Psikostudia : Jurnal Psikologi
PSIKOSTUDIA : JURNAL PSIKOLOGI is a peer-reviewed journal which is published by Universitas Mulawarman, East Kalimantan publishes biannually in June and December. This Journal publishes current original research on psychology sciences using an interdisciplinary perspective, especially within Organitational and Industrial Psychology, Clinical Psychology, Educational Psychology, and Experimental Psychology Studies.
Articles
462 Documents
Ketakutan Akan Kehilangan Momen (FoMo) Pada Remaja Kota Samarinda
Rizki Setiawan Akbar;
Audry Aulya;
Adra A psari;
Lisda Sofia
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 2 (2018): Volume 7, Issue 2, December 2018
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v7i2.2404
Sebagai generasi yang tumbuh dalam era kemajuan internet dan digital, remaja generasi milenial merupakan remaja yang selalu terhubung satu sama lain. Tingginya tingkat penggunaan media sosial pada remaja tersebut membuat mereka menjadi kelompok yang paling terpapar oleh apa yang dilakukan teman, kera-bat dan keluarganya. Hal tersebut memicu mereka untuk terus terhubung dengan apa yang sedang dilakukan oleh orang lain melalui dunia maya sehingga menimbulkan kegelisahan pada diri mereka dan berujung pada sebuah ketakutan, yaitu ketakutan untuk kehilangan momen. Fenomena tersebut disebut dengan FoMO (Fear of Missing Out). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana ketakuan akan kehilangan momen (FoMo) pada remaja awal di kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara skala FOMO. Subjek dan informan penelitian ini sebanyak 8 orang yaitu remaja yang mengalami ketakutan akan kehilangan moment berdasarkan skala FOMO yang telah diisi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketakutan akan kehilangan momen pada remaja awal kota Samarinda muncul karena tidak terpenuhinya kebutuhan psikologis akan relatedness dan self, yaitu individu yang tidak memiliki kedekatan dengan orang lain dan merasa kurang nyaman atau tidak dapat memenuhi keinginan dirinya sendiri.
Sanitasi Lingkungan Dalam Menjaga Kualitas Hidup Pada Ekosistem Hutan Mangrove
Dian Dwi Nur Rahmah;
Suryanata Adhi P;
Andi Ariani Reski;
Jasmine Syahadata
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 2 (2018): Volume 7, Issue 2, December 2018
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v7i2.2405
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu bentuk sanitasi lingkungan dan gambaran kulitas hidup pada masyarakat yang tinggal di sekitar hutan mangrove Balikpapan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif fenomenologis. Lokasi penelitian dilakukan dikawasan pemukiman penduduk yang yang berada didaerah seki-tar Ekowisata Hutan Mangrove, Balikpapan. Subyek dan informan penelitian berjumlah lima orang dan mem-iliki ciri sedang tinggal dikawasan dekat hutan mangrove dan aktif sebagai relawan atau pengelola kawasan hutan mangrove. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisa data dil-aksanakan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan membuat kesimpulan serta melakukan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan perlu adanya aturan yang dibuat pemerintah daerah dalam menangani dan melestarikan hutan mangrove yang dibantu oleh masyarakat dan dinas terkait seperti menyediakan air bersih, tempat pem-buangan sampah, dan pengolah air limbah agar tidak mencemari kawasan hutan mangrove. Hal tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat baik pada aspek kesehatan fisik, psikologis, hubungan dan lingkungan sosial masyarakat.
Puisi Sebagai Media Mengurangi Inferiority Feeling
Andreas Agung Kristanto;
Noor Hafizah;
Muhammad Ridho Zain;
Hamimah Hamimah;
Nadia Aulia
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 5, No 2 (2016): Volume 5, Issue 2, December 2016
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v5i2.2283
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas puisi dalam mengurangi tingat inferiority feeling pada individu. Subjek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidian Jurusan pendidikan ekonomi Universitas Mulawarman yang berjumlah 30 orang yang memiliki tingkat inferiority feeling dengan kategori sedang dan tinggi. Metode pengambilan data menggunakan the feeling of inadequacy scale yang terdiri dari 33 aitem. Teknik analisa menggunakan uji paired sample t-test. Hasil menunjukan bahwa subyek yang diberikan pelatihan puisi sebagai terapi dapat menurunkan tingkat inferiority feeling individu. Sedangkan pada subyek yang diberikan pengenalan akan puisi tidak dapat menurunkan tingkat inferiority feeling
Hubungan Antara Kemandirian dan Gaya Belajar Dengan Strategi Menyelesaikan Masalah Pada Mahasiswa Ditinjau Dari Jenis Kelamin
Diah Rahayu;
Muhammad Ali Adriansyah
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Volume 3, Issue 1, June 2014
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v3i1.2242
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemandirian dan gaya belajar dengan strategi menyelesaikan masalah mahasiswa ditinjau dari jenis kelamin. Sampel penelitian adalah 90 orang mahasiswa Program Studi Psikologi. Metode pengumpulan data menggunakan skala kemandrian, skala gaya belajar, dan skala strategi menyelesaikan masalah. Tehnik analisa data menggunakan uji regresi dan uji t. Hasil penelitian membuktikan bahwa gaya belajar dan kemandirian dengan strategi menyelesaikan masalah memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan F = 33.358, R2 = 0.434, dan p = 0.000. Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara gaya belajar dan strategi menyelesaikan masalah dengan beta = 0.209, t = 3.025, dan p = 0.003. Kemudian pada kemandirian dan strategi menyelesaikan masalah memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan beta = 0.724, t = 5.583, dan p = 0.000. Tidak terdapat perbedaan strategi menyelesaikan masalah antara jenis kelamin laki-laki dan perempuan. dengan p = 0.063 dan nilai rata-rata laki-laki sedikit lebih tinggi (84.33) dari perempuan (80.67). Sedangkan pada variabel kemandirian juga tidak terdapat perbedaan kemandirian antara jenis kelamin laki-laki dan perempuan dengan nilai p = 0.108 dan nilai rata-rata, laki-laki sedikit lebih tinggi (49.49) dari perempuan (47.31).
Korea, Remaja dan Proses Peniruan
Silviana Purwanti
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2013): Volume 2, Issue 1, June 2013
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v2i1.2228
Budaya korea yang sedang trend di Indoensia telah mewabah remaja mulai dari gaya rambut, fesyen korea, dan segala sesuatunya yang berbau korea. Hal yang positif dapat diambil dari orang korea adalah sikap orang korea yang sopan dan sangat membantu (helpful) terhadap orang asing di seluruh dunia, serta kemajuan teknologi yaitu handphone android yang sedang booming saat ini. Hal negatif dari trend budaya korea adalah banyaknya remaja melakukan operasi plastik yang sangat membahayakan kesehatan
Imajinasi Terpimpin dan Pemetaan Hidup Untuk Mengurangi Kecemasan Akan Masa Depan
Aulia Suhesty;
Dhea Silfina;
Devi Andriyan Subakti;
Nikmatul Hidayati Solikhatin
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 6, No 1 (2017): Volume 6, Issue 1, June 2017
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v6i1.2360
Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan akan masa depan pada remaja di Panti Asuhan Yayasan Asih Manuntung Samarinda dengan jumlah sampel sebanyak 30 remaja dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala kcemasan akan masa depan. Skala tersebut berbentuk likert dan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample t-test dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 20.0 for Windows. Dari hasil perhitungan SPSS diperoleh hasil paired sample t-test kelompok imajinasi terpimpin dengan skor t hitung adalah 4.425 (> t tabel = 2.048) dan p = 0.001 (<0.05). Terdapat perubahan pada subjek antara sebelum dan sesudah mengikuti terapi, yang berarti terapi ini dapat mengurangi kecemasan akan masa depan pada remaja panti asuhan. Hasil uji paired sample t-test kelompok pemetaan hidup dengan skor t hitung adalah 3.474 (> t tabel = 2.048) dan p = 0.004 (<0.05). Terdapat perubahan pada subjek antara sebelum dan sesudah mengikuti terapi pemetaan hidup, yang berarti terapi ini dapat mengurangi kecemasan akan masa depan pada remaja panti asuhan
Pendekatan Transpersonal Sebagai Tindakan Preventif “Domino Effect” Dari Gejala Fomo (Fear Of Missing Out) Pada Remaja Milenial
Muhammad Ali Adriansyah;
Rabiatul Munawarah;
Nipta Aini;
Puji Purwati;
Muhliansyah Muhliansyah
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 6, No 1 (2017): Volume 6, Issue 1, June 2017
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v6i1.2361
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari pendekatan transpersonal terhadap gejala FoMO pada remaja milenial di Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimen, desain penelitian yang digunakan adalah Pretest-Posttest Only Group Design. Jumlah sampel penelitian adalah 7 orang remaja yang terindikasi gejala FoMo. Alat pengumpul data pada penelitian ini menggunkan skala Fear of Miss-ing Out yang dibuat oleh Przybylski pada tahun 2013. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis statistik uji t-test dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS (Statistical Packages for Social Science) versi 21.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan ada penurunan tingkat FoMo pada subjek setelah diberikan pelatihan pendekatan transpersonal dengan terlihat bahwa t hitung yang didapatkan adalah 3.555 dengan p = 0.012 (p < 0,05). Hal tersebut menunjukkan pelatihan yang diberikan dapat menurunkan rasa kecemasan pada subjeki. Pelatihan pendekatan trasnpersonal berhasil dilaksanakan dalam menurunkan tingkat FoMo subjek, dan diharapkan dapat mencegah dampak buruk lainnya yang merupakan domino effect dari gejala fear of missing out. Pendekatan Transpersonal diharapkan dapat membawa suatu kesadaran dan perubahan nilai-nilai spiritual remaja menjadi lebih baik.
Cagoactev Sebagai Upaya Pencegahan Munchausen Syndrome Pada Anak Korban Perceraian
Hairani Lubis;
Nadia Aprilia;
Meilani Marinda Ompusunggu;
Ade Karunia
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 1 (2018): Volume 7, Issue 1, June 2018
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v7i1.2392
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode menulis cagoactev terhadap penurunan tingkat stres dan peningkatan regulasi diri sebagai upaya pencegahan menderita munchausen syn-drome pada anak korban perceraian. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan one group pretest posttest design. Subjek penelitian ini adalah 30 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang orang tuanya telag bercerai. Metode pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dan depression anxiety stress scale. Teknik Analisa data menggunaka uji paired sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek yang menulis menggunakan cagoactev mengalami peningkatan regulasi diri dengan t = -7.767 dan p = 0.000 dan penurunan tingkat stress dengan t = 6.085 dan sig = 0.000 pada anak korban perceraian
Financial Self-Efficacy Dan Sikap Terhadap Utang Pada Dewasa Awal
Paulus Tanuwijaya;
Garvin Garvin
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 8, No 2 (2019): Volume 8, Issue 2, December 2019
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v8i2.3045
Indonesia memiliki potensi perekonomian yang sangat baik. PwC menyatakan bahwa pada tahun 2050, Indonesia akan menjadi negara nomor empat terbesar di dunia. Namun dengan meningkatnya perekonomian, muncul juga masalah yaitu semakin tingginya utang masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara financial self-efficacy dengan sikap terhadap utang pada dewasa awal (20-40 tahun) di Jabodetabek. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Pada pengumpulan data, peneliti menggunakan kuesioner sale of attitude to debt (SOATD) yang sudah di modifikasi dan memiliki 16 aitem, dan financial self-efficacy scale (FSES) yang sudah dilakukan dengan jumlah 6 aitem. Pada uji coba reliabilitas, diperoleh nilai 0.8 pada alat ukur financial self-efficacy,0.65 pada sikap anti terhadap utang, dan 0.696 pada sikap pro terhadap utang. Kuesioner ini disebarkan secara online melalui media sosial dan diisi oleh 303 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara financial self-efficacy terhadap sikap pro terhadap utang dengan nilai koefisien korelasi -0.347 dan tidak ada hubungan antara financial self-efficacy terhadap sikap anti terhadap utang dengan nilai koefisien korelasi 0.047. Saat dilakukan uji beda terhadap variabel demografis, terdapat perbedaan antara financial self-efficacy pada jenis kelamin dan juga pendapatan.
Konstruk Alat Ukur Adaptasi Lingkungan
Muhliansyah Muhliansyah;
Anindya Pinasthi Putri;
Miranti Rasyid;
Muhammad Ali Adriansyah;
Diana Diana
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 8, No 2 (2019): Volume 8, Issue 2, December 2019
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v8i2.3098
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan alat ukur psikologi yang mengukur bagaimana adaptasi seseorang dengan berstandar psikometri yakni validitas, reliabilitas serta item-item yang baik. Partisipan dalam pengambilan data utama adalah 146 orang. Pendekatan utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain non-eksperimental dan bersifat deskriptif. Hasil uji keterbacaan terhadap responden yang merepresentasikan karakteristik populasi, peer review, dan expert judgement. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan diatas dapat dikatakan bahwa alat ukur adaptasi lingkungan telah memenuhi standar psikometri. Beberapa rangkaian analisis telah dilakukan pertama, pengujian melalui empat orang expert judgement dimana jumlah item awal berjumlah 17 butir. Kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas, dihasilakan item valid 16 butir dengan nilai Alpha Cronbach sebesar α=0766 dengan demikian dinyatakan handal. Kedua, 16 item disebarkan kepada 146 partisipan. Kemudian dianalisis dengan analisis faktor eksploratori, didapatkan bahwa alat ukur adaptasi lingkungan menghasilkan tiga dimensi yaitu intensity yang berjumlah 5 item, diversity berjumlah 3 item, dan clarity berjumlah 7 item. Sehingga dengan demikian total keseluruhan item alat ukur adaptasi lingkungan yang memenuhi standar psikometri adalah 15 item.