cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 238 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2025)" : 238 Documents clear
Cross-Cultural Pragmatics: An Investigation into Speech Act Realization on The Ship Sunarlia Limbong; Novianty Palayukan; Ade Chandra; Retno Dwi Jayanti; Willyam Raimond Riwu
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4492

Abstract

This study, titled "Cross-Cultural Pragmatics: An Investigation into Speech Act Realization on the Ship," aims to explore the influence of cultural backgrounds on the realization of speech acts among crew members in the Indonesian maritime industry. Specifically, it identifies the patterns and challenges associated with cross-cultural pragmatics on ships. Utilizing a descriptive qualitative design, the research was conducted on KM Lambelu, employing field notes, interviews, and observations as data collection instruments. The findings reveal that cultural backgrounds significantly influence how speech acts are realized by crew members, particularly regarding politeness, directness, and respect for hierarchy. The study highlights that while cultural diversity enriches interactions among crew members, it can also create communication barriers if not properly managed. The research further emphasizes that politeness strategies are deeply rooted in cultural norms, with a strong emphasis on seniority in hierarchical maritime settings.
The Students’ Productive Skills through TRB Test to Support SMCP Implementation Novianty Palayukan; Sunarlia Limbong; Auliyanti Sahril Nurfadilah; Nurul Hatiffah; Mutmainnah Hasyari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4522

Abstract

This research aimed to investigate the assessment of students’ productive skills (speaking and writing skills) through the Training Record Book (TRB) test in support of the implementation of Standard Marine Communication Phrases (SMCP). This research applied descriptive qualitative research. It was calculated first based on the aspects score of cadets’ speaking and writing skills, then described them in words qualitatively. The assessment Rubric by Brown (2004) and the semi-structured interview were applied in gathering the data which was conducted by cadets from Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar. The speaking aspects overwhelmed grammar, vocabulary, pronunciation, and fluency. Meanwhile, the writing aspects involved organization, content, coherence, diction, grammar, and mechanics. The score range of each aspect was 1 to 4 with the score 1 being the lowest and the score 4 being the highest with their description. Then, a semi-structured interview was used in the research to obtain more data. In applying this type, the researchers provided a recorder, notes, and definitely some questions to ask, but remained flexibility so that other information could arise. Semi-structured interviews guided the researchers to investigate the cadets’ view of what was typically lacking and strong aspects of cadets' speaking and writing performance through the TRB test. The result of the research revealed that grammar is the lacking aspect for the cadets in both speaking and writing, while vocabulary and pronunciation were relatively stronger in speaking skills and the organization aspect was much stronger in writing skills. The research identified some reasons for this weaknesses including maladaptive language habits among seafarers, resistance to grammar learning, lack of motivation, student reluctance, and non-compliant speakers in speaking skills and students’ reluctance and Grammar resistance in the writing skills. This research revealed the crucial of concerning these weaknesses to improve the cadets’ ability to be able to communicate effectively so that it can lead to safety and operational efficiency.
Pertarungan Simbolik dan Ideologi dalam Slogan Pilkada Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan Tahun 2024 Model Pierre Bourdieu Asmawati Asmawati; Jufri Jufri; Mahmudah Mahmudah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4191

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dikaji melalui teori analisis wacana kritis dengan tujuan: (1) mengklasifikasi dan mengeksplanasi representasi pertarungan simbolik melalui eufemisasi dalam slogan pilkada Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan tahun 2024. (2) mengklasifikasi dan mengeksplanasi representasi pertarungan simbolik melalui sensorisasi dalam slogan pilkada Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan tahun 2024. Penelitian ini berfokus pada kutipan kata, frasa, klausa, atau kalimat yang mengandung unsur eufemisasi dan sensorisasi dalam slogan pilkada di Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan tahun 2024. Data dalam penelitian ini berupa kutipan langsung dari slogan yang terdapat pada spanduk, banner, baliho, dan stiker kampanye yang digunakan oleh kandidat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, representasi eufemisasi ditemukan dalam tiga klasifikasi yaitu, (1) penggunaan kata-kata persuasif yang menciptakan citra positif, (2) penggambaran visi dan misi calon melalui simbol-simbol yang mengundang kedamaian, dan (3) simbolisasi modernitas yang menarik perhatian pemilih. Kedua, representasi sensorisasi ditemukan dalam dua klasifikasi yaitu (1) penghilangan atau pembatasan informasi yang dianggap kontroversial, dan (2) penggunaan kata-kata yang menghindari konfrontasi atau ketegangan, berfokus pada harmoni dan kesejahteraan.
Peran Bahasa dalam Interaksi Manusia dan Artificial Intelligence pada Terapi Kesehatan Mental Jatmika Nurhadi; Undang Sudana; Yostiani Noor Asmi Harini; Sri Wiyanti; Atika Rahma Amalia; Helda Nur Azizah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi bahasa yang digunakan oleh Artificial Intelligence (AI) dalam terapi kesehatan mental serta dampaknya terhadap pengalaman terapi pasien. Fokus penelitian ini adalah menganalisis bagaimana AI membangun interaksi kebahasaan dengan pasien dalam konteks terapi kesehatan mental di Indonesia ketika stigma terhadap gangguan psikologis masih menjadi tantangan utama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pemanfaatan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki peran penting dalam meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan mental, terutama bagi individu yang memiliki keterbatasan dalam mengakses terapis manusia. AI terbukti dapat membantu mengidentifikasi pola perilaku pasien, memberikan umpan balik terkait kondisi psikologis, dan menawarkan strategi manajemen stres yang berbasis kognitif-perilaku. Namun, penelitian juga menemukan bahwa keterbatasan AI dalam mengekspresikan empati dan membangun koneksi emosional dengan pasien menjadi kendala utama dalam efektivitas terapi berbasis AI. Selain itu, tantangan terkait infrastruktur teknologi yang belum merata dan rendahnya literasi digital masih menghambat pemanfaatan AI secara optimal di berbagai wilayah, terutama di Indonesia.
Analysis Of Non-Verbal Communication On Application X In @arabmemesss: Roland Barthes’ Semiotics Perspective Fanisa Ira Ronia Pratiwi; Penny Respati Yurisa
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4686

Abstract

This research focuses on Roland Barthes semiotics which aims to analyze the denotation and connotation meanings of memes in the social media account @arabmemesss on the X app. As a form of non-verbal communication, memes not only entertain but also convey cultural and social messages. This research uses a descriptive qualitative method, with data collection methods in the form of reading and recording. Data analysis was conducted using data analysis techniques from Miles and Huberman, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that each meme contains various layers of meaning, including; humor, satire, and self-reflection. The memes not only represent the expression of human emotions, but also reveal Arab culture wrapped in humor. The @arabmemesss account on the X app shows that memes reflect hidden emotions and can only be understood through in-depth analysis. In addition, the humor and satire often used in memes play an important role in conveying a deeper message. This research deepens the understanding of the application of Roland Barthes' semiotic theory in the analysis of non-verbal communication through memes.
Reperspectivization in Translating News of Trump Statement Wants to Take Over Gaza Rizki Gunawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4692

Abstract

The BBC English news story titled "Why does Trump want to take over Gaza and could he do it?" was translated to the BBC Indonesia page with the headline "Mengapa Trump ingin mengambil alih Gaza dan dapatkah dia melakukannya?". This research is aimed at investigating Reperspectivization as one of the procedures commonly employed on the BBC news translation. This analyzed how the text was translated by the translation journalist on the smallest units of words, sentences, and paragraphs, progressing to the context, thoughts, and ideologies by using text analysis method of Critical Discourse Analysis (CDA) theory by Norman Fairclough's. It was found that Reperspectivization procedure is quite dominant in translating this text with some types: passive to active, part – another part, reversal of terms, negation of opposite, concrete for abstract, and change of symbol. The translation journalist also implemented the text relocation and addition of Ministry of Foreign Affair of Republic of Indonesia response on Donald Trump statement that shows that domestic viewpoints have a significant influence on the news translation.
Representasi Lingkungan dalam Cerita Pendek Sumur Karya Eka Kurniawan dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Sastra di SMP Nurcaya Nurcaya; Siti Hasriyati Anies; Miftahul Syamsi; Wahyu Ningsih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi lingkungan dalam cerita pendek "Sumur" karya Eka Kurniawan dan relevansinya terhadap pembelajaran sastra di SMP. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan data yang diambil dari kalimat-kalimat dalam cerita pendek tersebut yang mencerminkan aspek representasi lingkungan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima aspek representasi lingkungan dalam cerpen "Sumur", yaitu aspek pencemaran, hutan belantara, bencana, tempat tinggal, dan bumi. Representasi lingkungan yang ditemukan dapat digunakan sebagai referensi pembelajaran pada KD 4.16, yang mencakup mendata bagian isi yang akan ditanggapi, penggunaan bahasa, unsur intrinsik cerita, dan bagian-bagian buku fiksi, khususnya representasi lingkungan dalam cerita pendek.
Perbandingan Fonologi Bahasa Sunda di Kabupaten Pangandaran dan Sukabumi, Jawa Barat: Kajian Dialektologi Undang Sudana; Jatmika Nurhadi; Novi Resmini; Diah Wulandari; Andrian Andrian
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan fonologi antara bahasa Sunda di Kabupaten Pangandaran dan Sukabumi melalui pendekatan dialektologi. Penelitian ini perlu dilakukan untuk mendeskripsikan situasi kebahasaan di titik pengamatan (TP) berdasarkan penghitungan dialektometri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode cakap, simak, rekam, dan catat. Sumber data berasal dari penutur asli bahasa Sunda di Kabupaten Pangandaran dan Sukabumi berdasarkan daftar tanyaan berjumlah 200 kosakata Swadesh dan Budaya yang telah dimodifikasi. Analisis data menggunakan metode padan dan dialektometri. Hasil perbandingan titik pengamatan ditemukan 45 glosa variasi fonologi. Hasil perhitungan dialektometri variasi fonologi sebanyak 22,5% menunjukkan status adanya perbedaan kebahasaan. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor pertahanan identitas bahasa/dialek, prestise pemakaian bahasa/dialek, faktor kekeluargaan, faktor budaya, faktor sosial, dan letak geografi kedua TP yang berjauhan. Oleh karena itu, penelitian ini mengidentifikasi bahwa bahasa Sunda di Pangandaran dan Sukabumi memiliki status kekerabatan yang jauh.
The Effectiveness of Gamification Strategy on English Vocabulary Enhancing at SDN Ngronggo 8 Kediri Sarbanun Tuanany; Erwin Hari Kurniawan; M. Syaichul Muchyidin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4812

Abstract

This study examines the effectiveness of Blooket media in enhancing English vocabulary among students. A quantitative research approach was employed, utilizing a pre-experimental design with a single group pre-test and post-test. The participants included 31 fifth-grade students from SDN Ngronggo 8 Kediri during the 2024/2025 academic year. The findings revealed that the average pre-test score was 67.25, while the post-test score increased to 81.61, indicating a marked improvement. Statistical analysis using a paired sample t-test yielded a significance value (2-tailed) of 0.001, which is less than the threshold of 0.05, confirming a significant increase in vocabulary performance. These results demonstrate that the implementation of Blooket media effectively enhances students' English vocabulary learning.
Pemertahanan Bahasa Tetun pada Komunitas Pengungsi Eks Timor Timur di Desa Oebelo Kabupaten Kupang Abdul Rahim Arman Putera Dapubeang; Kristofel Bere Nahak
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara masyarakat eks Timor Timur di desa Oebelo dalam mempertahankan bahasa Tetun. Hal tersebut tidak terlepas dari pilihan masyarakat eks Timor Timur yang memilih menetap di Indonesia khususnya Kabupaten Kupang pascareferendum. sasalah satu wilayah yang banyak ditinggali oleh masyarakat eks Timor Timur adalah desa Oebelo. Desa Oebelo merupakan desa dengan penutur multilingual, namun bahasa utamanya adalah bahasa Dawan. Hal ini menjadikan masyarakat eks Timor Timur yang tadinya adalah penutur mayoritas bahasa Tetun di wilayahnya kini berubah menjadi penutur minoritas. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada pemertahanan bahasa Tetun karena akses penggunaan yang semakin terbatas. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran yang memadukan penelitian kuantitatif dan kualitiatif. Penelitian kuantitatif digunakan untuk mengetahui intensitas penggunaan Bahasa Tetun di kalangan masyarakakt eks Timor Timur, sedangkan metode kualitatif digunakan untuk mengetahui lebih detail tentang cara masyarakat eks Timor Timur dalam mempertahankan penggunaan Bahasa Tetun dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa ada empat cara/upaya masyarakat eks pengungsi Timtim dalam mempertahankan bahasa Tetun, 1) sistem domisili berdasarkan daerah asal, 2) pemerolehan bahasa melalui keluarga dan masyarakat, 3) eksistensi adat istiadat khususya tuturan ritual, dan 4) mendengarkan lagu berbahasa Tetun.

Page 6 of 24 | Total Record : 238