cover
Contact Name
Maksuk
Contact Email
maksuk@poltekkespalembang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
unitlitbang@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
ISSN : 25795325     EISSN : 26543427     DOI : -
Core Subject : Health,
JPP : Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang merupakan jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Poltekkes Kemenkes Palembang sejak tahun 2015, dengan eISSN 2654-3427 dan pISSN 2579-5325. Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article) dengan fokus dan scope meliputi Keperawatan, kebidanan, kesehatan gigi, Farmasi, Kesehatan Lingkungan, Gizi, Analis Kesehatan, dan kesehatan masyarakat. Jurnal ini juga telah bekerjasama dengan IAKMI, Persagi, HAKLI, PATELKI, PAFI, PPNI, PAEI dan PAKKI dalam hal membantu kemajuan ilmu kesehatan dan mendiseminasikan hasil penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 517 Documents
Manfaat Teh Rosela (Hibiscuss Sabdariffa L) Dalam Penyembuhan Gingivitis Marginalis Kronis Deynilisa, Saluna
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 2 No 12 (2013): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini penggunaan obat-obatan herbal banyak digemari oleh masyarakat, disamping mudah didapatkan di sekitar rumah juga harganya terjangkau oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas teh rosela yang mengandung vitamin C terhadap penyembuhan gingivitis marginalis kronis ringan. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen yang dilakukan pada anak usia 13–16 tahun di SMP Alkautsar Kabupaten Lahat pada bulan Mei 2012 dengan jumlah sampel sebanyak 80 orang anak yang menderita gingivitis marginalis kronis ringan. Cara pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teh rosela efektif terhadap penyembuhan gingivitis marginalis kronis ringan.
Pengaruh Ekstrak Daun Jambu Biji (PSIDIUM GUAJAVA LINN) dan Ekstrak Daun Teh Hijau (CAMELIA SINENSIS) Terhadap Pertumbuhan ESCHERICHIA COLI IN VITRO dan Perbandingannya Dengan KOTRIMOKSAZOL Billy Setianegara; Karneli Karneli; Yusneli Yusneli
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 12 (2013): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.135 KB) | DOI: 10.36086/jpp.v1i12.137

Abstract

Daun jambu biji (Psidium guajava Linn) dan daun teh hijau (Camelia Cinensis) telah lama dikenal masyarakat sebagai obat tradisional. Keduanya secara empiris telah terbukti dapat menghambat dan mematikan beberapa jenis bacteri penyebab diare pada manusia. Menurut WHO, pilihan utama farmakoterapi infeksi bakteri Escherichia coli pada manusia adalah kotrimoksazol, akan tetapi penggunaannya kadang-kadang menimbulkan efek samping dan masalah kesehatan seperti allergi bahkan reaksi hypersensitivitas seperti stephen Johnson Syndrom. Oleh karena itu, masih diperlukan pengkajian pengaruh berbagai tanaman herbal sebagai obat alternatif untuk diare terutama yang disebabkan oleh bakteri E. coli. Penelitian ini bertujuan untuk meperkirakan pengaruh, berapa kekuatan ekstrak daun jambu biji dan ekstrak teh hijau terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan perbandingannya dengan pengaruh kotrimoksazol dibuktikan dengan pengukuran zona hambat yang terjadi. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen. Sediaan utama berupa daun jambu biji dengan jenis daging buah putih yang berwarna hijau muda dan daun teh hijau segar yang diekstraksi dan dibuat dalam 10 sediaan dengan konsentrasi 10%-100%, sedangkan kotrimoksazol berupa suspensi dibuat dalam 10 sediaan dengan konsentrasi 5 – 50 µg. Penelitian ini menggunakan teknik uji resistensi menurut metode Kirby-Bauer (cakram kertas) dimana masing-masing sediaan diteteskan dalam disc, ditengah media Muller Hinton agar yang ditanami dengan bakteri e. Coli dari strain ATTC dan lokal. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Laboratorium Bakteriologi Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Palembang pada bulan oktober 2012. Analisa data yang digunakan adalah regresi linier sederhana, anova dan uji t-independen. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif yang kuat ekstrak daun jambu dan ekstrak daun teh hijau terhadap pertumbuhan E.coli baik strain ATCC maupun strain lokal dengan r berkisar dari 0.8883 sampai dengan 0.9967 (Pv < 0.05). Ada pengaruh positif kuat kotrimoksazol terhadap pertumbuhan E.coli strain ATCC dengan r dari 0.9255 sampai dengan 0.9941.(Pv < 0.05), tetapi tidak ada pengaruh kotrimoksazol terhadap pertumbuhan E.coli strain lokal sampai dengan dosis 150 µg. Tidak ada perbedaan significant, pengaruh ekstrak daunn jambu biji dan ekstrak daun teh hijau terhadap pertumbuhan E.coli. (Pv > 0.05) Dengan demikian disimpulkan bahwa ektrak daun jambu biji dan ekstrak daun teh hijau masih potensial sebagai anti infeksi E.coli serta dicurigai adanya kemungkinan resistensi E.coli terhadap antibiotika khususnya kotrimoksazol.
Pengaruh Perendaman Dengan Kertas Koran Dalam Air Panas Terhadap Kadar Timbal (Pb) Pada Ikan Asin Diah Navianti; Witi Karwiti; Anton Syailendra; Rara Tarika
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 12 (2013): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.773 KB) | DOI: 10.36086/jpp.v1i12.139

Abstract

Pada prinsipnya pengolahan ikan asin adalah usaha untuk memperpanjang umur simpan ikan dengan cara menambahkan garam dan selanjutnya dikeringkan, sehingga diharapkan mikroba pangan dan mikroba pembusuk dapat dicegah pembusukannya. Tetapi rasa asin yang begitu tinggi tidak disukai oleh masyarakat, sehingga masyarakat melakukan suatu upaya dengan cara merendam dalam air yang ditambahkan kertas Koran. Kebiasaan masyarakat untuk merendam dengan air dapat menggunakan air biasa(suhu kamar) atau air panas. Permasalahan dalam penelitian ini adalah penggunaan kertas koran dan air panas dalam proses perendaman ikan asin yang dapat membahayakan konsumen. Karena timbal yang terdapat pada tinta koran dapat masuk kedalam daging ikan melalui proses difusi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perendaman dengan kertas korandalam air panas terhadap kadar timbal (Pb) pada ikan asin. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental. Populasi dan sampeldalam penelitian ini adalah ikan asin yang dijual oleh pedagang di pasar 10 Ulu Palembang. Metode pengambilan sampel secara purposive sampling. Sampel yang diambil adalah ikan asin yang berukuran besar dan berdaging tebal. Dari 28 pedagang ikan asin dipasar 10 Ulu kota Palembang terdapat 11 jenis ikan asin yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel. Analisis data yang digunakan adalah uji t - dependen. Data diolah dengan bantuan software komputer.Hasil penelitian didapatkan rata-rata kadar timbal (Pb) pada ikan asin sebelum direndam dengan kertas koran dalam air panas adalah 0,4370 ppm dengan median sebesar 0,429 ppm dan standar deviasi 0,1392 ppm. Sedangkan kadar minimumnya 0,2534 ppm dan kadar maksimumnya 0,6369 ppm. Hasil rata-rata kadar timbal (Pb) pada ikan asin sesudah direndam dengan kertas koran dalam air panas selama 25 menit adalah 0,5432 ppm dengan median sebesar 0,4463 dan standar deviasi 0,2827 ppm. Sedangkan kadar minimumnya 0,2781 ppm dan kadar maksimumnya adalah 1,2393 ppm.Persentase perbedaan rata-rata kadar timbal (Pb) pada ikan asin sebelum direndam dengan kertas koran dalam air panas dari kadar timbal (Pb) pada ikan asin sesudah direndam dengan kertas koran dalam air panas selama 25 menit adalah 24,30 %. Berdasarkan hasil uji statistik, diperoleh P value sebesar 0,311, sehingga menunjukan hasil yang bermakna dari Į (P value > Į = 0,025) pada kadar timbal (Pb) pada ikan asin sebelum direndam dan sesudah direndam dengan kertas koran dalam air panas selama 25 menit. Jadi dapat diketahui bahwa tidak ada pengaruh perendaman dengan kertas koran dalam air panas terhadap kadar timbal (Pb) pada ikan asin. Disarankan kepada instansi terkait untuk menjelaskan kepada masyarakat tentang alternatif lain dalam mengurangi kadar garam pada ikan asin sebelum dikonsumsi untuk menghindari adanya kontaminasi timbal (Pb) pada ikan asin, misalnya melakukan perendaman dengan air garam jenuh atau garam berlebih.
Pengaruh Rebusan Lidah Buaya Dengan Obat Kumur Listerine Dalam Menyembuhkan Gingivitis Marginalis Kronis Di Smpn 6 Palembang Tahun 2012 Masayu Nurhayati
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 12 (2013): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.12 KB) | DOI: 10.36086/jpp.v1i12.141

Abstract

Gingivitis marginalis kronis merupakan suatu peradangan gusi pada daerah tepi gusi yang banyak dijumpai, umumnya disebabkan oleh penimbunan bakteri plak. Proses pengobatan gingivitis dapat dibantu dengan pengobatan secara kimiawi maupun alami. Pengobatankimiawi biasanya menggunakan obat kumur listerine, sedangkan salah satu cara alami dengan berkumur air rebusan lidah buaya yang diharapakan dapat meredakan gingivitis.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh air rebusan lidah buaya dengan obat kumur listerine dalam meredakan gingivtis marginalis kronis. Penelitian dilakukan di SMPN 6 Palembang dengan jumlah populasi 302 anak, sedangkan sampel 32 anak yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 16 anak berkumur dengan air rebusan lidah buaya dan 16 anak berkumur dengan obat kumur listerine dengan waktu penelitian selama 3 hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Analisa data dengan mengunakan analisa bivariat menggunakan rumus paired sample test dan independent sample test pada tingkat kepercayaan 95%. Dari hasil penelitian diketahui berkumur air rebusan lidah buaya dapat menurunkan skor gingivitis pada 10 anak (62,5%) dan obat kumur listerine menurunkan skor gingivitis pada 14 anak (87,5%). Dengan uji statistik didapatkan P.value (0,067) > D (0,05), dari perhitungan ini bisa diambil kesimpulan statistik yaitu tidak ada pengaruh antara berkumur menggunakan air rebusan lidah buaya dengan obat kumur listerine dalam meredakan gingivitis marginalis kronis.
Perbandingan Hasil Pemeriksaan Laju Endap Darah Cara Westergren Menggunakan Darah Edta Tanpa Pengenceran Dengan Cara Otomatik Ardiya Garini
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 12 (2013): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.039 KB) | DOI: 10.36086/jpp.v1i12.142

Abstract

Laju Endap Darah merupakan salah satu parameter pemeriksaan darah lengkap yang menggambarkan perbandingan antara eritrosit dan plasma. Peningkatan Laju Endap Darah merupakan respon yang tidak spesifik terhadap kerusakan jaringan dan merupakan petunjuk adanya penyakit.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan hasil pemeriksaan Laju Endap Darah cara Westergren menggunakan darah EDTA tanpa pengenceran dengan cara otomatik. Jenis penelitian ini adalah potong lintang. Sampel yang digunakan adalah 50 orang laki-laki yang melakukan general cek-up calon pegawai pada instansi BUMN dengan usia 19 – 35 tahun Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa distribusi statistik hasil laju endap darah cara Westergen menggunakan darah EDTA tanpa pengenceran memiliki median 5,00 dan hasil laju endap darah minimumnya 1 mm/jam dan maksimumnya 20 mm/jam. Distribusi statistik laju endap darah cara Otomatik memiliki median 5,00 dan hasil laju endap darah minimumnya 1 mm/jam dan maksimumnya 14 mm/jam. Berdasarkan Uji statistik yang dilakukan didapat hasil p value = 0,084, berarti Ha ditolak yang artinya tidak ada pengaruh rata-rata hasil pemeriksaan laju endap darah cara Westergren menggunakan darah EDTA tanpa pengenceran dengan cara Otomatik. Dari hasil tersebut dapat disimpukan bahwa tidak ada perbedaan hasil pemeriksaan laju endap darah cara Westergren menggunakan darah EDTA tanpa pengenceran dengan cara otomatik. maka dari itu diharapkan pada klinisi dapat menggunakan hasil pemeriksaan laju endap darah untuk melakukan diagnosa dan pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan .
Perbedaan Antara Kadar Hemoglobin I Dengan Kadar Hemoglobin Ii Setelah Pemberian 90 Tablet Zat Besi Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Di Puskesmas Gandus Palembang Tahun 2009 Kharisma Virgian
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 12 (2013): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.641 KB) | DOI: 10.36086/jpp.v1i12.143

Abstract

Anemia defisiensi besi ibu hamil di Indonesia masih tergolong tinggi.Salah satu faktor yang menyebabkan masih tingginya anemia defisiensi besi pada ibu hamil adalah rendahnya kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi.Keadaan ini mengindikasikan bahwa anemia defisiensi besi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat.
Analisis Asupan Zat Gizi (Energi, Protein), Asupan Antioksidan (Vitamin A Dan C) Dengan Status Gizi Pasien Kanker Leher Rahim Yang Menjalani Kemoterapi Di Rsup Dr.Mohammad Hoesin Palembang Sartono Sartono; Terati Terati; Yunita Nazarena
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 13 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.626 KB)

Abstract

Kanker adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal. Sel-sel kanker akan berkembang dengan cepat, tidak terkendali dan akan terus membelah diri, selanjutnya menyusup ke jaringan sekitarnya (invasive) dan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah dan menyerang organ-organ penting serta syaraf tulang belakang. Berdasarkan data Riskesdas, 2007, di Indonesia rasio tumor atau kanker adalah 4,3 per 1000 penduduk. Artinya dari setiap 1000 orang Indonesia sekitar 4 orang di antaranya menderita kanker. Kanker merupakan penyebab kematian nomor 7 (5,7%) setelah stroke, TB, hipertensi, cedera, perinatal dan Diabetes Melitus. Kemoterapi adalah proses pengobatan dengan menggunakan obat-obatan yang bertujuan untuk membunuh atau memperlambat pertumbuhan sel-sel Kanker. Efek samping yang sering timbul secara langsung adalah mual, muntah, sariawan, radang tenggorokan, dan gangguan pencernaan. Status gizi yang baik dapat menurunkan komplikasi dari pengobatan kanker dan membuat penderita merasa lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asupan zat gizi (energi, protein), asupan antioksidan (vitamin A dan C) dan pengetahuan gizi dengan status gizi pasien kanker yang menjalani kemoterapi.Penelitian ini bersifat Analitik dengan rancangan Cross Sectional. Metode pengambilan sampel secara Purposive Sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Uji statistik dalam analisis bivariat adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara asupan energi dengan status gizi pasien yang menjalani kemoterapi, sedangkan asupan protein dengan status gizi menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna, di dapat nilai p ( energi 0,009 < 0,05, protein 0,249 > 0,05 ). Tidak ada hubungan antara asupan antioksidan vitamin A, vitamin C dengan status gizi pasien yang menjalani kemoterapi. Ada hubungan antara pengetahuan gizi dengan status gizi pasien dengan p ( pengetahuan gizi 0,035 <0,05 ). Sebaiknya pasien kanker yang menjalani kemoterapi diberikan makanan enteral suportif terutama protein (albumin atau aminofusin), selain asupan glukosa sebagai sumber energi selain itu dapat diberikan minuman juice buah sumber antioksidan vitamin A dan C atau dalam bentuk suplemen serta penyuluhan tentang kanker dan diet serta pengobatannya kepada pasien yang menjalani kemoterapi.
Asi Eksklusif Dan Tingkat Kecerdasan Anak Di Taman Kanak-Kanak Exclusive Breastfeeding And The Intelligence Of Children In Kindergarten Murdiningsih Murdiningsih; Chairuna MB; Aprillia Ayu SY
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 13 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.65 KB)

Abstract

Breast milk is a complex biological fluid containing all the nutrients the kids body needs. Adequate nutrition is very influential on the growth and development especially in the first years of life in which the child is experiencing unprecedented growth , especially the growth of the brain. The objective of this research was to determine the relationship of exclusive breastfeeding on the level of intelligence of children in kindergarten Wilayah Kemuning District of Palembang in 2013 .Design of the research is analytical research with cross sectional approach to collecting primary data (perspective). Of the 10 kindergarten located in Palembang Kemuning district area , researchers took a random TK 5 to obtain a sample of 64 respondents . The result is most of the mothers given exclusive breastfeeding in children of 64.1 % , the child had a avarage intelligence level ( on average ) that is equal to 81.3 %. Statistical found no significant association between exclusive breastfeeding and level of intelligence of children with p value 0.099 and OR 3,150 ( 0867-11442 ). Conclusion, exclusive breastfeeding is not a major factor in determined the level of intelligence in children, that exclusive breastfeeding did not have a significant relationship to the child's level of intelligence.
Efektivitas Bermain Terhadap Stres Hospitalisasi Pada Anak Pra Sekolah Yang Sedang Dirawat Di Rri Anak Rsud Dr. Ibnu Sutowo Baturaja Tahun 2012 Lisdahayati Lisdahayati
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 13 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.792 KB)

Abstract

Bermain adalah aktivitas yang dapat dilakukan anak sebagai upaya stimulasi pertumbuhan dan perkembangannya dan bermain pada anak di rumah sakit menjadi media bagi anak untuk mengekspresikan perasaan, relaksasi dan distraksi perasaan yang tidak nyaman.Stress dapat didefinisikan sebagai respon adaptif dipengaruhi oleh karakteristik individual atau proses psikologis yaitu akibat dari tindakan, situasi atau kejadian eksternal yang menyebabkan tuntutan fisik atau psikologis terhadap seseorang. Hospitalisasi merupakan suatu proses yang karena suatu alasan yang berencana atau darurat, mengharuskan anak untuk tinggal dirumah sakit, menjalani terapi dan perawatan sampai pemulanganya kembali ke rumah. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh aktivitas bermain dan tanpa aktivitas bermain terhadap stres hospitalisasi pada anak pra sekolah di RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja Tahun 2012. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen design. Populasi penelitian ini adalah semua jumlah anak pra sekolah yang di rawat di RRI Anak RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja.Sampel yang diambil berjumlah 91 responden yang terdiri dari 30 kelompok eksperimen dan 61 kelompok control. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret-Juli 2012. Variabel yang diteliti yaitu aktivitas bermain sebagai variabel Independen dan stress hospitalisasi sebagai variabel dependen. Hasil penelitian: Berdasarkan uji statistic dengan uji T Independen didapatkan nilai p value=0,038 (p<Į 0,05), berarti ada pengaruh yang bermakna antara efektifitas bermain terhadap stress hospitalisasi pada anak pra sekolahKesimpulan dan Saran: ada pengaruh yang bermakna antara aktifitas bermain dengan tingkat stress anak selama dihospitalisasikan. Sehingga bagi semua perawat agar dapat memberikan aktivitas bermain kepada anak selama dilakukan tindakan keperawatan untuk mengurangi tingkat stress selama dihospitalisasikan.
Hubungan Antara Pendidikan Ibu, Umur Ibu, Dan Jumlah Anak Sekarang Dengan Jumlah Anak Noni Mardeka Sary
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 13 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.782 KB)

Abstract

Peran suami istri dalam upaya pengendalian jumlah penduduk sangat penting yaitu melalui pengambilan keputusan untuk memiliki anak dan berapa jumlah anak yang mereka inginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan, umur ibu, dan jumlah anak sekarang terhadap jumlah anak yang diinginkan di Indonesia.

Page 9 of 52 | Total Record : 517


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 1 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 1 (2024): (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 18 No 1 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 2 (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 1 Juni (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 16 No 2 Desember (2021): JPP (JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG) Vol 16 No 1 (2021): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 1 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 2 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 1 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 2 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 1 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 12 No 2 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 12 No 1 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 13 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 2 No 12 (2013): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 1 No 12 (2013): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 11 (2012): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 10 (2012): Jurnal Kesehatan More Issue