cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 1,517 Documents
Constructing Financial Literacy Indicators for Students: A Conceptual Mapping Approach Napitupulu, Paradon; Siswandari, Siswandari; Hindrayani, Aniek; Sangka, Khresna Bayu
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.110222

Abstract

Financial literacy is an essential life skill that should be developed from an early age, especially amid growing digital economic complexity and increasing financial risks. However, existing indicators for assessing students’ financial literacy remain fragmented and lack alignment with the evolving conceptual landscape in global research. This study aims to construct a conceptual framework of financial literacy indicators for school-age students using a Conceptual Mapping approach supported by bibliometric analysis. Metadata from Scopus-indexed publications (2015–2025) were analyzed using VOSviewer to identify thematic structures and interconnections among key concepts. The analysis revealed that financial literacy, school children, and financial knowledge serve as central nodes, forming four main clusters: cognitive, affective, strategic, and instructional. The resulting framework highlights the multidimensional nature of financial literacy and offers a structured foundation for developing context-responsive assessment tools, curriculum models, and educational interventions. This study contributes to refining the theoretical understanding of financial literacy while providing practical implications for educators and policymakers.
Implementasi Kantong Nilai Angka 1000 sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika Peserta Didik Kelas 3 di SD Negeri Gurawan Surakarta Wahyuni, Melindha Puri Nur; Yogawa, Chindy; Gatiningtyas, Heni; Karsono, Karsono
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih lanjut mengenai implementasi kantong nilai angka 1000 sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika khususnya di kelas 3 SD Negeri Gurawan Surakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus dengan observasi, angket dan tes hasil belajar. Berdasarkan penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan oleh peneliti pada tahap siklus 1 tidak mengalami peningkatan sedangkan pada siklus 2 mengalami peningkatan. Implikasi berdasarkan hasil temuan adalah penggunaan media kantong nilai angka 1000 dapat meningkatkan minat belajar peserta didik.
Social-Emotional Competence in Elementary Science Education: A Systematic Review Ayumawarsih, Rika; Sarwanto, Sarwanto; Tarsidi, Deni Zein
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.117890

Abstract

Penguasaan konsep sains pada siswa sekolah dasar tidak hanya ditentukan oleh aspek kognitif, tetapi juga dipengaruhi secara signifikan oleh kompetensi sosial-emosional, seperti regulasi diri, kesadaran emosi, dan keterampilan sosial. Kompetensi ini berperan dalam meningkatkan keterlibatan, ketekunan, serta pemahaman konseptual siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi sosial-emosional terhadap penguasaan konsep sains melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020. Data dikumpulkan dari Scopus, Web of Science, ERIC, dan Google Scholar pada periode 2014–2025, menghasilkan 28 artikel yang dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa kompetensi sosial-emosional berpengaruh signifikan baik secara langsung melalui peningkatan motivasi, regulasi emosi, dan ketekunan, maupun tidak langsung melalui interaksi sosial, iklim kelas positif, dan keterlibatan dalam pembelajaran berbasis inkuiri. Integrasi pembelajaran sosial-emosional dalam sains juga meningkatkan penalaran dan sikap ilmiah siswa. Dengan demikian, pengembangan kompetensi sosial-emosional menjadi landasan penting dalam pembelajaran sains dan perlu diintegrasikan dalam kurikulum serta strategi pembelajaran.
Penerapan Diorama Jaring-Jaring Makanan Berbantuan Vidio Pembelajaran untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPAS kelas V SD Negeri Wiropaten Setyawan, Fikri Fajri Nur; Septiana, Nurul; Rohmah, Yustiani; Suryandari, Kartika Christy; Untari, Sri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97162

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar peserta didik pada materi jaring-jaring makanan di kelas V SD Negeri Wiropaten. Tanpa motivasi belajar peserta didik cenderung kurang terlibat dalam aktivitas belajar, yang berdampak negatif pada hasil belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan diorama jaring-jaring makanan berbantuan vidio pembelajaran. Teknik pengumpulan data berupa observasi yang dilakukan oleh rekan peneliti dan guru kelas serta angket yang dibagikan kepada peserta didik. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini terdiri atas pra penelitian, siklus I dan siklus II. Hasil observasi motivasi belajar IPAS peserta didik secara berturut-turut dari pra siklus hingga siklus II adalah 41,18%; 70,59%; dan 82,35%. Sedangkan hasil angket berturut-turut 47,06%; 70,59%; dan 88,24%. Rata-rata dari hasil observasi dan angket secara berturut-turut dari pra siklus hingga siklus II yaitu 44,12%; 70,59%; dan 85,29%. Penerapan media pembelajaran berupa diorama jaring-jaring makanan berbantuan video pembelajaran terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar IPAS peserta didik.
Pemahaman Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Melalui Penanaman Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sebagai Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Kabupaten Kebumen Muzani, Amir; Priyamoko, Bima; Mafadza, Zidney Ilma; Chamdani, Muhamad
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107217

Abstract

Pancasila education has a strategic role in shaping the character of students since elementary school level. Its implementation in the field still tends to be textual and less contextual with the local culture of students. This study aims to determine the understanding of teachers in learning Pancasila Education through embedding local wisdom values as part of character education in elementary schools in Kebumen Regency. This study used a descriptive quantitative method with data collection techniques through a closed questionnaire distributed online through Google Form to elementary school teachers in Kebumen Regency. The data were analyzed descriptively using percentages and averages. The results showed that the level of teacher understanding was in the very high category with a percentage of 97.11%. Teachers understand the importance of integrating local wisdom values such as mutual cooperation, responsibility, tolerance, and courtesy in learning. However, teachers still face obstacles such as the lack of local-based teaching resources and supportive training. Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik sejak jenjang sekolah dasar. Dalam implementasinya di lapangan masih cenderung bersifat tekstual dan kurang kontekstual dengan budaya lokal siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui penanaman nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah dasar Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui angket tertutup yang disebarkan secara daring melalui Google Form kepada guru-guru SD di Kabupaten Kebumen. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase dan rerata. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 97,11%. Guru memahami pentingnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, tanggung jawab, toleransi, dan sopan santun dalam pembelajaran. Meski demikian, guru masih menghadapi kendala seperti minimnya sumber ajar berbasis lokal dan pelatihan yang mendukung.
Kontribusi Problematic Internet Use terhadap Online Grooming Risk Pada Remaja di Sumatera Barat Oktaviani, Nurul; Yasmin, Maya
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 2 (2026): Article in Press
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i2.116030

Abstract

Perkembangan teknologi digital meningkatkan kerentanan remaja terhadap risiko online grooming yang berdampak pada kesejahteraan psikologis dan sosial mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi problematic internet use terhadap online grooming risk pada remaja di Provinsi Sumatera Barat. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan melibatkan 372 remaja melalui teknik incidental sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001 dengan t hitung 5,872 > t tabel 1,976, yang mengindikasikan bahwa problematic internet use berpengaruh signifikan dan positif terhadap online grooming risk. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,085 menunjukkan bahwa 8,5% varians online grooming risk dijelaskan oleh problematic internet use, sementara 91,5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar lingkup penelitian ini. Dengan demikian, problematic internet use berkontribusi secara signifikan terhadap online grooming risk pada remaja di Sumatera Barat. 
Pengaruh Model Teams Games Tournament Berbantuan Multimedia Interaktif Terhadap Hasil Belajar Siswa SD Linda, Pance Yunita Nova; Yusnia, Yusnia; Agusdianita, Neza; Heryanto, Debi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107412

Abstract

This study aims to determine the effect of using the Teams Games Tournament model assisted by interactive multimedia on the learning outcomes of elementary school students in cluster 9 (nine) Bengkulu City. This research is a quantitative using a quasy-experimental research method and The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. The population in this study were grade IV students of cluster XII Bengkulu City. While the samples were IVA class students of SDN 60 Bengkulu City as the experimental group and IVB class students of SDN 81 Bengkulu City as the control group obtained through cluster random sampling. The techniques used in this study were pre-test and post-test designed in the form of 10 multiple-choice questions. The results of hypothesis test in the experimental group showed that the tcount value using Equal Variences Assumed = 5.615 and the Sig value. (2-tailed) value is 0.000 and the ttable distribution value is 1.692, so that tcount value > ttabel (5.615 > 1.692) and Sig. (2-tailed) 0.000 <0.05. This data shows that there are differences in learning outcomes in the experimental group and control group caused by the treatment of the two different groups. Based on this, it can be concluded that there is an effect of the Teams Games Tournament model assisted by interactive multimedia on the learning outcomes of the knowledge aspects of elementary school students in cluster 9 (nine) Bengkulu City.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model teams games tournament berbantuan multimedia interaktif terhadap hasil belajar siswa SD gugus XII Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian quasy experiment dan jenis desain The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV gugus XII Kota Bengkulu. Sedangkan sampelnya adalah siswa kelas IVA SDN 60 Kota Bengkulu sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IVB SDN 81 Kota Bengkulu sebagai kelompok kontrol yang diperoleh melalui cluster random sampling. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah pre-test dan post-test yang dirancang dalam bentuk soal pilihan ganda berjumlah 10 soal. Hasil uji hipotesis pada kelompok eksperimen menunjukkan bahwa nilai thitung dengan menggunakan Equal Variences Assumed = 5.615 dan nilai Sig. (2-tailed) bernilai 0.000 serta nilai distribusi ttabel adalah 1.692, sehingga thitung > ttabel (5.615 > 1.692) dan Sig.(2-tailed) 0.000 < 0.05. Data ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang disebabkan oleh perlakuan kedua kelompok yang berbeda. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model teams games tournament berbantuan multimedia interaktif terhadap hasil belajar aspek pengetahuan siswa SD gugus XII Kota Bengkulu.
Perbedaan Motivasi Berprestasi Siswa Kelas VII Leuhoe, Maria Vinsensia Atu; Erlinda, Maria; Doni, Yohanes Demon
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109434

Abstract

Motivasi berprestasi merupakan hal terpenting dalam proses belajar karena bertujuan untuk mencapai keberhasilan  Setiap siswa memiliki motivasi berprestasi yang berbeda antar kelasnya, namun sejauh mana perbedaan motivasi tersebut benar-benar ada antar kelas, khususnya di kelas VII UPTD SMP Negeri 11 Kupang, masih belum diketahui secara pasti dan perlu dibuktikan melalui penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi berprestasi antara siswa kelas VII D dan VII G UPTD SMP Negeri 11 Kupang tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Populasi dan sampel penelitian adalah semua siswa kelas VII D dan VII G yang berjumlah 56 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah teknik  purposive sampling. Alat pengumpul data berupa angket. Teknik analisis data penelitian menggunakan uji Independet Sampel T-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelas VII D memiliki nilai rata-rata sebesar 120,89, sedangkan kelas VII G memiliki nilai rata-rata sebesar 108,43 dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan motivasi berprestasi siswa kelas VII D dan VII G di UPTD SMP Negeri 11 Kupang Tahun Pelajaran 2024/2025.
Construction Of Class Culture Based On Pancasila Values In Teacher Pedagogical Practices In Schools Perkasa, Einstinio Tegar Satria; Karsono, Karsono; Rawanoko, Endrise Septina
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.117885

Abstract

Character-based education based on local values is crucial amidst the challenges of moral degradation and fading national identity in elementary schools. This study aims to analyze the construction of a classroom culture based on Pancasila values through the pedagogical practices of elementary school teachers. The research method used was a qualitative case study at SDN Tangkil 3 Sragen with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation involving 28 sixth-grade students. The results showed that teachers integrated Pancasila values holistically through role models, dialogue, and collaborative learning manifested in prayer routines, polite conflict resolution, heterogeneous group work, class deliberations, and a fair assignment system. In addition, classroom culture was reinforced through visual symbols such as the Pancasila Corner and participatory mechanisms through the Aspiration Box, although its effectiveness was still hampered by teachers' administrative burdens and diverse student social dynamics. This study concluded that the construction of a Pancasila-based classroom culture is a dynamic process that requires consistent teacher role models and a contextual pedagogical approach to ensure the internalization of values evenly for all students
Project Based Learning (PJBL) Model To Improve Learning Outcomes And Creativity Of Class III Students Of SD Negeri Bengbulang 02 Karangpucung Purwanto, Teguh
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v4i6.70447

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar dan kreativitas siswa kelas III SD Negeri Bengbulang 02 Karangpucung Tema 4 Subtema 3 dengan menerapkan model Learning Based Learning (PjBL). PTK ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan yang masing-masing terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi serta 1 kali pertemuan evaluasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dari observasi, studi dokumen, tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PjBL dapat meningkatkan hasil belajar dan kreativitas siswa kelas III SD Negeri Bengbulang 02 Karangpucung. Pada pra siklus persentase belajar siswa 45% kemudian meningkat pada siklus I sebanyak 78% dan meningkat lagi menjadi 93% pada siklus II. Sedangkan kreativitas siswa pada pra siklus sebesar 29% meningkat menjadi 51% pada siklus I pertemuan 2 dan meningkat menjadi 90% pada siklus II pertemuan 2.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Article in Press Vol 9, No 2 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) More Issue