cover
Contact Name
Khambali
Contact Email
khambali1989@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
goldenagejournal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 25498371     EISSN : 25805843     DOI : -
Core Subject : Education,
This journal is managed by the Early Childhood Education Teacher Education Study Program which focuses on research results related to early childhood education. This journal is published 2 (two) times a year, in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
KECERDASAN EMOSI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKIT NURUL IMAM KARAWANG Yeni Rahayu Tien; Zaharuddin Zaharuddin
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i2.8577

Abstract

This research studies the characteristics of early childhood who are smart and can control emotions, so that we are able to know how to train this golden generation as much as possible so that they can have good emotional intelligence. Smart children are not necessarily able to control their emotions, there are many smart children but they have an angry nature, difficult to control themselves, their emotions are explosive. Sometimes on the contrary there are children who are not smart but not emotional, can reduce anger, and can control themselves. This research is a type of library research, data obtained from library sources in the form of research journals, research reports, textbooks, papers, scientific discussions, and so on. Then the library materials are discussed critically and in depth. The characteristics of a person is said to have high emotional intelligence if he is socially stable, easy to get along with and witty. Not easily afraid or anxious, able to adapt to the burden of stress. Has a great ability to get involved with people or problems, to take responsibility and have a moral outlook. Their emotional life is rich, but natural, having a sense of comfort in themselves, others and the environment. Keywords: Intelligence; Emotional; Early Childhood.Abstrak Penelitian ini mempelajari ciri anak usia dini yang pandai dan dapat mengendalikan emosi, sehingga kita mampu mengetahui cara melatih generasi emas ini dengan semaksimal mungkin agar dapat memiliki kecerdasan emosional yang baik. Anak yang pandai belum tentu bisa mengendalikan emosinya, banyak terjadi anak pandai tetapi punya sifat pemarah, sulit mengendalikan diri, emosinya ,eledak-ledak. Terkadang kebalikannya ada anak yang tidak pandai tapi tidak emosional, bisa meredam amarah, dan bisa mengendalikan diri. Penelitian ini merupakan Jenis penelitian pustaka, data diperoleh dari sumber pustaka berupa jurnal penelitian, laporan penelitian, buku teks, makalah, diskusi ilmiah, dan lain sebagainya. Kemudian bahan-bahan pustaka tersebut dibahas secara kritis dan mendalam. Adapun ciri-ciri seseorang dikatakan memiliki kecerdasan emosi yang tinggi apabila ia  secara  sosial mantap, mudah bergaul dan jenaka. Tidak mudah takutatau gelisah, mampu menyesuaikan diri dengan beban stres.Memiliki kemampuan besar untuk melibatkan diri dengan orang- orang atau permasalahan, untuk mengambil tanggung jawab dan memiliki pandangan moral. Kehidupan emosional mereka kaya, tetapi wajar, memiliki rasa nyaman terhadap diri sendiri, orang lain dan lingkungan.Kata Kunci: Kecerdasan; Emosional; Anak Usia Dini.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN GEOMETRI ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA PUZZEL TANGRAM Asdar Asdar; Fatimah Fatimah; Ayu Rahayu
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i2.8981

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of using puzzle media on the ability to recognize geometric shapes and colors in early childhood at TK.KB Kumala Wonomulyo with a population of 35 people. Research Data collection was carried out using observation guidelines and an assessment rubric. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics. The results of the analysis of research data show that puzzle media is effective for the development of the ability to recognize geometric shapes in early childhood in TK.KB. Kumala Wonomulyo.Keywords: Effectiveness; Build Geometry; Color.  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan media puzzle terhadap kemampuan mengenal bentuk dan warna bangun geometri pada anak usia dini di TK.KB Kumala Wonomulyo dengan jumlah Populasi sebanyak 35 orang. Penelitian Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pedoman observasi dan rubrik penialain. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa media puzzle efektif terhadap perkembangan kemampuan mengenal bangun geometri anak usia dini di TK.KB. Kumala Wonomulyo. Kata Kunci: Efektivitas; Bangun Geometri; Warna.
Relevansi Dongeng Dengan Membentuk Karakter Anak Usia Dini Wardina Soraya Athiroh; Rafiq Ahmad
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i1.8766

Abstract

The purpose of this study is to find the relevance of fairy tales by shaping the character of early childhood. In this study, the authors use library research, namely research texts / research manuscripts on language and literature material and research on a corpus whose sources are library materials. To answer this problem, the researcher collects data by compiling or clarifying, and analyzing it, the data collection technique conducts a review study of books, literature, notes and reports that have to do with the problem being solved. The results of the study concluded that fairy tales are a very good method to shape the character of early childhood because children's fairy tales understand more quickly what moral message and character they want to convey through the fairy tale. Therefore, forming a character needs to be formed and nurtured from an early age.Keywords: The Relevance of Fairy Tales; Shapes Character.  AbstrakTujuan dalam penelitian ini adalah untuk menemukan relavansi dongeng dengan membentuk karakter anak usia dini. Dalam penelitian ini penulis menggunakan library tesearch yaitu penelitian teks/naskah penelitian materi bahasa dan sastra dan penelitian – penelitian suatu korpus yang sumbernya dari bahan – bahan pustaka. Untuk menjawab masalah ini peneliti mengumpulkan data dengn menyusun atau mengklarifikasi, dan menganalisanya, teknik pengumpulan data mengadakan studi penelaan terhadap buku – buku, literature – literature, catatan – catatan dan laporan – laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang di pecahkan. Hasil penelitian menyimpilkan bahwa dongeng merupakan metode yang sangat bagus untuk membentuk karakter anak usia dini kaenan dengan dongeng anak lebih cepat memahami pesan moral dan karakter apa yang igin disampaikan melalui dongeng tersebut. Oleh karena itu membentuk karaketer perlu dibentuk dan di bina sejak usia dini.Kata Kunci: Relevansi Dongeng; Membentuk Karakter.
KOMPETENSI PEBELAJAR DALAM PEMBELAJARAN DASAR MEMBACA AL-QURAN DENGAN METODA YUSRO Setia Budiyanti; Itah Miftahul Ulum
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i2.8697

Abstract

The purpose of this study was to determine the competencies of teachers in learning basic reading of the Koran with the Yusro Method. This research has tested eleven basic rules of reading the Koran. This rule is a researcher's idea in constructing a new theory of basic learning in reading the Koran with a phonetic approach and basic recitation knowledge. The construction of the basic learning theory of reading the Koran is different from the construction of the previous theories. The research method used was descriptive method with purposive sampling technique for 86 TPA teachers in seven Kelurahans in Bungursari District, Tasikmalaya City, which were analyzed with quantitative and qualitative techniques. The findings of this study indicate that the concept of learning to read the Koran with the Yusro Method has resulted in the teachers competency score Sufficiently in accordance with the average value of all concepts offered by 40.33% of the highest score of 100%. Keywords: The Teacher Competence; Yusro Method; Quite Appropriate.   Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi pebelajar dalam pembelajaran dasar membaca Al-Qur’an dengan Metoda Yusro. Penelitian ini telah menguji cobakan sebelas kaidah dasar membaca Al-Qur’an. Kaidah ini merupakan gagasan peneliti dalam mengkonstruksi teori baru pembelajaran dasar membaca Al-Qur’an dengan pendekatan fonetik dan ilmu tajwid dasar. Konstruksi teori pembelajaran dasar membaca Al-Qur’an ini berbeda dengan konstruksi teori sebelumnya. Metoda penelitian yang digunakan adalah metoda deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap 86 guru TPA di tujuh Kelurahan di Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya yang dianalisis dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pembelajaran membaca Al-Qur’an dengan Metoda Yusro telah menghasilkan nilai kompetensi guru Cukup Sesuai dengan nilai rata-rata dari semua konsep yang ditawarkan sebesar 40,33% dari nilai tertinggi 100%. Kata Kunci: Kompetensi Pebelajar; Metoda Yusro; Cukup Sesuai.
PEMAHAMAN GURU PAUD TERHADAP STRESS AKADEMIK PADA ANAK USIA DINI Ghina Wulansuci; Ririn Hunafa Lestari; Sharina Munggaraning Westhisi
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v6i1.9714

Abstract

This study aims to determine the understanding of students majoring in PG-PAUD towards the concept of academic stress in early childhood. This study uses a quantitative descriptive method which aims to explain a symptom in the form of numbers that have meaning on the understanding of PG-PAUD students majoring in academic stress in early childhood. This study shows that non-regular students of the PG-PAUD study program do not understand the concept of academic stress in early childhood. The focus of the research is the PG-PAUD study program students, totaling 40 non-regular students as prospective educators who have a bachelor's qualification in Early Childhood Education (PAUD) who are able to identify children's difficulties in various fields of development. The results showed that of 23 non-regular students as respondents or 57.5% did not know about academic stress in early childhood and 17 non-regular students or 42.5% knew about academic stress.Keywords: Academic Stress; PG-PAUD Students; Early Childhood. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman mahasiswa jurusan PG-PAUD terhadap konsep stress akademik pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menjelaskan suatu gejala dalam bentuk angka yang memiliki arti terhadap pemahaman mahasiswa jurusan PG-PAUD terhadap stress akademik pada anak usai dini. Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa non reguler program studi PG-PAUD tidak memahami konsep dari stress akademik pada anak usia dini. Fokus pada penelitian adalah mahasiswa program studi PG-PAUD yang berjumlah 40 mahasiswa non reguler sebagai calon pendidik yang memiliki kualifikasi sarjana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang mampu mengidentifikasi kesulitan anak dalam berbagai bidang pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 23 mahasiswa non reguler sebagai responden atau 57,5% tidak mengetahui tentang stress akademik pada anak usia dini dan 17  mahasiswa non reguler atau 42,5% mengetahui tentang stress akademik. Kata Kunci: Stress Akademik; Mahasiswa PG-PAUD; Anak Usia Dini.
PENGARUH METODE TIME BASED PROJECT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Tumewa Pangaribuan; Uswatul Hasni; Affan Yusra
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v6i1.9764

Abstract

This study aims to see the increase in student motivation to learn by using the team-based project method. This study uses a class action research model of Kemmis and McTaggart’s development which is carried out for 2 cycles, with stages of planning, action and observation, and reflection. The subjects of this study were 30 semesters 5 students. The data collection techniques used included observation and documentation. As for the data analysis using the percentage technique. The result of this study is that there is an increase in student learning motivation in the management course of early childhood education institutions from cycle 1 to cycle II. The results of student learning motivation in the first cycle obtained 64.6% and an increase in the second cycle with a percentage of 74.9%. These results prove that the use of time-based projects greatly affects student learning motivation.Keywords: Learning Motivation; Time Based Projects; PAUD. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan motivasi belajar mahasiswa dengan menggunakan metode team based project. Penelitian ini  menggunakan penelitian tindakan kelas model pengembangan kemmis dan Mc Taggart yang pelaksanaannya dilakukan selama 2 siklus, dengan tahapan perencanaan, tindakan dan observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini ialah 30 orang mahasiswa semester 5. Teknik pengumpulan data yang dipakai meliputi observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis datanya menggunakan teknik presentase. Hasil penelitian ini ialah terdapat peningkatan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah pengelolaan lembaga pendidikan anak usia dini dari siklus 1 ke siklus II. Hasil motivasi belajar mahasiswa pada siklus 1 diperoleh 64.6%, dan  terjadi peningkatan pada siklus II dengan presentase 74.9%.  Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan time based project sangat mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa.  Kata Kunci: Motivasi Belajar; Time Based Project; PAUD.
CONCEPTUAL CHARACTER EDUCATION MODEL IN SCHOOL Khambali, Khambali; Komala, Ela; Arifin, Bambang Samsul; Hasanah, Aan
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v6i1.10174

Abstract

The purpose of this research is to understand various development models in the cultivation of character values in schools. The approach used is a qualitative approach with literature study techniques. Based on the findings and analysis, it was found that the concept of character education development in schools is a model for inculcating character values consisting of teaching, habituation, and imitation, in its implementation the Tadzkirah, Istiqomah, Iqra - (Fikir - Zikir) Model is the right model for used in character education learning, as well as CTL. Furthermore, the character education process needs to involve all components (stakeholders), including the education component itself, and the work ethic of all citizens and the school environment.Keywords: Conceptual Models; Character Building. AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami berbagai model pengembangan dalam penanaman nilai karakter di sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka. Berdasarkan temuan dan analisis, ditemukan bahwa konsep pengembangan pendidikan karakter di sekolah merupakan model penanaman nilai-nilai karakter yang terdiri dari pengajaran, pembiasaan, dan peniruan, dalam implementasinya Model Tadzkirah, Istiqomah, Iqra – (Fikir – Zikir) Model merupakan model yang tepat untuk digunakan dalam pembelajaran pendidikan karakter, begitu juga dengan CTL. Selanjutnya proses pendidikan karakter perlu melibatkan seluruh komponen (stakeholder), termasuk komponen pendidikan itu sendiri, dan etos kerja seluruh warga dan lingkungan sekolah.Kata Kunci: Model Konseptual; Pembentukan karakter.
MENINGKATKAN KECERDASAN VISUAL SPASIAL MELALUI KEGIATAN BERMAIN MAZE Dini Putriana; Masganti Sit; Muhammad Basri
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v6i1.10013

Abstract

The purpose of this study was to improve visual-spatial intelligence by playing maze. This research is a classroom action research conducted with several cycles to see the changes. Data collection in this study used observation sheets. The results of this study showed that in the pre-cycle the number of children who had visual-spatial intelligence was only 2 people. In cycle 1 it increased to 5 people from 10 people. Then the results of cycle 2 get an increase in 9 out of 10 children increasing their visual-spatial intelligence. The results of this data analysis indicate that by playing maze children can solve problems, remember goals, learn to read maps, recognize the characteristics of an object and are able to coordinate eyes and hands, and improve fine motor skills.Keywords: Intelligence; Play Maze; Spatial Visuals. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kecerdasan visual spasial melalui bermain maze. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan beberapa siklus untuk melihat perubahannya. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan lembar observasi.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada prasiklus jumlah anak yang memiliki kecerdasan visual spasial hanya 2 orang. Pada siklus 1 mengalami peningkatan menjadi 5 orang dari 10 orang. Kemudian pada hasil siklus 2 mendapatkan peningkatan 9 dari 10 orang anak meningkat kecerdasan visual spasialnya. Hasil analisis data ini menunjukkan bahwa dengan bermain maze anak dapat memecahkan masalah, mengingat tujuan, belajar membaca peta, mengenali ciri dari sebuah objek dan mampu mengkoordinasikan mata dan tangan dan meningkatkan kemampuan motorik halusnya.Kata Kunci: Kecerdasan; Bermain Maze; Visual Spasial.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN LEMBAR KERJA DENGAN MEDIA REALIA DALAM PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Angel Meylia Parirak; Maria Melita Rahardjo
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v6i1.9996

Abstract

This research aimed to find out the comparison between worksheets and realia as learning media in early childhood education. The method used in this research is descriptive qualitative. Used the primary data of learning observations in both media. Instruments used to collect the data were observation notes and interviews. Data were analyzed by using a comparative analysis of the learning process and objectives. The results showed that worksheets and realia are both able to achieve learning objectives. However, there are differences. Using the realia, children’s receptive and expressive language, the ability to interact with peers, richer thinking (cognitive variations) can emerge and be developed. Meanwhile, worksheets, only receptive language is seen, the lack of socialization between friends and lack of free thinking is only about doing assignments. Worksheets are more often used as learning media even though realia are very close to children, easy to find, and able to achieve learning objectives more.Keywords: Early Childhood Education; Realia Media; Worksheets Media. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mencari tahu perbandingan antara media lembar kerja dan realia sebagai media pembelajaran dalam pendidikan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Menggunakan data primer hasil pengamatan pembelajaran pada kedua media. Instrumen pengambilan data adalah catatan observasi dan wawancara. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis perbandingan proses dan tujuan pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa, media lembar kerja dan media realia sama-sama mampu mencapai tujuan pembelajaran. Namun terdapat perbedaan yaitu pada penggunaan media realia, bahasa reseptif dan ekspresif anak, kemampuan berinteraksi dengan teman sebaya, pemikiran yang lebih kaya (variatif kognitif) dapat muncul dan dikembangkan. Sedangkan pada media lembar kerja, yang terlihat hanya bahasa reseptif, kurangnya sosialisasi antar teman dan pemikiran kurang bebas hanya seputar pengerjaan tugas saja. Pada prakteknya, media lembar kerja lebih sering digunakan sebagai media pembelajaran padahal media realia sangat dekat dengan anak, mudah dijumpai dan mampu mencapai tujuan pembelajaran dengan lebih optimal.Kata Kunci: Media Lembar Kerja, Media Realia; Pendidikan Anak Usia Dini.
PENGEMBANGAN MODEL PELATIHAN REFLEKTIF ASESMEN ALTERNATIF BAGI GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Edi Hendri Mulyana; Sumardi Sumardi; Risa Yuliani
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v6i1.9866

Abstract

The purpose of this research is to develop an alternative assessment reflective training model as outlined in the training implementation guide. This Research and Development process follows the steps of the ADDIE model. The results of the Research and Development show that the training guide products are categorized as very valid and very feasible. In addition, the effective training model used is seen from the evaluation results Level 1: Perception in the very good category, Level 2: Learning in the high category, and Level 3: Performance in the very good category.Keywords: Alternative Assessment Reflective Training Model; Early Childhood Education Teacher. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model pelatihan reflektif asesmen alternatif yang dituangkan dalam panduan pelaksanaan pelatihan. Proses Penelitian dan Pengembangan ini mengikuti langkah-langkah model ADDIE. Hasil Penelitian dan Pengembangan menunjukkan produk panduan pelatihan dengan kategori sangat valid dan sangat layak. Selain itu, model pelatihan efektif digunakan dilihat dari hasil evaluasi Level 1 : Persepsi dengan kategori sangat baik, Level 2 :  Belajar dengan kategori tinggi, dan Level 3 : Kinerja dengan kategori sangat baik. Kata Kunci: Model Pelatihan Reflektif Asesmen Alternatif; Guru Pendidikan Anak Usia Dini.

Page 10 of 20 | Total Record : 200