cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 2 (2024): April Edition" : 26 Documents clear
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keterlambatan pada Proyek Konstruksi Jalan di Kota Palangka Raya Yuniarti, Anggraeni Selvia; Dewantoro, Dewantoro; Puspasari, Veronika Happy
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.5087

Abstract

Pemerintah telah merencanakan pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke sebuah Kawasan di Kalimantan Timur, yang bisa disebut Ibu Kota Nusantara (IKN). Perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut membawa dampak positif dimana akan mendorong investasi di Provinsi tersebut dan sekitarnya. Maka Kota Palangka Raya juga mendapatkan dampak baik dari segi perekonomian maupun dari sektor proyek konstruksi. Saat ini sektor konstruksi di Kota Palangka Raya mengalami peningkatan, yang dapat dilihat dari banyaknya pengadaan paket tender proyek konstruksi, yang bisa dilihat dan terdaftar pada LPSE Kota Palangka Raya, terutama pada paket tender proyek konstruksi jalan. Pembangunan proyek kontruksi jalan sering dilakukan guna meningkatkan kelancaran arus lalulintas. Namun pada pembangunan proyek konstruksi jalan sering mengalami kendala yang mengakibatkan keterlambatan penyelesaian pekerjaan, sehingga waktu penyelesaian pekerjaan tidak sesuai dengan yang telah ditetapkan pada dokumen kontrak kerja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan yang dominan pada proyek konstruksi jalan di Kota Palangka Raya. Data penelitian diperoleh melalui survei penyebaran kuesioner dan wawancara secara langsung ke kontraktor di Kota Palangka Raya yang masih aktif dan terdaftar pada LPSE Kota Palangka Raya. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Validitas, uji reliabilitas, dan analisis deskriptif. Berdasarkan analisis faktor terbentuk 28 faktor yang mempengaruhi keterlambatan pada proyek konstruksi jalan di Kota Palangka Raya. Sedangkan faktor dominan yang yang mempengaruhi keterlambatan pada proyek konstruksi jalan di Kota Palangka Raya terdapat 3 faktor yaitu pengaruh cuaca (hujan yang turun berhari-hari), perubahan desain oleh pemilik, dan kondisi lapangan yang berbeda dengan kontrak.
Analisis Kebutuhan Air Bersih di Desa Sukutokan Tahun 2032 Puhugelong, Imanuel; Saves, Faradlillah
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.5326

Abstract

Salah satu kebutuhan yang sangat penting baik bagi manusia maupun makhluk hidup lainnya adalah air. Manusia dan makhluk hidup tidak dapat hidup tanpa air, air bersih memiliki bagian yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Air bersih adalah air yang tidak mengandung unsur kimiawi yang dapat membahayakan dan mengganggu fungsi organ tubuh manusia dan makhluk lainnya. Pemenuhan kebutuhan air bersih tidak hanya menyangkut kualitas dan kuantitas atau debit air yang cukup, namun pemenuhan kebutuhan air bersih juga memiliki peranan penting dalam penyediaan air bersih yang memerlukan perhatian dari pihak pemerintah, swasta dan juga masyarakat.
Perencanaan Pembangunan Pelabuhan di Muara Sungai Bondoyudo Galuh, Senki Desta; Yanuar, Setiyo Ferdi; Kuryanto, Totok Dwi; Ahmad, Hilfi Harisan; Dewi, Ilanka Cahya
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.5006

Abstract

The development of transportation infrastructure aims to reduce disparities between regions and encourage equal distribution of development results. Sedimentation is calculated based on the amount of sediment transported and the ratio of the amount of sediment flowing through the river section per unit time, and is based on the area of the river basin. To simplify calculations, analysis can be carried out based on nine river geomorphological variables, such as main direction of flow (X), time (t), water discharge (Q), sediment transport (S), river channel width (B), river channel depth (h ), river gradient (i), sediment diameter (D), and river bed coefficient (C). Precast concrete is a concrete material that is produced in a factory and the concrete is transported and installed at the building construction site. Flyslab concrete products, which are factory-made precast concrete, consist of a mixture of building materials of various sizes according to standards set by the company. Using precast concrete as the main material can make construction time faster.
Analisis Stabilitas LPA Menggunakan CBR Lapangan dan CBR Laboratorium Shadli, Maulana Chasan; Saputro, Yayan Adi; Rochmanto, Decky
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.5271

Abstract

Abstrak- Jalan terdiri dari lapisan struktural yang berbeda, dimulai dengan lapisan pondasi agregat (Kelas A dan Kelas B), AC-BC, AC-WC, dll. Setiap lapisan struktural memiliki tugasnya masing-masing dan cara pelaksanaannya juga berbeda. Lapisan dasar material agregat merupakan lapisan struktur yang lebih tinggi dari permukaan tanah/bidang dasar yang bertugas menjamin daya dukung jalan agar permukaan jalan tetap stabil. Kerusakan aspal jalan sebagian besar disebabkan oleh lapisan dasar agregat yang tidak kuat dan tidak stabil. Proyek perkerasan jalan di jalan Pemuda Jepara perlu dilakukan karena ada pelebaran jalan. Pelebaran jalan dilakukan guna memperluas arus laju kendaraan agar mempermudah pengendara saat berkendara. Masalah yang dihadapi dalam proses pelebaran jalan Pemuda Jepara ini adanya ketidakseimbangan antara uji laboratorium dan uji lapangan. Oleh karena itu perlu adanya uji CBR agar menemukan data yang sesuai, dapat mengetahui nilai pemadatan sesuai aturan SNI. Hasil uji laboratorium dan lapangan sudahmencapai hasil stabilitas yang baik, akan tetapi antara uji laboratorium dan lapangan masih belum mencapai keseimbangan nilai, dimana uji laboratorium mencapai kategori baik dengan nilai CBR labotorium 99,75 %, sedangkan di lapangan mncapai keseimbangan yang kurang baik dengan nilai CBR lapangan 55,138%.
Perencanaan Sistem Drainase Perumahan Sehati Kaliwungu Ghassani, Dewi Bussaina; Ardian, Fajar Deni
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.5325

Abstract

Abstrak — Drainase menjadi salah satu prasarana penting dalam perencanaan suatu bangunan karena drainase berfungsi mengalirkan kelebihan air dari satu tempat ke tempat lain. Jika penanganan drainase kurang baik, maka akan mengakibatkan tergenangnya daerah sekitar saluran drainase. Dalam Kawasan perumahan yang dihuni oleh banyak orang, drainase memiliki peran dan urgensi tinggi, Sehinigga, dalam penelitian ini akan dibahas mengenai “Perencanaan Sistem Drainase Perumahan Sehati Kaliwungu”. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini ialah Teknik Analisis Deskriptif Kuantitatif berdasarkan data yang telah dikumpulkan dari lokasi penelitian melalui observasi sehingga didapatkan sejumlah data (data primer dan data sekunder) guna menganalisa sistem saluran drainase perumahan dan tahapan analisa data. Dalam peneltian ini ditemukan bahwa Perencanaan sistem jaringan drainase di wilayah perumahan sehati Kaliwungu menggunakan dimensi saluran penampang cor beton dengan panjang saluran tersier = 3.0 m pada tiap rumah dengan dimensi 30×30 cm, panjang saluran sekunder = 23m dengan dimensi 30×40 cm untuk blok C1. Selanjutnya, berdasarkan perhitungan yang di dapatkan debit rencana total yaitu Q rencana untuk periode 2 tahun = 423,409 m3/detik, periode ulang 5 tahun = 628,568 m3/detik, periode 10 tahun = 791,580 m3/detik. Perencanaan drainase di Perumahan Sehati Kaliwungu dikatakan aman karena memenuhi perhitungan Q rencana lipasan air yakni 0,660 m3/detik.
Kinerja U–Turn pada Segmen Jalan RTA Milono Kota Palangka Raya Sembiring, Daniel; Riani, Desi; Salonten, Salonten
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.4777

Abstract

Jalan RTA. Milono Kota Palangka Raya memiliki fasilitas u–turn, dan pada saat melakukan gerakan u–turn mengakibatkan perubahan kecepatan dan menimbulkan adanya kemacetan jalan dikarenakan volume lalu lintas yang relatif tinggi pada jam–jam sibuk, metode penelitian yang digunakan adalah Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) Tahun 1997 dan Pedoman Perencanaan Putar Balik Tahun 2005. Hasil dari pengamatan u–turn nilai derajat kejenuhan arah Bundaran Kecil yaitu 0,61 dengan Tingkat Pelayanan (C) dan derajat kejenuhan arah Bundaran Burung yaitu 0,75 dengan tingkat pelayanan (D) dan kecepatan kendaraan pada saat sebelum u–turn yaitu 25,99 km/jam ke arah Bundaran Kecil dan kecepatan 23,34 km/jam ke arah Bundaran Burung dan pada saat di segmen u–turn kecepatan 18,59 km/jam ke arah Bundran Kecil dan kecepatan 21,10 km/jam ke arah Bundaran Burung, dan waktu yang dibutuhkan saat melakukan u–turn paling lambat yaitu 17,80 detik dan 21 meter panjang antrian yang ditimbulkan.Road of RTA Milono Palangka Raya city has u-turn facilities, and when doing u-turn movements cause speed changes and cause road congestion due to relatively high traffic volume during peak hours, the research methods used are the Indonesian Road Capacity Manual Method (MKJI) in 1997 and the 2005 U-turn Planning Guidelines. The results of the observation of the u-turn value of the degree of saturation in the direction of the Small Roundabout are 0.61 with the Service Level (C) and the degree of saturation in the direction of the Bird Roundabout is 0.75 with the level of service (D) and the speed of the vehicle at the time before the you-turn is 25.99 km / h towards the Small Roundabout and the speed of 23.34 km / h in the direction of the Bird Roundabout and when in the segment you - turn speed is 18.59 km / h towards Bundran Kecil and the speed is 21.10 km / h to the direction of the Bird Roundabout, and the time needed when doing a u-turn is the slowest which is 17.80 seconds and 21 meters long queue generated.
Analisis Kerusakan Jalan Raya Babat – Lamongan – Gresik dengan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (Studi Kasus: Jalan Raya Babat – Lamongan – Gresik STA 55+000 – STA 57+000) Prasetyo, Yudi Dwi; Pitasari, Rahi Intan; Hartika, Nurani; Solossa, Junisong
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.4885

Abstract

Kota Lamongan merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan tinggi di Jawa Timur. Gelombang tinggi merusak beberapa infrastruktur karena melebihi kapasitasnya. Selain itu, pengaruh cuaca, infrastruktur yang belum memadai, dan berkembangnya distrik dari berbagai lokasi juga menjadi faktor utama yang mempengaruhi kekuatan permukaan jalan secara signifikan. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, jumlah kendaraan bertambah, dan jumlah konsesi bertambah, permukaan jalan tidak mampu lagi menopang beban kendaraan. Selain itu, air sering menggenang di jalan karena kurangnya saluran drainase. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kerusakan yang terjadi di sepanjang jalan raya Babat-Lamongan-Gresik.Dalam menganalisis kerusakan jalan digunakan metode Pavement Condition Index (PCI) yang mengukur kerusakan jalan sepanjang 2 km dan menentukan 20 STA. Data yang diperoleh diolah dan dihitung dengan menggunakan metode indeks kondisi perkerasan. Setelah jumlah kerusakan perkerasan ditentukan, langkah terakhir adalah menentukan metode perbaikan yang direkomendasikan untuk memperbaiki kerusakan tersebut.Berdasarkan hasil Perhitungan menggunakan metode PCI (Pavement Condition Index), mendapatkan nilai terendah adalah 11 yang terdapat pada sisi kiri segmen 4 STA 55+300 – 55+400, STA 56+400 – 56+500 dan STA 56+500 – 56+600 bagian sisi kanan dengan kondisi jalan sangat buruk. Dan nilai PCI tertinggi bagian sisi kiri adalah 70 yang terdapat pada segmen 13 atau STA 56+200 – 56+300. Dan pada sisi kanan adalah 85 yang terdapat pada segmen 55+000 – 55+100 dengan kondisi perkerasan jalan sangangat baik, dan mendapatkan nilai rata-rata PCI sebesar 32,8 sisi kiri 40,4 sisi kanan yang artinya kondisi perkerasan jalan termasuk kategori buruk/poor. Secara keseluruhan kondisi pada jalan Raya Babat – Lamongan – Gersik ini adalah Sedang (fair) dan memiliki nilai PCI sebesar 36,6.Kata kunci : Pavement Condition Index, Analisis Kerusakan Jalan Raya
Analisis Struktur Dermaga terhadap Beban Operasional Harbor Mobile Crane (HMC) Sudarso, Sudarso; Kurniadi, Fendy
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.5440

Abstract

Pelabuhan Bumiharjo mempunyai dua jenis dermaga yaitu dermaga multipurpose dan dermaga curah cair. Pada pembangunan dermaga multipurpose ini dibutuhkan crane yang mempunyai fungsi bongkar muat lebih multiguna. Salah satunya adalah Harbour Mobile Crane (HMC) yang merupakan jenis crane multiguna dimana mempunyai kelebihan mobilitas dan fleksibiltas operasioanal. Maka, diperlukan adanya analisis struktur dermaga eksisting terhadap beban operasional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Langkah awal analisis adalah menghitung daya dukung dermaga eksisting lalu menambahkan beban vertikal HMC sesuai spesifikasi. Selanjutnya dengan menambahkan beban vertical HMC pada analisis untuk mengetahui daya dukung pada konstruksi dermaga. Perhitungan struktur pada plat lantai dermaga tidak kuat menahan beban operasional HMC, begitupun balok melintang. Hanya balok memanjang yang mampu menahan beban operasional HMC. Dermaga multipurpose pelabuhan bumiharjo hanya memiliki dua balok memanjang dimana balok tersebut direncakan untuk operasional container crane saja. Untuk dapat dipergunakan operasional HMC di area dermaga dibutuhkan perkuatan pada plat lantai dermaga dan juga balok melintang dermaga.
Analisis Pengaruh Percepatan Pekerjaan Struktur dan Penundaan Pembayaran terhadap Cashflow Proyek Gedung X di Jawa Timur Purwandari, Desi Ayu; Wiryasuta, I Ketut Hendra; Hardiyanti, Siska Aprilia; Safitri, Fikca Ayuk; Sandi, Enes Ariyanto
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.5217

Abstract

Construction projects require complex resources. One resource that needs to be considered is the project cash flow aspect. If cash flow is not calculated properly, it will result in negative impacts, namely losses resulting in the project being stopped. In project implementation, acceleration is often carried out for certain purposes and payments are often delayed due to administrative negligence or non-compliance with contract provisions. This research aims to analyze the effect of accelerating structural work and delaying payments on the cash flow of the building x construction project in East Java. The method used for this research is to use cash flow analysis which consists of calculating cash in, cash out and overdraft. Cash flow calculations are carried out, namely calculating cash flow according to the contract, cash flow by accelerating structural work for 2, 4 and 6 weeks. Apart from that, cash flow is also calculated with payment delays of 1, 2 and 3 weeks. Based on the results of the analysis, the faster the project is implemented, the smaller the peak overdraft value will be and the final overdraft value will be greater. This will provide benefits to the contractor in terms of overdraft value because it provides smaller cash and produces greater profits. On the other hand, if the term payment experiences a longer delay, it will result in a larger peak overdraft value and a smaller final overdraft value. This will have a detrimental impact on contractors because they have to provide increasingly large cash reserves, but produce increasingly smaller profits.
Analisis Kinerja Konsultan Pengawas Konstruksi dalam Pelaksanaan Proyek di Kota Palangka Raya Wulandari, Anggun; Dewantoro, Dewantoro; Puspasari, Veronika Happy
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.5086

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan konstruksi di Indonesia, peran konsultan pengawas semakin penting dalam menjamin kesuksesan proyek pembangunan. Konsultan pengawas di Kota Palangka Raya harus mampu melakukan tugas pengawasan konstruksi dengan baik, seperti memastikan bahwa proyek dilakukan sesuai dengan spesifikasi, memantau kualitas pekerjaan, memiliki kemampuan manajemen proyek yang baik, dan mampu berkomunikasi dengan baik dengan semua pihak yang terkait dalam proyek. Pada penelitian ini data diperoleh dengan penyebaran kuesioner ke perusahaan konsultan yang terdaftar pada Ikatan Nasional Konsultan Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah khususnya berdomisili di Kota Palangka Raya dan studi literatur. Dari penyebaran kuesioner diperoleh sampel sebanyak 41 responden. Analisis data menggunakan Program SPSS untuk mengolah uji validitas instrumen, uji reliabilitas instrumen serta mengetahui nilai Mean dan nilai Standar Deviasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kinerja konsultan pengawas konstruksi dalam pelaksanaan proyek di Kota Palangka Raya dan untuk mengetahui faktor-faktor dominan kinerja konsultan pengawas konstruksi dalam pelaksanaan proyek di Kota Palangka Raya. Berdasarkan penelitian ini disimpulakan bahwa dari studi literatur yang telah dilakukan diperoleh 30 faktor kinerja konsultan pengawas konstruksi dalam pelaksanaan proyek di Kota Palangka Raya. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor dominan kinerja konsultan pengawas konstruksi dalam pelaksanaan proyek di Kota Palangka Raya adalah mengendalikan dan memastikan proyek tepat waktu sesuai dengan rencana, melakukan pemeriksaan dan menyatakan kelayakan fungsi bangunan gedung terbangun sesuai dengan PBG, mengendalikan proyek tepat biaya sesuai dengan rencana.

Page 1 of 3 | Total Record : 26