cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
Pengembangan media pembelajaran kit “budaya sunda” pada mata pelajaran IPS di kelas IV sekolah dasar Rizka Siti Nurazizah; Erwin Rahayu Saputra; Pidi Mohamad Setiadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.21811

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang terjadi di lapangan mengenai kurang bervariasinya media pembelajaran yang digunakan pada saat pembelajaran IPS materi Kekayaan Budaya Indonesia dalam menarik minat belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran KIT “Budaya Sunda” pada materi Kekayaan Budaya Indonesia sebagai solusi atas permasalahan di lapangan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pengembangan dengan desain EDR (Educational Desain Research) model McKenney & Reeves (2012) yang terdiri dari tiga tahapan penelitian yaitu analisis dan eksplorasi; desain dan kontruksi; evaluasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara semi terstruktur, observasi, angket, validasi ahli (expert judgement) dan studi dokumentasi. Poduk yang telah dikembangkan selanjutnya divalidasi oleh ahli media dan ahli materi kemudian direvisi oleh peneliti sesuai dengan saran validator. Produk yang telah dinyatakan layak oleh validator untuk diuji cobakan ke lapangan, selanjutnya diuji cobakan ke lapangan sebanyak dua kali yakni uji coba skala kecil (4 siswa kelas IV) dan uji coba skala besar (kelas IV A dan IV B). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan yakni media KIT “Budaya Sunda” untuk menarik minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi Kekayaan Budaya Indonesia layak digunakan dalam pembelajaran sesuai dengan hasil dari validasi ahli, respon siswa, respon guru dan kemampuan siswa dalam menggunakan media KIT “Budaya Sunda” dalam pembelajaran. Kata Kunci: Media pembelajaran KIT, Budaya Sunda, Ilmu Pengetahuan Sosial.
Identifikasi kesulitan belajar siswa sekolah dasar dalam memahami konsep hukum newton 3 pada mata pelajaran IPA Hesti Iswandayani; Ahmad Arum Jalaludin; Gita Apriliana; Wahyu Kurniawati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.21852

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kesulitan belajar siswa sekolah dasar dalam memahami konsep Hukum Newton 3 pada mata pelajaran IPA. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif karena peneliti hanya sekedar mendeskripsikan fenomena yang terjadi dan tidak memberikan perlakuan khusus terhadap objek penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan langkah-langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi. Dalam penelitian ini untuk mendapatkan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian kesulitan belajar siswa kelas VI SD Randusari Kotagedhe disebabkan oleh faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar meliputi; (a) kesulitan dalam memahami dan mengingat bahasa ilmiah/istilah asing; (b) kesulitan dalam memahami konsep; (c) minat siswa yang kurang terhadap pembelajaran; (d) motivasi belajar yang rendah; (e) metode yang monoton dan media/alat pembelajaran yang kurang menarik; dan (f) kecerdasan siswa yang beda-beda. Faktor- faktor tersebut yang menyebabkan kesulitan belajar pelajaran IPA dasar bagi siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Hukum Newton, IPA, Kesulitan Belajar
Analisis penerapan huruf kapital pada surat undangan resmi di kelas V sekolah dasar Ayu Kusumah; Erwin Rahayu Saputra; Dwi Alia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 5 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i5.21887

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan peserta didik dalam menulis huruf kapital, permasalahan tersebut dikarenakan kurangnya minat belajar peserta didik dan juga pendidik kurang memperhatikan tulisan siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 4 Tanjungpura dengan partisipan sebanyak 15 peserta didik. Tujuan dari peneliian ini yaitu untuk mendeskripsikan hasil analisis penerapan huruf kapital peserta didik kelas V sekolah dasar pada teks surat undangan resmi. Analisis penerapan huruf kapital pada penelitian ini difokuskan kepada 4 indikator yakni kepada: indikator awal kalimat, indikator Waktu (Bulan dan Hari), indikator geografi (keterangan tempat), dan indikator nama orang. Metode yang digunakan dalam penelitian yakni metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penugasan dan studi dokumentasi. Penelitian ini memperoleh hasil 45 tulisan peserta didik dari pemberian penuggasan sebanyak 3 kali. Diperoleh data secara keseluruhan didapat data bahwa rata-rata benar dari semua indikator pada 15 peserta didik adalah 7 orang menulis benar dan rata-rata salah adalah 8 orang. Dan juga dapat diketahui kemampuan peserta didik dalam menerapkan huruf kapital yang paling rendah yaitu pada indikator keterangan waktu (Bulan/Hari) dan yang paling tinggi yaitu pada indikator geografi (keterangan tempat). Apabila dilihat dari pencapaian KKM, terdapat bahwa terdapat 4 Peserta didik dengan skor diatas KKM 1 orang peserta didik yang mendapatkan skor sesuai KKM dan 10 orang peserta didik yang mendapatkan skor dibawah KKM. Penerapan huruf kapital yang kurang tepat yaitu karena peserta didik kurang teliti dalam menulis huruf besar dan huruf kecil, dan karena peserta didik belum memahami penulisan huruf kapital yang benar. Kata Kunci: analisis penerapan; huruf kapital; surat undangan resmi.
Pengaruh penggunaan model pembelajaran PjBL terhadap keterampilan kolaborasi siswa pada pembelajaran IPA di kelas VI SD Inpres 1 Tanamodindi Sinta Satria Dewi Pendit; Zulnuraini; Azizah; Ni Putu Devi Handayani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.21915

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan model pembelajaran Project Based Learning terhadap keterampilan kolaborasi siswa pada pembelajaran IPA di kelas VI SD Inpres 1 Tanamodindi. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VI SD Inpres 1 Tanamodindi yang berjumlah 52 orang. Siswa kelas eksperimen berjumlah 26 orang dan siswa kelas kontrol berjumlah 26 orang. Pengambilan data yang dilakukan menggunakan angket kolaborasi siswa. Analisis data yang dilakukan terdiri atas uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan berbantuan program IBM SPSS Statistics 23. Berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan uji paired sample T test pada taraf nyata 5% (0,05) diperoleh nilai signifikan 0,000 maka hasil penelitian ini menunjukkan hasil nilai signifikan 0,000 < 0,05 maka Ho (hipotesis nol) ditolak dan Ha (hipotesis alternatif) diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran Project Based Learning terhadap keterampilan kolaborasi siswa pada pembelajaran IPA di kelas VI SD Inpres 1 Tanamodindi.
Pengaruh penggunaan media video pembelajaran terhadap motivasi belajar IPA Azizah Thalib; Ega Trisnawati; Rosnadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.21968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video pembelajaran terhadap motivasi belajar IPA siswa kelas V SDN 5 Labuan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 5 Labuan. Pengambilan data menggunakan instrumen angket. Analisis data menggunakat uji t. Hasil penelitian diperoleh skor rata-rata pretest 75,45 dan posttest sebesar 93,18. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai signifikasi (0,000) ≥ 0,05 maka Ho ditolak, artinya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata motivasi belajar IPA siswa sebelum dan sesudah menggunakan media video pembelajaran atau tidak ada pengaruh penggunaan media video pembelajaran terhadap motivasi belajar IPA siswa.
Pengembangan media pembelajaran bianglala matematika materi operasi hitung pecahan di sekolah dasar Siti Salha Zakia; Karlimah Karlimah; Agnestasia Rahmadhani Putri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 5 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i5.22036

Abstract

Pembelajaran merupakan interaksi antara guru dan murid untuk mencapai tujuan pendidik. Pelajaran di sekolah dasar terdiri dari beberapa mata pelajaran, salah satunya adalah pelajaran matematika. Pelajaran matematika merupakan hal penting yang harus di ajarkan kepada peserta didik, karena matematika merupakan salah satu pilar utama dalam ilmu lain. matematika merupakan suatu yang abstrak, sehingga bagi peserta didik usia SD diperlukan sebuah media yang dapat membatu membuat matematika menjadi konkret sehingga lebih mudah untuk dipahami. Pada penelitian ini peneliti memberikan sebuah elusi dengan dikembangkannya sebuah media bianglala matematika yang di integrasikan pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan pecah berbeda penyebut. Penelitian ini menggunakan Design Based Learning (DBR) yang terdiri dari empat tahapan, yaitu 1) Identifikasi dan Analisis Masalah oleh Peneliti dan Praktisi secara Kolaborasi; 2) Mengembangkan Prototype Solusi yang Didasarkan pada Patokan Teori, Design Principle yang Ada dan Inovasi Teknologi; 3) Melakukan Proses Berulang untuk Menguji dan Memperbaiki Solusi secara Praktis dan ; 4) Refleksi untuk Menghasilkan Design Principle serta Meningkatkan Implementasi dari Solusi secara Praktis.
Pengaruh PBI bermuatan literasi emosi terhadap literasi emosi peserta didik kelas IV SD Dinda Dwi Laila Ismi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.22119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Bahasa Indonesia bermuatan literasi emosi terhadap literasi emosi peserta didik kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan desain eksperimental. Pengumpulan data dilakukan melalaui pretest dan posttest melalui pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV salah satu SD di Kota Tasikmalaya, dengan jumlah sebanyak 30 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data melalui penilaian diri sebanyak 30 pernyataan yang memuat aspek literasi diri positif dan negatif. Instrument yang digunakan adalah penilaian diri dalam pemberian pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif deskriptif dengan perhitungan uji beda atau uji paired simple t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan literasi emosi peserta didik dengan presentase kategori sangat tinggi 3,3% , kategori tinggi 20%, kategori sedang 73,4%, dan kategori rendah 3,3% dengan nilai asympt sig 0,00 maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki pengaruh efektif terhadap peningkatan literasi emosi peserta didik.
Program ekstrakurikuler pramuka dalam upaya pengembangan karakter mandiri peserta didik di sekolah dasar Nurasiah; Solehuddin; Mamat Supriatna
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.22124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara analitis fakta lapangan tentang program ekstrakurikuler pramuka dalam upaya pengembangan karakter mandiri peserta didik di SDN Rengasdengklok Selatan VII. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Pengambilan Informan dilakukan sesuai dengan subjek permasalahan yang terkandung di dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, wali kelas VI, pembina pramuka dan siswa kelas VI. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data di analisis dengan langkah-langkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan crosscheck. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa program ekstrakurikuler pramuka yang dihasilkan berdasarkan hasil musyawarah gugusdepan. Program ekstrakurikuler tersebut dilaksanakan melalui kegiatan latihan mingguan, perkemahan di gugusdepan dan kegiatan partisipasi kegiatan diluar gugusdepan baik yang berbentuk lomba maupun non lomba sehingga dapat dapat membentuk karakter mandiri yang sudah sampai pada tahap moral doing tetapi belum tercapai secara maksimal karena belum semua siswa mempraktikkan nilai karakter mandiri tersebut di dalam perilakunya sehari-hari, khususnya di sekolah. Kata Kunci: Program Ekstrakurikuler, Pramuka, Pendidikan Karakter.
Penerapan model pembelajaran contextual teaching learning (CTL) berbantuan e-module untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa di sekolah dasar Gilang Mas Ramadhan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.22125

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPS serta kegiatan proses pembelajaran di kelas yang cenderung pasif dan kurang terjadi interaksi edukatif antara guru dan siswa, sehingga berdampak pada efektifitas dan efisiensi pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Nangela yang berjumlah 23 siswa. penelitian terdiri dari dua siklus masing-masing siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan bersama dengan pelaksanaan penelitian pada saat proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual teaching learning pada pembelajaran IPS berbantuan e-module dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri Nangela. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme yang tinggi dan aktivitas siswa yang semakin aktif dalam pembelajaran siswa mau bertanya, berdiskusi, mengajukan gagasan, serta melakukan refleksi mandiri dibantu oleh guru selaku fasilitator, dalam menyimpulkan apa yang telah dipelajari. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pra-siklus terdapat 7 orang siswa yang masuk kriteria tuntas dan 16 orang tidak tuntas. Siklus I terdapat 10 orang siswa tuntas dan 13 orang siswa tidak tuntas. Sedangkan pada siklus 2, 23 siswa yang masuk dalam kriteria tuntas, target ketuntasan belajar dalam penelitian ini adalah mencapai 80%. Adapun persentase ketuntasan belajar pada pra-siklus hanya mencapai 30,43%, kemudian meningkat pada siklus I menjadi 56,52%. Angka tersebut kembali meningkat pada siklus II menjadi 100% melebihi target yang telah ditetapkan, yakni 80%. Dengan demikian, penerapan penggunaan model pembelajaran Contextual teaching learning (CTL) pada pelajaran IPS berbantuan e-module dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Nangela. Kata Kunci: Model Contextual teaching learning, E-module, Pembelajaran IPS
Efektivitas aplikasi kamus digital pada smartphone untuk meningkatkan pronunciasi past tense siswa kelas VI SDIT Mutiara Palabuhanratu Anisa Alawiyyah; Siti Apsoh
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.22126

Abstract

Penilitian ini merupakan jenis penilitian kuantatif menggunakan disain penelitian pre eksperimental dengan jenis desain penelitian satu kelompok pretest - post test dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh aplikasi kamus digital terhadap pengucapan kata kerja bentuk lampau siswa dikelas 6 SDIT Mutiara Palabuhanratu. Jumlah sample dalam penilitian ini adalah 18 siswa di kelas 6 A. Instrumet penelitian ini adalah pre-test dan post-test dalam bentuk tes lisan dan setelah melakukan pre-test kemudian peniliti memberikan post-test setelah memberikan siswa perlakuan menggunakan aplikasi kamus digital yang ada telepon pintar untuk meningkatkan kemampuan pengucapan bentuk lampau siswa sebanyak 6 kali pertemuan. Hasil dari penilitian menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan pengucapan kata kerja bentuk lampau siswa dengan adanya penikatan nilai rata – rata. nilai rata – rata pre-test adalah 67,61 dan nilai rata – rata post-test adalah 76,72, sedangkan hasil uji data hipotesis menunjukan nilai signifikasi 0,000 < 0.05 yang berarti bahwa (Ha) diterima dan (Ho) ditolak. Maka dari Hasil tersebut menyimpulkan bahwa aplikasi kamus digital (Kamusku) ditelepon pintar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengucapan kata kerja lampau pada siswa siswa dikelas 6 SDIT Mutiara Palabuhanratu.