cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,688 Documents
PENGARUH KOMPETENSI GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SURVEY DI SMK PELITA 3 JAKARTA Raihan, Muhammad; Sulaeman, Maryam; Irsyadiah, Nur
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34246

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pendidikan yang masih belum sesuai dengan harapan sebagai generasi yang cerdas dan memiliki sikap yang dapat diimplementasikan dalam bermasyarakat, dengan adanya kompetensi guru maka diharapkan dapat mensukseskan serta mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Motivasi belajar yang rendah ditemukan oleh peneliti di SMK Pelita 3 Jakarta agar motivasi belajar dapat dapat ditanamkan dalam diri peserta didik, salah satu cara dengan meningkatkan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa, mengukur besar pengaruh motivasi belajar peserta didik dan menganalisa strategi guru mengotimalkan motivasi belajar peserta didik serta dapat dipercaya tentang Pengaruh Kompetensi Guru Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik di SMK Pelita 3 Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode deskripsi analisis dengan korelasi kuantitatif. Menggunakan metode pengambilan Simple Random Sampling berjumlah 33 peserta didik SMK Pelita 3 Jakarta dari jumlah populasi 124 peserta didik, serta dilengkapi dengan teknik pengumpulan data, observasi, dokumentasi, wawancara. Sedangkan dalam menganalisis menggunakan tehnik analisa statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dilihat dari uji koefisien Product Moment menghasilkan “rxy” atau “ro” sebesar 0,61, sedangkan “rt” pada tabel signifikan 5% = 0,349 dan taraf signifikan 1% = 0,449. Dengan demikian dapat diketahui bahwa “ro” > “rt” baik pada signifikan 5% maupun 1%. Maka berdasarkan hasil tersebut Hipotesis Alternatif (Ha) diterima atau disetujui dan Hipotesis Nihil (Ho) ditolak atau tidak disetujui. Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada kecerdasan spiritual terhadap motivasi belajar peserta didik di SMK Pelita 3 Jakarta. R square determinasi menerangkan seberapa variasi Y yang disebabkan oleh X dari tabel dapat dibaca nilai square (R2) sebesar 0,373. Nilai koefisien determinasi dapat dihasilkan dengan mengkuadratkan nilai korelasi 0,373 atau 37%.
ISU-ISU GLOBAL PENGEMBANGAN KURIKULUM MERDEKA DAN PEMAGANGAN LIFE SKILL WORLD CLASS EDUCATION Siregar, Isropil; Mukhtar, Mukhtar; Anwar, Kasful; MY, Mahmud; Munte, Rita Sahara
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34247

Abstract

Dalam era globalisasi yang semakin kompleks, pendidikan bertaraf internasional dihadapkan pada kebutuhan untuk mengembangkan kurikulum yang tidak hanya relevan dengan tuntutan lokal, tetapi juga mampu menjawab tantangan global. Kurikulum Merdeka, sebagai inovasi pendidikan di Indonesia, menawarkan fleksibilitas dan kemandirian bagi institusi pendidikan untuk merancang program pembelajaran yang adaptif. Namun, dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di kancah pendidikan bertaraf internasional, muncul berbagai isu global yang mempengaruhi pengembangannya, seperti dinamika pasar kerja global, revolusi industri 4.0, perubahan iklim, serta ketimpangan sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isu-isu global yang memengaruhi pengembangan Kurikulum Merdeka dan mengkaji bagaimana pemagangan yang berfokus pada keterampilan hidup (life skill) dapat diintegrasikan secara efektif dalam kerangka pendidikan dunia. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa isu-isu seperti digitalisasi, keberlanjutan, dan keterampilan merupakan tantangan utama yang harus dihadapi dalam pengembangan kurikulum modern. Penelitian inia menyoroti pentingnya pemagangan keterampilan hidup yang tidak hanya mempersiapkan siswa untuk dunia kerja tetapi juga membentuk kemampuan mereka dalam beradaptasi dengan perubahan yang cepat dan kompleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan integrasi Kurikulum Merdeka dalam pendidikan bertaraf internasional bergantung pada kemampuan institusi pendidikan untuk mengadopsi pendekatan yang holistik dan kontekstual. Pemagangan keterampilan hidup harus dirancang untuk membekali peserta didik dengan kemampuan yang dibutuhkan untuk berperan aktif dalam masyarakat global, seperti pemecahan masalah yang kreatif, kerja sama lintas budaya, dan kemampuan berpikir kritis. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi para pendidik, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif secara global dan siap menghadapi tantangan masa depan.
ISU-ISU GLOBAL PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DAN INKLUSIF WORLD CLASS EDUCATION (WCE) Munte, Rita Sahara; Mukhtar, Mukhtar; Anwar, Kasful; MY, Mahmud; Siregar, Isropil
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendidikan multikultural dan inklusif di SMA Laboratorium Universitas Negeri Jakarta (SMA Labor UNJ) dalam konteks mewujudkan World Class Education (WCE). Pendidikan multikultural dan inklusif menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya mendukung keberagaman, tetapi juga memberikan akses pendidikan yang setara bagi semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kualitatif-fenomenologi. Data dikumpulkan melalui analisis dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Labor UNJ telah berhasil mengintegrasikan prinsip-prinsip pendidikan multikultural dan inklusif dalam kurikulum dan kegiatan sehari-hari, meskipun tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan kebutuhan untuk pelatihan guru lebih lanjut. Implementasi pendidikan multikultural di SMA Labor UNJ tercermin dalam pengayaan kurikulum yang mencakup materi tentang keberagaman budaya dan dialog antarbudaya, serta melalui kegiatan ekstrakurikuler yang mempromosikan toleransi dan persatuan. Sementara itu, pendidikan inklusif di SMA Labor UNJ diwujudkan melalui penerimaan siswa dengan berbagai kebutuhan khusus, penyediaan fasilitas yang ramah disabilitas, dan penyesuaian metode pengajaran untuk mengakomodasi berbagai gaya belajar siswa. Penelitian ini juga menemukan bahwa penerapan pendidikan multikultural dan inklusif telah memberikan kontribusi signifikan terhadap tercapainya visi World Class Education di SMA Labor UNJ, dengan meningkatkan kesadaran sosial siswa, memperkuat keterampilan interkultural, serta memperluas akses pendidikan bagi semua kalangan. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini mencakup perlunya pengembangan lebih lanjut pada aspek pelatihan guru dalam pendidikan inklusif dan peningkatan fasilitas pendukung bagi siswa berkebutuhan khusus. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan multikultural dan inklusif sebagai fondasi dalam membangun sekolah yang berorientasi pada World Class Education, dan menawarkan wawasan bagi pengembangan pendidikan di Indonesia yang lebih responsif terhadap keberagaman dan inklusif bagi semua siswa.
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN EVALUASI KINERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING STUDI KASUS : PT. TRIPA MULTI MANDIRI Maulida, Nurul; Tantoni, Ahmad; Fadli, Sofiansyah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34250

Abstract

Tripa Multi Mandiri adalah perusahaan yang menyediakan layanan dalam pengurusan sertifikasi industri dan legalitas perusahaan. Untuk meningkatkan kualitas kerja dan memotivasi karyawan, perusahaan ini menerapkan sistem pendukung keputusan untuk menilai kinerja karyawan terbaik. Namun, evaluasi kinerja yang dilakukan secara manual sering kali kurang konsisten dan objektif. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengusulkan penggunaan sistem pendukung keputusan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW, yang dikenal sebagai metode penjumlahan terbobot, mekan penilaian kinerja yang lebih sistematis dan objektif dengan mempertimbangkan lima kriteria utama: kedisiplinan (bobot 0,30), kehadiran (0,20), tanggung jawab (0,20), kerja sama (0,15), dan prestasi (0,15). Data kinerja karyawan dinormalisasi dengan nilai maksimum dan minimum pada setiap kriteria, lalu dihitung untuk mendapatkan skor akhir berdasarkan bobot yang ditetapkan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa metode SAW efektif dalam menentukan karyawan terbaik, dengan nilai total tertinggi mencapai 0,957 untuk karyawan A1 dan nilai terendah 0,787 untuk karyawan A11. Sistem ini memberikan solusi yang lebih adil dan transparan dibandingkan dengan metode manual sebelumnya. Penelitian ini merekomendasikan agar PT. Tripa Multi Mandiri secara berkala meninjau dan memperbarui bobot kriteria penilaian untuk menjaga relevansi dan efektivitas sistem evaluasi.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS BIOGRAFI SISWA KELAS X SMA NEGERI 19 BUNGO Lestari, Silvia; Ramadhanti, Dina; Helda, Trisna
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan model pembelajaran Think Talk Write terhadap kemampuan menulis teks biografi siswa kelas X di SMA Negeri 19 Bungo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, karena data yang diolah berupa angka. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan rancangan penelitian adalah one-group pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini yaitu selurus siswa kelas X SMA Negeri 19 Bungo. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu Simple Random Sampling. Sampel pada penelitian ialah kelas X-1 yang terdiri dari 24 orang siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan memberikan tes kepada siswa. Uji hipotesis yang digunakan ialah uji Wilcoxon, karena data pada penelitian ini tidak terdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write memiliki pengaruh positif terhadap kemampuan menulis teks biografi siswa kelas X SMA Negeri 19 Bungo. Hal tersebut dibuktikan dengan pemahaman siswa mengenai teks biografi juga meningkat terutama struktur dan kaidah kebahasaan teks biografi. Serta hasil tulisan siswa yang sudah mulai memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan teks biografi.
ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECEMATAN LUBUK BASUNG PERIODE 1989,1999,2009,2019 Sari, Yoli Permata; Dasrizal, Dasrizal; Ulni, Arie Zella Putra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34302

Abstract

Penelitian ini bertujuan agar dapat mengetahui perubahan penggunaan lahan tahun 1989, 1999, 2009, 2019 di kecamatan lubuk basung. Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif menggunakan metode pengambilan citra satelit. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah penggunaan lahan di kecamatan lubuk basung. Sampel satuan pemetaan dalam penelitian ini adalah perubahan penggunaan lahan periode 1989, 1999, 2009, 2019. Hasil penelitian ditemui:1) Penggunaan Lahan di Kecamatan Lubuk Basung Tahun 1989, Penggunaan Lahan Tahun 1989 yang paling luas Sawah 1.0272 ha, seterusnya Perkebunan 689,20 ha, seterusnyaPermukiman 120,89 ha, dan Hutan 3.029 ha. 2) Penggunaan Lahan tahun 1999 yang Paling Luas Hutan Lahan Kering Sekunder 1594 ha, Pertanian Lahan Kering 1490 ha, sawah 1280 ha, Permukiman 1594 ha, 3) Penggunaan Lahan di Kecamatan Lubuk Basung Tahun 2009 Penggunaan Lahan tahun 2009 paling Luas Hutan Lahan Kering Sekunder 2482.19 ha, seterusnya Pertanian Lahan Kering 1250 ha, seterusnya Sawah 642,38 ha, seterusnya Permukiman 71,16 ha, seterusnya Perkebunan 324,08 ha, seterusnya Tanah Terbuka 8,85 ha. 4) Penggunaan Lahan di Lubuk Basung Tahun 2019, Penggunaan Lahan tahun 2019 yang Paling Luas Hutan Lahan Kering Sekunder 1594 ha, seterusnya Pertanian Lahan Kering 1490 ha, seterusnya sawah 1280 ha, seterusnya Permukiman 1594 ha, seterusnya tanah terbuka 27.05 ha, seterusnya perkebunan 542,19 ha. 5) Perubahan penggunaan lahan yang sangat penting adalah perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi non pertanian. Bila ini berlangsung secara terus menerus, akan berakibat buruk bagi pengembangan sektor pertanian karena semakin besarnya penusutan lahan pertanian akan berakibat pada penurunan produktifitas pangan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAPKETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA SISWA FASE F SMAN 1 PAINAN Febriza, Ferla; Helda, Trisna; Nisja, Indriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34303

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa fase F SMAN 1 Painan dalam menulis teks berita. Hal ini disebabkan kurang terampil dalam mengungkapkan ide dan pembelajaran yang dilakukan secara monoton.tujuab penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap keterampilan menulis teks berita siswa fase F SMAN 1 Painan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian One Group Protes-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa fase F SMAN 1 Painan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas f.6. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes untuk kerja. Data pada penelitian ini berupa skor dari hasil tes untuk kerja menulis teks berita sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh 3 kesimpula sebagai berikut: Pertama, keterampilan dan teks berita sebelum menggunakan model pembelajaran Student Facilitator dan Explaining siswa fase F SMAN 1 Painan berada pada tingkat penguasaan 56-65% dengan kualifikasi cukup dengan memperoleh rata-rata 64,26. Kedua, keterampilan teks berita sesudah menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining siswa fase f sma negeri 1 painan berada pada tingkat penguasaan 76-85% dengan kualifikasi baik dengan memperoleh nilai rata-rata 77,03. Ketiga, penggunaan teks model pembelajaran Student Facilitator and Explaining memiliki pengaruh terhadap keterampilan menulis teks berita siswa fase F SMAN 1 Painan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji -t yang disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (h1) diterima pada taraf signifikan 95% dengan dk=n-1 karena thitung>ttabel (3,22>1.70). Model Student Facilitator and Expending secara signifikan berpengaruh terhadap keterampilan menulis teks berita karena model ini menuntun siswa untuk dapat menulis secara sistematis mulai dari memikirkan ide, mendiskusikan hal-hal yang akan ditulis dan mengembangkan ide menjadi teks berita yang sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan pada teks tersebut.
PEMERTAHANAN BAHASA JAWA DALAM KOMUNITAS ONTEL DI BLOK B SITIUNG 1 KABUPATEN DHARMASRAYA (TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK) Perdyana , Wira; Marni, Silvia; Rahmat, Wahyudi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34308

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa jawa dalam komunitas ontel di Blok B Sitiung 1 Kabupaten Dharnasraya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian kualitatif dengan metode deskriptif ini bertujuan untuk mencapai tujuan penelitian sesuai dengan masalah yang diteliti. Dalam penelitian ini terdiri dari satu informan kunci dan lima informan utama dari komunitas ontel. Analisis data menggunakan model interactive analysis Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahasa Jawa dalam komunitas ontel di Blok B Sitiung 1 Kabupaten Dharmasraya terdiri atas bahasa Jawa Kromo dan bahasa Jawa ngoko, dan strategi pemertahanan bahasa Jawa dalam komunitas ontel di Blok B Sitiung 1 Kabupaten Dharmasraya yaitu melindungi, memelihara, dan mempertahankan. Komunitas ontel Dharmasraya (Koshida) melindungi bahasa Jawa dengan memastikan pondasi dan norma-norma penggunaan bahasa Jawa tetap kuat, memelihara berarti menjaga agar bahasa Jawa tersebut tetap aktif dan relevan diberbagai aspek kehidupan, dan mempertahankan berarti memastikan bahwa bahasa Jawa terus digunakan dan dihargai sehingga bisa diwariskan ke generasi selanjutnya.
PENGARUH MEDIA FILM PENDEK TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERPEN SISWA FASE F SMAN 1 LUHAK NAN DUO H, Lingga Kesuma; Helda, Trisna; Fitri, Rahayu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34309

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa fase F SMAN 1 Luhak Nan Duo dalam menulis teks berita. Hal ini disebabkan kurang terampil dalam mengungkapkan ide dan pembelajaran yang dilakukan secara monoton.tujuab penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh media film pendek terhadap keterampilan menulis teks cerpen siswa fase f SMAN 1 Luhak Nan Duo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuntitatif menggunakan metode pre eksperimen dengan rancangan penelitian One Group Protes-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa fase F SMAN 1 Luhak Nan Duo. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas f.4. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes untuk kerja. Data pada penelitian ini berupa skor dari hasil tes untuk kerja menulis teks cerpen sebelum dan sesudah menggunakan media film pendek . Berdasarkan hasil analisis data diperoleh 3 kesimpula sebagai berikut: Pertama, keterampilan dan teks cerpen sebelum menggunakan media film pendek berada pada tingkat penguasaan 76-85%% dengan kualifikasi cukup dengan memperoleh rata-rata 76,04. Kedua, keterampilan teks bcerpen sesudah menggunakan media film pendek berada pada tingkat penguasaan 76-85% dengan kualifikasi baik dengan memperoleh nilai rata-rata 82,78. Ketiga, penggunaan teks cerpen media film pendek . Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji -t yang disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (h1) diterima pada taraf signifikan 95% dengan dk=n-1 karena thitung>ttabel (3,22>1.70). Media film pendek secara signifikan berpengaruh terhadap keterampilan menulis teks cerpen karena model ini menuntun siswa untuk dapat menulis secara sistematis mulai dari memikirkan ide, mendiskusikan hal-hal yang akan ditulis dan mengembangkan ide menjadi teks cerpen yang sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan pada teks tersebut.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENURUNAN LITERASI MEMBACA SISWA SMK NEGERI 1 HILIRAN GUMANTI Rafitri, Suci; Ramadhanti, Dina; Helda, Trisna
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34312

Abstract

Pada penelitian ini, permasalahan yang diteliti adalah menganalisis faktor-faktor terjadinya penurunan literasi membaca siswa SMK Negeri 1 Hiliran Gumanti. Penelitian ini melibatkan empat subjek penelitian. Jenis penelitian ini adalah kualiatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode wawancara. Teknik pengabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi. Hasil penelitian tersebut menjelaskan jenis teks yang diminati oleh siswa yang mendominasi adalah fiksi seperti novel, sedangkan yang sedikit diminati penulis adalah teks ilmiah artikel. Siswa tidak bisa menemukan bahan bacaan di perpustakaan SMK Negeri 1 Hiliran Gumanti. Siswa hanya menggunakan bahan bacaan yang disediakan oleh guru. Guru belum menyediakan pojok baca di dalam kelas. Kepala sekolah SMK Negeri 1 Hiliran Gumanti belum menyediakan layanan digital di perpustakaan. Orang tua siswa tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyediakan bahan bacaan maupun bimbingn langsung di rumah. Hal ini memerlukan evaluasi lebih lanjut untuk mengatasi permasalahan literasi membaca siswa SMK Negeri 1 Hiliran Gumanti.