cover
Contact Name
Khambali
Contact Email
khambali1989@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
goldenagejournal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 25498371     EISSN : 25805843     DOI : -
Core Subject : Education,
This journal is managed by the Early Childhood Education Teacher Education Study Program which focuses on research results related to early childhood education. This journal is published 2 (two) times a year, in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
Efektivitas Digital Storytelling untuk Pengenalan Empati pada Anak Usia Dini Febi Monica Karina; Anayanti Rahmawati; Muhammad Munif Syamsuddin
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i1.8506

Abstract

This experimental study aimed to test the effectiveness of digital storytelling as a medium for  empathy introduction in early childhood. The samples used were 22 kindergarten children in group B in TK Indriyasana 1 and TK Indriyasana 5 Surakarta which were selected by probability sampling. The data were collected by using a questionnaire that measured teacher and parental assessments of children's empathetic behavior. Research finding showed that there was an increase in the average pretest and posttest scores for children's empathetic behavior after giving treatment of digital storytelling. The digital storytelling treatment resulted in an increase in empathic behavior as evidenced by an increase in the average posttest score compared to the pretest score. Hypothesis testing showed that digital storytelling is effective in introducing empathy to early childhood and it is accepted because it has a significance value of ≤0.05. However, the effective contribution is small due to other factors that were not tested in this study such as cognitive development, mood and feeling, situation and place. The implication is that digital storytelling helps early childhood recognize and know about empathy such as transmitting emotions, paying attention to other people's feelings, and taking prosocial actions.Keywords: Effectiveness of Digital Storytelling; Child Empathy; Early Childhood.    AbstrakPenelitian eksperimen ini bertujuan menguji efektivitas digital storytelling sebagai media pengenalan empati pada anak usia dini. Sampel yang digunakan berjumlah 22 anak TK kelompok B di TK Indriyasana 1 dan TK Indriyasana 5 Surakarta yang dipilih secara probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur penilaian guru dan orang tua terhadap perilaku empati anak. Temuan penelitian menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata nilai pretest dan postest perilaku empati anak setelah pemberian treatment digital storytelling. Treatment digital storytelling mengakibatkan peningkatan perilaku empati yang dibuktikan dari peningkatan hasil rerata nilai postest dibandingkan dengan nilai pretest. Uji hipotesis menunjukkan digital storytelling efektif dalam pengenalan empati anak usia dini diterima karena memiliki nilai signifikansi ≤ 0,05. Akan tetapi, sumbang efektifnya berpengaruh kecil karena adanya faktor pengenalan empati anak usia dini lain yang tidak diuji dalam penelitian ini seperti perkembangan kognitif mood and feeling, situasi dan tempat. Implikasinya media digital storytelling membantu anak usia dini mengenal dan mengetahui tentang kemampuan berempati seperti penularan emosi, memperhatikan perasaan orang lain, dan melakukan tindakan prososial.Kata Kunci: Effectiveness of Digital Storytelling; Child Empathy; Early Childhood.
PENINGKATAN KEAKSARAAN AWAL PADA ANAK KELOMPOK B MELALUI MEDIA GIANT CARD DI PAUD NURROHMAH Yanti Nurmala; Ine Nirmala; Feronica Ekaputri
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i2.9003

Abstract

The purpose of this study is to improve children's ability to recognize letters can be further developed by using giant card media. It is expected that children can recognize simple concepts about literacy so that children are ready to learn to the next level. The method used is classroom action research. The data was obtained through observation, documentation, and interviews. From the results of initial observations, it is known that the literacy ability of children is only 30% then class actions are carried out through the use of giant card media. After taking action in cycle 1, children's literacy increased to 50%. Then in cycle 2, children's literacy increased to 79%. From these data, it can be concluded that through giant card media, children's literacy skills can be improved. The giant card media is very effective in improving children's literacy skills because the media in addition to showing letter symbols also shows objects that represent the letters.Keywords: Early Childhood; Media Giant Card; Children's Literacy Ability. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan agar kemampuan anak dalam mengenal huruf bisa lebih berkembang dengan menggunakan media giant card. Diharapkan anak dapat mengenal konsep sederhana tentang keaksaraan sehingga anak sudah siap untuk belajar ke jenjang selanjutnya. Adapun metode yang dilakukan menggunakan metode penelitian tindakan kelas Data yang diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Dari hasil observasi awal diketahui kemampuan keaksaraan anak hanya 30% kemudian dilakukan tindakan kelas melalui penggunaan media giant card. Setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 keaksaraan anak meningkat  menjadi 50%. Kemudian pada siklus 2 keakasaraan anak mengalami peningkatan menjadi 79%. Dari data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa melalui media giant card kemampuan keaksaraan anak dapat ditingkatkan. Media giant card sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan keaksaraan anak karena  media tersebut selain memperlihatkan simbol huruf juga memperlihatkan benda yang mewakili huruf tersebut.
ORIGAMI SEBAGAI MEDIA PENGENALAN MATEMATIKA PERMULAAN Respitawulan Respitawulan
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i2.8450

Abstract

This study was conducted to describe the use of origami for early mathematics learning in early childhood. This research is a literature review research conducted by reviewing various kinds of literature, both in the form of scientific articles and books. The results showed that by modifying origami paper using the Huzita-Justin construction, the learning process could be carried out more easily and simply, without the demonstration method. Aspects that can be achieved by using origami media are logical thinking, symbolic ,thinking and visual-spatial thinking. However, its use is not yet popular because origami construction paper is not easy to make.Keywords: Early Mathematics; Origami; Early Age Children.   Abstrak Studi ini dilakukan untuk mendeskripsikan penggunaan origami untuk pembelajaran matematika permulaan pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kajian literatur yang dilakukan dengan menelaah berbagai pustaka baik dalam bentuk artikel ilmiah maupun buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan memodifikasi kertas origami menggunakan konstruksi Huzita-Justin, proses pembelajaran dapat dilakukan dengan lebih mudah dan sederhana, tanpa metode demonstrasi. Aspek yang dapat dicapai dengan menggunakan media origami adalah berpikir logis, berpikir simbolik dan berpikir visual-spasial. Namun, penggunaannya belum populer karena kertas konstruksi origami tidak mudah dibuat.Kata Kunci: Matematika Permulaan; Origami; Anak Usia Dini.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI EFEKTIF GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI RA AL-HIDAYAH TUAH MADANI Shofia Maghfiroh; Dadan Suryana
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i2.8801

Abstract

The purpose of this study was to describe the characteristics of the sentence structure, and the variety of languages used in learning at RA Al-Hidayah Tuah Madani. This study uses a qualitative descriptive method with a case study approach. Sources of data used are learning events in class, recorded speech in learning, and informants. The object of research is teachers and students at RA Al-Hidayah Tuah Madani. Data collection techniques were carried out in three ways, namely observation, document analysis, and interviews. The data analysis technique used is to analyze the purpose and factors causing code mixing on the productivity of children's language acquisition at an early age, namely by pragmatic techniques and referential techniques. Based on the research data, it can be concluded that there are characteristics of the teacher's language in the teacher's speech during learning activities. The characteristics of the teacher's language types of repetition, interrogative sentences, code mixing, and code switching were found when the teacher explained, asked, ordered, and strengthened, while the simplification type of teacher's language characteristics were found in the teacher's activities when explaining, asking, and ordering. Keywords: Teacher Communication; Early Childhood; Teaching and Learning. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik struktur kalimat, dan ragam bahasa yang dipakai dalam pembelajaran di RA Al-Hidayah Tuah Madani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data yang digunakan adalah peristiwa pembelajaran di kelas, rekaman ujaran pada pembelajaran, dan informan. Objek penelitian adalah guru dan murid di RA Al-Hidayah Tuah Madani. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara yaitu observasi, analisis dokumen, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah untuk menganalisis tujuan dan faktor penyebab terjadinya campur kode pada produktifitas pemerolehan bahasa anak pada usia dini, yaitu dengan teknik pragmatis dan teknik referensial. Berdasarkan data penelitian dapat disimpulkan adanya karakteristik bahasa guru pada tuturan guru saat kegiatan pembelajaran. Karakteristik bahasa guru jenis repetisi, kalimat tanya, campur kode, dan alih kode ditemukan ketika guru menjelaskan, bertanya, memerintah, dan menguatkan, sedangkan karakteristik bahasa guru jenis penyederhanaan ditemukan dalam kegiatan guru saat menjelaskan, bertanya, dan memerintah. Kata Kunci: Komunikasi Guru; Anak Usia Dini; Belajar Mengaja
Pengaruh Pola Asuh Terhadap Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini Robiatus Salamah; Supriyadi Supriyadi
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i1.8522

Abstract

This study was conducted to provide an overview of how much influence parenting styles have on early childhood language development, using a qualitative descriptive method. The processing and data collection was carried out through observation, recorded documentation in the form of sound and notes. The subjects in the study were two 6-year-old girls from the same area with different parenting patterns. The research location is from Tambak Sumur I Hamlet, Tambaksari Village, Tirtajaya District, Karawang. With the result that parenting has a very important role for children's language development, because parents are evaluators for children to have knowledge about what is good and bad, appropriate and inappropriate language they use in everyday life especially at an early age.Keywords: Parenting; Language Development; Early childhood.  AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk memberi gambaran tentang seberapa besar pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan bahasa anak usia dini, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun  pengolahan dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi berupa rekaman suara serta catatan. Subyek dalam penelitian yaitu dua anak perempuan usia 6 tahun dari daerah yang sama dengan pola pengasuhan yang berbeda. Lokasi penelitian dari Dusun Tambak Sumur I, Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya, Karawang. Dengan hasil pola asuh memiliki peranan yang sangat penting bagi perkembangan berbahasa anak, karena orang tua menjadi evaluator bagi anak agar memiliki pengetahuan tentang yang baik dan tidak baik, pantas dan tidak pantas bahasa yang mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari apalagi di usia dini.Kata Kunci: Pola Asuh; Perkembangan Bahasa; Anak Usia Dini.  
THE RELATIONSHIP BETWEEN AUTHORITATIVE PARENTING STYLE AND CHILDREN'S EMPATHY AT XAVERIUS 1 KINDERGARTEN JAMBI Tumewa Pangaribuan; Affan Yusra
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i2.8872

Abstract

In the process of forming a child's personality, one form of feeling and thinking that needs to be developed is empathy. The child's empathetic attitude that is directed towards a better direction will be useful in the child's life later, especially when the child is socializing and interacting socially. This study aims to describe the relationship between authoritative parenting style and early childhood empathy. This research is expected to provide benefits for PAUD teachers and parents in an effort to develop children's empathy and shape children's personalities. The parents of Xaverius I Jambi Kindergarten students were used as suggestions to obtain research data. They were given a number of questions to explore their parenting style towards children and to what extent children's empathy can be developed. The data is then processed using quantitative statistical calculations with the product moment correlation formula. Based on the data that has been analyzed, the results show that there is a moderate correlation between authoritative parenting style and empathy for early childhood children at Xaverius I Kindergarten Jambi.Keywords: Authoritative Parenting Style; Early Childhood Empathy. AbstrakDalam proses pembentukan kepribadian anak, salah satu bentuk perasaan dan pemikiran yang perlu di tumbuh kembangkan adalah empati. Sikap empati anak yang diarahkan kearah yang lebih baik akan berguna dalam kehidupan anak nantinya, terutama saat anak bersosialisasi dan berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan gaya pengasuhan orangtua (parenting style) yang otoritatif dengan empati anak usia dini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat pada guru PAUD dan orangtua dalam usaha menumbuhkembangkan empati anak dan membentuk kepribadian anak. Para orangtua siswa TK Xaverius I Jambi dijadikan saran untuk mendapatkan data penelitian. Mereka diberikan sejumlah pertanyaan untuk menggali gaya pengasuhan mereka terhadap anak dan sejauh apa empati anak dapat dikembangkan. Data kemudian di olah menggunakan perhitungan statistic kuantitatif dengan rumus korelasi product moment.    Berdasarkan data yang sudah dianalisis, diperoleh hasil yang menunjukkan terdapat korelasi sedang hubungan memadai antara gaya pengasuhan (parenting style) orangtua otoritatif dengan empati anak usia dini di TK Xaverius I Jambi.Keywords: Gaya Pengasuhan Orang Tua Otoritatif; Empati Anak Usia Dini.  
PENGARUH BERMAIN KELOMPOK DENGAN MEDIA BIJI-BIJIAN TERHADAP KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN DITAMAN KANAK-KANAK PAUD MAWAR Andi Inayah Putri; Parwoto Parwoto; Muhammad Akil Musi
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i2.8615

Abstract

The purpose of this study was to determine the process of how the influence of group play with grain media on the creativity of children aged 5-6 years in Paud Mawar Kindergarten. In addition, this study also aims to find out what factors can support the development of children's creativity through playing activities with seeds or other natural materials. The approach used in this research is quantitative. The type of research used is Quasi Experimental Design. So it can be concluded that the increase in the creativity of children who play in groups with children who play independently with grain media, this proves that group play activities with grain media have an effect on children's creativity.Keywords: Creativity; Group Play; Media.Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses Bagaimana Pengaruh bermain kelompok dengan media biji-bijian terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun di taman kanak-kanak Paud Mawar. Di samping itu penelitian ini juga bertujuan untuk menemukan faktor-faktor apa saja yang dapat mendukung perkembangan kreativitas anak melalui aktivitas-aktivitas bermain biji-biji atau bahan alam lainnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan Quasi Experimental Desain. Kesimpulan adalah adanya pengaruh kegiatan bermain kelompok dengan media biji-bijian terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Paud Mawar. Kata Kunci: Kreativitas; Bermain Kelompok; Media.
PENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL DOA HARIAN MELALUI METODE BERNYANYI PADA ANAK USIA DINI Sahliah Sahliah; Dedi Junaedi
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i2.5319

Abstract

Peningkatan kemampuan potensi dalam perkembangan pemikiran anak usia dini masih jernih belum banyak pemikiran yang terkontaminasi oleh lingkungan sekitarnya. Banyak faktor yang dapat merubah pemikiranya salah satunya kebiasaan lingkungan, keluarga, masyarakat maupun disekolah. Berkenaan dengan  seorang pendidik harus mampu membimbing, mengajaran dan melatih bahkan harus mempunyai metode khusus dalam mengajar anak didiknya. Metode merupakan cara untuk  mempermudah materi bisa tersampaikan, salah satunya bermain sambil bernyanyi bisa dijadikan metode untuk mengembangan kemampuan menghafal bagi anak usia dini. Bernyanyi merupakan salah satu metode untuk menghilangkan ketakutan, kejemuan dan kebosanan, bahkan bernyanyi merupakan kesenangan anak-anak yang selalu senang bermain sehingga mayseetnya dibawah sadar tanpa disadari akan mudah menerima ketika menerima pelajaran dari gurunya dengan cara yang menyenangkan. Seorang pendidik harus selalu meningkatkan kemampuan perserta didiknya. Salah satu dengan meningkatkan kemampuan anak usia dini dalam menghafal doa harian  melalui metode  bernyanyi.
Blended Learning Untuk Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19 Desi Permasih
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i1.8758

Abstract

The purpose of this study was to determine blended learning as a strategy to improve the character of early childhood independence during the COVID-19 pandemic. Since the implementation of learning from home. Blended learning method is the right method to use today, Blended learning is a combination of face-to-face learning and learning that utilizes information technology in its implementation. During this pandemic, children need more knowledge about life skills and character than about academic achievement, so that children have insight into what is happening around them and are able to protect themselves. This study uses a qualitative descriptive method with a literature study design taken from various sources of books, journals, articles and other relevant sources. These sources of data will be compared to draw conclusions. The results show that blended learning can be used as an alternative strategy to improve the character of independence in early childhood during the COVID-19 pandemic. The use of the blended learning method should not only increase the character of independence, other characters so that children grow up to become individuals with character.Keywords: Blended Learning; Bathing Character; Covid19 Pandemic. AbstrakTujuan penelitian ini adalah mengetahui pembelajaran blended learning sebagai strategi untuk meningkatkan karakter kemandirian anak usia dini dimasa pandemic covid-19. Sejak diberlakukan belajar dari rumah. Metode blended learning merupakan metode yang tepat untuk digunakan dimasa sekarang ini, Blended learning merupakan perpaduan antara pembelajaran tatap muka dan pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dalam pelaksanaannya. Dimasa pandemic ini anak lebih membutuhkan pengetahuan tentang ketrampilan hidup dan karakter daripada tentang pencapaian akademik, agar anak memiliki wawasan tentang apa yang terjadi disekitarnya dan mampu melindungi dirinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain studi literature yang diambil dari berbagaimacam sumber buku, jurnal, artikel dan sumber relevan lainnya. Sumber- sumber ini datanya akan dibandingkan untuk diambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran blended learning dapat digunakan sebagai alternatif strategi untuk meningkatkan karakter kemandirian pada anak usia dini dimasa pandemic covid-19. Penggunaan metode blended learning sebaiknya tidak hanya meningkatkan karakter kemandirian, karakter-karakter lainnya agar anak tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter.Kata Kunci: Blended Learning; Karakter Kemandirian; Pandemi Covid 19.
THE DEVELOPMENT OF PAPI OPUNG MEDIA TO IMPROVE CHILDREN’S LOGICAL-MATHEMATICS INTELLINGENCE Tanaya Susilatama Novanti; Intan Prastihastari Wijaya; Hanggara Budi Utomo
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i2.9011

Abstract

This research is conducted to develop a product in the form of learning media which is called as Papi Opung to improve logical-mathematics intelligence in early childhood. Moreover, the method used in this research was the research and development (R&D) model from Borg and Gall. Furthermore, we use 6 stages of the existing 10 stages. These stages consist of: (1) potential and problem analysis, (2) literature study, (3) product design, (4) design validation, (5) design revision, and (6) product trial. Data analysis was conducted descriptively and quantitatively. In addition, data were obtained from instrument assessments in the form of validation sheets for media experts and material experts, validation sheets for convenience and attractiveness by teachers group B, observation sheets in small group trials, and observation sheets in field trials. The results of the study show that papi opung media are relevant, feasible, and valid for increasing logical-mathematics intelligence in early childhood.Keywords: Papi Opung Media; Logical-Mathematics; Early Childhood. AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengembangkan suatu produk berupa media pembelajaran yang disebut Papi Opung untuk meningkatkan kecerdasan logika-matematika pada anak usia dini. Selain itu, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian dan pengembangan (R&D) dari Borg and Gall. Selanjutnya kami menggunakan 6 tahapan dari 10 tahapan yang ada. Tahapan tersebut terdiri dari: (1) analisis potensi dan masalah, (2) studi literatur, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, dan (6) uji coba produk. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Selain itu, data diperoleh dari penilaian instrumen berupa lembar validasi ahli media dan ahli materi, lembar validasi kemudahan dan daya tarik guru kelompok B, lembar observasi uji coba kelompok kecil dan lembar observasi uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media papi opung relevan, layak, dan valid untuk meningkatkan kecerdasan logika-matematika pada anak usia dini.Kata Kunci: Media Papi Opung; Logika-Matematika; Anak Usia Dini.

Page 9 of 20 | Total Record : 200