cover
Contact Name
Tri Lestariningsih
Contact Email
trilestariningsih@pnm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dikemas@pnm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : -     EISSN : 25811932     DOI : -
Core Subject : Social,
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), with registered number ISSN 2581-1932 (online) is a scientific multidisciplinary journal published by Politeknik Negeri Madiun. It is at the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.
Arjuna Subject : -
Articles 288 Documents
Penggunaan Scrapbook Berbasis Produk Teknologi Untuk Meningkatkan Kemampuan Manajemen Kelas Di SDLB Bhakti Luhur Madiun Dian, Mariani; Sari, Ana Easti Rahayu Maya; Dani, Robik Anwar
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i2.820

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang berfokus pada kemampuan dan keterampilan yang dimiliki oleh peserta didik. Pendidikan Matematika sendiri tidak hanya berfokus pada bagaimana peserta didik menerapkan rumus dan menghitung, tetapi lebih kepada bagaimana proses yang mereka lalui saat mereka melakukan aktivitas belajar. Media pembelajaran merupakan salah satu sarana yang dapat digunakan oleh guru untuk menyampaikan informasi kepada peserta didik. Mitra dari kegiatan ini adalah SDLB Bhakti Luhur Madiun. Peserta didik pada tingkat sekolah dasar memiliki berbagai kebutuhan khusus seperti tuna netra, tuna rungu, tuna wicara, tuna grahita, down syndrome dan autisme. Pada pembelajaran matematika sendiri, walaupun beberapa peserta didik menunjukkan kemampuan belajar matematika yang baik, namun sebagian besar peserta didik kemampuan belajarnya masih cukup rendah. Model pembelajaran yang dilakukan oleh guru di sekolah dasar adalah dengan melakukan pendampingan secara personal kepada masing-masing peserta didik. Pada praktiknya di lapangan, metode ini merupakan metode yang paling baik untuk diterapkan di kelas, mengingat kebutuhan dan kondisi peserta didik yang cukup beragam. Akan tetapi, penerapan metode ini tidak jarang membuat guru merasa kewalahan, karena peserta didik cenderung menunggu guru untuk melakukan proses konstruksi matematika. Selain itu, jika peserta didik sudah kehilangan fokus terhadap kegiatan pembelajaran, mereka cenderung melakukan hal-hal lain diluar aktivitas pembelajaran, yang menyebabkan suasana kelas menjadi tidak kondusif lagi untuk belajar. Akibatnya, pengalaman belajar yang diperoleh tidak tercapai secara optimal. Untuk menghadapi masalah ini, maka dirancang suatu media pembelajaran matematika berbasis scrapbook yang disusun dengan bantuan AI untuk menentukan tema dan aktivitas yang dilakukan. Selanjutnya dilakukan kegiatan pendampingan sekaligus sosialisasi kepada guru dengan secara langsung melakukan simulasi pembelajaran yang mengintegrasikan media pembelajaran scrapbook. Kegiatan pendampingan memakan waktu selama dua hari, yang di setiap harinya dilakukan observasi terkait tingkat kondusivitas kelas dengan adanya pendampingan ini. Hasilnya, tingkat kondusivitas kelas selama dua hari melakukan pendampingan, mengalami kenaikan hingga 53,8%. Hal ini menunjukkan jika integrasi media dalam kegiatan pembelajaran membuat kegiatan pembelajaran di kelas semakin kondusif, yang menjadi indikator adanya peningkatan keterampilan manajemen kelas dengan adanya integrasi media.
Terapan Iptek Repair Produk Hasil Pengelasan dengan SMAW Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Indarto Yuwono; Salim, Alfi Tranggono Agus; Rahayu Mekar Bisono; Mukti Prasaja; Wahyu Eko Prasetyo; Reza Gusti Eka Prasetya; Fahrul Ikhza Fadilla; Aureyza Pandu Qinara
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i1.848

Abstract

Pondok Pesantren Miftahul Huda, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun memiliki sekitar 200 santri berusia muda, yang merupakan potensi untuk pengembangan keterampilan di bidang teknologi terapan, khususnya dalam perbaikan produk dengan teknik pengelasan SMAW. Di pondok pesantren ini, banyak barang yang terbuat dari besi dan baja, seperti jemuran, sepeda, pagar, sekat pemisah, dan meja mengaji, yang sering kali memerlukan perbaikan dengan pengelasan SMAW. Sehingga, diperlukan pemahaman mengenai prosedur pengelasan yang tepat, instalasi peralatan yang benar, dan penerapan standar K3 agar efektivitas pengelasan dapat dicapai secara optimal. Teknologi pengelasan ini diperkenalkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), yang mencakup teori dan praktik, dan diadaptasi dari materi yang diajarkan di Politeknik Negeri Madiun. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menghasilkan peserta yang mampu memperbaiki dan membuat produk berbahan besi atau baja dengan teknik pengelasan SMAW.
Budidaya Lebah Kelanceng Untuk Meningkatkan Keterampilan Santri Di Lingkungan Pondok Pesantren Miftahul Huda Doho Salim, Alfi Tranggono Agus; Wahyu Pribadi; Wida Yuliar Rezika; Nanang Romandoni; Rakhmad Gusta Putra; Satrio Sri Gunawan; Rohmadoni Fitriantika; Nur Laila Ramadhani; Andi Alfian Putra Fajar; Diashinta Putri Aprilla; Siti Khumaidah
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i1.850

Abstract

Pondok Pesantren Miftahul Huda Doho, Madiun, memiliki potensi besar untuk pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal, terutama melalui budidaya lebah kelanceng. Namun, potensi ini belum dikelola secara optimal. Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan jiwa kewirausahaan santri dengan menggunakan metode kuantitatif melalui evaluasi awal dan evaluasi akhir untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasil menunjukkan tingkat keberhasilan mencapai 85%, didukung oleh antusiasme tinggi peserta dalam mengikuti teori dan praktik budidaya lebah kelanceng. Program ini memberikan dasar keterampilan untuk mendukung kemandirian dan pengelolaan usaha berbasis agribisnis secara berkelanjutan.
Decision-Making Counseling for Further Studies for Grade XII Students of SMA Muhammadiyah 9 Sambirejo Wiwoho, Rino Desanto; Hastuti, Farida Tri; Hernando, Hendrick; Nurmalasari, Niza; Thousani, Hifzhan Frima; Syarifah, Ina; Wardani, Galuh Kusuma
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i2.863

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang berupa pengetahuan dan sudut pandang kepada siswa mengenai keputusan untuk merencanakan masa depan, salah satunya dapat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi setelah menempuh pendidikan menengah atas, yaitu perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini adalah konseling atau bimbingan dengan pengisian kuesioner singkat dan diskusi terbuka oleh narasumber yang berasal dari Politeknik Negeri Madiun. Proses tersebut akan memudahkan siswa untuk leluasa bertanya kepada narasumber tentang berbagai hal yang berhubungan dengan studi lanjut. Keputusan untuk melanjutkan studi bukanlah keputusan yang mudah, untuk itu melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan siswa mendapatkan bimbingan guna memperoleh pemahaman yang memadai tentang berbagai kondisi karakteristik dirinya, baik tentang bakat, minat, cita-cita berbagai kekuatan serta kelemahan yang ada dalam dirinya. Sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Siswa Kelas XII SMA Muhammadiyah 9 Sambirejo. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh 23 siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 9 Sambirejo. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa diharapkan mampu merencanakan dan mengambil keputusan studi lanjut yang diinginkan setelah lulus sekolah menengah atas yang disesuaikan dengan minat, bakat, kemampuan, dan kemauan yang dimiliki
A PEMBERDAYAAN PERAJIN BATIK SIDOMUKTI MELALUI TEKNOLOGI PRODUKSI DAN PERLINDUNGAN DESAIN MOTIF Rahmadyanti, Erina; Achmad, Fendi; Zakiyya, Hanna; Supriyanto, Muhammad
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i2.961

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing usaha batik mitra di Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, melalui introduksi teknologi tepat guna dan perlindungan kekayaan intelektual. Mitra kegiatan terdiri dari KUBe Mukti Rahayu dan KUBe Seruling Etan yang menghadapi kendala pada aspek teknologi produksi dan manajemen desain. Solusi yang ditawarkan mencakup rancang bangun dan pelatihan operasional mesin pengering serta mesin ngeloyor, pelatihan digitalisasi desain, dan fasilitasi pendaftaran Hak Cipta motif batik khas Magetan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis pelatihan langsung (learning by doing) dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pemahaman teknis peserta dari nilai rata-rata 38 menjadi 91 (mesin pengering) dan dari 35 menjadi 87 (mesin ngeloyor). Selain itu, dua motif batik baru telah berhasil didaftarkan sebagai HKI melalui DJKI. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi produksi, memperkuat identitas produk lokal, serta mendorong keberlanjutan usaha berbasis inovasi dan perlindungan hukum. Model kegiatan ini dapat direplikasi untuk pengembangan industri kreatif serupa di wilayah lain.
PENGEMBANGAN RANTAI NILAI KOPI LOKAL KABUPATEN MAGETAN MELALUI INTERVENSI BUDIDAYA, TEKNOLOGI, DAN MANAJEMEN KEUANGAN Novitasari, Handini; Handoyo, Pambudi; Mulyaningtiyas, Ratna Dewi
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i2.962

Abstract

Kegiatan pemberdayaan petani kopi di Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan sebagai respon atas rendahnya produktivitas, lemahnya manajemen usaha, dan minimnya teknologi pascapanen pada petani kopi lokal. Mitra kegiatan terdiri dari UKM Java Lawu, 19 petani kopi, dan Karang Taruna desa. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani sebagai supplier kopi melalui pelatihan Good Agricultural Practices (GAP), teknik sambung pucuk, manajemen hama, penggunaan mesin sortasi, dan pencatatan keuangan. Tim pelaksana menggunakan metode rancang bangun teknologi, pelatihan, dan pendampingan partisipatif berbasis komunitas. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra pada setiap tahapan, dengan rerata peningkatan skor post- test sebesar 38–45% dibandingkan pre- test. Karang Taruna berhasil menjalankan operasional mesin sortasi dan sebagian petani mulai menggunakan pencatatan digital sederhana. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif dan kontekstual mampu memperkuat keberdayaan petani sebagai pelaku agribisnis kopi. Kegiatan ini memberikan dasar kuat bagi pengembangan sistem pertanian berkelanjutan dan berbasis komunitas di wilayah perdesaan.
TRANSFORMASI BATIK SEMBOGEM MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN PENGEMBANGAN MOTIF BERBASIS FOLKLORE Sudrajat, Arief; Sari, Handini Novita; Misbahuddin, Agus Ridwan
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i2.963

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing UMKM Batik Sembogem di Magetan melalui integrasi teknologi tepat guna dan penguatan nilai budaya lokal. Permasalahan utama mitra meliputi proses produksi yang tidak efisien, ketergantungan pada bahan kimia, keterbatasan variasi produk, serta belum optimalnya pemasaran digital. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, rancang bangun teknologi (mesin peder dan website), pelatihan teknis, penerapan inovasi, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil pre- dan post- test menunjukkan peningkatan signifikan: penggunaan mesin peder (62,3 ke 86,7), pewarnaan alami (58,9 ke 84,1), diversifikasi produk (61,1 ke 88,5), pengembangan motif folklore (59,4 ke 82,6), dan pengelolaan website (55,7 ke 80,2). Program menghasilkan diversifikasi produk batik berupa kaos dan tas dengan motif berbasis cerita rakyat serta website sebagai kanal pemasaran daring. Dokumentasi narasi budaya juga telah disiapkan untuk pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Program ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi dan budaya dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan UMKM batik. Keberlanjutan program didukung oleh pelatihan manajerial, digitalisasi usaha, serta rencana kolaborasi lintas sektor.
INTEGRASI TEKNOLOGI ROASTING DAN LITERASI FINANSIAL DALAM PENGUATAN USAHA TANI KOPI RAKYAT Handoyo, Pambudi; Nurjannah, Ika; Wibawa, Rindu Puspita; Mulyaningtiyas, Ratna Dewi
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i2.965

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan dengan kontribusi penting bagi perekonomian masyarakat di lereng Gunung Wilis, Kabupaten Kediri. Namun, tahap pascapanen, khususnya pada proses penyangraian, masih menghadapi sejumlah kendala. Sebagian besar petani menggunakan mesin roasting berkapasitas besar yang tidak sesuai dengan volume produksi, sehingga menimbulkan inefisiensi energi, ketidakstabilan mutu hasil sangrai, serta tingginya biaya operasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani kopi melalui penerapan mesin roasting kapasitas kecil yang lebih sesuai kebutuhan, disertai edukasi manajemen usaha berbasis literasi keuangan sederhana. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan partisipatif, pendampingan teknis, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi teknis roasting dengan rata-rata skor naik dari 53,1 menjadi 81,4, serta peningkatan kemampuan manajerial dari 48,6 menjadi 79,3. Dari sisi ekonomi, terjadi kenaikan pendapatan petani; Gapoktan Subur Makmur meningkat dari Rp27,6 juta menjadi Rp31,2 juta per musim, sedangkan Gapoktan Harapan Jaya naik dari Rp25,9 juta menjadi Rp29,1 juta. Selain itu, lebih dari 65% petani mulai menerapkan pencatatan keuangan sederhana sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Program ini tidak hanya memperkuat daya saing produk kopi rakyat, tetapi juga berpotensi direplikasi di kelompok tani lain sebagai strategi penguatan ekonomi berkelanjutan.
PENDAMPINGAN DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN POTENSI WISATA SENDANGKAMAL UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Muhammad Supriyanto
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i1.975

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengindentifikasi masalah-masalah yang dihadapi oleh Pokdarwis Soeronegoro dan mencari solusi guna meningkatkan kinerja Pokdarwis Soeronegoro dalam pengembangan kepariwisataan di Situs Budaya Sendangkamal. Pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode pendampingan dan Pelatihan yang berlandaskan studi kasus. Pengumpulan informasi dilakukan dengan metode wawancara dan observasi. Hasil wawancara dan observasi ini menunjukkan adanya ketidak mampuan pengurus dalam menyelesaikan masalah, berpengaruh kepada minimnya tingkat partisipasi masyarakat lokal bergabung ke organisasi Pokdarwis Soeronegoro. Sementara itu, rendahnya inovasi dan kreativitas organisasi Pokdarwis Soeronegoro yang hanya mengelola beberapa bagian dari prasasti sendangkamal dan menjadi masalah dalam pengembangan kepariwisataan di Sendangkamal. Beberapa kendala tersebut berkaitan dengan masalah internal organisasi Pokdarwis Soeronegoro yang pada akhirnya juga berdampak pada pengembangan kerja sama dengan lembaga lain
PENGUATAN PENGELOLAAN KEUANGAN MENGGUNAKAN CASHMATE FINANCIAL TOOLS UNTUK MEMISAHKAN KEUANGAN BISNIS DAN PRIBADI PADA KELOMPOK USAHA KERIPIK DESA SELOREJO Nunuk Latifah; Shanti Ike Wardani; Ni'ma Kholila
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i2.981

Abstract

Desa Selorejo, merupakan gerbang menuju Kabupaten Blitar. Dikenal sebagai sentra industri keripik singkong dengan potensi besar dalam program Desa Dinamis dan Sejahtera. Industri keripik yang dijalankan selama 10–20 tahun menjadi sumber pendapatan utama Masyarakat. Namun pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam manajemen usaha, khususnya pengelolaan keuangan dan aset. Pencatatan keuangan umumnya konvensional, bercampur dengan keuangan pribadi, dan belum memanfaatkan teknologi digital.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan pengelolaan usaha, serta memperkenalkan aplikasi digital Cashmate Financial Tools. Manfaat kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat membentuk perubahan perilaku keuangan yang lebih baik, kemandirian usaha, serta peningkatan daya saing UMK melalui pencatatan yang lebih akurat dan transparan. Lokasi kegiatan dilaksanakan di Desa Selorejo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, dengan peserta 12–15 pelaku usaha keripik. Metode yang dilakukan adalah pendalaman permasalahan dengan diskusi kepada mitra, sehingga tim dapat Menyusun rencana kegiatan strategis sebagai solusi dari kendala yang dihadapi. Tahapan pelaksanan kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan literasi keuangan dan asset, pendampingan dan pengenalan aplikasi keuangan digital yaitu Cashmate Financial Tools. Didalam aplikasi ini disediakan fitur yang mudah digunakan dan diakses oleh pelaku usaha dalam melakukan pencatatan keuangan mereka. Hasil keluaran meliputi meningkatnya pemahaman literasi keuangan, keterampilan pencatatan sederhana, manajemen aset, serta pemanfaatan aplikasi keuangan digital yang mendukung keberlanjutan usaha.