cover
Contact Name
Muh Jaelani Al Pansori
Contact Email
jaelan_alpan@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
sebasa.jurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 26210851     DOI : -
SEBASA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah berkala ilmiah yang dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Hamzanwadi. Jurnal ini menerima artikel dari dosen, peneliti, mahasiswa, atau pemerhati yang berupa hasil penelitian, hasil pemikiran, telaah kritis atau tinjauan akademik tentang topik di bidang bahasa, sastra, dan pembelajarannya. Jurnal ini terbit dua tahun sekali, yaitu Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 269 Documents
Analisis Bentuk dan Fungsi Tindak Tutur dalam Slogan Iklan Kopi di Televisi serta Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMP Febriana, Enyka; Assidik, Gallant Karunia
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 1 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i1.6552

Abstract

Slogan iklan merupakan wujud tuturan yang di dalamnya mengandung maksud tertentu. Dari tuturan tersebut diharapkan adanya reaksi dari mitra tutur. Slogan merupakan salah satu wujud penggunaan bahasa dalam berkomunikasi yang banyak menimbulkan reaksi. Penelitian ini deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan bentuk, fungsi dan relevansi tindak tutur slogan iklan kopi di televisi sebagai bahan ajar bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan 4 teknik pengumpulan data yaitu teknik bebas libat cakap (SBLC), rekam, transkrip data, dan catat.  Hasil penelitian berupa 1) bentuk tindak tutur deklaratif lebih banyak ditemukan sekitar 20 data, sedangkan data tindak tutur yang paling sedikit yaitu tindak tutur interogatif dengan 1 data. Bentuk tindak tutur imperatif ada 2 data bentuk tindak tutur imperatif berupa perintah dan bentuk tindak tutur interogatif berupa pertanyaan. 2) Fungsi tindak tutur representatif paling banyak ditemukan sebanyak 18 data, sedangkan fungsi tindak tutur direktif hanya ditemukan 7 data. 3) Relevansi tindak tutur slogan iklan kopi bisa diimplikasikan pada KD 3.3 dan 4.3 pada muatan ajar bahasa Indonesia di SMP kelas VIII. Implementasi tindak tutur bisa dilakukan dengan menambahkan kajian tindak tutur slogan iklan sebagai materi penguat atau sumber belajar tambahan bagi siswa sebagai pembanding model tindak tutur di ranah digital visual.Kata Kunci: Tindak Tutur, Iklan Slogan, Bentuk dan Fungsi, Bahan Ajar Bahasa Indonesia 
Psikologi Tokoh “Aku” dalam Novel "Hidup Ini Brengsek dan Aku Dipaksa Menikmatinya" Karya Puthut EA dan Gindring Waste Yudhia, Bayu; Suntoko, Suntoko; Nurhasanah, Een
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 1 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i1.6351

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi peran hawa nafsu dan naluri tokoh “aku” dalam novel Hidup Ini Brengsek dan Aku Dipaksa Menikmatinya karya Puthut EA dan Gindring Waste yang sangat liar dan luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran id, ego dan superego tokoh “aku” yang terdapat dalam novel Hidup Ini Brengsek dan Aku Dipaksa Menikmatinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Penelitian ini akan menjadikan novel Hidup Ini Brengsek dan Aku Dipaksa Menikmatinya sebagai subjek penelitian. Data penelitian ini berupa id, ego, dan superego yang terdapat dalam novel tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh id, ego, dan superego terhadap perilaku sehari-hari tokoh “aku” dalam novel tersebut. Kondisi psikologi tokoh “aku” sebagai tokoh utama dipengaruhi oleh kondisi sosial masyarakat sekitar. Naluri tokoh “aku” cenderung kasar dan bebas sehingga dapat memproyeksikan kepuasan nafsu yang begitu tidak terduga. Sejalan dengan bertambahnya usia, tokoh “aku” lebih bijak untuk memilih, seperti yang ditampilkan oleh ego dan superego.Kata Kunci: Novel, Tokoh “aku”, Psikologi Sastra dan Sigmund Freud.
Realitas Sosial Objektif Dalam Novel "Kado Terbaik" Karya J.S. Khairen Kurniasih, Kurniasih; Hartati, Dian
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 1 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i1.12251

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengungkapkan realitas sosial secara objektif kehidupan panti asuhan yang terdapat dalam novel Kado Terbaik karya J.S. Khairen. Pendekatan dalam penelitian yakni sosiologi sastra. Ada pun teori yang digunakan yaitu realitas sosial objektif menurut George Ritzer. Metode penelitian yaitu kualitatif dengan teknik analisis isi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik membaca dan mencatat. Analisis data dilakukan dengan cara: (1) membaca dan memahami karya sastra, (2) menginterpretasikan satu per satu data hasil temuan, dan (3) membuat simpulan berdasarkan data dan interpretasi sebelumnya. Hasil penelitian realitas sosial objektif dalam novel tergambar melalui beberapa aspek yaitu: (1) aspek ekonomi realitas sosial berupa penelantaran, (2) aspek penindasan berupa kekerasan, penganiayaan, penculikan dan penjualan organ tubuh, (3) aspek kebudayaan berupa pulang kampung dan baju lebaran, (4) aspek agama berupa mengaji, salat, dan puasa, (5) aspek moral berupa pencopet, maling kotak amal masjid, dan pengirim obat-obatan, dan (6) aspek pendidikan berupa tidak mengenal pendidikan dan putus sekolah. Realitas sosial dalam novel Kado Terbaik karya J.S. Khairen ialah cerminan terkait kehidupan anak-anak di panti asuhan ilegal.Kata Kunci: Novel Kado Terbaik, Realitas Sosial, Sosiologi Sastra
Tindak Tutur Direktif dalam Interaksi Jual Beli di Toko Helm Riza Priwardani, Nuriza; Assidik, Gallant Karunia
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 1 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i1.6513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan jenis tindak tutur direktif yang terdapat dalam interaksi jual beli di toko helm Riza, kemudian mendeskripsikan fungsi tindak tutur direktif yang terdapat dalam interaksi jual beli di toko helm Riza. Jenis penelitian ini deskriptif-kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) untuk mengkaji tindak tutur direktif dalam interaksi jual beli. Data berupa direct voice action dalam interaksi jual beli di toko helm Riza. Sumber data berupa informasi tuturan pembicaraan jual beli yang dikumpulkan dan pilih. Teknik analisis data yaitu mengumpulkan data rekaman, mengidentifikasi, menganalisis. Hasil penelitian ditemukan ada tiga jenis tindak tutur direktif pada interaksi jual beli di toko helm Riza. Pertama, tindak pertanyaan (2 data), meminta (5 data), dan perintah (1 data). Kedua, ditemukan 2 fungsi tindak tutur direktif yaitu fungsi memohon dan menekan.Kata Kunci: Tindak Tutur, Direktif, Jual beli, Interaksi 
Peristiwa Alih Kode dan Campur Kode di Kolom Komentar Video “Nostalgia Hal-Hal Gila” Youtube Rahmet Ababil Serta Relevansinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Purwanto, Mahendra Azis
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 1 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i1.6612

Abstract

Artikel ini mengkaji campur kode dan alih kode yang terdapat pada kolom komentar Youtube Channel Rahmet Ababil tentang kisah kenakalan anak STM. Penelitian ini berfokus pada bentuk, faktor, dan jenis campur kode yang terdapat di kolom komentar channel Youtube Rahmet Ababil. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode mendengarkan dengan memanfaatkan teknik percakapan terbuka, screen recording, dan note-taking, dan analisis data meliputi teknik penentuan elemen sorting (PUP), menulis perbedaan urutan, dan menyusun elemen. . Hasil penelitian di kolom komentar beberapa bentuk campur kode Youtube Channel Rahmet Ababil: (1) Campur Kode yang berwujud frasa, (2) Campur Kode yang berwujud klausa, (3) Campur Kode yang berwujud kata, (4) Campur Kode yang berwujud pengulangan kata. Faktor yang melatarbelakangi terjadinya campur kode yaitu: keterbatasan kode, penggunaan istilah yang lebih populer, pembicara dan mitra pembicara serta pribadi pembicara, tempat tinggal dan waktu pembicara berlangsung, modus, fungsi, dan tujuan ragam dan tutur bahasa, hadirnya pihak ketiga, pokok pembicaraan untuk membangkitkan rasa humor, dan untuk sekedar bergengsi. Hubungannya dalam pembelajaran yakni seorang guru atau pendidik sering kali menggunakan proses alih kode dan campur kode yang bertujuan agar para siswa atau peserta didik lebih mudah menangkap apa yang hendak pendidik atau guru utarakan dalam proses pembelajaran mengenai materi yang hendak disampaikan.Kata kunci: Alih Kode dan Campur Kode, Komentar Youtube, Pembelajaran Bahasa Indonesia
Kajian Etis Dalam Novel “Kokokan Mencari Arumbawangi” Karya Cyntha Hariadi Lutfiyana, Alma -; Hartati, Dian; Suntoko, Suntoko
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 1 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i1.7148

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan nilai etika lingkungan yang direpresentasikan dalam novel Kokokan Mencari Arumbawangi karya Cyntha Hariadi dan merekomendasikan hasil penelitian ke dalam bahan ajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Kokokan Mencari Arumbawangi karya Cyntha Hariadi. Data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan yang terdapat di dalam novel Kokokan Mencari Arumbawangi karya Cyntha Hariadi. Teori yang digunakan sebagai alat untuk menganalisis novel adalah teori kajian etis Sony Sukmawan. Teknik pemerolehan data yaitu teknik observasi, studi pustaka, baca, dan catat. Teknik analisis data yaitu teknik deskripsi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Kokokan Mencari Arumbawangi memiliki nilai-nilai etika lingkungan yang ditunjukkan melalui tindakan dan perilaku tokoh Nanamama, Kakaputu, Arumbawangi, Jojo, dan Petani. Etika lingkungan yang digambarkan melalui tokoh-tokoh tersebut yaitu sikap hormat terhadap alam, sikap tanggung jawab dan moral terhadap alam, sikap solidaritas terhadap alam, sikap kasih sayang dan kepedulian terhadap alam, dan sikap tidak mengganggu alam.Kata Kunci: Novel Kokokan Mencari Arumbawangi, Nilai Etika Lingkungan, Bahan Ajar
Analisis Alih Kode dan Campur Kode Pada Siniar “Thirty Days Of Lunch” dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Di SMA Meilani, Leni; Sugiarti, Dewi Herlina; Rosalina, Sinta
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 1 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i1.6829

Abstract

Masyarakat Indonesia memiliki beragam bahasa sehingga sangat mungkin terjadi fenomena alih kode dan campur kode. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud alih kode beserta faktornya,  faktor penyebab terjadinya campur kode pada siniar Thirty Days Of Lunch Podcast dan pemanfaatan penelitian sebagai bahan ajar di Sekolah Menengah Atas. Peneltian ini adalah deksriptif-kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi simak dan catat. Teknik analisis data yaitu data mengenai bentuk alih kode dan campur kode pada siniar “Thirty Days Of Lunch Podcast” dikumpulkan, kemudian diklasifikasikan berdasarkan bentuk alih kode dan campur kode, kemudian dianalisis berdasarkan bentuk dan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode, setelah data dianalisis kemudian disimpulkan. Adapun hasil penelitian ditemukan data alih kode berupa alih kode eksternal dan data campur kode yang meliputi kata, frasa, klausa, perulangan kata, baster dan idiom. Adapun aktor penyebabnya yaitu penutur, mitra tutur, dan ajang bergengsu pada alih kode. Pada campur kode yaitu data penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia khususnya pada materi Drama K.D. 319.  Kata Kunci: Alih Kode, Campur Kode, Bahan Ajar, Bahasa Indonesia.
Analisis Pergeseran Bahasa pada Masyarakat Kampung Rawagede Kabupaten Karawang Nita, Nindia; Pratiwi, Wieneke Dinar; Syafroni, Roni Nugraha
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 1 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i1.6281

Abstract

Pergeseran bahasa merupakan fenomena perubahan bahasa yang terjadi antar sekelompok penutur yang meninggalkan penggunaan bahasa lama yang digunakannya dan memilih untuk menggunakan bahasa baru dalam berkomunikasi sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana pergeseran bahasa yang terjadi pada masyarakat Kampung Rawagede serta faktor apa saja yang mempengaruhi dari adanya pergeseran bahasa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pemerolehan data yaitu Teknik simak, serta wawancara. Analisis data menggunakan tiga tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya pergeseran bahasa Jawa terhadap bahasa Sunda, pada masyarakat Kampung Rawagede Kabupaten Karawang disebabkan oleh dua faktor kuat yaitu migrasi, ekonomi dan tingkat pendidikan.Kata kunci : Pergeseran Bahasa, Rawagede, Faktor Migrasi dan Sosiolinguistik. 
Fase dan Makna Simbol Ritual Badudus dalam Novel "Lalu Tenggelam di Ujung Matamu": Kajian Antropologi Simbolik Victor Turner Azmi, Ullul; Sudikan, Setya Yuwana; Indarti, Titik
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 1 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i1.13508

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan fase dan makna simbolis dari Ritual Badudus dalam novel Lalu Tenggelam di Ujung Matamu karya Miranda Seftiana. Badudus adalah ritual bridal shower untuk keturunan kerajaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah antropologi simbolik Victor Turner dengan fokus pada penelitian fase dan makna simbolik. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah dokumentasi, membaca, dan mencatat. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi dan hermeneutik. Hasil penelitian ini menemukan tiga fase dalam prosesi Ritual Badudus, yaitu  fase pemisahan, fase liminal, dan fase reintegrasi. Makna simbolis Ritual Badudus yang terkandung dalam novel Lalu Tenggelam di Ujung Matamu meliputi makna daun pacar, tandan mayang, air doa, kelapa, kain kuning, dan pupur basahKata Kunci: Fase, Makna, Simbol, Badudus, Novel
Implementasi Pembelajaran Inklusi: Studi Kasus di SDN 1 Kuta Rizal, Lalu Amir; Nursaly, Baiq Rismarini; Padlurrohman, Padlurrohman
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 1 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i1.6585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran model inklusi di SDN 1 Kuta dan dan kasus yang muncul dalam penerapan pembelajaran model inklusi.  Jenis penelitian ini adalah Penelitian Kualitatif dengan metode studi kasus. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SDN 1 Kuta yang dikategorikan berkebutuhan khusus. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 12 orang siswa yang diketahui sebagai ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) melalui metode assesmen ABK. Data tentang anak berkebutuhan khusus diperoleh dari hasil asesmen anak berkebutuhan khusus yang dilakukan oleh guru guru di SDN 1 Kuta, dari orang tua siswa, guru, dan telaah dokumen pendukung pelaksanaan pembelajaran model Inklusi Di SDN 1 Kuta. Analisis data menggunakan metode reduksi. Setelah melaksanakan analisis data, diperoleh hasil : 1) Ditemukan anak berkebutuhan khusus di SDN 1 Kuta dan sebagian besar anak dalam kategori Kesulitan Fungsional khusus;  2) dukungan dan perhatian orang tua anak berkebutuhan khusus sangat kurang untuk membimbing anaknya belajar di rumah; 3) Guru belum maksimal dalam mengelola pembelajaran model inklusi; dan 4) Sarana pendukung pembelajaran model inklusi masih sangat kurang. Penerapan pembelajaran model inklusi di SDN 1 Kuta sudah dilaksanakan dari tahun 2019 namun masih ada masalah yang harus dibenahi dalam rangka lancarnya pelaksanaan pembelajaran model inklusiKata Kunci: Pembelajaran Inklusi, Anak Berkebutuhan Khusus, SDN 1 Kuta