Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Articles
3,397 Documents
Improving Mathematics Learning Outcomes on Intelligent Numbers Class VI SD Negeri 2 Wanadadi Using the Problem Based Learning Model
Wiwin Subekti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (622.621 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66124
Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang mengintegraskan peserta didik dalam kelompok. Berdasarkan hasil observasi peneliti, ditemukan hasil pengamatan bahwa pembelajaran di kelas VI SD Negeri 2 Wanadadi masih berpusat pada guru karena model pembelajaran yang digunakan adalah ceramah. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembelajaran saat guru menggunakan model pembelajaran PBL. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang bisa dirancang oleh guru mencakup orientasi masalah pada peserta didik, mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, membimbing penyelidikan individu atau kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas VI SD Negeri 2 Wanadadi tahun pelajaran 2018/2019 dengan ketuntasan belajar klasikal peserta didik dari 36,67% pada pra siklus menjadi 46,67% pada siklus I dan 76,67% pada siklus II.
Improving The Skills of Narrative Writing Through Mind mapping in Class VI Students of SDN Bageng 01
Edy Triwibowo
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (574.376 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66269
Model pembelajaran adalah pola pembelajaran yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran dikelas agar efektif dan efisien sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.Tony Buzan mengatakan bahwa model mind mapping adalah cara mencatat efektif, kreatif, menyenangkan dan secara harfiah akan memetakan pikiran- pikiran kita. Mind mapping adalah suatu cara mencatat yang mengembangkan gaya belajar visual dengan menggunakan simbol, huruf, angka, hingga warna yang beragam. Mind mapping digunakan pada siswa kelas VI di SD Negeri Bageng 01 Kecamatan Gembong Kabupaten Pati, Penggunaan model pembelajaran mind mapping sangat efektif meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia aspek karangan narasi dimana siswa pada awal pembelajaran hanya 25% yang mencapai KKM. Pada siklus I 50% yang mencapai KKM dan pada Siklus II 95% siswa tuntas. Model pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis karangan narasi dan dapat meningkatkan kompetensi serta meningkatkan kualitas proses pembelajaran secara optimal.
Project based learning Model to Increase Activity and Cognitive Learning Outcomes for V Grade Students of SDN 1 Plosorejo, Tawangharjo District, Grobogan Regency
Siti Nur Hasanah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (438.714 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.65986
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kognitif tema 5 subtema 1 pada peserta didik kelas V SDN 1 Plosorejo menggunakan model pembelajaran project based learning (PjBL). Subjek dari penelitian ini adalah 6 peserta didik kelas V SDN 1 Plosorejo. Teknik pengumpulan data penelitian manggunakan angket pengamatan keaktifan dan tes formatif berbasis online. Berdasarkan pengamatan pembelajaran pada siklus pertama, tingkat keaktifan dan hasil belajar peserta didik mencapai 50%. Pada siklus kedua, mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik hingga mencapai 83,33%. Penelitian belum dinyatakan berhasil karena indikator keberhasilan dari penelitian ini adalah 85%. Pada siklus ketiga mampu meningkatkan keaktifan peserta didik yakni 100% dari jumlah peserta didik kelas V mendapatkan niai lebih atau sama dengan KKM disertai rata-rata nilai mencapai 95. Atas dasar hal itu, peneliti menarik simpulan bahwa dengan penerapan model pada pembelajaran tema 5 subtema 1 di kelas V SDN 1 Plosorejo dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kognitif peserta didik. Dengan hasil ini, diharapkan mampu menjadi salah satu referensi bagi peneliti lain dalam mengembangkan inovasi pembelajaran.
The Importance of The Digital Literacy Movement to Improve Elementery School Student Learning During The Pandemic
Eka Wahyu Wibowo
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (608.898 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66140
Munculnya Wabah Covid – 19 yang melanda seluruh dunia, telah melumpuhkan kegiatan manusia diberbagai bidang. Beralihnya system pembelajaran tatap muka ke pembelajaran Online menjadi focus utama latar belakang penelitian ini. Dalam pembelajaran online,media atau alat utama yang dibutuhkan adalah Teknologi Digital. Pengetahuan untuk penggunaan, pemanfaatan dengan bijak, benar, dan mematuhi sesuai hukum dalam rangka membentuk komunikasi dan berinteraksi sosial didalam kesehariannya sangat dibutuhkan untuk siswa SD dalam penggunaan teknologi digital ini. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pentingnya Gerakan Literasi Digital disekolah sangat dibutuhkan dalam meningkatan pembelajaran siswa Sekolah Dasar dimasa pandemic seperti ini. Analisis Literasi Digital dalam penelitian ini juga memberikan pengaruh besar dan manfaat dalam penggunaan teknologi secara bijak untuk siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode penelitian pendekatan kuantitatif. Kegiatan Penelitian dilaksanakan mulai bulan Nopember 2020 sampai Desember 2020 di SD Negeri 1 Kebloran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan peningkatan pada kegiatan pembelajaran daring setelah diterapkan gerakan literasi digital.
Efforts to Increase Students' Learning Interest Through Experimental Methods in Learning Energy Materials Science
Setiyo Budi Susanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (560.287 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66286
Belajar adalah suatu aktivitas untuk menghasilkan perubahan pada diri individu. Bahwa perubahan yang diharapkan itu berupa kemampuan-kemampuan baru dalam memberikan respon terhadap stimulus yang diterima (Masyhuri H. P., 1990: 52). Perumusan belajar dari E.R Hilgart learning is the process by which an activity or is changed throught training procedures. Belajar adalah suatu kegiatan yang dilakukan yang mungkin membuahkan atau menghasilkan pola kelakuan tertentu (yang telah dimiliki sebelumnya) tetapi mungkin pula merubah pola kelakuan (yang telah dimiliki sebelumnya). Berdasrkan penelitian pada siklus pertama sudah menunjukkan perbaikan yang cukup berarti, baik tingkat ketuntasan belajar maupun aspek minat belajar siswa. Siswa yang tuntas belajar pada siklus pertama 61,70% berarti naik 29,79 % dari studi awal, siswa yang berminat positif sebanyak 55,31%. Perubahan pendekatan belajar ini telah membantu meningkatkan angka keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Pada siklus kedua, selain kegiatan pembelajaran juga dilaksanakan kegiatan bimbingan secara intensif. Sehingga hasil belajar dan minat belajar siswa dapat mencapai kriteria yang ditetapkan. Tingkat ketuntasan pada siklus kedua ini mencapai 93,48 % berarti masih ada 6,52 % siswa yang belum tuntas belajar, sedangkan minat belajar positif siswa sudah mencapai 93,48 % berarti tinggal 6,52 % saja yang masih belum menunjukkan minat positif.
Implementation of The Make A Match Method on Increasing Mathematics Learning Achievement about Multiplication of Numbers in class II Mathematics Learning at SDN 3 Mayonglor Semester 2 2020-2021
Yuni Rahmawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (537.28 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66003
Matematika merupakan mata pelajaran yang menarik untuk dipelajari, namun terkadang para siswa ada yang kesulitan mempelajari mata pelajaran matematika. Seperti halnya siswa kelas II SDN 3 Mayonglor yang mengalami kesulitan dalam mempelajari matematika tentang perkalian bilangan. Hal ini terlihat pada saat pembelajaran pra siklus, di mana hasil tes formatif siswa masih banyak yang di bawah KKM, dari 38 siswa hanya 20 siswa saja yang nilainya sama dengan atau lebih dari nilai KKM, sedangkan 18 siswa lainnya mendapat nilai di bawah KKM. Nilai rata - ratanya hanya 64. Berdasarkan kenyataan tersebut, penulis bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui perbaikan pembelajaran. Pada perbaikan pembelajaran ini, penulis menggunakan 2 siklus. Pada perbaikan pembelajaran siklus 1 penulis menggunakan media kartu dan model pembelajaran Make A Match. Pada tahap siklus 1 terlihat adanya peningkatan pada hasil tes formatif yang semula pada tahap pra siklus nilai rata – rata kelas hanya 64 meningkat menjadi 82, sedangkan tingkat ketuntasan siswa pada tahap pra siklus hanya 53% meningkat menjadi 76%. Kemudian, perbaikan pembelajaran dilanjutkan pada tahap siklus 2, dan terlihat ada peningkatan hasil belajar siswa dengan rata-rata meningkat dari 84% menjadi 92%.
Utilization Of Power Point Media To Increase Learning Outcomes And Motivation Of Class Ii Students Theme 3 Subtema My Daily Task At The House Of SD Negeri Mojodemak 2 Academic Year 2020/2021
Evi Rahmawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (203.798 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66156
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar pada pembelajaran tematik tema 3 subtema 1 Tugas Harianku di Rumah pada siswa kelas II SD Negeri Mojodemak 2 Kec. Wonosalam Kab. Demak Tahun Ajaran 2020/2021. Metodologi penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan model siklus Kemmis dan Mc Taggart. Subjek penelitian ini adalah hasil belajar dan motivasi belajar siswa kelas II SD Negeri Mojodemak 2 Kec. Wonosalam Kab. Demak dengan 7 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media powerpoint dalam pembelajaran tematik tema 3 subtema 1 My Daily Tasks at Home dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa kelas II SD Negeri Mojodemak 2 Kec. Wonosalam Kab. Demak untuk tahun ajaran 2020/2021. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil skala motivasi belajar siswa secara klasikal pada siklus I mendapatkan persentase 66%, siklus II mendapatkan persentase 85% dan siklus III mendapatkan persentase 87% sehingga telah mencapai kriteria keberhasilan. . Dan hasil belajar klasikal siswa yang memenuhi kriteria keberhasilan pada siklus I sebanyak 2 siswa atau 28,57% siswa, siklus II dan III sebanyak 7 siswa atau 100% siswa.
Utilization of Digital Based Learning Media as Students' Learning Motivation Improvement
Khuriyatul Isriyah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (529.22 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66330
Pembelajaran di Sekolah Dasar merupakan hal sangat penting untuk di ketahui. Pada abad 21 ini, guru dituntut untuk lebih kreatif dalam melaksanakan pembelajaran yang ada yaitu menggunakan media pembelajaran yang lebih menarik bagi siswa. Penggunaan media pembelajaran dapat menumbuhkan minat siswa untuk belajar hal baru dalam materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru sehingga dapat dengan mudah dipahami. Dengan adanya media pembelajaran, dalam proses pembelajaran motivasi belajar siswa juga sangat mempengaruhi. Selama proses pembelajaran, salah satu pihak yang dapat mendorong tumbuhnya motivasi belajar siswa di kelas adalah guru. Kesadaran penting bahwa setiap siswa berharga dan terus berkembang harus dimiliki oleh guru dalam menuntun siswa selama belajar.
Literature Review : Improving Science Learning Outcomes through the Number Head Together (NHT) Type Cooperative Learning Model in Elementary School
Siti Humairoh
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (683.701 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66033
Model pembelajaran kooperatif tipe number head together (NHT) dapat menjadikan pembelajaran yang interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe number head together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode systematic literature review (SLR). Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasikan artikel yang memiliki penelitian sama. Artikel yang digunakan sebanyak 25 jurnal nasional terindeks google scholar. Teknik penyajian data dengan menggunakan tabel daftar artikel publikasi ilmiah yang akan dianalisis menjadi hasil penelitian. Berdasarkan penelitian ini didapat bahwa model pembelajaran kooperatif tipe number head together (NHT) dapat meningatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar.
Efforts to Improve Student's Understanding About Using Time Measurement with The Unit of Hours Through the Use of Clock Props and Drill Method Class II SDN Cukilan 01 Suruh District Semarang Academic Year 2020/2021
Ani Irawati Munawiroh
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (570.234 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66044
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan hasil belajar matematika tentang penggunaan alat ukur dengan satuan jam di kelas II SDN Cukilan 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang Tahun Ajaran 2020/2021 yang terdiri dari 41 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan tes. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode drill dengan menggunakan alat peraga konkret dapat meningkatkan hasi belajar matematika tentang menggunakan alat ukur dengan satuan jam pada siswa kelas II SDN Cukilan 01. Persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada pra siklus sebesar 41,5%, siklus I sebesar 61%, dan siklus II sebesar 90%.