cover
Contact Name
Restu Prayogi
Contact Email
restu.prayogi@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jcae@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, Gedung Laboratorium PMIPA FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Jl. Brigjen. H. Hasan Basry Banjarmasin 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JOURNAL OF CHEMISTRY AND EDUCATION (JCAE)
ISSN : -     EISSN : 26139782     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil penelitian tentang pendidikan dan pembelajaran dalam bidang kimia serta penelitian kimia yang meliputi kimia analitik, kimia organik, biokimia, kimia anorganik serta kimia fisik.
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS ILMIAH DAN HASIL BELAJAR MATERI LARUTAN PENYANGGA Jalimah Dahlena; Abdul Hamid; Muhammad Kusasi
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 3 No 1 (2019): JCAE EDISI AGUSTUS 2019
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v3i1.307

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan (1) Aktivitas guru, (2) Aktivitas peserta didik, (3) Kreativitas ilmiah dan (4) Hasil belajar peserta didik. XI MIPA 2 SMAN 8 Banjarmasin adalah subjek penelitian ini. Adapun hasil dari penelitian yaitu: (1) Dalam pelaksanaan tindakan aktivitas guru mengalami peningkatan dari kategori cukup baik menjadi kategori baik, (2) Aktivitas peserta didik yang awal mulanya kategori cukup aktif menjadi kategori aktif, (3) Kreativitas ilmiah peserta didik dengan kriteria baik yang awalnya cukup, (4) Hasil siklus I pengetahuan berada dikategori rendahdan terjadi peningkatan menjadi baik, sikap peserta didik mengalami peningkatan yang awal mulanya cukup aktif menjadi aktif dan keterampilan yang awal mulanya cukup terampil berubah menjadi terampil. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diketahui bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) ini dapat meningkatkan kreativitas ilmiah dan hasil belajar peserta didik pada materri larutann penyangga.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) BERBANTUAN APLIKASI SCHEMATIC MIND MAP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI STOIKIOMETRI Meldawati Meldawati; Rilia Iriani; Syahmani Syahmani
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 3 No 1 (2019): JCAE EDISI AGUSTUS 2019
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v3i1.308

Abstract

Penelitian ini tentang penggunaan model pembelajaran CPS berbantuan aplikasi schematic mind map pada materi stoikiometri. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat: (1) perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta didik (2) perbedaan hasil belajar (3) peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran CPS berbantuan aplikasi schematic mind map. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan non-equivalent control group design. Sampel penelitian sebanyak 109 peserta didik, yaitu 36 peserta didik kelas X MIA 1, 37 peserta didik kelas X MIA 2 dan 36 peserta didik kelas X MIA 3. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji Kruskal Wallis. Penelitian memberikan hasil bahwa: (1) tampak perbedaan kemampuan berpikir kreatif penggunaan model pembelajaran CPS berbantuan aplikasi schematic mind map lebih baik dibandingkan model CPS berbantuan mind mapping dan model CPS (2) tampak perbedaan hasil belajar pengetahuan peserta didik serta rata-rata hasil belajar sikap dan keterampilan sosial penggunaan model CPS berbantuan aplikasi schematic mind map lebih baik dibandingkan model CPS berbantuan mind mapping dan model CPS (3) penggunaan model CPS berbantuan aplikasi schematic mind map dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar peserta didik.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN REACT PADA MATERI SISTEM KOLOID Khairun Nisa Khairun Nisa; Mahdian Mahdian; Abdul Hamid
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 3 No 1 (2019): JCAE EDISI AGUSTUS 2019
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v3i1.309

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian tentang penerapan model REACT untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar peserta didik pada materi koloid. Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan yang tepat untk menangani masaIah dalam kelas. Setelah tindakan yang tepat diketahui, maka memeriksa kesesuaian tindakan yang disertai dengan peningkatan keterampilan proses sains dan hasil belajar. Peneliti menggunakan penelitian tindakan dengan besiklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI IPA-1 SMA Negeri 10 Banjarmasin dengan jumlah 32 orang. Instrumen penelitian terdiri dari tes dan non tes. Data dianalisis dengan teknik observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan (1) aktivitas guru mengalami peningkatan dari kategori aktif menjadi sangat aktif, (2) aktivitas peserta didik mengalami peningkatan dari cukup aktif menjadi aktif, (3) hasil observasi keterampilan proses sains dan tes keterampilan proses sains peserta ddik dengan menggunakan modeI pembeIajaran REACT mengalami peningkatan dari kategori cukup terampil menjadi terampil, (4) ketuntasan hasil beIajar peserta didik mengalami peningkatan dari tidak tuntas menjadi tuntas, (5) respon peserta didik merepon baik terhadap model pembelajaran REACT pada materi sistem koloid.
MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI KOLOID MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Ulfa Veronika; Atiek Winarti; Almubarak Almubarak
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 2 No 2 (2018): JCAE EDISI DESEMBER 2018
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v2i2.338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan (1) aktivitas guru, (2) aktivitas siswa, (3) hasil belajar (afektif, psikomotorik dan kognitif) dan (4) kecerdasan emosional siswa dengan menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang terjadi dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 11 Banjarmasin yang berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan angket kecerdasan emosional dan tes berupa soal pilihan ganda yang berjumlah 15 butir soal untuk masing-masing siklusnya. Teknik analisis data untuk nilai kognitif siswa menggunakan analisis kuantitatif dan untuk analisis aktivitas guru, aktivitas siswa, afektif, psikomotorik siswa serta analisis angket kecerdasan emosional menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari siklus I ke siklus II (1) aktivitas guru meningkat dari 23,50 (cukup baik) menjadi 35,00 (baik), (2) aktivitas siswa meningkat dari 2,22 (cukup aktif) menjadi 3,08 (aktif), (3) hasil belajar siswa: afektif meningkat dari 2,42 (cukup baik) menjadi 3,13 (baik), psikomotorik meningkat dari 2,35 (cukup terampil) menjadi 3,39 (sangat terampil) dan persentase ketuntasan hasil belajar kognitif siswa dari 53,12% menjadi 87,50% dan (4) kecerdasan emosional siswa meningkat dari kategori memerlukan perhatian menjadi berfungsi efektif tetapi perlu penguatan untuk semua komponennya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI KOLOID Raida Fadia Putri; Bambang Suharto; Rusmansyah Rusmansyah
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 3 No 2 (2019): JCAE EDISI DESEMBER 2019
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v3i2.339

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan signifikan hasil belajar pada peserta didik kelas XI IPA dengan penerapan model pembelajaran, yaitu model inkuiri terbimbing dan inkuiri konfirmasi. Kegiatan ini menggunakan quasi experiment dengan “pretest-posttest nonequivalent control group design". Sampel yaitu peserta didik kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2. Pengumpulan data menggunakan teknik non-tes dan tes melalui analisis inferensial dan deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik ranah pengetahuan kelas eksperimen dengan persentase ketuntasan 30% dan kelas control dengan persentase ketuntasan 3,7%.
PENERAPAN MODEL PROBLEM SOLVING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI STOIKIOMETRI Nita Saila Putri; Leny Leny; Mahdian Mahdian
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 3 No 2 (2019): JCAE EDISI DESEMBER 2019
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v3i2.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi dan hasil belajar peserta didik setelah diterapkan model problem solving pada materi stoikiometri di SMA PGRI 6 Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah quasy experiment dengan desain non-equivalent pretest-posttest control group design dengan pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Populasi penelitian adalah kelas X MIPA, sedangkan sampel penelitian adalah kelas X MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 1 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik analisis data menggunakan analisis inferensial dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan motivasi dan hasil belajar yang signifikan antara peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol, (2) hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Dari data tersebut, dapat disimpulkan terdapat perbedaan motivasi dan hasil belajar peserta didik antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol di SMA PGRI 6 Banjarmasin.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN ARGUMENTASI KRITIS DAN SELF EFFICACY SISWA DENGAN MODEL INQUIRY BASED LEARNING PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Siti Mariam; Rusmansyah Rusmansyah; Maya Istyadji
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 3 No 2 (2019): JCAE EDISI DESEMBER 2019
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v3i2.341

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang meningkatkan keterampilan argumentasi kritis dan self-efficacy siswa melalui model pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) pada materi larutan penyangga pada siswa kelas XI MIA 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) aktivitas guru; (2) aktivitas siswa; (3) self-efficacy siswa; (4) keterampilan argumentasi kritis siswa; (5) hasil belajar siswa. Metode dalam penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 1 SMAN 9 Banjarmasin dengan jumlah 34 orang. Instrumen penelitian berupa tes dan non tes. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada; (1) aktivitas guru menunjukkan kategori baik menjadi sangat baik, (2) aktivitas siswa menunjukkan kategori cukup aktif menjadi sangat aktif, (3) self-efficacy siswa menunjukkan kategori cukup baik menjadi baik, (4) keterampilan argumentasi kritis menunjukkan kategori cukup kritis menjadi kritis;(5) hasil belajar pengetahuan menunjukkan kategori sedang menjadi baik dengan model IBL.
IMPLEMENTASI MODEL INQUIRY BASED LEARNING (IBL) BERBANTUAN MEDIA PERMAINAN KATA-LIST TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KESETIMBANGAN ION DAN pH LARUTAN PENYANGGA Linda Safitri; Parham Saadi; Rusmansyah Rusmansyah
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 3 No 2 (2019): JCAE EDISI DESEMBER 2019
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v3i2.343

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang implementasi model inquiry based learning (IBL) berbantuan media perminan kata-list terhadap motivasi dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan pada motivasi siswa, (2) perbedaan pada hasil belajar, (3) hubungan antara motivasi dan hasil belajar, (4) respon siswa. Metode penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain equivalent control group. Sampel penelitian adalah kelas MIA 3 sebagai kelas kontrol dan MIA 1 sebagai kelas eksperimen di SMA Negeri 10 Banjarmasin. Variabel bebas adalah model IBL berbantuan media permainan kata-list, sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar dan motivasi. Data dikumpulkan menggunakan teknik non-tes dan tes. Inferensial dan dekriptif merupakan teknik analisis data yang digunakan. Hasil yang diperoleh menunjukan adanya (1) perbedaan motivasi secara signifikan antara pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik dengan berbantuan media permainan kata-list dan pembelajaran dengan pendekatan saintifik, (2) perbedaan hasil belajar pengetahuan yang signifikan pada pembelajaran yang menerapkan pendekatan sainfitik dengan berbantuan media permaianan kata-list dan pembelajaran dengan pendekatan saintifik, (3) hubungan positif antara motivasi dengan hasil belajar siswa, (4) siswa memberi respon sangat positif terhadap pembelajaran yang menerapkan model IBL berbantuan media permainan kata-list.
PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN “CHEMISTRY MYSTERY BOX” PADA MATERI SISTEM KOLOID UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN KOLABORASI SISWA Rahimah Rahimah; Atiek Winarti; Parham Saadi
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 3 No 2 (2019): JCAE EDISI DESEMBER 2019
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v3i2.344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan 1) keterampilan berpikir kreatif, 2) hasil belajar pengetahuan, 3) keterampilan kolaborasi, dan 4) hasil belajar aspek sikap siswa SMA Negeri 6 Banjarmasin melalui penerapan pembelajaran dengan “chemistry mystery box” pada materi sistem koloid. Metode yang dipakai adalah quasi experiment dengan desain “nonequivalent control group”. Sampel penelitian, yaitu kelas eksperimen sebanyak 34 orang dan kelas kontrol sebanyak 35 orang. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes (keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar pengetahuan) dan instrumen non tes berupa angket respon siswa dan observasi (keterampilan kolaborasi dan hasil belajar aspek sikap) melalui analisis deskriptif dan uji-t. Adapun variabel bebas dalam penelitian adalah model pembelajaran dan variabel terikatnya adalah keterampilan (berpikir kreatif dan kolaborasi), hasil belajar (pengetahuan dan sikap). Hasil yang diperoleh menunjukkan 1) tingkat pencapaian keterampilan berpikir kreatif siswa kelas eksperimen sebesar 77,39% dan kelas kontrol sebesar 73,46% 2) N-gain hasil belajar pengetahuan siswa kelas eksperimen sebesar 0,73 berkualifikasi tinggi dan kelas kontrol sebesar 0,63 berkualifikasi sedang 3) rata-rata keterampilan kolaborasi siswa kelas eksperimen sebesar 76,85% dan kelas kontrol sebesar 70,29% 4) rata-rata hasil belajar aspek sikap siswa kelas eksperimen sebesar 3,96 dan kelas kontrol sebesar 3,5.
MENINGKATKAN SELF-EFFICACY DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA MATERI KOLOID Aulia Ulfah; Rusmansyah Rusmansyah; Abdul Hamid
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 3 No 3 (2020): JCAE EDISI APRIL 2020
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v3i3.423

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian tentang meningkatkan self-efficacy dan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui model PjBL pada materi koloid di kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 6 Banjarmasin dengan 35 orang siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan (1) keterlaksanaan aktivitas guru, (2) aktivitas siswa, (3) self-efficacy siswa, dan (4) kemampuan berpikir kreatif siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) model John Elliot 2 siklus dengan 2 pertemuan disetiap siklusnya. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan (1) keterlaksanaan aktivitas guru dari kategori cukup baik menjadi baik, (2) aktivitas siswa dari kategori cukup aktif menjadi aktif, (3) self-efficacy siswa dari kategori sedang menjadi tinggi, dan (4) kemampuan berpikir kreatif siswa dari kategori cukup kreatif menjadi kreatif.

Page 5 of 14 | Total Record : 140