cover
Contact Name
Restu Prayogi
Contact Email
restu.prayogi@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jcae@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, Gedung Laboratorium PMIPA FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Jl. Brigjen. H. Hasan Basry Banjarmasin 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JOURNAL OF CHEMISTRY AND EDUCATION (JCAE)
ISSN : -     EISSN : 26139782     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil penelitian tentang pendidikan dan pembelajaran dalam bidang kimia serta penelitian kimia yang meliputi kimia analitik, kimia organik, biokimia, kimia anorganik serta kimia fisik.
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE 5E DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KOLOID DI KELAS XI MIA-3 MAN 1 BANJARMASIN Nurwahyu Ningsih; Parham Saadi; Yudha Irhasyuarna
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 1 No 3 (2018): JCAE EDISI APRIL 2018
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilaksanakan riset tentang penerapan model Learning Cycle 5E dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran koloid di kelas XI MIA-3 MAN 1 Banjarmasin. Riset ini bertujuan untuk mengetahui tindakan yang tepat untuk menangani masalah dalam kelas. Setelah tindakan yang tepat diketahui, maka memeriksa kesesuaian tindakan yang disertai dengan peningkatan motivasi dan hasil belajar. Riset ini menggunakan sebuah rancangan classroom action research. Riset ini dilaksanakan dengan dua siklus. Subjek riset adalah siswa kelas XI MIA-3 MAN 1 Banjarmasin dengan jumlah 35 orang. Instrumen riset terdiri atas instrumen tes dan non tes. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, tes hasil belajar dan angket motivasi serta respon siswa. Hasil riset dapat diketahui bahwa tindakan kepembimbingan menggunakan model Learning Cycle 5E mampu menyelesaikan masalah dalam kelas. Setelah tindakan yang tepat diterapkan akan disertai dengan peningkatan motivasi yakni di siklus I sebesar 62% kategori sedang kemudiandi siklus II menjadi 73% kategori tinggi serta peningkatan hasil belajar pengetahuan siswa secara klasikal di siklus I sebesar 69% meningkatdi siklus II menjadi 83%.
PENERAPAN MODEL AUDITOY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) DALAM PEMBELAJARAN KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR Rushapiana Rushapiana; Mahdian Mahdian; Rusmansyah Rusmansyah
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 1 No 3 (2018): JCAE EDISI APRIL 2018
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai model Auditory Intellectually Repetition (AIR) yang diterapkan dalam pembelajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik. Penelitian dirancang dengan metode penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus dalam 4 kali pertemuan. 35 peserta didik kelas XI MIA-1 MAN 3 Banjarmasin dijadikan sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru menunjukkan kategori baik pada siklus I menjadi sangat baik pada siklus II, (2) aktivitas peserta didik menunjukkan kategori aktif pada siklus I menjadi sangat aktif pada siklus II, (3) kemampuan berpikir kritis menunjukkan kategori cukup kritis pada siklus I menjadi kritis pada siklus II, (4) hasil belajar kognitif menunjukkan kategori sedang pada siklus I menjadi tinggi pada siklus II, (5) peserta didik memberikan respon positif terhadap pembelajaran menggunakan model pembelajaran AIR.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI BERBANTUAN SCHOOLOGY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN METAKOGNISI PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN Masnah Masnah; Syahmani Syahmani; Muhammad Kusasi
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 1 No 3 (2018): JCAE EDISI APRIL 2018
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan metakognisi peserta didik sekolah menengah masih sangat lemah dan Indonesia termasuk 10 besar terendah dari 65 negara, hal ini karena belum tersedianya buku yang mendukung peserta didik untuk mengembangkan keterampilan metakognisinya, sehingga dilakukan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran. Penelitian ini menggunakan rancangan pengembangan Educational Design Research dengan model pengembangan 3-D. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 6 Banjarmasin, sebanyak 5 orang peserta didik kelas XI MIPA 1 untuk uji coba perorangan, 10 orang peserta didik di kelas XI MIPA 1 untuk uji kelompok kecil, kelas XI MIPA 1 untuk uji coba terbatas, dan kelas XI MIPA 2 dan XI MIPA 3 untuk uji coba skala luas. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar peserta didik, kuisioner, wawancara dan angket respon. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid, praktis dan efektif. Kevalidan perangkat pembelajaran dilihat dari hasil validasi ahli yang termasuk dalam kriteria valid. Keefektifan perangkat pembelajaran dilihat dari rata-rata skor N-gain pengetahuan yang termasuk dalam kategori tinggi dan N-gain metakognisi termasuk dalam kategori sedang. Kepraktisan perangkat pembelajaran dilihat dari hasil keterbacaan yang termasuk dalam kriteria baik. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran melalui model pembelajaran inkuiri berbantuan schoology telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif
IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN DISKUSI DARING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Arif Arif; Maya Istyadji; Syahmani Syahmani
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 1 No 3 (2018): JCAE EDISI APRIL 2018
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang implementasi model Problem Based Learning (PBL) berbantuan diskusi daring untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam pemecahan masalah dan hasil belajar pada materi larutan penyangga. Metode yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain non-equivalent control group. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA 3 sebagai kelas kontrol dan XI MIA 2 sebagai kelas eksperimen di SMAN 6 Banjarmasin. Variabel bebasnya adalah model pembelajaran, kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan diskusi daring dan kelas kontrol menggunakan model Problem Based Learning (PBL), sedangkan variabel terikatnya adalah kemampuan peserta didik dalam pemecahan masalah dan hasil belajar. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non-tes. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ranah afektif dan psikomotorik. Analisis inferensial menggunakan uji-t untuk menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar ranah kognitif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan kemampuan peserta didik dalam pemecahan masalah yang tidak signifikan pada kelas eksperimen dan kontrol dengan harga thitung< ttabel yakni 1,660 < 1,996, (2) terdapat perbedaan hasil belajar kognitif yang signifikan pada kelas eksperimen dan kontrol dengan harga thitung> ttabel yakni 2,058 > 1,996, (3) terdapat perbedaan hasil belajar ranah afektif dan psikomotorik pada kelas eksperimen dan kontrol, dan (4) peserta didik di kelas eksperimen memberikan respon yang positif terhadap pembelajaran.
MENGURANGI MISKONSEPSI PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA MELALUI MODEL GUIDED INQUIRY LEARNING (GIL) DI KELAS XI IPA 2 SMA PGRI 6 BANJARMASIN Astati Astati; Bambang Suharto; Rilia Iriani
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 2 No 1 (2018): JCAE EDISI AGUSTUS 2018
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kimia merupakan bidang kajian yang konsep-konsepnya banyak bersifat abstrak sehingga banyak menimbulkan miskonsepsi salah satunya materi larutan penyangga. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang penggunaan model Guided Inquiry Learning (GIL) pada materi larutan penyangga untuk mengetahui; (1) konsep-konsep yang mengalami miskonsepsi, (2) mengurangi miskonsepsi peserta didik, (3) aktivitas guru, (4) aktivitas peserta didik dan (5) respons peserta didik. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus. Subjek penelitian adalah 34 peserta didik kelas XI IPA 2 SMA PGRI 6 Banjarmasin. Instrumen penelitian adalah tes miskonsepsi ThreeTier Multiple Choicedan non tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) konsep yang mengalami miskonsepsi adalah komposisi, pembuatan, perhitungan pH dan pOH, mekanisme larutan penyangga, pengaruh penambahan asam, basa serta pengenceran terhadap pH larutan penyangga dan fungsi larutan penyangga, (2) tes awal sebesar 34,9% berkurang menjadi 15,1% pada ujian siklus dengan persentase 19,8%, (3) peningkatan aktivitas guru dengan rata-rata 39,8 (cukup baik) pada siklus I menjadi 52,2 (baik) pada siklus II, (4) peningkatan aktivitas peserta didik dengan rata-rata 40,8 (cukup aktif) pada siklus I menjadi 52,2 (aktif) pada siklus II, (5) peserta didik memberikan respon positif terhadap pembelajaran menggunakan model GIL.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL ACCELERATED LEARNING BERBANTUAN HYPERCHEM MATERI HIDROKARBON DI SMA PGRI 6 BANJARMASIN Shinta Uky Septiyani; Abdul Hamid; Atiek Winarti
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 2 No 1 (2018): JCAE EDISI AGUSTUS 2018
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas X di SMA PGRI 6 Banjarmasin melalui model Accelerated Learning berbantuan hyperchem pada materi hidrokarbon tahun pelajaran 2017/2018. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, kemampuan berpikir kritis, hasil belajar siswa pada materi hidrokarbon dan respon siswa terhadap penerapan model Accelerated Learning dengan berbantuan hyperchem. Model pembelajaran ini menerapkan rancangan penelitian tindakan kelas menggunakan 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas X SMA PGRI 6 Banjarmasin dengan jumlah 30 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan observasi. Data dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru meningkat dari cukup aktif di siklus I menjadi aktif di siklus II (2) aktivitas siswa meningkat dari cukup aktif di siklus I menjadi aktif di siklus II (3) Kemampuan berpikir kritis meningkat dari 64,81% di siklus I menjadi 77,41% di siklus II (4) Hasil belajar meningkat dari 75,60% di siklus I menjadi 85,20% di siklus II (5) siswa memberikan respon positif dengan kategori baik terhadap model Accelerated Learning berbantuan hyperchem yang diterapkan pada materi hidrokarbon.
IMPLEMENTASI MODEL DISCOVERY BASED LEARNING BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI KOLOID Fitria Irliyani; Muhammad Kusasi; Abdul Hamid
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 2 No 1 (2018): JCAE EDISI AGUSTUS 2018
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang implementasi model discovery based learning berbantuan mind mapping pada materi koloid. Tujuan dari penelitian adalah untuk melihat ; (1) perbedaan sikap ilmiah peserta didik (2) perbedaan hasil belajar (pengetahuan, sikap, keterampilan) (3)respon siswa terhadap model discovery based learning berbantuan mind mapping pada materi koloid. Metode yang digunakan penelitian ini ialah pretest-posttest nonequivalent control group design. Sampel penelitian sebanyak 56peserta didik, dari dua kelas IPA, yakni XI IPA 1 dan XI IPA 2. Sampel diambil dengan teknikcluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar pengetahuan, observasi, dan angket. Analisis data yang didapat menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ; (1) terdapat perbedaan sikap ilmiah yakni di kelas XI IPA 1 sebesar 70,16% sedangkan di kelas XI IPA 2 sebesar 64,45% (2) terdapat perbedaan hasil belajar, yakni perbedaan hasil belajar pengetahuan yang signifikan serta perbedaan hasil belajar sikap dan keterampilan (3) peserta didik memberikan respon positif terhadap model discovery based learning berbantuan mind mapping pada materi koloid.
MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL COOPERATIVE SCRIPT DIKOLABORASI DENGAN MODEL THINK PAIR SHARE (TPS) BERBANTUAN LKPD LEVEL REPRESENTASI KIMIA MATERI LARUTAN PENYANGGA Gusti Nida Nurkhaliza; Abdul Hamid; Bambang Suharto
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 2 No 1 (2018): JCAE EDISI AGUSTUS 2018
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agar peserta didik dapat memecahkan permasalahan disertai dengan alasan rasional dan logikal maka diperlukan keterampilan berpikir kritis yang memadai. Model pembelajaran Cooperative Script dikolaborasi TPS dapat digunakan untuk melatih keterampilan berpikir kritis. dan untuk membantu sekaligus memahami konsep kimia yang abstrak diperlukan LKPD representasi kimia. Telah dilakukan penelitian tentang meningkatkan berpikir kritis melalui model Cooperative Script dikolaborasi TPS berbantuan LKPD level representasi kimia pada materi larutan penyangga di kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 5 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan cara bersiklus. Adapun faktor yang diteliti yaitu meliputi (1) aktivitas guru, (2) aktivitas peserta didik, (3) keterampilan berpikir kritis, (4) hasil belajar kognitif,(5) hasil belajar afektif dan (6) hasil belajar psikomotorik. Teknik pengumpulan data adalah dengan nontes (lembar observasi dan angket) dan tes berupa hasil keterampilan berpikir kritis serta hasil belajar kognitif peserta didik. Analisis data menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan dengan penerapan model Cooperative Script dikolaborasi TPS berbantuan LKPD representasi kimia terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yang meliputi (1) aktivitas guru dari kategori cukup baik menjadi baik, (2) aktivitas peserta didik dari kategori cukup aktif menjadi aktif, (3) keterampilan berpikir kritis dari kategori cukup kritis menjadi kritis, (4) hasil belajar kognitif dari ketuntasan 58,33% meningkat menjadi 80,55%, (5) hasil belajar afektif dari kategori cukup baik menjadi baik dan (6) hasil belajar psikomotorik dari kategori cukup terampil menjadi terampil.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN DIAGRAM VEE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR MATERI LARUTAN PENYANGGA DI SMAN 4 BANJARMASIN Nuansa Rusina Hakiki; Muhammad Kusasi; Rilia Iriani
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 2 No 1 (2018): JCAE EDISI AGUSTUS 2018
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran inkuiri terbimbing mampu memfasilitasi keterampilan proses sains peserta didik secara baik. Hasil ulangan tahun pelajaran 2016/2017 yang nilainya tidak mencapai SKBM sebesar 91,18%. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas dengan cara bersiklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru dan peserta didik, hasil belajar, keterampilan proses sains dan mengetahui respon peserta didik. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, tes, dan angket. Data analisis dengan teknik analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Instrumen penelitian berupa tes dan nontes. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI IPA 3 SMAN 4 Banjarmasin berjumlah 32 orang. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II pada: (1) aktivitas guru dari kategori baik menjadi sangat baik, (2) aktivitas peserta didik dari kategori cukup aktif menjadi aktif, (3) hasil tes keterampilan proses sains dengan kategori terampil menjadi sangat terampi) dan hasil observasi dengan kategori cukup terampil menjadi terampil (4) ketuntasan hasil belajar peserta didik pada ranah pengetahuan dari 68,75% menjadi 81,25%, ranah sikap dengan kategori cukup baik menjadi baik, ranah keterampilan dengan kategori cukup terampil menjadi terampil, (5) respon peserta didik menunjukkan respon positif dengan kategori sangat baik.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL QUANTUM LEARNING BERBANTUAN PREZI PADA MATERI HIDROKARBON KELAS X DI SMA PGRI 6 BANJARMASIN Seri Rejeki Yanti; Rilia Iriani; Bambang Suharto
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 2 No 2 (2018): JCAE EDISI DESEMBER 2018
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian tentang penggunaan model pembelajaran Quantum Learning berbantuan Prezi materiihidrokarbonnkelas X 3 SMA PGRI 6 Banjarmasin Tahun 2017/2018. Tujuan penelitiannialah mengetahuii(1) kegiatannguru (2) kegiatannpeserta didik (3) meningkatnyaahasillbelajarrpesertaadidik (4) responnpesertaadidik. Penelitiannini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan cara bersiklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X3 SMA PGRI 6 Banjarmasin dengan jumlah 29 orang. Instrumen penelitian terdiri dari tes dan non tes. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Quantum Learning berbantuan Prezi dapat meningkatkan (1) kegiatan guru dari cukup siklus I menjadi baik siklus II (2) kegiatan peserta didik mengalami peningkatan dari cukup aktif siklus I dan aktif siklus II. (3) meningkatkan hasil belajar peserta didik yang rata-rata 74,36 % siklus I menjadi 88,19 % siklus II. (4) respon positif peserta didik terhadap model pembelajaran Quantum Learning berbantuan Prezi pada materi hidrokarbon.

Page 3 of 15 | Total Record : 150