cover
Contact Name
Ratna Hidayati
Contact Email
ilkeskh@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ratnahidayati1971@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
ISSN : 20871287     EISSN : 25499408     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ILKES fokus pada penelitian bidang kesehatan dengan cakupan bidang ilmu Keperawatan, Kebidanan dan Gizi.
Arjuna Subject : -
Articles 204 Documents
Faktor-faktor Derterminan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah Hadisuyitno, Juin; Riyadi, Bastianus Doddy; Faturahman, Muhammad Ikhwan
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.386

Abstract

Latar belakang: Bayi dengan berat badan lahir rendah akan terus menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan secara global dan dikaitkan dengan berbagai dampak jangka pendek maupun jangka panjang. Dampak yang ditimbulkan antara lain gangguan pertumbuhan dan pekembangan, daya tahan tubuh yang rendah serta penyakit kronis yang timbul pada masa akan datang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor penyebab terjadinya kejadian berat badan lahir rendah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain case control di wilayah Kota Batu. Subyek penelitian adalah ibu bayi yang mempunyai bayi BBLR untuk kelompok kasus dan ibu yang mempunyai bayi dengan lahir normal kelompok kontrol. Sampel diambil dengan metode purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis bivariat diterapkan untuk menguji faktor-faktor yang berhubungan dengan BBLR. Rasio peluang yang disesuaikan dengan interval kepercayaan 95% pada nilai P < 0,05 dianggap signifikan secara statistik. Hasil: Penelitian ini mendapatkan total subyek 130 ibu bayi dengan rincian 32 (24,6%) kelompok kasus dan 98 (74,4%) kelompok kontrol. Hasil uji statistik resiko KEK dengan kejadian BBLR diperoleh nilai p = 0,075 (p<0,05), nilai OR 2,348 (CI 0,903 – 6,107) dengan demikian dapat disimpulkan tidak ada hubungan yang bermakna antara ibu hamil yang beresiko KEK dengan kejadian BBLR.Ada hubungan yang bermakna antara riwayat sakit saat kehamilan dengan kejadian bayi dengan BBLR (p=0,004), nilai OR 3,507 (CI 1,446 – 8,503). Kesimpulan: Resiko KEK tidak berhubungan dengan kejadian BBLR sedangkan riwayat sakit saat kehamilan menjadi faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di Kota Batu.
Pemberian ASI Eksklusif dan Riwayat Imunisasi Sebagai Faktor Risiko Kejadian Pneumonia di Puskesmas Bangsal Saputra, Mukhammad Himawan; Syalfina, Agustin Dwi; Fitriyah, Kharismatul; Yuniarti, Asih Media
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.425

Abstract

Pneumonia remains a leading cause of morbidity and mortality in children under five worldwide, including in Indonesia, with risk factors such as non-exclusive breastfeeding and incomplete immunization status. This study aimed to analyze the relationship between exclusive breastfeeding and immunization history with the incidence of pneumonia among children under five in the Working Area of Bangsal Community Health Center, Mojokerto Regency. A case-control design was employed, with a sample of 128 children (64 cases and 64 controls) selected through simple random sampling. Data were collected from medical records and interviews, then analyzed using the Chi-Square test. The results showed that most respondents had incomplete immunization status (51.6%) and received exclusive breastfeeding (55.5%). Statistical analysis revealed that complete immunization status was associated with a reduced risk of pneumonia (OR = 0.468; p = 0.034), as was exclusive breastfeeding (OR = 0.434; p = 0.021). The study concludes that complete immunization and exclusive breastfeeding serve as protective factors against pneumonia in children under five. Therefore, strengthening promotive and preventive programs, such as health education, catch-up immunization, and increasing exclusive breastfeeding coverage, is essential to reduce pneumonia incidence
Gambaran Tindakan Pencegahan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Sukajadi Yuanti, Anika; Wulandari, Idah Ayu; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.396

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global. Kejadian kematian ibu yang berkaitan dengan anemia sebesar 40%. Prevalensi ibu hamil yang mengalami anemia di Provinsi Sumatra Selatan pada tahun 2024 yaitu sebanyak 5305 kasus (7,4%). Pengetahuan ibu hamil tentang anemia merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk membantu mencegah terjadinya kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tindakan pencegahan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Sukajadi tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada bulan Oktober sampai November 2024 dimana populasinya adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Sukajadi dengan jumlah sampel sebanyak 81 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan menampilkan hasil frekuensi dan presentase. Dari 81 ibu hamil, sebagian besar ibu berusia 20-35 tahun (82,7%), tingkat pendidikan SMA (38,3%), ibu rumah tangga (84%), multigravida (66,7%) dan usia kehamilan saat ini trimester 2 (46,9%). dan mempunyai tingkat pengetahuan cukup (87,7%). Diharapkan ibu hamil terus meningkatkan pengetahuannya khususnya tentang anemia ibu hamil dan tenaga kesehatan secara berkelanjutan memberikan informasi kepada ibu hamil melalui kegiatan posyandu dan saat ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan.
Pengaruh Penambahan Tepung Kacang Hijau Terhadap Kajian Protein Dan Daya Terima Donat Sukun Budiman, Frenky Arif; Suprihartini, Cucuk; Estiningtyas, Dian; Puspita, Berliana
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.419

Abstract

Makanan jajanan merupakan hal yang erat kaitannya dengan keseharian anak sekolah. Makanan jajanan menyumbang zat gizi energi sebesar 22.9% dan protein 15.9%. Anak sekolah di Indonesia menjadikan donat sebagai jajanan favoritnya. Sehingga muncul inovasi pembuatan donat dengan proporsi sukun dan tepung kacang hijau untuk meningkatkan konsumsi jajanan yang memenuhi syarat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan protein dan daya terima organoleptik donat dengan formulasi sukun dan tepung kacang hijau. Subtitusi tepung kacang hijau pada pembuatan donat sukun dapat mempengaruhi nilai gizi protein donat sehingga perlu dilakukan kajian protein serta pengujian daya terima organoleptik pada produk donat. Penelitian ini memakai konsep Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang memiliki 3 macam perlakuan yakni 0% (P0), 2% (P1) dan 4% (P2) proporsi tepung kacang hijau serta 3 replikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai gizi protein donat meningkat secara signifikan yaitu pada P1 (61,3 gr) dan P2 (63,1 gr). Hasil uji organoleptik menunjukkan perlakuan terbaik : warna (P1), aroma (P0), tekstur (P0) dan rasa (P2). Dari ketiga perlakuan diperoleh hasil bahwa donat yang paling disukai dari segi warna, aroma, tekstur dan rasa yaitu P1. Donat sukun kacang hijau daya simpannya rendah, perlu adanya upaya untuk meningkatkan daya simpan dan efesiensi ketersediaan donat. Berdasarkan temuan tadi, perlu adanya penelitian lanjutan terkait pengaruh penyimpanan beku (frozen food) terhadap mutu organoleptik donat sukun kacang hijau.
Hubungan Kadar Hemoglobin Terhadap Proses Penyembuhan Luka Post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Aura Syifa Kabupaten Kediri Koen, Dorothy Carissa Aditya; Pratamaningtyas, Susanti; Rahayu, Dwi Estuning; Hardjito, Koekoeh
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.390

Abstract

The wound from a sectio caesarea can be at risk of infection if the healing process is compromised. Among the factors that can affect wound healing is low hemoglobin levels, which indicates the presence of anemia. This study is a quantitative observational design and prospective cohort approached. The sample was 48 respondents who were taken by consequtive sampling. Data collection was obtained from patient laboratory results and REEDA observation sheets. Data analysis was carried out using Chi Square statistical test. The results showed a p-value of 0.016 < 0.05, meaning that there is a statistical relationship hemoglobin levels and the post sectio caesarea wound healing process at Aura Syifa Hospital, Kediri Regency. It is suggested that the research site should develop procedures for monitoring hemoglobin levels in normal postpartum and post cesarean section mothers to prevent complications that can hinder the wound healing process. As well as improve education to patients about the importance of nutritional intake, especially iron and protein which aims to maintain optimal hemoglobin levels to support wound healing.
Pengaruh Penambahan Gula Merah terhadap Karakteristik Hedonik dan Mutu Hedonik Minuman Fungsional Sari Daun Ubi Jalar Windardi, Ika Puspa; Dewi, Afiska Prima
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.409

Abstract

Pengembangan minuman fungsional dari daun ubi jalar dengan penambahan gula merah memerlukan formulasi yang tepat untuk menghasilkan produk dengan karakteristik sensoris yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persentase penambahan gula merah terhadap karakteristik hedonik dan mutu hedonik dari produk minuman sari daun ubi jalar dan menentukan formula terpilih. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Terdapat 3 formula pembuatan minuman sari daun ubi berdasarkan penambahan konsentrasi gula merah, yaitu F1 10%, F2 15%, dan F3 20%. Analisis sensori dilakukan terhadap parameter hedonik dan mutu hedonik produk menggunakan analysis of variance (ANOVA). Hasil uji organoleptik menemukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara ketiga formula terhadap keseluruhan atribut uji hedonik (p>0,05), sedangkan perbedaan konsentrasi gula merah yang ditambahkan berpengaruh (p=0.021) terhadap rasa manis minuman sari daun ubi jalar. Formula F2 dengan penambahan gula merah 15% b/v merupakan formula terpilih. Berdasarkan tingkat kesukaan panelis, minuman sari daun ubi jalar berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk minuman fungsional dan perlu analisis lanjutan mengenai senyawa aktif yang terkandung di dalamnya.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Implan di Puskesmas Wates Nugraheni, Hermita; Rahmatiningtyas, Indah; Pratamamningtyas, Susanti; Sendra, Eny
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.398

Abstract

Abstract Indonesia is one of the countries with the highest population in the world, which is in fourth place. The government implemented the Family Planning program to prevent very rapid population growth. Implants are contraceptives intended to prevent pregnancy, which are considered effective and not permanent. Implants can last for three to five years with a failure rate of only 0.05 out of 100 women who use them, implants are up to 99 percent effective. Age, parity, education, and occupation are some of the factors that influence a person's choice of contraception method. This research was conducted to evaluate variables that contribute to the use of implantable contraceptives at the Wates Community Health Center. This research method uses a cross sectional research design with a retrospective approach. Samples were taken using a simple random sampling technique as many as 72 people. The analysis test used is the chi – square test. The results showed that age and occupation had no effect on the use of contraceptive implants. On the other hand, education level and number of children (parity) are related to the use of contraceptive implants. It is hoped that health services can improve health education regarding contraceptive methods, especially implants. Keywords: Factors, Implant Contraceptive Selection
Hubungan Pernikahan Dini Dengan Kejadian Baby Blues Syndrome Di Desa Sidetapa Diantari, Komang Sri; Parwati, Ni Wayan Manik; Haryati, Ni Putu Sri
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.420

Abstract

The postpartum period involves many changes, both physical and psychological. Mothers may experience feelings of sadness related to their baby, a condition known as postpartum blues or baby blues. The purpose of this study is to determine the relationship between early marriage and the incidence of baby blues syndrome in young mothers. Since the postpartum period requires comprehensive care, there are times when mothers experience feelings of sadness related to their baby, referred to as baby blues syndrome. This study is an observational analysis utilizing a cross-sectional approach.This research was conducted in Sidetapa Village, Banjar District, Buleleng Regency, Bali, from October to November 2024, using a total sampling technique with 45 respondents. The data collection tool employed was the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) questionnaire. The analysis utilized the Spearman's Rho statistical test. The results of the study were gathered from 45 surveyed individuals; the majority were aged 20-35 years, totaling 21 individuals (46.7%), 25 individuals had completed high school (55.6%), 29 individuals were unemployed (64.4%), 40 individuals earned less than the minimum wage (88.9%), 27 individuals were primipara (having given birth once) (60%), 33 individuals were married before the age of 20 (73.3%), and 31 individuals experienced baby blues syndrome (68.9%).The results of the statistical test using Spearman Rho, with a p-value of 0.000, are less than the established threshold of < 0.05, thus Ha is accepted. There is a relationship between early marriage and the incidence of baby blues syndrome among young mothers in Sidetapa Village, Banjar District, Buleleng Regency.
Kajian Studi Melalui Observasi Perawat dan Edukasi Pasien tentang Pencegahan Ulkus Dekubitus RSUD Margono Soekarjo Fatmawati, Putri; Susanti, Indri Heri
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.392

Abstract

Ulkus dekubitus merupakan komplikasi yang sering terjadi pada pasien yang mengalami keterbatasan mobilitas, seperti pasien dengan gangguan neurologis yang memerlukan tirah baring dalam waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan leaflet sebagai media edukasi tambahan dalam meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga terkait pencegahan ulkus dekubitus, serta observasi pelaksanaan standard operasional prosedur (SOP) pencegahan ulkus dekubitus pada pasien dengan gangguan neurologis di Ruangan Anyelir Paviliun Abiyasa Geriatri RSUD Margono Soekarjo. Responden yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 8 perawat diobservasi dan 15 pasien berisiko tinggi mengalami ulkus dekubitus menerima edukasi kesehatan yang dilengkapi dengan leaflet disertai barcode untuk mengakses video edukasi interaktif tentang pencegahan dekubitus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan pasien dari sebelum (pre) edukasi 80% atau 12 pasien berada pada kategori kurang (<56%) menjadi sesudah (post) edukasi 73% atau 11 pasien berada pada kategori baik (76%-100%). Hasil observasi terhadap perawat menunjukan hasil bahwa perawat telah melakukan pencegahan ulkus dekubitus dengan kategori baik (90%). Penelitian ini menyarankan perlunya pelaksanaan SOP yang berkelanjutan dan media edukasi yang efektif guna meningkatkan kualitas perawatan dan mengurangi risiko terjadinya ulkus dekubitus.Kata kunci: Ulkus Dekubitus, Edukasi, Observasi Perawat, SOP
Pengaruh Konseling Dengan Leaflet Terhadap Pemilihan Metode KB Pada PUS Di Puskesmas Kebakkramat II Widodo, Joey Anung Anindtya; Puspitasari, Novita
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.411

Abstract

Family Planning (KB) is a program of the Indonesian government since 1970. This program aims to control population growth, limit birth rates, and regulate birth spacing so as to create a healthy and prosperous family. The purpose of this study was to determine the effect of family planning counseling can influence the selection of contraceptive installation methods in couples of childbearing age. Quantitative research method with quasi experiment. The population in this study were couples of childbearing age in the Working Area of Puskesmas Kebakkramat 2 which amounted to 4,085 people. The sample in this study were 98 samples. The sampling technique used was probability sampling type purposive sampling. The variables studied were independent variables, namely counseling and dependent contraceptives. The measuring instrument used was a knowledge questionnaire about contraception as many as 11 questions, the decision to choose contraception as many as 16 questions and 12 questions about attitudes about contraception. The analysis used, namely the paired t test statistical test, showed a p value in the intervention group of 0.000 (p value ≤ α 0.05), which means that there is a difference in the average knowledge before and after the intervention. In the control group, the results of the paired t test statistical test showed a p value of 0.000 (p value ≤ α 0.05), which means there is a difference in average knowledge before and after the intervention.