cover
Contact Name
Muh Jaelani Al Pansori
Contact Email
jaelan_alpan@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
sebasa.jurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 26210851     DOI : -
SEBASA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah berkala ilmiah yang dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Hamzanwadi. Jurnal ini menerima artikel dari dosen, peneliti, mahasiswa, atau pemerhati yang berupa hasil penelitian, hasil pemikiran, telaah kritis atau tinjauan akademik tentang topik di bidang bahasa, sastra, dan pembelajarannya. Jurnal ini terbit dua tahun sekali, yaitu Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 269 Documents
SENYAPAN DAN KILIR LIDAH TERHADAP PRODUKSI UJARAN: STUDI KASUS PADA PIDATO PEJABAT PUBLIK DI YOUTUBE Witrianti, Kurnia Luvitha; Tarmini, Wini
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.20301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk senyapan dan kilir lidah serta penyebabnya yang terdapat pada pidato pejabat publik di Youtube. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, dan kalimat yang di dalamnya terdapat senyapan dan kilir lidah terhadap produksi ujaran. Sumber data dalam penelitian ini adalah pidato Gubernur Jawa Barat pada Lauching Tribun Priangan yang diunggah di kanal Youtube Tribunnews. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap dan catat. Teknik analisis data berupa teknik pemaparan dan analisis konteks. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 30 data, berupa 28 data senyapan dan 2 data kilir lidah. Jenis senyapan dalam penelitian ini berupa senyapan diam dan senyapan terisi. Adapun jenis kilir lidah dalam penelitian ini kekeliruan semantik dan kekeliruan asembling. Penyebab terjadinya senyapan, yaitu pengambilan napas, jeda gramatikal, lupa pada kata atau kalimat yang diperlukan, kehati-hatian memilih kata, dan ketidaksiapan memulai tuturan. Penyebab terjadinya kilir lidah, yaitu terburu-buru dan tidak konsentrasi.
ANALISIS PRAGMATIK LIRIK TUJUH LAGU BAHASA BATAK TOBA BERTEMAKAN PENGHORMATAN ANAK KEPADA ORANG TUA Sinaga, Mindo Uly; Saragih, Erikson; Perangin-angin, Esra
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.20302

Abstract

Di dalam kehidupannya sehari-hari, manusia membutuhkan banyak sarana, diantaranya adalah komunikasi. Salah satu bentuk komunikasi tersebut yaitu musik ataupun lagu. Lagu yang dinyanyikan, disampaikan kepada orang yang dituju tanpa harus berkomunikasi secara langsung. Banyak orang suka mendengar dan menyanyikan lagu Batak, namun kurang memahami maknanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola ekspresi tindak tutur yang terdapat pada lirik lagu bahasa Batak Toba bertemakan penghormatan anak kepada orang tua. Pola ekspresi yang dimaksud adalah lokusi, ilokusi dan perlokusi. Desain penelitian ini adalah analisis isi dan interview kepada orang-orang tua yang memahami betul makna lirik lagu bahasa Batak Toba. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ekspresi tindak tutur lokusi dalam lirik 7 lagu Bahasa Batak Toba bertemakan penghormatan anak kepada orang tua, umumnya berupa tuturan yang disampaikan dalam bentuk kalimat berita. Ekspresi tindak tutur ilokusi dalam lirik 7 lagu Bahasa Batak Toba bertemakan penghormatan anak kepada orang tua, umumnya berisi tuturan jenis ekspresif, yaitu tuturan dengan maksud mengucapkan terima kasih, meminta maaf, memuji, dan mengucapkan selamat. Dan ekspresi tindak tutur perlokusi dalam lirik 7 lagu Bahasa Batak Toba bertemakan penghormatan anak kepada orang tua umumnya berisi tuturan dengan daya atau efek menyenangkan hati orang tua.  
IDEOLOGI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL BUMI KARYA TERE LIYE (TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA) Febiola, Risa; Wicaksana, Muhlis Fajar; Sudiatmi, Titik
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.20592

Abstract

Penelitian ini menggunakan analisis psikologi sastra untuk mendeskripsikan ideologi pendidikan karakter dalam novel Bumi karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Novel Bumi karya Tere Liye menjadi sumber data penelitian ini. Informasi dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan novel yang berkaitan dengan gagasan novel tentang pendidikan karakter. Metode analisis data yang digunakan adalah metode Miles dan Huberman, yang terdiri dari empat tahap: a) pengumpulan data, b) reduksi data, c) penyajian data, dan d) penarikan kesimpulan atau verifikasi. Temuan dari penelitian ini mencakup 14 data yang sejalan dengan filosofi pendidikan karakter, antara lain: 1) mengenal emosi diri, 2) kesadaran akan emosi orang lain, 3) mengelola emosi, 4) pengembangan hubungan interpersonal yang positif, 5) cinta kasih, 6) kepedulian, 7) persahabatan yang penuh pengabdian, 8) tidak mementingkan diri sendiri, 9) gotong royong, 10) moral, 11) pengharapan, 12) kejujuran, 13) kegelisahan, dan 14) penderitaan.
INOVASI FONETIS BAHASA SUNDA DI PERBATASAN KABUPATEN MAJALENGKA DENGAN KABUPATEN CIREBON DAN KUNINGAN Pradana, Allif; Wahya, Wahya; Lyra, Hera Meganova
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.20922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan varian bahasa sunda di perbatasan Kabupaten Majalengka dengan Kabupaten Cirebon dan Kuningan yaitu di kecamatan sindangwangi sebagai wilayah borderland bahasa Sunda yang memiliki pembaharuan inovasi fonetis pada kosakata nya menjadikan bahasa sunda di kecmatan sindangwangi mempunyai perubahan dari bentuk ataupun makna. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori borderland oleh dahareni (2010) dan Inovasi Internal oleh Wahya (1995). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif qualitatif oleh Djajasudarma (2010) untuk memaparkan secara dalam temuan dari penelitian dan teknik catat dan lanjutan simak oleh Nandra dan Reniwati untuk pencarian 229 kosakata budaya (2009). Hasil penelitian dari 35 kosakata asal dengan 40 varian inovatif beshasil ditemukan dan dideskripsikan menjadi: 1. Proses Fonologi satu tahap dengan: 1. Perubahan fonem, 2. Penambahan fonem, 3. Pengurangan fonem, 4. Metatesis, dan 2. Proses fonologi dua tahap untuk mengukur urutan diakronis dari 5 varian kosakata inovatif.
PELANGGARAN MAKSIM PERCAKAPAN “WEBSERIES SKAYA AND THE BIG BOSS” Rahmawati, Ayu Diah; Wicaksana, Muhlis Fajar; Sukarno, Sukarno
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.20923

Abstract

Pelanggaran prinsip kerja sama dalam web series skaya And The Big Boss menjadi pokok bahasan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelanggaran maksim prinsip kerja sama yang terjadi dalam tuturan tokoh Skaya And The Big Boss. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan pelanggaran peribahasa, pada setiap data ujaran yang ditemukan. Metode pengumpulan informasi dilakukan dengan menggunakan beberapa teknik antara lain: teknik dokumentasi, teknik menyimak, dan teknik mencatat. Selanjutnya, metode analisis data yang digunakan dalam penemuan ini dilakukan dalam beberapa tahap. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode padan pragmatic.. Ditemukan 17 data yang melanggar prinsip kerja sama, meliputi 2 data yang melanggar maksim kuantitas, 6 data yang melanggar maksim kualitas, 5 data yang melanggar maksim relevansi, dan 4 data yang melanggar maksim cara. Pelanggaran paling banyak terjadi pada maksim kualitas dan paling sedikit maksim kuantitas. Selain pelanggaran maksim, terdapat beberapa implikatur dalam pernyataan yang dibuat, antara lain implikatur meminta, berbohong, memberikan informasi, menyatakan, dan menjelaskan.
KONFLIK SOSIAL TOKOH UTAMA DALAM NOVEL KATA KARYA RINTIK SEDU DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Hanifah, Nada Nur; Solihati, Nani
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.21099

Abstract

Topik yang dijelaskan dalam penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan konflik sosial yang melibatkan konflik yang merusak dan konflik yang mendukung dalam pelaku utama pada novel Kata karya Rintik Sedu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini ialah novel Kata karya Rintik Sedu. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik studi pustaka, simak dan catat. Teknik analisis data yang dipakai berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan yang akan dibahas pada penelitian ini sebanyak 8 data, berupa 6 data konflik desktruktif dan 2 data konflik konstruktif. Berdasarkan sifatnya konflik destruktif memiliki ciri-ciri diantaranya, pendendam, kecurigaan, kurangnya komunikasi, ancaman, dan paksaan. Adapun ciri-ciri konflik konstruktif diantaranya, rasa terharu dan mengharap yang terbaik.Kata kunci: Konflik Sosial, Novel, dan Sastra.
PEMANFAATAN KBBI DARING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA Lubis, Silvia Sandi Wisuda
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.21243

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pemanfaatan KBBI daring sebagai upaya untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Indonesia pada mahasiswa PGMI UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode analisis deskriptif yang dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan keadaan subjek atau objek dalam penelitian dapat berupa orang, lembaga, masyarakat dan yang lainnya yang pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau apa adanya. Penguasaan kosakata sangat diperlukan karena semakin banyak kosakata yang dimiliki seseorang, maka semakin mudah pula ia menyampaikan dan menerima informasi, bahkan kosakata dapat digunakan sebagai tolak ukur kepandaian seseorang. KBBI daring sebagai sebuah media teknologi yang bisa didapatkan dengan mudah. Pada gawai, KBBI daring sebagai sebuah aplikasi tersendiri yang dapat diunduh secara mudah dan penggunaannya bisa dilakukan tanpa menggunakan jaringan internet. Tampilan KBBI daring cukup menarik, substansinya juga lengkap yaitu terdiri atas kelas kata, ragam, bahasa, dan bidang. Pemanfaatan KBBI daring dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Indonesia bisa dilakukan dengan enam kegiatan yang menitikberatkan pada kegiatan menulis. Terdapat enam kegiatan dengan pemanfaatan KBBI daring sebagai upaya meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Indonesia.  Pemanfaatan KBBI daring dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Indonesia mendapat skor maksimal pada unit I sebesar 73,77%dan II (76,29%), sedangkan pada unit III (64,32%) mendapat skor rendah sehingga untuk keseluruhan mencapai 70% keberhasilan pemanfaatan KBBI daring. Kata Kunci: KBBI daring, Kosakata bahasa Idonesia 
TINDAK KEJAHATAN DALAM FILM MENHUNT UNABOMBER SEBUAH KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK Ismawati, Ismawati; Agustina, Hani; Ramdhani, Marlinda
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.21307

Abstract

Lingusitik forensik merupakan ilmu baru termutakhir yang digunakan untuk membantu memecahkan kasus kejahatan yang mempunyai bukti-bukti kebahasaan. baik lisan maupun tulisan. Salah satu yang menarik untuk diteliti adalah kejahatan yang meninggalkan jejak bukti kebahasaan adalah kasus pengeboman berantai yang terjadi di Amerika yang telah difilmkan dengan judul Menthunt: Unabomber. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan profil pelaku yang digambarkan dalam film Manhunt:Unabomber episode satu sampai dengan delapan. Penelitian ini dikerjakan dengan pendekatan kualitatif dengan kajian linguistik forensik. Teknik pemerolehan data pada penelitian ini menggunakan teknik simak dengan metode catat. Proses menyimak dilakukan pada saat menonton film Menthunt:Unabomber, dan proses mencatat dilakukan saat menemukan data kebahasaan yang berpotensi menjadi data penelitian. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan triangulasi teori, yaitu analisis wacana, semantik, dan pragmatik.  Hasil penelitian menunjukan jenis kejahatan yang dilakukan adalah crimes against person. Profil pelaku dalam film tersebut berupa umur pelaku, latar belakang pendidikan pelaku, dan kepribadian pelaku. Cara kejahatan dilakukan adalah dengan mengirim bom melalui surat kabar atau wesel pos.Kata kunci: linguistik forensik, kejahatan, pengeboman berantai
Pengaruh Penggunaan Model Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Anekdot Siswa Kelas X SMA Dr. Soetomo Tyas, Wahyuning; Kusmiyati, Kusmiyati; Faizin, Afan
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.21319

Abstract

Dalam artikel ini dijelaskan mengenai pengaruh penggunaan Model discovery learning terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Dr. Soetomo dalam menulis teks anekdot. Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas X SMA Dr. Soetomo dan sampelnya kelas X3 sebagai kelas kontrol dan X7 sebagai kelas eksperimen yang masing-masing terdiri dari 32 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan dua jenis data yakni data primer dan data sekunder. Untuk pengumpulan datanya, menggunakan teknik observasi, teknik tes, teknik dokumentasi dan teknik Pustaka. Teknik analisis data yang digunakan berupa uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian pada artikel ini adalah hasil tes kemampuan awal membuktikan bahwa 14 orang siswa atau 44 % dan 18 orang siswa lainnya atau 56 % dinyatakan tidak tuntas dan setelah diberikan perlakuan Hasil tes kemampuan akhir membuktikan bahwa ketuntasan siswa meningkat sebesar 31,25 % yaitu dari 14 menjadi 24 orang siswa atau 75 % dan 8 orang siswa lainnya atau 25 % dinyatakan tidak tuntas.Kata Kunci: Discovery Learning, Teks Anekdot, Hasil Belajar Siswa 
Analisis Serat Jatiswara dalam Acara Nyunatan di Desa Lendang Nangka Kecematan Masbagik Lombok Timur: Kajian Hermeneutika Gadamer Azima, Pauzan; Nursaly, Baiq Rismarini; Muttaqin, Zainul
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6 No 2 (2023): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v6i2.21344

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan antara teks Serat Jatiswara dengan tradisi nyunatan di Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, NTB. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif karena mendeskripsikan tentang keterkaitan teks Jatiswara dengan tafsiran masyarakat Sasak Desa Lendang Nangka yang kemudian dijadikan sebagai salah satu prosesi dalam acara nyunatan. Penelitian ini membahas tentang nilai-nilai dan pesan yang terkandung dalam teks Jatiswara sehingga mempunyai kelarasan dengan acara nyunatan di Desa Lendang Nangka. Teks Serat Jatiswara adalah sastra lama berbentuk prosa yang mengisahkan tentang perjalanan Jatiswara menyebarkan Islam ke tanah Jawa. Dari isi teks tersebut masyarakat Sasak di Desa Lendang Nangka menilai secara filosofis bahwa ada keterkaitan antara nilai-nilai dan pesan dengan acara nyunatan. Adapun teori yang dipakai untuk bisa memantau apakah ada keselarasan di antara dua aspek yang berbeda itu penulis skripsi ini memakai Hermeneutika Gadamer. Teori ini dijadikan alat penelitian karena memiliki nilai humanisme yang bisa melihat dari segi tradisi masyarakat dalam penafsiran suatu teks. Sehingga dalam hasil penelitian ini, peniliti menemukan keselarasian antara kedua aspek yang berbeda itu dari tafsiran terhadap teks dengan kepercayaan yang ada di masyarakat (culture) Desa Lendang Nangka.Kata Kunci: Keterkaitan, Serat Jatiswara, Nyunatan, dan Hermeneutika Gadamer