cover
Contact Name
Muhammad Rizal
Contact Email
rizalmuhammad08@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
andisukainah@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian
ISSN : 24768995     EISSN : 26147858     DOI : -
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian adalah publikasi ilmiah hasil penelitian bidang teknologi pertanian dengan No. P-ISSN 2476 -8995 (Print) dan No. E-ISSN 2614-7858 (Online). Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian diterbitkan dua kali setahun (Februari dan November). Artikel yang dimuat berupa artikel yang merupakan hasil penelitian asli dan belum pernah dipublikasikan di media lain. Ruang lingkupnya mencakup Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Ilmu dan Teknologi Pangan, Mekanisasi Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian, Teknologi Hasil Perikanan, Teknologi Hasil Peternakan, Teknologi Hasil Perkebunan, Pasca Panen, Gizi dan Pangan.
Arjuna Subject : -
Articles 316 Documents
Pengaruh Konsentrasi dan Lama Waktu Penggaraman Terhadap Mutu Ikan Terbang (Hirundichthys Oxchepalus) Asin Kering Ningrum, Retno; Lahming, Lahming; Mustarin, Amirah
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 5, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v5i2.9625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis pengaruh konsentrasi garam dan lama penggaraman terhadap mutu dan nilai organoleptic ikan terbang asin kering. Penelitian ini merupakan (RAL Faktorial) yang terdiri dari dua faktor. Faktor A dengan konsentrasi garam (27%, 34%, dan 41%) dan Faktor B dengan lama penggaraman (3 jam, 6 jam, dan 24 jam) dilakukan dengan 9 perlakuan dan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati adalah uji kadar air, uji kadar protein, uji kadar garam, dan uji organoleptik. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis sidik ragam yang diolah dengan menggunakan  SPSS versi 22. Hasil penelitian untuk uji kadar air dan kadar protein dengan penambahan konsentrasi garam dan lama penggaraman sesuai dengan syarat SNI-01-2721-2009, untuk kadar garam perlakuan konsentrasi garam dan lama penggaraman diatas 27% dan 6 jam sudah tidak memenuhi syarat SNI-01-2721-2009. Berdasarkan pengujian organoleptik didapatkan bahwa perlakuan dengan penambahan konsentrasi garam 34% dan lama penggaraman 6 jam memberikan hasil terbaik untuk indikator kenampakan, bau, dan tekstur. Pengujian organoleptik indikator rasa dengan konsentrasi garam 27% dan lama penggaraman 3 jam memberikan hasil yang baik. Untuk analisis regresi linear berganda konsentrasi dan lama penggaraman memberikan pengaruh yang sangat lemah terhadap indikator kenampakan, bau, dan tesktur, untuk indiktor rasa konsentrasi dan lama penggaraman memberikan pengaruh yang kuat. Sedangakan untuk pengujian kimia konsentrasi garam dan lama penggaraman memberikan pengaruh kuat terhadap kadar protein dan kadar garam, untuk kadar air konsentrasi dan lama penggaraman memberikan pengaruh yang sangat lemah.
Pengaruh Jenis Kemasan dan Lama Waktu Penyimpanan Terhadap Mutu Bubuk Kopi Robusta (Coffea robusta) Saolan Saolan; Andi Sukainah; Mohammad Wijaya
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i2.12021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kemasan dan lama waktu penyimpanan terhadap mutu bubuk kopi robusta. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor yaitu jenis kemasan dan lama waktu penyimpanan dengan kombinasi perlakuan sebanyak 28 masing-masing diulang 3 kali ulangan sehingga total perlakuan adalah 84. Kopi bubuk robusta disimpan ke dalam 4 jenis kemasan yaitu botol kaca, plastik pe, aluminium foil, dan kertas. Di uji kadar air, abu, dan volatil setiap 15 hari selama 90 hari. Setelah diketahui perlakuan terbaik, selanjutnya di uji kadar kafeinnya. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan jenis kemasan dan lama waktu penyimpanan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, abu, dan senyawa volatil. Perlakuan terbaik adalah penggunaan jenis kemasan aluminium foil, kadar air (1,87% - 3,53%), kadar abu (5,77% - 5,33%), senyawa volatil (79,36% - 73,4%) dan kadar kafein (3,02%).Kata Kunci : Bubuk Kopi Robusta, Jenis Kemasan, Lama Penyimpanan, Kadar Kefein
Pelatihan Pengolahan “Kerupuk PA’KUPAS” pada Masyarakat Panti Asuhan Setia Karya Yanti, Devi Novi; Nurhikmah, Nurhikmah; Hidayat, Taufik
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 5, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v5i2.9676

Abstract

Kulit pisang merupakan limbah pertanian yang cukup mudah ditemukan dikota Makassar.  Hal ini disebabkan karena kota Makassar cukup terkenal dengan produk olahan pisang seperti pisang epe, pisang ijo, pallu butung, hingga sanggara balanda. Disepanjang jalan Mannuruki terdapat penjual gorengan pisang dan produk olahan pisang lainnya yang menimbukan kulit pisang tidak termanfaatkan sehingga menjadi limbah. Bertambahnya industri rumah tangga yang menghasilkan produk olahan pisang menyebabkan jumlah kulit pisang semakin banyak. Oleh karna itu, diperlukan upaya untuk meminimalisir limbah kulit pisang dengan cara memanfaatkannya menjadi sebuah produk yang bernilai sehingga muncullah inovasi dengan mengolah kulit pisang menjadi “Kerupuk Pa’KuPas” (Pangsit kulit pisang). Sehubungan dengan uraian berikut, dijalan Mannuruki terdapat sebuah panti asuhan yang masyarakatnya memiliki perilaku kurang produktif karena kebanyakan remaja panti seusai pulang sekolah tidak memiliki kegiatan, begitupun dengan para pembina panti yang telah menyelesaikan tugasnya memiliki waktu luang yang banyak, sehingga waktu istirahat masyarakat panti asuhan lebih panjang dan tidak produktif. Oleh karena itu, kami akan melaksanakan pelatihan pengolahan “Kerupuk Pa’KuPas” (Pangsit kulit pisang) pada masyarakat panti asuhan Setia Karya guna memberi bekal keterampilan sehingga nantinya dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang kerja baik usaha mandiri maupun  membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN DI KECAMATAN MATTIRO SOMPE KABUPATEN PINRANG Bahar Mani
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i1.12558

Abstract

Program pemanfaatan pekarangan yang telah dilaksanakan oleh Kelompok Wanita di Kabupaten Pinrang , Program ini dinamakan Percepatan Penganeka Ragaman Konsumsi Pangan (P2KP) berbasis sumber daya lokal yang melibatkan instansi terkait diantaranya Kantor Ketahanan pangan, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Energi serta Tim Penggerak PKK se Kabupaten Pinrang. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui capaian pelaksanaan program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan dan diversifikasi pangan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.  Dengan informasi dari 80 informan dan instansi tersebut diatas, diperoleh gambaran bahwa partisipasi kelompok wanita P2KP di Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang secara optimal dilaksanakan oleh 50% responden atau 40 orang kelompok wanita P2KP. Pola konsumsi pangan masih mengandalkan beras sebagai bahan makanan pokok dan pola konsumsi padi - padian masih sangat rendah.
Analisis Teh Herbal Rambut Jagung (Zea mays L) dengan Penambahan Daun Stevia (Stevia rebaudiana) sebagai Pemanis Alami ahmad, astrid; Rais, Muhammad; Fadillah, Ratnawaty
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 5, No 2 (2019): September Suplemen
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v5i2.9893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teh herbal rambut jagung dengan penambahan daun stevia terhadap kandungan flavonoid, polifenol, kadar air, kadar abu,serat kasar. dan perbandingan terbaik rambut jagung dan daun stevia dalam pembuatan teh herbal rambut jagung yang disukai panelis. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri 4 perlakuan yaitu, A = 87,5% + 12,5%, B =  75%+ 25%, C = 62,5% + 37,5%, dan 1 Kontrol (K =100%). Tahap pertama adalah rambut jagung disortasi kemudian dicuci hingga bersih kemudian ditiriskan. Tahapan kedua rambut jagung digunting. Tahap ketiga rambut jagung dikeringkan dicabinet dryer dengan suhu 60oC selama 5 jam. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis sidik ragam yang selanjutnya diolah menggunakan SPSS versi 22. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah analisis kimia meliputi polifenol, flavonoid, serat kasar, kadar abu, kadar air, dan uji organoleptik meliputi, rasa, warna dan aroma. Penambahan daun stevia berpengaruh terhadap kandungan flavonoid, polifenol, kadar air, kadar abu, dan serat kasar, terhadap teh herbal rambut jagung dengan penambahan daun stevia, perlakuan yang terbaik pada pengujian organoleptik yaitu pada perlakuan B = 75% (rambut jagung) + 25% (daun stevia).
Rancang Bangun Alat Pencuci Wortel (Daucus Carota L.) Faisal Sahruddin; Andi Sukainah; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i1.11418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengetahui kinerja pencuci wortel (Daucus carota L.) yaitu rata-rata penggunaan air dan waktu pada proses pencucian menggunakan alat yang dirancang. Prosedur perancangan pada penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya membuat desain alat beserta ukurannya, menyiapkan alat dan bahan perakitan dan pengadaan komponen. Uji coba alat dilakukan dengan dua tahapan yaitu uji fungsional dengan cara mengoperasikan alat pencuci wortel tanpa beban yang bertujuan untuk memastikan bahwa semua komponen pada alat berfungsi dengan baik, dan uji operasional yaitu mengoperasikan alat pencuci wortel dengan memberi beban wortel jenis chantenay sebanyak 10 Kg yang bertujuan untuk memastikan bahwa alat dapat bekerja secara optimal. Data hasil penelitian yang diperoleh dari pengujian operasional alat pada wortel jenis chantenay sebanyak 30 Kg dengan satu kali pengujian pada setiap 10 Kg wortel. Lama proses pencucian pertama hingga ketiga masing-masing 48 detik, serta total penggunaan air pencucian pertama hingga pencucian ketiga yaitu 90 L.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatakan Hasil Belajar Alat dan Mesin Pertanian Peserta Didik Kelas X ATP SMKN 6 Takalar Haris Wandy; Muhammad Rais; Nurmila Nurmila
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i1.9746

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik yang disebabkan oleh kurangnya penerapan model pembelajaran yang variatif. Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran alat dan mesin pertanian kelas X ATP SMKN 6 Takalar. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas X ATP SMKN 6 Takalar tahun pelajaran 2018/2019 dengan jumlah 17 orang yang dilakukan dalam dua siklus dan masing-masing siklus dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan. Dari hasil penelitian ini memperlihatkan penerapam model Problem Based Learning berhasil meningkatkan meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran alat dan mesin pertanian. Berdasarkan analisis kualitatif yang didapatkan dari lembar observasi keaktifan peserta didik menunjukkan menunjukkan aktifitas peserta didik pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan yang signifikan. Sedangkan analisis kuantitatif menunjukkan ketuntasan belajar klasikal pada tes awal yaitu 5,89%, pada siklus I terjadi peningkatan sebesar 58,82% sehingga ketuntasan secara klasikal menjadi 64,71% dan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 37,30% sehingga ketuntasan secara klasikal menjadi 100%.
Analisis Kualitas Air pada Kawasan Budidaya Rumput Laut Eucheuma Cottoni di Kabupaten Jeneponto Atmanisa, Andi; Mustarin, Amirah; Anny, Nur
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i1.11275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Air pada Kawasan Budidaya Rumput Laut Eucheuma cottoni di Kabupaten Jeneponto yang terkait dengan parameter fisika, kimia dan biologi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei, penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel air pada dua stasiun berbeda yakni, Desa Tanrusampe dan Desa Bontosunggu, Kabupaten Jeneponto pada musim hujan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas air stasiun 1 (Desa Tanrusampe) meliputi suhu, kecerahan, kecepatan arus, pH, salinitas, oksigen terlarut, fosfat dan plankton masih dalam kategori normal dan masih berada pada ambang batas kualitas air perairan, sedangkan nitrat sudah dalam faktor pembatas atau kandungan nitratnya bersifat toksik. Sedangkan kualitas air pada stasiun 2 (Desa Bontosunggu) masih berada pada ambang batas kualitas air perairan, dan masih layak untuk budidaya rumput laut Eucheuma cottoni. Diharapkan pada penelitian selanjutnya analisis Kualitas Air pada Kawasan Budidaya Rumput Laut Eucheuma cottoni di Kabupaten Jeneponto pada musim kemarau sehingga data yang diperoleh lebih akurat dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat di masa mendatang.
Pemanfaatan Cangkang Rajungan (Portunus pelagicus. Sp) dan Eceng Gondok Sebagai Sumber Kalsium Pada Pakan Ayam Hamka, Muhammad Iqbal; Wiharto, Muhammad; Fadilah, Ratnawaty
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i1.10419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrisi pakan ayam berbahan baku tepung cangkang rajungan ( Portunus pelagicus sp.) dan eceng gondok. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 level perlakuan  dengan mensubstitusi tepung ikan, yaitu K (Tepung ikan 30%, tepung cangkang rajungan 0%, dan tepung eceng gondok 0%), A (Tepung ikan 10%, tepung cangkang rajungan 20%, dan tepung eceng gondok 0%), B (Tepung ikan 10%, tepung cangkang rajungan 10%, dan tepung eceng gondok 10%), C (Tepung ikan 10%, tepung cangkang rajungan 0%, dan tepung eceng gondok 20%), Penelitian ini terdiri dari dua tahap, yaitu tahap pertama adalah pembuatan tepung cangkang rajungan (Portunus pelagicus sp.) yang sudah bersih dan dikeringkan selama ±8 jam, kemudian ditepungkan menggunakan ayakan 80 mesh, sedangkan pembuatan tepung eceng gondok dikeringkan selama ±8 jam lalu ditepungkan. Tahap kedua adalah membuat pakan sesuai dengan formulasi yang telah ditentukan dan kemudian hasilnya dilakukan uji  proksimat mencakup kandungan protein, lemak, kalsium, dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi pakan berbahan baku tepung cangkang rajungan ( Portunus pelagicus sp.) dan eceng gondok memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kandungan nutrisi pada pakan ayam. Hasil uji penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan yang terbaik yang mendekati standar SNI pakan ayam adalah perlakuan C. Kandungan nutrisi pada perlakuan ini adalah protein 26,32%, lemak 3,42%, kalsium 1,35%, dan kadar air 4,12%.
Pengaruh Perendaman Telur Ikan Mas (Cyprinus Carpio L.) Dalam Larutan Daun Jarak Pagar (Jatropha Curcas L.) Terhadap Daya Tetas Telur Mahyuddin Mahyuddin; Husain Syam; Amirah Mustarin
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 6, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v6i1.11182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman larutan daun jarak pagar terhadap daya tetas telur ikan mas (Cyprinus carpio L.). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuantitatif dengan menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil perhitungan rata-rata presentase daya tetas telur tertinggi sebesar 86,6% yaitu pada perlakuan B dengan dosis larutan daun jarak pagar (Jatropha curcas L.) 4 gr/L.