cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
The Shine Cahaya Dunia Ners
ISSN : -     EISSN : 25032453     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of The Shine Cahaya Dunia Ners (TSCNers) is a nursing journal with registered number 2503-2453 (Online). TSCNers focus on nursing theory and practice related to the nursing on different setting and area (Clinik, family and community health nursing). TSCNers is a periodical journal that conducted by LPPM An Nuur Purwodadi. TSCNers was established since 2016 and will be continuously publish twice a year on March and November.
Arjuna Subject : -
Articles 113 Documents
PERBANDINGAN TINGKAT KECEMASAN PENDERITA KANKER SERVIKS YANG SEDANG MENJALANI KEMOTERAPI SEBELUM DAN SESUDAH LATIHAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) DI SURAKARTA Vina Yolanda Sari Sigalingging; Shanti Wardaningsih; Yanuar Primanda
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 3, No 1 (2018): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.538 KB) | DOI: 10.35720/tscners.v3i1.59

Abstract

Latar belakang; Kemoterapi memberikan dampak yang sangat buruk bagi penderita kanker serviks yang sedang menjalaninya, baik dampaik fisik hingga psikologis. Salah satu dampak psikologis dari kemoterapi adalah kecemasan. Latihan yang dapat menurunkan kecemasan pada penderita kanker serviks adalah Progressive Muscle Relaxation (PMR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Progressive Muscle Relaxation (PMR) terhadap tingkat kecemasan pada pasien penderita kanker serviks yang sedang menjalani kemoterapi.Metode; Design penelitian ini adalah Quasy Experimental Pre-Post Test Design. Sampel yang digunakan sebanyak 40 responden dibagi menjadi dua kelompok, responden penelitian merupakan pasien dengan diagnosa kanker serviks yang sedang menjalani kemoterapi di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.Hasil; Data yang telah diperoleh kemudian di uji dengan Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh Progressive Muscle Relaxation (PMR) terhadap tingkat kecemasan dengan nilai p-value 0.000. Kata Kunci: Kanker Serviks, Kemoterapi, Kecemasan, Progressive Muscle Relaxation
NURSING STUDENTS PERCEPTION TOWARDS CARING BEHAVIOR OF CLINICAL INSTRUCTOR: A LITERATURE REVIEW Sri Yulian Hunowu; Fitri Arofiati
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4, No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.471 KB) | DOI: 10.35720/tscners.v4i2.183

Abstract

Background: Important factors for student success are determined by the behavior of an instructor. Students understand that caring instructors clinic can make students more confident. Caring behavior is a behavior that always assists others holistically. The objective is to know the perception of the caring behavior of nursing students on the clinical instructor. Method: This literature review uses searches from the Google Scholar database, Science Direct, EBSCO. At the initial stage of the search with keywords: "Caring Instructor" AND "Nursing Students Perceptions" obtained the results of 8 international articles from the range of 2014 to 2019 that correspond to the inclusion and exclusion criteria.Results: Based on the results of the literature review of 8 articles, it was found that the caring behavior of clinical instructors can be an indicator of how caring nursing students are when they enter the profession. According to nursing students caring behavior from clinical instructor have a positive attitude towards nursing students. Students become more compassionate, feel helpful when experiencing difficulties, are more open, confident and have high learning motivation.Conclusion: Caring behavior clinical instructor is to be considered by the clinical instructor to students. This is because nursing students always looked clinical instructor as a role model in demonstrating professionalism in nursing, and can improve the caring behavior of their students. Besides that, the caring behavior of the instructor can also improve the clinical learning process to be even better. Keywords: Nursing Student Perception, Caring Behavior, Clinical Instructor
HUBUNGAN ANTARA KEANDALAN DAN CEPAT TANGGAP PERAWAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RUANG TERATAI RSUD SUNAN KALIJAGA DEMAK Anita Lufianti; Christina Nur Widayati; Miyarti Miyarti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 1 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i1.212

Abstract

Latar Belakang : Pelayanan kesehatan yang baik adalah memberikan pelayanan yang efektif, aman, dan berkualitas tinggi kepada mereka yang membutuhkannya dengan didukung oleh sumber daya yang memadai, jika ditemukan pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien dibawah 95% maka dianggap pelayanan kesehatan yang diberikan belum memenuhi standar minimal atau belum maksimal. Hasil survey kepuasan pasien yang dilakukan di RSUD Sunan Kalijaga Demak angka kepuasan pasien masih dibawah 95%. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan hubungan antara keandalan dan cepat tanggap perawat dengan kepuasan pasien di Ruang Teratai RSUD Sunan Kalijaga Demak.Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 88 responden.Hasil : Hasil chi square menunjukkan ada hubungan antara keandalan, cepat tanggap, dan empati perawat dengan kepuasan pasien di Ruang Teratai RSUD Sunan Kalijaga Demak (p = 0,001; dan p = 0,029).Simpulan : Variabel keandalan perawat mempunyai nilai hubungan tertinggi terhadap kepuasan pasien di ruang Teratai RSUD Sunan Kalijaga Demak dibandingkan dengan variablel cepat tanggap  Kata kunci; Keandalan, Cepat Tanggap, Kepuasan Pasien
EFEKTIFITAS POSISI SEMIFOWLER TERHADAP PENURUNAN RESPIRATORI RATE PASIEN GAGAL JANTUNG KRONIK (CHF) DI RUANG LILY RSUD SUNAN KALIJAGA DEMAK Nur Kasan; Sutrisno Sutrisno
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 1 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i1.208

Abstract

Latar belakang: Di RSUD Sunan Kalijaga Demak (2017) pasien CHF yang menjalani rawat inap 413, urutan ke-7 dari seluruh rawat inap pasien dewasa dengan prevelensi 7,8% dari keseluruhan kematian. Peningkatan respiratori rate menandakan tubuh kekurangan oksigen. Pemberian posisi semi fowler dipercaya akan menurunkan beban jantung karena mengurangi aliran balik vena ke jantung (preload) dan kongesi paru, dan penekanan diagfragma ke hepar menjadi minimal. Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pengaturan posisi semi fowler terhadap penurunan respiratori rate pada pasien Congestive Heart Failure (CHF.Metode: Jenis penelitian ini adalah quasy experimental dengan rancangan The Removed-Treatment Design dengan pretest dan post test. Pengambilan sampel menggunakan  simple random sampling dengan total sampel 22 responden. Respiratori Rate diukur dengan menggunakan jam.Hasil: Berdasarkan analisis uji paired t test di peroleh nilai rata-rata respiratori rate sebelum di lakukan perubahan posisi semifowler -3,309, sedangkan sesudah perubahan posisi semifowler dengan nilai mean 6,231. Selain itu, dari hasil uji mann withney diperoleh nilai sig p=0,000 (p <0,005) yang menunjukan  adanya perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi, dengan tingkat kepercayaan 95% dengan nilai mean rank posisi semifowler 32,27 dengan tanpa perlakuan posisi semifowler nilai mean rank 12,37  berarti posisi semifowler efektif menurunkan respiratori rate pada pasien CHFKesimpulan: Posisi semifowler efektif menurunan respiratori rate pada pasien congestive heart failure (CHF) di ruang lily RSUD Sunan Kalijaga Demak Kata Kunci: Congestive Heart Failure, Posisi Semi Fowler, Respiratori Rate
PEMERIKSAAN TEKANAN VENA JUGULARIS (JVP) PADA PASIEN GAGAL JANTUNG: KONSEP ANALISIS Ulin Ni’am; Mochamad Ali Sobirin; Chandra Bagus Ropyanto
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 1 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i1.213

Abstract

Latar belakang: Kondisi hipervolemia pada pasien gagal jantung merupakan situasi dimana seorang pasien harus mendapat penanganan darurat. Tekanan vena jugularis (Jugular Venous Pressure “JVP” adalah pengukuran tidak langsung dari tekanan vena kava. Vena kava menentukan gambaran dari kondisi atrium kanan pada jantung. Meningkatnya JVP diakibatkan adanya kegagalan jantung dalam memompa darah ke dalam sirkulasi. Sehingga, pemantauan JVP sebagai prediktor kondisi jantung pada pasien merupakan komponen penting dalam pengelolaan dan perawatan pada pasien gagal jantung.Metode: Metodologi yang digunakan dalam penulisan ini adalah konsep analisis. Konsep ini bertujuan untuk melakukan analisa terhadap konsep pemeriksaan JVP berdasarkan strategi analisis konsep Walker dan Avant, meliputi indentifikasi antesenden, mendefinisikan atribut, konsekuensi, referensi empiris, dan kasus yang terkait dengan konsep tersebut.Hasil: Model konseptual pemeriksaan JVP memberikan petunjuk dalam penerapan asuhan keperawatan sehingga memberikan mutu asuhan keperawatan yang berkualitas. Dampaknya, kualitas hidup pasien dengan masalah pada sistem kardiovaskuler semakin meningkat dan terhindar dari perburukan kondisi.Kesimpulan: Penguasaan terhadap konsep pemeriksaan JVP sangat diperlukan oleh seluruh tenaga kesehatan. Konsep menjadi dasar dalam menerapkan suatu teori. Penerapan pemeriksaan JVP berdasarkan konsepnya, akan memberikan hasil pemeriksaan yang akurat, sehingga dapat dijadikan sebagai pedoman dalam penegakan diagnosa dan penatalaksanaan pada pasien. Keyword : Gagal Jantung, Konsep Analisis, Pemeriksaan Fisik, Tekanan Vena Jugularis
PERAN YOGA DALAM MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN JANTUNG Arif Mujiono; M. Ali Sobirin; Chandra Bagus Ropyanto
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 1 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i1.209

Abstract

Latar belakang; Kecemasan pada penyakit jantung dapat mempengaruhi program pengobatan karena kecemasan dapat mengurangi kemampuan adaptif terhadap dampak penyakit. Yoga sebagai bagian dari terapi pendamping medis farmakologis dapat menurunkan kecemasan, namun mekanismenya masih belum dipahami sehingga yoga jarang direkomendasikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran yoga terhadap penurunan kecemasan pada pasien dengan penyakit  jantung.Metode: Review artikel dilakukan terhadap jurnal yang berkaitan dengan pengaruh yoga terhadap kecemasan pada pasien penyakit jantung. Jurnal penelitian diambil dari publikasi internasional ; Medline, Sciencedirect dan Google Scholar yang berbahasa Inggris dan dipublikasikan pada tahun 2013 sampai tahun 2019. Kata kunci yang digunakan : Yoga, anxiety/stress in Heart Disease.Hasil: Didapatkan 8 artikel dengan desain systematic review, RCT, cohort study dan studi kualitatif  yang relevan terhadap pengaruh yoga dalam menurunkan kecemasan pada pasien penyakit jantung.Kesimpulan: Yoga aman dan berpengaruh terhadap penurunan kecemasan pasien penyakit jantung, namun dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan mekanisme yoga dapat menurunkan kecemasan pada pasien dengan penyakit jantung.                                 Kata kunci; Yoga, Kecemasan, Penyakit Jantung
APLIKASI EMPOWERMENT DALAM MENINGKATKAN SUBJECTIVE WELL-BEING IBU POSTPARTUM PRIMIPARA YANG MENGALAMI BREAST ENGORGEMENT : LITERATURE REVIEW Reina Dhamanik; Luky Dwiantoro
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 1 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i1.214

Abstract

Latar Belakang : Postpartum merupakan masa transisi dari intranatal ke postnatal, masa ini ibu belajar beradaptasi dengan perubahan fisik, seperti breast engorgement. Didapatkan 66,6%-75% ibu mengalami bendungan ASI karena ketidakadekuatan pengeluaran ASI. Kondisi stress memicu perasaan yang mempengaruhi pandangan seseorang tentang kehidupan mencakup penilaian kognitif terhadap kepuasan hidup dan penilaian afektif dari suasana hati dan emosi. Subjective well-being dibutuhkan oleh ibu postpartum menjalankan peran baru secara optimal dalam proses menyusui. Teknik yang dilakukan untuk meningkatkan subjective well-being dengan empowerment. Empowerment merupakan konsep menejemen sebagai bentuk partnership dan proses memampukan individu untuk memilih, mengambil kendali, dan mengambil keputusan atas hidupnya. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi dan kemandirian dalam menggunakan kemampuan yang dimiliki sehingga tercapainya kesejahteraan.Tujuan : memberikan gambaran aplikasi empowerment dalam meningkatkan subjective well-being ibu postpartum yang mengalami breast engorgementMetode : metode yang digunakan dalam pencarian dengan database Google schoolar, Scientdirect, PubMed, Jurnal Perawat Indonesia, dan Jurnal Diponegoro. Kata kunci pencarian yaitu subjective well-being, breast engorgement, ibu postpartum, dan empowerment.Hasil: analisa sintesa dilakukan antara komponen subjective well-being dan empowerment didapatkan antara lain, Education, Information and Personal Competence : edukasi dan informasi untuk meningkatkan kompetensi, kognitif, serta kemandirian ibu. Patient Centered Care: pelayanan berfokus pada ibu postpartum yang memberi kesempatan keluarga untuk turut berpartisipasi aktif dengan melakukan empowerment dalam tercapainya kepuasan hidup (life satisfaction). Self-Determination: merupakan dimensi yang membentuk pemberdayaan psikologis dan berkaitan dengan kepribadian (personality) individu dalam membangun motivasi dan penerimaan diri (self-acceptance). Environment and social support: dukungan berperan dalam menciptakan lingkungan internal yang nyaman bagi ibu postpartum untuk meningkatkan self-empowerment.Kesimpulan : Aspek afek negatif pada subjective well-being ibu postpartum yang mengalami breast engorgement dapat ditingkatkan dengan empowerment. Kata kunci : Subjective Well-Being, Breast Engorgement, Ibu Postpartum, Empowerment
INTENSITAS RASA NYERI TERHADAP PEMASANGAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) Nurelilasari Siregar; Sri Sartika Sari Dewi
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 1 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i1.210

Abstract

Latar belakang: Intensitas rasa nyeri adalah gambaran tentang seberapa parah nyeri dirasakan oleh individu. Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) adalah alat yang dimasukkan kedalam rongga rahim Nyeri pada pemasangan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) diakibat dilatasi srvikalis internus oleh sonde atau alat pemasang.Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis deskriptif  dengan pendekatan crossectional dan jumlah sampel sebanyak 41 orang dengan tehnik purposive sampling.Hasil: Penelitian menunjukkan Dari segi karakteristik tentang intensitas rasa nyeri terhadap pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim berdasarkan karakteristik akseptor AKDR yakni usia  diketahui mayoritas responden yang berumur 31-40 tahun sebanyak  21 orang (51.2%), sedangkan berdasarkan suku diketahui mayoritas responden yang bersuku jawa sebanyak 34 orang (82,9%), berdasarkan pendidikan diketahui mayoritas responden berpendidikan sekolah menengah atas (SMA) sebanyak 14 orang (34,1%), berdasarkan paritas diketahui mayoritas responden dengan paritas >3 kali sebanyak 14 orang (34,1%), sedangkan berdasarkan tingkat nyeri diketahui mayoritas responden mengalami nyeri pada saat pemasangan AKDR dengan skala sedang (4-6) sebanyak 28 orang (68,3%).Kesimpulan : Tingkat nyeri yang dirasakan adalah sedang (4-6) sebanyak 28 responden. Kata Kunci : Intensitas rasa nyeri, alat kontrasepsi dalam rahim
EMPOWERMENT PADA IBU POST PARTUM UNTUK MENURUNKAN BREAST ENGORGEMENT DENGAN PENDEKATAN TEORI COMFORT KOLCABA Bernadeta Novita Septiani; Luky Dwiantoro
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 1 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i1.215

Abstract

Latar Belakang : Fenomena bengkaknya payudara atau breast engorgement diakibatkan adanya gangguan selama proses menyusui (laktasi) pada beberapa ibu post partum. Perawatan diri secara mandiri pada ibu post partum sangat diperlukan untuk mengatasi breast engorgement dengan pendekatan teori Comfort Kolcaba. Cara mengatasi kondisi breast engorgement dengan adanya pengaruh seorang leader sebagai tenaga kesehatan dengan empowerment pada ibu post partum. Literature review ini mempunyai tujuan mendeskripsikan dan memberikan informasi tentang upaya meningkatkan kenyamanan ibu post partum dalam mengatasi breast engorgement melalui empowerment dengan pendekatan teori kenyamanan Katherine Kolcaba.Metode : Metode yang digunakan dalam penyusunan literature review menggunakan beberapa artikel dengan proses pencarian artikel melalui google schoolar (Jurnal Keperawatan dan Jurnal Kesehatan), science direct, ebsco, Pubmed, Jurnal Keperawatan Diponegoro (JKD). Kata kunci pencarian artikel adalah breast engorgement, comfort theory, empowerment.Hasil: Empowerment yang diberikan pada ibu post partum antara lain : (Information) peran perawat dengan memberikan informasi diharapkan memiliki efek menguntungkan dan mampu mengubah tingkat pengetahuan dan sikap ibu post partum dengan breast engorgement. (Support) peran perawat dalam meningkatkan support sistem pada ibu post partum adalah memfasilitasi keluarga diperlukan untuk meningkatkan support. (Opportunities to learn )peran perawat dalam empowering ibu post partum terkait pengalaman masa lalu adalah dengan memotivasi dan memberikan peluang belajar terkait keterampilan laktasi pada ibu post partum.(Resources) peran perawat dalam empowering ibu post partum dan keluarga terkait finansial atau ekonomi adalah memotivasi ibu post partum dan keluarga dalam meningkatkan hubungan interpersonal. Hal tersebut mampu meningkatkan support pada ibu post partumdengan modifikasi perawatan dalam memandirikan ibu post partum merawat diri dan bayinya, khususnya dalam mengatasi breast engorgement.Kesimpulan :Kondisi ibu post partum yang mengalami breast engorgement dapat diturunkan melalui kepemimpinan empowerment dengan pendekatan teori Comfort Katherine Kolcaba. Kata kunci : breast engorgement, empowerment, ibu post partum
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN STATUS IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA LABUHAN RASOKI KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA TAHUN 2019 Tapi Endang Fauziah Lubis; Yulinda Aswan; Lola Pebrianthy
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 1 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i1.211

Abstract

Latar belakang: Pemberian imunisasi sangat penting pada anak untuk mengurangi mortalitas dan morbiditas sehingga penyakit infeksi pada anak dapat dicegah. Salah satu program pemerintah dalam meningkatkan cakupan imunisasi adalah dengan diselenggarakannya UCI (Universal Child Immunization) yang merupakan gambaran Desa/Kelurahan dengan lebih dari 80% jumlah bayi yang ada di desa tersebut sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap dalam waktu satu tahun.Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu seluruh ibu yang mempunyai bayi dan membawa bayinya imunisasi serta mempunyai KMS (Kartu Menuju Sehat) dan sampel sebanyak 46 orang dengan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2019. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner yang berisi karakteristik ibu dan kelengkapan status imunisasi dasar pada bayi dan analisis data dengan menggunakan uji chi squareHasil: Status imunisasi dasar bayi yang lengkap 25 orang (54,3%). Tidak terdapat hubungan antara karakteristik ibu (pendidikan, umur, pekerjaan, penghasilan dan paritas) dengan status imunisasi dasar pada bayi (p>0,05).Kesimpulan: Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi responden, bagi profesi kebidanan, dan bagi peneliti selanjutnya sehingga angka cakupan imunisasi dapat lebih meningkat dan memenuhi target program yang telah ditetapkan pemerintah. Kata kunci: Pendidikan, Umur, Pekerjaan, Penghasilan, Paritas, Status Imunisasi

Page 5 of 12 | Total Record : 113