cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research on Mathematics Eduacation (JARME)
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 26557762     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) ISSN: 2655-7762 (online) diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2021)" : 10 Documents clear
PROSES BERPIKIR SPASIAL PESERTA DIDIK DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Nina Siti Kurniati; Supratman Supratman; Sri Tirto Madawistama
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v3i1.1820

Abstract

Geometri merupakan materi yang dipelajari pada setiap jengjang, tetapi dari hasil penelitian sebelumnya diketahui bahwa terdapat beberapa kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam proses penyelesaiannya, oleh karena itu peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk menganalisis terhadap proses berpikir spasial peserta didik dalam mengkonstruksi pengetahuan baru ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode eksploratif, yaitu peserta didik diberikan kesempatan secara bergantian untuk menyelesaikan masalah sampai ditemukannya subjek penelitian yang sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data dimulai dari pemberian soal berpikir spasial yang telah divalidasi dan dinyatakan layak untuk digunakan, angket gaya belajar yang peneliti adopsi dan melaksanakan wawancara. Peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 4 Tasikmalaya merupakan subjek penelitian yang dipilih menggunakan eksplorasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses berpikir spasial peserta didik dengan gaya belajar visual (S6) konstruksi pengetahuannya didominasi oleh proses asimilasi karena kepekaanya terhadap gambar dan warna yang memudahkannya melakukan visualisasi, baik dengan cara mengkonstruksi atau membayangkan bentuk dari suatu objek geometri yang dipandang dari sudut pandang tertentu, tetapi pada tahap akhir penyelesaiannya ia melakukan kesalahan perhitungan.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SQUARE TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Nuraini Sri Bina; Rahmi Ramadhani
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v3i1.2479

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam mengembangkan sumber daya masyarakat yang berkualitas. Namun dalam pembelajaran di sekolah, masih banyak tenaga pengajar yang kurang memperhatikan kemampuan komunikasi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Square terhadap kemampuan komunikasi matematis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen, dengan pretest dan postest. Pemilihan sampel dilakukan secara random. Penelitian ini diawali dengan tes ujicoba perangkat dan instrumen penelitian. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Analisis inferensial yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Dari uji regresi diperoleh Fhitung = 14,96 yang menyatakan  persamaan regresi Y= 29,51 + 0,485X adalah baik digunakan untuk memprediksi, kemudian thit = 3,867. Dengan demikian H0 yang menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh metode pembelajaran kooperatif tipe think-pair-square terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa ditolak. Dari hasil R2 sebesar 32,5% metode pembelajaran kooperatif tipe think pair square memberikan pengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis. Pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Square baik digunakan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dalam pembelajaran matematika di sekolah.
ANALISIS BUTIR SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN KERANGKA PENILAIAN TAKSONOMI TRENDS IN INTERNATIONAL MATHEMATICS AND SCIENCE STUDY 2019 Neng Nida Yulianti Alawiyah; Hetty Patmawati; Dedi Muhtadi
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v3i1.2501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis butir soal Ujian Nasional matematika SMP tahun ajaran 2018/2019 berdasarkan domain konten dan kognitif taksonomi TIMSS 2019 serta menganalisis perbedaan antara soal Ujian Nasional dengan soal TIMSS. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan subjek penelitian adalah soal Ujian Nasional matematika SMP tahun ajaran 2018/2019. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan wawancara.  Instrumen penelitian menggunakan  instrumen lembar analisis butir soal. Teknik untuk menganalisis data meliputi mereduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu: 1) butir soal Ujian Nasional matematika SMP tahun 2018/2019 berdasarkan domain konten taksonomi TIMSS 2019, domain bilangan dengan proporsi 25% tidak sesuai karena kurang dari TIMSS 2019 namun lingkup materi sesuai, domain aljabar dengan proporsi 32,5% kurang ideal karena melebihi TIMSS 2019 dan lingkup materi tidak sesuai, domain geometri dengan proporsi 27,5% kurang ideal karena melebihi TIMSS 2019 dan lingkup materi tidak sesuai, dan domain data dan probabilitas dengan proporsi 15% tidak sesuai karena kurang dari TIMSS 2019 namun lingkup materi sesuai. 2) butir soal Ujian Nasional matematika SMP tahun 2018/2019 berdasarkan domain kognitif taksonomi TIMSS 2019, domain pengetahuan dengan proporsi 40% melebihi TIMSS namun persebaran aspek kognitif merata, domain penerapan dengan proporsi 40% sesuai dengan TIMSS dan persebaran aspek merata, dan domain penalaran dengan proporsi 20% kurang dari TIMSS dan persebaran aspek kognitif tidak merata. Selain itu terdapat tiga kategori perbedaan soal Ujian Nasional dengan soal TIMSS: 1) domain kognitif soal UN lebih rendah dari pada soal TIMSS; 2) domain kognitif soal UN lebih tinggi dari pada soal TIMSS; 3) domain kognitif soal UN setara dengan soal TIMSS.
KARAKTERISTIK WAYS OF THINKING (WOT) DAN WAYS OF UNDERSTANDING (WOU) SISWA BERDASARKAN TEORI HAREL Hani Nurhasanah; Turmudi Turmudi; Al Jupri
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v3i1.2449

Abstract

Proses berpikir tiap siswa dalam menyelesaikan masalah matematis cenderung berbeda dan unik. Proses berpikir yang unik tidak terlepas dari pemahaman dari masing-masing siswa terhadap suatu konsep. Cara berpikir yang salah atau tidak logis akan menentukan pemahamannya terhadap suatu konsep yang salah, begitu pun sebaliknya cara memahami siswa terhadap masalah atau konsep yang salah akan berpengaruh terhadap cara berpikir yang salah. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis karakteristik dari cara berpikir dan cara memahami siswa dalam menyelesaikan masalah vektor berdasarkan Teori Harel. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi pendahuluan, observasi, pemberian tugas, dan wawancara klinis. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik dari ways of thinking dan ways of understanding siswa dalam menyelesaikan masalah terkait vektor pada umumnya tergolong cara berpikir benar dengan cara memahami yang benar (BB) sebesar 32%. Hal ini menunjukkan bahwa Teori Harel mengenai duality principle berlaku terhadap siswa dalam menyelesaikan masalah terkait vektor yaitu siswa mengembangkan cara berpikir hanya melalui konstruksi cara-cara memahami, dan cara-cara memahami yang mereka hasilkan ditentukan oleh cara berpikir yang dimiliki.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKIF PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS KOMPETENSI ABAD 21 Sumiyati Sumiyati; Nurul Anriani; Yani Setiani
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v3i1.1818

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran berupa powerpoint interaktif yang berbasis kompetensi abad 21 pada materi segiempat kelas VII SMP/MTs semester genap. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (RD). Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada model pengembangan menurut Borg dan Gall yang meliputi tujuh langkah pokok, yaitu: analisis kebutuhan, kemampuan peneliti sebagai pengembang, produk yang dikembangkan, konsep produk, pengembangan produk, uji ahli dan uji coba lapangan. Hasil penelitian produk media pembelajaran berupa powerpoint interaktif berbantuan iSpring Suite 8 yang berbasis kompetensi abad 21 pada materi segiempat di kelas VII SMP/MTs. Hasil uji kelayakan media pembelajaran ini diperoleh berdasarkan data dari angket penilaian para ahli, yaitu ahli media, ahli materi dan ahli bahasa. Hasil dari ahli media yaitu 87,5%, dari ahli materi 80,62%, dari ahli bahasa 82,69%, semua penilaian para ahli mencapai kategori sangat layak. Sedangkan kepraktisan media pembelajaran diperoleh dari data angket penilaian guru matematika yang hasilnya didapat 77,5% mencapai kategori sangat layak. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan media interaktif pada pembelajaran matematika berupa powerpoint berbantuan iSpring Suite 8 yang berbasis kompetensi abad 21 pada materi segiempat layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran matematika.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MTS PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Suhandri Suhandri; Marzuki Marzuki; Habibi Negara Ratu Perwira Negara
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v3i1.2440

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk memgetahui sejauh mana  kemampuan pemecahan masalah matematis  siswaMTs  yang  meliputi  memahami masalah,  merencanakan  strategi,  menyelesaikan  masalah  dan  memeriksakembali solusi.  Subjek penelitian ini  adalah siswa  kelas VIII MTsN  1 Pekanbaru. Teknik  pengumpulan datamenggunakan tes. Sedangkan untuk  menganalisis data menggunakan rata-rata dan persentase  kemampuan.Hasil  penelitian  menunjukan  bahwa  keterampilan   pemecahan  masalah  matematis  siswa  masih  rendah,berdasarkan  hasil  persentase  dari  indikator   pemecahan  masalah  menyatakan  bahwa  siswa  belum  bisamemahami  masalah   dan   memeriksa  kembali   solusi.  Kesimpulannya   kemampuan  pemecahan   masalahmatematis siswa berada pada kualifikasi rendah.
EFEKTIVITAS METODE SPEED TEST DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KAHOOT! PADA PEMBELAJARAN DIMENSI TIGA Malikatun Nasikhah; Afni Nurvita Dewi; Alfida Widya Yulanta; Nofi Tasbihah; Fadhilah Rahmawati
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v3i1.2340

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui efektivitas metode speed test dengan menggunakan media Kahoot! pada materi dimensi tiga. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen semu. Sampel penelitian yaitu siswa kelas XII MIPA 4 SMA N 3 Cilacap sebagai kelas eksperimen dan kelas XII MIPA 5 SMA N 3 Cilacap sebagai kelas kontrol. Data dalam penelitian ini diperoleh dari tes akhir dan data respon siswa. Instrumen utama penelitian yaitu tes/kuis melalui apikasi Kahoot! serta angket. Analisis data efektivitas media Kahoot! dengan statistika deskriptif kuantitatif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji rerata dengan independent t test dikarenakan kedua sampel tidak saling berkolerasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen, rata-rata tes akhir kelas eksperimen lebih rendah dibandingkan dengan kelas kontrol, berdasarkan angket yang telah disebar mayoritas siswa kurang menyetujui keefektifan aplikasi Kahoot! sebagai media kuis interaktif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING BERBANTUAN LKPD TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Puspita Nur Ariesta; Subhan Ajiz Awalludin
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v3i1.2427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya pengaruh penggunaan model pembelajaran penemuan terbimbing berbantu LKPD terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian jenis quasy experimental dengan tipe the nonequivalent posttest-only control group design. Populasi penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 184 Jakarta pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Sampel yang diteliti sebanyak 72 siswa dari kelas VIII-A dan VIII-B. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria hasil kemampuan komunikasi matematis siswa berdasarkan wawancara guru. Instrumen penelitian berupa soal uraian materi statistika sebanyak 10 soal. Instrumen terlebih dahulu diuji coba di SMP Negeri 217 Jakarta dengan 36 siswa. Uji prasyarat yang dilakukan yaitu uji normalitas, kemudian diperoleh data yang berdistribusi normal dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Uji hipotesis menggunakan analisis anava satu jalur dengan SPSS 16.0. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran penemuan terbimbing berbantu LKPD terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa di SMP Negeri 184 Jakarta.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK PESERTA DIDIK MENURUT TEORI JOHN DEWEY DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Neny Yunaeti; Ebih Ar Arhasy; Nani Ratnaningsih
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v3i1.2212

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematik peserta didik menurut teori John Dewey ditinjau dari 3 gaya belajar yaitu visual, auditorial, dan kinestetik. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif eksploratif. Subjek penelitian diambil sebanyak 3 siswa yang masing-masing mewakili 3 tipe gaya belajar. Teknik pengumpulan data metode think aloud. Instrumen yang digunakan meliputi peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dibantu dengan tes pemecahan masalah matematik, angket gaya belajar, dan wawancara tidak terstruktur. Berdasarkan analisis data diperoleh simpulan: kemampuan pemecahan masalah matematik materi perbandingan trigonometri peserta didik yang bergaya belajar visual, auditorial dan kinestetik memiliki kemampuan menyampaikan argumentasi verbal, mengidentifikasi fakta, melakukan perhitungan dalam menyelesaikan masalah, membandingkan jawaban yang didapat dengan perhitungan yang lain, dan memilih strategi yang tepat setelah melakukan percobaan strategi yang lain.
PROSES BERPIKIR METAFORA DALAM MEMECAHKAN MASALAH SEGITIGA DAN SEGIEMPAT DITINJAU DARI SELF-CONFIDENCE SISWA Rahmi Nur Fitria Utami; Yena Nursyifa; Nani Ratnaningsih
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v3i1.2583

Abstract

Proses berpikir metafora berperan penting dalam mentransformasikan dan mengaitkan situasi permasalahan yang dihadapi siswa dengan konsep yang lebih dikenalinya, sedangkan self-confidence memotivasi siswa agar selalu belajar, memperbaiki diri, dan tidak menyerah terhadap suatu persoalan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir metafora dalam memecahkan masalah segitiga dan segiempat ditinjau dari self-confidence siswa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melaksanakan tes proses berpikir metafora, angket self-confidence, dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa soal tes proses berpikir metafora dan angket self-confidence. Subjek penelitian ini adalah tiga siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sidamulih yang memiliki self-confidence rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir metafora siswa sebagai berikut: (1) siswa dengan self-confidence rendah mencapai 4 indikator tahapan, yaitu: explore, analyze, transform, dan experience, (2) siswa dengan self-confidence sedang mencapai 5 indikator tahapan, yaitu: connect, relate, analyze, transform, dan experience, dan (3) siswa dengan self-confidence tinggi mampu melalui semua indikator tahapan yaitu connect, relate, explore, analyze, transform, dan experience.

Page 1 of 1 | Total Record : 10