cover
Contact Name
Tri Widayanti
Contact Email
triwida.oku@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
triwida.oku@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Health Sciences and Pharmacy Journal
ISSN : 26221268     EISSN : 25992015     DOI : -
Core Subject : Health,
Health Sciences and Pharmacy is journal which is published by Institute of Health Science Surya Global Yogyakarta. This journal is focus on health sciences and pharmacy. It is published three times in year, that is on April, August, and December.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2026)" : 7 Documents clear
Evaluasi kelengkapan kodifikasi pneumonia pasien BPJS rawat inap di RSIJ Cempaka Putih Mutiara, Rahma; Iqbal, Muhammad Fuad; Rumana, Nanda Aula; Rezal, Muhammad
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v10i1.1414

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab kesakitan dan kematian tertinggi di dunia dan termasuk dalam sepuluh besar penyakit rawat inap di Indonesia. Ketepatan dan kelengkapan kodifikasi menjadi faktor penting dalam pemrosesan klaim BPJS. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelengkapan persyaratan kodifikasi penyakit pneumonia rawat inap pada pasien BPJS serta mengidentifikasi faktor penyebab pending klaim di RSIJ Cempaka Putih. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 201 rekam medis pasien rawat inap pneumonia periode Oktober-Desember 2023. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan 169 (84%) rekam medis memenuhi persyaratan kodifikasi, sedangkan 32 (16%) tidak. Kasus yang tidak lengkap disebabkan oleh lebih dari satu aspek yang tidak terpenuhi, yaitu pemeriksaan penunjang pada 29 kasus (14%), syarat klinis pada 12 kasus (6%), dan terapi tidak sesuai pada 6 kasus (3%). Pending klaim BPJS disebabkan oleh adanya perubahan pedoman nasional terkait kewajiban pemeriksaan kultur sputum. RSIJ menyelesaikan masalah dengan menerapkan regulasi internal bahwa pemeriksaan kultur tidak wajib untuk semua kasus pneumonia. Disimpulkan bahwa meskipun sebagian besar persyaratan kodifikasi sudah lengkap, masih terdapat ketidaklengkapan yang berpotensi menghambat klaim. Diperlukan evaluasi rutin dan pelatihan koder untuk meminimalkan klaim pending.
Manajemen tekanan intrakranial terhadap peningkatan kapasitas adaptif intrakranial pasien Intracerebral Hemorrhage post-op craniotomy Lestari, Lina Rahma; Mohtar, M. Sobirin; Santoso, Bagus Rahmat
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v10i1.1417

Abstract

Stroke hemoragik merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit serebrovaskular, dengan komplikasi serius berupa peningkatan tekanan intrakranial (TIK), dapat mengancam jiwa dan menyebabkan kerusakan otak permanen. Salah satu intervensi nonfarmakologis adalah posisi head-up 30° untuk meningkatkan aliran vena serebral. Penelitian ini menganalisis asuhan keperawatan pada pasien intracerebral hemorrhage (ICH) post kraniotomi melalui manajemen TIK di ruang ICU RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh. Penelitian ini menggunakan studi kasus pendekatan proses keperawatan sesuai standar PPNI, meliputi pengkajian, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Diagnosa utama adalah penurunan kapasitas adaptif intracranial. Subjek penelitian adalah 1 pasien stroke hemoragik yang terdiagnosa Intracerebral Hemorrhage. Instrumen penelitian yaitu penilaian penilaian B1 (breath), B2 (blood), B3 (brain), B4 (bowel), B5 (bladder), B6 (bone) dan buku standar kualifikasi keperawatan indonesia, buku standar intervensi keperawatan indonesia dan buku standar intervensi keperawatan indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi langsung ke responden dan keluargannya dengan wawancara, lembar observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa intervensi manajemen TIK mampu mempertahankan saturasi oksigen (SpO? 100%), memperbaiki kesadaran, serta menstabilkan kondisi hemodinamik. Meskipun terjadi perbaikan klinis, hasil gas darah masih menunjukkan alkalosis respiratorik. Manajemen TIK berkontribusi terhadap perbaikan kondisi neurologis pasien, namun masih diperlukan intervensi lanjutan untuk mencapai kondisi optimal.
Korelasi lingkar kepala dengan perkembangan balita stunting di Puskesmas Alalak Selatan Banjarmasin Ramadani, Hamsudin; Nito, Paul Joae Brett; Latifah, Latifah
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v10i1.1422

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia dan prevalensi stunting di Puskesmas Alalak Selatan menduduki peringkat pertama di Kota Banjarmasin (243 kasus atau 9,3%). Kondisi stunting pada anak memiliki dampak berupa lingkar kepala kecil sehingga pertumbuhan otak tidak optimal, hal ini diduga berhubungan dengan perkembangan balita. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan lingkar kepala dengan perkembangan pada balita stunting di Puskesmas Alalak Selatan Banjarmasin. Metode penelitian kuantitatif ini dengan rancangan analitik korelatif cross-sectional pada 69 balita stunting berusia 24-60 bulan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen berupa metlin, KPSP dan lembar observasi. Data dianalisis dengan uji korelasi Kolmogorov-Smirnov Z. Hasil didapatkan mayoritas responden memiliki karakteristik umur ibu tidak berisiko sebanyak 50 sampel (72,5%), berusia prasekolah sebanyak 38 sampel (55,1%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 38 sampel (55,1%), memiliki lingkar kepala tidak normal sebanyak 47 sampel (68,1%) dan memiliki perkembangan yang sesuai sebanyak 39 sampel (56,5%), p value 0,001 sehingga Ha diterima. Penelitian disimpulkan ada hubungan lingkar kepala dengan perkembangan pada balita stunting di Puskesmas Alalak Selatan Banjarmasin. Ibu disarankan untuk lebih memperhatikan asupan nutrisi/gizi balita.
Pengaruh elevasi kepala terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien post operasi kraniotomi Arisma, Alda Nur; Riduansyah, Muhammad; Wijaksono, Muhammad Arief
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v10i1.1453

Abstract

Pasien pascaoperasi kraniotomi berisiko mengalami hipoksia yang dapat memperburuk kondisi neurologis. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah elevasi kepala 30°. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh elevasi kepala terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien pascaoperasi kraniotomi di ruang bedah RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh. Penelitian menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest pada 10 responden yang dipilih secara accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi dan pulse oximetry, serta dianalisis dengan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil menunjukkan peningkatan rerata saturasi oksigen dari 93,90 menjadi 97,40 dengan nilai p = 0,002 (p < 0,05). Disimpulkan bahwa elevasi kepala 30° berpengaruh signifikan terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien pascaoperasi kraniotomi.
Efektivitas penerapan senam kaki terhadap penurunan gula darah pada lansia diabetes melitus Rekke, Priskilia Eklesia; Permatasari, Indah; Sianturi, Sondang Ratnauli
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v10i1.1457

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit degeneratif yang terjadi ketika pankreas tidak lagi sanggup memproduksi insulin secara memadai, atau ketika tubuh tidak dapat mengoptimalkan penggunaan hormon tersebut sebagaimana mestinya. Kondisi ini menyebabkan terjadinya peningkatan kadar gula (glukosa) dalam darah. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu menurunkan kadar gula darah serta mencegah komplikasi pada penderita diabetes melitus adalah senam kaki diabetes. Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi senam kaki diabetes dalam meningkatkan aliran sirkulasi darah dan menjaga kesehatan kaki pada lansia dengan diabetes melitus. Studi kasus ini dilakukan di wilayah warga binaan Puskesmas X Kecamatan Johar Baru terhadap 12 lansia penderita diabetes melitus. Studi ini dilaksanakan pada periode Desember 2025 hingga januari 2026 dengan metode observasi deskriptif. Intervensi senam kaki diabetes diberikan selama dua hari berturut-turut. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa senam kaki diabetes mampu menurunkan kadar gula darah pada lansia DM, dengan penurunan rata-rata GDS sebesar ±19,5% atau 44 mg/dl. Selain menurunkan kadar gula darah, terapi ini juga meningkatkan sirkulasi darah perifer, serta memperkuat otot-otot kaki. Terapi senam kaki diabetes terbukti efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam membantu pengendalian kadar gula darah pada lansia penderita diabetes melitus.
Intervensi akupunktur pada asthenopia di Rumah Sehat Bojathera Holistik Kota Cirebon Rusdiatin, Ivana Eko; Abdullah, Ikhwan; Wulandari, Mayang; Kurniawan, Leny Candra
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v10i1.1458

Abstract

Asthenopia merupakan kondisi gangguan penglihatan yang prevalensinya meningkat seiring dengan penggunaan perangkat digital dalam durasi yang berkepanjangan. Kondisi ini dapat memicu berbagai keluhan, meliputi gangguan visual, keluhan muskuloskeletal, serta dampak psikososial. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang aman yaitu akupunktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi intervensi akupunktur pada kasus asthenopia di Rumah Sehat Bojathera Holistik, Kota Cirebon. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan satu partisipan laki-laki berusia 45 tahun dengan keluhan asthenopia; nyeri periorbita, nyeri kepala, dan kekeringan pada mata. Diagnosis dilakukan melalui metode observasi, auskultasi, wawancara, dan palpasi dengan menggunakan instrumen Lembar Data Klien dan kuesioner Dry Eye Questionnaire-5 (DEQ-5). Intervensi akupunktur sebanyak delapan sesi selama empat pekan dengan frekuensi dua kali per pekan, menggunakan kombinasi titik akupunktur LR3, LI4, GB20, GB37, KI3, KI7, SP6, HT7, Taiyang, Yuyao, Jingming, Zanzhu, dan Tongziliao. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan pada gejala asthenopia, ditandai dengan penurunan intensitas nyeri periorbita dari skala 8 menjadi skala 2, nyeri kepala dari skala 7 menjadi skala 0 pada akhir sesi, serta penurunan skor kekeringan mata dari 9 menjadi 4. Berdasarkan temuan tersebut, akupunktur dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis pada gejala asthenopia, meskipun penelitian lanjutan dengan desain dan jumlah sampel yang lebih besar masih diperlukan.
Deteksi dan identifikasi Candida albicans di bak mandi sekolah Madrasah Aliyah X Ubaidillah, Ubaidillah; Fauzia, Naqiya; Eliana, Lita
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v10i1.1483

Abstract

Kandidiasis adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh Candida albicans, yang biasa ditemukan di air dan berpotensi mencemari fasilitas bersama seperti kamar mandi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi Candida spp. dan Candida albicans pada sampel air yang diambil dari kamar mandi Madrasah Aliyah X. Metode penelitian ini merupakan studi kualitatif deskriptif, dan sampel air dikumpulkan secara aseptik dan dianalisis menggunakan metode isolasi dan pengujian tabung kuman di Laboratorium Biomedis-2 STIKes Surya Global. Dari tujuh sampel yang dikumpulkan, lima positif Candida spp. dan dua dikonfirmasi sebagai Candida albicans. Temuan menunjukkan bahwa air kamar mandi di lokasi yang diteliti terkontaminasi Candida spp., menimbulkan potensi risiko kesehatan bagi pengguna. Ini menyoroti pentingnya pendidikan sanitasi dan kebersihan rutin bagi siswa. Studi lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi langkah-langkah pencegahan dan strategi mitigasi risiko.

Page 1 of 1 | Total Record : 7