cover
Contact Name
Muh Jaelani Al Pansori
Contact Email
jaelan_alpan@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
sebasa.jurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 26210851     DOI : -
SEBASA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah berkala ilmiah yang dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Hamzanwadi. Jurnal ini menerima artikel dari dosen, peneliti, mahasiswa, atau pemerhati yang berupa hasil penelitian, hasil pemikiran, telaah kritis atau tinjauan akademik tentang topik di bidang bahasa, sastra, dan pembelajarannya. Jurnal ini terbit dua tahun sekali, yaitu Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 269 Documents
Kajian Stilistika Kumpulan Cerpen “Serupa Daun, Kita Pun Gugur” Karya Ariqy Raihan Lukman, Githa Putri; Pratiwi, Wienike Dinar; Syafroni, Roni Nugraha
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 1 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i1.6234

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kumpulan cerpen yang banyak diminati khususnya oleh para remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa yang terdapat dalam kumpulan cerpen Serupa Daun Kita Pun Gugur karya Ariqy Raihan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian yaitu cerpen Serupa Daun, Kita Pun Gugur. Sedangkan objek penelitian yaitu gaya bahasa yang terdapat dalam cerpen. Data berupa macam-macam gaya bahasa yang terdapat dalam kumpulan cerpen tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan mencatat dan menyimak data dalam cerpen. Adapun analisis data dilakukan dalam tiga tahap yaitu membaca dan mencatat data, mengklasifikasi data dalam tabel, menganalisis data dan terakhir membuat simpulan atas temuan data. Hasil penelitian berupa ragam gaya bahasa yaitu, gaya bahasa personifikasi, gaya bahasa asosiasi, gaya bahasa hiperbola, gaya bahasa repetisi, gaya bahasa retorika, gaya bahasa tautologi, gaya bahasa antitesis, gaya bahasa klimaks.Kata Kunci: Stilistika, Gaya Bahasa, Linguistik, Cerpen.
Menilik Stilistika Antologi Cerpen "Lipatan Corona" Karya Dini Ferdianti Purentra, Sadewa Jaka; Suntoko, Suntoko; Nurhasanah, Een
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 1 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i1.6306

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fleksibilitas cerpen sebagai bahan ajar untuk menganalisis gaya bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang terdapat dalam antologi cerpen “lipatan corona” karya Dini Ferdianti. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif sebagai pendektannya. Subjek pada penelitian ini merupakan kumpulan cerpen “lipatan corona”. Objek penelitian adalah gaya bahasa yang terdapat dalam cerpen “lipatan corona”. Data diperoleh dengan simak, catat dan Teknik analisis data berupa mencari sumber data, mencermati dan menentukan fokus yang akan diteliti. Mengelompokkan dan mendeskripsikan hasil analisis gaya bahasa yang terdapat dalam kumpulan cerpen kemudian menyimpulkan. Hasil penelitian yaitu Gaya Bahasa Alusi, Sarkasme, Personifikasi, Hiperbola, Erostesis, Eufimisme, Antithesis, Epitet, dan Metafora.Kata Kunci: Stilistika, Antologi Cerpen, Lipatan Corona dan Dini Ferdianti
Hubungan Kekerabatan Bahasa Jawa dan Bahasa Sunda Hedrokumoro, Hedrokumoro; Mahendra, Dian
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.12240

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan kekerabatan bahasa Jawa dan bahasa Sunda. Hubungan tersebut diidentifikasi dengan pendekatan campuran. Data yang diperiksa berupa dua ratus kosakata dasar Swadesh dalam bahasa Jawa dan bahasa Sunda. Data tersebut dikumpulkan dengan teknik wawancara terhadap penutur asli kedua bahasa tersebut. Analisis data dilakukan dengan teknik leksikostatistik untuk menemukan evidensi kuantitatif dan korespondensi fonemis untuk menemukan evidensi kualitatif. Data tersebut kemudian disajikan secara formal dan informal. Penelitian ini membuktikan bahwa bahasa Jawa dan bahasa Sunda mempunyai jalinan kekerabatan pada level keluarga bahasa. Hal ini dibuktikan dengan persentase kata kerabat sebanyak 60% dan waktu pisah antara tahun 693 – 991 Masehi jika dihitung dari tahun sekarang (2023). Penelitian ini juga menemukan tiga kaidah korespondensi fonemis. Korespondensi fonemis tersebut antara lain korespondensi fonem /ə ~ ɣ/, /w ~ b/, dan /ø ~  h/. Selain itu, ditemukan pula bahwa bahasa Sunda lebih dekat dengan bahasa Proto-Austronesia dibanding bahasa Jawa. Hal ini dibuktikan dengan adanya fonem Proto-Austronesia yang dipertahankan dalam bahasa Sunda. Sementara itu, dalam bahasa Jawa fonem tersebut mengalami perubahan. Fakta ini juga menunjukkan bahwa bahasa Sunda lebih tua daripada bahasa Jawa. Kata Kunci: Kekerabatan bahasa, leksikostatistik, korespondensi fonemis, bahasa Jawa, bahasa Sunda
NILAI SOSIAL DALAM ANTOLOGI CERPEN ARUM MANIS KARYA TEGUH AFFANDI Serlinika, Cipi; Solihati, Nani
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.15874

Abstract

Peneliti sedang menggalakkan program literasi di sekolah. Mempromosikan buku cerpen dengan nilai social sebagai daya tarik adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan minat siswa dalam membaca buku. Oleh karena itu peneliti bertujuan menganalisis nilai social dalam cerpen Arum Manis karya Teguh Affandi. Kumpulan cerpen Arum Manis ini terdapat 22 judul, dan 4 judul yang diteliti. “Tembok Apartement Yang Bicara” , “Hidangan Bergizi” , Peristiwa di kedai warung kopi, dan Angin Tak dapat Membaca”. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Melalui pendekatan sosiologi sastra. Data riset yang dikaji adalah buku cerpen. Membaca keseluruhan isi cerpen, menarik kesimpulan, memilih cerpen yang paling seru untuk dikaji nilai sosialnya lalu meneliti nilai social yang ditemukan. Dicatat dari kutipan yang menjadi hasil penemuan. Hasil penelitian bahwa telah ditemukan nilai social dalam ke 4 cerpen yang dipilih. Yaitu Cinta Terlarang, Tolong Menolong, Membantu dengan maksud tidak baik, Tidak bersyukur kepada Tuhan dan Penyesalan. Sisi menarik dari hasil penelitian ini, nilai social yang ditemukan berupa pelanggaran norma agama dan adat istiadat masyarakat. 
NGUBUR ARI-ARI VERSI DESA MEKAR KONDANG KABUPATEN TANGERANG: KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK Yasmin, Putri
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.17528

Abstract

Tradisi ngubur ari-ari sudah ada sejak dahulu, bagi masyarakat Sunda mengubur ari-ari sebagai rasa syukur karena telah membantu melindungi bayi selama di dalam kandungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemaknaan dalam tradisi ngubur ari-ari masyarakat Sunda di Desa Mekar Kondang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan penelitian ini dilakukan pada masyarakat Sunda di wilayah Desa Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. Dalam proses ngubur ari-ari terdapat 9 tahap yang harus dilakukan secara sistematis, terdapat satu proses yang menarik dan berbeda dengan wilayah lainnya yaitu sang Ayah menggunakan kopiah atau kerudung berdasarkan jenis kelamin bayi. Terdapat pemaknaan yang menarik dalam setiap proses yang dilakukan saat ngubur ari-ari.Kata kunci: Ngubur Ari-Ari, Antropolinguistik, Semantik Kultural
NILAI PENDIDIKAN MORAL NOVEL RANTAU 1 MUARA UNTUK MENUNJANG TERCAPAINYA PENDIDIKAN KARAKTER SISWA MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0 Santika, Desintia Mutiara; Suparmin, Suparmin; Sudiatmi, Titik
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.18057

Abstract

Novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi ini menyajikan kisah menarik tentang usaha keras pejalanan hidup seseorang untuk membiayai keluarga, pendidikan dan mencari belahan jiwa. Tujuan penelitian ini untuk medeskripsikan jenis-jenis nilai pendidikan moral yang terdapat dalam novel Rantau 1 Muara. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan dalam isi bacaan novel tersebut. Jenis nilai pendidikan moral novel Rantau 1 Muara ditemukan ada 5 jenis niali pendidikan moral, yaitu nilai pendidikan moral percaya diri, rendah hati, teguh pendirian, berbakti, dan berprasangka baik.
ANALISIS MAJAS PERBANDINGAN DALAM KUMPULAN PUISI DANCING RAIN KARYA JANE ARDANESHWARI DAN IMPLEMENTASINYA DENGAN PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SMP Fahiroh, Nur
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.18358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis majas perbandingan yang terdapat dalam kumpulan puisi “Dancing Rain” karya Jane Ardaneshwari dan impelmentasinya dalam pengajaran apresiasi sastra di sekolah menengah pertama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Tarigan. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa majas perbandingan yang terdapat dalam antologi puisi total ada 10 majas perbandingan yaitu majas perbandingan perumpamaan, metafora, personifikasi, depersonifikasi, alegori, anitesis, pleonasme, perifrasis, prolepis, dan koreksio. Pembelajaran apresiasi sastra di SMP kita bisa lihat dengan adanya berbagai macam gaya bahasa yang beragam dan bervariasi cukup sulit untuk diajarkan kepada siswa sehingga pemahaman siswa kurang memadai untuk mengerti tentang majas terutama pada contoh gaya bahasa yang terdapat pada puisi Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa majas dalam kumpulan puisi dancing rain karya Jane Ardaneshwari yang paling dominan dari kategori berbagai majas lainnya. Hal tersebut disebabkan karena majas memiliki hubungan yang sangat penting dalam pembelajaran apresiasi sastra di smp yaitu salah satunya dengan puisi yang didalamnya memiliki majas yang membuat isi dari puisi menjadi hidup dan menarik.Kata kunci: Majas, Puisi, Pembelajaran Apresiasi Sastra
LEKSIKON ETNOMEDISIN PENYAKIT NONMEDIS DI KASEPUHAN CICARUCUB, LEBAK, BANTEN: ANTROPOLINGUISTIK Sevia, Sevia; Rosidin, Odien
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.18707

Abstract

Tujun Penelitian ini untuk mengklasifikasikan bentuk lingual dan mendeskripsikan makna kultural dan nilai budaya dari nama-nama penyakit nonmedis berdasarkan sudut pandang masyarakat setempat. Ruang lingkup penelitian ini berfokus pada nama-nama penyakit nonmedis dalam bentuk kata dan frasa yang diderita masyarakat adat Kasepuhan Cicarucub, Lebak, Banten. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Proses pengumpulan data dengan cara kajian pustaka, observasi dan wawancara serta metode simak. Teknik yang dipakai yaitu sadap, catat dan rekam. Data yang dikaji berupa tuturan dan ujaran tentang nama-nama penyakit nonmedis. Dari hasil penelitian tersebut terdapat 14 data yang didapatkan, dua diantaranya masih memiliki relasi dan bagian dari salah satu jenis penyakit nonmedis tersebut. 9 data dikategorikan sebagai kata dan 5 data dikategorikan sebagai frasa. Konsep sakit yang dimaknai oleh masyarakat adat bahwa sakit dimaknai sebagai pemberian dari Sang Pencipta sebagai pembersihan diri atas dosa, terganggunya sistem kekebalan tubuh akibat virus dan bakteri, adanya gangguan dari mahluk supranatural, guna-guna, gangguan atau teguran dari para Karuhun (roh leluhur) dan adanya kesalahan atau dosa terhadap pangan utama yaitu padi. Kata kunci: penyakit nonmedis, Cicarucub, etnomedisin, leksikon
PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA PASIEN SKIZOFRENIA BERAT: STUDI KASUS PRAGMATIK KOGNITIF Sabrina, Azaina Farah; Citraresmana, Elvi; Wagiati, Wagiati
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.19381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelanggaran prinsip kerja sama dalam tindak tutur proses inferensial pada pasien skizofrenia kategori berat di Yayasan Jamrud Biru. Pengidap skizofrenia memiliki gejala waham dan halusinasi yang membuat tuturan mereka terdengar berbeda dari orang normal. Isi tuturan turut didukung oleh gejala flight of ideas yang membuat mereka menyampaikan kata-kata dengan makna yang tidak berhubungan dan topik melompat-lompat. Penelitian ini termasuk dalam penelitian studi kasus deskriptif. Teori yang digunakan adalah prinsip kerja sama milik Grice dan tindak tutur proses inferensial milik Bara dan Bucciarelli. Sumber data berasal dari pasien skizofrenia kategori berat dengan data berupa tuturan yang ia ujarkan saat konseling dengan pekerja sosial dan psikiater. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode simak dengan teknik catat dan rekam, serta metode analisis data dengan menggunakan metode padan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 39 data pelanggaran prinsip kerja sama pasien ketika konseling dengan pekerja sosial dan 15 data pelanggaran prinsip kerja sama pasien ketika konseling dengan psikiater. Prinsip kerja sama yang dominan dilanggar adalah maksim kuantitas dan maksim relevansi, sedangkan tindak tutur proses inferensial yang dominan digunakan adalah tindak tutur langsung dan tindak tutur ironi.Kata kunci: Leksikon Mental, Pelanggaran, Skizofrenia, Tindak Tutur Proses Inferensial
KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL MERDEKA SEJAK HATI KARYA AHMAD FUADI (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Sartika, Dewi; Markhamah, Markhamah; Sufanti, Main; Al Ma’ruf, Ali Imran
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.19818

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur yang membangun novel dan mendeskripsikan kritik sosial yang terdapat dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan mengadopsi strategi  sosiologi sastra guna mengetahui kritik sosial dalam novel tersebut. Data pada penelitian ini berupa dialog kutipan cerita dari novel tersebut. Sumber data penelitian ini berupa novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi. Tekniik pengumpulan data menerapkan teknik simak dan cattat. Proses pengumpulan data yakni dengan cara membaca  dan catat keseluruhan isi teks dialog cerita yang mengandung kritik sosial dalam novel. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis konten, analisis perbandingan dengan cara..mengidentifikasi dan analisis struktural pada novel, dan menerapkan tinjauan sosiologi sastra. Adapun uji derajat kepercayaan atas data penelitian yang diperoleh dalam penelitian yakni menerapkan triangulasi teknik atau teori. Pada penelitian ini hasilnya yaitu (1) unsur intrinsik terdiri atas tema: kebebasan batin dan perjuangan. Penokohan berisi tokoh: Lafran, Sutan Pangurabaan, Gonto Siregar dan tokoh tambahan lainnya. Alur cerita menggunakan alur maju dan alur mundur. Latar cerita novel terdapat latar tempat, suasana dan latar waktu. Gaya bahasa menggunakan majas personifikasi. Amanat terkandung dalam novel dalam menjalankan kehidupan, diperlukan semangat hidup yang kuat, bersikap jujur, bersyukur, berani, bertanggung jawab, peka terhadap lingkungan, disiplin, dan konsisten. (2)Terdapat 6 kritik masalah sosial dalam novel yaitu masalah politik, moral, pendidikan,agama, ekonomi, dan keluarga.Kata kunci: Kritik Sosial, Novel, Sosiologi Sastra.