cover
Contact Name
Tri Lestariningsih
Contact Email
trilestariningsih@pnm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dikemas@pnm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : -     EISSN : 25811932     DOI : -
Core Subject : Social,
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), with registered number ISSN 2581-1932 (online) is a scientific multidisciplinary journal published by Politeknik Negeri Madiun. It is at the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.
Arjuna Subject : -
Articles 288 Documents
Optimalisasi Pemasaran Digital Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Di Desa Dongkal Karawang: Optimalisasi Pemasaran Digital Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Di Desa Dongkal Karawang huda, Syamsul Huda; Pamungkas Satya Putra; Rizke Wiliyanti; Rani Apriani; Danang Kusnanto; Soni Okabrian
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i1.598

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbentuk sosialisasi dan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan penjualan dan memajukan usahanya. Wilayah Jawa Barat yang memiliki potensi yang besar dalam sektor UMKM adalah Kabupaten Karawang. Kabupaten Karawang yang saat ini sebagai daerah kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara memungkinkan banyak para pendatang yang masuk ke Kabupaten Karawang. Banyaknya pendatang dan penduduk yang meningkat memungkinkan tingkat konsumen yang tinggi sehingga memberikan peluang bagi pelaku UMKM di Kabupaten Karawang untuk melakukan 4 jenis industri yaitu pangan, sandang, bahan bangunan dan kerajinan umum. Permasalahan yang dihadapi saat ini oleh para UMKM di Kabupaten Karawang, khususnya daerah Dongkal yaitu kurangnya pengetahuan mengenai pengelolaan digital dalam mengoptimalkan UMKM desa. Target luaran yang dapat dilakukan adalah memberikan berbagai kegiatan yang mengarah pada perubahan paradigma dan efektivitas dari kegiatan Pemerintah Desa Dongkal dalam penguatan bebrbasisi digital upaya meningkatkan UMKM. Kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan melibatkan berbagai pihak pada stakeholders setempat untuk memberikan dorongan sinergitas dalam penyelesaain persoalan yang dihadapi. Kata Kunci: UMKM; Desa; Digital.
Pelatihan Digitalisasi UMKM Tempe Desa Kalidung Jaya: Desa Maju dan Ekonomi Maju: Pelatihan Digitalisasi UMKM Tempe Desa Kalidung Jaya: Desa Maju dan Ekonomi Maju Salim Siregar; Dian Hakip Nurdiansyah; Raden Aditya Kristamtomo Putra
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i1.626

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbentuk sosialisasi dan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan penjualan dan memajukan usahanya. Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang kita kenal dengan UMKM yang terus meningkat tidak diimbangi dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai sehingga belum adanya pengembangan produk unggulan One Village One Product (OVOP). Dalam hal ini dinas terkait belum menjalankan komunikasi yang cukup baik dalam mensosialisasikan kebijakan dengan maksimal tentang UMKM. Disposisi dalam aspek implementasi program kewirausahaan dan UMKM telah berjalan baik karena dinas terkait di Kabupaten Karawang telah banyak melibatkan pihak lain disertai dengan kerangka program yang jelas dan terukur dalam upaya pembinaan dan memberikan legalitas terhadap para pelaku UMKM di Kabupaten Karawang. Sumber daya dalam implemetasi kebijakan dapat disimpulkan bahwa program UMKM belum tercapai sesuai harapan masih terdapat permasalahan-permasalahan dalam menjalan aktivitasnya. Namun demikian, pengembangan UMKM masih berhadapan dengan kendala Pemasaran. Untuk itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat perlu dilakukan untuk memecahkan permasalahan di atas. Bentuk pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan/workshop dan focus group discussion. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menghasilkan yang memuaskan. Sementara itu, kegiatan focus group discussion diharapkan membantu pemangku kepentingan untuk menemukan solusi atas permasalahan dalam Pemasaran yang dihadapi UMKM di Desa Kalidungjaya Kabupaten Karawang.
The SOCIALIZATION OF BUSINESS BOOKING AND TRADEMARK REGISTRATION FOR SMEs IN KALIJATI VILLAGE, KARAWANG: SOSIALISASI PEMBUKUAN USAHA DAN PENDAFTARAN MEREK DAGANG BAGI PELAKU UMKM DI DESA KALIJATI KARAWANG huda, Syamsul Huda; Evi Selvi; Cecep Hemana; AsepMuslihat; Ajat Sudrajat
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i1.661

Abstract

Abstrak Di desa Kalijati, Usaha Mikro dan Menengah (UMKM) menghadapi tantangan terkait pembukuan bisnis dan pendaftaran merek dagang. Untuk mengatasi tantangan ini, sebuah layanan edukasi telah diusulkan yang berfokus pada pentingnya layanan hukum, menekankan pentingnya pembukuan keuangan yang efisien dan efektif dan pendaftaran merek dagang. Layanan ini akan disampaikan melalui metode ceramah, metode diskusi, dan metode dialog, yang memungkinkan untuk pemecahan masalah dan partisipasi. Survei pra dan pasca pelatihan akan dilakukan untuk mengukur tingkat partisipasi peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman para peserta mengenai pembukuan keuangan dan pendaftaran merek dagang meningkat secara signifikan. Survei awal menunjukkan bahwa sekitar 70,3% peserta tidak memiliki pengetahuan atau informasi yang memadai di bidang ini. Namun, melalui pengabdian ini, sekitar 97,3% dari peserta meningkatkan pemahaman mereka tentang bagaimana melakukan pembukuan bisnis, dan sekitar 91,9% meningkatkan pemahaman mereka tentang bagaimana mengajukan permohonan merek dagang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola catatan keuangan mereka dan melindungi identitas merek mereka.
Penyediaan Peta Digital Tematik Kelapa Desa Kalak, kec. Donorojo, kab. Pacitan Krisdiarto, Andreas Wahyu; Uktoro, Arief Ika; Gani , Supriyanto; Adi , Ruswanto; Widyasaputra, Reza; Oktavianty, Herawati; Bimantio, M. Prasanto; Trimerani, Resna
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i1.683

Abstract

Desa Kalak di Kec Donorojo, Kab Pacitan merupakan salah satu sentra pembudidaya kelapa sekaligus pengrajin gula kelapa. Kelapa dan produk turunannya menjadi salah satu prioritas komoditas yang ditumbuhkembangkan oleh pemerintah kabupaten Pacitan. Namun demikian sampai dengan saat ini belum tersedia peta tematik mengenai kelapa dan pengrajin gula kelapa, sehingga para pemangku kepentingan tidak dapat mempelajari kondisi populasi pohon kelapa dan pengrajin gula kelapa secara tepat dan kekinian. Karena itu program ini bertujuan membantu menyediakan peta tematik kelapa dan pengrajin gula kelapa desa Kalak agar dapat membantu pengembangan kawasan dengan baik. Program dilaksanakan dengan metode kolaborasi dan partisipatif antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat. Program penyusunan terdiri atas kegiatan: kajian kondisi eksisting, wawancara dengan perangkat desa dan dusun, pembuatan peta digital dari peta analog, pengambilan data lapangan, dan penyajian peta. Sasaran penerima manfaat adalah pemerintah desa, kecamatan, hingga pemerintah kabupaten. Peta digital kemudian dapat dikembangkan menjadi sistem informasi geografis (SIG) yang dapat digunakan sebagai acuan pengembangan kawasan oleh pemerintah daerah. Peta digital juga dapat digunakan sebagai media promosi daerah kepada investor, lembaga donor, maupun perguruan tinggi. Peta digital yang dihasilkan dapat menyajikan area persil kepemilikan lahan, pemanfaatan lahan baik untuk kelapa maupun campuran, dan po.pulasi pohon kelapa di blok-blok lahan yang datanya telah dilengkapi. Peta digital juga dimungkinkan diberi tambahan informasi lain seperti pembayaran PBB, status kesehatan warga, dan sebagainya.
Pelatihan penggunaan Mesin Automatic Chopper and Dryer for Brown Sugar Untuk Meningkatkan Mutu dan Produktivitas Pada UMKM Kuliner Sate Ayam di Kabupaten Ponorogo Hakim, Aulia El; Sudirman, Dirvi Juliando; Setyawan, Sulfan Bagus; Widyadharma, Andhika Putra; Yudha, R. Gaguk Pratama; Junaedi, Imam; P, Rakhmad Gusta; Saputra, Angga Dwi; Mahmud, Ahmad Ulil Albab
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i1.718

Abstract

Gula merah dijadikan bahan baku berbagai industri pangan seperti industri kecap, tauco, dan berbagai produk untuk makanan tradisional. Dalam proses pengolahan gula merah menjadi bahan baku industri kuliner, Gula merah harus dirajang (dicacah) dan dikeringkan terlebih dahulu untuk mendapatkan bahan baku yang berkualitas. Proses pencacahan gula merah sebagai bahan baku industri kuliner masih menggunakan peralatan sederhana seperti, pisau yang digerakkan dengan tangan (konvensional) dan proses pengeringan yang masih memanfaatkan sinar matahari. Dari hasil pengamatan secara langsung Pada UMKM kuliner sate ayam Ponorogo Pak Slamet Jl. Raya Ngumpul, Ngumpul, Balong, Ponorogo, belum terdapat alat atau sebuah terobosan untuk mengatasi permasalahan tersebut. terdapat dua permasalahan yang dihadapi, yang pertama adalah saat proses pencacahan gula merah masih menggunakan metode konvensional, dilakukan dengan cara manual dan kurang steril karena dilakukan dengan menggunakan peralatan sederhana seperti pisau dan kayu. Permasalahan yang timbul tersebut tentu sangat tidak efisien dan tidak steril dan menyebabkan kualitas gula merah menurun untuk dijadikan bahan baku kuliner sehingga menyebabkan kerugian dan menghambat aktifitas yang dijalankan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang akan dilakukan bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan yang dilakukan dimulai dari Proses Validasi Alat pencacah dan pengering gula merah " Automatic Chopper and Dryer Machine " yang sudah dibuat, kemudian Proses Pelatihan penggunaan Alat pencacah dan pengering gula merah " Automatic Chopper and Dryer Machine " sampai proses Hibah alat pencacah dan pengering gula merah yang diberikan UMKM kuliner sate ayam Ponorogo Pak Slamet.
Penguatan Teknologi dan Manajemen Kopi Kelud sebagai Produk Unggulan dan Produk Pendukung Inisiasi Agro-Eduekowisata di Kabupaten Kediri Handoyo, Pambudi; Nurjannah, Ika; Wibawa, Rindu Puspita; Mulyaningtyas, Ratna Dewi
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i2.719

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kopi Kelud sebagai produk unggulan yang berdaya saing dengan jangkauan pemasaran yang luas. Metode yang digunakan meliputi rancang bangun, pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh meliputi peningkatan produktifitas tanaman kopi melalui teknik sambung untuk menghasilkan bibit sesuai induknya. Introduksi mesin huller jenis mobile kapasitas 100 kg/jam menggunakan penggerak motor 5,5 PK dengan transmisi 4 pulley dan 2 v-belt dirancang untuk memperkuat proses pengupasan kering kopi. Sedangkan penguatan manajemen dilakukan melalui transformasi pemasaran dari mouth to mouth menjadi digital marketing berbasis web yang terintegrasi dengan media sosial instagram. Efektifitas kegiatan ini dilihat dari perbandingan nilai pre- dan post test terkait pengetahuan peserta dimana diperoleh untuk pelatihan produktifitas tanaman kopi Robusta dari rata-rata skor 62 menjadi sebesar 96, maintenance & operational huller dari skor 67 menjadi sebesar 98, dan digital marketing dari skor 35 menjadi sebesar 83.
Pemberdayaan Masyarakat di Kawasan Penyangga Waduk Selorejo untuk Menjaga Keberlangsungan Fungsi Waduk Asmaranto, Runi; Sugiarto, Sugiarto; Saputra, Anggara Wiyono Wit; Nugroho, Ibnu Sam; Rubianto, Prasetyo
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i1.740

Abstract

DAS Brantas telah mengalami kerusakan dan penurunan fungsi, ditandai oleh perubahan perilaku hidrologi, seperti tingginya frekuensi potensi banjir, meningkatnya erosi, dan sedimentasi. Penyebab utama kerusakan DAS yaitu pemanfaatan sumber daya alam yang melebihi daya dukungnya, sebagai konsekuensi dari tekanan jumlah penduduk dan kebijakan pemanfaatan sumber daya alam yang tidak berprinsip pada pembangunan keberlanjutan (sustainability development). Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan juga berkontribusi terhadap pencemaran air dan sedimentasi. Buangan limbah peternakan yang masuk ke saluran dan berkumpul di waduk mendorong tumbuh suburnya tanaman gulma seperti enceng gondok dan pencemaran kawasan waduk yang mengganggu kinerja waduk. Sungai Konto mengalir ke Waduk Selorejo, dimanfaatkan untuk irigasi, PLTA Selorejo, serta ke hilir untuk PLTA Mendalan dan PLTA Siman yang penting untuk dijaga kualitas dan kuantitasnya. Air suplai waduk yang tercemar dapat berdampak pada peralatan mekanik turbin, elektrikal pembangkit listrik, serta kesehatan masyarakat sekitar. Aliran Sungai Pinjal dan Sungai Kwayangan juga masuk ke Waduk Selorejo, dimana inflow Sungai Kwayangan berdekakatan dengan pemukiman penduduk Desa Kaumrejo Kecamatan Ngantang yang secara geografis berada di hulu waduk. Bantaran Sungai Kwayangan dan Sungai Konto berupa kawasan perbukitan, mayoritas penduduknya hidup sebagai petani dan peternak dimana potensi limbah domestik yang mencemari waduk cukup besar. Beberapa titik tampungan waduk yang berdekatan dengan Desa Kaumrejo terdapat kawasan yang dengan subur ditumbuhi tanaman eceng gondok dan hampir menutupi area waduk. Pada kondisi tertentu eceng gondok terbawa aliran sungai menuju depan intake PLTA Selorejo dan mengganggu suplai air ke PLTA. Secara periodik Perum Jasatirta sebagai pengelola air waduk harus melakukan pengerukan sedimen waduk serta membersihkan sampah dan tanaman eceng gondok yang ada di Waduk Selorejo untuk menjaga kualitas dan kuantitas air suplai ke PLTA. Melalui program Doktor Mengabdi tahun 2023, tim dosen Universitas Brawijaya (UB) ingin membantu menyelesaikan permasalahan di kawasan Waduk Selorejo melalui kegiatan pengabdian masyarakat program Doktor Mengabdi (DM). Dalam pelaksana DM tim dosen dan mahasiswa mencoba menerapkan metode Participatory Actions Research (PAR). Metode ini menekankan upaya membangun kolaborasi antara lembaga publik, lembaga pemerintah, dan elemen masyarakat dalam upaya mengatasi permasalahan Waduk Selorejo.
Pemberdayaan Kelompok Peternak Desa Selur Melalui Program Doktor Mengabdi Pengembangan Kemitraan Universitas Brawijaya Sugiarto, Sugiarto; Nuriyawan, Denny Widhiya; Warih, Agung Pramana; N, Arief Budi
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i1.741

Abstract

Desa Selur memiliki potensi ternak kambing dan sapi dalam jumlah yang besar. Sampai akhir tahun 2022 lebih dari 12.000 ekor kambing dan 430 ekor sapi dibudidayakan oleh masyarakat desa Selur yang terbagi dalam 46 kelompok peternak yang terhimpun dalam Gabungan Kelompok Ternak (GAPOKNAK) Kandang Pinus. Permasalahan mendasar peternak kambing sekaligus petani desa Selur adalah pola budidaya ternak kambing yang masih konvensional, ketersediaan pakan hijauan juga sulit saat musim kemarau, kandang ternak yang belum memperhatikan faktor kesehatan ternak dan kesehatan lingkungan dan ketersediaan pupuk bersubsidi dari pemerintah yang terbatas. Jumlah ternak yang besar berpotensi menghasilkan limbah kotoran dalam skala besar yang dapat diolah menjadi pupuk organik mandiri. Desa selur memiliki potensi wisata alam yang eksotis berupa wisata Air Terjun Sunggah, wisata Tumpak Siman (WTS) dan wisata Watu Semaur. Untuk melengkapi destinasi wisata alam, Pemerintah Desa Selur berkeinginan membangun kawasan eduwisata berbasis peternakan terpadu. Selain itu Pemerintah Desa dan Gapoknak juga berkeinginan membangun sekolah lapang peternakan. Untuk mencapai harapan tersebut, desa Selur medapat pendampingan dari Universitas Brawijaya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat Program Doktor Mengabdi (DM) Pengembangan Kemitraan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Participatory Actions Research (PAR) dengan menekankan upaya dalam membangun kolaborasi kegiatan antara tim DM, mahasiswa UB, Pemerintah Desa, Kelompok Ternak dan masyarakat desa Selur serta Pemerintah Daerah Ponorogo dalam upaya mengatasi permasalahan yang ada sekaligus pengembangkan potensi desa. Melalui metode PAR ini diharapkan tim DM dan mahasiswa melakukan rekayasa sosial melalui pendekatan kepada kelompok ternak dan masyarakat petani yang didukung oleh Perangkat Desa, agar lebih aktif dalam konsep design thinking, pemetaan dan perencanaan sosial serta penerapan teknologi bidang peternakan dan pertanian. Kolaborasi program kegiatan telah dijalankan oleh tim DM Universitas Brawijaya (UB) bersama Pemerintah Desa dan 46 kelompok ternak desa Selur. Kegiatan dimulai di tahun 2022 melalui kegiatan pelatihan budidaya ternak kambing, pelatihan pembuatan pakan ternak sehat, pelatihan pembuatan pupuk organik berbasis limbah ternak, pembuatan masterplan kawasan eduwisata peternakan terintegrasi rumah produksi pupuk organik, pembuatan program aplikasi E-populasi ternak, bantuan mesin pengolah pakan ternak dan pengolah pupuk organik dan berbagai kegiatan lain yang dilakukan oleh mahasiswa UB. Kegiatan berlanjut di tahun 2023 oleh tim DM UB melalui pelatihan pengoperasian dan input data ternak pada E-populasi ternak, pelatihan inseminasi buatan (IB), menyerahkan bantuan paket peralatan Inseminasi Buatan (IB), menyerahkan 1 unit kandang kambing sehat sebagai percontohan dan menyiapkan draft MoA untuk penyelenggaraan sekolah lapang peternakan. Suporting kegiatan dari mitra adalah pembuatan jalan dan perataan lahan untuk area eduwisata seluas 1,4 ha, pembangunan rumah produksi pupuk organik, pemasangan instalasi listrik di lokasi eduwisata, penambahan bibit indukan kambing dan mengirimkan 3 orang peternak untuk mengikuti training peternakan di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Malang. Pemerintah Daerah Ponorogo juga merespon positif dengan membangun tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di area eduwisata peternakan.
INTRODUKSI TEKNOLOGI UNTUK IMPLEMENTASI KONSEP EKONOMI SIRKULAR PADA INDUSTRI BATIK SIDOMUKTI MAGETAN Rahmadyanti, Erina; Sukma Drastiawati, Novi; Achmad, Fendi; Suyono, Joko
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i2.783

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menginisiasi implementasi ekonomi sirkular pada kampung batik Sidomukti Magetan. Metode yang digunakan meliputi rancang bangun, pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh meliputi peningkatan ketrampilan pembatik di dalam mengembangkan motif desain batik Magetan, melakukan pewarnaan alami, serta melakukan efisiensi air proses pencucian batik hingga 100 persen melalui introduksi mesin pencuci berukuran 200 x 65 x 70 cm dengan dinamo 1 Hp dan kapasitas pencucian 25 lembar/jam. Peralatan ini mampu membuat air pencucian dapat digunakan hingga 2-3 kali sebelum akhirnya diolah di instalasi pengolahan air limbah.
MENINGKATKAN POTENSI EKONOMI KREATIF BAGI UMKM Ina Syarifah; Praptinasari, Sintaria; Mirza, Eva; Prihatinta, Triana; Srimiyatun, Srimiyatun; Subiyantoro, Subiyantoro
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i2.819

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam program kerja Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah kurangnya pengetahuan dari masyarakat setempat untuk membangun suatu usaha yang mengakibatkan sulitnya perputaran ekonomi, rendahnya pemanfaatan Ilmu Pengetahuan Teknologi (IPTEK) yang menyebabkan warga setempat mengalami lambatnya mengikuti perkembangan teknologi saat ini, dan pemberdayaan manusia di desa setempat masih kurang memperkenalkan kepada khalayak luas mengenai produk yang dihasilkan dari UMKM, sehingga diperlukan suatu program kerja untuk menangani kendalan perekonomian terutama UMKM dengan menyelenggarakan sosialisasi dengan tema “Meningkatkan Potensi Ekonomi Kreatif dalam UMKM di Kelurahan Kadipaten, Babadan, Ponorogo”. Program kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa setempat. Kegiatan ini dimulai dengan berkoordinasi dengan pihak aparatur desa setempat dilanjutkan pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat serta melakukan evaluasi terhadap program yang sudah dilaksanakan. Adapun output yang diharapkan nantinya dari program Pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu terlaksananya kegiatan sosialisasi bersama dengan pelaku UMKM Kelurahan Kadipaten, Babadan, Ponorogo. Dengan adanya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, diharapkan dapat bermanfaat dan dapat menangani kendala yang ada Kelurahan Kadipaten, Babadan, Ponorogo, sehingga dapat menjadi desa yang maju dan sejahtera.