cover
Contact Name
Nurina Hidayah
Contact Email
nurihidayah.matematika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
deltajipm@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Published by Universitas Pekalongan
ISSN : 23033983     EISSN : 25483994     DOI : -
Core Subject : Education,
Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika menyajikan informasi mutakhir hasil kajian dan penelitian bidang matematika dan pendidikan. Lingkup matematika meliputi statistik, aljabar, geometri, analisis, komputer, terapan. Sedangkan lingkup pendidikan meliputi pembelajaran matematika, media pembelajaran matematika, hasil pembelajaran matematika, matematika sekolah.
Arjuna Subject : -
Articles 254 Documents
Keefektifan Contextual Teaching and Learning Berbantuan Alat Peraga Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII SMP N 8 Pekalongan Nurina Hidayah
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2014): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.856 KB) | DOI: 10.31941/delta.v2i1.469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan Contextual Teaching and Learning berbantuan alat peraga terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP N 8 Pekalongan. Kriteria keefektifan dilihat dari pencapaian ketuntasan belajar siswa yang mencapai sebesar 75% dan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar menggunakan Contextual Teaching and Learning berbantuan alat peraga lebih baik dibandingkan siswa yang diajar menggunakan ekspositori. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen tes dan dokumen. Sedangkan metode pengumpulan data menggunakan metode tes dan metode dokumentasi. Proses analisis data menggunakan uji z untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa dan uji t digunakan untuk mengetahui perbandingan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil akhir yang diperoleh bahwa ketuntasan belajar siswa yang diajar Contextual Teaching and Learning berbantuan alat peraga mencapai 75% dan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar Contextual Teaching and Learning berbantuan alat peraga lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan ekspositori.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MATERI SEGIEMPAT KELAS VII Sayyidatul Karimah
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.371 KB) | DOI: 10.31941/delta.v1i2.482

Abstract

Students experience in learning mathematics, they stated that the completion of word problems is more difficult than non-story. This happens because they are required to be able to understand , plan for completion and make a solution of the problem. Completion of word problems requires mathematical communication skills of each student . Therefore , teachers must be able to stimulate the students to improve communication skills by planning and implementing mathematical learning according to their condition. One type of cooperative learning is the CIRC , which emphasizes the ability to read or understand the problems. This research is a quantitative study using experimental methods . The variable in this study is a mathematical communication skills as independent variables and mathematical learning model with the CIRC as the dependent variable . The data were obtained by using the test . The data were processed with one sample t-test and test Normalized Gain . The results showed that the average mathematical communication skills achieved by students is 76.71 . This value exceeds the specified KKM (KKM = 70) so as to achieve mastery learning. The results of test calculations mathematical communication skills improvement based on pre-test and post- test was 35.12 % , which means an increased interpretation capabilities including mathematical communication in the medium category . Based on the results obtained , it is known that the mathematical learning by using cooperative learning model CIRC can improve students' mathematical communication skills .
Pengaruh kecerdasan interpersonal dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII Heru Fatkhur Rohman
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2015): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.157 KB) | DOI: 10.31941/delta.v3i2.448

Abstract

Kesuksesan dalam belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berasal dari dalam (internal) maupun yang berasal dari luar (eksternal) diri orang yang belajar. Faktor yang berasal dari dalam diri yang mempengaruhi prestasi belajar siswa diantaranya adalah kecerdasan interpersonal dan kebiasaan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh kecerdasan interpersonal terhadap prestasi belajar matematika, (2) pengaruh kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar matematika, dan (3) pengaruh kecerdasan interpersonal dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif ex-post fakto. Subjek penelitian sebanyak 72 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik angket untuk mengumpulkan data variabel kecerdasan interpersonal dan variabel kebiasaan belajar. Sedangkan teknik tes digunakan untuk mengumpulkan data variabel prestasi belajar matematika. Data penelitian yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik parametrik, yaitu meliputi analisis regresi sederhana, regresi ganda dan analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kecerdasan interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar matematika, dengan kontribusi sebesar 31 %. (2) kebiasaan belajar berpengaruhi positif dan signifikan terhadap prestasi belajar matematika dengan kontribusi sebesar 28%. (3) kecerdasan interpersonal dan kebiasaan belajar berpengaruh posistif secara signifikan secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika, dengan kontribusi sebesar 49%.
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA PADA MATERI FUNGSI DUA PEUBAH DENGAN NEWMANN’S ERROR ANALYSIS (NEA) Nur Baiti Nasution
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2018): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.918 KB) | DOI: 10.31941/delta.v6i1.730

Abstract

The aim of this article is to describe the student’s error using Error Analysis (NEA) in Multivariable Calculus course. For analyzing the error, we analyzed the student’s finel test work. The analysis was held in two steps, qualitative and quantitative. Qualitative part was done when categorizing the error based on NEA, which are reading, comprehension,transformation, process skill, and encoding. As the data triangulation, we also interviewed the students to confirm the analysis results. From the analysis and interview, it was known that the errors were happened because the lack of basic algebra ability and the lack of ability of finding the function derivative.
Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Langkah Penyelesaian Berdasarkan Polya dan Krulik-Rudnick Ditinjau dari Kreativitas Siswa Rini Utami
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2013): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.822 KB) | DOI: 10.31941/delta.v1i1.464

Abstract

The objectives of this research are to investigate: (1) whether or not the problem-based learning model with the Polya-based solution steps results in a better learning achievement in Mathematics than that with the Krulik Rudnickbased solution steps; (2) whether or not the students with the high creativity have a better learning achievement in Mathematics than those with the medium creativity and whether or not the students with the medium creativity have a better learning achievement in Mathematics than those with low creativity; (3) which of the students with the high creativity, those with the medium creativity, and those with the low creativity have a better learning achievement in Mathematics when the problem-based learning model with the Polya-based solution steps is given; (4) which of the students with the high creativity, those with the medium creativity, and those with the low creativity have a better learning achievement in Mathematics when the problem-based learning model with the Krulik Rudnick-based solution steps is given; (5) which of the problem-based learning models each with the Polya-based solution steps and with the Krulik Rudnick solution steps results in a better learning achievement in Mathematics for the students with the high creativity; (6) which of the problem-based learning models each with the Polya-based solution steps and with the Krulik Rudnick-based solution steps results in a better learning achievement in Mathematics for the students with the medium creativity; (7) which of the problem-based learning models each with the Polya-based solution steps and with the Krulik Rudnick-based solution steps results in a better learning achievement in Mathematics for the students with the low creativity. This research used the quasi-experiment research with the factorial design of 2 x 3. The population of the research was the 4th-grade students of State Primary Schools in Bojong Sub-district, Tegal regency in the academic year of 2010/2011, which were 31 in the number of schools. The sampling was conducted by using the technique of stratified cluster random sampling. The samples in this research consisted of 212 respondents. The data were gathered through the instruments of learning achievement test in Mathematics and questionnaire on the students’ creativity level. Prior to their use for gathering data, those instruments were tested. The validation of the test and questionnaire instruments was conducted by a competent person in validation, the reliability of the test was verified by using the KR-20 formula and the reliability of the questionnaire was verified by using the Alpha formula. In the prerequisite test on Analysis of Variance the Lilliefors test was used to verify the normality test while the Barlett test was used to verify the homogeneity test. With (α) = 0.05 the samples were obtained out of the population with normal and homogeneous distribution. The results of this research are as follows: (1) that the problem-based learning model with the Polya-based solution steps results in a better learning achievement in Mathematics that that with the Krulik Rudnick-based solution steps; (2) that there is no difference in the learning achievement in Mathematics among the students with the high, medium, and low creativities; (3) that the learning achievement in Mathematics of the students with the high creativity is equal to either that of those with the medium creativity or that of those with the low creativity when the problem-based learning model with the Polya-based solution steps is given; (4) that the learning achievement in Mathematics of the students with the high creativity is equal to either that of those with the medium creativity or that of those with the low creativity when the problem-based learning model with the Krulik Rudnick-based solution steps is given; (5) that the use of problem-based learning model with the Polyabased solution steps results in an equally good learning achievement in Mathematics to the use of that with the Krulik Rudnick-based solution steps among the students with the high creativity; (6) that the use of problem-based learning model with the Polya-based solution steps results in an equally good learning achievement in Mathematics to the use of that with the Krulik- Rudnick based solution steps among the students with the medium creativity; (7) that the use of problem-based learning model with the Polya-based solution steps results in a better learning achievement in Mathematics than the use of that with the Krulik Rudnick-based solution steps.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TAKE AND GIVE TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP KELAS VII Rizqi Mubarokah
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.722 KB) | DOI: 10.31941/delta.v2i2.432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran kooperatif take and give efektif pada materi segiempat. Penelitian ini dilakukan di SMP N 16 Pekalongan Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini melibatkan 100 siswa kelas VII sebagai subyek penelitian yang diambil dengan teknik simple random sampling terpilih dua kelas yaitu VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII E sebagai kelas kontrol. Data kemampuan pemahaman konsep diperoleh melalui tes. Instrumen tes divalidasi terlebih dahulu oleh pakar sebelum diberikan pada sampel penelitian. Analisis data dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji ketuntasan dan uji beda rata-rata.Hasil penelitian menunjukan (1) rata-rata kemampuan pemahaman konsep segiempat siswa dengan model pembelajaran kooperatif take and give mencapai KKM yaitu sebesar 77,94; (2) berdasarkan uji beda rata-rata kemampuan pemahaman konsep segiempat dengan uji t menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemahaman konsep segiempat siswa yang diterapkan model pembelajaran take and give lebih baik daripada rata-rata kemampuan pemahaman konsep segiempat siswa yang diterapkan model pembelajaran ekspositori. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka model pembelajaran kooperatif take and give efektif pada materi segiempat.
EFEKTIVITAS MODEL TPS BERBANTUAN MEDIA CERITA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATAKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Atina Rahmatika
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.98 KB) | DOI: 10.31941/delta.v3i1.443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa dapat mencapai kriteria ketuntasan minimum, kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol, dan keaktifan siswa berpengaruh dengan kemampuan pemecahan masalah. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik cluster random sampling terpilih kelas eksperimen (VIIID) dan kelas kontrol (VIIIC) di SMP MTs. Salafiyah Al Muttaqin Medono. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen sebesar 79,207 dan kelas kontrol sebesar 69,233. Dari hasil uji ketuntasan kemampuan pemecahan masalah dengan uji proporsi satu pihak diperoleh bahwa siswa kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan lebih dari 85% dan hasil uji beda rata-rata diperoleh t hitung =17,409 > t tabel = 2,002465, sehingga H 0 ditolak, berarti rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa yang menggunakan model TPS berbantuan media cerita bergambar lebih baik dari rata-rata hasil kemampuan pemecahan masalah siswa yang menggunakan model ekspositori. Terdapat pengaruh positif antara keaktifan siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa dengan persamaan y=40.833+0.464x..
DESKRIPSI TIPE KESALAHAN MAHASISWA DALAM UAS MATA KULIAH STATISTIKA PENELITIAN PENDIDIKAN Syita Fatih 'Adna
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.106 KB) | DOI: 10.31941/delta.v5i2.553

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Universitas Pekalongan Program Studi Pendidikan Matematika. Subyek penelitian adalah mahasiswa semester VI B yang mengikuti mata kuliah Statistika Penelitian Pendidikan tahun ajaran 2016/2017.  Tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan tipe kesalahan-kesalahan mahasiswa dalam UAS mata kuliah Statistika Penelitian Pendidikan. Tipe kesalahan mahasiswa terdiri dari kesalahan konsep, kesalahan hitung, maupun kesalahan prosedural. Dalam menganalisis kesalahan mahasiswa dikaitkan dengan kompetensi capaian mata kuliah yang kemudian diturunkan dalam beberapa indikator capaian mata kuliah. Selain itu, juga dikaitkan dengan tingkat kesukaran soal dan tingkatan ranah kognitif. Berdasarkan hasil analisis kesalahan mahasiswa dalam mengerjakan UAS mata kuliah Statistika Penelitian, sebagian besar mahasiswa melakukan kesalahan pada konsepnya. Kesalahan mahasiswa dominan pada soal dengan tingkatan kognitif C3 (mengaplikasikan) dan C4 (menganalisis). Kesalahan pada pembahasan regresi terletak pada membuat persamaan regresi. Sedangkan pada pembahasan analisis variansi dua jalan, kesalahan mahasiswa terletak pada membuat kesimpulan penelitian.
Keefektifan Pembelajaran Kooperatif Tipe CIRC Berbantuan Alat Peraga terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Segiempat Amalia Fitri
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2013): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.297 KB) | DOI: 10.31941/delta.v1i1.459

Abstract

The research was aimed at first investigating the problem solving of students who were taught with the CIRC method especially within the material of quadrilateral, and second investigating wether the students could reach the competence expected. The results of the research showed that the students taught with CIRC model were better in achieving in competence. In conclusion this model of teaching could be used to improve student’s problem solving skills both for the material of quadrilateral and for other materials having similiar characteristics.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PERMAINAN BINGO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENCARI TURUNAN DAN INTEGRAL FUNGSI Nur Baiti Nasution
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.747 KB) | DOI: 10.31941/delta.v5i1.406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ,ahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Pekalongan dalam mencari turunan dan integral fungsi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Pada siklus pertama, model pembelajaran kooperatif tipe STAD digunakan sebagai strategi pemeblajaran. Sedangkan di siklus kedua, model STAD tetap digunakan tetapi dilengkapi dengan metode drill yang disisipkan dalam permainan Bingo. Metode pengambilan data adalah dengan dokumentasi, observasi, tes, dan kuesioner. Sebelum dimulau penelitian, mahasiswa dites kemampuan awalnya dalam hal mencari turunan dan integral fungsi. Rata-rata skor kemampuan awal adalah 22,66. Pada akhir siklus pertama, mahasiswa dites lagi dan mendapatkan rata-rata skor 57,27. Sedangkan tes pada akhir siklus kedua menunjukkan rata-rata skor sebesar 80,75. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mencari turunan dan integral sungsi.

Page 7 of 26 | Total Record : 254


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 13 No. 1 (2025): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 2 (2024): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 12 No. 2 (2024): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 1 (2024): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 12 No. 1 (2024): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 2 (2023): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2023): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 10, No 2 (2022): Delta : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2022): Delta : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2021): Delta : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2021): Delta : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2020): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2019): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2019): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2018): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2018): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2016): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2015): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2014): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2013): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika More Issue