. Teknik sampling dengan non probability sampling dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner baku dari pengukuran tingkat cemas  Harmilton Anxiety Rating Scale (HARS), data dan pengukuran resiliensi menggunakan kuesioner The Connor-Davidson Resilience (CD-RISC). Analisa univariat mengetahui data karakteristik dan data demografi, analisis bivariat uji Rank Spearman. Hasil menunjukkan sebagian besar responden menunjukkan tingkat ansietas dalam kategori ringan sebanyak 55 orang (76,4%). Tingkat resiliensi responden mayoritas memiliki tingkat resiliensi tinggi yaitu 52 orang (72,2%). Terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi yang tinggi berhubungan dengan penurunan kecemasan dengan nilai p 0.001 < 0.05 dengan nilai r = -606. Semakin tinggi resiliensi maka semakin rendah tingkat ansietas ibu hamil.Kata Kunci : resiliensi; ansietas; ibu hamil; daerah tujuan wisata; pandemi covid-19
Effectiveness Of Floor Cleaning And Wall Cleaning On Growth Of Pathogen Germs In The Current Room Of Dr. Kariadi Hospital, Semarang Linawati Neny Yunitasari; Elyana Sri Sulistyowati; Hadiharti Wahyuningtyas
Jurnal Smart Keperawatan Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v10i1.773

Abstract

Surface swab examination is carried out to evaluate the cleaning that has been carried out both in detecting the presence of germs in the environment and also for checking the count of germ colonies on the floor surface. The results of the preliminary study by looking at the results of floor swab measurements after general cleaning, especially floor cleaning, obtained data from March - May 2022, 113 outpatient rooms, inpatient and operating rooms and found results that did not meet the quality standards for floor swabs, there were 33 rooms, namely operating room, central nutrition, delivery room, baby room, cardiac catheterization room, mortuary, Rajawali pharmacy, CSSD room, PBRT room, Garuda room, Kepodang and registration room. The aim is to determine the effectiveness of cleaning floors and walls against the growth of pathogenic germs in the Heart Installation. Quantitative research method which is descriptive analytic, test analysis using paired t-test and Wilcoxon. Results: there is no significant difference between cleaning the floor on the growth of pathogenic germs in Pre-post General Cleaning, namely 0.678. Floor Cleaning First-Second 3.5 Hours is 0.259. Keywords: pathogenic germs; floor cleaning; wall cleaningEfektifitas Pembersihan Lantai Dan Pembersihan Dinding Terhadap Pertumbuhan Kuman Patogen Di Ruang Rawat RSUP Dr Kariadi SemarangABSTRAK Pemeriksaan swab permukaan dilakukan untuk mengevaluasi pembersihan yang telah dilakukan baik dalam mendeteksi keberadaan kuman yang ada dilingkungan dan dilakukan juga pemeriksaan hitung koloni kuman permukaan lantai. Hasil studi pendahuluan dengan melihat hasil pengukuran swab lantai setelah dilakukan general cleaning khususnya pembersihan lantai didapatkan data pada bulan Maret - Mei 2022, 113 ruang rawat jalan, rawat inap dan kamar operasi dan ditemukan hasil yang tidak memenuhi syarat baku mutu usap lantai ada 33 ruang yaitu kamar operasi, gizi sentral, ruang bersalin, kamar bayi, ruang keteterisasi jantung, kamar jenazah, farmasi Rajawali, ruang CSSD, ruang PBRT, ruang Garuda, Kepodang dan Ruang pendaftaran. Tujuan untuk mengetahui efektifitas pembersihan lantai dan dinding terhadap pertumbuhan kuman pathogen di Instalasi Jantung. Metode Penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik, analisa uji menggunakan paired t-test dan wilcoxon. Hasil : tidak ada perbedaan signifikan antara pembersihan lantai terhadap pertumbuhan kuman pathogen pada Pre-post General Cleaninng yaitu 0,678. Pembersihan Lantai 3,5 Jam Pertama-Kedua yaitu 0,259. Kata kunci : kuman pathogen; pembersihan lantai; pembersihan dinding
The Role Of Clinic Instructors As Motivators With Student Readiness To Care For Covid-19 Patients Maria Agustina Ermi Tri Sulistiyowati; Maria Suryani; Johanita Ela Cornalia; Agnes Cecila Sagala
Jurnal Smart Keperawatan Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v10i1.810

Abstract

The Covid-19 pandemic is still ongoing. When nursing students carry out clinical practice, they have the possibility to treat patients with Covid-19. Clinical supervisors as people closest to students have a role as a motivator to motivate students to be ready to treat Covid-19 patients. The aim is to find out the role of the clinical supervisor as a motivator with the readiness of students to treat Covid-19 patients. Analytical descriptive design, with a cross sectional approach. Population of nursing student Elisabeth College of Health Sciences Semarang. A sample of 170 people was taken by total sampling technique. The data was tested using the Kolmogorov Smirnov test. Most of the respondents (85.9%) rated the role of the clinical supervisor as a motivator in the good category and as many as 156 respondents (91.8%) had high readiness to treat Covid 19 patients. The Kolmogorov Smirnov test results obtained a p value of 1,000, there was no relationship the role of the supervisor as a motivator with readiness to care for Covid 19 patients. It is recommended that students remain vigilant and implement health protocols while carrying out clinical nursing practice Keywords: readiness to treat Covid-19 patients; motivator; clinical supervisor rolePeran Instruktur Klinik Sebagai Motivator Dengan Kesiapan Mahasiswa Untuk Perawatan Pasien Covid-19ABSTRAK  Pandemi Covid-19 sampai saat ini masih berlangsung. Pada saat mahasiswa keperawatan melaksanakan praktik klinik, mereka memiliki kemungkinan untuk merawat pasien dengan Covid-19. Pembimbing klinik sebagai orang yang terdekat dengan mahasiswa memiliki peran sebagai motivator untuk memotivasi mahasiswa agar siap merawat pasien covid-19. Tujuan untuk mengetahui peran pembimbing klinik sebagai motivator dengan kesiapan mahasiswa merawat pasien Covid-19. Desain  deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi mahasiswa keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Elisabeth Semarang. Sampel sebanyak 170 orang diambil dengan teknik total sampling. Data diuji menggunakan uji Kolmogorov Smirnov. Sebagian besar responden (85,9%)  menilai peran pembimbing klinik sebagai motivator dalam kategori baik dan sebanyak 156 responden (91,8%) memiliki kesiapan tinggi untuk merawat pasien Covid 19. Hasil uji Kolmogorov Smirnov didapatkan nilai p value 1,000, tidak ada hubungan peran pembimbing sebagai motivator dengan kesiapan merawat pasien Covid 19. Disarankan mahasiswa tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan selama menjalankan praktik klinik keperawatan Kata kunci : kesiapan merawat pasien Covid-19; motivator; peran pembimbing klinik 
The Effect Of Sexual Relationship Health Education During Pregnancy On The Anxiety Of Primigravid Mothers In The New Normal Period Ayu Galuh Wibowo; Tina Mawardika
Jurnal Smart Keperawatan Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v10i1.784

Abstract

Sexual intercourse during pregnancy is still a taboo among the people around Ungaran City, Semarang Regency, giving rise to anxiety and concern about fulfilling sexual needs during pregnancy which generally occurs among primigravida mothers due to a lack of experience and knowledge regarding sexuality during pregnancy. The aim of the study was to determine the effect of health education on sexual intercourse during pregnancy on anxiety among primigravida mothers. Quantitative method by way of quasi experiment, nonequivalent control group design approach. The first group was given health education through animated video media and the other group was not given any treatment. Measuring tool with a questionnaire that is measured comparatively analytically in pairs. The research sampling technique used purposive sampling. The population in this study were 376 pregnant women and the research sample was 38 primigravida mothers who live in Ungaran City, Semarang Regency. Analysis used the Mann Whitney test with a value of α (0.05). Results: Statistical test results using the Mann Whitney test obtained Z count (-2.634) > Z table -1.96 and p-value (0.008) < α (0.05). Conclusion: There is an effect of health education about sexual intercourse during pregnancy on the anxiety level of primigravida mothers. Keywords: sexual relationship; worry; primigravidaPengaruh Pendidikan Kesehatan Hubungan Seksual Selama Kehamilan Terhadap Kecemasan Ibu Primigravida Pada Masa Kenormalan BaruABSTRAK Hubungan seksual selama masa kehamilan masih menjadi hal yang tabu di kalangan masyarakat sekitar Kota Ungaran, Kabupaten Semarang, sehingga menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran mengenai pemenuhan kebutuhan seksual pada masa kehamilan yang umumnya sering terjadi pada ibu primigravida karena kurangnya pengalaman dan pengetahuan terkait seksualitas selama kehamilan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang hubungan seksual selama masa kehamilan terhadap kecemasan pada ibu primigravida. Metode secara kuantitatif dengan cara quasi experiment, pendekatan nonequivalen control grup design. Kelompok pertama diberi pendidikan kesehatan melalui media video animasi dan kelompok lain tidak diberi perlakuan. Alat ukur dengan kuesioner yang diukur secara analitik komparatif berpasangan. Teknik pengambilan sampling penelitian menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 376 ibu hamil dan sampel penelitian berjumlah 38 ibu primigravida yang berdomisili di Kota Ungaran Kabupaten Semarang. Analisis menggunakan uji Mann Whitney dengan nilai α (0,05). Hasil: Hasil uji statistik dengan menggunakan uji mann whitney diperoleh nilai Z hitung (-2,634) > Z tabel -1,96 dan nilai p-value (0,008) < α (0,05). Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang hubungan seksual selama masa kehamilan terhadap tingkat kecemasan ibu primigravida. Kata kunci: hubungan seksual; kecemasan; primigravida
Knowledge Adolescent Girls About Vaginal Discharge Luna Widiarti; Dewi Rachmawati; Imam Sunarno
Jurnal Smart Keperawatan Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v10i1.714

Abstract

Vaginal discharge is a reproductive health problem that occurs in most adolescence girls at school. Adolescence girls don't know that if they experience vaginal discharge, the symptoms heal on their own and are not a serious condition. The aim is to find out the knowledge of adolescence girls about vaginal discharge at SMPN 1 Wates. The design uses descriptive with a sample of 30 respondents, the inclusion criteria are adolescence gils aged 12-14 years who have their first menstruation and have vaginal discharge problems. The sampling technique was purposive sampling with questionnaire data collection instruments. Data was taken at SMPN 1 Wates in January-February 2021. The results showed that the knowledge of adolescent girls about vaginal discharge was in the good category as much as 77.5%, in the sufficient category as much as 16.5% and in the poor category as much as 6.2%. It is hoped that health workers will routinely provide health education and youth will actively increase their knowledge through various available media. Keywords: vaginal discharge; knowledge; adolescent girlsPengetahuan Remaja Putri Tentang KeputihanABSTRAK Keputihan menjadi salah satu masalah kesehatan reproduksi yang terjadi pada sebagian besar siswi remaja disekolah. Siswi remaja tidak tahu kalau mengalami keputihan, gejalanya sembuh sendiri dan bukan kondisi serius. Tujuan mengetahui pengetahuan remaja putri tentang keputihan di SMPN 1 Wates. Desain menggunakan deskriptif dengan sampel 30 responden, kriteria inklusi remaja putri usia 12-14 tahun yang pertama kali mestruasi dan mempunyai masalah keputihan. Teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan instrumen pengumpulan data lembar kuesioner. Data diambil di SMPN 1 Wates bulan Januari-Februari 2021. Hasil menunjukkan pengetahuan remaja putri tentang keputihan kategori baik sebanyak 77,5%, kategori cukup sebanyak 16,5% dan kategori kurang 6,2%. Diharapkan tenaga kesehatan secara rutin memberikan pendidikan kesehatan dan remaja aktif meningkatkan wawasan melalui berbagai media yang tersedia. Kata kunci: keputihan; pengetahuan; remaja putri
Children Growth And Development Of 18 Months-Aged Babies: Nutritional Status Overview For Early Stunting Screening Retno Apriliyanti; Dwi Kustriyanti
Jurnal Smart Keperawatan Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v10i1.709

Abstract

Problems in toddlers include nutrition that can cause malnutrition and stunting. The prevalence of stunting in Indonesia based on the results of the Nutrition Status Monitoring reached 27.5%, while undernourished was 16.29% and underweight babies reached 7.44%. The privilege case in Rowosari, there are 28 children with stunting in 2022. The purpose of this study was to figure out the description of children growth and development at the Rowosari Health Center Semarang for early stunting detection. This type of research was descriptive with a cross-sectional approach. 35 infants under 18 months of age were assessed for nutritional status and stunting by calculating the Z-score and the education and occupation factors of the mother were also analyzed using the chi-square test. The results showed that 5.7% of infants were malnourished and 20% over-nourished, and 17.1% were short and 2.9% were very short.   There is a relationship between nutritional status on stunting with p-value <0.05.Keywords: growth; nutritional status; stuntingPertumbuhan Dan Perkembangan Anak Bayi Umur 18 Bulan: Gambaran Status Gizi Untuk Skrining Stunting DiniABSTRAKMasalah pada balita antara lain gizi yang dapat menyebabkan gizi buruk dan stunting. Prevalensi stunting di Indonesia berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi mencapai 27,5%, sedangkan gizi kurang 16,29% dan bayi kurus mencapai 7,44%. Kasus keistimewaan di Rowosari, terdapat 28 anak stunting pada tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tumbuh kembang anak di Puskesmas Rowosari Semarang untuk deteksi dini stunting. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. 35 bayi berusia di bawah 18 bulan dinilai status gizi dan stuntingnya dengan menghitung Z-score serta faktor pendidikan dan pekerjaan ibu juga dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5,7% bayi mengalami gizi buruk dan 20% gizi lebih, serta 17,1% bayi pendek dan 2,9% bayi sangat pendek. Ada hubungan antara status gizi dengan stunting dengan p-value < 0,05.Kata kunci: pertumbuhan; status gizi; stunting
Bloods Sugar Levels Towards Mean Arterial Pressure (MAP) In Type II Diabetes Mellitus Patients Julvainda Eka Priya Utama; Monika Wulan Sapta Ridha; Mei Lia Nindya Zulis Windyarti
Jurnal Smart Keperawatan Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v10i1.793

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) type 2 appears in adulthood and has a proportion of 80% of diabetes mellitus overall. The purpose of this study was to determine blood sugar levels when against MAP (Mean Arterial Pressure). The method uses observational analytic with cross sectional approach. Questionnaire instruments and observation sheets, for assessing blood sugar levels when using a glucotest and for measuring Mean Arterial Pressure (MAP) using a digital tensimeter. The results showed that 63 respondents had temporary blood sugar levels in type 2 diabetes sufferers in Tegalsari Village, Candisari District, Semarang City, 31 respondents (49.3%) had normal blood sugar levels. Meanwhile, the majority of the Mean Arterial Pressure (MAP) of type 2 diabetes mellitus patients had MAP values >100 mmHg as many as 33 people (52.4%). The results of the Sperman Rank test showed a value of p = 0.012, then a value of p = 0.012 <0.05, there was a significant correlation between blood sugar levels at the time of day and MAP in type 2 diabetics with a correlation coefficient of r = 0.398.Keywords: diabetes mellitus; temporary blood sugar levels; mean arterial pressureKadar Gula Darah Sewaktu Terhadap Mean Arterial Pressure (MAP) Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe IIABSTRAK Diabetes Melitus (DM) tipe 2 muncul pada usia dewasa dan memiliki proporsi 80% pada diabetes mellitus secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini mengetahui kadar gula darah sewaktu terhadap MAP (Mean Arterial Pressure). Metode  menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Instrument kuesioner dan lembar observasi, untuk penilaian kadar gula darah sewaktu menggunakan alat glukotest dan untuk pengukuran Mean Arterial Pressure (MAP) menggunakan tensimeter digital. Hasil menunjukkan kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes tipe 2 di Kelurahan Tegalsari Kecamatan Candisari Kota Semarang sebanyak 63 responden, memiliki kadar gula darah sewaktu yang normal sebanyak 31 responden (49,3%). Sedangkan Mean Arterial Pressure (MAP) penderita diabetes mellitus tipe 2 mayoritas memiliki nilai MAP >100 mmHg sebanyak 33 orang (52,4%).  Hasil uji Sperman Rank menunjukkan nilai p=0.012, maka nilai p=0.012 < 0.05, adanya korelasi yang signifikan antara kadar gula darah sewaktu dengan MAP pada penderita diabetes tipe 2  dengan nilai koefisien korelasi r=0,398. Kata Kunci: diabetes meliitus; kadar gula darah sewaktu; mean arterial pressure