cover
Contact Name
Hasrat Aimang
Contact Email
hasrat@unismuhluwuk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hasratsaluan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banggai,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI
ISSN : 2620861X     EISSN : 226208628     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI adalah jurnal Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Universitas Muhammadiyah Luwuk terbit berkala enam bulan sekali yaitu bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 138 Documents
STRATEGI PEMBERIAN REWARD PEMBELAJARAN TAHFIDZUL QUR’AN DI SDIT MUHAMMADIYAH AL KAUTSAR GUMPANG KARTASURA Guntur Cahyono; Sigit Tri Utomo; Endah Winarni
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.304 KB) | DOI: 10.32529/al-ilmi.v2i2.422

Abstract

Penelitan ini dilakukan untuk mengetahui metode pembelajaran tahfidzul Qur’an di SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Gumpang Kartsura dilihat dari cara lembaga sekolah memberikan reward kepada peserta didik yang saat siswa mampu menyelesaikan hafalan Al Qur’an. Pembelajaran tahfidzul  Quran menjadi program unggulan di SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Kartasura. Target hafalan juz 30 diselesaikan dikelas 3 dan juz 29 kelas 5. Untuk mencapai hal itu maka para pengajar tahfidz selalu memberi motivasi kepada anak supaya anak terpacu untuk bisa menyelesaikan target hafalan yang ditentukan. Adapun reward yang diselenggarakan sekolah bermacam-macam mulai bingkisan atau ucapan selamat. Puncak kegiatan dari reward kegiatan tahfidz Qur’an adalah penghargaan kepada siswa dengan mengikuti wisuda tahfidz. Dengan metode ini peserta didik berhasil menyelesaikan hafalan sesuai target yang telah ditentukan bahkan ada yang mencapai predikat mumtaz.
TANTANGAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN “MERDEKA BELAJAR, KAMPUS MERDEKA” PADA PERGURUAN TINGGI ISLAM SWASTA DI INDONESIA SYAMSUL ARIFIN; MOH. MUSLIM
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v3i1.589

Abstract

Kebijakan “Merdeka Belajar, Kampus Merdeka” digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang meliputi 1) pembukaan program studi  baru, 2) sistem  akreditasi  perguruan tinggi, 3) kebebasan menjadi PTN-BH, dan 4) hak belajar tiga  semester di luar  program studi. Empat kebijakan fundamental ini memberikan harapan besar bagi Perguruan Tinggi Swasta berkembang dan berdaya saing nasional maupun internasional.Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini layak disebut dengan perubahan yang cukup ekstrim, hal ini kemudian memunculkan beberapa keraguan di benak akademisi. Diantara pertanyaan besar yang mucul dari kebijakan merdeka Belajar, Kampus Merdeka” adalah 1) Bagaimana mekanisme implementasi kerjasama kampus dengan pihak eksternal dengan latar belakang kampus yang berbeda-beda?; 2) Bagaimana mekanisme pertukaran pelajar dan magang dengan kondisi geografis, mutu SDM, dan ondisi perekonomian yang berbeda-beda masing-masing individu?; 3) Bagaimana mekanisme penjaminan mutu institusi dengan kebijakan akreditasi yang baru?.Kebijakan visioner Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini layak untuk diapresiasi, akan tetapi muncul beberapa persoalan dari penerapan kebijakan “Merdeka Belajar, Kampus Merdeka” yang harus segera dicarikan solusinya. Maka dari itu artikel ini berusaha mengulas bentuk kebijakan Merdeka Belajar dan tantangan pelaksanaannya.
PENDIDIKAN ISLAM MELALUI KEBIJAKAN FULL DAY SCHOOL DI MI NURUL UMMAH KOTAGEDE YOGYAKARTA ABDUL KARIM KHOIRUL HUDA
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v3i1.588

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pendidikan islam melalui kebijakan full day school di MI Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta. Kebijakan full day school yang di keluarkan pemerintah melalui permendikbud no. 23 tahun 2017 tentang hari sekolah, dan di susul oleh perpres no. 87 tahun 2017 tentang penguatan pendidikan karakter. Meskipun belum semua sekolah menerapkan kebijakan tersebut, tetapi MI Nurul Ummah justru sudah menerapkan kebijakan full day school  sebelum pemerintah mengeluarkan kebijakan tersebut. Tujuan utama dari kabijakan full day school yang dikeluarkan pemerintah adalah untuk menguatkan karakter para peserta didik sebagai generasi penerus bangsa. MI Nurul Ummah juga memiliki program khusus yang menjadi ciri khas di madrasah tersebut, yaitu  tahsin tahfid yang diharapkan mampu mendidik karakter anak dan menjadi bekal dimasa depannya nanti. Meskipun full day school yang ada di MI Nurul Ummah berbeda dari segi hari dengan kebijakan pemerintah, hal tersebut tidak menjadi kendala dan untuk terus berjalannya kebijakan tersebut.  
PROSES INTERNALISASI NILAI-NILAI KARAKTER MADRASAH INKLUSI (STUDI DESKRIPTIF DI MI NW TANAK BEAK LOMBOK BARAT) ARIF WIDODO
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v3i1.562

Abstract

Agama Islam sarat dengan pendidikan karakter. Metode pendidikan karakter terhadap anak berkebutuhan khusus tidak sama dengan anak yang normal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penanaman nilai-nilai karakter di madrasah inklusi. Lokasi penelitian di MI NW Tanak Beak Lombok Barat. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumplan data melalui observasi dan wawancara. Masalah yang akan digali dalam penelitian ini antara lain: (1) karakter apa saja yang dikembangkan, (2) bagaimana caranya, (3) tantangan dan hambatan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter yang dikembangkan antara lain religius, menghargai perbedaan, peduli sesama, cinta buku, cinta alam, dan gotong royong. Penanaman karakter melalui pembiasaan, keteladanan, pengondisian, kegiatan ekstrakurikuler dan pendekatan persuasif. Tantangan dan hambatan yang dialami dalam penanaman karakter antara lain guru kesulitan dalam mengendalikan perilaku anak berkebutuhan khusus terutama anak hiperaktif dan tuna laras. Penanaman karakter terhadap anak berkebutuhan khusus tidak bisa dilakukan secara klasikal saja, tetapi juga harus menggunakan pendekatan persuasif.
KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI PONDOK PESANTREN AL MUAYYAD SURAKARTA SELAMA PANDEMI COVID-19 Dian Uswatun Hasanah; Ahmad Alfi; Dwi Kurniasih
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v4i1.780

Abstract

Pandemi Covid-19 atau corona virus disease merupakan ancaman yang nyata bagi siapa pun, termasuk bagi lingkungan komunal seperti pondok pesantren. Pemerintah sebagai pemegang kewenangan tertinggi dalam upaya pencegahan dan penangan Covid-19 turut bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan kenyamanan penyelenggaraan pendidikan di pondok pesantren. Kebijakan pemerintah kemudian melatarbelakangi Pondok Pesantren Al Muayyad Surakarta dalam pengambilan kebijakan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan pemerintah terhadap penyelenggaraan pendidikan di pesantren selama pandemi Covid-19. Selain itu, penelitian ini akanmengkaji pelaksanaan pendidikan di Pondok Pesantren Al Muayyad Surakarta selama masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Data di dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik wawancara dan observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penerapan adaptasi kebiasaan baru dan penerapan protokol kesehatan dalam kebijakan pendidikan di Pondok Pesantren Al Muayyad Surakarta Jawa Tengah di masa pandemi Covid-19, secara umum telah mengikuti dan mengacu pada kebijakan pemerintah tentang penyelenggaraan pendidikan pesantren.
HAKIKAT KURIKULUM DAN MATERI DALAM PENDIDIKAN ISLAM Firman Sidik
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v3i2.547

Abstract

Abstract: This article aims to examine the nature of curriculum and material in Islamic education. The method used in this research is literature review, by studying the theory. The result of this study found curricula and islamic education materials that are relevant and can answer various discussions there. In addition, the education curriculum must be oriented to the preservation of values, orientation to social needs, encourage the workforce, encourage student, and encourage the future and development of science and technology. As well as Islamic education material must be relevant to the needs of human life.Keywords: Curriculum, Material, Islamic Education literature review, by studying the theory. The results of this study found curricula and Islamic education materials that are relevant and can answer various discussions there. In addition, the education curriculum must be oriented to the preservation of values, orientation to social needs, encourage the workforce, encourage students, and encourage the future and development of science and technology. As well as Islamic education material must be relevant to the needs of human life. 
PEMIKIRAN MUHAMMAD ATHIYA AL-ABRASYI TENTANG PENDIDIKAN DAN RELEVANSINYA DENGAN DUNIA MODERN Sedya Santosa; Karim Abdillah
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v4i2.982

Abstract

This study aims to determine the thoughts of Muhammad Athiya Al-Abrasyi about education and its relevance to education to education in the modern world. This research uses literature study and analytical studies to build a theoretical framework for this material. In conclusion, Muhammad Athiya Al-Abrasyi saw the importance of education and the environment for humans to facilitate the process of building morals. In this way, humans can intellectually choose and distinguish what should be done and what should be left behind. Ibn Maskawaih's thinking in education rests on the concept of education and its relation to technology.
INTERAKSI EDUKATIF GURU DENGAN SISWA DALAM PENDIDIKAN ISLAM MAMLUATUL FITRIYAH
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v3i1.555

Abstract

Interaksi edukatif adalah interaksi seorang guru kepada siswa yang dimana guru sebagai pembimbing dan siswa sebagai pelajar, interaksi ini yang mendasarinya adalah proses belajar mengajar. Penelitian ini membahas tentang interaksi edukatif guru dengan siswa pada aspek pendidikan. Dalam interaksi edukatif, guru menyampaikan gagasan/ide kepada siswa sehingga tujuan kegiatan belajar mengajar bisa tercapai dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah siswa dapat pengetahuan yang luas yang telah diberikan oleh guru secara optimal. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan cara menggumpulkan data melalui liberatur-liberatur yang membahas tentang: interaksi guru dengan siswa dalam pendidikan islam, proses belajar mengajar dan ahlak guru ketika mengajar siswa. Sebagai seorang pendidik hendaknya mampu memberikan motivasi dan membekali pembelajaran anak didiknya sesuai dengan perkembangan zaman.
RELEVANSI PENDIDIKAN KARAKTER MENURUT SERAT SANA SUNU DENGAN MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI BAGI SIWA SEKOLAH DASAR (SD) Niswa Nadia Ummami; Sedya Santosa
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v4i1.871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi antara nilai-nilai pendidikan karakter dalam Serat Sana Sunu dengan materi PAI dan Budi Pekerti pada tingkat SD. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan analisis deskriptif, historis dan pedagogic. Buku Serat Sana Sunu karya R. Ng. Yasadipura II dengan alih bahasa Jumeiri Siti Rumijah dugunakan sebagai sumber data primer dalam penelitian ini diiringi dengan sumber data sekunder yang memiliki keterkaitan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini yakni terdapat sepuluh nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Serat Sana Sunu. Adapun relevansinya dengan materi PAI dan Budi Pekerti di SD yakni terdapat empat nilai karakter yang memiliki relevansi dengan materi di kelas 1, selanjutnya terdapat lima nilai karakter yang mempunyai relevansi dengan materi di kelas 2, dan terdapat lima nilai karakter yang memiliki kesesuaian dengan materi kelas 3.
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI BERBASIS PSIKOLOGI ISLAM Devy Habibi Muhammad; Agustiarini Eka Deasari; Aries Dirgayunita
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v4i1.821

Abstract

The purpose of this study is to explain early childhood education based on Islamic psychology, a study approach to understanding children's psychology and behavior based on the concept of monotheism, through the integration of science and faith. Islamic psychology is a form of psychology that is based on the image of humans in Islam, which has uniqueness and patterns of human behavior as an expression of the experience of interaction with the environment and the spiritual world with the aim of improving mental health and the quality of religious life, and achieving happiness in the world and the hereafter. One of the efforts to rebuild human civilization and perfecting the concept of human behavior is to educate and understand the concept of education in Islam, as well as a refinement of a soul filled with faith based on the Al-Qur'an and Hadith. In Islamic education, it has laid the foundation of the Al-Qur'an regarding the goals of education and Islamic material that must be taught in Islamic education. learning will be delivered using a method that must be an interesting and important issue in Indonesia to achieve the expected goals of Islamic education. Based on that, it is very closely related to the task of Islamic psychology. Pure souls will easily accept and apply the existing Islamic education concept based on the Al-Qur'an and Sunnah of the Prophet Muhammad. These two pillars are the basic concepts of Islamic education.

Page 3 of 14 | Total Record : 138