cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
Analisis kompetensi professional guru di SDN Inpres Pandayora Azizah Thalib; Sri Wahyuni; Sarintan N Kaharu; Delisna Takuno
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.22306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi profesional guru di SDN Inpres Pandayora yang diukur menggunakan delapan indikator kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian guru kelas I sampai VI. Instrumen dalam penelitian ini adalah berupa lembar observasi, lembar wawancara, dan lembar angket. Analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pada indikator (1)kemampuan untuk menguasai landasan kependidikan ada pada dua kategori dimana 4 guru (66,6%) dikategorikan baik, dan 2 guru (33,3%) dikategorikan kurang baik. Indikator (2)pemahaman dalam bidang psikologi pendidikan 6 guru (100%) dikategorikan sangat baik. Indikator (3)Kemampuan dalam penguasaan materi pelajaran sesuai dengan bidang studi yang diajarkan 6 guru (100%) dikategorikan sangat baik. Indikator (4)kemampuan dalam mengaplikasikan berbagai metode belajar yang bervariasi 6 guru (100%) dikategorikan baik. Indikator (5)kemampuan merancang dan memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar 6 guru (100%) dikategorikan baik. Indikator (6)kemampuan dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran 6 guru (100%)dikategorikan sangat baik. Selanjutnya Indikator (7)kemampuan dalam menyusun program pembelajaran 6 guru (100%) dikategorikan cukup baik. Dan, indikator (8)kemampuan dalam melaksanakan unsur penunjang ada pada dua kategori dimana 1 guru (16,6%) dikategorikan sangat baik, dan 5 guru (83,3%) dikategorikan baik. Hambatan dalam pengembangan kompetensi guru yang ditemukan yakni, kurangnya penguasaan guru dalam hal informasi dan teknologi, kurangnya tingkat pendidikan berkelanjutan beberapa guru kelas atau pendidikan keprofesian guru, jaringan yang kurang mendukung pada saat mengikuti kegiatan online, dan kurangnya minat belajar siswa yang mengakibatkan terganggunya proses pembelajaran.
Penerapan model pembelajaran project based learning untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi struktur lapisan bumi kelas V SDN Peterongan Ratih Rosiana; Noor Miyono; Afranny Hanum
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.22418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses hasil belajar peserta didik pada materi struktur lapisan bumi dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yang meliputi perencanaan (planning), tindakan (acting), observasi (observing) dan refleksi (reflecting). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VA SD Negeri Peterongan yang berjumlah 24 peserta didik yang terdiri dari 10 laki-laki dan 14 perempuan. Metode penelitian yang digunakan analisis deskripstif komparatif untuk membandingkan hasil belajar setelah tindakan siklus I dan siklus II. Teknik pengumpulan data berupa observasi, rubrik penilaian produk, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan kuantitatif. Penerapan model pembelajaran Project Based Learning berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada materi struktur lapisan bumi. Hal ini dibuktikan dengan mendapat persentase 58,3% atau 14 peserta didik yang tidak tuntas dan 41,6% atau 10 peserta didik tuntas pada siklus I. Di siklus II sebanyak 22 peserta didik tuntas dengan persentase 91,6% dan 2 peserta didik tidak tuntas dengan persentase 8,3%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS materi struktur lapisan bumi kelas V SDN Peterongan.
Peningkatan keaktifan belajar peserta didik melalui media pembelajaran wordwall pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas IV SDN Peterongan Mulya Rengganis; Ervina Eka Subekti; Sumiyatun
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.22448

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan keaktifan belajar peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran Bahasa Indonesia melalui media wordwall. Keaktifan belajar peserta didik merupakan unsur yang penting dalam proses pembelajaran. Pembelajaran harus mampu menumbuhkan suasana yang dapat menjadikan peserta didik menjadi aktif bertanya, menanggapi, serta mengemukakan pendapat. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari tiga rangkaian yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keaktifan belajar peserta didik melalui media pembelajaran wordwall pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SDN Peterongan. Peningkatan keatifan belajar peserta didik dapat dilihat dari hasil analisis observasi dimana pada siklus I memperoleh presentase 59, 1% masuk dalam kategori keaktifan belajar peserta didik netral dan pada siklus II memperoleh presentase masuk dalam kategori keaktifan belajar peserta didik aktif. Kata kunci : Keaktifan belajar, Bahasa Indonesia, wordwall
Pengaruh media pembelajaran benda nyata terhadap pemahaman konsep bangun ruang Aliffah Milania Zain; Veryliana Purnamasari; Lisa Wati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.22462

Abstract

Matematika dianggap sebagai sebuah ilmu universal yang mendasari ilmu pengetahuan lainnya. Besarnya manfaat belajar matematika tidak serta merta meningkatkan minat siswa dalam mempelajarinya. Masih banyak siswa memiliki persepsi bahwa matematika sulit dan membosankan sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran media nyata terhadap pemahaman konsep bangun ruang. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental dengan one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan di SDN Tlogosari Kulon 01 Semarang pada tanggal 12 Oktober 2023 dengan responden ialah semua siswa kelas 1 yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berupa 10 pertanyaan. Hasil pretest yaitu nilai mean 58 dan posttest yaitu nilai median 90. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon juga menunjukkan p value = 0,000 (<0,05), sehingga disimpulkan ada pengaruh media pembelajaran benda nyata terhadap pemahaman konsep bangun ruang pada siswa kelas 1. Kata Kunci: Bangun ruang, benda nyata, pemahaman
Pengaruh pendekatan culturally responsive teaching (CRT) untuk meningkatkan berpikir kritis peserta didik kelas IV SDN Peterongan Semarang Shahnaz Surayya; Siti Patonah; Sumiyatun
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.22504

Abstract

Keterampilan berpikir kritis menjadi pondasi generasi penerus bangsa guna memiliki sikap adaptif yang sangat pesat guna dapat mengikuti perkembangan zaman abad 21 ini. Kemampuan keterampilan berpikir kritis memiliki manfaat yaitu memberi pengalaman belajar peserta didik dengan melatih kepekaannya terhadap lingkungan sekitar. Peserta didik kelas IV A SDN Peterongan belum memiliki keterampilan berpikir kritis secara maksimal, peserta didik hanya dapat mencari salah satu jawaban benar berdasarkan hafalan, mereka belum dapat memahami secara mendalam konsep pembelajaran yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah di kehidupan nyata. Maka dari itu tujuan penelitian ini adalah menerapkan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT), CRT dalam pembelajaran guna dapat meningkatkan berpikir kritis peserta didik kelas IV SDN Peterongan. Metode penelitian menggunakan pre ekperimen dan designnya menggunakan one group pretest-postest design yang diterapkan pada 27 peserta didik. Hasil penelitian berfikir kritis mendapatlkan rata-rata prosentase 89%, dan hasil belajar peserta didik dengan uji t yaitu sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, dengan demikian, maka dapat diperoleh hasil bahwa pendekatan CRT dapat meningkatkan berpikir kritis peserta didik. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Culturally Responsive Teaching (CRT), Kelas IV
Pengaruh model problem based learning (PBL) berbantuan media interaktif terhadap penguasaan konsep siswa kelas V pada materi siklus air Nailul Husna; Kartinah; Siti Munfarichah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.22506

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model PBL berbantuan media interaktif terhadap penguasaan konsep siswa kelas V pada materi siklus air di SD Gajahmungkur 04 Semarang. Penguasaan konsep siswa pada materi siklus air masih rendah, kelas V dengan jumlah siswa sebanyak 27 anak hanya terdapat 10 orang yang mencapai ketuntasan minimal (KKM) atau hanya 37%, sedangkan sisanya 63% belum mencapai KKM. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one group pretest posttest. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas V yang berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes guna mengukur penguasaan konsep siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test dan n-gain test. Hasil penelitian menunjukkan model Problem Based Learning berbantuan media interaktif berpengaruh positif terhadap penguasaan konsep siswa kelas V SD Gajahmungkur 04 pada materi siklus air. Hasil Sig sebesar 0.00 < 0.05, menunjukkan H0 ditolak sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat peningkatan penguasaan konsep siswa dari hasil pretest ke posttest. Rata-rata N-Gain sebesar 0.74 dan berada pada kategori tinggi. Kesimpulannya, model PBL berbantuan media interaktif berpengaruh positif terhadap penguasaan konsep siswa. Kata Kunci: Media Interaktif, Penguasaan Konsep, Problem Based Learning,
Pengembangan E-Modul Pembelajaran IPS Bermuatan Karakter Tanggung Jawab untuk Peserta Didik Sekolah Dasar Tia Nurul Fauziah; Syarip Hidayat; Pidi Mohamad Setiadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.22516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah bahan ajar berupa e-modul pembelajaran IPS bermuatan karakter tanggung jawab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Design Based Research (DBR) dengan model Reeves yang terdiri dari 4 tahap, yaitu identifikasi dan analisis masalah, pengembangan solusi/produk, uji coba berulang, dan refleksi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi studi pendahuluan, wawancara, studi dokumentasi, validasi expert judgement, angket respon, dan lembar observasi karakter tanggung jawab. Berdasarkan hasil dari validasi expert judgement dan hasil respon peserta didik pada uji coba menyatakan bahwa e-modul ini layak digunakan sebagai bahan ajar yang dapat digunakan baik di sekolah atau di rumah untuk peserta didik. Sedangkan hasil observasi karakter tanggung jawab menunjukkan bahwa peserta didik yang terlibat sudah memiliki karakter tanggung jawab yang tergolong sangat baik.
Penerapan materi ajar berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan pemahaman budaya pada siswa sekolah dasar negeri Cikarang kelas III Irpan; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maula
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.22546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas penerapan materi ajar berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan pemahaman budaya siswa kelas III di Sekolah Dasar Negeri Cikarang. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang melibatkan 20 siswa sebagai subjek penelitian. Materi ajar berbasis kearifan lokal diterapkan dalam dua siklus pembelajaran dengan menggunakan media audiovisual untuk memperkaya pengalaman pembelajaran siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa terhadap budaya lokal, dengan persentase ketuntasan meningkat dari 20% pada pra-siklus menjadi 90% pada siklus II. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan materi ajar berbasis kearifan lokal efektif dalam memperkuat identitas budaya siswa dan melestarikan warisan budaya lokal. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pendekatan pembelajaran yang relevan dan kontekstual dalam pengembangan kurikulum pendidikan dasar.
Analisis pembelajaran dengan menggunakan modul pilar karakter percaya diri di SDS Darul ‘Amal Jampangkulon Titi Rahmawati; Dyah Lyesmaya; Din Azwar Uswatun
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.22547

Abstract

Karakter merupakan ciri khas individu yang ditunjukan melalui cara bersikap, berperilaku dan bertindak untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Pendidikan karakter dinilai sangat penting untuk ditanamkan pada anak-anak usia SD karena pendidikan karakter adalah proses Pendidikan yang ditujukan untuk mengembangkan nilai, sikap dan perilaku yang memancarkan akhlak mulia atau budi pekerti luhur khususnya di karakter percaya diri. Melalui metode bercerita pilar karakter dan pembiasaan ini maka siswa-siswi yang sebelumnya masih ada yang tidak percaya diri akan terlihat perkembangannya saat mereka sudah berada di Kelas berikutnya. Karena memang pembiasaan-pembiasaan nilai luhur pilar karakter ini dirasa sangat berhasil diterapkan di masa-masa Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan di SDS Darul ‘Amal yang berada di desa Bojonggenteng kecamatan Jampangkulon kabupaten Sukabumi. Terdiri dari 3 kelas (kelas 2 khalid bin walid, zaid bin tsabit dan Abdurrahman bin auf). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penulis akan terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pengamatan (observasi) terhadap situasi dan kondisi sekolah, melakukan wawancara dengan informan, baik dengan guru maupun dengan informan lainnya di SDS Darul ‘Amal dan menggali informasi data melalui dokumen-dokumen sekolah dan membuat dokumentasi atas segala kegiatan yang diteliti dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan pada kondisi yang alamiah, sumber data primer, dan teknik pengumpulan data lebih banyak pada observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Dengan penerapan nilai karakter disetiap mata pelajaran ini siswa akan mengikutinya dan dengan berjalannya waktu nilai karakter tersebut akan menjadi sebuah kebiasaan. Perinsip Pendidikan karakter ini sudah baik diterapkan oleh SDS Darul ‘Amal, dimana didapati data bahwa SDS Darul ‘Amal selalu memberikan contoh atau teladan yang baik yaitu dengan guru membiasakan berperilaku sesuai dengan nilai karakter yang ada.pemberian contoh yang baik ini dilakukan guru dengan pembiasaan bagaimana cara bersikap yang baik.
Penggunaan media kartu gambar dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I sekolah dasar Anggun Setia Putri; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maula
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.22548

Abstract

Latar belakang penetilian siswa kelas I SD Negeri Buniwangi berdasarkan hasil observasi ternyata kemampuan membaca dan menulis siswa masih tergolong rendah, Kriteria ketuntasan minimal 65 yang sudah ditetapkan menjadi tolak ukur dalam keberhasilan belajar anak, dari 8 peserta didik hanya 3 Peserta didik yang sudah mencapai kriteria ketuntasan minimal atau sekitar 37,5% pada setiap akhir pembelajaran. Penelitian yang dilakukan ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Hopkins pelaksanaan penelitian tindakan dilakukan membentuk Spiral dimulai dari menyusun perencanaan lalu melaksanakan tindakan, Tujuan dari penelitian ini yaitu Mendeskripsikan perencanaan penggunaan media gambar dalam pembelajaran di kelas, Mendeskripsikan pelaksanaan penggunaan media gambar dalam pembelajaran di kelas, Memaparkan hasil penggunaan media gambar dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa melalui media gambar, Hasil siklus I yaitu jumlah siswa yang telah mencapi KKM sebanyak 5 siswa atau 62,5 % dan sebanyak 3 siswa atau 37,5%, Perbaikan yang dilakukan pada siklus II menunjukan Jumlah siswa yang telah mencapi KKM sebanyak 7 siswa atau 87,5 % dan sebanyak 1 siswa atau 12,5%. Sedangkan target peneliti adalah 85% dari siswa seluruhnya kemampuan membacanya meningkat. Kemampuan membaca siswa setelah dilakukannya Observasi pada tiap siklus serta hasil evaluasi akhir pembelajaran mengalami peningkatan yang sangat baik pada setiap indikator kegiatan, oleh karena itu penelitian dengan memanfaatkan media kartu gambar dinyatakan sangat baik sesuai dengan harapan peneliti.