cover
Contact Name
Basri
Contact Email
unasman.lppm@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
basri05@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 24428884     EISSN : 25414542     DOI : -
Core Subject : Health,
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat merupakan jurnal dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar. Terbit berkala enam bulan sekali (Semester). Sebagai wahana komunikasi insan akademik dalam bidang Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan.
Arjuna Subject : -
Articles 141 Documents
PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) DENGAN MENGGUNAKAN METODE HOT-FIT : SYSTEMATIC REVIEW Septiyani, Suchi Nur Dwi; Sulistiadi, Wachyu
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8, No 2 (2022): J-KESMAS Volume 8 Nomor 2, November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v8i2.3706

Abstract

Suatu sistem teknologi informasi komunikasi, Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit mengolah dan mengintegrasikan seluruh alur proses pelayanan rumah sakit dalam suatu jaringan koordinasi, pelaporan, dan prosedur administrasi untuk memperoleh informasi yang akurat dan tepat. Namun pada pelaksanaan penerapan SIMRS Ternyata masih banyak rumah sakit yang tidak berfungsi, dikarenakan kurangnya pengetahuan dan keterampilan dari beberapa faktor manusia, organisasi, dan teknologi. Maka dari itu perlunya evaluasi dari beberapa faktor tersebut agar tercapai kegiatan dan tindakan untuk memperbaiki kinerja pada penerapan SIMRS. Untuk mengetahui keberhasilan dalam penerapan SIMRS menggunakan metode Hot-Fit. Metode : Penelitian yang digunakan adalah Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah data sekunder. Pencarian data dilakukan dari Google Scholar, ProQuest, dan Science Direct, kemudian data dianalisis. Pemanfaatan metode Hot-Fit untuk SIMRS yang disebabkan karena adanya faktor manusia, khususnya penggunaan sistem dan kepuasan pengguna (user satisfaction). Faktor organisasi meliputi kondisi fasilitas, dukungan pimpinan, manajemen proyek, lingkungan organisasi (Environment), dan struktur organisasi. Kualitas sistem (System Quality), kualitas informasi (Information Quality), kualitas layanan (Service Quality), dan dukungan vendor adalah semua faktor teknologi. Kesimpulan : berdasarkan temuan dari sejumlah penelitian yang telah dilakukan bahwa adanya pengaruh dari beberapa faktor, yaitu faktor manusia (Human) adalah evaluasi sistem informasi dari perspektif pengguna sistem, faktor teknologi (Technology), yang mengevaluasi sistem informasi berdasarkan kualitas sistem dan kualitas informasi, dan kualitas layanan dan faktor organisasi (Organization), yang mengevaluasi sistem berdasarkan aspek struktur dan lingkungan organisasi.
HUBUNGAN MENARCEH DAN DISMINOREA DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI Fitria, Lina; Ofan, Hilki
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8, No 2 (2022): J-KESMAS Volume 8 Nomor 2, November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v8i2.3712

Abstract

Gizi yang kurang pada remaja putri dapat mempengaruhi pematangan seksual, pertumbuhan, fungsi organ tubuh dan akan menyebabkan terganggunya fungsi reproduksi. Asupan gizi yang tidak adekuat menyebabkan ketidakteraturan menstruasi pada kebanyakan remaja putri serta gizi yang adekuat pada remaja adalah gizi yang  bervariasi dan seimbang. Tujuan: untuk mengetahui adanya hubungan status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja putri. Metode penelitian: adalah analitic survey dengan menggunakan metode pendekatan croossectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh remaja putri berjumlah 126 orang dengan teknik sampling adalah total samping. Instrument yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah (MA) DDI Kanang  Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2019. Hasil: penelitian mengungkapkan sebanyak 77 responden (61,1%) dan yang  memilki siklus menstruasi normal sebanyak 101 responden (80,2%). Hasil penelitian Menggunakan uji Chi Square didapatkan nilai ρ 0,00 < 0,05. Rekomendasi: bahwa terdapat hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi pada remaaja putri di MA DDI Kanang Polewali Mandar. Oleh karena itu diharapkan tenaga kesehatan memperbanyak penyuluhan tentang kesehatan khususnya bagi remaja putri tentang pentingnya nutrisi yang seimbang terhadap keseimbangan metabolisme tubuh yang berdampak pada siklus menstruasi pada setiap bulannya.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA BAYI USIA 0-3 BULAN Yanti, Damai; Fatonah, Sofa; Maryani, Rina; Mulyasari, Rini
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8, No 2 (2022): J-KESMAS Volume 8 Nomor 2, November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v8i2.2857

Abstract

Baby massage is a form of stimulus given by the midwife to stimulate the baby's gross motor development. Several internal and external factors can affect gross motor development in infants. This study uses a quantitative research design, which uses the one group pretest-posttest design method, namely one intervention group without a control group, with a total of 17 infants as respondents, after 4 massages in 1 month an assessment using KPSP was carried out. The results of the T-test showed an increase in the appropriate category, while in the decreasing category there was a decrease in the value of sig. 0.018 and <0.05, it can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected, so there is an effect of baby massage on the baby's gross motor development.
LITERATURE REVIEW KAJIAN RISIKO KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA PENGUMPULAN DAN PENGANGKUTAN SAMPAH Umaryadi, Anjas; Modjo, Robiana
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8, No 2 (2022): J-KESMAS Volume 8 Nomor 2, November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v8i2.3744

Abstract

Pengumpulan dan pengangkutan sampah adalah jenis pekerjaan dengan risiko terhadap gangguan kesehatan berupa penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan karena terpapar sumber penyakit yang terkandung dalam sampah melalui kontak dengan pekerja. Literatur review ini dilakukan untuk mendeskripsikan masalah gangguan kesehatan apa saja yang berpotensi diakibatkan oleh aktivitas pekerjaan pengumpulan dan pengangkutan sampah serta rekomendasi pengendaliannya. Metode pencarian literature dengan Google Scholar, Proquest, Science Direct, dan Situs pencarian jurnal Universitas Indonesia didapatkan beberapa artikel dan dipilih sebanyak 24 (dua puluh empat) penelitian yang relevan. Masalah kesehatan yang dialami pekerja pengumpulan dan pengangkutan sampah antara lain gangguan kesehatan kulit, peningkatan kasus diare & gangguan gastrointestinal, gangguan otot rangka, gangguan saluran pernapasan, hepatitis A, dan infeksi parasit. Upaya yang perlu dilakukan adalah dengan berpedoman pada hirarki pengendalian dari mulai tahapan substitusi, pengendalian teknis, pengendalian administrasi, menyediakan alat pelindung diri yang sesuai standard, dan meningkatkan pemahaman pekerja mengenai pentingnya disiplin penggunaan APD, dan menjaga kebersihan pribadi.
PERILAKU PENJAMAH MAKANAN WARUNG MAKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Suryani, Dyah; Widyastuti, Karina
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8, No 2 (2022): J-KESMAS Volume 8 Nomor 2, November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v8i2.3033

Abstract

Not all foods are safe to consume, especially during the Covid-19 pandemic. Food stalls are one of the places to meet food needs. The behavior of food handlers becomes a key to food safety that is likely to be influenced by education, attitudes, level of education and training. This study aims to determine the relationship between knowledge, attitudes, levels of education and training with the behavior of food stall handlers during the Covid-19 pandemic. The type and design of the research are cross-sectional observations. The number of samples, as many as 52 food handlers taken with the total sampling technique. The data was taken using a questionnaire. The data analysis using Fisher's exact CI of 95% (α = 0.05). The results of the study found that there is no relationship between knowledge (p-value = 0.444), attitude (p-value = 0.180), education level (p-value = 0.228) and the behavior of food handlers. In addition, there is a relationship between training (p-value=0.001) and the behavior of food handlers. There is no relationship between knowledge, attitude, level of education and food handlers' behavior at food stalls during the Covid-19 pandemic. There is a relationship between training and food handler behavior at food stalls during the Covid-19 pandemic.
TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI DAN STATUS GIZI BERDASARKAN PERSEPSI CITRA TUBUH SISWI DI SMA NEGERI 8 DENPASAR Wiswamadanti, Vidya; Suiraoka, Putu; Mataram, Komang Agusjaya
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8, No 2 (2022): J-KESMAS Volume 8 Nomor 2, November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v8i2.3304

Abstract

Malnutrition and overnutrition are two nutritional issues that Indonesia is now dealing with. Underweight is a common nutritional issue in adolescence. Based on the perceptions of students at SMA Negeri 8 Denpasar towards their bodies, this study seeks to compare the differences between the amount of nutrients consumed and nutritional status. This kind of study uses cross-sectional research design and observational methods. All of the second graders at SMA Negeri 8 Denpasar make up the population, and simple random sampling was used to choose the sample. collecting data for study utilizing primary and secondary sources. Weighing, measuring, and conducting in-person interviews with respondents provided the primary data. Univariate and bivariate analysis with the Mann-Whitney statistical test were the methods used for data analysis in the SPSS software. The findings revealed that out of 97 samples, 52.6% had a negative perspective of their bodies, 77.3% consumed less energy, 69.1% consumed less protein, and 49.5% had nutritional statuses indicative of undernutrition. The study's finding (p=0.002) suggests that there is a correlation between energy usage and perceived body image. The amount of protein consumed and the opinion of one's body image varied (p=0.022). Nutritional state and self-perception of one's physique differ (p=0.002).
ANALISIS KANDUNGAN PROTEIN DAN DAYA TERIMA PADA BISKUIT TEPUNG IKAN TERI (Stolephorus sp) DAN ISOLAT PROTEIN KEDELAI (Glycine mix) UNTUK PMT-P BALITA GIZI KURANG Ratnasari, Diah; Wahyani, Anggray Duvita
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8, No 2 (2022): J-KESMAS Volume 8 Nomor 2, November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v8i2.2674

Abstract

AbstrakSalah  satu  potensi  perikanan  laut  di  Indonesia  adalah  ikan  teri  ( Stolephorus  Sp ) Pemanfaatan ikan teri belum maksimal, upaya dikembangkan melalui penganekaragaman ikan teri salah satunya untuk pembuatan tepung ikan. Tepung Ikan teri diolah menjadi biskuit berpotensi menjadi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang tepat untuk balita gizi kurang dan disubstitusi dengan isolat protein kedelai yang dimanfaatkan dalam  pembuatan  biskuit Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ikan teri dan isolat protein kedelai terhadap nilai gizi dan daya terima biskuit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan satu faktor yang dicoba yaitu proporsi tepung ikan teri dan isolat protein kedelai yang terdiri dari 5 taraf, yaitu: P1 = 100% : 0%; P2 = 80% : 20%; P3 = 60% : 40%; P4 = 40% : 60%; P5 =20% : 80%.Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap. dengan 3 kali pengulangan.  Hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata kandungan protein tertinggi adalah P5 (formula 5) Hasil uji ANOVA diketahui p< 0,05 sehinngga dapat disimpulkan terdapat perbedaan kandungan protein pada tiap perlakuan Demikian pula dengan proporsi ikan teri dan isolat protein kedelai berpengaruh terhadap daya terima biskuit  yaitu Rasa, Warna, aroma dan Tekstur biskuit (p<0,05). Kata kunci : tepung ikan teri, isolat protein kedelai  , biskuit
PENGARUH PAPARAN DAUN TEMBAKAU TERHADAP PENURUNAN NAFSU MAKAN DAN STATUS GIZI ANAK – ANAK PETANI TEMBAKAU Aryatika, Karera; Indrayani, Reny
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2023): J-KESMAS Volume 9 Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v9i1.3975

Abstract

Anak – anak petani tembakau yang membantu orang tuanya di ladang tembakau selama 3-4 jam sepulang sekolah memiliki risiko yang tinggi untuk kehilangan nafsu makan sehingga berpengaruh terhadap status gizi mereka. Penelitian bersifat cross sectional study dilakukan pada 31 anak – anak petani tembakau di area perkebunan tembakau, Puger Jember, September 2021. Nafsu makan diukur menggunakan kuesioner Children Eating Behavioral Questionnaire. Status gizi diukur menggunakan CDC WHO chart. Tinggi badan diukur menggunakan microtoise sedangkan berat badan diukur dengan timbangan injak digital. Sosial ekonomi anak – anak petani diukur menggunakan kuesioner oleh enumerator yang sudah ditraining dengan baik. Olah data dengan SPSS 20.0 dan data dikategorikan dengan chi-square. Sebanyak 40.7% anak – anak mengalami penurunan nafsu makan. Rata – rata berat badan dan tinggi badan mereka adalah 26.7 kg dan 130 cm. Status gizinya meliputi 37% anak- anak terkategorikan kurus, 55.6% normal dan 7.4% kelebihan berat badan. Terdapat hubungan yang signifikan antara penurunan nafsu makan dengan status gizi pada anak – anak (p value < 0.05). Terdapat 40% anak – anak memiliki status gizi kurus serta nafsu makan menurun. Hal ini dapat disimpulkan apabila nikotin yang terkandung dalam daun tembakau dapat menyebabkan penurunan nafsu makan pada anak- anak petani tembakau.
PENYAKIT INFEKSI BALITA SEBAGAI DAMPAK SANITASI LINGKUNGAN YANG BURUK: STUDI LITERATUR Nurika, Globila; Wikurendra, Edza Aria
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2023): J-KESMAS Volume 9 Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v9i1.3957

Abstract

Penyelenggaraan sanitasi lingkungan berkelanjutan menjadi tantangan besar hingga saat ini. Sebagai konsekuensi sanitasi yang buruk, penyakit infeksi dapat terjadi terutama akan menyerang kelompok usia rentan seperti balita. Oleh karena itu, tujuan dari studi literatur ini adalah  untuk melakukan kajian permasalahan penyakit infeksi balita yang diakibatkan oleh sanitasi lingkungan yang buruk, sehingga dapat dirumuskan upaya penanggulangannya. Sebanyak 22 artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi pada database Google Scholar dengan kata kunci ‘unsafe sanitation’ OR ‘sanitasi buruk’ OR ‘sanitasi lingkungan’ AND ‘masalah kesehatan’. Analisis data dilakukan dengan mensintesis dan membandingkan data variabel penelitian dengan dukungan empiris/teoritis dan menyajikannya melalui narasi deskripsi. Penyelenggaraan sanitasi lingkungan merupakan salah satu bentuk upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Namun, sampai saat ini penyelenggaraan sanitasi lingkungan masih belum maksimal sehingga menyebabkan potensi munculnya penyakit infeksi terutama bagi balita seperti diare, ISPA, tuberculosis, dan kecacingan yang dapat menganggu penyerapan nutrisi di dalam tubuh balita. Hal tersebut dapat berdampak pada terjadinya malnutrisi seperti kejadian stunting pada balita. Adapun kondisi sanitasi yang berperan dalam menimbulkan penyakit infeksi tersebut diantaranya adalah fasilitas jamban sehat, SPAL, peyediaan air bersih, sarana cuci tangan, ventilasi dan pencahayaan rumah, serta pembuangan limbah.
Analisis Mutu Pelayanan Keseshatan Rawat Inap Di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Haqiqi, Fatimah Khodimatudinni; Purwanda, Eka
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2023): J-KESMAS Volume 9 Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v9i1.3871

Abstract

A hospital is a place to provide short-term and long-term medical services which include diagnostic, therapeutic, observation and rehabilitation activities for all people who are sick or injured and for those who give birth and outpatient services for those who need them according to their illness. The purpose of this study was to determine and analyze the quality of inpatient health services at Muhammadiyah Bandung Hospital. According to Parasuraman, Zeithaml, and Berry through their research identified 5 main dimensions, namely reliability, responsiveness, guarantee, empathy, and tangible. This study uses a type of qualitative research with case studies. Service reliability at the hospital is that there are still doctors who are not on time because there are doctors' practice schedules at other hospitals, responsiveness at the hospital is that there is still a lack of 5S implementation, especially for greetings, assurance (Assurance) at the hospital that is, officers still do not fully comply with applicable regulations, empathy (empathy) in the hospital is treating patients according to their needs and responding to complaints openly, namely accepting criticism and suggestions, physical evidence (tangibles) is the existing infrastructure in the hospital, the completeness is still around 70% in terms of hospital type.

Page 10 of 15 | Total Record : 141