cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
PENERAPAN PROGRAM BACAAN BERJENJANG PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI 185 CIHAURGEULIS PADA PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN Indri Wulandini; Muhammad Rizal Fauzi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.5954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pembelajaran membaca permulaan pada siswa berkebutuhan khusus kelas II dengan penerapan program bacaan berjenjang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa berkebutuhan khusus kelas II SD Negeri 185 Cihaurgeulis Kota Bandung dengan jumlah siswa sebanyak 2 orang yang terdiri dari 2 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, serta angket guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kualitas keterampilan membaca siswa ketika diterapkannya program bacaan berjenjang. Hal tersebut ditunjukan dengan peningkatan nilai keterampilan membaca permulaan siswa berkebutuhan khusus kelas II sebesar 25 point untuk subjek penelitian 1 dan peningkatan sebesar 35 point untuk subjek penelitian 2. Peningkatan ini yang tergolong dalam kategori baik. Kesulitan yang dighadapi siswa selama pembelajaran adalah (1) kesulitan mengenali huruf u dan e, 92) sulit membedakan huruf b, d, f , g, (3) sulit membaca tulisan lebih dari 1 suku kata dan (4) kesulitan melafalkan huruf dengan jelas
IMPLEMENTASI PENERAPAN PEMBELAJARAN LITERASI DAN NUMERASI DI KELAS V SD Dwiana Ariyanti Dewi; Ghullam Hamdu; Akhmad Nugraha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.11427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar yang berkaitan dengan pengimplementasian dan penerapan kebijakan literasi dan numerasi (Asesmen Kompetensi Minimum) serta isu trend Pendidikan berkelanjutan saat ini melalui pembiasaan-pembiasaan di sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan yaitu guru kelas V dan peserta didik kelas V SDN Tawangsari dan SDN 3 Pengadilan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa guru d SDN Tawangsari dan SDN 3 Pengadilan sudah mengimplementasikan pembelajaran literasi dan numerasi melalui pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan, hanya saja tidak dilaksanakan secara khusus maupun terpisah dan dalam pembelajaran literasi dan numerasi masih di satukan dengan tematik dan belum mengaitkan dengan konsep Pendidikan berkelanjutan.
PEMBELAJARAN PEMAHAMAN MENGENAI DIAGRAM BATANG PADA SISWA SD KELAS IV MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING Fauzi Rochman; Jajang Bayu Kelana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.5744

Abstract

This research is motivated by the importance of statistical materials, especially bar charts, which are studied in grade 4 SD in everyday life and as a provision for the ability to face the 21st century. This study aims to describe the learning of the 4th-grade students' understanding of bar charts using the Project-Based Learning (PjBL) model. The research method used in this research is a descriptive qualitative method. The sample of this study was grade 4 students of SD Mutiara Bunda, totaling 24 people. The research instruments used in this study were questions, questionnaires, observation sheets, and interview results. Data analysis was carried out quantitatively to determine students' understanding of the bar chart after going through the learning process using the PjBL model. Analyze questionnaires, observation sheets, and interview results to determine the responses of teachers and students and the implementation of PjBL in bar chart learning. Based on the research results obtained: students' understanding of the bar chart using the PjBL model is in a good category and the response and implementation of the PjBL model to understand this bar chart are in a very good category.
PEMBELAJARAN PEMAHAMAN KONSEP DENGAN MENGGUNAKAN METODE SAL (STUDENT ACTIVE LEARNING) Neni Mulyani; Duhita Savira Wardani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.5761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pemahaman konsep pada siswa kelas IV melalui pendekatan metode Student Active Learning (SAL). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 112 Pamoyanan Kota Bandung dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang yang terdiri dari 17 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, soal evaluasi matematika, serta angket guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kualitas pembelajaran setelah menggunakan model SAL. Hal tersebut ditunjukan dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 78,33 yang tergolong dalam kategori baik, nilai tertinggi siswa sebesar 100 dan nilai terendah sebesar 60. Ketuntasan belajar siswa menunjukan 90,0% siswa mendapatkan nilai diatas kriteria ketuntasan minimum dan 10,0% masih mendapat nilai dibawah nilai kriteria ketuntasan minimum
PELATIHAN DARING MENULIS KARANGAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR SEBAGAI BAGIAN DARI PERWUJUDAN GERAKAN INDONESIA BERSATU Deanty Rumandang Bulan; Rae Dadela
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.11680

Abstract

Gerakan Indonesia Bersatu merupakan salah satu bentuk program Gerakan Revolusi Mental (GRNM) yang berfokus pada peningkatan perilaku yang mendukung kehidupan demokrasi Pancasila, peningkatan perilaku toleran dan kerukunan inter dan antar umat beragama, peningkatan perilaku yang mendukung kesadaran nasionalisme, patriotisme dan kesetiakawanan sosial, peningkatan kebijakan yang mendukung persatuan dan kesatuan bangsa, peningkatan perilaku yang memberikan pengakuan dan perlindungan terhadap kaum minoritas, marjinal dan berkebutuhan khusus. Sebagai bentuk peningkatan perilaku nasionalisme dan patriotisme, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk peningkatan kemampuan menulis karangan untuk siswa sekolah dasar melelui pelatihan yang dilaksanakan secara daring. Setelah kegiatan ini dilaksanakan, siswa menjadi lebih percaya diri dalam menyampaikan idenya dalam bentuk karangan. 
MODEL KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY DALAM PEMBELAJARAN PPKN DI KELAS V SEKOLAH DASAR Ihlasul Amaliyah; Akhmad Nugraha; Elan Elan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.11443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kegiatan pembelajaran di kelas V sekolah dasar, apakah pembelajaran yang diterapkan dikelas cukup membuat siswa dapat memahami materi pembelajaran yang guru sampaikan khususnya dalam pembelajaran PPKn materi hak dan kewajiban dalam kegiatan sehari-hari. Pendekatan yang dilakukan oleh peneliti adalah kualitatif deskriptif dimana partisipannya ialah guru kelas VA dan VB serta peserta didik kelas VA dan VB. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukan bahwa di SDN Mangkubumi Tasikmalaya belum pernah menerapkan model kooperatif Two Stay Two Stray khususnya dalam pembelajaran PPKn materi hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam kehidupan sehari-hari.
MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMAHAMAN MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Apriyanti Syariana Adiha; Ronny Mugara; Ryan Dwi Puspita
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.6262

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena fakta di lapangan terdapat banyak siswa yang belum sepenuhnya memahami materi yang dijelaskan oleh guru terutama dalam mata pelajaran matematika. Kebanyakan siswa hanya sekedar menghafal materi tanpa memahaminya dengan baik dan benar, sehingga tidak sedikit siswa yang saat diberikan evaluasi kemampuannya tidak mencapai ketentuan dalam belajar. Penelitian ini  bertujuan untuk mengkaji secara teoritis tentang penggunaan model CTL pada pemahaman matematika siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur (literatur review). Sampel dalam penelitian ini adalah lima artikel yang publish pada jurnal nasional. Hasil kajian dalam penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran CTL mampu memberikan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan pemahaman matematika siswa. Hal ini dilihat dari peningkatan pada penelitian Siklus I dan penelitian siklus II dimana siswa mampu mencapai ketuntasan minimal secara keseluruhan dalam pembelajaran matematika dan rata-rata mendapat nilai 70-100. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran CTL mampu meningkatkan pemahaman matematika siswa dan memperbaiki proses pembelajaran pada mata pelajaran matematika.
PEMBELAJARAN ONLINE PENJUMLAHAN PECAHAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA SISWA SD KELAS III DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Yusuf Prabowo; Muhammad Ghiyats Ristiana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.6219

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan yaitu,(1). Skenario dan implementasi pembelajaran online yang telah dilaksanakan guru di Kelas III SD pada materi penjumlahan pecahan, (2).Respon guru dan siswa terhadap pembelajaran online,(3).Kesulitan-kesulitan yang dihadapi guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan upaya yang dilakukan oleh guru dalam memperbaiki kualitas pembelajaran implementasi pembelajaran online yang telah dilaksanakan guru secara objektif pada kemampuan siswa, cara belajar siswa, minat belajar siswa, dan sebagainya.Instrumen Penelitian ini yaitu Tes tertulis, angket, interview (wawancara), dokumentasi.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SD Kelas III di Cikalongwetan yaitu SDN 1 Ekacita dan SDN 2 Ekacita yang berjumlah 12 siswa terdiri dari 4 orang siswa kemampuan tinggi, 4 orang kemampuan sedang, 4 orang kemampuan rendah.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini siswa mengalami peningkatan dalam pembelajaran online materi penjumlahan pecahan menggunakan model contextual teaching and learning .
ANALISIS PEMAHAMAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR DI SEKOLAH DASAR Diana Silaswati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.11775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang tingkat pemahaman guru pada jenjang pendidikan dasar di kabupaten Bandung terhadap konsep-konsep program merdeka belajar dan implementasinya, masalah yang dianalisis dalam penelitian adalah mengenai penguasaan dan kemampuan guru-guru SD di dalam memahami program merdeka belajar yang meliputi pemahaman terhadap kebijakan terkait merdeka belajar, implementasi berbagai konsep pembelajaran merdeka belajar di Sekolah Dasar, kemampuan guru mengembangkan kreativitasnya dalam mengimplementasikan program merdeka belajar, serta upaya guru mengatasi berbagai permasalahan yang ditemukan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran merdeka belajar karena sejatinya seorang guru harus dapat memahami ruh dari setiap perubahan kebijakan dalam dunia pendidikan sebelum mengimplementasikannya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, untuk mendapatkan kredibilitas penelitian dilakukan dengan triangulasi, peer debriefing, penggunaan bahan referensi, dan mengadakan member check. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui kuesioner, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pemahaman guru sekolah dasar di kabupaten Bandung terhadap konsep-konsep program merdeka belajar dan implementasinya masih tergolong rendah. Namun, terdapat dampak positif dengan pemberlakuan program merdeka belajar, di antaranya adanya keleluasaan guru dan sekolah untuk membuat kurikulum sendiri yang disesuaikan dengan keadaan siswa, sekolah, dan lingkungan.  
Eksplorasi Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar dengan Pemodelan Rasch Icha Apipatunnisa; Ghullam Hamdu; Rosarina Giyartini
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.11511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengeksplorasi tingkat kemampuan literasi dan numerasi siswa. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V disalah satu sekolah dasar yang berada di kota Tasikmalaya yang berjumlah 25 siswa. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, studi dokumantasi dan instrument test. Wawancara dan studi dokumentasi dilakukan untuk memperoleh data awal penelitian dan memperkuat hasil penelitian. Sedangkan instrument tes digunakan untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. Data mentah yang berupa skor siswa dalam mengerjakan instrument tes, akan diolah dan dianalisis dengan menggunakan Rasch model. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan literasi dan numerasi siswa masih cukup rendah. Siswa yang memiliki kemampuan literasi dan numerasi tinggi hanya berjumlah satu orang. Sedangkan siswa yang memiliki kemampuan sedang sebanyak 44%, dan siswa yang memiliki kemampuan literasi dan numerasi rendah yaitu sebanyak 52%. Dengan demikian, siswa dengan kemampuan literasi dan numerasi rendah, lebih mendominasi. Kemampuan literasi dan numerasi siswa dapat dikembangkan melalui proses pembelajaran serta asesemen pembelajaran berbasiskan literasi dan numerasi.